Thirteen Part 8

ccc

Nama : doraemon

Judul : Thirteen

Tag : all member exo

Genre : family, action, friendship, fantasy

Length : Chapter

THIRTEEN ( chapter 8 )

Luhan yang duduk didepan Clairine memberikan senyuman manisnya “bukan salahmu, sudahlah jangan membahasnya lagi”

“baiklah! Aku sudah lapar, ayo makan!” Lay menjadi yang pertama mengambil berbagai macam makanan yang sudah tersedia dimeja makan.

—–

Clairine berjalan menuju gudang yang berada cukup jauh dibelakang rumahnya, gudang itu adalah tempat penyimpanan senjata yang akan dijual oleh Clairine. Terlihat ada beberapa pekerja yang mengenakan jas lengkap dan rapi. Zuka melihat Clairine datang dan langsung menemuinya. Sejak kejadian semalam Zuka belum berani mendatangi Clairine.

Zuka menundukan kepalanya pada Clairine “jangan menundukan kepalamu lagi, kau bukan Pak Kim. Kau adalah Zuka, seseorang yang sudah merawatku selama hampir 200 tahun”

Zuka menatap Clairine sedikit tidak percaya “kau sudah tidak marah?”

Clairine hanya tersenyum “ayo kita bicara sebentar”

Clairine berjalan menuju taman dan duduk dibangku taman diikuti oleh Zuka.

“aku minta maaf padamu, seharusnya aku tidak mengarahkan pistolku seperti semalam”

“wajar saja jika kau marah padaku, aku sudah menutupi semuanya darimu”

“aku sebenarnya marah padamu tapi aku tau jika kau melakukannya karena untuk melindungiku dan saudara-suadaraku”

Keduanya saling tersenyum “bisakah kau berjanji padaku?”

Clairine sedikit bingung mendengar perkataan Zuka “berjanji tentang apa?”

“benjanjilah untuk selalu bersama saudaramu, jangan menolak jika mereka ingin melindungimu karena melindungi dirimu sama saja seperti mereka melindungi dirinya sendiri”

Clairine mengerutkan keningnya, Zuka melanjutkan perkataannya “ingat Clairine, jika sesuatu yang buruk terjadi padamu maka 11 diantara mereka akan mengalami hal yang sama”

Clairine menitihkan air matanya “kenapa harus aku? Kenapa hidup 11 diantara mereka harus menjadi tanggung jawabku? Aku bukannya tidak senang tapi jika aku mati maka…” Clairine tidak melanjutkan kata-kata karena menahan air matanya jatuh lebih banyak

Zuka menepuk pundak Clairine memberikannya pengertian “karena itu, kau harus membiarkan mereka melindungimu dan kau juga harus melindungi mereka”

“bagaimana caranya? Aku bahkan tidak punya kekuatan seperti mereka”

“kau harus membunuh Raja Zattur dan Yakuza bagaimanapun caranya, kau harus membunuh mereka berdua”

Mata Clairine membulat ketika mendengar nama-nama itu lagi, mengingat kalau Raja Zatturlah yang membuat dia dan 12 saudaranya terpisah dan membuat mereka semua kelihangan orang tua mereka

“kau nantinya akan menyadari kekuatamu”

“apa aku punya kekuatan seperti yang lainnya?”

“tentu saja!” Zuka menjawab dengan yakin “kau hanya belum menemukannya sekarang”

Clairine hanya diam tak berkata apapun

“dan bisakah kau berjanji padaku satu hal lagi?”

Clairine memasang wajah bingung “berjanji apa lagi? Kau sudah memintaku melakukan hal yang sangat sulit”

“berjanjilah kau akan selalu percaya pada 12 saudaramu, terutama pada Tao, dia saudara kembarmu. Kau lebih dulu mengenalnya dibandingkan kau mengenal seluruh orang dihidupmu. Terlebih lagi jika aku tidak bisa melindungimu lagi atau tidak bisa berada didekatmu lagi maka kau harus percaya pada 12 saudaramu dan selalu bersama mereka. Bisakah kau berjanji padaku?”

“apa kau akan pergi?”

“tentu saja tidak! Tapi kita tidak tau apa yang akan terjadi nantinya”

“memangnya apa yang akan terjadi? Semua akan baik-baik saja kan?”

“aku tidak akan berbohong padamu. Sekarang kalian sudah bersama, aku yakin Raja Zattur dan Yakuza sudah merasakannya, entah kapan mereka mungkin menyerangmu dan saudara-suadaramu”

Clairine terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Zuka. Menyerang ? bagaimana bisa?

—–

— Clairine pov —

Sejak mendengar perkataan Zuka, aku mulai cemas tentang keselamatan diriku sendiri. Aku bukannya bersikap egois tapi jika sesuatu yang buruk terjadi padaku maka 11 diantara saudaraku akan mengalami yang sama buruknya denganku. Sejak satu minggu yang lalu, saat mendengar perkataan Zuka aku mengetatkan keamanan rumahku, untuk sementara aku tidak melakukan bisnisku. Walaupun aku tau menaruh 1000 orang dirumahkupun tidak akan bisa menghadang jika Raja Zattur dan Yakuza datang karena manusia hanyalah lawan yang sangat mudah bagi Raja Zattur dan Yakuza. Aku merasa sangat takut dengan apa yang akan kulakukan nanti. Membunuh Raja Zattur dan Yakuza ? bagaimana aku bisa melakukannya ? memikirkan hal itu membuatku benar-benar sakit kepala.

Aku duduk dibalkon kamarku, seperti biasa mendangang langit malam yang indah.

Tak lama terdengar seseorang dari luar “Clairine boleh aku masuk ?”

Aku langsung mengenali suara itu “masukan Kris oppa”

Tak lama pintu kamar terbuka, Kris oppa langsung berjalan dan berdiri disebelahku

“yang lain sudah pergi ? kenapa kau tidak ikut ?” aku bertanya karena mereka berencana untuk pergi kebioskop

“aku malas pergi ketempat yang ramai, jika kami kesana pasti akan menjadi pusat perhatian karena ketampanan kami”

Aku hanya tertawa mendengar perkataan Kris oppa, walaupun tampak dingin sebenarnya dia orang yang sangat lucu

“mereka juga tidak jadi pergi kebioskop”

“kenapa? Bukannya Chanyeol oppa sangat ingin menonton di bioskop”

“D.O tidak ingin ikut dan akan membuat steak, ketika mendengar D.O akan membuat steak semua langsung batal ikut dan memilih untuk minta dibuatkan steak juga”

“apa steak yang dibuat D.O sangat enak? Apa dia juga membuatkannya untukku ?”

“tidak”

Aku sedikit kesal, kenapa D.O tidak membuatkan steak juga untukku

“aku hanya bercanda, mereka pasti juga membuatkan untuk kita “

— Clairine pov end—

Clairine masuk kedalam kamarnya tanpa bicara apa-apa dengan Kris, membuat Kris sedikit bingung. Tak lama Clairine keluar dengan sebuah foto ditangannya dan menyerahkan kepada Kris

“Dubai?” Kris melihat di foto itu, Clairine sedang berfoto dengan pemandangan Dubai dibelakangnya

“iya! Ayo kesana! Kalian sudah pernah kesana?”

“sudah, tapi sebenarnya tidak benar-benar kesana”

Clairine mengkerutkan dahinya bingung dengan apa yang dikatakan oleh Kris

“beberapa tahun yang lalu, Tao sangat ingin ke Dubai tapi aku melarang karena saat itu kami sedang dikejar-kejar oleh orang yahhh karena pekerjaan kami. Tao marah dan langsung membujuk Sehun dan Kai untuk pergi ke Dubai, tapi dengan bodohnya Sehun dan Kai menuruti perkataan Tao. Lalu mereka pergi ke Dubai tanpa memberitau kami”

Cerita yang disampaikan Kris membuat clarine tertawa “ apa Tao sangat nakal?”

“dan setelah 2 hari mereka tidak pulang, Chanyeol dan Baekhyun terus saja menangis karena berpikir kalau mereka bertiga diculik tapi setelah Xiumin dan Luhan mengecek paspor mereka yang ternyata terakhir digunakan di Dubai International Airport, kami semua langsung kesana”

“aku tau oppa, saat sampai sana kau pasti langsung memarahin mereka kan ?”

“bukan hanya aku yang memarahi mereka, tapi kami semua. D.O dan Lay melarang mereka untuk makan masakan yang dibuat oleh mereka selama 1 minggu, Xiumin dan Luhan melarang mereka keluar dari rumah selama 1 bulan” Kris mencerita dengan terus saja tertawa

“lalu Chen oppa dan Suho oppa ? apa yang mereka lakukan ? Kai dan Sehun kan adik mereka?”

“ah.. mereka, Suho menyuruh Sehun untuk membaca buku dan menceritakannya kembali kepada Suho tanpa melewatkan apapun dan Chen tidak mau bicara dengan Kai sampai-sampai Kai harus menangis seperti anak kecil dulu baru Chen mau bicara dengannya “

“mereka sangat lucu!“ Clairine juga tak berhenti tertawa karena cerita yang disampaikan oleh Kris

“lalu apa yang oppa lakukan pada Tao?” Clairine melipat kedua tangannya didepan dadanya dan menyenggol lengan Kris dengan sengaja “apa yang oppa lakukan pada saudara kembarku?”

“ Tao ? aku hanya menambah jam latihan menebaknya saat itu, hanya 5 jam”

Clairine sedikit kaget “5 jam? Oppa aku juga berlatih menembak, berlatih selama 2 jam saja sudah melelahkan apalagi kau menambahnya “

“sudahlah jangan membahasnya, lebih baik kita ke ruang makan sebelum semua makanan akan habis dimakan oleh mereka “

“kau benar oppa, ketika melihat makanan mereka seperti selalu kelaparan“

Kris berjalan keluar dari kamar Clairine, diikuti oleh Clairine yang baru saja menutup pintu balkon kamarnya.

Baru saja akan menuruni anak tangga menuju ruang makna yang berada dilantai 1, tiba-tiba terdengar suara dari luar rumah Clairine, suara teriakan kesakitan dari banyak orang, mereka bisa mendengarnya dengan jelas. Kris dan Clairine langsung mempercepat langkah mereka, 11 lainnya muncul dari arah ruang makan.

“hyung, apa yang terjadi diluar?” Sehun langsung memeluk lengan Luhan

“aku tidak tau Sehun”

Terdengar suara lantang dari luar rumah “kalian didalam! Keluarlah!”

Xiumin dan Kris langsung saling menatap, keduanya menyebutkan nama yang sama “Yakuza!”

Semuanya langsung tertegun ketika mendengar nama itu disebut.

“Lay bawa Clairine kekamarnya, Baekhyun dan Chanyeol ikutlah dengan Lay, jaga Clairine”

Semua langsung mengangguk kepalanya setuju dengan Kris tapi tidak dengan Clairine

“oppa! Aku tidak bisa, diluar sana semua anak buahku! Hidup mereka tanggung jawabku! “

“dan hidupmu adalah tanggung jawab kami!“ Kris langsung membentak Clairine

Tao menepuk pundak Clairine “bukan saatnya untuk menentang Kris hyung, masuklah kekamarmu. Biar kami yang keluar menemui Yakuza”

“tapi Tao…” Clairine tetap ingin ikut keluar menemui Yakuza

“sudahlah Clairine, ini bukan saat yang tepat! “ kali ini Xiumin yang bicara

Lay, Clairine, Baekhyun, Chanyeol, dan Clairine langsung menaiki tangga masuk kekamar Clairine.

Kris dan yang lainnya keluar dari rumah Clairine, terlihat Yakuza berdiri dengan 50 orang anak buah dibelakangnya, sudah banyak anak buah Clairine yang tumbang. Manusia bukanlah musuh yang sulit bagi anak bauh Yakuza.

“kenapa hanya 9 orang ? kemana lagi 3 orang lainnya ? dan juga saudara baru kalian?” Yakuza tersenyum meremehkan Kris dan yang lainnya

Yakuza mengarahkan pandangannya kearah balkon kamar Clairine dan menunjuknya dengan pedang panjang ditangan kanannya “ah.. dia disana!“

“jangan menggangunya!” Kris terlihat sangat marah

Yakuza hanya tertawa “kenapa kau marah? Apa kau takut kau akan mati bersamanya jika aku membunuhnya ?”

Tanpa diaba-aba, Luhan segera menggerakan bangku taman tak jauh dari mereka, melemparnya kearah anak buah Yakuza membuat beberapa anak buahnya terlempar jauh.

Semua langsung menyerang ketika Luhan melakukan penyerangan yang pertama

Xiumin langsung membekukan kaki 5 orang anak buah Yakuza sekaligus dan dengan cepat Kai dan Tao memberikan pukulan pada 5 orang itu.

Suho membuat pusaran air yang mengepung orang anak buah Yakuza sedangkan D.O dengan cepat mengangkat tanah dibawah Yakuza dan anak buahnya membuat mereka sedikit terguncang.

Chen dengan kekuatan petirnya sudah membuat beberapa anak buah Yakuza mati terpanggang

Kris kini berhadapan dengan Yakuza meyemburkan apinya tapi dengan cepat Yakuza menangkis dengan pedangnya.

Clairine, Lay, Chanyeol dan Baekhyun melihat semuanya dari kamar Clairine

Tiba-tiba Clairine berteriak kencang “ZUKA!”

“hentikan semuanya!” Kris menyuruh semua saudaranya menghentikan penyerangan

Semua langsung mengetahui alasannya, Zuka sudah berlutut dengan kedua pundaknnya ditahan oleh 2 orang anak buah Yakuza

“apa sekarang yang bisa kau lakukan hanya mengancam!” Luhan terlihat marah

Yakuza tidak menjawab dan hanya tertawa.

Tak lama Clairine, Lay, Baekhyun dan Chanyeol datang yang tentu saja membuat kaget.

“akhinya kalian keluar!” Yakuza terlihat senang ketika melihat Clairine keluar dari persembunyiannya

Tao langsung menolehkan kepalanya ke arah Baekhyun “hyung! Kenapa kau membiarkannya keluar!”

Baekhyun membela diri “kami tidak bisa menahannya! Apa aku dan Chanyeol harus menggunakan kekuatakan kami? Tentu saja tidak kan?”

Clairine melewati semua orang berdiri disamping Kris kini berhadapan langsung dengan Yakuza

“aku sudah bilang jangan keluar!” Kris bebisik kepada Clairine

Clairine tidak memperdulikan bisikan dari Kris, dia menatap Zuka yang kini sudah tidak berdaya

“lepaskan dia!” suara Clairine meninggi

“ohh.. kau sudah sangat berani disaat pertama kali kita bertemu seperti ini?”

“jangan bermain-main denganku!”

Clairine menatap 2 orang anak buah Yakuza yang menahan pundak Zuka dan tiba-tiba saja tubuh mereka berdua terlempar jauh kebelakang, semua langsung kaget dengan apa yang baru saja terjadi. Yakuza seperti mengetahui sesuatu, dia langsung memberi tanda pada anak buahnya yang lain untuk menahan pundak Zuka kembali.

Amarah Clairine semakin memuncak “aku sudah bilang jangan bermain-main denganku!” dan hal aneh terjadi lagi, kedua anak buah Yakuza kembali terlempar jauh kebelakang. Dengan cepat Yakuza menarik bagian belakang baju Zuka membuatnya langsung berdiri dari tempatnya.

Clairine yang akan mendekat langsung ditahan oleh Kris “Clairine! Aku mohon!” tanpa sadar Clairine menghentikan langkahnya dan menuruti semua perkataan Kris, dia ingat apa yang dikatakan Zuka, salah satu cara melindungi dirinya dan saudaranya adalah dengan saling percaya, dan kali ini dia percaya pada Kris, dia tidak bisa lebih mendekat dan membahayakan yang lainnya.

Yakuza dan anak buahnya langsung pergi dengan membawa Zuka, mereka melompat tinggi dan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan cepat.

“hyung! Apa yang harus kita lakukan sekarang?” pertanyaan dari Chanyeol yang juga mewakili pertanyaan dari yang lainnya, Kris harus menentukan apa yang akan dilakukan

“tentu saja, kita harus mencari mereka. Aku tau jika ini hanya taktik mereka agar kita mengikuti mereka, tapi memang hanya itu yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan Zuka”

“Kris benar, aku tidak ingin Zuka terbunuh begitu saja oleh Yakuza seperti yang terjadi pada paman Virda” Xiumin setuju dengan Kris

Clairine mendekati Lee Kyung yang kini memegang dadanya karena sesak

“Lee Kyung kau tidak apa-apa?”

Lee Kyung menganggukan kepalanya “tidak apa-apa nona”

“Lee Kyung, pergilah dari sini dan bawa yang lainnya” Clairine menatap beberapa anak buahnya yang sudah tidak bernyawa “dan lakukan pemakaman untuk mereka”

“nona! Aku tidak bisa meninggalkan kau sendiri setelah apa yang terjadi pada Zuka”

“aku mohon Lee Kyung! Untuk sekarang lakukan saja apa yang aku katakan, bawalah uang yang banyak dan bagikan pada yang lain. Suruh mereka pulang dan menjauh dariku”

“aku tidak akan melakukan itu nona!”

“aku perintahkan kau untuk menuruti semua perkataanku!” suara Clairine meninggi, Lee Kyung langsung menganggukan kepalanya tak berani lagi melawan perkataan Clairine

“dan bawalah ace bersamamu, saat semua sudah baik aku berjanji akan memperkerjakanmu lagi dan suruh semua orang untuk merahasiakan apa yang mereka lihat hari ini”

Lee Kyung langsung pergi setelah mendengarkan semua perintah dari Clairine sedangkan Clairine langsung berkumpul bersama yang lain

“Clairine, kau yakin dia bisa menjaga Ace dengan baik? Dan juga yang lain, apa mereka bisa merahasiakan apa yang mereka lihat tadi?” Baekhyun sangat mencemaskan ace

“tenanglah oppa, semua yang berkeja padaku dan Zuka adalah orang-orang yang sangat setia”

“sekarang kita harus kemana?” Lay tampak bingung

“Suho?” Kris malah menanyakannya pada Suho

“aku tidak yakin hyung tapi mungkin saja mereka masuk kedalam hutan”

“aku yakin pada pemikiranmu! Kai, kau bisa membawa kami semua?”

Kai langsung mengiyakan pertanyaan Kris. Semua langsung saling berpegangan tangan dan satu detik kemudian mereka sudah berada didalam hutan.

“kau benar Suho!” kata Xiumin saat melihat didepan mereka sudah banyak anak buah Yakuza

Salah satu dari anak buah Yakuza maju kedepan sepertinya dialah pemimpin pasukannya

“jadi dia yang harus mati?” katanya menatap tajam ke arah Clairine

Kris berbisik pada Luhan dan Xiumin yang berdiri didekatnya “lindungi Clairine!”

Luhan dan Xiumin langsung mundur dan menarik Clairine berdiri diantara keduanya.

“jika kau ingin membunuhnya! Maka bunuhlah kami terlebih dahulu!”

Pemimpin tadi langsung tertawa mendengar perkataan Kris “untuk apa membunuh kalian semua, jika dengan membunuh wanita itu sama saja membunuh 11 lainnya!”

“cepat bunuh perempuan itu!” teriak pemimpin itu dan langsung membuat semua anak buahnya menyerang Kris dan yang lain

Semua anak buah Yakuza langsung menyerang mereka, jika dibandingkan dengan jumlah maka jumlah anak buah Yakuza saat itu 30 kali lipat dari jumlah Kris dan yang lain.

D.O langsung menggunakan kekuatannya untuk mengangkat keluar semua akar pohon disekitar mereka dan dengan cepat Luhan menggerakan pohon-pohon besar itu ke anak buah Yakuza dan menimpa mereka.

Tao mencoba menghentikan waktu dengan kekuatannya namun gagal, saat ada yang akan menyerangnya Chanyeol segera menolongnya dan membuat orang yang akan menyerang Tao terbakar.

“terima kasih hyung!”

“tetaplah berada didekatku!” Chanyeol menarik lengan Tao untuk berada lebih dekat dengannya

Suho bergabung dengan mereka “kau tidak apa-apa Tao?”

“hyung, aku tidak bisa menggunakan kekuatanku!”

Suho sedikit terkejut mendengar perkataan Tao “itu berarti Raja Zattur bereda didekat sini Tao! Kau tidak bisa menggunakan kekuatanmu jika Raja Zattur berada tak jauh darimu!”

Tao dan Chanyeol langsung kaget mendengar perkataan Suho. Raja Zattur berada didekat sini?!

6 thoughts on “Thirteen Part 8

  1. shofalina Han berkata:

    huaaaaa Raja Zattur ada disitu??
    gawat dong??
    itu gimana sama Clairine?
    makin kesini makin seruuuu…
    makin gereget pula..
    ga sabar nunggu kelanjutannya🙂

  2. Park Eunmi berkata:

    waaahhh… makin seru nih ceritanya thor, maaf kalo selama ini aku jadi siders hehehe… tapi sekarang aku udah tobat kok🙂
    lanjutin segera ya thor, gak sabar nunggu cerita selanjutnya fighting…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s