The Miracles Of Magic 3

Untitled

Author                     :   Park Yurin ~Twitter~ {@Park_Yurin94}

Tittle                      :  The Miracles Of Magic

Genre                       :   Sad, BrotherShip, Fantasy And FriendShip

Length                 : Chapter 3

Cast                    :   Byun Baekhyun, Oh Sehun, Park Chanyeol, Kim Seulgi

Support cast        : Taeyeon, Mark, Ten, Shindong DLL

 

Happy Reading

**Sehun POV

Ku buka mataku saat sebuah suara dari pengeras suara terdengar oleh telingaku. Sudah satu jam sejak tanpa sadar aku tertidur dalam perjalan ke sekolah baruku. Ku biasakan mataku menerima lampu yang membuat mataku mengabur. Mataku tanpa sadar bertabrakan dengan wajah Seulgi yang masih tertidur di depanku.
“Seulgi-ya bangunlah! Kita sudah sampai” Kutepuk punggung tangannya. Ia mengerjapkan matanya dan bangun dari posisi tidurnya tadi.
“Oh! Kita sudah sampai?!”Tanyanya masih setengah tidur
“Ya! Aku akan keluar dulu. Cepatlah ganti bajumu dan pakai jubahmu!”
“Kau tak menungguku diluar?!”
“aku akan menunggumu. Cepatlah!” Aku keluar dari sana dengan membawa barangku.

Sampai di luar gerbong kereta. Mataku mengerjab melihat pemandangan didepanku. Di depan sana danau terbantang dengan indah yang membiaskan cahaya bulan yang tercetak di danau itu.
“Woah…..! Ini sangat indah!”

**Author POV

Sehun terkagum-tagum pada yang dilihatnya di jalanan saat menuju sekolahnya. Ia menaiki sebuah kereta yang didorong oleh Hewan tak kasat mata.
“kenapa kereta ini bisa berjalan, padahal tak ada hewan yang mendorongnya!”Gumam Seulgi. Sehun yang mendengar gumaman Seulgi mengernyitkan dahinya
“Tak ada hewan yang mendorong? Jelas-jelas aku melihat hewannya Seulgi, kenapa kau tak bisa melihatnya?”Heran Sehun
“MWO? Tak ada hewan disana Sehun!”
“Tap—“
“aku juga melihatnya!”Ucap salah seorang yang duduk di dekat Seulgi “Hewan itu hanya bisa dilihat oleh orang yang sudah melihat kematian!”Jelasnya
“apa kau pernah melihat kematian? Siapa?”Tanya Sehun
“ayahku! Ulah Dark Lord!”Sehun merasa tak enak hati akan pertanyaannya
“Maaf! Aku tak bermaksud seperti itu. Oh ya! Namaku—“
“Selius Ronald Byun! Benar bukan?! Kau dan kakakmu sangat terkenal disini. aku dan ibuku sangat menunggu hal-hal baik dari dirimu Mr.Sehun!”Ucapnya sambil tersenyum kearah Sehun.
“aku bahkan belum tau apa-apa tentang dunia sihir. Kau bisa mengandalkan kakakku, tapi kau tidak harus mengandalkanku Mrs.—“ Sehun menatap Wanita itu dengan maksud untuk menanyakan namanya
“Luna, namaku Luna Ernie Park. Aku adalah adik dari Vander Park sahabat kakakmu!”Jelasnya pada Sehun. Sehun tersenyum saat mendengar bahwa luna adalah adik dari sahabat kakaknya “apa kau tau tentang kakakku? Apa kau bisa jelaskan bagaimana rupanya?!”Tanya Sehun antusias
“haha…aku tak bisa memberitahumu Sehun. Kakakku berkata bahwa kau akan mengenalinya dalam sekejap mata karena ia……..sangat berbeda!”
“Haloooo!!! Apa kalian mengabaikanku! Aku bingung pada apa yang kalian bicarakan!”Ucap Seulgi yang sedari tadi hanya menatap bingung pada dua orang yang asik membicarakan suatu yang tak ia mengerti
“Mianhae! Aku hanya…..penasaran!”Sehun kembali menatap kedepan dimana sekolahnya yang baru terlihat dari kejahuan ‘Hyung apa kau berbeda?!’Batinnya

#Hongwarst School

Baekhyun dan Chanyeol berjalan beriringan menuju aula besar yang ada di tengah-tengah bangunan sekolah itu. Chanyeol sedang asik mengganggu Baekhyun yang masih berkutik dengan buku tentang tanaman Mandrake yang akan diujikan akhir semester nanti.
“Kau tau Baek! Aku sudah tak sabar bertemu dengan dongsaeng-mu! Apa dia tampan? Apa dia tinggi sepertiku? Walaupun dia tinggi, tapi tak ada yang lebih tampan dariku,benar bukan Baek?”Ucap Chanyeol tanpa bernafas sambil membusungkan dadanya bermaksud untuk menyombongkan diri.
“Terserah! Ayo duduk! Kupastikan 5 menit lagi Mrs.Diana Metalona akan memasuki ruangan aula ini dengan anak-anak siswa pertama dibelakangnya, jadi Diamlah! jika kau tak ingin mendapat tatapan tajam dari guru yang kau takuti!”Ucap Baekhyun sambil mendudukkan dirinya di kursi yang ada disana

Mr.Choi Albus berdiri dari tempatnya, ia berjalan menuju tempatnya yang biasa ia gunakan untuk berpidato. Disana berdirilah sebuah burung hantu yang terbuat dari emas yang dihiasi oleh permata.
“Perhatian Semua!”Seluruh murid seketika terdiam dan menoleh pada Sang kepala Sekolah “Sekarang adalah hari dimana kalian akan menerima adik kelas baru kalian. Aku harap kalian akan bersikap baik pada mereka, dan juga menghargai mereka. Tak ada perbedaan mereka dengan kalian, hanya usia kalian saja yang lebih tua! Kalian mengerti”Ucap Choi albus
“Neeee!!!!”Semua murid tampak mewanti-wanti siapa saja yang akan menjadi adik kelas mereka. Mereka sudah mendengar tentang adik dari Bearnelius yang akan bersekolah disana dan bergabung bersama mereka.

^^Sehun Side^^

Sehun berjalan bersama Seulgi memasuki gerbang ruang aula di Hongwarst. Murid-murid yang lain tampak sangat terpesona dengan interior sekolah itu, tak jauh beda dengan Sehun yang tak bisa berhenti mengucapkan kata ‘Daebak’ dari mulutnya itu.

Mereka berhenti di depan seorang wanita yang sedang menatap mereka. Sehun menatap wanita itu dengan tatapan bingung.
“Halo semuanya! Selamat datang di Hongwarst! Beberapa saat lagi kalian akan melewati pintu dan bergabung bersama para murid! Tapi sebelum kau duduk, kau akan disortir berdasarkan rumah atau asramamu. Rumah-rumah itu adalah Griffindor, Hufflepuf, Ravenclaw, dan Slytherin. Selagi kau tinggal di asramamu, berarti Asramamu adalah keluargamu. Kau tak boleh melanggar aturan Asramamu agar kau tak mendapat nilai negatif untuk ujian Akhir nanti! Upacara pemilahan akan segera dimulai!”Jelasnya wanita itu lalu pergi meninggalkan semua murid tahun pertama disana menunggu agar disuruh untuk masuk oleh penjaga gerbang.
“jadi benar kata orang-orang di kereta tadi! Selius Ronald Byun telah tiba di Hongwarst!”Ucap seorang lelaki yang seumuran dengan Sehun. Ia bergerak dari tempatnya dengan wajah angkuh nan datar yang masih bertengger diwajahnya.

Semua murid mulai berbisik-bisik tentang Sehun. Sehun yang malas menanggapi ocehan temannya yang lain hanya menatap datar Lelaki tadi.
“perkenalkan Mr. Selius, aku Hans Lee kau bisa memanggilku Lee Taeyong! Kau akan tau keluargaku adalah yang terbaik dari keluarga yang lain Mr. Selius. Jadi kuharap kau tak memilih teman yang salah” Ucapnya Angkuh sambil menatap Seulgi yang juga menatap tajam matanya. Sehun mengernyitkan dahinya saat dirasa Taeyong menyodorkan tangannya meminta bersalaman.
“Kurasa aku bisa membedakan sendiri temanku Mr.Hans! terima kasih” Mengabaikan salaman Hans. Pintu aula terbuka lebar menampilkan Mrs. Diana Metalona yang berdiri di depan mereka “Masuklah semuanya!”Ucapnya

^^-^^

Para siswa tahun pertama masuk kedalam aula besar itu. Seulgi dan Sehun yang berada tepat didepan kerumunan menatap binar sekeliling Aula itu. Mata mereka melihat kearah langit-langit yang di hiasi oleh ribuan bintang yang indah dan juga lilin-lilin yang bertebrangan.
“Langit-langit diatas sana itu adalah pengaruh Sihir. Aku pernah membacanya disebuah buku tentang sejarah Hongwarst!” Ucap Seulgi pada Sehun yang masih menatap binar sekelilingnya. Mata Sehun menangkap sebuah namja mungil yang juga menatapnya dalam. Ia merasa sebuah rasa berbeda saat menatap mata indah itu, seakan mengobati segala kerinduan kepada orang yang selalu ia rindukan. ‘Hyung….Kau kah itu?!’Batin Sehun

Lain Sehun, lain juga Baekhyun. Ia menatap satu persatu murid tahun pertama itu untuk mencari keberadaan sang adik. Matanya bersiborok dengan mata yang tajam yang sekarang sedang menatapnya.
“Baek apa itu adikmu? Yang sedang menatapmu tajam?!”Bisik Chanyeol
“Entahlah! Aku tak yakin!”Lirih Baekhyun sambil menatap kearah Sehun yang sudah mengalihkan tatapannya.

Choi Albus yang menatap serius interaksi secara tidak langsung Baekhyun dan Sehun tersenyum tipis. Ia kemudian menatap kedepan, tepatnya kearah Sehun yang menatapnya juga.
“Harap tunggu sebentar! Sebelum pemilihan dimulai Profesor. Choi Albus akan memberikan satu dua patah kata untuk kalian!”Ucap Mrs.Diana

Mr.Choi bangun dari tempat duduknya. Ia menatap ke semua murid tahun pertama disana “aku akan memberikan aturan pada kalian! Bagi siswa tahun pertama ingatlah untuk tak pergi ke sebuah hutan gelap yang terlarang bagi kalian semua, penunggu atau penjaga sekolah kita Mr.Flic juga akan memantau kegiatan kalian! Kalian mengerti!” Jelas Mr.Choi
“Neeeee!!” Jawab mereka serempak.
“Sekarang mari kita mulai pemilihan asrama disini. yang pertama Mrs.Aqila Kim!” Panggil Mr. Diana. Seulgi yang namanya disebut mengerjapkan matanya. Ia menatap Sehun yang tersenyum menenangkan kearahnya. Ia langkahkan kakinya perlahan ke arah sebuah tempat duduk yang terdapat sebuah topi yang bertengger di atasnya “Aku akan meletakkan topi pemilah di atas kepala kalian! Mrs. Aqila duduklah!”

Seulgi mendudukkan dirinya di kursi itu. ia merasakan bahwa kepalanya sudah bertengger sebuah topi disitu. “Kau penyayang dan sangat setia. Kau juga lumayan pintar. Baiklah! Griffindor!” Seulgi bernafas lega saat topi pemilih memasukkannya pada asrama pilihannya.
“Selanjutnya! Hans Lee!” Taeyong melangkah maju, ia duduk di kursi itu dengan tetap mempertahankan wajah angkunya
“Slyterin!”Tanpa menunggu lama, Taeyong langsung berdiri dari tempatnya dan menuju asramanya.
“Selanjutnya Selius Ronald Byun!” Sehun menegang mendengar namanya disebut. Semua guru dan juga siswa yang ada di sana melihat kearah Sehun dengan serius, tak terkecuali Baekhyun.
“Benar Baek! Dia adikmu! Woah…dia mirip ayahmu Baek!”Bisik Chanyeol antusian sambil tersenyum kearah Sehun. Baekhyun memperhatikan Sehun dengan serius, ia tak melewatkan sedikitpun gerak-gerik sang adik yang selama ini ia rindukan.
“Hemmm…ini benar-benar Sulit! Pemberani, pandai, dan sangat tenang saat melakukan sesuatu adalah kelebihanmu. Kau juga sangat ingin menunjukkan kemampuanmu itu. Kau sangat mirip dengan ibumu Mr. Selius, harus kutaruh dimana kau?!”Ucap Topi pemilih itu
“jangan Slyterin! Kumohon jangan disana!”Gumam Sehun. Baekhyun menunggu dengan tegang di tempatnya. Tangannya berkeringat dingin menunggu keputusan topi pemilih itu ‘Kumohon taruh dia bersamaku! Kumohon!’Baekhyun berdoa dalam hatinya.
“Baiklah! Griffindor!” Semua murid di Asrama Griffindor bertepuk-tangan dengan keras tak terkecuali dengan para guru. Sehun bernafas lega mendengar keputusan sang topi pemilah.

Ia duduk di di sebelah Seulgi yang tersenyum kearahnya. Matanya berhenti pada seorang namja yang tadi menatapnya. Ia kembali bertatapan dengannya. bibirnya tertarik membentuk senyuman kepada namja itu.
“Hai Selius! Selamat datang di Asrama Griffindor! Aku Vander Park ” ucap seorang namja tinggi yang tersenyum cerah kearahnya. Sehun membalas salaman yang diberikan oleh namja itu “Terima kasih! Namamu Vander Park? Kau sahabat kakakku bukan?!” Tanya Sehun antusias. Baekhyun menegang ditempatnya, ia menatap Chanyeol yang tersenyum jahil kearahnya ‘Kumohan tidak lagi!’ Gerutu Baekhyun dalam hatinya.
“Tentu saja!” Chanyeol tersenyum kearah Sehun berniat menjahili Baekhyun. Ia tahu Baekhyun masih belum siap untuk memberitahu identitasnya, karena itu ia akan memberi sedikit hal menyenangkan untuk dirinya sendiri tentunya.
“Apa aku boleh tahu dia dimana? Aku sangat merindukannya! Kumohon beritahu aku!” Baekhyun menggigit bibirnya saat mendengar jawaban Sehun.
‘adikku merindukanku! Apa ini mimpi! Sehun merindukanku!’Batin Baekhyun berteriak senang. Chanyeol yang melihat tingkah aneh Baekhyun tersenyum dalam hati
“tentu saja! Ia ada di—“
“Perhatian!!!” Suara kepala Sekolah menghentikan pembicaraan Sehun dan Chanyeol.
“Kalian semua sudah dipilih oleh Topi pemilih. Kalian bisa ke kamar kalian untuk istirahat! Para ketua asrama harap menunjukkan kamar para murid tahun pertama! Kalian bisa pergi!” Baekhyun berdiri dari tempatnya
“aku ketua asrama disini! para murid tahun pertama ikut aku!” Ucapnya tanpa melihat kearah Sehun. Baekhyun berjalan mendahului teman-temannya. Ia berjalan cepat dan sengaja menyenggol dengan keras bahu Chanyeol bermaksud untuk memberitahu bahwa ia sedang marah dengan lelaki bertelinga panjang itu. Chanyeol yang sudah terbiasa atas kemarahan Baekhyun hanya menanggapi dengan kedikan bahu.

^^Griffindor^^

“Perhatian semua murid tahun pertama! Kamar kalian sudah ditentukan, barang kalian juga sudah ada di kamar kalian masing-masing. Kalian tak boleh berkeliaran saat jam 9 malam! Kalian mengerti!”Jelas Baekhyun pada semua murid yanga ada di depannya
“Neee!!” Semua murid membubarkan diri saat dirasa sang ketua asrama tak bicara lagi. “Mr. Selius!”Panggil Baekhyun
“Ne?!” Sehun menghentikan langkahnya saat ada suara yang memanggilnya
“Kau satu ruangan denganku dan Vander! Ikut aku!” Sehun mengikuti langkah Baekhyun tanpa bertanya apapun.

Sampai di kamarnya, Sehun dan Baekhyun hanya berdiam diri. Tak ada satupun dari mereka yang berbicara.”apa kau ketua disini? jika benar, apa aku boleh tau dimana kamar Mr. Bearnelius?!”Tanya Sehun pada Baekhyun yang masih membelakanginya.
“Bearnelius Byun! kau bisa mencarinya disini!” Ucap Baekhyun. Ia menahan keinginannya untuk memeluk sang adik sejak tadi. Menceritakan pada sang adik bagaimana kehidupan bahagia mereka direnggut oleh Dark Lord.
“Disini? benarkah?!” Sehun mengedarkan matanya pada seluruh ruangan. Matanya berbinar saat ada sebuah foto album yang tergeletak di dekat mejanya.

Ia membuka satu-persatu album itu. matanya melebar saat ia melihat sebuah keluarga disana. lembar demi lembar ia buka dan menemukan suatu fakta didalamnya. Ia menatap Baekhyun yang masih berdiri membelakanginya
“Hyung?! Apa kau…Hyung-ku?” Suara Sehun bergetar saat menanyakan-nya pada Baekhyun. “Tolong jawab aku! Apa benar kau Hyungku?!” Air mata Baekhyun mengalir saat mendengar suara Sehun. Ia membalik badannya dan terkejut saat melihat adiknya juga menangis sama seperti dirinya
“Ne! Aku adalah orang yang di foto itu! Bearnelius Byun, kaka—“ Tubuh Baekhyun hampir saja terjungkal saat Sehun memeluk dirinya tiba-tiba.
“Hyung… aku merindukanmu! Kenapa kau tak memberitahuku dari tadi? Kenapa kau tak langsung menyapaku dari tadi? Kenapa kau..hiks… tak memelukku Hyung?! Hiks” Sehun mengeratkan pelukannya pada Baekhyun
“Mianhae! Aku tak berani Sehun-ah! maafkan Hyung!”Baekhyun menahan tangisannya. Ia mengeratkan pelukannya juga pada Sehun yang masih terisak di pelukannya “aku benar-benar merindukanmu Hyung! Akhirnya aku menemukan satu-satunya keluarga kandung yang aku rindukan!” Senyuman Sehun saat melepas pelukannya membuat Baekhyun tak sanggup menahan air matanya. Ia menundukkan kepalanya menyembunyikan air matanya pada sang adik.
“Hemm… aku juga! Aku juga sangat merindukanmu uri Dongsaeng!”

Pertemuan itu adalah awal dimana petualangan mereka akan dimulai. Petualangan melawan setiap ancaman juga pilihan mematikan untuk mereka. Hanya ada satu cara mereka bisa tetap bersama. Mengeratkan tali persaudaraan yang sempat lepas menjadi terikat kembali dengan erat, agar tali itu tak pernah putus lagi.

TBC

N/P   : Aigoo…… Chapter 3 Bro!!! Makasih yang udah coment di Chapter kemaren. Aku mohon dengan sangat untuk para Reader. Tolong coment ya! Karena coment kalian it berharga banget untuk Aku. Kalian bilang ‘bagus!’ atau ‘Next’ aku udah seneng banget. Jadi tolong banget Coment, gak gampang lohh buat FF kayak gini! Makasih!! J J 😀

 

 

 

 

 

8 thoughts on “The Miracles Of Magic 3

  1. FitriMY berkata:

    Hihihihihi Akhirnya mereka bertemu. Haduuuuhhhh terharu banget ketika pertemuan mereka. Ditunggu lanjutannya….

  2. ellalibra berkata:

    Hueeeeeeeeeee sedih bgt pas pertemuan pertama kakak adik ni huaaaaaa … Sling merindu melepas rindu ……… Dtunggu neeeeeeext eon fighting 🙂

  3. puteriartas berkata:

    gak tau kenapa penasaran sama ff fantasy ini.
    jujur sih mungkin gak terlalu suka dengan film harrypoter tapi aku bisa nyambung dan ngebayangin setiap adegan di ff ini sejak chap 1. so keep you style author nim. ditunggu next chapternya. aku berharap post ff ini seminggu 3 kali.(kalo gak keberatan sih)

  4. sye berkata:

    akhirnya mereka udah ketemu..dikirain si baek mau sembunyiin identitas sampe kpn..dan taeyong jd musuh sehun kyk gmn ya hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s