My Brother is My Protector {Chapter 4}

Untitled

Author               :   Park Yurin ~Twitter~ {@Park_Yurin94}

Tittle                  :  My Brother Is My Protector

Genre                 :   Sad, BrotherShip, Family And FriendShip

Length             : Chapter 4

Cast                    :   Byun Baekhyun, Oh Sehun (Byun Sehun)

Support cast     :   Tuan Byun [OC] , Member EXO, Bang Yongguk

Note                : Kritik dan saran ditunggu J , aku saranin baca ini sambil dengerin lagu Beast- 12.30. Chap 4 udah keluar~~. Makasih untuk para readers yang udah baca dan coment FF ini. aku berterima kasih banget karna tanpa kalian aku gak bakalan bisa nglanjutin nih FF. Makasih ya!!!!!

 

~Happy Reading~



#8 tahun lalu

Chanyeol duduk di ruang tamu rumah Yongguk, ia bermaksud ingin mengenalkan mainan barunya kepada Yongguk. Chanyeol memang tidak sekolah, ia melakukan Home Schooling . pintu ruang kerja ayah Yongguk terbuka, Chanyeol menolehkan kepalanya ke arah Ayah Yongguk yang sedang menerima telpon itu dengan raut muka yang marah.
“Apa?!!, Bagaimana mungkin?”Ucap ayah Yongguk. Chanyeol kaget saat melihat ayah Yongguk yang ia kenal sebagai orang yang ramah dan penyayang berubah menjadi menyeramkan saat ia marah. “Ajussi ada apa?” Tanya Chanyeol saat melihat ayah Yongguk mematikan telponnya.
“Oh kau disini Chanyeol. Yongguk tak bisa bermain, ia ada di rumah sakit sekarang. Kau kembalilah besok ya!” Ujar Tuan Byun kepada Chanyeol. Chanyeol kaget saat mendengar bahwa Yongguk berada dirumah sakit, ia memegang tangan ayah Yongguk yang hendak keluar rumah menemui anaknya itu. “Bolehkah aku ikut, aku ingin menemuinya?”. Ayah Yongguk melepaskan tangan Chanyeol yang memegangnya. Ia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Chanyeol. “Maafkan paman, untuk saat ini kalian jangan bermain dulu ya. Yongguk pasti butuh istirahat. Besok kau bisa kerumah sakit menemuinya bersama orang tuamu.” Setelah itu Ayah Yongguk pergi meninggalkan Chanyeol disana.

Keesokan harinya Chanyeol benar-benar menemui Yongguk. Ia menatap Yongguk yang terbaring di ranjang rumah sakit denagn luka lebam dimana-mana. Chanyeol tak ingin mengganggu Yonggu yang sedang tidur, ia ingin pergi menemui ibunya sebelum ia mendengar sesuatu. Sesuatu yang mungkin tak seharusnya ia dengar.
“Siapa yang memukulnya?” tanya ibu Chanyeol. Chanyeol semakin mendekatkan telinganya pada pintu itu.
“Byun Baekhyun, anak dari Byun Joon ho” . Ucap Ayah Yongguk. Chanyeol mengerutkan keningnya, ia tahu nama itu. Byun Baekhyun adalah teman baiknya di tempat les musiknya, tapi kenapa Baekhyun memukul Yongguk?.
“Byun Baekhyun?. Bukannya dia anak yang baik, aku sangat terkejut ia bisa memukul Yongguk yang notabennya anak yang lebih kuat darinya?” .
“Mungkin ia tersulut emosinya. Sebelum ia memukul Yongguk teman-temannya bilang bahwa Yongguk membully-nya, ia mengatakan sesuatu tentang ibu Baekhyun. Aku baru tahu sekarang bahwa ibu Baekhyun sakit parah, dan dengan teganya aku membatalkan kerja samaku dengan ayahnya yang sedang kesulitan. Saat itu, aku benar-benar marah, sekarang….. aku tak tau harus bagaimana?!”. Jelas Ayah Yongguk. Chanyeol masih bingung dengan semua ini, bagaimana mungkin Yongguk yang dikenalnya sebagai teman yang baik tega-teganya membully temannya sendiri yang sedang kesusahan. Jika memang itu benar, maka Yongguk pantas mendapatkan pukulan itu. Chanyeol menatap Yongguk yang masih tertidur di ranjangnya, ia bertekat untuk menanyakan semuanya pada Baekhyun. Mungkin Chanyeol tak akan tau, jika ia menerima kebenarannya ia tak akan bisa kembali lagi pada Yongguk, ia mungkin akan membenci Yongguk.

Chanyeol berencana untuk pergi kerumah Baekhyun setelah menjenguk Yongguk. Tapi saat ia sampai di rumah Baekhyun, rumah itu terlihat sangat ramai. Ia bertanya pada penjaga yang ada di depan rumah itu.
“Maaf paman bolehkah aku bertanya?” Tanya Chanyeol pada pemuda yang mengenakan jas berwarna hitam tersebut.
“Ne! Kau mau bertanya apa nak?”.
“Kenapa rumah ini sangat ramai, apakah ada pesta disini!” Tanya Chanyeol sambil menunjukkan jari telunjukknya pada rumah Baekhyun.
“Ini bukan pesta, ada seseorang yang meninggal disini. Apakah kau teman Baekhyun?”. Chanyeol menganggukkan kepalanya. “Ibu Baekhyun meninggal kemarin!” Chanyeol kaget dengan perkataan penjaga itu.
“Bolehkah aku menemui Baekhyun?” Tanya Chanyeol
“Maaf kau tak bisa menemuinya, kau bisa kembali malam nanti!” Chanyeol menghela hafasnya, ia benar-benar bingung dengan situasi sekarang. Walaupun ia anak yang masih berusia 10 tahun, tapi ia masih bisa mengerti situasi yang dialami Yongguk dan Baekhyun. Chanyeol membungkukan badannya setelah mengucapkan terima kasih pada penjaga itu, ia lalu pergi ke rumahnya. Ia kan kembali nanti malam.

Chanyeol menunggu Baekhyun di gerbang rumahnya, ia sudah menunggu selama satu jam. Ia sempat melihat mobil ayah Baekhyun masuk ke dalam rumahnya, tapi ia tak menemukan Baekhyun didalamnya ia hanya menemukan anak kecil yang digandeng oleh Ayah Baekhyun. Chanyeol melirik jamnya, ini sudah hampir tengah malam tetapi Baekhyun masih belum terlihat. Chanyeol berniat pulang sebelum ia melihat seseorang yang dikenalnya memasuki rumah Baekhyun.
“paman kau tunggu disini, Baekhyun sudah pulang. Aku akan menemuinya.” Chanyeol turun dari mobilnya dan berlari mengikuti Baekhyun yang masuk kedalam rumahnya.

Sampai di depan pintu masuk rumah Baekhyun ia berniat mengetuk pintu itu sebelum suara Baekhyun menghentikannya, Chanyeol mendengarkan percakapan antara Baekhyun, ayah Baekhyun, dan anak kecil lainnya dari luar.
“Perkenalkan Aku Oh Seh—, Oh! Aniya Aku Byun Sehun, senang bertemu denganmu Hyung!” . Ucap anak itu yang didengar Chanyeol dengan nama Byun Sehun. Chanyeol mengerutkan keningnya, ia tahu bahwa Baekhyun adalah anak tunggal, tapi kenapa anak itu bermarga sama dengan Baekhyun?.
“A..appa apa maksud semua ini?, appa tak akan menggantikanku dengan orang lain bukan?”. Kali ini Suara Baekhyun.
“Berbaiklah kepada adikmu! Dia berusia 8 tahun,2 tahun lebih muda darimu, ia kelak akan menggantikan appa menjadi pemegang di perusahaan appa! Dan dia Anak Appa!”. Chanyeol menutup mulutnya yang mengeluarkan suara terkesiap karena kaget. Ia melangkah mundur lalu berlari menuju mobilnya dan pergi dari rumah itu. Dalam perjalanan Chanyeol memikirkan kejadian tadi, ia sudah mengerti dengan semua kejadian ini. Yang tak ia mengerti adalah kenapa ayah Baekhyun sampai berbuat seperti itu, bukankah itu hanya sebuah kesalahpahaman, bukankah orang dewasa biasanya mengerti masalah kecil seperti ini?.

Setelah mendengar kabar bahwa Yongguk sudah pulang dari rumah sakit Chanyeol langsung pergi menemuinya. Ia ingin menanyakan semua permasalahan ini pada Yongguk. Saat sudah sampai didepan pintu rumah Yongguk, Chanyeol langsung masuk kedalam dan berlari menuju kamar Yongguk yang ada di lantai 2. Keluarga Chanyeol memang sangat dekat dengan keluarga Yongguk, orang tua mereka sudah menjalin pertemanan sangat lama.

“Yongguk-ah kau sudah sembuh?”Tanya Chanyeol saat mendapati Yongguk sedang bermain Game. Yongguk menolehkan kepalanya pada Chanyeol.
“Aku sudah lebih baik!”Jawab Yongguk. Chanyeol menaruh kue yang ia bawa di meja yang ada di kamar itu, lalu berjalan mendekati Yongguk yang berbaring di ranjangnya sambil memegang i-pad nya. “Aku ingin menanyakan sesuatu?”Ujar Chanyeol. Yongguk mengernyitkan dahinya, ia beranjak dari posisi tidurnya. “Apa?”.
“Kenapa Baekhyun memukulmu?”. Yongguk terkejut saat Chanyeol menanyakan itu, Yongguk tau bahwa Baekhyun adalah teman baik Chanyeol di tempat les Musiknya. “mungkin Emosi”Jawab Yongguk.
“Kenapa bisa?”.
“Aku hanya bilang bahwa ibunya mungkin akan meninggal, karena aku tau bahwa ibunya mempunyai penyakit yang parah. Ia sudah memperingatkanku untuk pergi tapi kau tau sendirilah aku adalah orang yang keras kepala, jadi aku tetap mengatainya. Setelah itu ia memukulku.”Jawab Yongguk sambil memakan kue yang Chanyeol bawa setelah menaruh i-pad nya tersebut.
“Bang Yongguk!! kau itu salah?, kau tau, Ibu Baekhyun meninggal, dan waktu itu aku mendengar bahwa ayah Baekhyun sangat membenci Baekhyun, beliau bahkan mengadopsi anak untuk mengantikan Baekhyun sebagai ahli warisnya sedangkan Baekhyun tak akan mendapat apa-apa”Marah Chanyeol. Yongguk menatap Chanyeol, tak biasanya Chanyeol marah seperti itu padanya.
“Memang kenapa?, ia pantas mendapatkannya. Kau lihat mukaku, semua ini salahnya.”.
“salahnya? Itu salahmu Bang Yongguk!!.” Chanyeol menghela nafasnya. “Yongguk-ah kau seperti bukan Yongguk yang kukenal, kenapa kau seperti ini?”. Yongguk memandang malas Chanyeol.
“Sudahlah, aku ingin tidur. Sebaiknya kau pergi, aku malas denganmu!”Ujar Yongguk. Chanyeol mengepalkan tangannya. Kemarahannya sudah berada di ubun-ubun, ia tak menyangka teman atau bahkan sahabatnya ini sangat kejam.
“Kau…Bukan temanku lagi Bang Yongguk!”. Saat itu pertemanan mereka berubah. Pertemanan yang hangat berubah menjadi pertemanan yang penuh dengan pertengkaran dan kebencian, Yah… mereka mulai membenci satu-sama lain.

‘Chanyeol berubah’ itulah yang Yongguk tau. Ia sekarang sedang mengamati 3 anak yang sedang bermain. Mereka tampak sangat senang, sedangkan dia tampak sangat kesepian. Disana Chanyeol sedang bermain dengan Baekhyun dan seorang anak lagi yang tak ia ketahui. Hubungan dia dan Chanyeol semakin memburuk, bahkan ia dan Chanyeol sudah 3 bulan tak bertegur sapa. Chanyeol benar-benar membencinya, dan itu semua adalah kesalahan Baekhyun. Baekhyun telah merenggut semua yang ia sukai. Dari mulai juara kelas, ketenaran di sekolah, dan sekarang sahabatnya Park Chanyeol. Ia benar-benar membenci Baekhyun, sangat membencinya.

FlassBack End~

Pelajaran terakhir sudah selesai Baekhyun segera mengemaskan semua buku-bukunya. Baekhyun menolehkan kepalanya saat dirasakan ada yang menepuk punggungnya.
“Ayo pulang bersama!”Ucap Chanyeol pada Baekhyun yang masih sibuk membereskan buku-bukunya.
“tapi aku pulang bersama Sehun dan Kyungsoo.”Ucap Baekhyun. Ia berdiri dari tempat duduknya. “Kita bisa pulang berempat, aku membawa mobil. Aku yakin Sehun tak membawanya kan!”. Jelas Chanyeol lalu tersenyum. Kyungsoo beranjak dari tempat duduknya.”Aku setuju, kita tak bisa terus-terusan naik bis Baekhyun” Ujar Kyungsoo
“Baiklah, ayo kita kekelasnya!”ajak Baekhyun. Merekapun pergi kekelas Sehun,sambil sesekali bercanda.

“kau bilang kita akan pulang Park Chanyeol!”Geram Baekhyun. Mereka sekarang berada di sebuah tempat belanja di Mokdong-maaf kalau salah tulisannya-. Chanyeol memaksa ingin membeli sesuatu sebelum pulang, Baekhyun bersikeras ingin cepat pulang karena jika tidak ia akan dimarahi-Lagi-oleh appanya. Tapi, Sehun dan Kyungsoo yang memaksa Baekhyun hingga akhirnya ia menyetujuinya.
“Sebentar lagi Baek, lagipula masih banyak yang harus kubeli”Ucap Chanyeo sambil memilih beberapa pasang baju untuk dirinya, Sehun, Kyungsoo, dan Baekhyun tentunya.
“Sudahlah Hyung kau lebih baik pilih baju yang kau mau, Chanyeol sedang baik hati pada kita. Lihat aku sudah memilih satu.”Jelas Sehun sambil memamerkan baju pilihannya.

“Dia tak perlu membelikanku baju-baju itu, aku tau dia mempunyai banyak uang untuk digunakan. Tapi aku tidak ingin merepotkan Ajumma dan Ajhussi yang sudah bekerja keras untuknya, sedangkan ia hanya menghambur-hamburkannya dengan barang-barang tak berguna itu!”Kesal Baekhyun. Chanyeol melirik Baekhyun yang sedang marah, ia tersenyum dengan kelakuan sahabat lamanya itu.

“Aku tak menghamburkan uang Byun Baekhyun! Kau bisa menanyakan pada Eomma dan Appa ku! Mereka yang menyuruhku untuk memberimu oleh-oleh. Tapi, aku tak sempat membeli oleh-oleh dari New York jadi aku membelikanmu beberapa pakaian baru disini.”Jelas Chanyeol.
“Tapi aku kan tak memintanya Chanyeol!”Geram Baekhyun
“aku tak peduli, sudahlah kau kan sudah membeli beberapa baju yang kupilihkan. Setelah ini bagaimana jika kita membeli Es Krim kau mau?”. Mendengar kata Es Krim raut muka Baekhyun berubah. Ia tersenyum kearah Chanyeol, lalu menganggukkan kepalanya.
“Ya! Byun Baekhyun. Kau benar-benar seperti anak kecil”Cibir Kyungsoo saat melihat tingkah Baekhyun.
“Chanyeol Hyung bolehkah aku membeli juga?”Tanya Sehun.
“Tentu saja. Ayo kita ke Cafe di seberang sana, kurasa mereka punya Es Krim yang enak.”
“Bukannya rasa Es Krim sama saja.”Ucap Kyungsoo. Baekhyun menggelengkan kepalanya.
“Rasa Es Krim akan berbeda sesuai suasana hati kita.” Baekhyun menjelaskan sambil mengajung-ajungkan jarinya. Kyungsoo menghela nafas dengan tingkah Baekhyun, sedangkan Sehun dan Chanyeol terkekeh dengan pertengkaran mereka.

#Bang Yongguk Place

Yongguk berjalan di lorong rumah sakit itu. Ia mendekati sebuah bilik yang terdapat di ujung lorong tersebut. Yongguk membawa sebuah bunga dan juga kue, ia masuk ke bilik itu dan mendapati seorang wanita paru baya yang sedang duduk di ranjang rumah sakit itu.
“Yongguk-ah!”Senyum wanita itu mengembang saat mendapati Yongguk masuk kedalam kamarnya. Yongguk pun ikut tersenyum membalas wanita itu.
“Eomma, Kau baik-baik saja?”Ucap Yongguk sambil mendekati wanita yang ia panggil Eomma itu. Ya…, ibu Yongguk berada di rumah sakit, lebih tepatnya rumah sakit jiwa. Kenapa bisa? Mungkin kalian tak akan percaya, bahkan Yongguk pun tak mempercayainya. “Eomma baik-baik saja, bagaimana dengan kau dan appamu?”. Raut muka Yongguk berubah, ia menatap tajam Ibunya.
“Kenapa ibu menanyakan pria Brengsek itu?”Desis Yongguk pada ibunya. Ibu Yongguk menundukkan kepalanya, ia memejamkan matanya menahan air mata yang ingin keluar tersebut.”apa kau tak ingat siapa yang memasukkanmu kedalam bilik rumah sakit ini Eomma!!, bahkan aku pun tak bisa mengeluarkanmu!”Marah Yongguk.
“Tapi ia masih ayahmu Yongguk, aku pantas disini. aku akan membahayakanmu saat ia menguasaiku lagi”Lirih ibu Yongguk. Yongguk memeluk Ibunya itu.
“Tapi ia sudah lama tak muncul ibu, aku akan baik-baik saja. Aku merindukanmu dirumah. Ini sudah 9 tahun sejak kau dimasukkan kesini, aku benar-benar merindukanmu.” Ucap Yongguk sambil memeluk ibunya.
“Aku juga, tapi untuk saat ini relakan ibu. Ibu takut Yongguk-ah, ia bisa saja muncul lagi dan berpura-pura menjadi ibu. Saat ibu tak sadar ia bisa saja muncul dan mencelakakanmu”Ucap Ibu Yongguk. Yongguk melepaskan pelukannya, ia menatap ibunya.
“Apa Alter Ego itu sebuah penyakit ibu? Tidak kan. Aku bisa menjaga diriku sendiri, aku bisa membuat alter Egomu menghilang, percayalah padaku”Yakin Yongguk. Ibunya menggeleng, ia tersenyum kearah Yongguk.
“Tidak, kau tak bisa Yongguk. Tunggulah aku akan sembuh dan menghilangkan alter Egoku sendiri. Bersabarlah anakku!”. Suara ketukan dipintu rumah sakit itu menghentikan pembicaraan mereka berdua, dari pintu itu masuklah suster yang selama ini merawat ibu Yongguk, ia tersenyum kearah mereka berduah.
“Kau datang Yongguk, kemarin lusa temanmu berkunjung kesini, Siapa Dia?!”.Yongguk terkejut dengan ucapan perewat itu, setaunya tak ada yang tau ibunya berada di rumah sakit ini.
“Temanku? Seperti apa dia?”Tanya Yongguk penasaran.
“Ia tinggi, tampan dan memiliki kulit yang sangat putih”. Yongguk mengernyitkan dahinya.
“Mengapa ia kesini, untuk apa?”.
“Ia menanyakan sesuatu tentang ibumu, ia juga ke kamar ini, tapi ia tak masuk hanya melihat dari pintu”Yongguk berpikir keras, ia tak pernah menceritakan soal ibunya pada siapapun. Bahkan, ia tak menceritakannya pada Chanyeol juga saat ia masih bersahabat dengannya. Ibu Yongguk sudah tertidur akibat suntikan yang diberikan oleh perawat itu. Perawat itu ingin pergi sebelum ia teringat sesuatu.
“Oh Iya, ada sebuah surat untukmu dari temanmu itu. Aku tak tau mengapa ia menitipkannya padaku. Ia tak memberitahu namanya, ia bilang bahwa saat kau membanya kau pasti tau siapa dia.”Perawat itu memberikan sebuah kertas pada Yongguk. Yongguk menerima kertas itu dan membacanya. Rahangnya mengeras membaca Surat itu, ia tau betul siapa dia. Dia musuh barunya, musuh yang sudah lama dicarinya.
“Jika kau ganggu kakakku, mungkin kau tak bisa menegakkan kepalamu lagi. Maafkan aku mengaku menjadi Temanmu. Setidaknya aku memiliki informasi yang bagus untuk menghancurkanmu. Teman Palsumu Bang Yongguk…..”

“Perawat Choi, Jika ia kembali jangan biarkan ia mendekati kamar ini jangan beritahu apa-apa Soal ibuku mengerti!”Desis Yongguk. Perawat itu menganggukkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Yongguk didalam kamar ibunya itu.
“Kurang hajar kau Byun Sehun, lihat saja siapa yang akan tertawa di akhir Kau atau Aku, tunggu pembalasanku!!!”.

TBC

##jangan Lupa Coment Ya!!!

9 thoughts on “My Brother is My Protector {Chapter 4}

  1. desi mulya berkata:

    Sehun dirimu itu memang malaikat pelindung🙂 selalu melindungi orang yg kau sayang🙂 . rasain tuh yongguk akhirnya ada yg tau kan rahasia terbesarnya ..
    next chap jangan lama2

  2. Imxoxoverdose berkata:

    Huaaa suka banget sama ff model begini. Lanjuut teruss ya updatenya jangan lamalama. Semangaaattt eon:))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s