The Lords Of Legend (Chapter 24)

The Lords of Legend

Tittle : The Lords of Legend

Author : Oh Mi Ja

Genre : Fantasy, Action, Friendship, Comedy

Cast : All member EXO

Kai berhasil berpindah tempat dengan sisa-sisa kekuatannya sebelum pedang Orion sempat benar-benar memotong kaki kanannya. Di bawah salah satu pilar besar, kini ia bersembunyi. Tenaganya telah terkuras habis dan kini rasanya benar-benar semakin sakit karena dia memaksa dirinya untuk berpindah tempat lagi.

Ia meringis, menahan rasa sakit akibat luka di kakinya. Membungkam mulutnya dengan telapak tangan, sebisa mungkin Kai tidak mengeluarkan suara apapun. Dia tidak ingin ditemukan lagi.

Orion terkejut ketika Kai tiba-tiba menghilang. Ia berbalik, mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut ruangan. Menembus kegelapan mencari sosok dewa Hermes yang ia tau tidak akan bisa berpindah ke tempat yang jauh.

“Jadi kau masih memiliki kekuatan?”suara Orion menggema membuat Kai semakin merapatkan punggungnya pada pilar. “Kau benar-benar membuatku kagum, Hermes.”

Kai menggigit kerah bajunya, kepalanya bergetar hebat dan urat-uratnya menonjol akibat rasa sakit yang semakin lama semakin menjalar. Tidak. Dia tidak boleh di temukan.

“Baiklah. Aku akan memberikanmu waktu untuk menikmati rasa sakitmu. Kita lakukan ini dengan perlahan.”

Orion bergerak pelan, menimbulkan suara seretan pedang di lantai.

“Biar ku beritahu kau sesuatu.”ucap Orion. “Aku lah yang membangunkan kotak Pandora dari tidur panjangnya. Sentuhanku memancingnya agar ia menunjukkan dirinya lebih cepat. Kau tau kenapa?” Orion tersenyum menyeringai. “Agar auraku bisa merasuki kekuatan Ares yang terkunci di dalam kotak itu.”

Mata Kai melebar mendengarnya.

“Aku tau Thor akan selalu bisa menangkapku kapanpun ketika dia kembali. Aku tau dia sangat kuat. Tapi aku juga tau jika kekuatannya tidak akan mampu menandingi Ares. Aku benar, kan?” Suara seretan pedangnya semakin lama semakin mendekati Kai.

Luhan, aku mohon. Cepat temukan aku. Luhan…

“Jadi, jika aku bermain-main dengan perasaannya dan membuatnya marah, kekuatan Ares akan berubah menjadi negatif. Dan jika kekuatannya menjadi negatif, kau pasti tau hasil apa yang akan terjadi.”

Sosok bayangan terlihat dan dengan cepat, begitu saja Orion sudah berada di depan Kai.

“Benar kan? Hermes…”

***___***

“Luhan! Kau baik-baik saja? Luhan!” Sehun mengguncang tubuh Luhan yang perlahan mulai dingin. Matanya terpejam dan tubuhnya melemas.

“Ini gawat. Kita tidak mengetahui dimana keberadaan Kai dan Luhan telah pingsan.” Suho menatap semua dewa panik. “Ini artinya Kai benar-benar sedang kritis.”

“Cepat sembuhkan dengan kekuatan Lay.” sahut Sehun tak kalah panik. “Ayo sembuhkan dia!”

“Percuma! Jika Kai berada dalam kondisi kritis terus-menerus, Luhan juga akan merasakan hal yang sama. Tidak ada gunanya menyembuhkan dengan kekuatan Lay.”

“Lalu kita harus bagaimana?! Kita tidak bisa terus tinggal diam!”

“Aku akan pergi. Aku akan mencari mereka.” Kris dengan cepat mengeluarkan sayapnya, ini pertama kalinya Sehun melihat kekuatan Kris secara langsung. Dia…dia benar-benar bisa terbang!

“Kita tetap berpencar.” putus Suho akhirnya. “Lay, kau bawa Luhan pulang dan jaga dia.”

Lay mengangguk, “Baiklah.”

“Kita berpencar!”

“Sehun.” suara serak Luhan terdengar samar, tangannya terulur, menahan lengan Sehun yang hendak bergegas.

Sehun menoleh, “Luhan, kau sudah sadar?”

“Se…hun…”

Dewa itu menggerakkan tangannya sedikit, mengisyaratkan agar Sehun mendekat. Sehun membungkukkan tubuhnya, mendekatkan telinganya ke depan mulut Luhan. Sesaat setelah Luhan membisikkan sesuatu, dewa itu kembali pingsan.

“Kai ada di gedung Seoul Art Galery.” serunya lalu melompat ke dalam mobil D.O. Dewa lain ikut bergerak sedangkan Lay membawa Luhan pulang.

“Jangan gunakan kekuatanmu seenaknya nanti.” Ucap D.O pelan sambil menyetir mobil.

Sehun mendengar peringatannya namun tidak bersuara. Kekhawatirannya semakin membesar. Luhan bahkan hingga pingsan, itu artinya Kai benar-benar berada dalam bahaya.

***___***

Orion mengikat tubuh Kai yang sudah lemas di pilar besar. Keringat dingin membasahi hampir seluruh tubuhnya dan wajahnya mulai memucat.

Orion menatap dewa itu dengan senyum menyeringai. Kemenangan sudah ada di genggamannya. Tidak ada Thor dan dewa lain yang bias menghentikannya. Dia cukup beruntung karena dia bertemu dengan Hermes yang kekuatannya sudah melemah karena kelelahan. Dia hanya tinggal membunuhnya sekarang.

Hal ini cukup menyedihkan karena dewa Hermes akan berakhir di bumi, bukan di Olympus.

Kepala Kai bergetar. Sekujur tubuhnya seperti mati rasa dan tidak bias di gerakkan lagi. Ia mengangkat kepalanya perlahan, menatap senyum kemenangan yang membuatnya semakin merasa marah.

“Aku…pasti…akan membalasmu…” ucapnya menggertakkan gigi. “Aku…pasti…”

“Hahahaha.” Orion tergelak mendengar ucapan Kai. “Kau tidak akan bias melihat hari esok, bagaimana kau mau membalasku?”

Rahang Kai mengeras. Ia bersumpah jika dia masih memiliki kesempatan, ia akan membunuh Orion. Dia akan memusnahkannya, tidak perduli dia akan dihukum setelah itu atau tidak. Dia bersumpah akan melakukannya.

Orion menghilangkan senyuman di wajahnya dan mengubahnya menjadi raut serius. Dia sudah tidak sabar untuk memusnahkan Hermes sekarang juga.

“Tutuplah matamu sekarang jika kau tidak berani melihatnya.”

Kai tidak bergeming, di tatapnya lekat-lekat Orion yang sedang mengangkat pedangnya tinggi-tinggi.

PRANK

Tiba-tiba seseorang muncul menembus kaca tinggi bangunan itu. Seseorang dengan sayap yang mengembang lebar dan postur tubuh tinggi seperti seorang malaikat. Kai memandang keatas dan tersenyum. Dia tau teman-temannya tidak akan tinggal diam.

Di tempatnya, Orion terkejut setengah mati. Dan berikutnya, belum sempat ia bergerak, gumpalan es menjalar di lantai, membekukan segala hal yang ia lewati. Seketika, Orion berlari kencang karena gumpalan es itu mengikutinya. Ia menaiki anak tangga, menuju lantai dua. Namun tiba-tiba bangunan itu berguncang hebat seperti gempa bumi, membuat anak-anak tangga yang di naikinya retak dan runtuh.

Seseorang muncul di lantai di dalam kegelapan. Sosoknya misterius dan auranya terasa menakutkan. Orion tau jika itu adalah dewa terkuat, Hades. Dan ketika dia menoleh ke belakang, sosok lain juga sudah berdiri di belakangnya sambil melipat kedua tangan di depan dada. Dia… dewa es, Buri.

“Jika kau pikir hanya Thor yang bisa menangkapmu, maka dugaanmu salah.” desis Kris dingin, menatap Orion yang berada di bawahnya dengan tatapan tajam. “Jangan lupa jika aku adalah dewa Olympus yang kapanpun bisa memusnahkanmu.”

“Kau tidak akan bisa melakukannya, Zeus.” Orion berusaha bersikap tenang. “Kau akan dikurung di dalam Erebos jika kau tidak menaati peraturan.” Ia tersenyum. “Hanya Thor yang bisa membunuhku.”

“Bagaimana jika aku yang membunuhmu?” suara lain terdengar dari arah belakang. Langkah-langkah pria tinggi itu perlahan mendekat dan ia berdiri di samping dewa Buri. “Aku adalah dewa yang akan menjadi panglima perang di dalam Ragnarok nanti. Sekarang, aku anggap kau adalah pasukan Jotun. Jadi, apa aku boleh membunuhmu?”

Mata Orion melebar melihat sosok dewa berpostur tinggi itu. Apa dia telah menemukan kekuatannya? Apa dia telah bisa menguasainya?

“Kau bahkan berani menculik ibuku.”

Baekhyun mengayunkan tangannya, menyalakan lampu membuat sosok dewa Ares semakin terlihat jelas di mata Orion. Sosok dingin dengan mata tajamnya yang seperti mampu mengoyak apapun.

“Kim Kibum…”

Sehun mengangkat tangan kirinya dan melemparkan percikan api ke arah Orion. Orion berhasil berkilah namun api itu berhasil membakar dinding gedung. Yah, dia mengeluarkan api. Bukan angin.

“DIMANA IBUKU?!” teriakannya menggema di seluruh ruangan. Ia mengejar langkah Orion sambil mengibaskan tangan kanannya, mengeluarkan hembusan angin yang membuat api semakin lama semakin membesar.

“Tao, hentikan Sehun!” perintah Kris. “Suho, padamkan api dengan kekuatanmu!”

Suho mengangguk, ia menyerahkan tubuh Kai pada Chanyeol dan Baekhyun. Sedangkan Tao dan D.O berusaha menghentikan Sehun yang kini lepas kendali. Kris mengepakkan sayapnya, mengejar Orion yang berusaha kabur.

“Xiumin, kejar Kris! Ingatkan dia jika dia tidak bisa membunuh Orion!”perintah Suho. Ia mengayunkan tangannya, mengeluarkan air untuk memadamkan api yang dibuat oleh Sehun.

“Sudah ku bilang untuk tidak menggunakan kekuatanmu!” bentak D.O sambil terus berusaha menahan tubuh Sehun, di bantu oleh Tao. “Ini bumi!”

“Dia menculik ibuku! Dia menculiknya!”

“Sehun, tenanglah.”

Rahang D.O mengeras, “Jika kau seperti ini lagi, aku akan mengurungmu di Erebos!”

“Aku tidak perduli! Aku akan membunuhnya!”

Emosi. D.O meremas tangan kiri Sehun kemudian memutarnya. Satu-satunya cara agar dewa itu tidak lepas kendali seperti ini.

“Arrrgghhh!” Sehun berteriak kesakitan. Lengannya untuk seketika mati rasa dan tidak bisa di gerakkan. Tulangnya sepertinya retak.

“D.O, apa yang kau lakukan?” Mata Tao melebar kaget.

“Aku tidak suka jika seseorang mengabaikan ucapanku.”desisnya lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

Di luar, Kris masih mengejar Orion yang melarikan diri. Sementara Xiumin juga mengejarnya dengan mobil. Memang sedikit merepotkan untuk mengejar Kris jika Kai sedang terluka seperti ini. Satu-satunya dewa yang bisa menyamainya hanya Kai.

“KRIS! KRIS!”

Xiumin berteriak memanggil nama Kris namun dewa itu tidak menghiraukannya Ia menginjak pedal gas dalam-dalam dan menambah kecepatan mengikuti Kris.

***___***

Suho dan dewa lain membawa Kai pulang ke rumah sementara Chanyeol dan Tao pergi ke rumah sakit untuk mengobati lengan Sehun yang terluka. Biar bagaimanapun, Sehun adalah setengah manusia.

Chanyeol mengirim Schesi pada Kris, memintanya untuk segera pulang dan melupakan pengejaran Orion karena kata Suho keadaan Kai cukup parah. Walaupun kakinya tidak putus tapi lukanya cukup dalam hingga membuatnya tidak bisa bergerak banyak untuk saat ini. Lay juga tidak bia terlalu menggunakan kekuatannya untuk menyembuhkannya dan Luhan karena dia akan kehabisan tenaga. Sekali lagi, mereka berada jauh dari pohon kehidupan.

“Istirahatlah, Lay.”suruh Suho, ia menatap Lay khawatir. Wajahnya juga mulai memucat.

“Tapi, Odin…”

“Kai dan Luhan tidak apa-apa. Sebaiknya kau istirahat. Jangan gunakan kekuatanmu sekaligus.”

“Lay, setelah kau istirahat, kau bisa menyembuhkan mereka lagi.”sahut Tao.

Akhirnya Lay menurut. Ia pergi ke kamarnya untuk beristirahat. Sementara Suho berada dalam kecemasannya. Tidak. Kai tidak berada dalam kondisi baik. Dia ingin segera pergi dari sini tapi Sehun tidak mungkin mau sebelum dia menemukan ibunya. Ini membuatnya bingung.

Odin.” D.O menangkap kekhawatiran Suho. Ia menepuk pundaknya pelan. “Kau tidak apa-apa?”

“Aku tidak apa-apa.” Ia menggeleng.

“Odin, ada yang ingin ku tanyakan padamu.”

Suho menatap D.O, “tentang apa?”

“Sebenarnya apa kekuatan dewa Ares? Bukankah kau bilang angin?”

Suho menarik napas panjang sebelum menjawab pertanyaan D.O, ada hal yang ia lupakan untuk di beritahu pada yang lain.

“D.O, kekuatannya memang angin. Tapi aku memberikan kekuasaan planet Mars pada Ares dan memberikan keistimewaan lain padanya. Simbolnya dari planet Mars adalah api sehingga dia memiliki kuasa untuk mengendalikan api seperti Loki dan Zeus. Kekuatan apinya berada di tangan kiri dan kekuatan angina berada di tangan kanan. Walaupun kekuatan apinya tidak sebesar Loki ataupun Zeus tapi seperti yang kau lihat tadi, dia bisa membakar gedung.”

Mata D.O melebar, “Odin, kau sudah gila? Apa kau menciptakan Ares dengan kekuatan yang setara denganmu dan Zeus?!”

“Tidak D.O.” Suho menggeleng. “Aku hanya menciptakan dewa yang kuat.”

“Lihatlah sekarang! Semuanya menjadi rumit karena hal itu.”

“Aku tau. Maafkan aku…” Suho menundukkan kepalanya.

“Kita harus segera kembali ke Olympus, Odin.”

“Kita harus menunggu Thor terlebih dahulu.”

“Dia akan pulang malam ini.” balas D.O cepat. “Setelah itu kita kembali!”

“D.O, tapi…“ Suho menghentikan ucapannya sejenak. “Sehun…kita tidak bisa kembali tanpanya.”

“Kalau begitu seret dia!” suara Xiumin semakin meninggi. “Kau tau Odin, aku sudah tidak bisa menahan kesabaranku lagi. Dia mulai membuatku muak!”

“D.O—“

“Sudahlah! Aku tidak mau mendengar apapun lagi.”

“Ada apa?” Kris dan Xiumin muncul, keduanya mendengar pertengkaran Suho dan D.O. Walaupun berhati dingin tapi tidak biasanya D.O marah, apalagi dengan Suho. Dia begitu menghormati kakaknya itu dan selalu melakukan apapun perintahnya. Tapi kenapa kali ini dia terlihat begitu kesal?

D.O mengabaikan pertanyaan Kris. Ia berjalan dengan langkah geram menuju kamarnya. Menutup pintu dengan sebuah bantingan keras yang berhasil menciptakan retakan di dinding.

“Apa yang terjadi?” Kris menjatuhkan diri di depan Suho, menatap sahabatnya itu khawatir. “Kau bertengkar dengan D.O?”

“Tidak apa-apa, Kris.” Suho menggeleng sambil menghela napas. “Hanya salah paham.”

Kris hanya diam. Ia memutuskan untuk tidak bertanya lagi setelah melihat ekspresi wajah Suho yang terlihat sangat sedih.

“Bagaimana keadaan Kai dan Luhan?” akhirnya ia mengalihkan topic pembicaraan.

“Lay masih istirahat karena dia kelelahan. Setelah itu dia akan menyembuhkan mereka lagi.”

“Sepertinya kita harus cepat kembali.”sahut Xiumin. “Keadaan mereka mengkhawatirkan.”

Kris mengangguk, “Chen akan kembali malam ini.”

“Aku ingin ke kamarku sebentar. Kita bicarakan hal itu nanti.” Suho berdiri dari duduknya dan berjalan ke kamarnya.

Kris dan Xiumin saling pandang. Keduanya tau SUho sedang memikirkan sesuatu.

***___***

“Kau lihat kan, Baekhyun? Dia mengeluarkan api dari tangannya! Seperti kekuatanku!” Chanyeol bicara dengan nada berapi-api membuat Baekhyun menjadi sedikit kesal. Dia sudah mengatakan hal itu berkali-kali. “Apa dia memiliki dua kekuatan? Atau apa dia berlambang Phoenix sepertiku? Ah, jangan-jangan—“

“Bisakah kau tutup mulutmu, Loki? Kau sangat berisik.”dengus Baekhyun.

“Kenapa?” Chanyeol berubah murung. “Aku hanya penasaran dengan kekuatannya.”

“Kita bisa bertanya pada Suho nanti.”

“Tapi aku penasaran, Baekhyun.”

Baekhyun menghela napas panjang, “Mengertilah. Kita sedang berada di depan ruang operasi dan kau terus-menerus berbicara dengan suara keras. Kau bisa mengganggu dokter-dokter yang ada di dalam.” omelnya kesal. “Dan ingatlah, ini sudah hampir pagi!”

Chanyeol langsung mengatupkan mulutnya rapat-rapat. Dia terlalu penasaran dengan kekuatan Sehun hingga lupa jika mereka sedang berada di rumah sakit. Sehun terpaksa melakukan operasi kecil pada tulangnya yang retak hingga Chanyeol dan Baekhyun harus menungguinya disini.

Tak lama, dokter keluar dari ruang operasi dan mengatakan jika operasinya telah selesai. Tinggal menunggu Sehun sadar dari obat biusnya.

***___***

Lay berdiri di dekat jendela kaca kamarnya, menatap keluar dengan tatapan kosong. Pemandangan kota Seoul memang indah tapi tidak seindah negerinya sendiri. Dia merindukan Unicorn-nya dan dia merindukan pohon kehidupan. Dia ingin segera pulang tapi dia tau semuanya tidak sesimple itu walaupun mereka telah menemukan dewa Ares.

Jika saja dia bisa bertahan lebih lama. Mungkin dia bisa menyembuhkan Kai dan Luhan sepenuhnya. Jika saja mereka tidak bergantung pada pohon kehidupan, Kai dan Luhan pasti bisa segera bangun.

Ia menghela napas panjang. Dia tau dia tidak boleh egois. Tidak hanya mereka yang memiliki kepentingan tapi Sehun juga. Dia memiliki seseorang yang sangat ia sayangi. Dan saat ini, keberadaan orang itu sedang berada dalam bahaya.

“Thor, cepatlah kembali.”

***___***

Baekhyun dan Chanyeol berjalan-jalan di sekitar lorong rumah sakit karena bosan menunggu Sehun yang belum juga sadar. Namun, ketika mereka pergi, perlahan-lahan jari-jari Sehun bergerak. Pria itu mengerjap-ngerjapkan matanya dan perlahan membuka mata. Ia menatap berkeliling dan mendapati dirinya sedang berada di ruangan serba putih.

“Rumah sakit?”gumamnya berusaha menarik dirinya untuk duduk. Lengannya terbungkus perban namun tidak terasa sakit.

Ia terdiam sejenak. Mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi sehingga dirinya bisa berada di tempat ini. Ketika kejadian-kejadian semalam terlintas di kepalanya, matanya melebar.

“D.O brengsek!”makinya.

Pria tinggi itu menepis selimutnya dan turun dari ranjang tidur. Setelahnya ia pergi meninggalkan rumah sakit karena tidak menemukan siapapun di ruangannya. Dia ingat jika Kai dan Luhan terluka kemarin, mungkin dewa lain sedang mengurus mereka. Awalnya dia ingin pergi ke apartement para dewa untuk memastikan keadaan Kai dan Luhan tapi dia juga ingat jika ibunya belum di temukan.

Pria itu menyetop sebuah taksi kosong yang lewat dan kembali meuuju gedung seni. Dia harus memastikan kembali tempat itu, mungkin saja ibunya di sembunyikan disana. Tak lama, ketika ia sampai, gedung seni itu sudah di pagari oleh garis pembatas polisi karena sebagian gedungnya terbakar. Dia tidak terlalu ingat tentang itu, dia pikir itu adalah perbuatan Chanyeol.

Ada banyak polisi berjaga disana hingga tidak ada ruang bagi Sehun masuk ke dalam. Jalan satu-satunya hanya melewati jendela tinggi tapi kekuatan Sehun bukanlah terbang seperti Kris.

“Tidak ada jalan lain.”

Sehun menggerakkan tangan kirinya karena tangan kanannya sedang terluka. Dia tidak tau jika tangan kirinya menyimpan kekuatan lain sehingga api yang keluar dari sana berhasil membakar pohon-pohon.

Matanya melebar kaget. Tunggu…itu bukan angin tapi api! Yah, api keluar dari tangan kirinya.

Orang-orang yang melihat api di beberapa pohon seketika berseru panik, mengalihkan perhatian beberapa polisi yang berjaga di sekitar gedung yang segera pergi ke tempat kejadian.

Tidak ada waktu untuk memikirkan apa yang terjadi pada dirinya, menggunakan kesempatan itu, Sehun masuk ke dalam gedung. Hari ini, gedung itu tidak beroperasi karena sebagian karya seni juga ikut terbakar akibat kejadian kemarin.

Langkah-langkah Sehun berjalan mengelilingi seluruh bagian gedung. Mulai lantai pertama hingga lantai paling tinggi. Ia memasuki seluruh ruangan dan memeriksanya, bahkan ruangan gudang.

Ia tiba di lobby lantai tiga, dimana ruangan besar yang di penuhi dengan lukisan terdapat disana.

“Oema!”teriaknya, suaranya menimbulkan gema. “OEMA!”

KREEKK

Sebuah bunyi tercipta, Sehun sontak menoleh ke belakang. Detik berikutnya ia terperangah hebat, matanya membulat dengan mulut ternganga lebar.

Sebuah tali melilit leher ibunya dan menggantung tinggi tubuhnya yang telah dipenuhi darah.

“Oema…”

TBC

Posted in: FF | Tagged:

47 thoughts on “The Lords Of Legend (Chapter 24)

  1. wikapratiwi8wp berkata:

    Mwoyaaa??? Ibunya sehun kenapa?? Mninggalkah?? huaaaaa kasiannya sehunie.. Tuh kan bener Orion itu Key..jahatnyaaa dia disini…ckckck
    Kai dan Luhan?? Yaampunn..chapter kali ini luar biasa membuat jantungan dehhh..fighting Mija..ditunggu next nyaaa..apa yg bakal Sehun lakuin!? Dan dia akan dpt hasil apa..Negatif atw Positif?? Penasaran..

  2. osehn96 berkata:

    haaaaaa??? Ibunya sehun????? Haaaaaaaa???? Entah kenapa makin ga sabar reaksi sehun setelah melihat ibunya begitu… Dan kayanya dewa2 malah makin sulit untuk ke pohon kehidupan yaaah. Aaaaaaaah

  3. RANRIN berkata:

    Jadi waktu itu orion sengaja menyentuh kotak pandora agar aura negatifnya masuk dalam kotak pandora itu?
    Untung saja kaki Kai nggak benar-benar ditebas oleh orion. Walaupun terluka tapi setidaknya dia nggak kehilangan kakinya.
    Kasian mereka jadi nggak bisa menggunakan kekuatan dengan bebas karena jauh dari pohon kehidupan.
    Chen… Cepatlah kembali, dan bunuh orion secepatnya!
    Taeyeon mati? Kalau ini memang perbuatannya orion, kenapa dia bisa sampai sejahat itu? Nanti kalau Sehun marah apa aura negatifnya yang akan muncul?

    Makin keren dan bikin penasaran, eonni. Next chap-nya ditunggu-tunggu sekali.!😉

  4. ranrin berkata:

    Jadi waktu itu orion sengaja menyentuh kotak pandora agar aura negatifnya masuk dalam kotak pandora itu?
    Untung saja kaki Kai nggak benar-benar ditebas oleh orion. Walaupun terluka tapi setidaknya dia nggak kehilangan kakinya.
    Kasian mereka jadi nggak bisa menggunakan kekuatan dengan bebas karena jauh dari pohon kehidupan.
    Chen… Cepatlah kembali, dan bunuh orion secepatnya!
    Taeyeon mati? Kalau ini memang perbuatannya orion, kenapa dia bisa sampai sejahat itu? Nanti kalau Sehun marah apa aura negatifnya yang akan muncul?

    Makin keren dan bikin penasaran, eonni. Next chap-nya ditunggu-tunggu sekali.!

  5. Niza july berkata:

    syok O_O
    ibu sehun gk mati kannn ???? Dia baik” ajhhh kan, ya ampun sehunnn ksian bngettt sihhhhh… Psti sehun bkal ngamuk, trus sisi negatif dia bkal nguasaiin diri dia dn prah.y lgi dia bkal msuhin dewa lain.y andwae…. Shireoooo

    D tnggu klnjutan.y hwaiting !!!!

  6. So eun_sehun berkata:

    Ya..ya…itu ibu mertua q kenapa chingu…masih hidup apa sudah meninggal…
    Aigoo…nanti sehun kalo’ liat itu jadi negatif apa masih bisa dikendalikan chingu-ya…
    Cepat chingu lanjutanx…

  7. ellalibra berkata:

    Apa itu??? Apa itu bnrn ibunya sehun ?? Apa ibunya meninggal ?? Jangan eon kshn sehun ,, smg kai-luhan cpt sembuh ,:)

  8. kang rae hwa berkata:

    Andweee Taeng dibunuh sama Orion ? Jahatnyaaa Aku takut sama Sehun gegara itu malaj kekuatan negatif yg menguasai Sehun.😥

  9. Nurnie berkata:

    😮 . Ibunya sehun meninggal !? Lalu gimana sama sehun !? Dy pasti sedihhh ?? Aduhh tmbhh penasaran .
    Next eonni

  10. kaisoo13 berkata:

    omo??? ibu sehun mati tergantung? kekuatan sehun berubah jdi negatif lh? gra2 tau ibunya mati? dewa thor lma banget dtngny .. D.O benar2 marah smpai buat tulang sehun retak . benar2 kuat . next ..next ..hwaiting

  11. alzaraapriliani berkata:

    eomanya sehun meninggal ??? dia pasti bakal marah banget trus bales dendam..
    ah..makin penasaran aja sama kelanjutanya..fighting thour…
    ff autumnnya jangan lupa diupdate juga ya..trus jangan lama” hihihi..
    fightinggggggg

  12. Ren berkata:

    wahaaaaaa ini makiiin seeruuuuuuuu kakak! muehehehhe itu gimana… smg aja sehun nya kaga ngebatu trs mau ngebantuin dewa yg lain trs dewa yg lain tau sehun ada di gedung ity lagi

  13. aya aya berkata:

    Ommo kalo dililit di leher pasti matikan ??? Haduhh bingung.. thor cepet kembali dong….emmm apa lagi yah.. lanjut yahh lanjut ditunggu bngetnihh lanjutannya. Fighting

  14. HunHo_Suho berkata:

    Taeyeon meninggal ???? Bener kan orion itu si ki bum 😨😨 untung kaki kai tak jadi di tebas, kak mija taeyeon meninggal?? Klo meninggal makin rumit masalah nya 😭😭 Sehun sayang ibu nya dan pasti dia bakal marah besar dan hilang kendali 😢😢 kasian sama yang lain nya udh terlalu lama menunggu 😔😔

  15. Hanna berkata:

    benerkan Orion tuh Kibum,,, itu beneran taeyeon mati??? Huuuaaaaaa….ntar Sehun pasti bakalan Ngamuk n kekuatan negatifnya bakal muncul.. astaga… kenapaaaaa T_T
    Kai sama Luhan belum sadar, Chen lama banget baliknyaaa… kalo ada Chen kan dia bisa tangkap n bunuh Orion..
    Tapi kalo taeyeon meninggal, dia bisa jadi malaikat n hidup di olympus kan ya?
    duh, gak sabar nunggu lanjutannyaaaa…
    Oh mija… d tggu next nyaa..

  16. citra dewi berkata:

    waaaa, kerenn thor, penasaran sama chap berikutnya.. Takut kl aura negatif sehun yang menang, semoga sehun gak jadi jahat..
    lanjut yaa thor🙂

  17. Desyehet berkata:

    Ibunyasehun kenapa itu? Di gantung sama orion? Jahat bgt si itu orion, mati kek lu ama si thor!! Kesel jadinya hehehe😁😁 semangat ohmija,buat next chapternya.
    Ohmija, kalo kata aku, mendingan kamu bikin novel aja, laku pasti tu novel, jadi best seller, mungkin juga bisa buat di jadiin film. Aku cuma nyaranin aja huehehe😊😊

  18. atik_han berkata:

    omo ? kenapa dgn eommanya sehun , arrghh di benar2 diluar dugaan, kasian sehun ..
    next chp jgan lama2 ya ka , panjangin dikit boleh kali ya ..😀

  19. juditpcy2713 berkata:

    Itu beneran ibunya sehun? Si taeyeon?
    Ibunya di gantung? Meninggal dong? Lah terus gimana? Kekuatan Sehun bakal tambah dominan ke negatif klo gitu. Halah Orion sialan 😈😈
    Suka ama karakter D.O disini, dewasa, kuat, coba klo di rl dia dianggep lemah hiks:”

    Chen cepetan balikkkkkkk, lama amat dah. Disini dah banyak masalah, dan yg bisa nyeleseinnya itu cuma elu.

    Next!!! Jan lama thor.

  20. Light berkata:

    ahhh ibunya sehun mati?? trus kalo habis ini reaksi sehun gimana? KALO dia marah pasti gedung itu bakal hancur, dan ini pasti banyak mengundang perhatian.. tapi kalo sehun nangis kayaknya ga mungkin.. aaaa next chap jgn lama2 lama ya thor, paling nggak ya 2 minggu lah..
    keep writhing thor, Suki!

  21. ceo jung berkata:

    shock gua o.o gua kira taeyeon bakal jadi dewi juga. ah rumit rumit ,gua mau tau bagaimana sehun nantinya ,akan lepas kendali atau ngga.. gimana dewa yang lain? ah molla.. ayo lanjut thor ,semangat^_^)9

  22. Autumn1208 berkata:

    Kyaaaaaaa Eomma’y sehun kenapa??? Wae wae wae????
    Gila si sehun jg punya kekuatan api trnyata,,,

    chanyeol lucu tp ngeselin wkkkk,,,,

    AuthorNim,,kapan ini di lanjut,,???

  23. yuriindriyani berkata:

    Ya ampun kai kasihan sekali tapi untung kakinya gk jadi dipotong dan luhan omg baby rusa kesakitan tapi masih bsa ksh tau lokasi kai, mereka benar2 saling menjaga meskipun kesakitan.
    Di chap ini kekuatan mereka sdh di explore senangnya, tapi sehun kok gitu kendalikan kekuatanmu dong sehunie. Rencana orion jahat kali pun, itu benar ya eomma sehun dibunuh dgn digantung. Sehun please jgn terbawa aura negatif orion, jadilah org baik seperti keinginan ibumu. Jika ingin membalaskan dendam ibumu lakukan dgn cara semestinya

  24. Nanako gogatsu berkata:

    Ibunya sehun KENAPA..???😮
    masak udah mati..??? Ntar sehun gimana..?? Pasti bakalan ngamuk.. Hadeeuuhhh…. Thor cepatlah kembali dan kalahkan or bunuh tu si Orion,,
    #waktu percakapan antara suho ama D.o kayaknya ada kesalahan wktu eonni mau nulis nama D.o soalnya yg ada malah nama xiumin, padahal xiumin ama kris lg jalan bareng mnju tmpat mereka berdua berbicara.. Hehehe😀 itu saja terimakasih
    #ditunggu kelanjutannya

  25. yuni rahma berkata:

    ternyata itu alasan orion memancing kotak pandora..
    Haduh sehun pnya kekuatan istimewa,..
    Takut sehun jdi emosian, apalagi DO sudah mulai tdk suka dg sikap sehun..
    Eomma sehun knp? Andwae,jgn sampai meninggal

  26. Iner Chan berkata:

    Nextttttt!!!
    PPLISSS NEXTTT!!!
    NEXT YAAAA… NEXTTT!!!!!!!
    UDAH AKHIR OKTOBER LOHHH!!!
    UDAH 3BULAN MASA BELUM DILANJUT !!!
    Next plissss T_T

  27. YunYuliHun berkata:

    Eommax hunnie d gntung sm orion smpe die..uuuh hunnie pst sdh n mkn ngmk…bkln da badai nih ya krn hati hunnie yng sdh n mrh…hmm do egois ya wjrlh klo sehun ngtamain emakx..slm hdp d bumi cm emkx yng ada sm hunnie…bkn dewa2 lainx…hunnie knl mrk jg blm lm….hunnie jiwax stngh mnusia n stngh dewa otomatis jiwa mnusiax kuat sm prsaan duniawi..beda sm dia n dewa laen yng mmg ga ada perasaan…itu bedax mrk….mkn klo do jg ngmuk ke sehun n ngmng yng ga ga bs khan hunie blng klo dia mnusia beda jiwa sm mrk….hehehe biar do jg ga egois mkirin stu sisi khdpn kedewaan mrk doank

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s