My Brother is My Protector {Chapter 2}

Untitled

Author               :   Park Yurin ~Instagram~ {Yurin_diana88}

Tittle                  :  My Brother Is My Protector

Genre                 :   Sad, BrotherShip, Family And FriendShip

Cast                    :   Byun Baekhyun, Oh Sehun (Byun Sehun)

Support cast     : Tuan Byun [OC] , Member EXO K, Bang Yongguk

Note                : Semoga semua pada suka fanfic ini ya, aku udah berusaha keras ngebuat fanfic ini, jadi hargai OK!. Gomawo J. Ditunggu comentanya.

Kemaren ada yang nanyak buat apa Sehun pergi keluar negeri? Apa Cuma buat ngehindari Baekhyun?. Jawabannya Ya dan Tidak. aku juga gak tau mau jawab apa, di Chapter satu itu aku ngasal nulis aja. Fokusku waktu itu ngebuat kehidupannya Baekhyun sengsara, jadi pas ada ide Sehun pergi aku langsung tulis aja. Tapi tenang semua readers…~~ aku udah buat alasan kenapa sehun pergi keluar negeri selain untk Ngehindari Baekhyun. Jadi pantengin aja ni Chapter OKE!!!

 

~Happy Reading~



#Author POV

Baekhyun bergerak gelisa di kasurnya, ia tidur setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumahnya. Pekerjaan rumah yang Baekhyun lakukan bukan tugas dari sekolah, melainkan pekerjaan rumah yang asli. Ia selalu membantu Bibi Kim untuk membersihkan rumahnya karena jika tidak, mungkin ia akan mendapat sebuah bentakan dari ayahnya. Bibi Kim sudah memperingati Baekhyun untuk tak usah selalu membantunya, tapi pada dasarnya Baekhyun adalah anak yang keras kepala ia tetap memaksa untuk membantu Bibi Kim.

#Baekhyun POV

Kulangkahkan kakiku mengitari sebuah taman yang tampak asing denganku, aku tak pernah ketaman ini sebelumnya. Aku melihat semua tempat di taman ini, anehnya ditaman ini hanya ada satu bangku yang ditempati seorang wanita bergaun putih. Kudekati wanita tersebut untuk mencoba bertanya.
“permisi, apakah aku boleh tau ini dimana?”Tanyaku. ia menolehkan kepalanya menghadap kepadaku. Aku terkejut bukan main, wajah itu….wajah itu mirip dengan ibuku.
“ini taman, kau akan tau sendiri ini taman apa nak?”Jawabnya sambil tersenyum.
“E..eomma! apakah kau Eommaku?”. Wanita itu tersenyum mendengar perkataanku.
“kau Eommakan?,Eomma Byun Baekhyun.”Tanyaku sambil mencoba mendekati wanita itu. Aku mencoba melangkahkan kakiku mendekatinya, tapi semakin aku melangkah wanita tersebut menjauh dariku.
“Eomma kumuhon jangan tinggalkan aku, aku sendirian Eomma!!, EOMMA!!” teriakku sambil terus mengejar Eomma yang semakin menjauh dari pandanganku. ku terus mengajar dan berteriak agar eomma tak menjauh dariku, hingga sebuah tangan menarikku dan memeluk erat tubuhku.
“Tenanglah Hyung, aku disini!”. Suara ini..suara ini sangat kukenal. Ku menoleh keatas dan mendapati adikku memelukku.
“Se..sehun-ah!”Tangisku pecah, aku sangat merindukannya.
“tenanglah Hyung, aku kembali”. Ucapnya, setelah itu aku tak melihat apa-apa. Semuanya menjadi gelap dipelukannya.

 

#Author POV

Di jam yang sama, Tuan Byun sedang duduk di ruang keluarga menunggu seseorang. Senyuman diwajahnya terus menghiasi dirinya, ia tampak tak sabar ingin bertemu anaknya, Byun Sehun. Ya….Sehun pergi belajar ke negara lain tiga tahun ini, ia pergi ke London untuk belajar disana. Tetapi ia memberi kabar bahwa ia ingin kembali kerumah dan melanjutkan sekolahnya di Korea. Pintu rumah tersebut terbuka dan menampilkan seorang namja dengan kemeja berwarna biru dan celana jeans berwarna hitam, namja itu masuk sambil membawa kopernya.
“Appa!”Paggil namja itu.
“Sehun-ah! Kau pulang nak!”Ucap Tuan Byun lalu berdiri dari duduknya dan memeluk Sehun.
“Ne Appa, aku sangat merindukanmu” Sehun berkata sambil memeluk Appanya. Pelukan itu lepas, Tuan Byun memperhatikan Sehun dari atas hingga bawah dan ia tersenyum melihat pertumbuhan Sehun yang sangat mengesankan. Wajah nya yang tampan tetapi tak meninggalkan kesan manis dan imut secara bersamaan, tubuhnya yang menjulang tinggi juga gaya model rambut berwarna Silver membuatnya menjadi seorang namja yang sempurna.
“Kau tumbuh dengan baik Sehun-ah!”Ucap Tuan Byun sambil mengacak rambut Sehun. Sehun hanya tersenyum menanggapi perkataan Appa tirinya tersebut. “Kau pasti lelah, sekarang pergilah kekamarmu dan istirahatlah. Biarkan kopermu disini biar Baekhyun yang membereskannya besok!”Perintah Tuan Byun. Sehun teringat akan kakaknya, ia bergegas pergi kelantai 2 untuk menemui Hyungnya, Orang yang paling ingin ditemui oleh Sehun.

Sehun membuka kamar Baekhyun, kamar Baekhyun tetap tak berubah dari dulu saat terakhir kali Sehun lihat. Sehun menghidupkan saklar lampu karena kamar Baekhyun yang gelap, ia melihat diatas ranjang kakaknya yang sedang tidur. Sehun mendekati kakaknya itu, ia terkejut dengan penampilan Baekhyun. Baekhyun berkeringat dan mulutnya tak henti-hentinya mengigau. Sehun menaruh telapak tangannya ke atas dahi Baekhyun, dan benar saja dahi Baekhyun sangat panas. Sehun segera berlari kedapur dan membawa sebaskom air hangat untuk mengompres Baekhyun. ia mengambil sapu tagan dan mencelupkannya ke air hangat itu lalu menaruhnya di atas dahi Baekhyun. Sehun mendengar Baekhyun mengumamkan sesuatu, Baekhyun mengigaukan seseorang, ia Bermimpi.
“Eomma kumuhon jangan tinggalkan aku, aku sendirian Eomma!!, EOMMA!!” Igau Baekhyun. Sehun menggenggam tangan Baekhyun ia tampak Khawatir dengan keadaan Baekhyun. ia pergi belajar ke luar Negeri agar bisa membuat Baekhyun dan Ayahnya berbaikan, tetapi apa yang ia dapat, Baekhyun kesepian…Hyungnya Kesepian tanpanya. Sehun merasa sangat bersalah telah meninggalkan Baekhyun dalam waktu yang lama.
“Tenanglah Hyung, aku disini!”.Ucap Sehun menenangkan Baekhyun
“Se..Sehun-ah”Sahut Baekhyun tetap memejamkan matanya.
“Tenanglah Hyung, aku kembali”. Baekhyun kembali tenang, Sehun merasakan bahwa demam Baekhyun sudah menurun. Ia meninggalkan Baekhyun yang tidur, dan pergi kekamarnya sendiri untuk istirahat.

Alarm Baekhyun berbunyi pukul 4 dini hari, sang pemilik(?) alarm pun bangun dari tidurnya. Baekhyun merasakan sesuatu yang menempel didahinya, tangannya meraba kedahinya dan menemukan sebuah kompres disana. Baekhyun menaruh kopres itu dan turun dari kasurnya. Baekhyun berjalan turun ke dapur yang ada dibawah, matanya mengitari seluruh ruangan dan menemukan sebuah koper besar berwarna Biru tua disana.
“Koper ini adalah koper kesayang Se—“ Baekhyun teringat sesuatu. Ia kembali berlari keatas, ia berlari dengan tergesa-gesa menuju kamar adiknya. Setelah sampai Baekhyun membuka pintu tersebut dan menemukan kamar itu kosong. Wajahnya tampak sedih, ia pikir bahwa adiknya memang benar-benar pulang dari luar negeri.
“Ternyata hanya mimpi!”Gumam Baekhyun, ia melangkahkan kakinya memasuki kamar adiknya yang terlihat rapi, ia berjalan mendekati meja belajar Sehun dan menemukan sebuah foto disana. Di foto itu Baekhyun dan Sehun sedang memegang sebuah Es krim, Baekhyun memegang Es Krim rasa Strobery memakai baju merah dan Sehun Es krim rasa Coklat memakai baju warna putih.
“aku ingin seperti dulu Sehun-ah”Cicit Baekhyun. pintu kamar mandi dikamar tersebut terbuka memperlihatkan seorang namja yang sudah berpakaian lengkap sedang mengeringkan rambutnya yang basah. Baekhyun yang merasakan ada sesuatu yang dibuka menolehkan kepalanya dan terkejut melihat siapa yang keluar dari dalam kamar mandi tersebut.
“Oh? Hyung!, kenapa kau—“Belum sempat Sehun berbicara, Baekhyun sudah berlari memeluknya.
“Ya Byun Sehun! Apa benar ini kau? Apa aku tidak bermimpi lagi?”Tanya Baekhyun sambil tetap memeluk Sehun. Sehun tersenyum menanggapi pertanyaan Baekhyun, ia lalu melepas pelukan Baekhyun dan menatap Baekhyun.
“Ini aku Hyung, aku kembali. Maafkan aku karena lama tak menghubungimu!”. Baekhyun hampir meneteskan air matanya sebelum Sehun memerintahnya agar tak menangis. “Jangan menangis Hyung, ini hari pertamaku di Korea, aku tak mau melihatmu menangis”Perintahnya. Baekhyun segera menghapus air matanya, ia lalu tersenyum ke arah Sehun yang dibalas olehnya.
“Aku sangat merindukanmu Sehun-ah!”Ucap Baekhyun.
“Aku juga, apa kau sehat?, kemarin kau demam!”Tanya Sehun khawatir.
“Jadi kau yang mengompresku!, aku baik-baik saja”Jawab Baekhyun. Sehun meletakkan telapak tangannya ke dahi Baekhyun, kemudian ia tersenyum ternyata demamnya benar-benar sembuh. Baekhyun teringat pekerjaannya, ia terkejut saat melihat jam dinding menunjukkan pukul 5.
“Omo! Sudah pukul 5, aku harus melakukan pekerjaanku sehun!, jika tidak appa pasti memarahiku!”Baekhyun segera berlari kebawah, meninggalkan Sehun yang menatapnya iba. “Ternyata tidak berubah!”Gumam Sehun.

Waktu sudah menunjukkan jam 7.30, Baekhyun sudah selesai membuat sarapan dan mengganti pakaian dengan seragam sekolah. Ia segera turun kebawah untuk sarapan, ia menemukan adiknya dan ayahnya yang terlebih dahulu sarapan. Ia melihat ayahnya dan Sehun yang sangat dekat, ia merasa iri dengan Sehun. Baekhyun berjalan lurus menuju rak Piring dan membawa Sebuah tempat bekal lalu ia mengambil 2 buah Roti isi yang ia buat sendiri kemudian ia masukkan ke kotak bekal dan memasukkannya di tasnya. Sehun yang melihat Baekhyun mengernyit bingung, kenapa Hyungnya tak sarapan bersamanya dan juga ayahnya.
“Bakhyun Hyung kau tak sarapan?”Tanya Sehun. Baekhyun menoleh ke arah Sehun, ia melihat mata Sang appa yang menatapnya tak suka.
“Aniya, aku akan sarapan disekolah bersama Kyungsoo!”Jawab Baekhyun. Sehun sadar bahwa Baekhyun takut dengan appanya, jadi ia memilih diam dan melanjutkan sarapannya. Sedangkan Baekhyun yang sudah selesai menyiapkan bekalnya melenggang pergi dari ruang makan tersebut, melihat itu Sehun langsung mempercepat makannya lalu berpamitan kepada Appanya untuk pergi sekolah.
“Baekhyun Hyung, tunggu aku!”Baekhyun yang ingin membuka pintu pun terhenti, ia menolehkan kepalanya kebelakang dan mendapati adik tirinya berlari ke arahnya.
“Kau sedang apa?” Tanya Baekhyun
“Ayo pergi sekolah bersama, aku murid baru disekolahmu!”Jelas Sehun
“Mwo? Kenapa begitu?” Bingung Baekhyun. Baekhyun memperhatikan penampilan Sehun, Sehun memakai seragam yang sama dengannya. Tanpa sadar ia tersenyum, lalu dengan segera memegang tangan Sehun keluar dari rumahnya.

Baekhyun dan Sehun sampai di Sekolahnya dengan menaiki bus, sebenarnya Sehun sudah menawarkan pada Baekhyun untuk menaiki Mobil saja tanpa harus mengeluarkan uangnya, tapi Baekhyun menolak dengan tegas tawaran Sehun. Mereka berdua memasuki gerbang sekolah, seketika itu pula semua mata para Yeoja menatap kagum Sehun. Baekhyun yang melihat itu terkekeh, ia tidak menyangka bahwa Sehun akan begitu populer bahkan di hari pertamanya masuk sekolah.
“Woah Sehun-ah kau memiliki banyak Fans Disini!”Canda Baekhyun.
“Aishh…,Hyung jangan menggodaku!” Marah Sehun. Sehun memang tipe namja yang tidak peduli akan sekitarnya, ia akan berubah dingin pada semua orang, tapi ia akan sangat marah atau Khawatir jika urusannya adalah kakaknya sendiri, Byun Baekhyun.

Sehun memasuki kelas barunya. Sehun tampak sangat tampan dengan setelan seragam sekolah berwarna abu-abu yang dihiasi oleh beberapa garis belang di ujung lengannya. Guru Sehun mendiamkan semua murid yang sibuk berteriak histeris karena kedatangan Sehun, terutama para murid Yeoja.
“Semuanya diam, Sehun Silahkan perkenalkan dirimu!”perintahnya
“Ne, Halo semuanya namaku Byun Sehun, semoga kita bisa berteman dengan baik!”Ucap Sehun. Seorang namja berkulit tan yang sedari tadi hanya melipatkan tangannya diatas meja dan menenggelamkan kepalanya menoleh setelah mendengar Sehun memperkenalkan diri. Namja itu bernama Jongin atau Kai, ia adalah salah satu teman baik Baekhyun karena ayahnya lah yang menyelamatkan perusahaan ayah Baekhyun yang hampir bangkrut dulu.
“OK Sehun kau boleh duduk di dekat Kai!”Perintah guru Sehun
“Ghamsahammida Seosangnim”Setelah itu Sehun segera berjalan menuju tempat duduknya. Sehun yang tak melihat Kai disitu,langsung duduk tanpa menyapanya. Kai yang memang belum banyak tau tentang Sehun hanya melihatnya sekilas dan mencoba menghiraukannya.

Bel istirahat telah berbunyi, semua murid dikelas Sehun bangkit dari duduknya untuk pergi menuju ke kantin. Sehun yang masih baru dikelasnya terlihat canggung dengan sekitarnya, ia ingin bertanya dimana kelas Baekhyun agar ia bisa makan bersama Hyungnya itu. Sebuah tepukan mendarat di bahu Sehun, Sehun menoleh dan mendapati seorang namja yang ia ketahui adalah Kai.
“Kau mau ke kantin?” Tanya Kai.
“Ani, apa aku boleh tanya?”Sahut Sehun
“Ne, mau tanya apa?”
“Apa kau tahu Byun Baekhyun, dimana kelasnya?”
“Jadi benar kau adik Baekhyun Hyung!”Papar Kai
“Ya, aku adik tirinya!”Jelas Sehun. “Jadi kalau boleh tau, dimana kelas Baekhyun Hyung?”Lanjutnya.
“Ayo ikut aku!”Suruh kai. Mereka berdua berjalan beriringan menuju kelas Baekhyun. Sehun sesekali bertanya pada Kai, seberapa dekatkah Kai dengan Baekhyun. Mereka berdua tampak tak terlihat canggung, mereka juga sempat tertawa bersama karena menceritakan kemanjaan Baekhyun pada semua teman dan juga Adiknya sendiri, Sehun.

Mata Sehun dan Kai membulat kaget melihat Baekhyun dari kejauhan, penampilan Baekhyun berantakan dengan pakaian yang basah dan Rambut yang terlihat lengket.
“Hyung!”Teriak Sehun, lalu berlari mendekati Baekhyun. Kai yang juga kaget akan penampilan Baekhyun ikut berlari mendekatinya.
“Sehuan-ah, Kai-ah!”Panggil Baekhyun.
“kenapa penampilanmu seperti ini?”Tanya Kai
“Yongguk”Jawab Baekhyun singkat. Sehun membolakkan matanya, ia tentu kenal dengan nama itu. Sebenarnya Sehun sudah tau cerita masa lalu Baekhyun, tapi ia tak memberitahunya pada Baekhyun. karena itulah Sehun sangat Khawatir jika Baekhyun diganggu, apalagi itu dengan Yongguk. Mata Sehun mengkilat marah mendengar Baekhyun dijahili oleh Yongguk. Ia menatap Kai yang masih Membersihkan pakaian Baekhyun yang terlihat kotor.
“Kai apakah kau tau Yongguk yang mana?”Bisik Sehun pada Kai sambil mencoba agar Baekhyun tak mendengarnya. Kai yang mendengar Sehun bertanya, langsung menatap Sehun. Kai sebenarnya juga membenci Yongguk, karena Yongguk selalu menganggu Baekhyun, ia sadar Bahwa Sehun akan membalas Yongguk.
“Baekhyun Hyung sebaiknya kau kekelas menemui Kyungsoo, pinjamlah baju padanya!”Ucap Kai. Baekhyun mengangguk, Baekhyun sempat menatap Sehun ia tersenyum lalu melambaikan tangannya ke arah Sehun.

Kai dan Sehun berjalan beriringan mengelilingi sekolah mencari Yongguk. Tak jauh dari tempaat mereka, Kai melihat Yongguk sedang duduk di sebuah kursi didekat taman sekolah. Kai menolehkan kepalanya ke Sehun, dan mengisyaratkan matanya agar Sehun mengikuti arah pandangannya. Sehun menatap orang yang ditunjuk oleh Kai, ia menyunggingkan senyumnya saat ia menemukan ide untuk membalas Yongguk.
“Kai-ah bisakah kau membelikanku minuman?” Suruh Sehun.
“untuk apa?”Bingung Kai.
“kau akan tau nanti”. Kai yang mengerti ucapan Sehun langsung melesat pergi mencari minuman untuk sehun, setelah mendapatkannya ia langsung memberikannya pada Sehun.

Yongguk sedang asik duduk di taman sekolahnya sambil menatap layar ponsel miliknya. Ia tersenyum membaca pesan yang masuk lewat ponsel miliknya tersebut.
Massage From= Jinhwan
Hyung, aku sudah menemukan orang yang kau cari. Ia sudah kembali ke Korea dan bersekolah di sekolahmu. Tapi, maaf hyung aku tak bisa mengirim fotonya, ia bernama ‘Byun Sehun’.

Yongguk mengingat nama itu, nama itu ramai diperbincangkan oleh teman-teman kelasnya. Setelah membaca pesan tersebut, ia menaruh ponselnya dan beranjak meninggalkan tempat itu. Tapi,…
BRUKK~ .Seseorang menabraknya, dan menumpahkan minuman ke bajunya.

“Aishh, bajuku. Ya! Kau tak punya mata hah?”Ucap Yongguk emosi.
“aku mempunyainya, kau tak melihatnya!” Ucap orang tersebut. “kau tau aku?, jika kau memang tau seluk beluk kehidupan kakakku, kau pasti tau aku!.” Lanjutnya. Yongguk mengernyit kala mendengar ucapan orang itu, ia lalu menatap name tag yang bernama ‘Byun Sehun’, ia membolakkan matanya tapi sedetik kemudian ia menyunggingkan senyumannya walaupun hanya sedikit.
“Bang Yongguk, akhirnya kita bertemu!” Ucap Sehun dengan nada datar.
“Oh~~ ternyata ini adik tiri Byun Baekhyun!” Ucap Yongguk dengan nada yang sama dengan Sehun. “aku baru saja ingin menemuimu, tapi ternyata kau datang sendiri padaku. Kenapa?, kau ingin membalasku, karena aku menjahili kakakmu lagi.” Lanjut Yongguk sambil melipatkan tangannya di depan dada. Sehun hanya menatap tajam Yongguk, ia tidak berkata apa-apa untuk membalas Yongguk.
“Ow..Ow..Ow, kau terlihat sangat marah Byun Sehun”Ejek Yongguk. Sehun mendekatkan dirinya kearah Yongguk, lalu ia mendekatkan kepalanya ke arah telinga Yongguk. “dengar aku baik-baik, Sebenarnya aku bukanlah orang pendendam sepertimu. Aku hanya akan membalas orang itu jika memang ia sudah kelewatan denganku. Dan kau!, kau sudah kelewatan denganku Bang Yongguk.” Sehun menjauhkan kepalanya. “jika kau mengganggu kakakku lagi, kau akan tau balasannya. Ingat! Aku bukanlah orang yang suka membalas dendam dengan menggunakan fisik, aku hanya menggunakan otakku untuk membalasmu.” Setelah itu Sehun membuang sisa minumannya tepat di sepatu mahal Yongguk, dan pergi berlalu begitu saja.

Yongguk mengeram marah melihat kepergian Sehun. Ia menatap sepatunya mahalnya, sepatu itu pemberian dari ayahnya yang hanya ada satu didunia. Ia mengepalkan tangannya, lalu mengambil ponselnya menelfon supirnya untuk membawakan sepatu juga baju untuknya di sekolah. Setelah ia mematikan sambungan telfon, ia berjalan menuju toilet. Ia membuka pintu toilet dengan keras, dan sontak membuat semua orang yang berada di toilet terburu-buru pergi dari tempat itu. Yongguk berdiri di wastafel dan memandang ke kaca yang ada di depannya. “Byun Sehun, kau tak akan pernah bisa bermain-main denganku, aku pasti akan menghancurkanmu sama seperti aku menghancurkan kehidupan kakakmu!” ucap Yongguk sambil mengepalkan tangannya.

TBC~~

5 thoughts on “My Brother is My Protector {Chapter 2}

  1. ellalibra berkata:

    Sehun keren hihihii …. Knp yongguk jahat bgt sih jd org …. Gmn y rasanya baekhyun dijahatin trs sm yongguk … Pst g enk bgt… Sp lg yg di hubungin yongguk apa dy bnc jg sm sehun dtunggu neeext fighting eon🙂

  2. sye berkata:

    Ya ampun sehun jd mengibarkan bendera perang(?) sm yongguk..smg yongguk bsa sadar nnti ga ganggu baek lg dan sehun bsa ngelawan si yongguk hhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s