Difficult Love part 1

Untitled

Author               :   Park Yurin ~Twitter~ {@Park_Yurin94}

Tittle                  :  Difficult Love

Genre                 :   Romance, School, Friendship, & Sad (?)

Length             : Chapter 1

Cast                    :   Jung Kristal, Oh Sehun, Kim Hanbin (iKON)

Support cast     : Irene (RV), Yoona (SNSD), Suzy (Miss A) , Chanyeol & Baekhyun (EXO), Mark (GOT7)

Note                : Aku gak mau bahas apa-apa tentang FF ini. Ini FF teman aku yang request, jadi aku usahain buatnya.

PS: Ini cerita fakta OK, hanya sedikit di beri bumbu Kebohongan. J😀 ^.^

~Happy Reading~

#Author POV

Kristal berjalan menyusuri koridor sekolahnya, ia sesekali tersenyum kepada teman yang menyapanya. Ia memasuki kelasnya yang masih tampak sepi, maklumlah ini masih jam setengah tujuh pagi hanya ada beberapa anak yang bertugas piket pagi sekarang. Kristal berjalan menuju tempat duduknya, ia menaruh tasnya di mejanya.
“Kristal-ah bisakah kau membantuku menaikkan kursi ini!”Ucap salah satu temannya.
“Ne, sebentar aku ingin menaruh bukuku dulu di lokerku!”. Kristal berjalan kearah lokernya, ia menaruh semua bukunya dalam loker tersebut. Kristal menutup pintu lokernya dan berjalan menghampiri temannya dan membantu menaikkan kursi keatas meja.
“kenapa kau yang menaikkannya, bukankah masih ada murid lelaki yang piket pagi hari ini”Tanya Kristal pada temannya itu
“Memang sihh, tapi lihat mereka belum ada yang datang. Jika kutunggu piket pagi ini tak akan selesai!”. Kristal mengangguk mendengar penjelasannya. Pintu kelas terbuka menampilkan dua orang namja yang berjalan beriringan kedalam kelas.
“Ya! Kenapa kau mengangkat ini, kau tau bukan ini berat.”Ucap salah satu namja pada Kristal. Kristal terkejut pada bentakan itu, ia menundukkan kepalanya saat melihat tatapan temannya itu padanya.
“Ya!! Kim Hanbin, kenapa kau membentakknya. Kristal hanya menolongku, aku yang menyuruhnya tadi. Lagipula jika kau datang lebih awal, aku tak akan menyuruh Kristal untuk mengangkat semua kursi itu!”Namja yang dipanggil ‘Kim Hanbin’ itu hanya mengadu kesakitan memegang kepalanya atas pukulan Suzy yang diberikan padanya.
“Aku hanya telat beberapa menit! Pergilah biar aku yang meneruskannya!”Ucap Hanbin pada Kristal. Kristal meletakkan kursi yang dipegangnya dan memberikannya pada Hanbin.
“Ya! Park Chanyeol kau juga piket pagi hari ini, mau kemana kau?” Ucap Hanbin saat melihat temannya itu ingin pergi keluar kelas.
“Hanbin-ah bisakah kau menggantikanku dulu, aku ingin menemui adikku yang baru pindah di gerbang sekolah. Aku tau kau baik, jadi aku mohon—“Ucap Chanyeol sambil mengatupkan kedua tangannya. Hanbin melihat Chanyeol dengan tatapan datar.”Tak Boleh!! Aku tak mau membantumu, cepat bersihkan ini baru kau boleh pergi”Tegas Hanbin pada Chanyeol. Chanyeol menghelakan nafasnya.
“Hanbin-ah aku mohon satu kali saja, aku akan traktir kau nanti oke. Jadi izinkan aku pergi.”Mohon Chanyeol
“Sudahlah biarkan dia pergi, biar aku yang meneruskan pekerjaannya!”Hanbin dan Chanyeol menolehkan kepalanya pada Kristal yang berucap. Chanyeol tersenyum kearah Kristal, sedangkan Hanbin hanya menatapnya lalu kembali meneruskan pekerjaannya.
“Gomawo Kristal-ah, aku berhutang budi padamu!”. Setelah itu Chanyeol berlari meninggalkan kelas mereka.


“Ya, Kim Hanbin aku sudah selesai piket, aku ingin ke kantin. Kristal-ah kau mau ikut?”Ucap Suzy pada Kristal. Kristal yang masih membersihkan kaca kelas menolehkan kepalanya pada Hanbin.
“Pekerjaanku belum selesai, pergilah aku akan menyusul!”Ucap Kristal sambil tersenyum kearah teman-temannya. Hanbin melihat kearah Kristal, ia meletakkan penghapus yang di pegangnya dan berjalan menuju tempat Kristal membersihkan kaca kelas. Ia mengambil kain yang dipegang Kristal untuk membersihkan kaca.
“Eh? Aku be—“Ucapan Kristal terpotong saat Hanbin mulai membersihkan kaca di depannya.
“Pergilah! Biar aku yang meneruskannya. Lagi pula ini bukan piket mu kan!”. Kristal termenung, ia masih terkejut atas kelakuan Hanbin padanya.
“Kristal-ah ayo! Biarkan Hanbin meneruskan pekerjaanmu!”Ucap Yoona. Kristal menganggukkan kepalanya, ia menengok pada Hanbin “Gomawo, Hanbin-ah” Ucap Kristal lalu berjalan menghampiri temannya dan pergi beriringan menuju kantin.

Hanbin menengok kebelakang melihat punggung Kristal yang sudah mulai menjauh, ia tersenyum miris melihat punggung itu menjauh. ‘hanya ini yang bisa kulakukan untukmu,bersenang-senanglah bersama temanmu agar kau tak pernah tau perasaanku padamu’Batin Hanbin

Bel istirahat sudah berbunyi dari setengah jam lalu, tapi anehnya kantin sekolah tidak terlalu ramai seperti biasanya. Yahh…kalian pasti tau, tujuan utama para murid saat jam istirahat adalah kantin bukan?. Kristal berniat pergi ke perpustakaan sekolah, ia ingin mengembalikan buku yang ia pinjam kemarin lusa. Saat dipertengahan jalan ia menyadari bahwa ada sebuah kelas yang menjadi pusat murid-perempuan tentunya-. Kelas itu tampak sangat ramai. Kristal mencoba bertanya pada salah satu murid-perempuan- yang hendak berlari menghampiri kelas tersebut.

“permisi! Apa yang terjadi dengan kelas itu?” Tanya Kristal. Murid itu tercengan dengan pertanyaan Kristal. Berita adanya murid baru yang tampan, tinggi, manis -menurut murid itu- sudah beredar di seluruh sekolah. Tapi, kenapa Sunbae ini tidak tau? Batin murid itu.
“Ada murid baru di kelas itu sunbae!” Kristal mengerutkan keningnya, ia berniat bertanya lagi sebelum murid itu kembali berlari menyusul teman-temannya yang sudah berada di kerumunan murid perempuan itu. “Murid baru? Tapi,kenapa mereka sampai seperti itu?”Tanya Kristal pada diri sendiri. Kristal mendekat ke arah kerumunan itu, ia penasaran sipa murid baru yang membuat semua perempuan diseluruh sekolah seperti itu?.
“Woahh dia tamapan sekali!!” Ucap salah satu murid
“Iya, tidak salah ia menjadi adik Chanyeol sunbae!” Kristal mengerutkan keningnya, Chanyeol? Adik?.
“Kristal-ah!!”Panggil seseorang. Kristal menengokkan kepalanya kearah suara tersebut. Ia melihat Chanyeol, Baekhyun, dan Hanbin yang menuju kearahnya.
“Kau menyukai adikku juga? Heoll… Daebak bahkan adikku sudah menggait perempuan yang selama ini tak peduli akan cinta?”Ucap Chanyeol yang disetujui oleh Baekhyun, sedangkan Hanbin….aku tak akan menjelaskan bagaimana raut wajahnya. “Adikmu? Dimana? Dikelas ini? Aku bahkan tak tau wajahnya?”Kristal melihat kearah kelas itu, ia termenung melihat seorang namja yang juga menatap ke arahnya.
“Oh Sehun! Dia adik sepupuku. Itu dia ya—“Ucapan Chnayeol terpotong
“Kristal-ah bukannya kau ingin ke perpustakaan?”Ucap Hanbin memotong perkataan Chanyeol. Kristal terkejut dengan ucapan Hanbin
“Oh iya aku lupa! Aku pergi dulu!”Kristal berlari menuju perpustakaan. Hanbin melihat punggung Kristal ‘Setidaknya ia tak akan tau wajah adik Chanyeol maafkan aku, Kristal aku harus menjauhakanmu dari adik Chanyeol walaupun aku tak tau kau benar menyukainya atau tidak’Batin Hanbin.

@Sehun Place

Oh Sehun duduk tenang di mejanya sambil membaca buku dengan sebuah earphone yang menutupi telinganya. ia sedang menunggu kakak sepupu idiotnya Park Chanyeol. ‘Aku kesana’ Sehun menghela nafas saat membaca pesan dari Chanyeol, pasalnya ia sudah risih dilihat oleh seluruh murid yang berada di dalam bahkan luar kelasnya. Sehun membuka earphonenya dan meletakkan bukunya, ia melihat kearah jendela tepat pada mata seorang Yeoja yang menatapnya. ‘mata itu……aku suka’ Batin Sehun. Sehun mengalihkan pandangannya saat melihat yeoja itu sudah berlari dan menjauh dari pandangannya ‘aku ingin mengenalnya, Yeoja bermata indah’ Batinnya lagi, ia kemudian berdiri dari tempatnya menghampiri Chanyeol yang sudah melambaikan tangannya padanya.

Sehun Place End

Pelajaran sudah dimulai sejak 1 jam lalu, tapi guru kelas Kristal masih belum datang. Kristal yang memang cepat bosan berniat mengambil novelnya untuk mengisi kebosanannya.
“Kristal-ah!”Panggil Yoona. Kristal menolehkan kepalanya dari novel yang dibacanya ke pintu kelas.
“Wae? Ada perlu apa?”
“Shin Seosangnim menyuruhmu ke kantornya!” Kristal menganggukkan kepalanya, ia berdiri dari tempatnya setelah menutup novel dan menarunya di bawah mejanya.

Kristal berjalan di koridor menuju kantor gurunya. Sesampainya di kantor itu ia tak melihat gurunya itu duduk di mejanya sendiri. ia melihat sekeliling dan menumakan Choi Seosangnim sedang berbicara dengan salah satu murid.
“permisi, Choi Seosangnim!”Panggil Kristal
“Oh? Kristal-ah. Ada apa?”Sahut Gurunya itu.
“aku ingin bertemu Shin Seosangnim tapi sepertinya ia tak ada, apa seosangnim tau ia dimana?”Tanya Kristal. Guru tersebut tersenyum
“Sehun-ah kau boleh keluar sekarang, selamat menikmati hari-harimu di sekolah ini!”Ucap Gurunya tersebut pada seorang murid yang Kristal dengar bernama ‘Sehun’. “Ne seosangnim, Ghamsammida”Ujar Sehun. Sehun menatap Kristal yang juga menatapnya ia tersenyum lalu pergi meninggalkan Kristal dari ruangan tersebut.

“Shin seosangnim sedang pergi, ia berkata padaku untuk memberikanmu tugas ini. Kau disuruh mengambil semua buku tugas fisika yang ada di mejanya itu, lalu kau bagikan pada semua teman kelasmu!”Suruhnya.
“Ahh… aku mengerti, Ghamsammida Seosangnim!” Kristal mengambil buku-buku itu lalu pergi setelah membungkukkan punggunya pada gurunya itu.

BRUKK~

“Aishh jinja!! Kenapa buku-buku ini berat sekali, dan kenapa pula aku menjatuhkannya?!!” Kristal menggerutu saat mendapati buku-buku yang dibawanya dari ruang guru jatuh berserakan dilantai koridor karena ia tak kuat untuk memegangnya. Ia berjongkok untuk mengumpulkan kembali buku-buku itu, tak henti-hentinya ia menggerutu kerena kekuatannya yang tak bisa membawa buku-buku itu dengan benar. Bagaimana jika sampai teman-temannya marah saat melihat buku milik mereka kotor, ia pasti dimarahi habis-habisan.
“Betapa bodohnya kau, bagaimana jika teman-teman marah padaku?!!” sebuah tangan membantu mengambilkan buku-buku itu, Kristal menengok pada si pemilik tangan(?) dan mendapati seorang pria yang ia ingat bernama ‘Sehun’.
“Kau tak seharusnya membawa buku-buku ini sendirian, ia sangat banyak dan juga berat kau tau?”Ucap Sehun. Kristal menundukkan kepalanya, ia juga berpikir ini juga salahnya kenapa ia tak memanggil teman-temannya untuk membantunya tadi?.

“Aku lupa!” Sehun terkekeh mendengar jawaban Kristal, ia kemudian berdiri setelah selesai mengambil kembali buku-buku yang berserakan tadi.
“Biarkan aku membantumu! Aku rasa kau tak akan kuat memegang semua ini” Sehun mengambil buku yang ada di tangan Kristal lalu membawanya. Kristal mengkuti langkah Sehun tepat disampingnya.
“Aku tak pernah melihatmu disekolah ini?” Tanya Kristal. Sehun menolehkan kepalanya pada Kristal ia tersenyum.
“Aku bahkan sudah melihatmu tadi, kau juga kan?!” Kristal mengerutkan keningnya, ia tak mengerti dengan ucapan Sehun. “Kapan? Dimana?”Ucap Kristal
“Aku Oh Sehun!” Kristal mengingat nama itu, tapi ia lupa dimana ia mendengar nama itu. Ia berpikir keras mengingat dimana ia pernah mendengar nama itu, ia memang memiliki ingatan yang buruk pikirnya.
“Aku adik Chanyeol!” Kristal tersenyum
“Benar! Aku lupa bahwa kau adik Chanyeol”Kristal memukul dahinya, Sehun Terkekeh dengan kelakukan Kristal.

Mereka sudah sampi di depan kelas Kristal “Biar aku yang membawanya, kau bisa kembali kekelasmu!”Suruh Kristal.
“Tidak! biarkan aku membawanya sampai kekelasmu!”
“Tapi disini sudah kelasku Oh Sehun! Dan ingat aku ini Sunbae-mu seharusnya kau menghormatiku!”Kesal Kristal
“Terserah! Aku ti—“ Pintu kelas terbuka dan menampilkan Hanbin yang keluar dari kelas itu, Hanbin menatap datar Kristal dan Sehun yang melihat kearahnya
“Masuklah biarkan aku yang membawanya!”Ucap Hanbin pada Kristal.
“Eh? Tidak usah, aku yang disuruh Shi—“
“Kubilang masuk! Biar aku yang membawanya, kau tak akan kuat membawanya Kristal Jung!!”Ujar Hanbin. Kristal menghelakan nafasnya, ia mengangguk menyetujui suruhan Hanbin
“Sehun-ah Gomawo, serahkan buku itu pada Hanbin OKE!” Kristal masuk kedalam kelas meninggalkan dua namja yang saling bertatapan, entak apa arti tatapan itu persahabatan atau…..
“Berikan padaku!”Suruh Hanbin. Sehun memberikannya.
“Kau bisa pergi sekarang, bukankah tak ada lagi yang ingin kau lakukan di depan kelasku” Sehun mengerutkan keningnya. Hanbin masuk kedalam kelasnya, Sehun tersenyum melihat kepergian Hanbin ‘Ia menyukai Kristal, Kau tak bisa mengendalikan emosimu Sunbae. Bahkan aku belum memulainya.’ Sehun pergi meninggalkan kelas Kristal, dan pergi menuju kelasnya disini. permainan masih akan berlanjut bukan……?!!

TBC~

 

 

 

 

One thought on “Difficult Love part 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s