FF : GROWL CHAP. 40

 

Growl

Tittle              : Growl

Author            : Ohmija

Cast                : EXO and Park Yoora

Genre              : Action, Friendship, Family, Romance

 

“Dia bilang dia akan ke rumah sakit setelah menemui Kim Dan.”

“….”

“Aaaargh, aku sudah tau akan seperti ini. Baiklah, aku akan mengurusnya sekarang.”

Kris langsung pergi keluar ruangannya dan menghampiri Xiumin tergesa-gesa, “Hubungi Minho, kita pergi sekarang!”

Xiumin seketika terkejut, “Apa? Tapi…” Namun tidak ada waktu untuk membantah. Pria mungil itu langsung menghubungi Minho detik itu juga dan meninggalkan kantor polisi.

Sementara di rumah sakit, Luhan mengakhiri panggilannya dengan kekhawatiran.

“Dia tidak mungkin pergi kesana sendirian, kan?” Tao menebak tepat. Luhan menjawab pertanyaannya dengan keterdiamannya. “Kita benar-benar tidak bisa lengah sedetikpun!”

“Hey apa yang terjadi?” Tiba-tiba Chen muncul di depan ruang perawatan ibu Luhan. “Kakakku langsung pergi setelah mendapat telepon dari Kris.”

Tao menghela napas panjang, “Sehun pergi seorang diri tempat itu.”

“Apa?!”

Kemudian Tao mengalihkan pandangannya kearah Chanyeol, “Cepat cari Yoora noona dan pastikan dia tidak pergi.”

Chanyeol langsung mengangguk, “Baiklah.”

***___***

 

“Kenapa aku harus membunuh Kim Dan?” tanya Sehun dengan kepala bergetar menahan amarah. “Apa kau akan terus seperti ini? Apa kau akan terus membunuh?!”bentaknya.

“Nak, setiap pengkhianat harus di hukum. Kau harus belajar tentang hal itu.”

Sehun menggeleng kuat-kuat, “Aku tidak akan membunuh siapapun. Tidak akan!”

 

BUG!

 

Seketika Oh Seho memukul wajah Sehun keras hingga pria itu termundur ke belakang, “Kau melawanku?!”

Sehun menghusap darah yang merembes di sudut bibirnya lalu menatap Oh Seho lurus, “Aku sudah cukup frustasi karena memiliki ayah sepertimu. Aku tidak akan jadi pembunuh! Aku tidak akan membunuh siapapun!”

 

BUG!

 

Kembali pria itu memukul Sehun. Kemudian ia mengulurkan tangan, menerima sebuah kayu yang di lemparkan dari salah satu anak buahnya lalu melonggarkan dasinya.

“Aku sudah cukup bersabar padamu. Tapi kau yang memaksaku untuk bertindak kasar.”

 

BUG!

 

Seketika Sehun tersungkur ke lantai ketika tubuhnya di hantam keras dengan kayu. “Apa kau pikir aku tidak frustasi karena aku harus memiliki anak sepertimu?! Apa kau pikir aku bahagia saat kau lahir?!” Oh Seho berteriak keras sambil terus memukuli Sehun. “Aku sudah mengatakan pada wanita itu untuk membunuhmu. Tapi dia justru mengabaikanku dan melahirkanmu! Dia melahirkanmu dan menjadikan kalian sebagai beban dalam hidupku! APA KAU PIKIR AKU BAHAGIA?!” ia kembali berteriak keras. “Kau dan wanita jalang itu memang sama. Sama-sama bedebah yang tidak pernah mendengarkan ucapanku. Kalian sama saja! Kalian—“

Sehun langsung menahan kayu yang akan kembali di pukulkan kepadanya. Amarahnya kini tidak tertahankan. Dengan mata yang mulai memerah, pria itu terhuyung-huyung berdiri lalu merampas kayu yang di pegang oleh Oh Seho dan membuangnya ke lantai.

“Aku… juga sudah cukup bersabar karena kau adalah ayahku.” ucapnya dengan suara bergetar. “Aku tidak memukulmu atau membunuhmu walaupun aku sangat ingin melakukannya.” Ia menekankan ujung kalimatnya. “Tapi jika kau menghina ibuku, aku tidak akan tinggal diam. Aku akan membunuhmu!” Tiba-tiba Sehun memukul wajah Oh Seho dengan keras hingga priai tu tersungkur. “Kau memang brengsek Oh Seho! Kau bajingan!”

Namun, belum sempat memukulnya lagi. Seluruh anak buah Oh Seho langsung bergerak menahan Sehun. Mereka memukulinya bertubi-tubi walaupun darah sudah terlihat menutupi sekujur tubuhnya.

“Mr. Oh, what are you doing? You said you will solve it!”

“I’m sorry Boss. I will–”

“Kill him now!”

Wanita itu kemudian pergi meninggalkan tempat itu bersama dengan beberapa bodyguard-nya. Oh Seho menggeram keras, seketika menjadi khawatir dengan posisinya di dalam organisasi.

“Bunuh dia!”

Pada akhirnya semuanya membutakan hati dan pikirannya. Uang dan kekuasaan untuk yang kesekian kalinya mampu membuatnya buta. Pria itu lantas melangkah pergi meninggalkan tempat itu tanpa menoleh ke belakang, untuk menatap Sehun.

Namun tiba-tiba suara ribut-ribut terdengar dari luar, menghentikan seluruh bodyguard yang sedang memukuli Sehun.

“SEHUN!”

Kemudian seluruhnya menoleh ke belakang, kearah sumber suara. Suho, Kris, Xiumin dan bersama dengan beberapa agen CIA menyerbu tempat itu.

“Tempat ini sudah di kepung, angkat tangan kalian semua.”seru Minho memimpin tim sambil mengarahkan pistolnya.

Oh Seho seketika terperangah hebat. Tanpa pikir panjang ia segera melarikan diri dari sana sebelum keberadaannya di ketahui.

“Sehun!” Suho menghambur kearah pria yang sudah tergeletak penuh darah itu. “Minseok, cepat panggil bantuan! Kita harus segera membawanya ke rumah sakit!”

Sementara Kris mengelilingi ruangan begitu menyadari jika orang yang sedang mereka cari tidak ada disana. Di sudut ruangan, kedua matanya mendapati sebuah pintu keluar yang terbuka lebar. Buru-buru ia berbalik ke belakang, menghampiri Minho.

“Oh Seho tidak ada. Dia sudah melarikandiri!”

“Cepat cari dia sebelum dia melarikan diri lebih jauh!” perintah Minho. Kemudian ia menoleh kearah salah satu anak buahnya, “Hubungi kepolisian dan minta mereka berjaga di jalur udara, darat dan laut. Aku yakin dia pasti akan berusaha melarikan diri ke luar negeri.”

“Baik, pak.”

“Bawa mereka semua ke kantor polisi sekarang.”

***___***

 

Minho membagi timnya menjadi tiga tim dimana dirinya dan beberapa agent lain bertugas untuk mencari keberadaan Oh Seho, Xiumin pergi dengan ambulance untuk membawa Sehun ke rumah sakit sementara Suho dan Kris memimpin mobil-mobil yang membawa orang-orang yang terlibat ke kantor polisi.

“Setelah memastikan mereka sampai di penjara, aku akan membantu Minho mencari Oh Seho.”seru Suho menoleh kearah Kris yang sedang mengemudi.

Pria itu mengangguk, “Aku juga akan pergi.”

“Bukankah ini di luar dari pekerjaanmu? Jika atasan mengetahuinya, kau bisa mendapat hukuman.”

“Aku sudah tidak perduli.”balasnya cepat. “Aku harus melakukan ini karena jika tidak, aku akan menyesal seumur hidupku.”

Suho hanya diam, tidak lagi membalas ucapan Kris. Namun kedua matanya tetap menatap sisi wajah pria itu, mencoba memahami arti dari ucapannya. Hanya saja ini bukan saat yang tepat untuk bertanya karena saat ini dokus mereka untuk menangkap Oh Seho serta menghancurkan organisasi itu.

Sementara di dalam ambulance, Xiumin terus menggenggam tangan Sehun erat, “Kau ini bodoh atau bagaimana? Kenapa kau suka sekali menyelesaikan masalahmu sendiri, huh? Kau memang brengsek.”serunya penuh kekhawatiran. “Bangunlah. Kau adalah anak yang kuat, kan? Kau harus segera sadar, Sehun.”

 

CIIITTT

 

Tiba-tiba supir membanting setir ke kanan tiba-tiba hingga tubuh Xiumin terlempar ke belakang. Hendak bertanya apa yang terjadi, kedua matanya lebih dulu mendapatkan jawabannya. Orang-orang yang mereka tangkap memberontak dan berhasil melompat keluar mobil,. Kejar-kejaran dan suara tembakan terdengar di jalan membuat lalu lintas seketika menjadi tidak terkontorl dan beberapa warga menjadi panik.

“Bawa dia ke rumah sakit secepatnya. Aku akan turun dan membantu yang lain.”

“Baik, Pak.”

Xiumin membuka pintu belakang mobil ambulance dan melompat turun. Ia mengeluarkan pistolnya dari sakunya dan mulai berlari.

“Cepat menunduk! Kalian harus menunduk!” Ia meneriaki beberapa warga yang panik. “Lindungi mereka! Panggil beberapa pasukan untuk mengamankan jalan raya! CEPAT!”bentaknya pada salah satu anak buahnya.

Xiumin kembali berlari, mengejar orang-orang yang melarikan diri itu. Dan dengan cepat bersembunyi di balik tembok saat salah satu orang menembak kearahnya.

“Apa yang terjadi?”tanyanya pada Suho yang juga bersembunyi.

“Mereka mencoba melarikan diri.”jawab Suho dengan napas terengah. “Ini akan sedikit berbahaya, lindungi dirimu.” Ia menepuk pundak Xiumin lalu berguling kearah tembok lain. Pria itu mengintip dari balik tembok sambil membidikkan senjatanya dan melepaskan tembakan, setelah memastikan keadaan sedikit aman, ia maju ke depan. Pria itu kembali melepaskan tembakannya dan berhasil mengenai salah saeorang anggota organisasi itu.

Ini seperti dejavu. Dia pikir dia tidak akan merasakan hal-hal seperti ini lagi. Ini pertama kalinya dalam beberapa tahun dan rasanya tidak berubah. Dia tetap harus menjalankan misinya. Terlebih lagi, misi ini adalah untuk kedua orang tuanya.

Mom… Dad… aku akan menangkap mereka semua. Secepatnya.

***___***

 

Yoora dan Chanyeol langsung berlari keluar begitu mendengar jika Sehun terluka parah. Para perawat terlihat memindahkan tubuh Sehun dari mobil ambulance ke ranjang dorong rumah sakit.

Wanita itu seketika terperangah melihat keadaan Sehun yang di penuhi darah. Ia termundur sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan. Sementara disampingnya, Chanyeol tak kalah terkejut melihat keadaan sahabatnyai tu.

“Sunbae! Biarkan aku membantu!” Kehilangan kesadaran, wanita itu menghambur kearah seorang perawat paruh baya.

“Yoora.”

“Sunbae, dia adalah adikku. Biarkan aku membantu!”mohonnya.

“Tolong bawa wanita ini pergi.”

Beberapa perawat laki-laki lantas menahan tubuh Yoora dan mendorongnya menjauh agar dia tidak mengganggu.

“Sunbae! Sunbae!” teriak Yoora sambil memberontak ketika mereka mendorong ranjang roda Sehun masuk ke dalam. “Sunbae! Dia adikku! Sunbae!”

“Noona…” Chanyeol memeluk tubuh kakaknya itu dari belakang, juga menahannya. “Noona, tenanglah.”

“Sehun…” Wanita itu meluruh ke lantai sambil terisak hebat. “Sehun… bagaimana ini? Sehun…”

“Noona…” Chanyeol semakin mengetatkan pelukannya pada Yoora, mencoba menenangkannya. Namun yang ia tau, ia tidak akan bisa melakukannya karena dia sendiri tidak berhasil menenangkan dirinya sendiri. Pria itu menghusap air matanya yang juga menetes sambil terus memandang lurus ke dalam.

Sehun… kau harus kuat…

***___***

 

Tidak ada yang bisa mereka lakukan. Hanya mengkhawatirkan orang-orang itu dan berdoa agar mereka selalu baik-baik saja. Sudah cukup masalah yang terjadi kemarin, kini mereka berharap, semuanya akan kembali seperti semula. Baik-baik saja.

“Bagaimana keadaan Sehun?” tanya Chen menghampiri Tao yang menunggu di luar ruang ICU.

Pria itu menggeleng dengan wajah pucat, “Belum ada kabar apapun.”

“Lalu bagaimana yang lain? Aku dengar terjadi penyerangan di jalan.”

“Mereka juga belum kembali.”jawabnya dengan suara serak. “Jangan bertanya apapun lagi. Karena aku pikir, aku akan menangis jika kau terus bertanya padaku.”

Tao terduduk di kursi sambil menyenderkan punggungnya, kedua matanya terpejam, kembali menyerukan doa-doa dalam hati untuk sahabat serta kakaknya. Melihat itu, Kyungsoo menghampiri Chen yang juga terlihat pucat. Pria itu menghusap pundaknya lembut.

“Suho… akan segera kembali. Kau jangan khawatir.”

***___***

 

BRAKK

 

Pria itu menggebrak meja yang ada di hadapannya kesal. Di tatapnya Kris yang berdiri di hadapannya dengan penuh kemarahan.

“Kau pikir kau bisa melakukan apa saja hanya karena kau adalah seorang kepala polisi?!”bentaknya. “Apa kau tidak berpikir jika tindakanmu itu telah mengakibatkan seluruh warga Seoul berada dalam bahaya, hah?!”

“Aku memiliki alasan tentang itu.”balas Kris. “Karena seseorang selalu memata-mataiku sehingga aku—“

“Itu bukan alasan!” Pria itu kembali membentak. “Kau melakukan misi secara diam-diam tanpa mendapat persetujuan apapun dariku. Bahkan kau terlibat dengan CIA. Itu adalah misi illegal dan kau pasti tau apa resikonya!”

“CIA telah mendapatkan ijin dari presiden, Pak. Dan mereka sengaja menyembunyikan hal ini karena mereka tau ada mata-mata di Negara ini. Yah, aku tau aku telah melakukan sesuatu yang illegal tapi tujuanku adalah untuk menyelamatkan Negara. Aku harus membantu—“

“Mulai sekarang kau di pecat!”

Mata Kris seketika melebar, “Ye?”

“Kau di pecat dan kau tidak diijinkan untuk ikut campur dalam hal itu lagi.”

“Kenapa?”tanya Kris terkejut.

“Kau masih bertanya?! Kau melakukan pekerjaan illegal dan kau tidak menyesal sama sekali?!”

Rahang Kris mengeras, “Apa anda juga terlibat?”desisnya dingin. “Anda juga terlibat dalam organisasi itu?!”

“Apa maksudmu?!”balas pria itu dengan nada meninggi.

Kris tersenyum kecut, “Jadi ini alasannya…”lirihnya. “Jadi ini alasannya kenapa seorang polisi biasa bisa naik pangkat dengan sangat cepat. Karena anda bersekutu dengan Baek Jinwoo. Dan juga…” Ia menatap pria di depannya itu tajam. “Sekarang aku sudah mengetahuinya. Jadi sebaiknya anda menyuruh orang-orang itu untuk berhenti mengikutiku. Karena sekarang, aku tidak akan takut lagi. Aku akan melindungi orang-orang yang aku sayangi.”

Kris menarik lencana polisinya kasar dan melemparkannya ke lantai lalu berbalik dan pergi meninggalkan ruangan itu. Pria itu lantas menggeram, ia meraih gagang teleponnya dan menghubungi seseorang.

“Bunuh semua keluarganya sekarang.”

***___***

 

“Beberapa orang yang mencoba melarikan diri sudah tertangkap. Namun masih ada lima orang termasuk Oh Seho yang masih belum ditemukan. Aku sudah memblokir semua jalur darat, udara dan laut. Tapi kita tetap harus memperketat penjagaan karena aku yakin mereka tidak akan menyerah begitu saja terlebih lagi kita sudah mengetahui markas mereka di Korea.” Jelas Minho. “Aku sudah membawa bukti-bukti milik Jo Soo Kwang, saat ini CIA dan kepolisian Seoul sedang mengurus itu.”

“Apa kau bisa meyakinkan jika mereka tidak akan menutup kasusnya seperti dulu?”tanya Suho.

“Aku akan bertanggung jawab jika ada pengkhianatan.” Kemudian pria itu tersenyum. “Jangan khawatir, kau bisa mempercayai timku.”

“Baiklah. Kalau begitu aku harus pergi ke rumah sakit sekarang. Kita bertemu lagi nanti.”

***___***

 

Pria itu mengerjapkan kedua matanya pelan. Orang pertama yang ia lihat adalah Luhan, seseorang yang terus duduk di sebelahnya setelah dokter memindahkannya ke ruang perawatan. Kemudian Tao dan Yoora, mata keduanya terlihat sembab. Sudah di pastikan jika mereka habis menangis.

Sehun tersenyum tipis, “Senang bertemu kalian lagi.”

“Bodoh! Apa kau tidak tau bagaimana khawatirnya kami, huh?!”omel Luhan. “Kau bahkan membuat Tao menangis dan Yoora noona pingsan!”

Pria itu kembali tersenyum, “Maafkan aku.”

Yoora menjatuhkan diri di sisi ranjang lain, “Apa kau butuh sesuatu? Apa ada yang sakit?”tanyanya serak. “Kau mau makan?”

“Noona, aku tidak apa-apa.”

“Tidak apa-apa apanya? Lihat saja dirimu! Tubuhmu di penuhi luka! Bagaimana bisa kau mengatakan jika kau tidak apa-apa?!” tangis Yoora kembali pecah.

“Maafkan aku. Tapi aku sungguh tidak apa-apa. Noona tau aku adalah pria yang kuat.” Ia mencoba menghibur Yoora sambil menghusap-husap tangannya. Kemudian ia menoleh kearah Luhan, “Kenapa kau disini? Siapa yang menjaga eoma?”

“Ada Kyungsoo dan Chanyeol disana.”jawab Luhan pelan. “Aku sangat mengkhawatirkanmu, Oh Sehun.”ucapnya sungguh-sungguh.

Sehun kembali minta maaf, “Maafkan aku, Luhan.”

“Jangan pernah pergi sendirian lagi dan jangan pernah berada dalam bahaya lagi.”

Sehun mengangguk pelan, “Aku mengerti.”

“Oh, kau sudah sadar?” Tiba-tiba Kris dan Suho muncul. Keduanya berdiri di depan ranjang Sehun, menatap pria itu sambil geleng-geleng kepala.

“Kau benar-benar kuat.”decak Suho.

Sehun tertawa kecil, “Sudah ku bilang aku tidak mudah di kalahkan.”balasnya. “Apa kalian berhasil menangkapnya?”

Suho menggeleng pelan, “Kami berhasil menangkap beberapa tapi Oh Seho dan empat orang lainnya berhasil melarikan diri.”

Mata Sehun sontak melebar, “Melarikan diri?”

“Iya. Tapi kau tidak perlu khawatir. Kami sudah memblokir jalur darat, laut dan udara. Mereka tidak bisa pergi jauh.”

“Lalu bagaimana dengan wanita itu?”

Kening Suho berkerut, “Wanita?”

“Iya. Wanita yang bersama mereka.”

“Tidak ada wanita disana, Sehun.”

“Ada! Wanita berdagu runcing dan mata tajam. Dia adalah orang yang dimaksud Do Gyung Shik! Atasan mereka yang sebenarnya!” Seketika Sehun menjadi sedikit panik. “Tanya Do Gyung Shik identitas wanita itu. Dia pasti mengetahuinya. Kalian juga harus memblokir jalannya sebelum dia melarikan diri.”

“Sial!”umpat Suho. “Aku akan menghubungi Minho sekarang!”

“Kris.” panggilan Sehun menghentikan langkahnya sesaat. Sehun menatap pria itu sungguh-sungguh, “Lindungi Do Gyung Shik dan Kim Dan. Mereka adalah kunci dari kasus ini.”

“Kim Dan?”

“Ayah Kai.” Angguk Sehun. “Kim Dan terlibat.”

***___***

 

Pria itu memutus panggilannya lalu menghembuskan napas panjang. Di belakangnya, Yoora menatapnya dengan tatapan iba. Pria itu terlihat sangat menyedihkan.

Ketika pria itu berbalik, kontak mata keduanya bertabrakan. Pria itu tertegun saat ia mendapati Yoora sudah berdiri di belakangnya.

“Apa kau baik-baik saja?” Sebenarnya, Yoora tau jawaban atas pertanyaannya itu. Jawabannya sudah terlihat jelas di wajahnya. Hanya saja, dia berharap jika pertanyaannya itu bisa sedikit menenangkannya. Agar dia tau jika dia memiliki seseorang yang masih memperhatikannya.

Kris melangkah maju mendekati wanita itu, kemudian menundukkan kepalanya hingga menyentuh bahu Yoora.

“Aku di pecat.”serunya pelan. “Dan atasanku terlibat dalam organisasi itu.”

Mata Yoora melebar, “Sungguh?”

“Dia juga yang menyuruh orang-orang untuk memata-mataiku selama ini. Setelah ini, aku yakin dia akan mengancamku seperti waktu itu.”

“Maksudmu?”

“Mereka selalu mengancam akan membunuh orang tuaku, kau dan Tao. Jadi…” pria itu menghentikan ucapannya sejenak. “Teruslah berada di sampingku. Jangan terluka.”

Yoora menelan ludah. Ikut tertegun. Namun kedua tangannya perlahan bergerak, melingkarkannya di pinggang Kris. Dia sudah mengetahui alasannya karena ia sangat tau jika pria ini tidak akan mengkhianati siapapun. Dia hanya terjebak keadaan yang memaksanya untuk melakukan itu.

Namun dari kejauhan, langkah seseorang terhenti begitu matanya melihat pemandangan itu. Dari balik jendela kaca, ia berdiri tergugu menatap keduanya lurus-lurus.

Dia tau… cintanya tidak akan pernah terbalas. Cintanya tidak akan pernah bisa mengalahkan.

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

29 thoughts on “FF : GROWL CHAP. 40

  1. alzara berkata:

    ahh…akhirnya updateeee…
    sehun kuat amat ya.

    oh seho kok brengsek bgt sih. gregetan…

    fast update plissss…..

    ff lainnya di lanjut juga dong min. trus ff 12k 12f dibuka napa…kngen.

    fightingggggggggg. i will wait your post. ^_^~

  2. wikapratiwi8wp berkata:

    Ini udah hampir ending kan ya mija??
    ,
    Please jangan bikin Kai mati hikss sepi part dimana gak ada Kai. Gak ada yang berisik dan ngejahilin Sehun hahaha
    .
    Sehun, ? You’re very strong bae.. Hahaha ckckck udah luka separah itu masih kuat aja ini anak.. But, aku memang mengharapkan dia akan selalu baik2 saja.
    Sehun harus tetap hidup sampai akhir ya Mija hahhaa dan semuanya juga harus ada disana., mereka harus Bahagia!!! Pleasee 😂😂

  3. Jung Han Ni berkata:

    aku harap ga ada yg mati T_T
    cie kan chanyeol judes2 tapi khawatir juga, sebenernya dia ga sepenuhnya benci sehun.
    Duh suho kasian, lagi patah hati.
    ditunggu lanjutannya ^^ semangaat eonni!! 😀

  4. Rain berkata:

    sehun bener2 kuat yaa, kai kok gak ada kabar, jangan dibikin mati yaa pleasee..
    ciye yoora udh mulai nerima kris lagi, suhonya pth hati, oh seho nya nyeselinn!
    fast update lahhh buat next chap..

  5. han berkata:

    aish jjinja knpa mreka bisa melarikan diri coba ..
    chap ini menegangkan bnget.
    bgaimana kabar kai? apa dia masih koma.
    ditunggu next chapternya kaka..

    selene 6.23 dilanjut dong kaka

  6. ellalibra berkata:

    Huaaaaaaaaaaa eon banjir air mata kl bc growl tuh ;-( .. Q g nyangka ada ayah yg blg kl ank sm istriny sndr tu beban bnr” trs bt apa dy py istri heran g mikir yg tu org … Malang nian nasib sehun y py ayah ky gt.. Smg cpt ketangkep jahat” ny … N sma bs bhgia😀 fighting eon

  7. osehn96 berkata:

    seho dijodohin apa ya? Masa ama istrinya aja bilang beban , bner2 deh sedih bgt, aku kira sehun bakal koma juga, kai bkal kembali kan yaa,, gemes bgt seho kabur minta bgt dibunuh. Huhuhu seruuuuuuuuu

  8. desi mulya berkata:

    Akhirnya update juga,, sehun bener2 kuat yaa ,, author kayanya aku berubah pikiran deh , tamatnya harus happy ending jangan sad ending. Walaupun kayanya ini bakalan sad ending tapi pliss happy end yaa,,, kai nya juga jangan mati kalo mati ntar gaada sohib nya sehun lagii..
    Next chap jan lama2 yaa, fast update kalo bisa 😂😂
    #fighting

  9. Syifa Mu berkata:

    Aduh sehun kuat banget ya ^^
    tapi kasian juga dianya. Kris juga kasian banget, sampe dipecat gitu. Tapi apa yang dia lakuin itu keren banget kok.

    Keep writing Eonni, sumpah ini ff keren . Jjinjja Daebak !! ^_^ FIGHTING ^o^

  10. HunHo_Suho berkata:

    Gak kaisoo gak bapaknya semua terlibat,, ahh sehun anaknya siapa si diaa storng banget sumpah di pukulin tambah lagi pakek kayu, kaak kuatkan sehun dan kai di sini, kai kapan sadar? suho? Duh masalah makin runyam malah di tambah suho patah hati sudah lengkap lah sudah… itu bapakek sehun harusnya di bunuh mati kaak seriusan ngeselin banget udh tua pun -, kris sabar sayang ahhh dia banyak berkorban buat yoora dan keluarga nyaaa, itu gk bener kan keluarganya kris di bunuh baaah polisi kampret emang yaaa 😒😒😒😒 strong terus buat orang2 yg terlibat d ff ini kaaakk semangat terus yaakkkk !!!!!

  11. bLueee^^ berkata:

    msh blm bener2 tenang kalo oh seho dan cewek itu blm ketangkep.. takut tiba2 seseorg terluka atau terbunuh lagi…

    pliss pliss happy ending pliss..

    suho yg sabar yaaa..

  12. Ohunhun94 berkata:

    well, ibunya sehun brarti “seseorang” kn ya bisa hubungan ama seho. apa jangn2 pelacur. jangab deh jangan.
    sehun kok langsung sadar sih? gk biarin chanyeol ngedrama dulu?
    kemungkinan seho ke RS bunuh sehun. trus tao/yoora disandra? sehun nglindungi seseorang jadi dianya mati?? jangann!!!T T
    next lah

  13. So_Sehun berkata:

    Pleace jgn ada yg dibuat mati ya chingu….
    Soalx q mencium bahwa ada yg mau dimatiin ini sm chingu….
    Pleace jangannnnn….thank’s

  14. Mmzzaa berkata:

    Ihhh oh seho nya asem bgtt
    Duh kris yoora akhirnya ..
    Suho pukpuk jgn patah hati
    Pliss jgn ada yg matii yayaya
    Bikin tetep OT12 seenggaknya kalo di ff bisa lengkap ga kaya di kenyataannya ;(

  15. Nora berkata:

    Ini chap beneran paket komplit dah…
    Ada yg seneng ada yang susah….
    Tapi, kok ada sinyal-sinyal sad ending ya?
    Bapeerrrr…
    Fighting, chingu

  16. ajengaryaa berkata:

    Eonni seneng banget ada lanjutannya…
    Sehun kok strong banget sih, semoga Kai bisa cepet sadar…
    Aku ngga masalah mau sad atau happy ending,tapi masih tetep berharap sih happy ending…
    Awalnya aku berharap sad ending,tapi liat penderitaan sehun disitu jadi berharap happy ending eon…

  17. kimjongkai berkata:

    Huaaaaa baru bacaaaa
    Ini masa tinggal beberapa chap lagi eonn??? Janganlahh duhh tambah berabe sumpah
    Aku takutnya kalo ada yang mati 😢😢 kan sedih, kai seterong ya bang, sehun juga yang laennya juga huaaa

  18. Nanako gogatsu berkata:

    Akhirnya itu lho.. Bikin q tersipu”.. Haha😀 padahal bukan q yang di perhatiin abang Kris.. Hehehe.. So sweet dah…
    Meskipun diawal banyak adegan actionnya tp di akhirnya dibikin kisah romantis kris-yoora.. Meskipun g’ bnyak.. Ditunggu dah kelanjutannya..
    Aku dan keluarga besar Mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin yaa….🙂 Selamat Hari Raya Idul Fitri..🙂

  19. kaichi_kim berkata:

    Thor, please bikin ff ini happy ending.
    Udah cukup kn semua nya itu sad terus. Buat mereka hidup tenang dan bahagia thor.
    Please fast update. Jgan ada yg kurang satupun dari mreka br 12.
    Cukup deh baper gegara ada yg terluka atw sakit…
    btw thank you so muchhh thor udah bikin ff sebagus dan sekeren ini ditunggu terus karya author yg daebbak banget…….
    Semangat thor. And keep write

  20. Putri berkata:

    Hahaha…….akhirx chap 39-40 udah keluaar…tapi aku masih nunggu next chap…….
    Semoga chap panjang2 dan q menginginkan happy ending….
    Semangatt….yaaa…chingu….
    Semoga berhasil……..

  21. Lufriend berkata:

    aku kira Sehun mati :’v
    Haduh… itu yg terakhir2 pasti si Suho. poor suho :3
    gak sabar pingin liat pasrt part akhir
    pokoknya bapaknya Sehun harus segera ditangkap

    kadang suka bayangin kalo ini ff di jadiin film, ff The Lord Of Legend juga jadi film. yang main ya yang di ff ini. pasti seru + baper ㅋㅋㅋㅋㅋ
    di tunggu kelanjutannya ya kak, udh gak sabar pingin baca endingnya. gak sabar jg mau nerusin ff The Lord Of Legend😀

  22. mongochi*hae berkata:

    baca cerita n dr tiap part derasa liat flim action romance hhhee..
    dr perkelahianny yg kmu deakripsikan secara whoa…
    sampai dlm cerita pribadi tiap tokoh. pokokny ak sukàaa bgt deh dg n cerita

    ommo..jd tingkat kewaspadaan smkin dtingkatkan klo kya gini carany..
    next part dtunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s