FF : GROWL Extra Chapt

Growl

Tittle              : Growl

Author            : Ohmija

Cast                : EXO and Park Yoora

Genre              : Action, Friendship, Family, Romance

Emang yaa.. sebenernya udah ngga mau buatin lagi. Tapi kemarin karena ngga bisa tidur iseng buat extra chapt-nya dan akhirnya selesai dalam waktu dua jam T.T bagian ini fast banget buatnya jadi maap kalo agak kurang ceritanya. Yang penting endingnya Sehun kan? hehehe

Happy reading ^^

Dua bulan kemudian…

 

 

Mereka bilang, masalah membuat kita agar lebih bisa menghargai hidup. Tuhan sedang menguji seberapa kuatnya kita, tenaga juga pikiran. Namun di balik semua itu, ketika kita berhasil melewati semua masalah, Tuhan akan memberikan hadiah indah di akhir. Entah dalam bentuk apapun. Bagiku, Tuhan memberiku sahabat dan keluarga baru.

Aku menghirup udara dalam-dalam. Akhirnya setelah sekian lama, aku bisa menghirup udara seperti ini lagi. Akhirnya setelah delapan bulan, aku bisa melihat mereka lagi. Yah, orang-orang itu. Orang-orang yang kini berdiri di hadapanku, menyambutku dengan senyuman lebar.

Omoni adalah orang pertama yang memelukku. Lagi-lagi dia menangis, tapi aku yakin kali ini dia menangis karena dia bahagia. Tuhan mengambil ibuku saat aku masih kecil tapi Tuhan juga memberikanku sosok lain yang bisa membuatku merasakan kasih sayang seorang ibu.

Lalu Yoora noona. Dia terlihat sangat cantik setelah menikah. Kali ini, dia benar-benar terlihat seperti seorang wanita dewasa, di tambah lagi dengan dress selutut yang ia kenakan itu. Ini pertama kalinya aku melihatnya memakai gaun cantik. Aku sedikit menyesal karena tidak bisa menyaksikannya saat dia menikah.

Dan terakhir, berandalan-berandalan ini. Orang-orang yang tidak pernah meninggalkanku, yang selalu berada di sampingku setiap saat.

“Kau sudah bebas.” Luhan mengacak rambutku. “Ayo pulang.”

Jika aku mengatakan aku sudah baik-baik saja, itu adalah sebuah kebohongan. Terkadang rasa sakit itu masih aku rasakan. Terkadang aku masih merindukan mereka. Hanya saja aku pikir jika aku terus-menerus berada di tempat yang sama, aku akan terus merasakan rasa sakit itu. Aku harus bergerak. Aku sudah berjanji untuk menjadi anak yang baik.

Awalnya aku terus mencari cara agar aku bisa menyembuhkan rasa sakit ini. Tapi seiring berjalannya waktu, aku mulai sadar. Rasa sakit itu tidak akan bisa di sembuhkan, bahkan jwalaupun aku sudah berusaha keras untuk melupakannya. Aku tidak akan bisa. Sekarang, aku mencoba untuk melapangkan dada agar aku bisa menerima semuanya. Karena merelakan adalah cara yang paling tepat untuk itu. Jangan melupakan, tapi merelakan semua yang telah terjadi. Cara itu membuatku merasa lebih baik dan membuatku tidak menjadi seseorang yang egois.

Aku tidak ingin membenci siapapun. Aku tidak ingin membenci Kyungsoo. Karena saat aku membenci, aku akan kehilangan seseorang lagi.

Mulai sekarang aku akan melindungi sesuatu yang sudah aku miliki. Aku tidak akan kehilangan lagi. Agar Tuhan tidak menghukumku lagi.

***___***

 

“Bagaimana rasanya? Enak?” Chen menatapku serius, menungguku menelan kunyahan yang aku makan.

“Enak.”

“Hyung, oema! Dia bilang enak!”

Suho dan seorang wanita paruh baya berlari dari dapur menghampiriku, “Benarkah? Kau tidak bercanda, kan?”tanya Suho antusias.

“Benar-benar enak, kan?”tanya wanita itu, dia adalah ibu Kai.

Aku mengangguk mantap, “Sungguh. Ini enak.”

“Eoma kita berhasil!” Suho dan ibu Kai high five dengan senyum lebar di wajah mereka.

“Selamat atas pembukaan restoran kalian. Ddokbukkie ini sangat enak!” Yoora noona menunjukkan ibu jarinya. “Omoni jjang!”

Ibu Kai tersenyum lebar, “Makan yang banyak Yoora.”

Hari ini adalah pembukaan restoran ddokbukkie milik Suho dan ibu Kai. Beberapa bulan lalu, Kai menceritakan padaku jika dia sudah berhasil menemukan ibunya dan dia memaksa ibunya untuk pindah ke Seoul. Dan ketika Suho kembali ke Korea setelah menyelesaikan kasusnya, mereka memutuskan untuk tinggal bersama. Aku bisa melihat bagaimana bahagianya Chen dan Suho karena mereka memiliki seorang ibu dan Kai yang memiliki saudara baru. Akhirnya anak itu tidak lagi tinggal sendirian.

Mereka membeli rumah yang tak jauh dari rumah kami. Suho memilih untuk tidak bekerja dan membantu ibu Kai di restoran. Semuanya berjalan dengan sangat baik, membuatku merasa ikut bahagia.

“Eoma sudah ku bilang untuk membuka menjual makanan eropa, kenapa eoma mendengarkan Suho?”protes Kai seperti anak kecil.

Ibunya langsung memukul kepalanya dengan sendok, “Siapa yang kau panggil Suho? Dia adalah kakakmu, panggil dia hyung!”

“Eoma! Apa eoma sedang membelanya sekarang?”

“Contohlah dia, dia anak yang sopan, baik dan juga tampan. Tidak sepertimu.”

“Aku jauh lebih tampan!”

Aku hanya tersenyum geli melihat pertengkaran itu.

“Aigooo, Kyungsoo-yah, kenapa kau makan seperti itu.” Eoma menarik tisu dari tempatnya dan mengelap mulut Kyungsoo. Dia benar-benar terlihat seperti seorang anak kecil. “Kau murid kelas 3 SMU tapi kau tidak bisa makan dengan baik. Bajumu bisa kotor.”

Kyungsoo menyeringai, “Maafkan aku, eoma. Karena ini sangat enak.”

Semakin lama, Kyungsoo semakin mirip dengan Chanyeol dan Tao. Dia bukan lagi anak baik yang ku kenal dulu. Apa ini karena dia bergaul dengan dua berandalan itu?

“Lay-yah, Baekhyun-ah, makan yang banyak, mengerti?”

“Baik eoma!”

Aku kembali tersenyum. Yang di katakan orang-orang benar, kita tidak akan bisa bersikap selayaknya orang dewasa di depan seorang ibu. Entah berapapun umur kita, bahkan walaupun kita sudah bekeluarga, kita akan tetap terlihat seperti seorang anak kecil di mata ibu.

Terima kasih, Tuhan karena telah menciptakan seorang ibu.

***___***

 

AUTHOR POV

 

Sehun menyandarkan punggungnya di dinding sambil menghela napas panjang. Matanya menatap ke sekeliling, ke seluruh penjuru rumah kecilnya yang telah lama ia tinggalkan.

“Senang bisa kembali.” Ia bergumam.

“Sehun-ah.” Tiba-tiba suara seseorang terdengar dan tak lama pintu rumahnya terbuka.

Sehun langsung mendengus ketika ia melihat Kai muncul dengan cengiran bodoh di wajahnya, “Bisakah kau ketuk pintu dulu?”

“Kenapa? Bukankah kita adalah tetangga?”

“Apa tetangga diperbolehkan menerobos masuk rumah orang lain?”cibirnya. “Apa maumu? Cepat katakan karena aku sangat lelah.”

“Hey ayolah, ini masih pukul 7.”

“Besok aku harus pergi ke sekolah.”ucap Sehun. “Aku harusb angun pagi jadi sebaiknya kau pergi.”

“Kai? Kau ada disini?” Tak lama Luhan, Chanyeol, Tao dan Kyungsoo muncul.

Sehun semakin menghela napas panjang, “Kenapa kalian juga datang? Oh Tuhan… apa kalian tidak bisa berhenti menggangguku?”desah Sehun frustasi.

“Aku kemari untuk membawakan buku-buku pelajaranku. Kau bisa membacanya.”ucap Luhan.

“Ya, aku baru saja bebas. Tidak bisakah kau membiarkanku bersantai sejenak, huh? Aku ingin menghirup udara segar dulu.”

“Hiruplah sebanyak-banyaknya, aku kan tidak melarangmu.”jawab  Luhan santai membuat Sehun semakin keki.

“Syukurlah sekolah tidak mengeluarkanmu. Kau hanya perlu mengulang kelas dua.” Kyungsoo tersenyum.

Sehun menatap senyuman itu, mendengus, “Kau senang? Kau senang karena sekarang kau adalah seniorku?”

“Tentu saja! Aku sangaaaaat senang.”

Chanyeol terkekeh lalu mengulurkan tangan dan menhusap-husap dagu Sehun seperti anak anjing, “Bersikap baiklah pada senior, hoobae.”

“YA! Kau cari mati?!”

“Besok pagi aku akan datang kemari, aku khawatir jika kau tidak bisa bangun pagi. Eoma sudah menyiapkan baju seragammu. Kau hanya perlu menyiapkan buku-buku, mengerti?” Luhan memukul kepala Sehun dengan gulungan buku.

“Aku mengerti.”

“Ngomong-ngomong, apa ada tempat kosong? Bisakah aku menginap disini malam ini?”tanya Kyungsoo.

“Menginap?”

Pria itu mengangguk, “Sejak Yoora noona dan Kris hyung menikah, Tao jadi tinggal di rumah dan kami harus saling berbagi kamar. Aku tidak bisa tidur dengan tenang karena kamar itu menjadi sangat sempit.”

Kai tertawa geli, “Kau adalah yang paling kecil diantara mereka. Kau pasti sangat tersiksa.”

“Itu benar. Kamar jadi terasa sangat sempit karena anak ini.” Chanyeol menunjuk Tao. “Ya! Kenapa kau tidak tinggal di rumahmu sendiri? Kau bahkan memiliki rumah yang besar. Menyebalkan.”

“Memangnya kenapa? Aku harus mengikuti kemanapun kakakku pergi. Lagipula aku lebih suka tinggal di rumahmu.”

Kyungsoo menghela napas panjang lalu menatap Sehun dengan puppy eyes-nya, “Jadi bisakah aku menginap?”

“Tidak.”balas Sehun tanpa pikir panjang.

“Kenapa?”

“Pertama, rumahku bahkan lebih sempit dari kamar kalian. Kedua, aku tidak suka jika ada orang yang datang ke rumahku apalagi sampai menginap. Ketiga…” Sehun menatap Kyungsoo kesal. “…bisakah kalian membiarkanku hidup tenang, huh? Aku ingin merasakan kebebasan walaupun sesaat!”

“Oh Sehuuun…”rengek Kyungsoo. “Hanya malam ini…”

“Kenapa harus di rumahku? Kau bisa tidur di rumah Luhan atau di rumah Kai!”

Luhan langsung menggeleng, “Kau tau aku tidak suka jika ada seseorang di ranjangku.”

“Aku juga harus berbagi kamar dengan Jongdae dan Suho.”sahut  Kai. “Satu-satunya pilihan hanyalah rumahmu.”

“YA!”

 

Pada akhirnya, Sehun hanya bisa menghela napas panjang. Ia duduk di sudut ruangan sambil mengacak rambutnya kesal, “Lalu aku harus tidur dimana?!”dengusnya ketika melihat tidak hanya Kyungsoo tapi juga Tao telah terlelap di ranjang kecilnya. “Dasar brengsek.”

***___***

 

“Selamat pagi!” Chanyeol melompat kearah Sehun dengan senyuman lebar. “Waaah, kau terlihat bahagia sekali pagi ini.”serunya menggoda walaupun sudah jelas terlihat jika Sehun sedang cemberut.

“Akh, pinggangku… semalaman aku harus tidur menekuk. Seluruh tubuhku terasa sakit.”seru Tao.

“Kenapa kalian menggodanya?” Ibu Luhan meletakkan piring-piring makanan di atas meja lalu menghampiri Tao dan memijit punggungnya.  “Kalian tau jika dia tidak suka ketika rumahnya di kunjungi orang lain.”

“Dasar. Apa kalian tidak suka melihatnya hidup tenang? Kalian selalu menempelinya kemanapun dia pergi.”sahut Yoora, juga meletakkan piring makanan kemudian merapikan dasi Kris.

Sehun memakan sarapannya tanpa suara. Wajahnya terus tertekuk membuat yang lain tersenyum geli.

Tak lagi bisa menahan tawa, ibu Luhan menghampiri Sehun dan mencubit pipinya gemas, “Aigooo, apa anakku tidak bisa tidur semalaman? Apa mereka mengganggumu?”tanyanya dengan nada seolah-olah sedang bicara dengan anak kecil.

Sehun meletakkan sumpitnya lalu berdiri menghadap ibu Luhan, “Eoma, bisakah eoma memberitahu mereka agar tidak mengikutiku? Aku bahkan tidak bisa tidur dengan nyenyak! Ini adalah hari pertamaku kembali ke sekolah tapi mereka terus menggangguku semalaman!”adunya.

“Ya, kalian benar-benar nakal.” Ibu Luhan memukul Tao dan Kyungsoo pelan. “Jangan mengganggunya lagi. Dasar.”

Kyungsoo dan Tao terkekeh geli, “Dasar bayi.”

Sehun langsung melotot, “Apa?”

“Sudah, sekarang waktunya kalian pergi ke sekolah. Jika tidak kalian akan terlambat.”ucap Yoora,

“Selamat pagi!” Sapa Kai dan Chen yang sudah muncul di rumah Luhan. “Omoni, annyeonghaseo. Aku datang untuk menjemput mereka. Kami akan pergi ke sekolah bersama.”

“Sekolah kita bahkan berbeda. Kenapa kau menjemput kami?”dengus Sehun. Ketika pandangan beralih pada sosok pria mungil yang berdiri di samping Kai, dia bersiul. “Waaah Jongdae, kau adalah seorang murid sekarang.”

Chen tersenyum lebar, “Aku terlihat keren, kan? Sekarang aku pergi ke sekolah seperti kalian.”

“Kau terlihat sangat tampan.”puji Yoora.

“Hehehe terima kasih, noona.”

“Ayo pergi. Kita sudah terlambat.” Kai merangkul pundak Sehun dan menyeretnya keluar.

“Ya ya, sekolah kita berbeda. Kenapa kau pergi ke sekolahku?”

“Ada yang harus aku urus disana.”

“Apa kau membolos?”tebak Sehun asal. “Ya, jika kau membolos, aku akan memberitahu ibumu.”

“Tidak! Aku tidak membolos! Sudah ku bilang ada yang harus aku urus.”

“Lalu kenapa kau memakai jaket? Kau tidak memakai seragam, kan? Kau membolos!”

“Aaaah cerewet sekali. Sudah ku bilang aku tidak membolos. Ayo pergi.”

“Ya, aku benar-benar akan melaporkanmu jika kau membolos. Sungguh.”

***___***

 

Kai dan yang lain akhirnya berpisah di gerbang sekolah. Sehun masih tidak mengerti dengan apa yang ingin di lakukan Kai. Dia tidak akan membolos lagi, kan?

Chen memutuskan untuk pergi ke sekolah yang sama dengannya.  Setelah berhasil melewati beberapa tes, akhirnya dia diijinkan untuk melanjutkan kelas 3 bersama Luhan dan yang lain. Sementara Sehun harus mengulang kelas dua karena nilainya tidak mencukupi standart.

“Belajarlah yang rajin dan jangan membuat onar, mengerti?”seru  Chanyeol menepuk pundak Sehun ketika mereka sampai di depan kelas Sehun.

“Dengarkan ucapan guru dan jangan tidur saat pelajaran.”sahut Luhan.

“Jangan bersikap seenaknya.” Tao juga bersuara. “Kau harus menjadi murid yang sopan .”

“Fighting!”Kyungsoo menambahi.

Sehun mendengus, mulai kesal, “Kenapa kalian menceramahiku di pagi hari seperti ini?” Ia menghela napas panjang, frustasi. “Dan kenapa kalian mengantarku ke kelas? Apa aku adalah anak TK?!”

“Kami hanya ingin mengantarmu di hari pertamamu, apa tidak boleh?”balas Luhan.

“Cih, pergi. Aku akan masuk kelas.”

Sehun masuk ke kelasnya setelah mengusir teman-temannya. Begitu ia memasuki kelas, seketika kelas itu menjadi hening. Semua murid langsung mengalihkan pandangan mereka kearahnya, mengikutinya hingga ia duduk di kursi yang berada paling belakang. Semua orang sudah mengetahui apa yang telah terjadi padanya. Kenapa dia tidak masuk sekolah dalam waktu yang lama, dan juga kenapa dia harus di penjara selama delapan bulan.

Namun hanya saja kini berbeda, semua orang tidak lagi menatapnya dengan tatapan negatif namun sebaliknya.

Seketika murid-murid perempuan langsung berdatangan, menghampiri mejanya dengan sorakan-sorakan.

“Sehun oppa, kau kembali? Bagaimana keadaanmu?”

“Sehun oppa kau sangat keren!”

“Sehun oppa? Apa kau duduk sendiri? Bolehkah aku duduk di sampingmu?”

Sehun mengerjap-ngerjapkan matanya bingung. Terkejut dengan situasi yang tak terbayangkan itu. Sementara yang lain, dari jendela kaca kelas menatapnya dengan tatapan iri.

“Sepertinya fansnya bertambah semakin banyak.”

“Aku rasa juga begitu.”

“Oh? Kau?”

Tao, Chanyeol dan Tao langsung menoleh begitu mendengar seruan Kyungsoo. Mereka mengikuti arah tatapan Kyungsoo kemudian sama-sama terkejut melihat pria itu sudah berdiri di hadapan mereka. Dan dia… memakai seragam yang sama dengan mereka!

Pria itu menyeringai lebar. Ia membungkukkan tubuhnya sopan, “Annyeonghaseo sunbaenim. Aku adalah Kim Kai. Hoobae baru kalian. Tolong perlakukan aku dengan baik.” Pria yang ternyata adalah Kai itu tersenyum lalu berjalan masuk ke kelas Sehun, meninggalkan empat orang yang masih berada dalam rasa takjub mereka.

“Dia…”

“Ada apa ini? Kenapa kalian memenuhi tempat dudukku?”seruan Kai membuat seluruh murid-murid perempuan menoleh.

Oh Tuhan, bukankah dia Kim Kai?!

Tidak hanya seluruh murid namun Sehun ikut terperangah melihat kemunculan Kai di kelasnya. Dia bahkan masih bingung kejadian tadi dan sekarang tiba-tiba Kai muncul di hadapannya dengan memakai seragam yang sama.

Kai menerobos kerumunan murid-murid perempuan dan menjatuhkan diri di bangku yang ada di samping Sehun dengan santai.

“Ya, kau…” Sehun mengerjap-ngerjapkan matanya. “Kenapa kau ada disini? Apa yang kau lakukan?”

Kai menoleh, tersenyum lebar, “Halo teman. Mulai sekarang aku adalah teman sebangkumu.”

Mata Sehun sontak membulat lebar, “APA?!”

“Kau tidak tau? Ketika kau di penjara, aku berhenti sekolah. Aku sengaja menunggumu dan pindah kemari jadi kita bisa pergi ke sekolah bersama. Bagaimana? Bukankah aku sangat setia kawan?”

“K-kau…?”

“Berterima kasihlah. Aku melakukan ini karena aku tidak mau kau merasa kesepian.”

“Ya! Kau benar-benar melakukannya?!”

“Memangnya kenapa? Bukankah seharusnya kau senang? Sekarang kita adalah teman.” Kai menyenggol bahu Sehun dengan bahunya. “Aaah, haruskah aku menyuruh Lay dan Baekhyun pindah kemari?”

Sehun mengacak rambutnya frustasi. Pada akhirnya, mereka tidak akan membiarkannya sendirian lagi.

END

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

27 thoughts on “FF : GROWL Extra Chapt

  1. Realc berkata:

    Mau again again again again sampeeee kapan pun ak gk pernah bosen ama part part yg km buat …
    Sayang nya udh tamat 😂😂😂😂😂
    Ciee kai cieee sehun jd adek kelas

  2. desi mulya berkata:

    Ahhh… unnieeee thank youuu. 😘😘😘😘 aku puas sama extra chap nyaa,, kai kamu Setia kawan banget sih, rela berhenti & pindah sekolah buat sekelas sama sehun😍 ..
    Ga kerasa udah bener2 end 😭😭 ff selanjutnya the house tree yaa 😝
    #fighting

  3. osehn96 berkata:

    yaampuuun serius gak nyangka bakal ada extra chap setelah ini ada seriesnya ya *eh ahahah tapi ya bgmana pun udah happy-happy nya merekaaa di extra chap ini… * jangan melupakan tapi merelakan* hahay setuju bgt ituuuuuu =*

  4. Aleyaa ThuuAquw berkata:

    I love you thor..
    oh KaiHun gue demen bngt sama kalian..
    Min kalao klao bsa jngn di END lnjutn aja kisah mereka atau kalao perlu ada cast cwek2 buat berandalan2 gnteng itu..
    Kisah cnta para berandln2 gnteng.
    Huh pasti seru bngt…
    Wwkkwkkwk

  5. ellalibra berkata:

    Owhh keren eon … Akhirnya sehun bhgia jg😀 n dy merelakan yg udh trjd ada yg prg ada jg yg dtg itulah khdpn .. Sehun dtinggal prg tp dy akhirnya mndptkn lbh byk org disekeliling ny yg care sm dy ska jg sm kaihun pdhal mrk musuh dkt krn satu hal tp bt mrk jd sahabat dlm wkt dkt … Keren mksh eon fighting dtunggu ff slnjtny ^_^

  6. XI RA BY berkata:

    AAAAAAAA KEREEEEEREN BANGEETTTT!!
    GAK RELA INI END. SUMPAHHHHH…
    BAKAL KANGEN SAMA FF INI, FF YG SELALU SY TUNGGU TIAP MINGGU.
    OH MI JAAAAAAAAA….
    BUAT FF BARU YG FRIENDSHIP BROTHERSHIP LAGI DONG!!!
    SERIUUUUUS AKU NGFENS SAMA SEMUA FF KU.
    FLISSSS BUAT FF BARU YG CASTNYA URI MAKNAE SEHUNNIEEEE

  7. RAIN berkata:

    Waaa, extra chapnya dibuat beneran, makasihh author, tp kok rasanya pengen ada next chapnya teruss yaa? Seneng di chap ini sehun udh menemukan kebahagiannya dan dia gak sendirian lagi, ak terharu sama kai disini, setia kawan bgt, berawal dr musuh berubah jd sahabat 😂 lanjutin ff yg lain ya authornim

  8. So_Sehun berkata:

    Author jjang…dah itu aja…thank you dah buat ff yg selalu bagus…teruslah berkarya ya chingu…😊😊😉😘

  9. RINI berkata:

    kak. masihhh mauuuuuu mau lgii kak ahh ngk mau end
    pelisss.
    ngk tau mw berkata ap lagi. suer nih ff obat malam minggu guee. huaaa masa udah end benearan kagak mauu, tpii ahh sudahlah. ciee abang kai ama sehun jadi adek kelas wow setia kawan banget sih bang kai. ahh kerennn mau lgiii. yaudah deh ikhlas gue ikhlaskok ahh
    tpi lanjutin ff yg lain kak terutma autumn. astgaa tu ff bikin guee nyesek aplgi nih yg stu growl. omaygad ini ff awalnya gue ngk mau baca eh pertngahan chap gue langsung wow excellent amazing. ahh panjang banget yaa aduhh udah aja deh pokoknya wajib lanjut ff lagi ato sekalian buat yg baru tpi castnya kek gini lagii. woke kak fighting and keep writing. maafkan aku yang dahulunya sider hehe

  10. mongochi*hae berkata:

    hahaahah ikut seneng deh klo mereka brakhir bahagia kaya gini..
    aplg yg perlakuan mereka pd sehun. dmana2 yg namany maknae ttp sama.. biar badanny gede tp ttp aj msh anak kecil dimata hyung2ny..

  11. HunHo_Suho berkata:

    Setia kawan banget ya si kaii 😅😅 terharu saya kaaakkk, pengen lagi lagi lagi sampai chapnya ratusan kalau bisa melebihi ggs atau tukang bubur naik haji *ehh😂😂 gk nyangka kai punya pemikiran kayak gituu, dia yang nemenin sehun di penjara selama setahun dan sekarang sama sama nemenin sehun ngulang lagi di bangku kelas dua😂😂😂😂 itu chanyeol-tao-luhan-kyungsoo kok ngakak senang gitu sehun jadi adek kelas merekaa😂😂 gk kepikiran si sehun bakalan ngulang lagi kasian diaaa 😭😭😭 ini beneran end?? Seriusan?? Gak relaaa tapi rapopo ini tandanya ff yg masih gantung sana sini pasti bakal di selesaikan, next ff the lords of legend ya kaakk itu ff udah lama banget gk di lanjut apalagi autumn nungguin banget kedua ff itu 😍😍😍😘😍😘😍😘😍 kakak mijaaa love you ff mu keren semua👍👍👍👍

  12. ayaa95 berkata:

    aaahh ~ senengnya d kasih extra chap , ,,. tengkyuuuuuuu :* authornim , , ,
    beneran end nih ? yaaaaaaahhh~ 😭
    .
    .
    request nya authornim , please di lanjut ff lamanya 😂 sampe sekarang aku masih nunggu dgn segala kerinduan // apaan dah 😂
    – the house tree 2
    – autumn
    – the lord of legend
    please lanjut juseyoooo 🙇

  13. Nanako gogatsu berkata:

    Eonni……!!!!!! Kau buat q kelimpungan dengan extra chapternya…. Uuhhhhh… Suka ama endingnya.. Mana kai-sehun sekelas… Trus mereka jadi hoobae lagi… Uuhhhh… Kai kau memang teman yang setia.. Sampai” rela g’ sekolah buat nemenin sehun di penjara.. Saluuuttt… Sulit nemuin sahabat kayak kai.. Heemmm
    buat oh mija eonni,,, Lord of the legend please…….. Hehehe😀

  14. wikapratiwi8wp berkata:

    Sehun udah cukup menderitanya kan? Udah selesai kan? Mereka akhirnya bahagia. Akhirnya tidak akan ada lagi yang ninggalin Sehun sendiri. And big thanks to Kim Kai yang udah setia kawannn hahaha So sweet deh yang satu line wkwkk
    Honestly, gak akan pernah rela kalau ff dengan main cast exo tamat. Apalagi yang nulis mija. Hahaha You’re the best lah mija. Thank you buat semua ff mu yang luar biasa, apalagi untuk brothership nya. I like that!
    So.. See yeah di lain ff,, I’ll wait your new exo ff 😬🌟

  15. chikaraenggar berkata:

    aaaaa ga nyangka bakal ada extra chapternya…I love you aouthorrr…yampun kai berenti + pindah sekolah demi bisa bareng sama sehun…kai setia kawan apa emang males yaa😀

  16. Jung Han Ni berkata:

    Haah.. Akhirnya benar2 tamat. Suka sekali!
    Oh mi ja eonni jjang! ff2 brothershipnya the best😀 terima kasih eonni udah nyelesain ff ini
    keep writing n hwaiting eonni ^^

  17. Lufriend berkata:

    aaaaaa… aku baru tau ada extra chapter
    seriusan deh kak
    aku nangis masa jadinya
    Kai yang tadinya itu musuh bebuyutan jadi sahabat yang bener-bener setia kawan. KaiHun T_T
    Duh… gatau mau komentar apa. yang jelas, ini bener2 ff kesukaanku.
    tapi Chen lucu juga :V
    d tunggu ff selanjutnya ya kak

  18. kimjongkai berkata:

    Ahhhhhhhh aku baru baca extra chapnya masaaaa kak mijaaa huaaaaaaaa emak aku baper dan aku baru tau kalo ada extra chap kwwkkwkwwkkw btw si kai beneran setia kawan ternyata wkwk ciyeee kris sama yoora ciyeee nikah wkwkwk

  19. achi berkata:

    Ahh finaly selesai juga unch unch unch hahaha daebak
    sehun sama kai sudah bersahabat bahkan sebangku, aku membayangkan keseruan yang lain hihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s