Late

Late by SaLu

Title: Late

Author: @slsknntiputri

Length: Oneshoot

Genre: friendship ,sad, angst, hurt/comfort, AU, tragedy

Rating: PG

Cast: Kim Hyera [OC]

Kim Joon Myeon as Kim Suho

Byun Baekhyun as Byun Baekhyun

Park Chanyeol as Park Chanyeol

And find by your self!

Disclaimer: Cast belongs to God, family, and their agency. This ff entirely my                     work and my property!

Note: DON’T READ IF YOU DO NOT LIKE. NO BASH. NO PLAGIARISM. DON’T BE SIDERS!

 

Enjoy!

“Penyesalan memang selalu datang terlambat”

“Jangan mengikutiku terus. Kau harus bergabung dengan teman yang lain Baek!” Omel Hyera setelah tahu bahwa Baekhyun terus mengikutinya

“Aku belum mengenal mereka Hye” Rajuknya dengan wajahnya yang memelas

“Lalu kau tahu aku akan kemana?”

“Tidak”

“Aku akan ke toilet!”

“Oh” Jawabnya enteng dengan wajah yang seperti bayi

“Hanya itu jawabanmu?Aku bermaksud agar kau jangan terus mengikutiku Baekhyun!”

“Aku akan menunggumu diluar toilet.Tidak susah bukan?”

“Terserah kau!”

Akhirnya Hyera mengalah dengan sifat keras kepala Baekhyun yang tidak berubah sejak pertama mereka kenal.Baekhyun adalah siswa baru kelas 2 di Seoul Global High School.Teman lama Hyera yang sudah lama terpisah akibat Hyera yang meninggalkannya begitu saja ke Seoul tanpa memberitahunya apapun.Bisa dibilang sahabat masa kecil.Bukan.Sahabat dimasa yang tidak terlalu kecil dan tidak terlalu dewasa.Disaat Hyera dan Baekhyun duduk dibangku SMP.

***

Hyera mengerjakan tugas dari Park seonsaengnim dengan wajah yang terlihat sangat bingung dan aneh. Mengetuk ngetukkan pulpen ke meja kayu berwarna coklat yang menumpu semua buku dan tugas yang kini sedang ada dihadapan Hyera, membuat dirinya seperti seorang kutu buku yang tengah belajar diperpustakaan atau dimanapun, setidaknya itulah definisi seorang Byun Baekhyun yang sedari tadi tidak memalingkan wajahnya dari Hyera, dengan senyuman dan tatapan geli pada yeoja itu.

Pelajaran terakhir hari itupun telah berakhir.Semua lorong sekolah telah ramai oleh siswa siswi Seoul Global High School, terkecuali oleh murid yang ada pada pelajaran tambahan dikelasnya.

“Hyeraaa” Panggil Baekhyun saat melihat Hyera berlari keluar kelas.Tentu untuk meninggalkannya.

“Hye tunggu!”

Hyera pun semakin mempercepat langkahnya, membiarkan Baekhyun yang masih setia meneriaki namanya.Hyera tak peduli.Hyera ingin Baekhyun memiliki teman, bukan hanya dirinya saja. Walaupun Hyera tahu, Baekhyun tidak akan peka akan kepedulian Hyera terhadapnya.

***

Sudah 1 minggu semenjak Baekhyun menjadi siswa baru disekolah Hyera. Hyera masih mendiaminya dan Baekhyun pun tak segan untuk mengejar Hyera apabila mereka tak sengaja bertemu, terkecuali dikelas karena dia akan selalu mendatangi bangku Hyera dan Hyera dengan sigap akan keluar kelas. Baekhyun sudah mulai bosan dan mengambil keputusan agar dia mencoba berbaur bersama teman temannya yang sudah sering mengajak Baekhyun untuk bergabung bersama mereka dan memberitahu agar Baekhyun berhenti dengan aktivitas anehnya yang baru dilakukannya beberapa hari ini yaitu ‘mengejar ngejar Hyera apabila mereka tidak sengaja betemu’

Sejak kedatangannya di kantin bersama Sehun, Jongin, Jongdae, Luhan, dan Chanyeol, Baekhyun belum mengeluarkan sepatah katapun, dia hanya sibuk memperhatikan yeoja yang ada tidak jauh dari tempat ia duduk, siapa lagi kalau bukan Hyera. Dia sudah mulai kesal akan sikap Hyera padanya, menurutnya ini terlalu lama. Terlalu lama Hyera untuk berdiam diri padanya. Kepindahan Baekhyun kesini memang tidak sengaja akan bertemu Hyera kembali, karena orang tuanya lebih memilih untuk tinggal di ibukota. Tapi jika itu sudah terlanjur, Hyeralah yang akan jadi tujuan utama Baekhyun untuk pergi kesekolah selain untuk menuntut ilmu. Dia rindu akan tawa Hyera, kekonyolan yang Hyera buat, sederetan gigi putih yang ia tampilkan saat berada disampingnya, ia rindu. Tapi semua itu hanya bisa ia lihat dikejauhan, tidak lagi didekatnya.

‘Kau kenapa Hye?Apa salah yang kuperbuat hingga kau seperti ini padaku? Aku sengsara tanpamu, sama seperti kau meninggalkan ku tanpa alasan kesini’

Tatapan mereka bertemu.Baekhyun dan Hyera.Begitu cepat tapi berarti, bagi keduanya. Karena mereka bersyukur ada sebuah tatapan dimana mereka sama sama merindukan satu sama lain. Hingga tatapan itu berakhir karena guncangan yang diberikan oleh Chanyeol yang duduk disebelah Baekhyun.

“Baek?”

“Uhm?N-ne?”

“Jangan memandanginya terus, itu akan membuatmu makin tidak bisa jauh darinya” Nasihatnya, begitu lembut.

“Gomawo Chanyeol-ah”

***

Hyera pov

‘Cukup lama aku mendiamimu, apa kau tak rindu padaku Baek?Aku sangat sangat sangat merindukanmu. Maaf aku seperti ini, aku mau kau tidak selalu bergantung pada orang lain. Tapi kuharap, kau yang berbicara lebih dulu pada ku, hehe~’

Aku selesai menuliskannya, dibuku yang biasa aku gunakan untuk segala apapun yang ingin aku tulis dan aku tumpahkan pada kertas berwarna warni ini.Aku bosan, biasanya aku sedang mengerjakan tugas tugasku, tapi semuanya sudahku selesaikan kemarin.Kuputuskan untuk membuka laptopku.Pertama setelah laptop sudahku nyalakan, terlihat berbagai fotoku bersama Baekhyun yang kujadikan wallpaper.Satu titik air keluar dari mataku.Aku merindukan saat saat itu.Aku ingin memeluk Baekhyun rasanya.Ini semua aku yang memulai dan aku juga yang harus mengakhirinya, aku sudah tak tahan.Rasa rindu yang menyiksa.

#School

Aku berjalan menyusuri lorong lorong sekolah, menuju lokerku sebelum aku pergi ke kelas. Ada sebuah amplop berwarna hijau muda dengan secarik kertas didalamnya, tanpa nama pengirim. Dan dipojok kanan bawah tertera namaku. Itu berarti surat ini tertuju padaku.

‘Kim Hyera, tak tahu kah kau bahwa aku menyukaimu? Dari awal kita kenal, masih ingatkah kau?Aku rindu itu terjadi lagi padaku, dekat denganmu dan selalu mendengar suaramu yang indah, bagiku.Aku tahu kau hanya bersahabat dengannya. Tapi kedekatan kalian berdua membuatku sangat iri dan sangat ingin tidak sekolah, karena aku tahu, yang akan aku lihat jika aku berada di sekolah, melihat kedekatan kalian. Tak tahukah itu membuat hatiku tergores?Disaat kalian saling menjauh, itu membuatku bingung dan terasa aneh bagiku. Tapi disisi lain, aku senang karena kalian saling menjauh. Maafkan aku, aku tahu kau menderita jauh darinya, tapi aku akan sangat menderita jika melihat kalian dekat. Aku tak tahu apa yang aku bicarakan dalam surat ini, aku sangat pengecut karena hanya berani mengirimu surat tidak jelas ini. Kuharap kau mulai mengerti akan perasaanku. Aku mencintaimu.”

Aku tercengang membaca surat ini sampai susah untuk menelan ludahku sendiri. Akupun tak tahu apakah ini surat cinta atau bukan, aku tak tahu ada seseorang yang mencintaiku hingga hatinya tergores saat melihat kedekatanku dengan.. Tunggu, pasti Baekhyun kan yang dimaksud oleh pengirim surat itu? Dia bertanya padaku ‘Ingatkah aku saat awal aku mengenalnya?’ Diapun tak memberi nama pengirim, darimana aku bisa mengetahui dan mengingatnya?Bodoh.

Aku segera pergi menuju kelas, dengan rasa mengganjal dihatiku.Aku bertanya pada diriku sendiri ‘Siapa kau? –si pengirim surat-‘. Kemarin aku memutuskan agar segera berbaikan dengan Baekhyun. Tapi karena surat itu, seperti ada yang menahanku untuk memulai rencanaku. Dan karena Baekhyun juga aku tidak ingin memulainya kembali.Aku melihatnya ditaman sekolah yang aku lewati sebelum sampai dikelas.Sedang berpelukan dengan dongsaengku, yang kini telah menjadi dongsaengnya juga pastinya atau mungkin yeojachingunya, entahlah.Dia Park Jaerin.Aku menepis keras keras rasa yang menjalar tubuhku sekarang. Rasa penyesalan akibat menjauhi Baekhyun agar memiliki teman, toh dia pasti akan memiliki teman dengan sendirinya tanpa aku jauhi? Tapi kenapa jadi begini? Rasa penyesalan yang dalam karena saat aku menjauhinya mungkin ia dekat dengan seorang gadis.

‘Hyera, dia sahabatmu, sahabat baikmu.Tak mungkin ada rasa yang lebih bukan? Tak mungkin ada, tak mungkin’

Aku berjalan, atau mungkin setengah berlari menuju kelasku dengan menundukkan kepalaku hingga akhirnya aku menabrak seseorang.Aku tidak ingin menampilkan wajahku yang penuh dengan air mata ini, entah mengapa aku menangis.Aku meninggalkan orang itu dan mengatakan maaf sebelum aku benar benar pergi.

“Mi-mianhaeyo aku menabrakmu, aku tidak sengaja”

“Ehm, gwaencana. Kau tak apa?”

“N-ne, maaf aku harus pergi”

“Tunggu” Kenapa dia mencegahku, aku ingin pergi dan tidak ingin wajahku terlihat olehnya.

“Wae?”

“Kau menangis?”

“A-ani” Aku tak tahu dia siapa, dia mengangkat daguku.

Kenapa harus Suho?Jantungku berdetak kencang setelah aku mengetahui dia adalah Suho, temanku yang tidak sekelas denganku.Dan dia adalah alasan mengapa aku sering tersenyum sendiri dikamarku atau dimanapun.Hampir 90 persen buku harianku pun diisi oleh namanya.Terlihat wajah cemasnya memperhatikanku. Ingin sekali aku memeluknya, tapi apa hak ku? Akupun kembali diam dan tertunduk.

“Hyera?Apa yang terjadi?”

“Tidak, tidak ada.Suho-ssi aku harus pergi, sebentar lagi masuk, permisi” Aku tersenyum dan segera meninggalkannya.

***

Aku tak tahu apa yang tengahku pikirkan saat ini, saat pelajaran tengah berlangsung tadipun aku tak konsentrasi memperhatikan. Aku berada dikantin seorang diri sekarang, aku butuh siapa saat ini?Aku butuh kau Baek.

‘Baek, kau membuatku putus asa untuk kembali berkomunikasi lagi denganmu.Apa kau marah padaku? Aku tak tahu apa yang harus kukatakan, aku membencimu! Sulit untuk mengatakan semuanya, sulit!’

Aku kembali terisak, begitu banyak yang kupikirkan. Entah apa dan siapa yang bisa menyelesaikannya, ini rumit untukku artikan. Aku ingin Suho, tidak, tapi Baekhyun..Tidak, tidak keduanya, tidak.

Sampai seseorang datangpun aku tak menyadarinya, setelah ia memanggil namaku tentu aku terbangun dari lamunanku itu. Chanyeol, mau apa dia?

“Hey, kau kenapa?Kau tidak bersama teman temanmu?Bahkan kau sendiri disini.Apa yang terjadi Hye? Bahkan wajahmu pun, seperti orang habis menangis”

“Bisakah kau bertanya satu satu?”

“Aku terlalu penasaran denganmu”

“Tidak ada yang terjadi padaku, sungguh”

“Aku tahu kau bohong”

Satu tetes..

Dua tetes..

Air mata keluar dari kedua mataku, menggambarkan segala rasa yang saat ini kupendam dan yang baru kualami beberapa hari terakhir.

“Chanyeol, hiks..”

“Hyera, kau kenapa?”Chanyeol merubah tempat duduknya yang semula berhadapan denganku menjadi disampingku.

“Bisakah kau ceritakan apa saja yang kulewatkan tentangBaekhyun saat aku menjauhinya?”

“…”

“Yeol, jawab aku!”

“Dia menembak seseorang” Jawabnya singkat yang semakin memperdalam isakanku.

“Jaerin?”

“..Ne”

Hyera pov end

***

Author pov

Terlihat sepasang kekasih yang sedang berjalan sambil bergandengan tangan, yang tak lain adalah pasangan baru Baekhyun dan Jaerin. Hyera yang saat itu sedang berada tak jauh dari tempat itupun melihatnya.Baekhyun sempat melihat kearah Hyera tapi dengan cepat langsung pura pura sibuk dengan yeoja barunya itu. Itu membuat seorang Hyera sakit dan sangat ingin menampar namja itu, tapi apa dayanya. Ia hanya bisa mengeluarkan air matanya yang belakangan ini sangat sering menemani harinya.

‘Ini semua salahku, tak seharusnya aku mendiamimu terlalu lama.Kau tidak pernah mengejarku lagi saat kita bertemu Baek.Aku merindukan itu semua, sangat rindu.Kim Hyera yang bodoh!’

Ponsel yang ada pada saku celananya bergetar menandakan ada pesan masuk, membuatnya segera menghapus air mata itu dari pipinya.

From: Eomma

Hye, cepat pulang.Sebentar lagi hujan, eomma khawatir padamu.

To: Eomma

Ne eomma, aku akan segera pulang.

Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 17KST, Hyera langsung menyebrangi jalan tanpa melihat kanan dan kiri sambil mencari sesuatu didalam tasnya.

Tin.. Tin..

Suara klakson membuat Hyera melihat sekitar, tepat saat bagian depan mobil mengenai tubuhnya dan menghempaskan tubuh Hyera kepinggir jalan. Gelap dirasakannya sebentar, sampai ia tak lagi sadarkan diri untuk selamanya, meninggalkan semua kenangan manis dan pahit yang baru ia lewati bersama Baekhyun beberapa hari disini, di Seoul.

#Pemakaman

Suho pov

‘Aku belum menyatakannya secara langsung padamu Hye..Dan kau meninggalkanku tanpa ada kata selamat tinggal. Aku pengirim surat itu, aku mau kau menjawabnya, tapi tidak pernah ada balasan darimu dan tidak akan pernah. Aku mencintaimu, dan kuharap kau juga. Tunggu aku disana, agar cinta kita abadi..’

Baekhyun pov

‘Hyera, aku sangat menyesal atas perbuatanku.Kau tahu tidak kalau aku sangat merindukanmu waktu itu dan saat ini? Kuharap kau mengetahuinya dari alam sana. Jika kau bertanya tanya siapa sebenarnya yang salah dalam hal ini, kau patut menyalahkanku. Aku tahu saat kau melihatku dihari itu, dihari terakhirmu didunia. Kau menangis, sama seperti hatiku yang saat ini meminta maaf padamu. Maafkan aku, aku terlalu bodoh.Aku menyayangimu, sungguh.’

Chanyeol pov

‘Hye, jika kau berada dihadapanku saat ini, bolehkah aku memelukmu?Aku merindukanmu, yang tiba tiba menghilang dan berakhir dengan kabar kematian. Aku tahu aku terlambat menyatakannya. Maka dari itu, izinkan aku untuk mencintaimu sampai kita bisa kembali bersama. Semoga ini perjalanan terakhir yang bisa membuatmu melepaskan semua kesedihanmu, aku tak suka melihatmu menangis dan aku benci itu . Aku akan menjemputmu jika waktu sudah memanggilku. Saranghae’

Hyera pov

‘Aku sudah tenang disini, melihat kalian yang masih setia berdiri dihadapanku, dihadapan nisanku.Kuharap kalian rela, rela melepasku.Maafkan aku, terlambat sudah untuk menyatakan semua pada kalian. Aku akan setia menunggu kalian disini. Sama seperti kalian, masih setia menunggu yeoja yang tidak akan pernah bangun dari tidurnya dibawah tanah sana. Gomawo..’

-END-

Haaai readerku tercintah:* maaf aku kelamaan nyelesain let you go nya dikarenakan sekolahku dan otakku yang stuck *curcol. Aku bawa ff ini dulu buat mengobati kalian yaahh.Sebelum aku balik lagi dengan let you go. Kamsaaa:’)

Eh iya, kalo gk ngerti sama ceritanya maaf nee-__- Tapi cerna ceritanya baik baik biar ngerti/? Usahain juga buat nangis biar feelnya dapet:p

4 thoughts on “Late

  1. kikichan berkata:

    ceritanya bagus ^^ & feelnya dapet banget tapi, hiks.. hiks..😦 tanggung jawab nih thor, gue jadi nangis bacanya…

      • Byun Shiners ^^ berkata:

        thor.. ini benar-benar penyesalan.. TT.TT penyesalan selalu datang di akhir.. sayang bgt.. baek sama hyeri.na blm smpet tau perasaan masing”..😥 daebak thor..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s