What Is Love ?

PicsArt_1407009225361

 

 

Title                 : What Is Love?

Author             : Jimin

Cast                 : Kai (EXO) , Park hye Jin

Genre              : Romance, school life

Rating             : PG-15

Length             : oneshoot

Catatan author : Ni adalah ff pertama yang author share karna biasanya Cuman temen author aja yg baca jadi kalo ada yg kurang ngena, sorry. Dan ff ini full author buat sendiri yg author adaptasi dari mimpi author. So, please jangan kopas.. dan ada banyak Typo berhamburan dimana-mana..

 

Pagi datang nampak seorang yeoja sedang berguling-guling diatas kasurnya, yeoja ini masih berusaha mengumpulkan nyawanya. Tanpa sadar ia diawasi seorang namja yg sedang mengintipnya dari jauh menggunakan teropongnya ia memperhatikan yeoja itu dengan lekat sambil sedikit tersenyum dari balkon rumah namja itu.

 

Walaupun tirai jendela yeoja ini sudah terbuka namun ia masih tertidur. Yeoja yg bernama Park

Hye Jin ini memang sangat sulit untuk bangun ia harus berguling-guling dahulu sebelum bangkit dari ranjangnya. Dan namja yg sedang mengawasinya bernama Kai. Kai dua tahun lebih tua dari hye jin. Maka dari itu mereka malah seperti kakak beradik. Mereka berdua memanglah sahabat sejak lahir, mereka sekolah ditempat yg sama, menyukai warna yg sama, dan memiliki makanan kesukaan yg sama, serta lain2.,

 

Namun ada satu hobi yg paling digemari kai, yg sama sekali tidak diketahui oleh hye jin. Karena mereka tetangga dan balkon kamar mereka bersebrangan. Sangat dekat, hingga mereka bisa memasang telepon kabel yg mereka buat waktu dulu mereka belum diberi kemudahan seperti handphone. Yg dapat digunakan untuk saling berhubungan. Telefon kabel itu diletakan di dekat tempat tidur mereka masing2. Hobi kai adalah selalu bangun lebih pagi dari pada hye jin dan memperhatikan hye jin saat berguling-guling diatas kasurnya, yg menurutnya adalah hiburan. Ia bahkan sudah melakukan ini sejak lama, dan setelah ia puas ia akan membangunkan hye jin yg masih sedikit tertidur dengan berteriak dan menyapannya.

 

“Woy.. Putri tidur.. Bangun.. Ini sudah pagi..Bahkan saat tiraimu sudah terbuka kau masih tidur.. Bangun.. Kau harus bersiap dan berangkat sekolah. Aku akan menunggumu didepan rumah. Dan satu hal lagi kau jangan terlambat. ” Teriak kai dari sebrang.

 

“Oppa.. Ini masih pagi. Bagaima kau bisa bangun sepagi ini… Baiklah oppa.. Aku akan bersiap. Dan soal terlambat mungkin aku akan terlambat karena kau menganggu tidurku..” Hye jin menjawab teriakan kai. Dengan mata yg masih tertutup..

 

 

“Hei… Bangun kalau kau berani tidur lagi.. Aku akan terus mengganggumu.. Cepat mandi sana..bangunlah putri tidur ..” Teriak kai sambil tersenyum melihat kelakuan sahabatnya itu.

 

“Oppa…” Hye jin bangun dari tidurnya dan menuju balkon kamarnya sambil menatap kai dengan tajam yg berada disebrang tempatnya berada, tanda sedikit marah karena tidurnya diganggu. Kai hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat hye jin.

 

“Hye jin… Rambutmu seperti singa..” Hye jin melihat ke pintu kaca balkonnya dan rambutnya benar2 seperti singa. Ia lalu berlari kekamarnya menutup pintu kaca balkon dan menutupnya menggunakan tirai.

 

“Lihatkan.. Aku sudah bangun.. Jangan ganggu aku lg. Dan soal rambutku jangan bilang siapapun.. Oppa kau sungguh menyebalkan…” Teriak hye jin melewati telefon kabel, namun nampak senyuman terselip saat hye jin membalas teriakan kai.

 

Kai juga semakin tertawa dan tersenyum dengan kelakuan hye jin.

 

⇦☎⇨

 

Kai sudah menunggu hye jin didepan rumah. Mereka berjalan beriringan bersama-sama. Saat sampai dihalte hye jin bertemu sahabatnya Yoon Hi dan chanyeol. Hingga harus memisahkannya dengan kai. Begitu pula saat bis datang kai juga bertemu dengan temannya yaitu sehun dan baekhyun. Walaupun kai sedang berbincang dengan temannya ia selalu memandangi hye jin yg sedang tersenyum saat bercanda dengan temannya. Namun senyumnya hilang saat ia melihat hye jin sedang bersama chanyeol.

 

‘Hye jin. Mengapa aku selalu merasa marah saat kau bersama orang lain.. Apa ini cinta? Cinta, cinta itu sebenarnya apa? Hye jin aku masih mencari tahu.’ Batin kai.

 

Disekolah kai adalah namja yg amat populer disekolah, ia sangat dikagumi karna ia adalah pemain basket inti yg sangat tampan dan banyak yeoja yg meleleh karna dibuatnya. Banyak orang sedang menyaksikan pertandingan basket antar sekolah yg dilakukan disekolah hye jin. Yg juga diikuti chanyeol dan kawan2. Saat pertandingan selesai ia mencari teman sekaligus sahabatnya yaitu Yoon Hi, agar mereka bisa bersama-sama memberi kata selamat ke tim basket inti serta menghampiri chanyeol dan kai. Namun ia menemukan yoon hi sedang dilorong ruang ganti tim basket, ternyata ia tak sendiri yoon hi bersama kai. Ia memverikan kai handuk dan air minum sambil mengucapkan kata selamat dengan senyum yg sangat lebar. Kai hanya bisa membalas senyum yoon hi dengan senyuman pula. Hye jin yg saat itu juga memeggang sebuah handuk dan air minum hanya bisa terdiam. Lalu tiba2 ada seorang namja yg sedang menepuk pundak yeoja itu. Namja itu adalah chanyeol, ia mengambil handuk yg berada ditangan hye jin untuk mengeringkan keringatnya dan begitu pula dengan minumnya ia menegak minuman itu agar masuk kedalam mulutnya, dan mengucapkan terima kasih ke hye jin atas handuk minumannya. Hye hanya mengucapkan sama2, walaupun sebenarnya ia ingin memberikan itu ke kai. Ia lalu menatap kai yg masih bersama dengan yoon hi.

 

‘Oppa.. Kenapa rasanya sungguh pahit… Rasannya aneh saat aku melihatmu tersenyum ke yeoja lain.. Apa ini cinta? Cinta, apa sebenarnya cinta? Oppa aku masih mencari tahu.’ Batin hye jin.

 

 

⇦☎⇨

 

Pagi itu hye jin mendapat dua buah surat. Yoon hi bilang surat yg berwarna pink harus ia berikan ke kai, karena ia tak berani memberikan surat itu secara langsung. Dan satunya lagi surat untuk hye jin dari seorang namja.

 

Kring…… Kring…..

 

Bel pulang sekolah telah berkumandang hye jin segera keluar dari kelasnya dan berpisah dari yoon hi dan chanyeol karena mereka ada sebuah hal penting yg harus mereka lakukan. Ia bertemu Kai dan bersama-sam pulang. Diperjalanan pulang hye jin memberi surat titipan yoon hi tanpa memberitahu siapa pengirim surat itu karena yoon hi bilang kalau jangan beritahu kalau itu dari dirinya. Kai menerima surat itu sambil tersenyum sumringah, ia mengira bahwa surat itu berasal dari hye jin.

 

Hye jin memasuki kamarnya dan merebahkan tubuhnya diatas kasur setelah ia berganti baju. Ia membuka surat yg diberikan kedirinya. Ia membuka surat itu dan mencoba meneliti dengan seksama isi surat itu.

 

Temui aku di garden coffe hari minggu pagi pukul 10.00… Kuharap kau datang, berdandanlah yg cantik.. Aku sungguh mengharapkan kehadiranmu.. Aku akan memakai kemeja biru, mejanya bernomorkan 4, sesuai tanggal lahirmu..

 

∽Your Secret Admirer∽

 

Hye jin hanya tersenyum membaca surat yg ia dapatkan. Namun ada perasaan yg menjanggal hatinya surat yg ia berikan ke kai dari yoon hi.. Ia merasa bahwa mungkin ini lebih baik karna kedua sahabatnya bisa bahagia.

 

‘Oppa.. Apa salah kalau aku mencintaimu.. Aku ingin kau bahagia walaupun tak bersamaku.. Mungkin ini yg terbaik.. Oppa bahagialah. Aku akan selalu mendukungmu. Walaupun hatiku serasa teriris, senyummu akan menjadi obat. Mungkin aku sebentar lg akan menemukan arti dan makna cinta yg ada didalam hatiku.. Oppa tunggulah aku sampai aku menemukan jawabannya.’ Batin hye jin sambil menatap kamar kai yg berada di sebrangnya.

 

Ditempat lain kai juga sedang membaca surat yg ia terima dari hye jin. Ia membuka surat itu dengan perlahan. Ia tak ingin jantungnya meledak saat membaca surat itu.

 

Temui aku di garden coffee hari minggu pagi pukul 10.00. Aku akan mengenakan dress berwarna pink oranye dan mengenakan pita putih.. Aku sangat mengharapkan kedatanganmu.. Aku ada dimeja 39 sesuai dengan nomor pemain saat kau bermain basket.

 

∽Your Secret Admirer∽

 

Ia tersenyum membaca surat itu. Ia berfikir kalau hye jin akan menyatakan cinta padanya walaupun ia jelas2 tahu kalau hye jin tak pernah melakukan hal2 seperti ini.

 

‘Hye jin sepertinya sebentar lg, aku akan menemukan jawaban dari pertanyaan yg selalu muncul apabila aku melihatmu. Apa itu cinta? Cinta, sebenarnya apa? Tunggulah aku hingga aku menemukan jawabannbya.’

 

Hye jin sedang bersiap, ia memilih-milih pakain yg akan ia kenakan. Ia akhirnya memutuskan untuk mengenakan dress berwarna pink oranye yg kontras dengan kulit putihnya sedangkan untuk menghiasi rambutnya yg tergerai ia hanya memberikan sentuhan pita putih.

 

Begitupun kai setelah besiap dengan menggunakan kemeja hitam dan jeans ia berangkat ke garden coffee. Ia menemukan hye jin sedang terduduk, ia akan menghampiri hye jin yg sama2 berciri-ciri seperti gadis yg ada disurat. Namun ia melihat hye jin sedang bersama namja lain, ia lalu memperhatikan nomor meja hye jin yaitu 4, ia lalu teringat kalau orang yg akan ia temui ada di meja 39. Yeoja pengirim surat ke kai pun memanggil kai, yg sedang memandangi hye jin yg sedang bersama seorang namja lain, dan bukan dirinya.

 

Kai dan hye jin sudah menemui pasangan mereka masing. Mereka sama2 tidak percaya siapa pasangan mereka. kai berpasangan dengan yoon hi sedangkan hye jin berpasangam dengan chanyeol. Dan saat kai melihat chanyeol menggandeng tangan hye jin ia lalu juga menggandeng tangan yoon hi untuk mengikuti hye jin dan chanyeol.

 

Kencan hye jin dipenuhi dengan tawa karna chanyeol selalu bercanda, kai yg melihat adegan itu hanya bisa memanas. Rasanya ia ingin sekali melumat chanyeol hingga lembut lalu menelannya dengan mudah, sedangkan pasangannya yoon hi hanya bisa menundukan kepala menyebunyikan wajahnya yg memerah karena tangannya yg digandeng oleh kai.

 

Kai Pov’s

 

Kulihat hye jin sudah berdandan sangat cantik. Aku sangat ingin menghampirinya, namun kulihat ia sedang bersama orang lain. Kuurungkan niatku hingga ada seorang yeoja sedang memanggil namaku, aku menoleh kearahnya dan membawa tubuhku kearah suara itu. Yeoja itu adalah Yoon hi sahabat dekat hye jin, sedangkan kulihat hye jin sedang bersama namja lain, namja itu namja yg tidak asing untukku ia adalah seseorang yg sering membuat hatiku memanas jika ia dekat dan tertawa bersama hye jin, ia adalah chanyeol.

 

Aku langsung menarik lengan yoon hi saat melihat lengan he jin ditarik oleh chanyeol agar pergi bersamanya. Aku mengikuti mereka kemanapun mereka pergi, saat aku sedang memperhatikan dua orang didepanku, aku hampir lupa dengan seorang yeoja yg kugandeng, ia hanya menundukkan kepala. Aku sebenarnya bingung mengapa ia terus diam, Namun karna ia tetap diam aku pun melanjutkan aktivitasku yaitu mengikuti hye jin bersama chanyeol, namun tiba2 mereka menghilang setelah aku mencari kemana-mana akhirnya aku mengajak yoon hi kesuatu tempat untuk beristirahat.

 

Hye jin Pov’s

 

Lenganku ditarik oleh changeol teman kencanku hari ini, ia membawaku berjalan-jalan mulai dari nonton bioskop dan makan burger. Ia bahkan membersihkan mayonise yg ada dibibirku, aku sangat tidak menyangka bahwa namja yg turut sebagai sahabatku ini juga romantis. Namun saat kami berjalan aku merasa ada seseorang yg mengintai kami. Aku segera menarik lengan chanyeol untuk bersembunyi.

 

“Ada apa?” Tanya chanyeol.

“Tidak.. Tidak ada apa2. Aku hanya ingin sedikit lebih dekat denganmu. Wajah chanyeol sedikit memerah ia malah langsung menarik lenganku dan membawaku kesebuah tempat, tempat itu adalah atap sebuah gedung.. Ia menyuruhku untuk duduk disampingnya. Ia lalu menggenggam tanganku yg kedinginan kedalam saku jaket yg ia berikan padaku. Kami mulai bercanda dan suasana,itu membuat tubuhku menghangat.

 

“Hye jin ah.. Jadilah yeojachingku.” Aku hanya bisa membeku mendengar pernyataan chanyeol.

 

Oppa apa yg harus aku katakan. Aku sangat bingung, aku masih mencari arti cintaku.. Tapi aku rasa cintaku bukan untuk namja yg ada dihadapanku.. Bagaimana ini Oppa. Haruskah aku menjadi yeojachingu namja lain agar sahabatku yoon hi bisa bersamamu… Oppa. ,Saranghae.

 

Author Pov’s

 

Hari itu berlalu dengan sangat cepat, kai pulang dengan sangat putus asa sedangkan hye jin pulang tanpa mengatakan apapun pada chanyeol malam itu.

 

Setelah kencan kai masuk kekamar yg paling ia cintai yaitu kamar miliknya. Ia sedang berkutat dengan pikirannya yg seperti benang kusut.. kepalanya pusing memikirkan hal2 yg akan tetjadi apabila ia tak mengawasi jin dan chanyeol.

 

‘Bagaimana kalau chanyeol menembak hye jin. Dan ia menjadi namja chingunya, kalau begitu kesempatanku pasti akan hilang.. Hish apa yg harus aku lakukan. Dan bagaimana lg kalau chanyeol mencuri firstkiss hye jin.. Aku bisa membunuh chanyeol dengan tanganku sendiri.. hish.. Hye jin apa yg harus aku lakukan. Aku sangat bingung. Haruskah aku menyatakan cinta padamu sedangkan aku masih berkutik dengan makna cinta yg aku miliki atas namamu.’ Pikir kai yg hampir gila karena dimabuk cinta.

 

sedangkan hye jin yg juga sedang merebahkan tubunya dikasur tercintanya tidak sengaja mendengar kai. Sebenarnya hye jin sudah mengetahui perasaan kai padanya melewati telefon kabel itu. Karena hampir setiap malam kai selalu berbicara didekat telefon kabel mengenai dirinya. Dan hye jin hanya diam mendengar penuturan kai mengenai dirinya, sehingga kai tidak akan menyadari kalau sebenarnya ia sedang memperhatikan setiap perkataan kai yg sedang berbicara sendiri dan menggerutui dirnya.

 

Hye jin hanya bisa tersenyum setelah mendengarkan perkataan kai. Yg merasa dirinya akan gila.

 

 

⇦☎⇨

 

Hye jin sedang berjalan beriringan bersama kai. Suasa sangatlah canggung hingga hye jin memulai pembicaraan dan membuyarkan lamunan kai.

 

“Oppa.. Aku habis ditembak..” seru hye jin secra frontal membuat kai semakin menundukkan kepalanya.

 

“Lalu apa kau menerimanya?” Tanya kai ke hye jin dengan kepala yg semakin menunduk.

 

“Tentu saja tidak..”

“Kenapa?”

“Karena kurasa aku masih menunggu orang lain. Orang yg paling dekat denganku. Orang yg selalu menghiburku. Orang yg selalu bisa kuandalakan. Orang yg selalu bisa kuhubungi kapanpun. Orang yg selalu ada dipikiranku saat aku bangun. Dan suaranya dipagi hari. Oppa kurasa aku mencintaimu. Aku sudah menemukan makna sebenarnya tentang cinta. Aku tidak mau memaksakanmu bersama yoon hi. Aku berani berbicara deperti ini. Karena sebenarnya aku setiap malam sudah mendengar banyak perkataanmu tentang diriku. Oppa.. Saranghae. ” Setelah itu hye jin berlari meninggalkan kai yg terhenti langkahnya karena mendengar penuturan hye jin yg blak-blakan. Kai segera tersedar dari pikirannya yg membeku, ia berlari mengejar hye jin dan memberhentikan langkah hye jin.

 

“Hye jin ah. Saranghae.. Jadilah yeojachinguku.”

 

Mendengar pernyataan itu hye jin mengangguk mantap menjawab pertanyaan kai. mereka berdua tersenyum. Hingga kai mendaratkan bibrnya dibibir hye jin dengan sempurna. Ia membalas ciuman kai yg lembut. namun oksigen yg dimiliki hye jin menipis ia mencoba melepaskan bibrnya yg dilumat oleh kai.

 

“Oppa.. aku tak bisa bernafas…”

 

“Benarkah?.. Kalau begitu maafkan aku.. “

 

kai lalu kembali mengecup bibir hye jin dan sesekali membiarkan hye jin bernafas dan menghirup oksigen.

 

♥Cinta bukanlah memaksa orang lain untuk mencintai yg lain. Namun mencintai adalah membiarkannya mencintai apa yg ia cintai.♥

 

⇦☎⇨ End ⇦☎⇨

 

4 thoughts on “What Is Love ?

  1. itsc208 berkata:

    First kah? ini terlalu singkat coba panjangin dikit minta sequel. Bahasanya sih udh oke cuma jangan di singkat, ini udh bagus kok jangan patah semangat.

    A.N.A

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s