The Miracles Of Magic 4

Untitled

Author                     :   Park Yurin ~Twitter~ {@Park_Yurin94}

Tittle                      :  The Miracles Of Magic

Genre                       :   Sad, BrotherShip, Fantasy And FriendShip

Length                 : Chapter 4

Cast                    :   Byun Baekhyun, Oh Sehun, Park Chanyeol, Kim Seulgi

Support cast        : Taeyeon, Mark, Ten, Shindong DLL

 

Happy Reading

#Griffindor

Sehun, Baekhyun, dan Chanyeol duduk diatas kasur Baekhyun sambil saling menatap. Chanyeol menatap dua kakak beradik ini bergantian. Ia mengamati bagaimana kemiripan diwajah Sehun dan Baekhyun.
“Apa ibumu tak salah melahirkan kalin?!” Gumam Chanyeol yang sangat jelas didengar oleh Sehun dan Baekhyun.
*PLAK
Baekhyun memukul kepala Chanyeol dengan tangan kirinya. Ia menatap jengah Chanyeol yang merintih kesakitan karena pukulannya “Apa maksudmu? Tentu saja tidak!” Jawab Baekhyun datar. Sehun yang melihat kejadian tadi hanya meringis melihat Chanyeol yang masih mengusap kepalanya.
“Kau selalu memukul kepalaku Baek! Ini adalah aset berharga untuk kelulusanku disini!”
“Lebih baik kepala dari pada aset berharga lainnya bukan!” Chanyeol dan Sehun yang mendengar ucapan Baekhyun segera merapatkan kaki mereka dan menutupi ‘Aset masah depan’ mereka dari jangkauan pengelihatan Baekhyun.
“Kau menyeramkan Hyung!”Lirih Sehun. Baekhyun melirik kearah adiknya itu. ia terkekeh saat melihat Sehun juga ketakutan.
“Itu tak berlaku padamu Sehun-ah! aku kakakmu.” Baekhyun tersenyum manis kearah Sehun.
“Jadi apa kalian tak ada yang ingin menceritakan bagaimana kalian terpisah dari dulu? Aku sudah kesemutan duduk disini?!” Suara Chanyeol memecah perbincangan Baekhyun dan Sehun.
“Apa yang harus kuceritakan padamu?! Kau pasti sudah tau asal-usulnya bukan!”
“Itu tidak cukup Mr.Bearnelius yang terhormat! Kau bisa menceritakan kepada adikmu bagaimana kehidupanmu disini setelah kejadian itu, dan adikmu juga bisa menceritakan bagaimana kehidupannya di dunia Muggle! Kalian bisa saling bercerita”Sungut Chanyeol. Sehun menatap Baekhyun yang kelihatan ragu. Ia menepuk bahu mungil kakaknya itu “Ceritakanlah Hyung!”Ucap Sehun

Baekhyun menghela nafasnya. Kenangan yang selama ini ia kubur dalam-dalam kembali akan dibuka olehnya. Ia memejamkan matanya untuk mengingat setiap momen kejadian itu.
“hari itu….adalah hari ulang tahun pernikahan orang tua kita—“Baekhyun mulai bercerita “—aku berusia 2 tahun saat itu. kau masih ada dalam gendongan ibu, dan aku dalam gendongan ayah. Kita mengadakan sebuah pesta kecil yang hanya kita berempat yang merayakannya. Aku masih mengingat dengan jelas bagaimana raut wajah bahagia ayah dan Eomma saat melihat ku berbicara untuk pertama kalinya..” Baekhyun mengenadahkan kepalanya ke atas menghalau air mata yang ingin tumpah “….Saat pesta itu selesai, aku dan kau dibawa kedalam kamar kita. Kau sudah tertidur saat itu, sedangkan aku ertidur saat ayah selesai membacakan buku cerita padaku. tengah malam, aku terbangun dari tidurku saat mendengar teriakan Eomma. Mataku melihat bagaimana Eomma menggendongku dan membisikkan kata-kata yang tak ku ketahui. Aku hanya mendengar bahwa aku harus menyelamatkan diri karena ia akan meninggalkan ku dan kau, Sehun. Aku melihat dengan jelas ibu mengendongmu dan menaruhmu tepat disampingku. Aku hanya melihatmu yang masih terlelap dan memelukmu. Dan saat itulah, aku melihat tubuh ibuku terpental dan terbujur kaku didepanku.” Baekhyun tak kuat menahan air matanya “…dan saat penyihir jahat yang membunuh ibu juga ayah mendekatiku, aku tak tau kenapa ia tiba-tiba menghilang dalam sekejap mata. Dan terakhir kali yang aku lihat adalah tangisanmu dan juga mata tajammu, Sehun. Dan saat aku membuka mataku, aku sudah berada dalam sebuah ruangan ini bersama dengan Mr. Choi, Hingga sekarang!” Sehun memeluk Baekhyun erat. Ia tak kuat melihat kakak-nya ini menangis. Chanyeol yang melihat kesedihan Baekhyun mendekatkan dirinya pada dua kakak beradik itu, ia menepuk punggung Baekhyun bermaksud menenangkannya.

Baekhyun perlahan sudah dapat menenangkan dirinya dan melepaskan pelukan Sehun. Ia mengusap air matanya yang tertinggal di pipinya. Matanya menatap Sehun lalu tersenyum kearahnya “Kalau kau? Aku ingin tau kehidupanmu di dunia Muggle!”Tanya Baekhyun
“Apa itu dunia Muggle?” Tanya Sehun sambil menaikkan alis Kanannya.
“Dunia Muggle itu adalah dunia para manusia biasa. Manusia yang tak memiliki keturunan sihir seperti kita!”Jelas Chanyeol. Sehun menganggukkan kepalanya
“Kehidupanku didunia Muggle tak terlalu buruk. Aku hidup dengan Bibi Alexi dan membuka sebuah Cafe disana. setiap hari aku membantunya di Cafe itu. hingga lusa kemarin Shindong datang padaku dan aku dibawa kesini!”Jelas Sehun
“Apa kau pernah melakukan hal aneh saat disana! seperti hal tak terduga?!”
“Ya. Dan aku juga bingung dengan hal itu. tapi, aku sadar bahwa hal itu karena aku adalah keturunan penyihir!” Sehun memperhatikan Baekhyun yang menatapnya juga. Mata kakaknya itu memarah karena rasa kantuk yang menderanya.
“Aku lelah Hyung! Aku tau kau juga lelah, mari Istirahat!” Chanyeol dan Baekhyun menguap bersamaan. Mereka berjalan kekasur dan mulai berbaring di kasur masing-masing dan tertidur.
“Selamat Malam Sehun, Chanyeol! Mimpi Indah!” Gumam Baekhyun
“Selamat Malam Baekhyun/Hyung!” Dan merekapun tertidur.

^^****^^

Sehun dan Seulgi berlari di koridor sekolah barunya itu. mereka tergesah-gesah dengan dua buku yang ada ditangan mereka. Mata mereka menangkap pada sebuah kelas yang mereka tuju. Memasuki kelas itu dengan nafas yang terengah-engah.
“Syukurlah kita tak telat! kurasa Mrs. Diana belum datang!”Ucap Seulgi
“Jika kau tak lama berdandan, kita juga bisa lebih tepat waktu Seulgi!”Cibir Sehun. Seulgi yang mendengar Cibiran Sehun hanya tersenyum lebar. Mereka mendudukkan tubuh mereka pada bangku yang masih tersisah. Beberapa murid yang ada dikelas itu tak memperdulikan pertengkaran mereka.

Suara ketukan sepatu menghentikan aktivitas mereka semua “Selamat pagi semua!” Sapa Mrs.Diana. Semua murid menjawab dengan semangat. Mereka segera membuka buku mereka dan mempersiapkan bulu dan tinta yang digunakan untuk menulis.
“Suatu dasar dari seorang penyihir adalah melayang. Kemampuan untuk membuat benda-benda melayang. Kalian sudah siapkan bulu kalian?” Para murid mengangkat bulu mereka masing-masing. “Siapkan tongkat kalian dan ikuti aku! Lakukan ini, Lambai dan Kejut lalu katakan Wingardium Laviosa” Semua murid mempraktikan penjelasan Mrs.Diana.
“Wingardium Leviosa!” Seulgi mencoba mantranya pada Bulu yang ada di depannya. Seketika itu juga bulu itu terbakar dengan api yang keluar dari tongkat Seulgi “Oh tidak! apa yang aku lakukan? Ini memang bukan keahlianku!”Lirih Seugi.

Sehun melihat kearah Seulgi yang masih menundukkan kepalanya dengan bibir yang mengerucut. Tangannya menarik kerah belakang Seulgi bermaksud untuk mendongakkan kepala perempuan itu “Baru percobaan pertama kau sudah menyerah! Ikuti aku. Wingardium Laviosa bukan Wingardium Leviosa, Mengerti! Seperti ini …” Sehun mengankat tongkatnya “…Wingardium Laviosa!” Bulu yang ada di depan Sehun melayang dengan perlahan. Seulgi dan murid disana menatap bulu itu dengan takjub, mereka bertepuk tangan pada Sehun yang sudah bisa menguasai ilmu sihir itu.
“Bagus Mr. Selius! Kau Hebat”Puji Mrs. Diana. Sehun tersenyum pada guru itu. kepalanya menoleh pada Seulgi yang juga tersenyum takjub padanya.
“Aku diajarkan oleh Hyungku!”Bisik Sehun
“Hyung?! Kau sudah menemukannya?! Pantas Saja kau terlihat senang hari ini!” Sehun menurunkan bulu yang melayang itu kembali ketempatnya. Ia menarik kursinya lebih dekat dengan Seulgi “Hyungku adalah ketua asrama Griffindor!”Bisik Sehun pada Seulgi yang terlihat terkejut dengan ucapan Sehun
“Sudah Kuduga! Dia memiliki aura yang berbeda!” Seulgi balik berbisik pada Sehun.
“Tadi pagi ia mengajarkan banyak hal padaku! Aku benar-benar senang bisa bersamanya!”
“Terserah Sehun! Kau harus mengenalkannya padaku nanti. Jadi jika kau sudah bercerita, kau bisa mengajarkan aku untuk membuat bulu yang terbakar ini melayang, Ku mohon!” Seulgi mengatupkan tangannya
“Baiklah! Mari ku ajarkan!”

“Sehun-ah!” Suara seseorang memanggil Sehun yang sedang bercerita dengan Seulgi. Kepalanya menoleh kearah suara yang dikenalnya itu, Senyuman lebar ia tampilkan saat melihat kakaknya dan Chanyeol mendekatinya.
“Hyung!”Jawabnya. Sehun dan Chanyeol duduk didepan Sehun dan Seulgi
“Siapa dia?!” Tanya Chanyeol
“Ini Aqila Kim! Kau bisa memanggilnya Seulgi. Dan Seulgi, ini adalah kakakku juga Chanyeol hyung kakak dari Luna!” Seulgi menundukkan kepalanya pada Chanyeol dan juga Baekhyun yang dibalas oleh senyuman keduanya.
“Apa kau Sibuk? Aku dan Chanyeol ingin mengajakmu berkeliling bersama!”
“Aku ada pelajaran sapu terbang sebentar lagi Hyung. Maaf aku tak bisa ikut”
“Benarkah?! Ya sudah aku pergi dulu! Selamat tinggal Seulgi!” Seulgi tersenyum membalas sapaan Baekhyun yang berlalu bersama Chanyeol.

Sehun memperhatikan Seulgi yang masih menatap kepergian kakaknya. Ia memicing melihat tatapan Seulgi itu.
“jangan berharap padanya Aqila Kim!” Ucapan Sehun menyadarkannya arah pandang Seulgi.
“A..apa maksudmu?!” Wajah Seulgi memerah dan itu terlihat jelas dimata Sehun
“Kau menyukai kakakku?!”
“Mwo? Untuk apa aku menyukai kakakmu?!”
“Hohoho…..kau mengelak Seulgi! Aku tau dari wajahmu yang memerah itu.”Seulgi memegang pipnya yang masih dihiasi oleh rona merah.
“Nanti aku akan makan malam bersama dengan Mr.Choi diruangannya bersama Hyungku! Apa kau mau ikut?” Seulgi menolehkan kepalanya pada Sehun yang menatapnya.
“Apa boleh? Aku kan tak diundang!”
“Mr.Choi tak mempermasalahkannya. Bahkan Chanyeol Hyung dan juga Luna juga diajak dalam acara itu, kakakku yang mengajaknya!” Seulgi terdiam berpikir apakah ia pantas untuk datang ke acara makan malam itu
“Kau bisa mendekatkan diri ke Hyungku! Aku akan membantumu?” Sehun berbisik di telinga Seulgi yang wajahnya kembali memerah. Sehun tertawa tertahan melihat wajah Seulgi. Ia berdiri dari tempatnya
“Aku tunggu jam 8 nanti malam. Percantik penampilanmu agar Hyungku bisa luluh Aqila~~” Sehun pergi dari sana sambil menampilkan senyuman mengejek ke pada Seulgi yang wajahnya bertambah memarah disana
‘Sialan Kau Selius!”Batin Seulgi

~OO~Dinner Party~OO~

Sehun, Baekhyun dan Chanyeol duduk bersebrangan dengan kepala sekolah mereka. Mereka fokus pada santapan malam mereka di kantor sang kepala sekolah. Hanya suara dentingan sendok dan piring yang menghiasi malam itu. mata mereka monoleh pada pintu yang dibuka oleh seseorang.
“Maaf terlambat!” Suara Luna membuyarkan tatapan takjub yang diperlihatkan oleh semua orang didalam sana. Mata mereka tak bisa berkedip saat melihat seseorang yang ada di samping adik Chanyeol itu.
“Oh! Mrs. Luna dan Mrs. Aqila juga bergabung! Silahkan masuk” Seulgi dan Luna perlahan melangkahkan kaki mereka mendekat pada meja makan itu.

Mata Seulgi bersiborok dengan mata Sehun yang menatapnya lekat. Bibirnya tertarik memperlihatkan senyumannya. Ia kemudian mengalihkan matanya pada seseorang yang duduk di dekat Sehun, Baekhyun. Mata mereka saling menatap lama. Baekhyun yang merasa canggung dengan Seulgi langsung memutuskan kontak mata mereka.
“Kenapa masih berdiri, Duduklah!” Seulgi dan Luna mengagguk lalu duduk di kursi yang tersisa disana.

Makan malam itu ditutup oleh sebuah Strowbery Chocolate Cake yang dihidangkan dengan madu yang meleleh di atasnya.
“Aku mendengar dari Mr. Hans bahwa kau mendapat mendali bintang pada pelajaran sapu terbang tadi, Selius!”Mr. Choi memecah keheningan dari pertanyaannya. Sehun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya kaku
“Begitulah!”Jawabnya
“Kau memang mewarisi bakat ayahmu! Kakakmu juga mendapatkan Mendali bintang dalam percobaan pertamanya!” Puji Mr.Choi
“Aku memang berbakat Mr. Choi. Aku adalah murid paling teladan disekolah ini Hehehe…..” Timpal Baekhyun sambil menyunggingkan senyuman bulan sabitnya.
“Aku percaya padamu! Lalu, Mrs. Aqila bagaimana denganmu?!” Seulgi yang sedari tadi hanya terdiam tersentak saat Mr. Choi melempar pertanyaan padanya. ia tampak gugup saat semua pasang mata yang ada disana menatap kearahnya
“A..aku biasa saja! Aku memang tak sepintar Mr. Selius. Tapi, dia selalu mengajariku jika aku mendapat kesusahan dalam semua mata pelajaran yanga aku ikuti!” Jawabnya. Semua orang yang ada didalam ruangan itu hanya menganggukkan kepala mendengar perkataan Seulgi

Acara malam itu telah selesai. Mereka semua beranjak dari kursi mereka dan meninggalkan ruangan Mr. Choi untuk pamit pulang ke asrama mereka.
“Seulgi-ah!” Sehun menghadang Seulgi yang berjalan beriringan bersama Luna “Ayo pulang bersama! Aku, Baekhyun Hyung, dan Chanyeol Hyung akan mengantarmu.” Seulgi membolakkan matanya mendengar ucapan Sehun
“Tidak terima kasih! Aku bisa pulang bersama Lu—“
“Iya kami setuju! Aku juga takut pulang hanya berdua dengan Seulgi.” jawab Luna memotong ucapan Seulgi. Seulgi mendelik kearah Luna.
“Baguslah! Ayo pulang~~” Chanyeol menarik adiknya dan Sehun untuk dirangkul meninggalkan Baekhyun dan Seulgi yang mematung dibelakang mereka.

“Kenapa diam, Ayo jalan?!” Baekhyun menarik tangan Seulgi yang sedari tadi terdiam. Suasana diantara mereka berdua terasa canggung. Mereka sesekali saling lirik dalam perjalanan pulang mereka berdua
‘Sialan Kau Sehun! Awas kau!’Umpat Seulgi dalam hatinya
“Seulgi-Ssi/Baekhyun-Sunbae!” Panggil mereka bersamaan.
“Kau duluan!” Suruh Baekhyun
“Emm… apa boleh jika aku meminta bantuanmu!” Tanya Seulgi pada Baekhyun
“Tentu saja!”
“Katakan pada Sehun bahwa besok dirinya dipanggil oleh Mr.Daco. aku lupa mengatakannya tadi!”
“Oke! Aku akan mengatakannya”
“Sekarang Baekhyun-Sunbae. Bukannya tadi kau ingin bertanya sesuatu?!”
“Aku hanya ingin memberikan ini!” Baekhyun mengeluarkan sebuah kotak kecil dalam sakunya. Didalamnya terdapat sebuah batu berwarna hitam pekat.
“Apa ini?”
“Itu adalah batu perisai! Kau bisa menggunakannya untuk menangkal sihir-sihir kecil. Aku juga memberikan itu pada Sehun, Chanyeol, Dan Luna” Seulgi tersenyum melihat batu itu.
“Terima kasih Sunbae!”
“Sama-sama! Oh..! Kita sudah sampai didepan kamarmu. Kurasa Luna juga sudah ada didalam, dan Sehun dan Chanyeol mungkin sudah ada dikamarku juga. Aku pergi dulu, Selamat malam Seulgi-ssi!”
“Ne! Terima kasih Baekhyun Sunbae!” Baekhyun tersenyum manis lalu pergi meninggalkan Seulgi yang masih menatap punggunya yang mulai menjauh

Seulgi menatap batu pemberian Baekhyun yang ia pegang. Batu itu akan ia jadikan sebuah kalung untuk ia kenakan. Senyuman dibibirnya tak pernah lepas dari wajahnya saat menatap batu itu ‘Satu langkah lebih dekat dengannya. Oh Tidak! kenapa jantungku berdetak seperti ini. Oh…tuhan bagaimana ini?!’ Pekik Seulgi dalam hatinya

TBC~~

N/P   : HOHOHO…….!!!!!! aku balik lagi Bro!!! J udah Chap 4 nih.. setuju gak kalau aku ngasih romace disini?! Tenang aja aku gak bakalan mentingin kisah Romacenya kok.. aku bakalan tetap fokus sama HunBaek-nya, tapi aku ngasih beberapa adegan Romace biar kalian gak bosen bacanya. Oke! Sekian dulu penutup dari Author! Anyeong~~

 

Iklan

4 thoughts on “The Miracles Of Magic 4

  1. ellalibra berkata:

    Seulgi ska ma baek y???? Q kira bakal sm sehun ? Hehe msh lom da konflik 🙂 dtunggu neeeeeeext fighting eon 🙂

  2. puteriartas berkata:

    akhirnya chap 4. setuju aja thor. dibumbuhi sedikit romace juga asik, lebih dibuat natural malah makin asik.
    aku makin penasaran karena konfliknya belum muncul semua,jadi ditunggu next chapternya thor

  3. byunseh berkata:

    huaaaa keren thor!! ><.. baek ama seulgi cute banget masa^3^)/.. thor entah kenapa aku takut kalau nanti sehun suka ama seulgi 😦 trus hubungan baek ama sehun ottokhae? 😦 nggak sih ini cuman yg aku khawatirin..^^ keep writing thor!! fighting!^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s