FF : GROWL CHAP. 38

Growl

Tittle              : Growl

Author            : Ohmija

Cast                : EXO and Park Yoora

Genre              : Action, Friendship, Family, Romance

Maaf yaa karena minggu kemarin ada di luar kota jadi ngga bisa nge post T.T

Sehun menghembuskan napas panjang, “Aku tidak bisa diam saja. Aku akan masuk.”serunya.

Chen langsung menahan lengannya, “Jangan gegabah. Rencana kita bisa berantakan jika kau masuk ke dalam sana. Percaya saja pada Yoora noona.”

“Tidak bisa, Chen.” Sehun menggeleng. “Aku tidak bisa tenang. Setidaknya, biarkan aku berjaga di dekat ruangannya jadi jika terjadi sesuatu, aku bisa langsung masuk.”

Chen tidak bisa berbuat apapun. Ini memang terlalu berbahaya untuk seorang wanita. Tidak hanya Sehun, dia juga khawatir jika terjadi sesuatu pada Yoora.

“Aku akan bersiap disini. Hati-hati.”ucapnya melepaskan cekalannya.

Sehun mengangguk lantas keluar dari mobil dan berjalan dengan langkah-langkah cepat memasuki bangunan apartement.

“Suho, beritahu aku jika terjadi sesuatu.”bisiknya pada Suho.

“Jangan gegabah. Kau harus hati-hati.”

Sementara dari ruangan rahasia, Suho dan Lay terus menatap kearah layar monitor mereka. Yoora tidak membawa perlengkapan apapun, bahkan earphone untuk berkomunikasi. Hanya berbekal CCTV untuk mengamati gerak-geriknya.

“Sehun! Sehun!” Tiba-tiba Lay berseru mengejutkan. “Dia melakukan sesuatu pada Yoora noona!” Detik itu juga, Sehun langsung berlari menuju ruangan Jo Soo Kwang. Namun pintunya terkunci. Tanpa pikir panjang, pria itu terpaksa mendobrak pintunya dengan tubuhnya.

“Noona!”teriaknya dari luar. “Yoora noona!” Ia sudah tidak bisa berpikir lagi. Begitu mengerqhkan tenaganya tanpa menyadari jika yang ia dobrak adalah pintu apartement mahal yang sudah di pastikan terbuat dari bahan berkualitas, bukan pintu rumah kayu biasa. “YOORA NOONA!”ia kembali berteriak.

“Sehun tapi…” Lay terdiam sejenak begitu melihat sesuatu yang tertera di layar monitornya. Sementara di sebelahnya, Suho tertawa geli. “Sepertinya kau tidak perlu melakukan apapun.”

“Ha? Apa maksudmu?”

Baru saja mengelesaikan pertanyaannya, tiba-tiba pintu di depannya terbuka. Yoora menatapnya sambil menghela napas panjang.

“Sudah ku bilang aku bisa mengatasinya.”ucapnya lalu menarik kerah baju pria itu, menariknya ke dalam.

Dalam keadaan bingung, Sehun menemukan Jo Soo Kwang sudah tergeletak di lantai. Sepertinya dia pingsan. Pria tinggi itu mengalihkan tatapan bingungnya kearah Yoora.

“Apa yang kau lakukan?”

Yoora hanya tersenyum penuh arti, “Ayo. Cepat geledah tempat ini.”

Sehun mengerjap-ngerjapkan kedua matanya. Setelah kesadarannya kembali ia ikut bergerak.

“Aku merekamnya! Kau harus menonton ulang aksi Yoora noona. Tadi dia membantingnya ke lantai dan memukul belakangnya hingga pingsan!”cerita Lay melalui earphone. Sementara di mobil, Chen hanya terkekeh.

Sehun terus bergerak. Mengabaikan cerita Lay. Ia memeriksa seluruh bagian ruangan, membuka laci-laci dan memeriksa beberapa dokumen. Sementara Sehun berkutat dengan tugasnya, Yoora langsung menuju ruang kerja dan membuka laptop Jo Soo Kwang.

“Lay, laptopnya terkunci.”

“Noona bawa USB yang aku berikan, kan? Colok dan aku yang akan mengerjakannya.”

“Oke.”

Yoora melakukan sesuai perintah Lay. Tak membutuhkan waktu lama, Lay mendapatkan passwordnya dan berhasil membukanya.

“Berhasil. Terima kasih Lay.”ucap Yoora, kedua matanya tertuju pada layar monitor. Dengan cepat memeriksa setiap folder.

“Apa ini bisa di di katakan petunjuk?”seru Sehun, di tangannya sudah terdapat sebuah buku catatan milik Jo Soo Kwang. “Mereka menjual ganja dan di lihat dari daftar konsumen, aku tidak menemukan nama orang Korea atau perusahaan Korea. Sebagian milik Eropa dan juga Jepang. Juga dua nama yang sepertinya terdengar seperti nama orang China.”

“Bagus. Kita mendapatkan satu bukti untuk menjebloskan Jo Soo Kwang ke penjara.” seru Suho bersemangat.

“Haruskah aku membawanya?”

“Tidak. Karena kita menerobos masuk secara paksa, kita juga bisa di salahkan atas tuduhan mencuri barang milik orang lain. Kau bisa memotretnya. Potret seluruh isi buku catatan itu.”

Sehun mengangguk, “Oke.”

“Lay, aku menemukan sesuatu.”seru Yoora pelan. “Mungkin ini bisa membuat kita tersenyum.”

***___***

 

“Oke. Aku pergi sekarang.” Tao langsung bergerak setelah ia mendapat panggilan dari Suho yang memerintahkannya untuk menyusul Kai ke Stasiun Seoul.

“Ada apa?”tanya Luhan menghentikan langkahnya sejenak.

“Aku harus menyusul, Kai.”ucapnya. Sebelum pergi, ia menoleh kearah Kyungsoo sesaat. “Kyungsoo, setelah ini, aku harus melihatmu tersenyum.”

“Huh?” Kyungsoo mengerutkan keningnya tak mengerti. Namun tidak ada penjelasan yang di terimanya karena Tao sudah menghilang dengan motornya.

“Pergi kemana dia?” Chanyeol tiba-tiba sudah berdiri di belakang Baekhyun, bertanya sambil menatap ke depan, kearah Tao yang menghilang dengan cepat.

Seketika Baekhyun terlonjak, “Astaga! Kau mengagetkanku!”jeritnya sambil menghusap-husap dada. “Sejak kapan kau berdiri di belakangku? Kenapa aku tidak mendengar suara langkahmu?!”omelnya. “Kau seperti hantu!”

“Memangnya aku harus menghentakkan kaki saat berjalan?”

“Setidaknya jangan muncul diam-diam seperti itu. Aku memiliki jantung yang lemah!” pria itu masih mengomel.

“Memangnya kenapa? Ini rumahku! Aku bisa melakukan apa saja yang aku mau! Aku bisa berdiri di mana saja!” Chanyeol juga tidak mau kalah.

“Ah, brengsek ini benar-benar…”

Melihat itu Luhan tersenyum, “Kau sudah makan?”tanyanya lembut sekaligus bersyukur karena akhirnya sahabatnya itu mau menunjukkan dirinya.

“Makan apanya? Aku hanya makan cokelat tadi.”gerutunya pelan sambil mulai bergerak, memeriksa mobil-mobil.

“Aku akan menyiapkan makanan. Tunggu sebentar.”seru Kyungsoo langsung berlari ke dalam.

“Tidak perlu kau periksa. Aku sudah memperbaikinya.”ucap Baekhyun.

Chanyeol lantas menoleh ke belakang, salah satu alisnya terangkat, “Kau?”tanyanya ragu.

“Hey, kau tidak percaya? Tampan-tampan begini aku adalah mekanik terbaik!”

“Tampan?” Kali ini Chanyeol bertanya dengan nada ‘apa aku tidak salah dengar?’ membuat Baekhyun semakin menggerutu.

“Ah menyebalkan.”

Luhan terkekeh, “Iya. Dia membantu kami memperbaiki semuanya. Dia adalah mekanik handal.”

“Benarkah?” pria itu berdiri, menatap Baekhyun. “Terima kasih.”ucapnya pendek lalu kembali masuk ke dalam.

Baekhyun ternganga tak percaya, “Bukankah seharusnya dia membayarku? Atau setidaknya membelikanku makanan?” ia menatap Luhan sambil geleng-geleng kepala. “Apa dia memang begitu menyebalkan?”

Luhan hanya tertawa sambil menepuk pundaknya, “Aku akan membelikan kopi untukmu nanti.”

***___***

 

Kai langsung melompat turun dari mobil begitu ia sampai di stasiun Seoul.

“Busan. Busan.”gumamnya di sela larinya, kedua matanya berkeliling mencari sosok ayah Kyungsoo itu.

Lantai dasar menuju lantai dua, juga memeriksa kamar mandi yang mungkin saja di jadikan tempat persembunyian. Namun hasilnya nihil, dia tidak menemukan ayah Kyungsoo di manapun.

Menghentikan langkahnya, pria itu mengeluarkan ponsel dari sakunya dan sekali lagi melihat foto Do Gyung Shik.

“Aaah, apa yang aku lakukan untuk pria kerdil itu?”desah Kai panjang namun detik berikutnya, matanya menangkap sosok pria paruh baya sedang duduk di salah satu kursi. Walaupun dia tidak begitu terlihat karena tubuhnya tertutup pilar namun Kai masih bisa melihat jelas jika wajahnya sama persis dengan yang ia lihat tadi.

Itu… ayah Kyungsoo.

Tanpa pikir panjang, Kai langsung berlari kesana, menghampiri pria itu dan mencekal lengannya dan menyeretnya secara paksa. Seketika Do Gyung Shik terkejut.

“Ya! Ya! Siapa kau? Apa yang kau lakukan?!”serunya sambil terus berusaha melepaskan diri.

Kai semakin mempererat cekalannya, ia terus menyeret Do Gyung Shik pergi dari sana. Namun, Do Gyung Shik yang terus berteriak meminta agar dilepaskan membuat orang-orang memperhatikan mereka. Sebagian orang yang melihat mereka menganggap Kai sedang berlaku kasar pada ayahnya, dan sebagian yang lain menganggap Kai sedang melakukan penculikan. Sontak, pria itu mendorong Do Gyung Shik masuk ke dalam toilet pria dan mengunci pintunya.

“Siapa kau?! Apa yang sedang kau lakukan?!”jerit Do Gyung Shik.

Kai menyudutkan pria mungil itu ke sudut ruangan, “Jika kau ingin selamat, kau harus ikut denganku.”bisiknya.

“Kenapa aku harus ikut denganmu? Siapa kau?!”

“Do Kyungsoo.”

Kai mengatakan kata itu dengan suara yang sangat jelas yang membuat Do Gyung Shik langsung membulatkan matanya lebar-lebar. Pria itu langsung meledak, ia mencekal kerah baju Kai kuat.

“Apa yang kau lakukan padanya?! Dimana dia?!”

Kai tersenyum menyeringai, “Sebaiknya sekarang kau ikut denganku.”

Kai melepaskan cekalan Do Gyung Shik dengan mudah dan bergegas pergi. Terdiam sesaat, pada akhirnya Do Gyung Shik mengikuti pria itu. Namun sesaat setelah ia membuka pintu, seseorang bertubuh besar sudah berdiri di balik pintu dengan pistol yang terarah tepat di keningnya.

Mata Kai melirik tattoo di pergelangan tangannya, sama persis dengan logo yang pernah ia lihat bersama Sehun waktu itu. Tidak salah lagi, dia adalah anggota organisasi terlarang. Mereka pasti juga sudah mengetahui keberadaan Do Gyung Shik.

“Anak muda, sebaiknya kau pergi dari sini sekarang”tanyanya.

Melihat orang yang mengejarnya sudah berhasil menemukannya, Do Gyung Shik langsung bersembunyi di belakang tubuh Kai.

“Tolong selamatkan aku! Selamatkan aku!”mohonnya.

Kai menoleh ke belakang sesaat. Sial. Dia tidak membawa senjata apapun sekarang.

“Apa kau tidak dengar? Cepat pergi sekarang!”seru pria itu lagi sambil menekankan kalimatnya.

Kai tersenyum menyeringai, “Kenapa aku harus mendengarkan ucapanmu? Bahkan aku tidak pernah mendengarkan perintah ayahku.”balasnya santai. “Apa yang mau kau lakukan pada paman ini? Kau mau membunuhnya?”

“Pergilah sekarang sebelum kesabaranku habis.”ancamnya.

Kai memutar otak. Dia tidak boleh berakhir seperti ini. Setidaknya, dia harus mendengarkan pengakuan Do Gyung Shik terlebih dahulu.

“Pak Polisi!” Tiba-tiba Kai berteriak sambil menatap ke belakang pria itu. “Pak Polisi!”

Berhasil. Dia lengah. Pria itu menoleh ke belakang dan cetik berikutnya, Kai melayangkan pukulan kearah pria itu. Menangkap pistol yang terjatuh dari tangannya, dengan cepat ia menarik lengan Do Gyung Shik dan membawanya melarikan diri.

“Brengsek.”umpat pria itu. Ia mengeluarkan ponsel dari sakunya dan langsung menghubungi anak buahnya, “Dia kabur bersama seorang anak laki-laki. Mereka menuju pintu timur. Cepat hadang mereka!”

Keduanya berlari melawan kerumunan orang-orang. Kai terus menyeret ayah Kyungsoo itu walaupun ia mendengar jika napasnya sudah terengah. Namun, tidak ada pilihan lain. Jika tertangkap maka mereka berdua akan mati dan kasus ini akan kembali menghilang tanpa adanya penyelidikan.

“Ayo cepat!”teriaknya pada Do Gyung Shik.

Belum sampai di pintu keluar, Kai melihat beberapa orang berjas hitam datang dari arah berlawanan. Sontak pria itu berbalik, dan kembali berlari. Membawa Do Gyung Shik ke ruangan yang sepertinya adalah sebuah gudang, Kai langsung mengunci pintunya dari dalam dan menjawab ponselnya yang terus berdering.

“Kau dimana?”tanyanya langsung dengan napas yang terengah-engah. “Aku ada di gudang bersama Do Gyung Shik. Saat ini, kami sedang di kejar oleh orang-orang itu. Cepat temui aku di depan loket utama, Tao. Aku tidak punya banyak waktu.”

Kai memutus panggilannya dan menoleh kearah Do Gyung Shik yang sudah memucat, “Kau tidak apa-apa? Bertahanlah. Sebentar lagi, kau akan aman.”

Kemudian ia melepas jaketnya dan membalik bagian dalamnya menjadi bagian luar, “Lepas jaketmu dan pakai jaketku.”ucapnya. “Pergi dari sini bersama temanku. Dia akan membawamu menemui Kyungsoo.”

Kai membuka pintu gudang hati-hati, kepalanya menjulur keluar, memastikan keadaan sekitar. Setelah memastikan jika keadaan aman, dia dan Do Gyung Shik berjalan keluar. Tak jauh dari sana, ia melihat Tao berdiri di depan loket tiket.

“Cepat pergi dari sini.”serunya berbisik pada Tao dengan kedua mata yang terus memperhatikan sekitar.

“Bagaimana denganmu?”

“Terlalu berbahaya jika dia pergi bersamaku. Orang-orang itu sudah melihat wajahku jadi bawa dia ke rumah Suho. Aku juga akan ke parkiran dan menyusulmu. Cepat!”

Tao mengangguk lalu membawa Do Gyung Shik pergi dari sana. Sementara Kai berjalan dengan langkah-langkah cepat menuju parkiran mobil. Tangannya terulur, membuka pintu kemudi namun sebuah pukulan tiba-tiba menghantam punggungnya dengan keras hingga dia pingsan.

***___***

 

“Aku telah menyalin semua isi emailnya dan terdapat obrolan antara dirinya dengan seseorang. Mereka bicara dalam bahasa Inggris dan dia memberikan sebuah alamat pada orang itu. Aku rasa itu adalah markas mereka.”jelas Yoora.

“Markas?”

Yoora mengangguk, “Aku juga telah menyalin isi ponselnya dan menemukan alamat yang sama, yang ia berikan pada seseorang bernama Baek Jinwoo. Aku curiga Baek Jinwoo yang ia maksud adalah seseorang yang akan mencalonkan diri sebagai presiden Korea Selatan tahun depan.”

“Maksudmu… Kepala Mahkamah Agung Baek Jinwoo?”mata Suho membulat kaget. “Bagaimana mungkin…”

“Terdapat laporan di laptopnya yang menyatakan jika dua bulan lalu mereka mentransfer 500.000.000won ke rekening Baek Jinwoo dan jika di lihat dari tanggalnya, itu sebulan sebulan sebelum kampanye.”

“Apa Baek Jinwoo bekerja sama dengan organisasi itu untuk mendanai kampanyenya sementara dia membantu mereka untuk menutup kasus? Begitu?”sahut Sehun.

“Itu masih kecurigaanku. Tapi jika itu benar, maka kita harus meminta bantuan pada FBI, Suho.”

“Tidak FBI.”balas Sehun cepat. Ia menggeleng, “Jangan FBI.

“Sehun, apa kau masih mencurigai FBI? FBI tidak mungkin mengkhianati kita.”

“Tapi yang di katakan Sehun ada benarnya.”ucap Suho. “Sebelum kasus ini membesar, yang terlibat hanya NSA, Amerika dan FBI. Ada kemungkinan jika mereka mengkhianati kita?”

“Apa alasannya? Bukankah mereka yang membantu kita selama ini?”

“Noona, yang jelas, kita tidak bisa mempercayai siapapun. Entah itu Amerika, polisi atau FBI. Kita tidak bisa mempercayai siapapun, noona.”

“Bagaimana jika CIA?”sahut Kris yang tiba-tiba sudah muncul di sana bersama Xiumin. “Aku mengenal salah satu orang yang bisa di percaya. Mungkin, dia bisa membantu kita.”

“FBI dan CIA sama saja, Kris.”seru Suho.

“Tidak Suho. Kita bisa mempercayainya.” Kata Kris meyakinkan. “Karena dia juga memiliki dendam pada organisasi itu. Aku yakin dia mau diajak bekerja sama.”

“SUHO! SUHO!” Tiba-tiba Tao menerobos masuk bersama dengan seorang pria di belakangnya. Melihat wajah Tao yang berubah pucat dan napasnya terengah-engah, Sehun langsung menghampiri sahabatnya itu.

“Ada apa? Apa yang terjadi?”

“Cepat lacak GPS ponsel Kai.”ucapnya cepat. “Dia… sepertinya dia tertangkap oleh orang-orang itu!”

Seketika mereka tersentak hebat, “APA?!”

Sehun mengguncang bahu Tao, “Apa yang kau katakan?! Katakan dengan jelas!”

“Dia menyuruhku pergi lebih dulu bersamanya dan mengatakan jika dia akan menyusulku. Aku terus menunggunya di jalan yang tak jauh dari sana namun dia tidak juga muncul. Saat aku menghubungi ponselnya, dia tidak menjawab panggilanku. Aku khawatir jika dia di tangkap.”

“Brengsek!”

Detik itu juga Sehun langsung bergegas pergi. Ia merampas kunci motor Tao sementara Chen juga menyusulnya dengan mobilnya. Lay yang ingin mengikuti keduanya di tahan oleh Yoora, “Sebaiknya kau lacak keberadaannya dari sini!”

“Pergi ke Stasiun Seoul sekarang. Kai tertangkap!” Chen menerangkan secara pendek dan jelas pada Baekhyun.

Tanpa pikir panjang, pria yang sedang mengobrol dengan Kyungsoo dan Luhan itu langsung bergerak.

“Baekhyun, kau mau kemana?”tanya Luhan namun Baekhyun tidak menjawab apapun.

***___***

 

“Aku rasa ponselnya mati. Aku tidak bisa melacaknya dimanapun.”ucap Lay.

“Bagaimana jika kita lihat dari CCTV Stasiun?”

Lay langsung mendesah panjang, “Noona, itu artinya aku harus meretasnya, kan? Saat ini aku tidak dalam kondisi yang baik. Aku tidak bisa berpikir dan kedua tanganku terus gemetar. Temanku sedang di tangkap oleh orang-orang itu dan—“

“Tenangkan dirimu, Lay!” Yoora mengguncang bahu pria itu. “Tidak akan ada yang terjadi. Saat ini Sehun dan yang lain sedang mencarinya jadi kita harus membantu mereka, mengerti?”

Lay menarik napas panjang, menenangkan dirinya sendiri. Kai akan baik-baik saja. Dia akan baik-baik saja. Kemudian kembali berkutat dengan komputernya.

Sementara itu, di ruangan berbeda, Suho, Kris dan Xiumin sedang menginterogasi Do Gyung Shik.

“Kalian bilang, kalian akan mempertemukanku dengan anakku. Sekarang dimana dia?”tanyanya dengan suara lemah. “Aku harus bertemu dengan anakku.”

Suho menghela napas panjang, “Anakmu berada di tempat yang aman jadi jangan khawatir. Sekarang, kau harus menjawab pertanyaan kami lebih dulu.” Priai tu menarik kursi dan duduk di hadapannya. “Apa yang kau lakukan di Stasiun Seoul tadi? Kenapa kau ingin pergi ke Busan?”

Do Gyung Shik terdiam sejenak, “Itu karena aku ingin melarikan diri dari mereka. Mereka sudah mengetahui keberadaanku di China jadi aku kembali kesini. Aku berniat pergi ke Jepang melalui pelabuhan Busan.”

“Kenapa kau ingin melarikan diri? Apa kau benar-benar sudah keluar dari organisasi itu?”

Pria itu mengangguk lemah, “Selama ini, aku terus berpikir jika yang aku lakukan adalah bagian dari pekerjaan. Agar aku bisa menghidupi diriku dan anakku. Tapi lama-lama aku sadar jika yang aku lakukan adalah kesalahan. Aku tidak menyadari jika aku telah bergabung dengan salah satu organisasi mafia dunia.”

“Apa organisasi itu di ketuai oleh Cheon Guk Woo?”

“Awalnya iya. Tapi ternyata ada organisasi lain yang lebih besar yang berada di atas kami.”

Kening Suho seketika berkerut, “Maksudmu…”

“Aku tidak tau. Tapi yang jelas dia adalah orang asing karena beberapa kali aku mendengar mereka bicara dengan bahasa Inggris di telepon.”

“Kau yakin?”

Do Gyung Shik mengangguk, “Iya. Aku yakin. Dan…” ia menghentikan ucapannya sejenak. “Cheon Guk Woo bukan lagi atasan kami karena dia sudah meninggal satu tahun lalu. Saat ini, organisasi kami di ketuai oleh Oh Se Ho.”

***___***

 

Sehun menghentikan motornya ketika dirasakannya ponselnya berdering tanpa henti. Dari Kai!

Tanpa pikir panjang, ia langsung menjawab panggilan itu, “Halo. Kai? Kau tidak apa-apa? Kau dimana sekarang?!”

Namun, suara yang terdengar di sebrang panggilan mampu membuat Sehun terperangah hebat, Suara itu berat dan sangat di kenalnya.

“Awalnya aku ragu tapi ternyata Sehun yang ada di kontak ponsel anak ini benar-benar kau. Aku tidak menyangka jika kita akan bertemu lagi secepat ini, nak.”

Rahang mengeras, “Dimana Kai?”desisnya.

“Jadi ini ulahmu?”balasnya. “Sudah ku bilang untuk tidak ikut campur tapi sepertinya kau tidak mendengarkan ucapanku. Kau ingin tau keadaan temanmu? Dia sedang tidur sekarang.”

Gigi Sehun menggertak, “Jika kau melakukan sesuatu padanya, aku bersumpah akan membunuhmu.”

Di sebrang panggilan, Oh Seho tertawa, “Kau? Kau akan membunuh ayah kandungmu demi anak brengsek ini?”

Amarah Sehun meluap. Benar-benar tidak tertahankan hingga kepalanya bergetar dan memperlihatkan urat-uratnya yang menonjol, “Bagiku… aku tidak pernah memiliki ayah sejak aku lahir. Ayahku sudah mati dan kau bukan ayahku.”

“Jika kau ingin menyelamatkan temanmu, temui aku sekarang.”

***___***

 

“Ponselnya aktif! Dia ada di bukit Siyeon!” Lay langsung berdiri dan bergegas pergi namun Yoora segera menahannya.

“Kau mau pergi kemana?”

“Noona, aku tidak tahan lagi. Aku harus menyelamatkan temanku.”serunya. “Tolong katakan pada Suho untuk mengambil alih ini. Aku pergi sekarang.”

***___***

 

Sehun melaju dengan kecepatan penuh menuju tempat yang telah di tentukan oleh Oh Seho. Bukit Siyeon. Tempat itu berjarak 5km dari pusat kota dan berada di pinggiran kota Seoul. Sesampainya disana, ia tidak melihat siapapun kecuali sebuah mobil yang terparkir di ujung bukit.

Itu mobil Kai!

Sehun bergegas menghampiri mobil itu namun tiba-tiba sekelompok orang menghadang langkahnya. Tidak hanya dari arah depan namun dari segala arah. Mereka membentuk lingkaran seolah mengepung dirinya. Dan tak lama, seseorang muncul diantara kerumunan itu. Oh Seho.

“Kau benar-benar keras kepala, nak.”serunya berdiri di hadapan Sehun. “Aku sudah memberitahu untuk tidak ikut campur tapi kau mengabaikan perintahku jadi sekarang, aku akan memberimu hukuman agar kau menjadi anak yang penurut.”

“Apa yang kau lakukan pada, Kai? APA YANG KAU LAKUKAN?!”

Oh Seho tersenyum, “Dia terus memberontak jadi aku membuatnya tertidur.”

“Apa?” Kedua mata Sehun mulai memerah. “Kau… kau tidak…”

Oh Seho kembali tersenyum, di tatapnya anak kandungnya itu tepat di manik matanya, “Serahkan Do Gyung Shik padaku besok atau kau akan menerima pelajaran lain.”desisnya dingin. Kemudian ia berbalik pergi, “Urus dia.”

Sehun menggeleng, “Tidak… tidak…”

Tiba-tiba seseorang menghantam punggung Sehun dengan keras hingga pria itu berlutut kemudian di susul tendangan di dadanya dari arah depan. Ingin rasanya ia melawan namun saat ini fokusnya hanya pada mobil itu. Mobil yang perlahan-lahan di dorong dan di terjunkan ke dalam sungai.

Kai…. Maafkan aku….

TBC

 

38 thoughts on “FF : GROWL CHAP. 38

  1. bLueee^^ berkata:

    kai… ga bakal mati kaaaan…
    sehuuuun…..
    semuanya bakal baik2 aja kaaan..
    huaaaaa.. ditunggu kelanjutannyaaa

  2. Rain berkata:

    lagilagi sehun kena pukul, kai gak beneran mati kan? iya kan? sehun jg bakal baik2 aja kan? hiks, penasaran.. next chapnya ditunggu

  3. asahi berkata:

    KAI ngak mati kan?? Please!! Jangan bikin KAI mati!!! Aku ngak rela ciyuus ngak rela walaupun cuma d ff tapi ngak rela😦

    D tunggu kelanjutannya yaaa🙂

  4. Lufriend berkata:

    Kai gak mati kan kak?
    Kai gak di dalem mobil kan?
    yang lain kok belum nyampe sih?
    aish… suka gemes sendiri emang kalo baca ff kakak ><
    di tunggu kelanjutannya kak, jangan lama-lama😀

  5. Hilma berkata:

    Aaa., sumpah., greget banget…
    Kai baik2 aja kan., sehun akan baik2 aja kan????
    Aaaaa., lanjut chingu..
    please fast update neeeee

  6. Aya aya berkata:

    Aaaaaaaaa kai nya kenapaaa 😭😭😭aiihhhh author bikin baper ama penasarannn aja nihhhh , , next nyaaa ditungguuuu yaaaaaa

  7. tri rahayu berkata:

    kaaiiii andweeee.. aduh kai jangan ada yang metoong dong yaah yahhhh jeballll..
    ini lay mna? chen mana ? baekhyun mana ?? jangan smpe sehun sama kai knpa knpa

  8. desi mulya berkata:

    Kaiiii 😭😭😭 author itu kai ga knapa2 kann??? Cuma dibuat pingsan doang kan??? Iya kan?? 😫😫 sehun juga dia ga knapa2 kan, iya kan 😫😫 .
    Makin kesini makin seru bikin tegang,
    Next chap jan lama2 😄
    #fighting

  9. alzara berkata:

    sehun gapapa kan ???
    ah..akhirnya diupdate..setelah berhari – hari merefresh web….

    lanjutannya jangan lama-lama ya min… fighting

  10. desi mulya berkata:

    Kaii Sehunn 😭😭😭😭 mereka ga mati kan cuma pingsan doang kann ???? Iyaa kan , please kawan iya thor 😫 walaupun gue berharap ini sad ending, tapi please jangan buat mereka matii 😭😭😭😭😭
    . fast update dong kalo bisa, soalny makin kesini makin bikin tegang ..
    Next chap jan lama2
    #fighting

  11. Realc berkata:

    Saat ini, organisasi kami di ketuai oleh Oh Se Ho.”kenapa itu nama harus muncull skrng !
    Dan kai gmna ??? Karena km kemarin gk post kasih bonus 1 part lg donk ㅋㅋㅋㅋㅋ klo boleh 😁

  12. osehn96 berkata:

    kaiiii !!!!! Yaaaak banguun pliisss… Gemesiiiin… Mana sehun sendirian lagii. Semoga yg lain cepet nyusul, Seho ngapa siih? Peduliin apaan sebenernya dia? Sama anak sendiri aja dibiarin. Smoga itu mimpi *lhooooo?*

  13. So_Sehun berkata:

    Aihya…..author tolong jangan kau buat kai mati lagi ya….sudah cukup kai mati di karakter protect you….jangan lagi disini…OK!!!
    Jika author bikin bang kai mati q yakin sehun akan depresi dan tërus menyalahkan dirix sendiri jadi pleaceeeee jangan ya….

  14. Ohunhun94 berkata:

    oh men, why this so cool??!*.* kerenn yaampun…update kpn update??? mrinding bacanya:’
    sehun trus yg kena. sehunnya bandel sih:”

  15. han berkata:

    kai ga mati kan? sehun juga ga akan mati kan?
    plis jgan buat mreka mati , prsahabatan mreka baru aja dimulai jgan smpai berakhir sperti itu.
    nyesek baca ini chapter berasa pengen nyumpahin tu oh seho..
    brharap kai jga sehun slamat jgan buat sad ending plis😦

    oh iya kpan lnjutan selene 123 nya?

  16. Nanako gogatsu berkata:

    Nggak mungkin nggak mungkin nggak mungkin,, kalo kai bakal mati.,. Jangan… Arrrrggghhhttt… Ayah sehun jahat banget, pantesan sehun sangat benci.. Uhhh… Ayolah cepat lay,chen n baekhyun.. Datang n selametin tu kai ama sehun..
    Next Chapter ditunggu ^^

  17. Jung Han Ni berkata:

    oh tidak! tidak! tidak! kai mati?? ga kan?? ayo lay, chen, baekhyun cepetan dateng! duhh penasaran banget nih sama lanjutannya T_T huhuhu.. tbc menyebalkan..
    keep writing n hwaiting eonni!

  18. ellalibra berkata:

    Y ampun sehun dy sll jd yg merasa slh pst nanti .. Dy trs menderita krn ayahnya ditinggal sejak kcl udh gede hrs bertaruh nyawa sm bapany sndr .. Kyny kl g sehun yg mati bapa ny deh feeling q sh eon hehe… Smg kai gpp ……… Jgn mati dl kai ……… Keren spt biasa eon semangat fighting

  19. Ava berkata:

    Uaa., jangan ada yg meninggal lahhh..
    Kaihun harus baik2 aja neeee…
    Sehun gak ikut nyebur brng mobil kan ya…
    Aaa.. Next dong…
    Jangan lama-lama neee… 😄😁😁

  20. Ecca berkata:

    part ini yg paling emosional bgt bacanya . suka bgt friendship nya SeKai walaupun awalnya mereka bermusuhan tp sekarang mereka jd sahabat yg saling membutuhkan. Keren bgt author, aku suka bgt FF genre kaya gini. di tunggu chapter selanjutnya.

  21. Oh Secca berkata:

    emosional bgt baca part ini terharu bgt sama friendshipnya SeKai. aku harap kai baik² aja. author oohmija emg jago banget kalo buat ff genre kaya gini. di tunggu chapter selanjutnya.

  22. Shofalina Han berkata:

    jadi Sehun kaga enak .-.
    beban hidupnya berat banget..
    udah mah ayah kandungnya terlibat..
    eh sekarang ayah kandungnya malah bikin kesengsaraan anaknya bertambah .-.

  23. megha berkata:

    Mian thor slma ini aq jd sider
    Slma aq bc ff exo buatan author itu kren bngt smp aq nangis, apa lagi klo pmeran utama’a sehun aq tunggu” bngt
    Thor aq minta sandi ff 12 force 12 knight dunk, please😭😭😭😭😭😭

  24. puti hilma berkata:

    Kai gk bakal beneran mati kan!!?
    Please kai nya jng sampai mati 😭
    Serius, ini baca nya gregetan!!
    Fix ini keren bgt eonni. Ditunggu chapter selanjutnya. Fighting!

  25. haphap berkata:

    Kai….kai jangan di bikin mati dong. Kai enggak beneran mati kan ? Jangan ya . Pengen lebih banyak momen kaihunnya ….

  26. HunHu_Suho berkata:

    Mati kak saya tahu satu kenyataan 😭 bapak mertua jadi ketua organisasi itu sedangkan di sisi lain sehun ingin menghancurkan organisasi itu dan ini artinya sehun bakal hancurin bapaknya?? Gak papa sii bapaknya juga jahat dan oh tidak kai baik baik saja kan?? Kasian krystal di tinggal mati padahal pacaran belum lama wkwkkwkwkkwkwkk.. ahh mereka semua benar benar berkorban demi satu orang dan karna satu orang semua rahasia terkuak satu persatu ku sedih karna sesungguhnya ff ini belum menemukan titik terang?? Kenapa ayah kyungsoo di sini kesan nya pasrah banget kaakkk?? Malah jadi ayah sehun yang keras banget sama kek anaknya?? Jangan syok dong pak kalau anakmu keras kepala toh kan dia lahir karna dirimu juga baaahhh makin ke sini saya pikir makin ribet tpi ku yakin pasti bakal selesai.. ah ululululululu ku sayang mereka, Exo Always 12

  27. HunHo_Suho berkata:

    Kak ku rasa diriku bakal mati kalau kenyataan bapak sehun pemimpin organisasi itu bohong ayyo kaaakkk saya syok tau gakkkj apalagi sedih karna anaknya sendiri punya keinginan buat hancurin tu organisasi.. di sini sehun kasihan sumpah dia banyak kali berkorban demi satu orang dan dri satu orang itu kenyataan2 pahit terungkap satu persatu suka sama ff ini tapi ku juga rada bingung sama ceritanyaaa krna ku gagal paham kaaakk 😄😄😄😄 Kai? Oh jangan bilang dia ada di dlm mobil yg berjalan ke dalam sungai? Jgn kakk kasian krystal di tinggal mati sama kai padahal mereka pacaran belum ada setahun #Lahmaksudnya kai jgn mati ya masalahnya kan belum kelar kasian sehun gk ada kawan huhuhuhuhuuhuu pokoknya masalah ini harus selesai kaaakk kasian mereka di gantungin apalagi saya readers abal2 mu ini wkwwkwkkkwk tetep semangat kaaak 💪💪💪💪💪

  28. divarunni arum berkata:

    KAKKK, KAI?! DIA GAPAOA KAN? YANG DITENGGELAMIN CUMA MOBILNYA KAN? KAI GAK DI DALEMNYA KAN?? KAKKK😭😭😭😭

  29. mongochi*hae berkata:

    ommo. .
    jd ternyata ketua organisasi it ayah sehun. pantes aj dia ngotot bgt myuruh sehun gk ikut campur..
    tp masa iya, perasaanny sbg seorang ayah hilang dan tega mbuat hidup anakny mnderita kya gini ??
    aplg melewati temanny..
    ckck ck

    kai gk matikan ??
    pleaseee baper nh bacany

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s