With You.. Chapter 3

Author : PINK91

Main Cast :      Kim Jongin (Kai)

Lee Jae Shin (OC)

Oh Sehun

Lee Jae Ha (OC) Jae Shin’s twins

Park Min Young (OC)

Other Cast :      EXO member and Other cast

Genre : Marriage life

“ketika aku memutuskan untuk mencintainya, saat itulah aku berani untuk kehilangannya juga…”

*** happy reading ***

Sebelumnya..

Apa yang harus kukatakan ? tidak mungkin aku mengatakan yang sebenarnya..arghhh

“oppa…..”

“kau baik-baik saja ?” Jaeshin terlihat penasaran sekaligus khawatir melihat ekspresi wajah Kai sekarang. Entah apa yang dipikirkan pemuda itu, tetapi Jaeshin tau ada banyak rahasia selama ini.

“ah nan gwaenchana, hehe..diluar dingin, ayo masuk.” Kata Kai sambil menggandeng tangan Jaeshin, tanpa disadari Jaeshin pun membalas genggaman tangan Kai itu.

At EXO’s dorm..

Cklek~

Terdengar suara pintu depan terbuka, ternyata Sehun baru pulang. Keadaannya begitu kacau, mata sembab, rambut acak-acakan, dan bau alkohol yang menyeruak begitu Sehun melewati hyungnya yang sedang menonton televisi di ruang tengah dorm mereka. Karena melihat keadaan Sehun yang begitu kacau, sebenarnya mereka begitu khawatir akan keadaan sang magnae, tapi mereka lebih membiarkan Sehun sendiri dulu, sampai dia tenang.

“Junmyeon, apa yang terjadi dengan Sehun, dia sangat kacau apa dia minum ? kenapa bau alkohol?” Tanya Xiumin perlahan kepada Suho, karena mungkin Suho pasti tahu masalahnya karena mereka teman sekamar.

“aku akan bicara dengannya hyung..” jawab Suho lemah sambil berlalu meninggalkan yang lainnya dan menuju ke kamarnya dan Sehun di lantai 2.

“oe ? apakah terjadi sesuatu ?” Baekhyun bertanya kepada Chanyeol, yang ditanya justru asik dengan gadgetnya, membuat Baekhyun gemas lalu menoyor kepalanya.

“aishhh ! kau menggangguku pendek !” jawab Chanyeol yang kesal kemudian memukul pelan kepala belakang Baekhyun.

“neo !!!!” Baekhyun sudah bersiap dengan tinjunya saat D.O kemudian melerai mereka.

“sssttt !! tenang lah hyung !!biarkan saja hyung, biarkan Sehun tenang dulu..bersikaplah biasa, aku yakin dia akan baik-baik saja..” sahut D.O yang disambut anggukan dari para hyungnya.

Tok tok tok

“Sehun, apa aku boleh masuk ?” Tanya Suho hati-hati karena ia sempat mendengar isakan Sehun sebelum ia mengetuk pintu.

“eung~ masuklah hyung..” jawab Sehun pelan, suaranya terdengar parau.

Setelah masuk dan duduk di tepi ranjang, Suho dapat melihat bagaimana kacaunya adiknya itu. Bermaksud akan keluar kamar membiarkan Sehun sendiri dan tenang, tiba-tiba Sehun menarik tangan hyungnya itu.

“tetaplah disini hyung, aku tak mau sendiri..hiks~”

“eumb, hmmm..apapun yang terjadi padamu jika kau ingin menceritakannya ceritakanlah, tapi jika kau belum siap untuk menceritkannya padaku tak apa, geundae..aku akan menemanimu.”

“hyung, apa yang akan kau lakukan jika gadismu akan menjadi milik orang lain, bahkan orang lain itu sahabatmu sendiri ? apa kau akan tetap menunggunya ? atau kau akan merelakan kepergiannya ? atau..arghhhh.” teriak Sehun frustasi, sampai ia menjambak rambutya. Melihat keadaan adiknya, Suho pun menjadi bingung, karena ia tahu siapa gadis dan orang lain yang Sehun maksud. Yang ia bisa lakukan sekarang hanya memeluk adiknya itu.

“sejauh inikah perasaanmu pada Jaeshin ?”

***   ***

“sejauh inikah perasaanmu pada Jaeshin ?”

Deg.

Kai yang baru pulang dari rumah Jaeshin sempat mendengar obrolah Sehun dan Suho saat ia berjalan menuju kamarnya, karena kamarnya dengan kamar Sehun bersebalahan maka tak mungkin jika ia tak mendengar obrolan mereka.

Jadi, sehun selama ini mencintai Jaeshin, gadisku..

Kai semakin tak percaya dengan apa yang ia dengar, mendengar jika Sehun ternyata mencintai gadis yang akan menjadi istrinya..

“hyung, kami sudah bersama sejak kecil..aku a-aku mencintainya, sangat..bahkan sebelum Jongin hyung mencintainya aku sudah mencintai Lee Jaeshin !”

Pernyataan terakhir Sehun membuat Kai terkejut bukan main, bahkan ia sampai berpegangan pada dinding karena ia merasa seluruh badannya sangat lemas. Bukan karena ia cemburu, bukan..bukan itu, melainkan ia merasa sudah merebut gadis pujaan sahabatnya selama ini.

“aku bahkan harus menahan sakit hatiku ketika tahu Jongin hyung juga mencintai gadisku, bahkan ia sangat beruntung, ia bisa memiliki Jaeshin. Sedangkan aku, untuk kesekian kalinya aku menahan sakit lagi, aku sudah kalah, bahkan sebelum aku menyatakan perasaanku padanya.”

Saat itu juga Kai sadar, bagaimana jahatnya dia yang terus meminta perjodohannya dengan Jaeshin pada ayahnya, demi sebuah obsesi untuk memiliki seorang gadis yang sangat ia puja. Tanpa tahu jika ada orang lain yang jauh lebih tulus mencintai Jaeshin daripada dirinya.

Aku tak mungkin berhenti, sebentar lagi upacara pertunanganku dengan Jaeshin akan segera dilakukan, tak mungkin aku menyiakan kesempatan ini, ini saatnya. Puncak dari penantianku akan gadisku.

“Jongin, neo gwaenchana ?” D.O tiba-tiba muncul sambil menepuk pelan bahu Kai.

“apa terjadi sesuatu ? kau menangis ?”

“aniyo hyung, mataku hanya terkena debu, kalau begitu aku akan masuk ke kamar dulu hyung..” jawab Kai lalu meninggalkan D.O yang terlihat bingung.

“sepertinya aku mulai mengerti situasinya..”

“arggghhhhh !! kenapa nomornya tak aktif, kau kemana hunnie, aku mencemaskanmu..!”

Sudah sekian kalinya Jaeshin mencoba menghubungi Sehun, namun hasilnya nihil..seusai acara memang ia berencana keluar sebentar bersama Sehun, namun jika situasinya seperti ini sudah bisa dipastikan acaranya gagal.

Tok tok tok !

“nuguseoyo..?”

“na, Jaebom..”

“oe ? masuklah oppa..”

Terlihat Jaebom memasuki kamar Jaeshin, melihat adiknya yang keheranan akan kedatangannya ia pun tertawa sambil mengusap lembut kepala adik perempuan satu-satunya itu.

“ada apa oppa ?”

“aigoo, kau ini..oppa merindukanmu ! hmm..” kata Jaebom kaku, ya ! karena Jaebom dan Jaeshin tidak terlalu dekat layaknya kakak beradik, karena kesibukan Jaebom membuatnya jarang berkomunikasi dengan adik-adiknya, terutama Jaeshin yang jauh di U.S.

“aku ini adikmu, aku sangat mengenalmu oppa..ada yang ingin kau bicarakan ?” tebak Jaeshin to the point.

“eumb..tadi, Sehun kemari..”

Pernyataan Jaebom yang singkat namun membuat Jaeshin terkejut bukan main, yang ada di pikirannya sekarang adalah ia ingin ke dorm EXO dan melihat keadaan Sehun. Entah kenapa tapi perasaannya mengatakan agar ia pergi kesana, entah apa yang terjadi ia menjadi cemas, perasaannya sungguh tak enak.

“oppa aku pergi sebentar ..”

“kemana ? ini sudah malam, biar Kim ahjussi yang mengantar Jae..”

“aniya, aku ingin sendiri” segera setelah itu Jaeshin mengambil coatnya lalu segera ke garasi mobil yang terletak di lantai dasar rumah megah itu.

***   ***

Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar area, silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi nada berikut

Ini sudah yang kesekian kalinya Jaeshin mencoba menghubungi Sehun, hanya sekedar memastikan apakah sahabatnya itu baik-baik saja.

Mobil sport hitam milik Jaeshin melaju kencang di tengah kota Seoul yang mulai sepi karena hari sudah malam, pukul 9 malam waktu setempat. Tadinya gadis itu berniat menggunakan motor besarnya, tetapi mengingat bagaimana dinginnya Seoul ketika malam, jadi ia memutuskan membawa mobil sport kesayangannya itu.

“aku harus ke dorm mereka , masa bodo aku bertemu dengan Jongin ! toh aku adalah CEO mereka sekarang ! argh so damn ! hatiku tidak tenang begini.”

Tidak banyak memakan waktu perjalanan dari kediaman Jaeshin menuju dorm EXO karena Jaeshin adalah driver handal yang kerap kali mengikuti balapan semasa sekolahnya di U.S

Segera setelah memarkirkan mobilnya, ia merapatkan hoodienya, lalu dengan cepat berlari melewati lobby apartement dan segera masuk ke lift, takut-takut ada papparazi yang mengikutinya, gadis itu terus menutup wajahnya dengan masker dan merapatkan hoodienya. Walaupun ia bukan seorang artis, tapi nama Jaeshin cukup terkenal di Korea, selain karena ayahnya CEO agensi besar ia cukup terkenal di dunia modeling sebagai professional model di kancah internasional.

Ting..

Lantai 17..

Gadis itu segera berlari menuju apartement nomor 2190 tempat dorm EXO berada, dengan tergesa ia memencet bel berkali-kali membuat penghuni apartement itu kesal dan membuka pintu dengan kasar.

“maaf, anda siapa ? ada keperluan apa malam-malam datang?” ternyata yang membukakan pintu Lay, tentu saja ia bingung dengan orang asing di depannya ini. Wajahnya tertutup masker, ia juga menggunakan hoodie.

“Sehun ! dia ada di dalam ?” tanpa basa basi Jaeshin langsung menanyakan Sehun.

“tapi maaf, apa keperluan anda nona ? kau keluarga Sehun, setauku Sehun-“

Belum selesai pria berlesung pipit itu berbicara dengan gemas Jaeshin membuka maskernya, hal itu membuat Lay terkejut bukan main menyadari siapa gadis dihadapannya ini.

“aigoo, nona Lee..silahkan masuk nona, Sehun ada di dalam..” tanpa ragu Lay mempersilahkan Jaeshin masuk.

“hyung nuguya-“ belum sempat Baekhyun menyelesaikan kalimatnya, kembali terkejut ia seperti kehilangan kata-katanya begitu tau siapa yang datang ke dorm malam-malam seperti ini.

Memang bukan rahasia lagi jika Jaeshin memang sudah terkenal di kalangan artis SM dan traineenya, siapa yang tidak mengenal gadis calon pewaris SM Group itu, oh tidak bahkan ia sekarang sudah memiliki ruangannya sendiri di SM Building.

“ada apa ini, oe ? Jae ??! ini kau, kapan datang ?” Suho yang baru turun dari ruangannya terkejut melihat Jaeshin ada di dorm.

“mana kamar Hunnie ?” tanpa basa basi gadis itu langsung menanyakan dimana kamar Sehun, sadar tidak ada yang mengerti dengan sebutan ‘Hunnie’ dengan menghela nafas panjang, Jaeshin meralat kalimatnya.

“ehm, maksudku Oh Sehun..”

“ada di lantai 2, kamar nya ada di sebelah tangga persis..mau kuantar?” tawar Suho. Tidak ada yang terkejut akan kedekatan Jaeshin dan Sehun, karena mereka bersahabat sejak kecil. Jadi wajar jika Jaeshin datang mencari Sehun, yang tidak wajar adalah gadis itu mencari Sehun di waktu malam seperti ini.

“baiklah..”

Kemudian mereka menuju lantai 2, tepatnya ke ruangan Suho dan Sehun,.

“masuklah, mungkin dia membutuhkanmu sekarang nona..” seru Suho pelan.

“thanks..ngomong-ngomong dimana kamar Jongin ?”

“kamar sebelah adalah kamarnya, roomatenya adalah Kyungsoo.” Jawab Suho menjelaskan.

“kalau begitu aku masuk dulu, thanks..” kata Jaeshin sambil menepuk lembut bahu Suho.

“you’re welcome..”

At Jongin’s room

“hyung, aku laparrrrr..ayo kita buat sesuatuuuu..hyuuuunggggg” Kai terus merengek pada Kyungsoo yang sudah hampir tertidur itu.

“ahhhh arraseo arraseo, kau ingin apa ?” jawab Kyungsoo dengan mata yang setengah tertutup itu.

“kimchi spaghetti, kekekeke~”

“hmmm..” jawab Kyungsoo singkat lalu segera turun kebawah untuk membuatkan Kai makanan favoritnya itu. Memang ia tak bisa menolak permintaan adiknya itu.

20 minutes..

Kyungsoo mengirimi Jongin pesan jika makanannya sudah siap, karena Kyungsoo malas bolak balik ke kamarnya yang ada di lantai 2, juga kalau ia meneriakinya itu sama saja cari mati, pasti ia akan mendapat omelan dari para hyungnya.

Belum lama pesan itu terkirim terlihat Kai sudah menyembulkan kepalanya di bahu Kyungsoo, membuat pemuda itu terkejut.

“kau ini ! nah, sudah jadi..aku mau nonton tivi..”

“aku jugaaaaa, ah panas hyung..” rengek Kai manja kepada Kyungsoo.

“kau ini, hati hati makanya..”

Belum sempat Kai memakan spagettinya, ia melihat Sehun turun bersama seorang gadis. Tunggu dulu, bukankah ia Jaeshin ? tidak mungkin ! sejak kapan Jaeshin ada di kamar Sehun ? bukankah beberapa jam yang lalu ia bertemu Jaeshin di rumahnya ? apa yang mereka lakukan. Kenapa ia bisa sampai tidak tahu jika calon tunangannya berada di dormnya sedangkan kamarnya dan Sehun bersebelahan ?

“Jaeshin, apa yang kau lakukan disini ?” tanpa sadar Kai meletakkan spagettinya dan menghampiri Sehun dan Jaeshin yang akan pergi.

Ada begitu banyak pertanyaan yang ingin Kai tanyakan, ada banyak statement sekarang. Melihat Jaeshin turun bersama Sehun, banyak pikiran negative terus merasuki pikiran pemuda berkulit tan itu.

“apa yang kau lakukan di dorm kami ? apa yang lakukan dengan Sehun..”

tbc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s