Farewell Tears

Title : Farewell Tears

Author : Devi Jung

Cast :

  • Oh Sehun
  • Lee Chaerin
  • Choi Minho
  • Eunji

Genre : Romance, Friendship,Sad

Rating : 13+

Length : Oneshoot

Maaf kalau ceritanya masih kurang bagus soalnya baru pertama nulis FF dan maaf kalau banyak typo.

 

Kini kakiku mulai ku langkahkan untuk menyambut kehidupanku yang baru, setelah sekian lama kegelapan mengambil alih kebahagiaan yang dulu selalu kudapatkan, tanpa harus kuminta. Walaupun begitu sulit untuk melupakan masa lalu yang hampir membuatku gila. Aku akan tetap membuka lembaran baru dan memulai kehidupan ku menuju masa depan yang cerah dan pastinya tanpa seorang namja dimasa laluku. – Lee Chaerin

**************************************************************************

Oh sehun..seorang namja yang selalu mengisi kehidupan Lee Chaerin dengan berbagai hal dan itu selalu membuatnya bahagia jika bersama Sehun, namun itu sekedar memori masa lalu yang hanya akan membuatnya menjadi terpuruk kembali jika mengingatnya.

“ Aku Lee Chaerin tidak akan meninggalkan Oh Sehun dalam keadaan apapun, bagaimanapun, dan kapanpun, yakso!!! ” setelah sekian lama tidak ada tanggapan dari Oh Sehun, Lee Chaerin mulai kesal dengannya.“ Yaaaa, Oh Sehun apakah kau tidak mau membuat janji kepadaku???” tanya Chaerin dengan memicingkan matanya kepada Sehun.

“ Ani, untuk apa aku membuat janji untukmu? ” jawab Sehun dengan ekspresi datar yang selalu membuat Lee Chaerin ingin menjitak kepalanya..

“ Yakk Oh Sehun, apakah kau sudah bosan hidup??, jika iya sini kau akan ku jitak kepalamu sampai kau masuk rumah sakit!!!”

“ Lakukanlah jika kau bisa!!!”

“Yaakk Oh sehun awas kau ya jika aku mendapatkanmu,akan ku jitak kepalamu sampai kau memohon ampun dariku!!”

Lee Chaerin terus berlari mengejar Sehun yang sudah jauh dari pandangannya. “ Oh sehun benar – benar seperti vampire, melesat tanpa meninggalkan jejak.” Batin Chaerin karena sudah kehilangan jejak Sehun.

***************************************************************************

Akhirnya mereka pun bertemu kembali di senja hari tepatnya di café favorite mereka. Sesampainya Chaerin di café ia langsung menghampiri Sehun yang memang sudah terlebih dahulu sampai. Dengan wajah yang memerah dan berapi – api ia memarahi Sehun karena meninggalkannya tadi siang sepulang sekolah. “ Oh Sehun apa kau benar – benar ingin mati!!!!!”.

Oh Sehun hanya menatapnya dengan tersenyum yang dirasa Chaerin sangat menyebalkan.          “ wae? Adakah yang lucu?”.

“aniyo!”. Jawab Sehun masih dengan senyuman dibibirnya.

“ lalu kenapa kau menatapku dengan tersenyum seperti orang bodoh”.

“ karena yang ku tatap memang orang yang sangat bodoh didunia”. Pernyataan Sehun semakin menyulut amarah Chaerin.

Tanpa basa – basi lagi Chaerin langsung meninggalkan Sehun yang membuatnya kesal setengah mati. “ yakk Chaerin!!! Mau kemana kau, aku hanya bercanda kenapa kau mudah sekali marah”. Chaerin hanya menengok sebentar kebelakang karena mendengar perkataan Sehun, namun ia tetap pergi meninggalkan Sehun sendiri di café tersebut.

“ Awas kau Oh Sehun akan ku balas kau nanti, tunggu saja pembalasanku” cerca Chaerin sambil berjalan meninggalkan Sehun.

 

“ Oh Sehun!!!!!!!!!” suara seorang gadis yang terdengar sangat nyaring sampai membuat telinga Sehun sakit. Sehun sudah tau siapa pemilik suara nyaring tersebut. Sehun hanya menengok kebelakang sebentar hanya untuk memastikan apakah benar Chaerin atau bukan.

“ hhhuuuuuuhhhhh,” helaan nafas Chaerin yang tidak beraturan karena berlari mengejar Sehun.

“ Yak Oh Sehun kenapa kau tidak menungguku tadi!!!, gara – gara kau aku jadi berlari marathon”.

“ Mian aku kira kau marah denganku, jadi aku tinggal kau.” jawab Sehun dengan kedatarannya.

“ OMG!, neomu paboya, kenapa aku bisa lupa kalau kemarin aku marah padanya”. Batin Chaerin.

“ Apa kau tidak marah padaku?” Tanya Sehun yang merasa aneh dengan sikap Chaerin

“ emmmmm, tentang itu aku tidak lupa, aku memang masih marah padamu”. Jawab Chaerin dengan ketusnya.

Chaerin yang merasa sangat malu langsung meninggalkan Sehun yang masih berdiri di gerbang sekolah.

“ Ya, Lee Chaerin kau mau kemana, tunggu aku! ”. Sehun terus berteriak memanggil Chaerin yang terus melenggang masuk ke sekolah tanpa menghiraukan panggilan Sehun.

“ Chaerin kenapa kau bodoh sekali!!!” umpat Chaerin dalam hati sambil memukul – mukul kepalanya.

Sesampainya dikelas Sehun dikejutkan dengan tingkah Chaerin yang semakin aneh, ia terlihat sangat malu karena pipinya sangat merah.

“ Chaerin kenapa kau tadi pergi begitu saja?

Lee Chaerin hanya diam dan memalingkan wajahnya dari Sehun.

“ Apa kau masih marah padaku? ”

“ ………. ” Hening tidak ada sautan dari Chaerin.

“ Selamat pagi anak – anak.” tiba – tiba tanpa disadari Sehun dan Chaerin ternyata Mrs. Park sudah masuk kelas mereka.

“ Baik anak – anak cepat buka buku kalian, Minho-shii jangan lupa nanti saat bel istirahat kumpulkan PR kemarin dimeja Mrs.! ”

“ Ne, Mrs. Park ” jawab Minho yang merupakan ketua kelas.

 

“ Teman – teman kumpulkan tugas kalian di meja sekarang! ” Perintah Choi Minho kepada teman – temannya..

“ Ne!!!!!” seru semua murid di kelas.

“ Dimana buku tugasku ya!!!, perasaan kemarin sudah ku masukkan.” Chaerin merasa panik karena buku tugasnya tidak ada didalam tas. “ MATI KAU LEE CHAERIN…….” Gerutu Chaerin dalam hati.

Sehun yang merasa aneh dengan sikap Chaerin mendekatinya. “ Waeyo?…, apa bukumu ketinggalan ? ” Tanya Sehun kepada Chaerin, namun tidak ada tanggapan dari Chaerin.

“ Chaerin kau di panggil Mrs. Park ke kantor sekarang!!! ”

“ Baiklah” Chaerin pun langsung bangkit dari tempat duduknya dan menuju ke kantor untuk menemui Mrs. Park.

 

“ Lee Chaerin kenapa kau tidak mengumpulkan tugasmu?? ”. Tanya Mrs. Park kepada Chaerin karena tugasnya yang belum dikumpulkan.

“ emmmmm….tu…tu… tugas saya ketinggalan dirumah Mrs. ” jawab Chaerin dengan sangat gugup.

“ Kamu tau konsekuensinya jika tidak mengumpulkan tugaskan ???”.

“ Ne, Mrs. Park ”

“ Baiklah, kerjakan sekarang!!! ”.

Tanpa basa – basi Chaerin langsung menuju ke lapangan untuk melakukan kosekuensinya yaitu mengelilingi lapangan basket sebanyak 50 kali putaran.

Sehun merasa kasian melihat Chaerin yang sedang mendapat hukuman dari Mrs. Park karena tidak mengumpulkan tugas.

“ Yakk, apa kau ini sudah pikun???? ”.

“ O.O” Chaerin terkejut karena Sehun yang tiba – tiba berada disampingnya.

Mereka pun berlari mengelilingi lapangan basket bersama. Setelah 1 jam akhirnya mereka berhasil menyelesaikan tugas tersebut. Mereka pun beristirahat di bawah pohon yang sangat rindang.

“ Sampai kapan kau akan mendiamkanku? “

“ Kau yang memulainya!!! ” jawab Chaerin dengan nada ketus.

“ Baiklah, mianhae, apa kau memaafkanku?

“ Akan aku pikirkan lagi soal itu!!!! ”

“Yaakk!!! Lee Chaerin apa kau ingin aku menjitak kepalamu sampai kau masuk rumah sakit”

“ Lakukanlah kalau kau bisa ” ucap Chaerin sambil berlari meninggalkan Sehun

“ Awas kau Chaerin,!!!! ”

 

“ Hari ini aku harus tampil cantik di depan Sehun ”. Seru Chaerin saat di depan kaca sambil make up dan menyisir rambutnya yang panjang dan lurus serta hitam.

“ Yaakk!!! Lee Chaerin apa yang kau pikirkan! Kenapa kau harus tampil cantik di depan si bodoh , Sehun saja belum tentu memujimu ”.

Tiiiiinnnn-tinnnn suara klakson mobil Oh Sehun di depan rumah.

“ Chaerin cepat turun! disini sangat panas apa kau ingin memanggangku? ”.

“ Tunggu bodoh kau ini bawel sekali, aku kan harus berdandan dulu ”.

“ MWO??? , kau berdandan apa aku tidak salah dengar, oh! Aku tau sekarang, kau ingin tampil cantik di depanku kan ?

“ Yakkk, andwerago!!!!! ”

“ Jeongmalyo ? ” Tanya Sehun sambil meledek Chaerin yang sangat mudah sekali di goda.

“ Kau ini sebenarnya ingin mengajakku jalan – jalan atau ingin bertengkar denganku!!!! ”

“ Ne..ne..ne, mianhae cepat masuk ke mobil nanti keburu malam ”

 

………SKIP……….

 

“ Huweeeeeeeeeeek……huuuuuweeeekkk ”

“ Kau ini payah sekali Oh Sehun baru naik kincir angin sebentar!!! ” Seru Lee Chaerin sambil tertawa dan memijat leher belakang Oh Sehun ”.

“ Sehun aku ingin ice cream!!!! ” seru Chaerin.

“ Baiklah, aku akan belikan untukmu ”.

Mereka makan ice cream sambil berjalan mengelilingi dunia fantasi.

“ Oh Sehun!!!! ” suara seorang yeoja yang membuat langkah Chaerin dan Sehun berhenti.

“ Kau sekarang tampan sekali, dulu kau sangat jelek ”. yeoja itu berkata seakan – akan sudah mengenal Sehun sangat lama.

“ Mianhae, nuguseyo ? ” Sehun yang sangat heran siapa yeoja yang mengenalnya tersebut.

“ Kau tidak ingat aku ? ”

“ Mianhae, aku benar – benar tidak ingat, apa kita pernah kenal sebelumnya? ”.

“ Ya ampun!!! Kau benar – benar tidak mengingatku ternyata ”.

“ Sehun, dia siapa ? ” Chaerin mulai merasa penasaran dengan yeoja itu.

“ Entahlah, Aku juga tidak tahu!!!! ”.

“ Dulu kau selalu mengajariku naik sepeda dan kita selalu makan ice cream bersama ”.

“ eeemmmm, ah! Aku sekarang ingat apa kau Eunji ? ”.

“ Akhirnya kau mengingatku juga ”.

“ Maaf aku baru ingat denganmu, salah siapa kau dulu meninggalkan ku ke Jepang ”.

“ Aku minta maaf padamu dulu aku harus ikut ayahku ke Jepang, oh ya, kau kesini bersama siapa ? ”.

“ Oh iya, kenalkan ini Lee Chaerin, sampai lupa aku kalau ada dia ”.

“ Eunji ”

“ Lee Chaerin ”

Mereka berkenalan sambil berjabat tangan.

“ Sekarang kau mau kemana ? ”.

“ Aku ingin jalan – jalan sendiri mau lihat – lihat dunia fantasi, sudah lama aku tidak kesini ”.

“ Bagaimana kalau kau pergi bersama kami ”.

“ Tidak terima kasih aku tidak mau mengganggu kalian! ”.

“ Kau ini bicara apa? Chaerin pasti juga senang kalau kau ikut bersama kami, iyakan Chaerin ? ”.

“ I…ya ”. jawab Chaerin dengan nada terbata – bata, karena sebenarnya ia tidak menyetujui pendapat Sehun.

“ Benarkan Chaerin pasti setuju!! ”.

Mereka bermain bersama, mereka sangat senang dan menikmati semua permainan, namun tidak dengan Chaerin.

“ Sehun ayo kita pulang! Ini sudah sangat malam ”.

“ Eunji kau pulang dengan siapa ? ”.

“ Aku akan naik taxi ”

“ Ini sudah malam bagaimana kalau ku antar kau pulang ??? ”.

“ Ani gomawo, kau antar Chaerin saja kasian dia ”.

“ Chaerin kalau kau pulang sendiri tidak apa – apakan ? ”.

“ Ne!!!!!!!! ”. Tanpa pikir panjang Chaerin langsung meninggalkan mereka berdua.

“ DASAR OH SEHUN AWAS SAJA TIDAK AKAN KU MAAFKAN KAU ”. Chaerin terjatuh karena kakinya tersandung batu. “ ahhhhhhhhhh!!!!! Lee Chaerin lengkap sudah kesialanmu hari ini karena si bodoh Oh Sehun ”.

 

Keesokan harinya mereka bertemu di sekolah. Namun Chaerin tidak merasa senang karena pagi – pagi ia harus mendengar ocehan Oh Sehun mengenai Eunji.

“ Chaerin bagaimana menurutmu tentang Eunji ? ”.

Tidak ada respon apa pun dari Chaerin.

“ Yakk, Lee Chaerin aku bertanya padamu! Apa kau tidak mendengarnya ? ”.

Tanpa sepatah kata pun Chaerin pergi meninggalkan Sehun yang tidak berhenti membicarakan Eunji.

“ Aissshhh, Yeoja itu kebiasaan ”.

“ Eunji lagi, sudah hampir 100 kali oh! Tidak mungkin dia sudah berkata 1000 kali tentang yeoja itu ”.

 

*********SKIP**********

Teeeettt… teeettttttt……teeetttt bel masuk sudah berbunyi Chaerin pun langsung menuju kelasnya.

Tidak lama kemudian Mr. Lee datang.

“ Baik anak – anak sebelum kita ke pelajaran ada pengumuman sebentar ”.

“ Pengumuman apa Mr. Lee ?

Tiba – tiba Mr. Lee keluar dari kelas. Setelah beberapa menit beliau kembali dengan membawa seorang yeoja.

“ Nuguya ? ”

“ Aku juga tidak tahu, sepertinya dia murid baru!!!! ”.

Semua murid berbisik – bisik karena penasaran dengan yeoja tadi.

“ Anak – anak kenalkan murid baru disini, dia baru pindah dari Jepang, langsung saja nak, cepat perkenalkan dirimu pada teman – teman! ”.

“ Ne Mr. Lee, Anyeonghaseyo!!! Eunji-imida. Dulu aku tinggal di Jepang karena ayahku mendapat tugas disana. Tapi sekarang beliau sudah dialihkan tugas di Korea lagi jadi aku juga harus ikut pindah ke Korea. Mohon bimbingannya ”.

“ Langsung saja kita teruskan pelajaran hari ini!!!! ”

 

“ Eunji-ah aku senang kau pindah ke sekolahku ”.

“ Aku juga senang bisa satu sekolah denganmu apalagi bisa satu kelas ”.

“ Kau lapar ?, disini makanannya enak – enak, apa kau ingin ke kantin ? ”.

“ Tentu. Chaerin apa kau ingin ikut bersama kami ke kantin ? ”.

“ Ani, gomawo ”.

Akhirnya Sehun dan Eunji pergi bersama ke kantin tanpa Lee Chaerin.

 

3 tahun kemudian, aku dan juga Sehun sudah kelas 3 dan sebentar lagi kami akan menghadapi kelulusan. Dan diwaktu itu juga aku akan mengutarakan perasaanku kepadanya. Kami selalu belajar kelompok bersama tentunya dengan Eunji juga.

“ Kita harus belajar dengan bersungguh – sungguh karena besok kita sudah ujian ”.

“ Yaakkk, kau bisa diam tidak, dari tadi kau hanya mengoceh dan itu mengganggu kami ”. sahut Lee Chaerin karena merasa terganggu dengan tingkah Sehun.

“ Kau ini menyebalkan sekali Chaerin ”.

“ Sudah – sudah kalau kalian berdua berkelahi terus kapan kita mulai belajarnya ? ”.

 

*************************SKIP*********************************

Keesokan harinya mereka pun mengerjakan soal dengan sangat percaya diri karena mereka sudah belajar dengan semaksimal mungkin. Beberapa hari ini mereka jarang sekali bertemu. Dan itu membuat Lee Chaerin merasa rindu dengan Sehun. Untungnya hari ini terakhir mereka ujian.

“ Sehun nanti sore kita makan ice cream ya! ”.

“ Oke, tapi kau yang tlaktir ”.

“ Ne, kau ini maunya cuma gratisan ”.

“ Oh Sehun aku pulang duluan ya!!!, jangan lupa nanti, Anyeong!!! ”.

“ Oh Sehun !!!!!!!! ”. panggil Eunji.

“ Waeyo ? ”.

“ Apa kau bisa menemaniku ke toko buku nanti ? ”.

“ emmmmmmmm…tap…tapi ”.

“ Ayolah Sehun”.

“ Arraseo…nanti ku temani ”.

“ Gomawo Sehun-ah ”.

 

Café ice cream, 17.00

“ Sudah 1 jam aku disini, tapi Sehun belum datang – datang, kemana anak bodoh itu!!!! ”.

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 tapi Sehun belum kunjung datang. Akhirnya dengan perasaan marah Lee Chaerin meninggalkan café.

Di lain tempat Sehun dan Eunji pergi bersama ke toko buku.

“ Sehun menurutmu buku ini bagus tidak ? ”.

“ Bagus”.

“ Kalau yang ini ? ”.

“ Itu juga bagus ”.

“ Sehun kau ini sebenarnya kenapa?, dari tadi aku perhatikan kau terlihat gelisah ”.

“ Ini Chaerin tidak mau ngangkat telfon dari ku!!!! ”.

“ Sudahlah Sehun mungkin dia sudah tidur ”.

Chaerin hanya melihat ponselnya yang berdering dari tadi karena panggilan dari Sehun.

 

************************ SKIP ************************

“ Chaerin tunggu!!!!!!!! ”. Sehun berusaha untuk memanggil Chaerin yang terus berlalu menuju kelas tanpa menghiraukannya.

“ Sehun-ah ”. panggil Eunji dari depan gerbang.

Sehun langsung menengok ke belakang karena mendengar panggilan dari Eunji. Eunji pun akhirnya mendekati Sehun yang hanya menengok ketika dia panggil.

“ Yak, Sehun-ah kenapa kau hanya menengokku ? ”.

“ Mianhae aku tadi mengejar Chaerin sehingga tidak terlalu mengenali suaramu ”.

“ Baiklah, ayo kita ke kelas bersama ”.

Saat di dalam kelas akhirnya Sehun dapat bertemu dengan Chaerin. Karena beberapa hari ini ia dan Chaerin jarang sekali bertemu apalagi berkomunikasi.

“ Chaerin-ah, mianhae aku kemarin tidak bisa menemuimu di café ”.

“ ……. ” hening tidak ada sautan dari Chaerin.

“ Sehun, gomawo untuk kemarin kau sudah mau mengantarku ke toko buku ”.

Mendengar pernyataan dari Eunji Lee Chaerin langsung meninggalkan tempat duduknya dan pergi ke perpustakaan.

“ Maaf, Eunji aku harus menyusul Chaerin ”.

“ Tapi Sehun ”.

“ Nanti saja Eunji ini lebih penting!!! ”.

Akhirnya Sehun mengejar Chaerin ke perpustakaan.

“ Chaerin tunggu, aku benar – benar minta maaf ”.

“ Apa kau tidak bosan selalu meminta maaf padaku, aku saja yang mendengarnya sudah sangat bosan ”.

“ Apa berarti kau sudah memaafkanku ? ”

“ hem”

“ Benarkah ? ”.

“ Ne, Oh Sehun kenapa kau sekarang jadi cerewet sekali!!! ”.

“ Gomawo Chaerin-ah,”. Sehun merasa sangat bahagia karena Chaerin memaafkannya.

Mereka membaca buku bersama di perpustakaan, dan disudut lain Eunji memperhatikan mereka berdua.

 

Hari kelulusan pun tiba Chaerin sudah menunggu dan mempersiapkan hari ini untuk menyatakan perasaannya kepada Sehun.

“ Sehun, bisa kita bicara sebentar ! ” Eunji mengajak Sehun untuk bicara empat mata.

“ Tentu! ”.

“ Kau ingin mengatakan apa? ”.

“ Sebenarnya ak….aku….”.

“ Kau kenapa, ayolah katakana saja? ”.

“ Saranghae Sehun-ah ”.

“………” Sehun hanya diam terpaku setelah mendengar perkataan Eunji.

Disudut lain Chaerin tanpa sengaja mendengarkan pembicaraan Sehun dan Eunji, dan tanpa disadari air mata Chaerin mengalir dengan derasnya, ia pun lari menuju atap sekolah dan menangis sejadi – jadinya.

“ Kau bodoh Chaerin mana mungkin kau dan Sehun menjadi kekasih ”.

Akhirnya Sehun menjawab pernyataan Eunji kepadanya tadi.

“ Mianhae, Eunji-shii aku tidak bisa menerima cintamu ”.

“ Waeyo?, apa kau mempunyai yeojachingu? ”.

“ Aniyo, aku belum mempunyai yeojachingu ”.

“ oh! Aku tau sekarang, apa kau suka dengan Lee Chaerin? ”.

“ Ne, aku sudah menyukainya dari dulu, rencananya aku akan menyatakan perasaanku padanya ”.

“ Baiklah. Semoga kalian saling mencintai. Katakanlah sebelum terlambat! ”.

*********************** SKIP ***************************

Kini kakiku mulai ku langkahkan untuk menyambut kehidupanku yang baru, setelah sekian lama kegelapan mengambil alih kebahagiaan yang dulu selalu kudapatkan, tanpa harus kuminta. Walaupun begitu sulit untuk melupakan masa lalu yang hampir membuatku gila. Aku akan tetap membuka lembaran baru dan memulai kehidupan ku menuju masa depan yang cerah dan pastinya tanpa seorang namja dimasa laluku.

“ Chaerin hati – hati disana, jaga kesehatan jangan lupa makan ”.

“ Ne eomma, eomma juga jaga kesehatan jangan lupa makan dan istirahat yang cukup ”.

Pesawat dengan nomor xxx akan segera berangkat, diharapkan semua penumpang segera mempersiapkan diri.

“ Eomma aku pergi dulu ya!!! ”.

“ Ne, Chaerin kalau sudah sampai jangan lupa telfon eomma ya! ”.

“ Arraseo eomma, Anyeong!!! ”

“ Anyeong!!! ”.

*************************** SKIP **************************

2 tahun kemudian….

Sehun dan Eunji satu kampus lagi. Mereka sekarang menjadi sahabat.

“ Sehun, bagaimana apakah sudah ada kabar dengan Chaerin ? ”.

“ Belum Eunji. Sampai sekarang aku tidak tau dimana dia ”.

“ Apa kau tidak ingin bertanya keluarganya ? ”.

“ Sudah tapi Lee ajjeomma tidak mau mengatakan dimana Chaerin ”.

“ Kalau begitu aku tidak bisa membantu ”.

“ Tidak apa – apa ”.

“ Mungkin sekarang dia sudah melupakan aku dan membuka hidup baru atau bahkan sudah menemukan namja yang baik untuknya!!! ”.

 

 

END…..

 

PLEASE ADD (YANG BELUM BERTEMAN) + LIKE + COMENT CHINGU SUPAYA BISA NULIS LEBIH BAIK LAGI…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s