White Day (3/3)

 didiyo

Author  : @narayaaaaa

Title  : White Day (3/3)

Length : Trilogy

Main Cast  :

Do Kyungsoo EXO as D.O

Kim Yoo Jong as Wu Yoo Fan ( Yoojong)

Wu Yi Fan as Wu Yi Fan ( Kris )

Kim Jonghyun as Kim Kris Jong (tuan kim/ayah)

Choi Soo Young as Wu Young Fan (ny.wu/ibu)

Jung Krystal as Krystal

Byun Baekhyun as Baekhyun

Oh Sehun as Kim Sehun

Other,

Genre  : Sad, Romance, Friendship, Comedy

Maaf ya sebelumnya kalau chapter sebelumnya,chapter 2 di publishnya lama,aku sempet jadi down buat lanjutin ff karena rumor tentang Kris,dan aku keingetan mulu sama dia,jadi sedih gitu:( #duhlebay

Mianhae deh yaaa,chapter sekarang aku buat lebih panjang lagi dan lebih seru lagi kayanya hehe,happy reading!!:)

     Hari ini,Yoojong,Krystal,Naeun dan teman-teman Kris sedang di perjalan untuk berlibur,tujuan mereka adalah Pulau Jeju. Yoojong sangat senang hari ini karena ia berlibur dengan d.o karena mungkin ini akan jadi yang pertama dan terakhir dalam hidupnya berlibur jauh dengan d.o,setelahnya,d.o dan teman-teman Kris yang lainnya akan pergi dari sekolah menengah dan menuju perguruan tinggi dengan jadwal sibuk yang bisa menjadi 2 kali lipat,maka dari itu Yoojong benar-benar memanfaatkan hari ini untuk bersenang-senang dengan d.o.

     Perjalanan menuju Pulau Jeju lumayan jauh,mereka pergi dengan 4 mobil,mobil pertama ditumpangi oleh Kris,Yoojong,Baekhyun dan Chanyeol,mobil kedua oleh d.o,Kai,Sehun,dan Naeun,mobil ke tiga yaitu Tao,Luhan,Xiumin dan Krystal,dan yang terakhir oleh Chen,Suho,dan Lay.

     Yoojong memang merasa kesal pada kakaknya,ia tidak membawa d.o naik dimobilnya,melainkan membawa Baekhyun. Dan yang lebih membuat Yoojong kesal lagi,Baekhyun duduk disebelah Yoojong. Berusaha tidak perduli,Yoojong hanya memakai kacamata hitamnya dan berkutik dengan ponselnya. Walau terkadang ia sesekali melihat kearah Baekhyun yang sedang melihat keluar jendela dan berbicara ringan dengan 2 sahabatnya didepan.

“ Hyung! Nanti,disana kita harus menikmati pemandangan! “ ucap Chanyeol seperti anak kecil

“ Kau pikir kita kesana akan bermain basket,hah? Sudah pasti kita harus menikmati pemandangan pabo “ sahut Kris yang langsung mendapatkan delekan dari Chanyeol.

“ Hey,Chanyeollie,disana kau tidak boleh berkeliaran sendirian jika kau tidak mau hilang,arra? “

“ Yak! Baekhyun! Kau pikir aku anak kecil?! “

“ Yaaaa,bisa dibilang begitu.. “

“ Harusnya kau bilang itu pada Sehunnie!! “

“ Kau tau bukan,Sehunnie ada dimobil D.O?! Makannya aku memperingati dirimu saja “

“ Yak! Yak! Yak! Jika kalian ingin bertengkar,aku akan hentikan mobilku dulu lalu membiarkan kalian bertengkar dijalanan,otte?! “ seru Kris menghentikan mulut Chanyeol yang sudah mau melemparkan protesnya pada Baekhyun.

“ Turunkan saja Chanyeol,Hyung “

“ Stop,Baekhyunnie.. “

“Ahh ye ye ye “

     Dan tanpa sengaja,suara tawa Yoojong terdengar dan membuat 3 namja itu langsung melihat kearahnya,ia malu,dan ia segera berpura-pura bahwa ia tertawa karena membaca sesuatu di ponselnya,memang terasa gila tapi ia akan malu diam diam memperhatikan pembicaraan ketiga namja yang kurang lucu itu. Karena tidak etis ia tertawa diatas penderitaan Chanyeol yang terpojokkan.

     Disebelahnya,Baekhyun tertawa pula tapi tidak terdengar dan kini Yoojong exstra malu,tp ia bersikap seolah tidak terjadi apa apa .

-……-

     Dari perjalanan yang lumayan lama,akhirnya mereka sampai di tujuan,beberapa dari mereka masih terlihat mengantuk dengan bantal leher yang masih menempel dan mata yang menyipit orang itu adalah Baekhyun,Kai,Tao,dan Luhan. Mereka masih mengantuk sedangkan yang lain,hanya terlihat lemas dengan earphone yang masih ada di telinga mereka.

     Kris yang baru keluar dari mobilnya langsung tersenyum penuh maksud,” Ahh,finally, Kajja,kinta turun “

“ MWO?! Maksudmu apa? Baru sampai begini langsung turun?! Ini masih pagi! “ Cetus Kai

“ Lalu? Udara pagi ini bagus,Kai. Ayooo,aku jamin kalian akan langsung segar setelah melihat pemandangan dibawah sana “

Akhirnya mereka menurut,mereka bersama-sama turun kebawah melewati tangga turun menuju pantai yang kiri kanannya di penuhi oleh bunga bunga penyejuk mata,mereka semua tersenyum menikmati udara dan pemandangan yang benar-benar sejuk dan tenang,Sehun dengan Naeun yang berada dipaling belakang memperlambat jalan mereka,tertawa tawa saat Sehun hampir akan jatuh karena menutup mata menikmati udara segar.

     Saat ini,hanya saat ini,mereka lupa umur mereka,mereka sekarang seakan kekanak-kanakan,mereka berlari-lari,tertawa,dan berteriak,meluapkan stress mereka atas pemandangan di Pulau Jeju,mereka beruntung hari ini Pulau Jeju tidak terlalu ramai dan lumayan sepi sehingga mereka bisa bisa leluasa melakukan hal bodoh apapun.

     Yoojong yang sedaritadi terpaku tidak percaya,dia sudah jarang pergi ketempat-tempat indah seperti ini setelah ia pergi keamerika dulu “ Yatuhan… Indah sekali… “ ucapnya.

 

Yoojong POV

 

     Aku benar-benar senang,Pulau Jeju benar-benar indah tidak main,aku sudah lama tidak diajak pergi oleh Kris Oppa ketempat-tempat seindah ini,rasanya seperti kembali ke masa lalu,Appa pernah bercerita bahwa saat ia berliburan kePulau Jeju,itulah dimana saat Appa bertemu dengan oema,dan saat ulang tahun pernikahan,kami sekeluarga pergi kesini,sayangnya itu benar-benar dulu.

     Kami beristirahat dipinggir pantai,disana ada kursi dan meja yang bisa dibilang panjang namun hanya cukup untuk 6 orang,alhasil Luhan oppa mengeluarkan kain yang lumayan besar untuk beberapa dari kita duduk dibawah.

     Pukul 10 pagi,Sehun dengan kekasihnya Naeun dan juga D.O oppa yang membawa kameranya,pergi menikmati pemandangan Pulau Jeju. Xiumin oppa,Lay oppa,Kris Oppa,dan Baekhyun Oppa sedang memasak,sedangkan yang lain sedang memotret pemandangan namun tidak pergi jauh.

     Disana,tepat dipemandangan indah,D.O Oppa mengambil jepretannya,masih dengan tampang tampan namun dingin,tanpa sengaja aku terus menatapnya dan tersenyum,wajahnya benar-benar tampan.

“ Yoojong-ssi,ini untukmu “

     Aku terkejut,Baekhyun Oppa tiba-tiba datang didepan wajahku dengan memberiku barbeque panggang buatannya,aku hanya tersenyum padanya dan menerima daging itu,tapi ia masih menatapku lekat,bukannya kembali membantu oppadeul kembali memasak.

“ Aku akan kembali lagi kesini “ katanya dan berlari kembali

     Fyuhhh,untung saja dia cepat pergi,setelah aku melihat Baekhyun Oppa benar-benar kembali ketempatnya,aku kembali mengedarkan pandanganku mencari sosok D.O Oppa yang sedaritadi aku perhatikan. Ish,siall!! D.O Oppa tidak ada ditempatnya tadi. Akupun mencoba untuk pergi ketempat dimana D.O Oppa tadi berada. Karena Baekhyun Oppa,D.O Oppa menghilang dari pandanganku!

     Aku sudah ada ditempat dimana D.O Oppa tadi berada,tapi aku tidak menemukan dimana dia,dia menghilang,tapi aku berusaha untuk tidak dicurigai bahwa aku menyukai D.O Oppa,aku mengeluarkan ponsel ku dan mengambil selca.

“ Hey.. “

     Astagaaa… Aku benar-benar terkejut,sesudah aku mengambil selca dan ingin memasukkan kembali ponsel ku kedalam saku,D.O Oppa mengangetkan ku dari belakang. Aku malu karena aku sehabis mengambil selca,semoga saja tadi dia tidak melihatku sedang mengambil selca.. Semoga..

“ Ehh.. D.O Oppa.. Sedang apa? “

“ Hanya mengambil beberapa foto pemandangan indah,pemandangannya benar-benar keren “

“ Ya.. Keren.. “

“ Pemandangannya atau yang mengambil fotonya? “

“ Yang mengambil fotonya.. “

     Astaga!! Aku keceplosan!! Aku langsung memasang wajah layaknya orang keceplosan,aku benar-benar malu,aku langsung menutup mulutku,dan yang benar-benar lebih membuatku malu lagi,D.O Oppa melihatku dan tersenyum. Meski D.O Oppa benar-benar keren,tapi ini benar-benar keceplosan.

“ A-A.. Maksudku.. Emm.. Pemandanganya.. Hehe.. “

     Senyuman D.O Oppa belum menghilang membuatku benar-benar tidak bisa melepaskan perhatianku darinya,senyumannya benar-benar membuatku lupa akan sosok dingin dari seorang D.O Oppa. Senyuman kali ini berbeda,seperti senyuman seorang malaikat… Berbeda dengan biasanya,hanya senyum kecut.

“ Yoojong? “

“ Ada apa,Oppa? “

“ Sudah pernah pacaran? “

     Yatuhan… Apa ini sebuah tanda? Astaga… Jantung ini berdegup sangat kencang mendengar apa yang baru saja dikeluarkan dimulut D.O Oppa.. D.O Oppa terasa berubah sekarang. Sikap dinginnya perlahan menghilang.. Oh Tuhan.. Kurasa ini benar-benar tanda,iya bukan?

“ Belum pernah.. “

“ Biasanya,cinta pertama tidak akan pernah terlupakan sampai kau menikah kelak,kecuali kau seorang playgirl,kau akan lupa pada cinta pertamamu,dan bila berjalan dengan baik,jika cinta pertamamu adalah pasangan sehidup sematimu,kau orang yang setia “

“ I-Iyaa… Oppa benar.. Hanya saja cinta pertamaku rumit.. “

 

Author Pov

 

     Suasana terasa canggung diantara Yoojong dan D.O,mereka berdua hanya menatap kosong pemandangan didepan mereka sampai akhirnya D.O memandang wajah Yoojong benar-benar dalam,ia melihat betapa cantiknya Yoojong dan betapa manisnya senyum Yoojong.

“ Yoojong,sebenarnya aku su- “

Yatuhan.. Jantungku berdegup dengan kencang..“ batin Yoojong.

“ Yoojong-ssi!! “

     Baekhyun tiba menganggangu suasana,Yoojong yang sudah benar-benar berfikir bahwa D.O akan menyatakan cintanya saat itu juga dibuat kesal oleh kedatangan Baekhyun secara tiba-tiba,tapi Yoojong berusaha untuk seakan-akan tidak berharap lebih supaya Baekhyun tidak curiga.

“ Kenapa kalian disini? Cepat kesana,kita akan bermain! “

     D.O kembali dengan sifat dinginnya,entah karena apa,tanpa menjawab apa-apa ia langsung kembali ketempat kumpul berbeda dengan Yoojong yang terdiam terlebih dahulu dan Baekhyun tetap menunggu Yoojong,ia ingin kembali bersama.

“ Kajja,Yoojong-ssi “

     Yoojong tersenyum kecut lalu meninggalkan Baekhyun terlebih dahulu,ia mencoba mensejajari langkahnya dengan D.O namun D.O lebih cepat namun santai dan Yoojong terlambat sedikit untuk mensejajari langkahnya hingga akhirnya mereka sampai.

“ Apa kalian ingin langsung bermain tanpa makan terlebih dahulu? “ sahut Xiumin menghentikan gerak teman-temannya yang segera memperhatikannya.

“ Kau yakin masakanmu enak ? “ Celetuk Tao membuat mereka tertawa.

“ Yak! Kau ini.. Aku juga memasak ini! “ Protes Lay

“ Ya ya ya,mengapa tidak bilang bahwa ini masakan Lay juga! Sudah kita habiskan “ ucap Chanyeol dan membuat mereka langsung berhambur mengambil makanan.

-……-

     Setelah mereka semua selesai makan,mereka bermain ke pantai,sebelumnya mereka sudah berganti pakaian untuk basah,mereka semua pun bermain ombak dan yang lainnya.

     Beberapa dari mereka sudah basah kuyup kecualil Yoojong,Krystal,Naeun,D.O,Kris,dan Lay. Mereka tidak terlalu basah dibandingankan dengan yang lain.

     Selesai bermain dengan ombak,mereka tidak berhenti,sekarang mereka bermain bola dipinggir pantai,untung saja Xiumin membawa bola,namja-namja pun bermain bola sedangkan 3 yeoja ini duduk ditempat istirahat dan memakan beberapa cemilan tersisa,masih dengan keadaan badan yang basah.

“ Yoojong,tadi aku melihat kau dengan D.O Oppa,apa yang kalian lakukan? “ Bisik Naeun.

“ Aku tidak ingin membahas hal tadi,Baekhyun Oppa menghancurkan momentku dengan D.O Oppa! “

“ Yaaa,tadi aku melihat Baekhyun Oppa tiba-tiba datang “

     Raut wajah Yoojong berubah menjadi imut saat ia sedang cemberut,dan setelah itu ia melihat kearah D.O yang sedang menggiring bola,wajahnya berubah,ia tersenyum melihat betapa kerennya D.O saat menggiring bola,dan pada satu titik yang sama,saat Baekhyun Oppa merebut bola yang dibawa oleh D.O raut wajahnya kembali lagi seperti tadi,cemberut yang imut.

     Para namja kelelahan,menyelesaikan permainan mereka dan segera kembali lalu berganti baju,untuk para yeoja segera berganti pakaian tadi,jadi tidak terlalu lama.

     Hari semakin malam,mereka membuat api unggun dan menghangatkan tubuh mereka diantar api unggun yang berada di tengah mereka,mereka mengelilingi api unggun itu lalu bercanda-canda dan tertawa,mereka sedang dalam mood yang bagus sekarang.

“ Hey,kita harus mengucap janji kita.. “ ujar Luhan membuat semua terfokus

“ Yang mana? “ Tanya Suho.

“ Kita tidak akan menyukai yeoja yang sama.. Kalian lupa? “

     Ucapan yang baru saja dikeluarkan oleh Luhan membuat Yoojong seketika membisu,terkejut sekaligus mendapatkan pukulan yang lumayan keras,hatinya terasa sakit dan ia tidak bisa apa-apa,bagaimana bisa mereka membuat perjanjian seperti itu?

     Didalam hati Yoojong,dia benar-benar ingin menangis,bila memang mereka membuat perjanjian seperti itu,berarti sama saja D.O Oppa tidak bisa menjadi kekasihnya,itu sama saja ia akan merusak persahabatan diantara Baekhyun dan D.O.

“ Krystal-ahh.. “ bisik Yoojong

“ Emm? “

“ Antar aku “

Krystal dan Yoojong pun berdiri lalu mendapatkan pandangan aneh oleh yang lain,”Oedikayo?” tanya Kris.

“ Mencari udara malam yang segar “

“ Bukannya udara disini memang segar? Mengapa harus dicari? “ celetuk Sehun.

     Krystal dan Yoojong sampai di tempat dimana tadi Yoojong dan D.O berada,Yoojong hanya menatap kosong bunga-bunga disekelilingnya sedangkan Krystal menatap Yoojong aneh. Krystal menangkap raut wajah sedih Yoojong,di tau sahabatnya itu sedang sakit hati dan butuh ketenangan.

“ Ada apa? “

“ Kau dengar tidak apa yang diucapkan Luhan Oppa tadi? Janji mereka “

“ Tidak boleh menyukai yeoja yang sa-…. Ma.. ? A-Aku mengerti…”

“ Kau mengerti kan? Bagaimana bisa D.O Oppa menyukaiku sedangkan Baekhyun Oppa menunggu jawaban dariku? Sama saja aku merusak persahabatan mereka bukan? “

“ Aku tau bagaimana rasanya,Yoojong-ah. Pasti sakit.. “

“ Sangat sangat sakit.. “

-……-

     Setelah pergi ke Pulau Jeju kemarin,mereka kembali masuk sekolah karena sebentar lagi ujian akhir sekolah akan tiba,dan sebentar lagi D.O sudah tidak bersekolah yang sama dengannya. Hari-hari sebelum ujian akhir datang benar-benar berarti untuk Yoojong melihat senyum seorang D.O.

     Jam menunjukkan pukul 7 dan Yoojong sudah berada dikelasnya bersama dengan Krystal dan Naeun,mereka berencana untuk pergi berkeliling sekolah bukan belajar kali ini.

“ Bagaimana jika ketaman belakang? Disana udara pagi benar benar sejuk “ saran Krystal,

“ Jinjja? Ahhh.. Aku belum pernah kesan pagi-pagi,Kajja.. “ ucap Naeun seraya tersenyum dan detik selanjutnya ia melihat wajah Yoojong yang sama sekali tidak berminat melihatnya kembali.

“ Yee,kajja.. “ kata Yoojong yang masih sedikit menundukkan kepalanya dan ikut mensejajari langkahnya

     Yoojong benar benar tidak berminat untuk mengangkat kepalanya,diantara mereka,Krystal dan Naeun terus berbicara sedangkan Yoojong akan mengangguk jika dirinya ikut dalam pembicaraan.

BUGG

     Karena Yoojong masih menundukkan kepalanya,ia tidak melihat didepannya ada seorang yeoja cantik yang ia tabrak,dan sudah dipastikan itu adalah seniornya,Yoojong langsung terkejut dan mengangkat kepalanya dan memasang wajah benar benar menyesal.

“ Ahh… Mianhae oenni.. Aku tidak melihat.. I’m so sorry.. “ katanya seraya menunjukan tangannya yang dikepal didepan wajah

“ Ya ya.. It’s okay,no problem hehe.. “ katanya

“ Jinjja? Gwenchana? “

“ Iya.. Tak apa.. “

“ Maafkan aku sekali lagi. Emh.. btw.. Namaku Yoojong “

“ Kau yang adiknya Kris itu kan? Aku Namjoo “

“ Iya,aku adiknya Kris… Mian,aku duluan “

     Setelah membungkuk pada yeoja cantik yang bernama Namjoo itu,Yoojong dan kedua temannya itu langsung pergi ketaman belakang sekolah,dan sesudah sampai,memang benar sejuknya bukan main,Yoojong sekeyika membelalakan matanya kagum,belum pernah ia menghirup udara sesejuk ini,jujur saja.

Yoojong tersenyum seraya menarik nafas panjang dan mengambil duduk dibawah pohon,sama seperti Krystal dan Naeun juga. Untung saja jam kelas pertama masih sedikit lama jadi mereka masih bisa diam di taman lumayan lama.

“ Yoojong.. “ Panggil Krystal

“ Emh? Apa? “

“ Kau masih berharap menjadi kekasih D.O Oppa? “

“ Sedikit.. “

“ Sudahlah.. Kau bilang saja kalau kau menyukainya sebelum akhirnya ia akan melupakanmu “

“ A-Apa?! Ka-Kau pikir aku ini apa? “

“ Yoojong-ah! Harus sampai kapan kau memendam rasa sedangkan D.O Oppa tidak tau kau menyukainya?! Coba dulu,Yoojong!!! “

-……-

     Setelah pulang sekolah,Yoojong memikirkan keras tentang apa yang dibicarakan oleh Krystal tadi. Apa ia harus mengungkapkan perasaannya? Ia seorang yeoja. Menurutnya,seorang namjalah yang seharusnya mengungkapkan perasaannya.

     Yoojong benar-benar berfikir matang,ia ingin mengungkapkan perasaannya nanti saat kelulusan senior dimana kelulusannya juga menuju kelas 2A nantinya.

-……-

     Ujian akhir sekolah sudah tiba,Yoojong sudah siap untuk melaksanakan test satu hari yang menentukan nilainya,ia sudah belajar dan kerja keras untuk mendapatkan nilai tinggi dan menjadi rangking satu diangkatannya,karena kata Appanya,jika ia mendapat nilai tinggi,ia akan dipindahkan belajar di Australia dengan Kris,tidak lagi di 2A melainkan satu kelas dengan Kris.

“ YOOJONG!! CEPAT TURUN DAN SARAPAN!! “ panggil Oema seraya teriak.

“ Iya oema..“

Yoojong hanya mengambil setengahporsi makanan dari sebelumnya,ia berfikir bahwa jika ia makan seperti porsinya dahulu,ia akan kehilangan focus,katanya.

“ Yoojong,kau pergi dengan oppa. Kajja “ kata Kris yang tiba tiba datang

“ Oe? Wae? Aku akan pergi sendiri saja “

“ Aniyo.. Untuk test,kau harus pergi bersama oppamu “ dan kini Appanya yang berbicara tiba-tiba.

“ Tapi,ap- “

“ Yoojong… “

“ OKE OKE BAIKLAH! KAJJA “ jawabnya pasrah.

Akhirnya Yoojong pergi dengan Kris memakai mobil Kris. Alasan mereka harus pergi bersama sebenarnya hanya hal sepele,jika mereka tidak pergi bersama dan pulang bersama,salah satu dari mereka pasti ada yang terlambat pulang atau keduanya yang terlambat dikarenakan hari terakhir sekolah.

-……-

     Yoojong dan Kris sampai di sekolah,seusai mereka keluar dari mobil bersama,ada seorang yeoja cantik yang mendekati Kris dan memberinya sebuah coklat dan memberi Kris semangat. Disebelahnya,Yoojong mencibir jijik melihat yeoja itu. Tapi tak lama ia berfikir,” Yeoja itu berani sekali mendekati Kris dan memberinya coklat. Apa aku harus sepertinya pada D.O Oppa?! Ahhh,jangan ku pikirkan “ batinnya.

     Mereka masih bersama sampai akhirnya lorong tengah sekolah memisahkan mereka,Yoojong kesebelah kiri dan Kris kesebelah kanan.

     Sesampainya di kelas,Yoojong tidak melihat Krystal ditempat duduk mereka,bahkan Naeun pun tidak terlihat,akhirnya ia pun menanyakan pada ketua kelasnya,Taemin. Karena sangat tidak biasa Krystal dan Naeun datang terlambat seperti ini,mereka lebih rajin daripada Yoojong.

“ Taemin-ssi,apa kau lihat Krystal atau Naeun? “ tanya Yoojong.

“ Molla,mereka belum datang,lihat saja tasnya tidak ada “ jawab Taemin masih lekat dengan komik ditangannya.

     Betul apa yang dikatakan Taemin,tas Krystal dan Naeun bahkan belum ada,sebenarnya ada apa?

     Akhirnya,Yoojong pun memilih untuk keluar kelas mencari kedua sahabatnya itu. Ia merogoh saku blazernya dan mengambil ponselnya,Yoojong menelfon Krystal tapi tidak ada respon. Masih berusaha menelfon Krystal dan Naeun,Yoojong terus berjalan,ia bertujuan pergi ke gerbang sekolah bisa saja dia menemukan sahabatnya itu disana.

BUGG

     Lagi dan lagi,karena terfokus pada ponselnya,Yoojong menabrak orang didepannya lagi dan ternyata orang yang ia tabrak orang yang tempo lalu ia tabrak juga,seniornya yang bernama Namjoo.

“ Oh my god,I’m so sorry.. Minhae,eonni,aku terlalu terfokus pada ponselku,aku benar-benar minta maaf.. “

“ Ahh,gwenchana,aku pun tadi tidak melihatmu,aku sedang melihat seorang namja,mianhae “

“ Tapi ini yang kedua kalinya aku menabrak eonni,maafkan aku “

“ It’s okay,no problem,Yoojong “

“ Oe? Eonni pandai berbahasa Inggris? “

“ Tentu,aku dari Amerika,sama sepertimu akupun dari Beijing namun oemaku dari Korea “

“ Ahh.. Kalau begitu bagaimana kita mengobrol berdua eonni? Kau terlihat orang yang baik “

“ Ahaha,tentu tentu,kajja kita ke kantin saja “

     Terlalu senang karena bertemu senior yang sama dengannya dari Amerika,ia melupakan kedua sahabatnya melainkan mengajak seniornya yang cantik itu,ia suka senyumnya.

     Setelah sampai di kantin,mereka tidak memesan makanan,benar-benar hanya mengobrol berdua diujung kantin yang terlihat lumayan sepi,hanya ada beberapa murid berada di kantin untuk sarapan,belajar dan berpacaran..

     Yoojong benar-benar nyaman mengobrol dengan Namjoo,ia merasa saat ia mengobrol dengan Namjoo benar benar menyambung,mulai dari membicarakan namja-namja di amerika,tempat-tempat bagus di Seoul yang baru-baru ini mereka kunjungi,mengenai makanan dan yang lainnya. Yoojong benar benar tersambung pikirannya dengan Namjoo.

“ Kau suka warna apa? “ tanya Namjoo

“ Aku suka warna pink,semua isi kamarku 97%nya warna pink. Eonni? “

“ Jinjja?! Sama sekali seperti aku,aku pun suka warna pink dan kamarku 97%nya warna pink! Whoaa “

“ Is that true? Oh my god! We like a twins hahaha “

“ Yeah,like a twins “

TRINGGGGGG

     Bel masuk pun berdering,Yoojong dan Namjoo benar-benar seakan-akan lupa jika hari ini adalah Ujian Akhir Sekolah,mereka tidak bersiap-siap dan kelupaan Yoojong berkali lipat karena ia lupa keberadaan sahabatnya dan setelah bel berbunyi,mereka pergi dari kantin masih mengobrol.

     Yoojong tiba lebih awal dikelasnya sedangkan Namjoo masih harus berjalan lagi untuk sampai di kelasnya. Dan sesampainya di kelas,Yoojong akhirnya menemukan Krystal dan Naeun yang sedang mengobrol berdua dan langsung terkejut melihat keberadaan Yoojong mendekati meja mereka.

“ Kalian darimana saja? Aku mencari kalian “

“ Kami datang terlambat karena tadi bus di halte mengalami kerusakan mesin dan kita harus menunggu selama 1 jam “ jawab Naeun.

“ Oww jinjja?! Pasti membosankan menunggu didalam bus “

“ Kau darimana? “ tanya Krystal dengan wajah dinginnya.

“ Dari kantin dengan Namjoo Eonni “

“ Yang benar? Kau sudah akrab? Wahh kau benar-benar “

“ Wae?! Namjoo Eonni sangat sama denganku,kami perpindahan dari Amerika dan berasal dari Beijing,kami sama-sama menyukai ddokbukkie dan menyukai warna pink dan yang lebih mengejutkan lagi,rumah kami hanya terhalang 3 rumah. Whoaa,aku berbincang lama dengannya “

“ Ye ye.. Kau sudah bela..- “

“ Selamat pagi anak-anak “ kedatangan Kim Sonsengnim memotong pembicaraan 3 yeoja itu dan mereka segera duduk ditempat duduk mereka setelah Kim Sonsengnim masuk dan duduk di meja guru.

     Tidak banyak bicara,Kim Sonsengnim langsung membagikan kertas soal dan kertas jawaban pada murid-murid kelas 1A. Dan murid kelas 1A pun langsung mengisi soalnya. Terlihat dikelas ini,mereka tenang mengerjakan soal dan ada beberapa murid yg berusaha untuk mencontek namun kelihaian Kim Sonsengnim membuat mereka kapok mencontek lagi. Terakhir kali Taemin dan Key mencoba mencontek jawaban Yoojong,Kim Sonsengnim langsung mendatangi mejanya dan memukul punggung keduanya.

-……-

Ujian akhir sekolah berakhir,Yoojong menarik nafas lega,semoga saja ia mendapatkan ranking 1 diangkatannya dan pergi ke Australia untuk menuntut ilmu yang benar-benar tinggi. Ia tidak sabar untuk pergi ke Australia.

     Sesuai janjinya Yoojong dan Kris pada Appanya akan pulang cepat,setelah kelas dibubarkan mereka langsung keluar dan menuju mobil Kris lalu pulang secepat mungkin supaya Appanya tidak mengomeli mereka sesampai dirumah.

     Didalam mobil,Yoojong meluapkan kelelahannya dengan tertidur didalam mobil,ujian satu hari yang menentukan kepintarannya membuatnya benar-benar lelah. Mengerjakan 1 paket berisi 150 soal beragam dalam 1 hari benar benar menantang kepintarannya. Semuanya dilakukan semata-mata untuk mengetest sejauh mana siswa bisa mengerjakan soal,jadi tidak berharihari.

“ Yoojong,irona.. Aku mau membeli makanan dulu,kau mau ikut keluar? “

“ Ahh,aniyaa,aku lelah. Kau saja “

“ Baiklah,jaga mobil dengan baik “

“ Cih,kau lebih menyayangi mobilmu daripada adikmu ini! “

“ Memang “

“ OE?! “

Kris langsung keluar dari mobilnya sebelum adiknya itu melemparkan pukulannya padanya. Ternyata Kris membeli makanan di kios ddukbokkie didepan komplek perumahannya,pada awalnya ia ingin membeli ddukbokkie didekat taman sungai Han,tapi itu tidak mungkin karena pasti mereka mendapatkan omelan super panjang.

     Tak lama Kris kembali dengan membawa makanan dalam plastik putih dan langsung mengendarai kembali mobilnya dan cepat cepat pulang.

     Sesampai dirumah,ternyata Appanya sudah menunggu diruang tamu dengan membaca koran juga meminum kopi. Setelah pintu utama terbuka dan memunculkan wajah kusut dari kedua anaknya,ia tersenyum lebar penuh arti dan langsung berdiri membuat langkah Yoojong dan Kris terhenti.

“ Ada apa,Appa?! Aku lelah ingin seger tidur “ rengek Yoojong

“ Selelah itukah? Ini bahkan baru jam 2 sore,duduk lah dulu “ setelah Appanya menyuruh mereka duduk mereka pun duduk tanpa membantah.

“ To the point,Appa.. “ kata Kris tidak ingin lama lama dan ingin segera makan.

“ Ok,kalian sudah mengetahui janji Appa pada kalian mengenai kuliah kalian di Australia? “

“ Emm “ jawab kedua anaknya malas.

“ Kalian benar-benar menginginkan sekolah disana bukan? “

“ I- “

“ Tidak juga “ jawab Yoojong cepat yang langsung mendapat pandangan aneh dari Kris dan Appanya.

“ Mwo?! Kenapa?! “

“ Sebenarnya aku benar-benar ingin kuliah disana,tapi apa Appa berfikir bahwa kita baru saja pindah kesini? Dan appa ingin kita pindah lagi? “

“ Hanya kalian yang pindah,kami menetap “

“ MWO?! JINJJA?! “ Yoojong dan Kris benar-benar terkejut,mereka fikir mereka akan pindah lagi ke Australia.

“ Appa sudah fikirkan matang-matang,hanya kalian yang pergi dan sukses disana,Appa dan Oema akan tetap berada disini,otthe? “

“ Tapi- “

“ Appa sudah membeli tiket dan persiapan lainnya,Kris. Jika kalian terbukti mendapatkan ranking,tiket itu akanada ditangan kalian,kalian harus setuju. Appa ingin kalian sukses disana,maka dari itu belajar lah disana dengan giat. “

“ Baiklah.. Tapi biarkan aku dan oppa istirahat terlebih dahulu. Bye “

     Appanya mengangguk dan kembali dengan korannya dan membiarkan kedua anaknya istirahat,mereka memang terlihat benar-benar lelah.

 

Yoojong POV

 

     Aku benar-benar lelah hari ini,mataku sudah tidak bisa kutahan untuk tetap terbuka. Setelah pergi dari ruang tamu aku melihat oema sedang menonton tv ruang tengah,aku menyempatkan diri untuk mendekatinya sekedar untuk dicium keningnya dan tetidur sebentar di sofa. Ohh… Benar-benar nyaman tidur di sofa ini. Tapi sialnya Kris menjailiku dengan mengejutkanku dan aku benar benar terkejut hingga aku terjatuh dari sofa. Oema yang melihatnya hanya mencibir pada Kris sedangkan aku meringis kesakitan.

“ Appo.. SAKIT KRIS!! “

“ Yaampun….. Nyonya,apa yang sakit? Aku meminta maaf “ SUNGGUH! Dia benar-benar dramatis!! Dia bersikap seolah-olah dia bibi pembantu So yang selalu membantuku. Aku benci padanya!

“ KAU MEMANG COCOK MENJADI PEMBANTU! Kenapa kau tak menggantikan bibi So saja hah?! Sana sana!!!! “

     Aku berusaha untuk berdiri dan mengambil tasku lalu pergi ke kamarku,Kris yang merasa tidak suka aku sebut jika ia cocok menjadi pembantu langsung melihatku sinis tapi aku tidak perduli,aku melanjutkan langkahku menuju kamarku seraya menjulurkan lidahku pada Kris si sialan itu.

     Saat aku membuka pintu kamarku,kamarku sudah sangat rapih,pasti bibi pembantu membereskannya karena kemarin aku mencaricari boneka yang D.O Oppa beri padaku waktu White Day tempo lalu. Aku berencana akan mengungkapkan perasaanku pada D.O Oppa nanti saat kelulusan. Aku memang merasa gugup tapi aku harus melakukannya supaya D.O Oppa mengetahui perasaanku padanya.

     Aneh,boneka yang D.O Oppa beri dan aku temukan di lemari sudah kusimpan di meja belajar sekarang berubah di antara kedua bantal di kasurku membuatku tersenyum tipis saat melihatnya,aku yakin bahwa bibi pembantu yang meletakkannya disana.

     Aku lelah dan aku langsung berganti baju dengan piyama berwarna pink kesukaanku dan segera pergi ke kasur nyamanku dan mengambil pinky lalu aku sejajarkan duduknya dengan boneka yang diberi oleh D.O Oppa. Ukurannya boneka dari D.O Oppa terlihat lebih besar dari pinky,padahal pinky sudah berukuran jumbo dan boneka dari D.O Oppa lebih besar lagi.

“ Whoaaa.. Kalian cocok!! Aku harap aku dan D.O Oppa pun sama-sama cocok seperti kalian “ kataku seraya melihat kedua boneka dihadapanku.

TRINGGG

     Ponselku berbunyi tanda ada telfon,aku mencari ponselku dan ternyata ada di meja tv,aku pun segera mengangkat telfon itu,tidak ada nama siapa yang menelfon dilayar ponselku.

“ Yeoboseyo? Nuguseyo? “

Ini Krystal,Yoojong! Kau tidak menyimpan nomor ponselku apa,hah?! Yang benar sa-

“ Krystal-ah! Berhenti mengomel!! Katakan apa urusanmu menelfonku “

Yak! Jangan potong omonganku!

“ Aihhh,aku sedang lelah jangan banyak bicara! “

Ahh geureu geureu,aku hanya ingin memberitahumu besok kau harus kesekolah jam 10 pagi

“ Mwo?! Bukannya libur?! “

Besok pengumuman nilau ujian akan dibagikan

“ Oww,secepat itu- “

TUT TUT TUT

     Krystal Krystal,kau tidak ingin omonganmu kupotong tapi kenapa kau sendiri memotong omonganku,cih selalu seperti itu.

     Aku melemparkankan ponselku ke meja dipinggir kasur dan segera menenggelamkan tubuhku didalam selimut dan menutup mata lalu tertidur,tidurku pasti akan sangat nyenyak sekali,ahhh.

-……-

Kris! Aku minta ini boleh?

Rumahmu sebesar rumah Suho,sama-sama besar. Bahkan 2 kamar dilantai atas benar benar dibagi dua sehingga seluas ini,sekaya-kayanya kami,kamar kami secukupnya. Tapi kamarmu benar benar luas bukan main,lantai 2 yang hanya ada 2 kamar,kamarmu dan kamar adikmu,aku yakin kamar adikmu juga luas

YAK! Kau banyak bicara!

Kris! Sepertinya ini benar benar seru!

Hey! Kau licik!!!

Tidak! Kau yang licik!

Aigoo,kau lucu sekali sewaktu kecil. Oe? Apa ini Yoojong,adikmu itu? Kau masih menyimpan fotonya

Tentu! Itukan kenangan,Hyung

     Aihhh,suara darimana itu?! Berisik sekali! Ini pukul 1 malam dan kenapa tiba-tiba saja berisik?! Suara berisik para namja tidak berhenti-henti sejak tadi membuat tidurku tiba tiba tidak nyaman karena suara itu dan alhasil aku terbangun,menyingkirkan selimutku kasar dan segera mendekati sumber suara.

     Saat aku membuka pintu,suara itu semakin keras karena berasal dari kamar sebelah yaitu dari kamar si Tiang Listrik mengapa berisik sekali yaampun..

TOK TOK TOK DUG DUG DUG

     Karena cukup kesal,aku mengetok pintu kamar Kris Oppa yang sebelumnya pelan menjadi benar benar kencang supaya orang didalam mendengarnya. Dan setelah aku memukul terus menerus pintu kamar Kris,ada orang didalam yang mulai membuka kunci dan akan membuka pintu

DEG

     Ini benar-benar tidak bisa dipercaya,D.O Oppa yang membuka pintu dan langsung tersenyum melihatku dengan piyama dan muka tidurku belum menghilang! Sial! Aku lupa mencuci muka karena terbawa emosi dan sekarang aku malu karena D.O Oppa melihatku dengan keadaan seperti ini.

     D.O Oppa masih menahan tawanya dan aku masih terpaku diam ditempatku melihat D.O Oppa yang menahan tawa,akhirnya aku berusaha angkat bicara,tapi nihil. Baekhyun Oppa tibatiba berdiri dibelakang D.O Oppa dan tersenyum menahan tawa melihatku,aku semakin emosi melihatnya,kenapa harus ada dia juga?!

“ Ada apa,Yoojong-ssi? “ dan tidak lain lagi orang yang selalu memanggilku “ Yoojong-ssi “ setiap waktu,Baekhyun Oppa!

“ Mana Kris? “ sahutku dengan nada mulai sedikit meninggi.

“ What? “

“ Ikuti aku! “

     Aku menarik tangan Kris paksa membuat D.O Oppa dan Baekhyun Oppa yang ada di ambang pintu termundur kebelakang,aku membawa Kris kekamarku dan ingin segera meluapkan semua emosiku padanya,aku emosi tapi dalam hati aku merasa malu.

“ Apa kau GILA?! HAH! “ kataku sambil berkacak pinggang

“ APA?! GILA?! KAU SEBUT AKU GILA?! “ Kris tak kalah emosi kupanggil gila,aku benar-benar kesal.

“ YA! KAU GILA!! “ nadaku semakin lama semakin meninggi dan sekarang berganti melipat kedua tanganku didepan dada,yang menambahku kesal lagi,Kris menatapku kesal dan mendorong kepalaku dengan jarinya keras,sakit sekali, “ KRIS! SAKITTTT!!!!!!!!!!!! “ kini nadaku benar benar tinggi,kurasa disebelah,D.O Oppa dan yang lainnya mendengar jelas suaraku. Yatuhan..

“ Apa maksudmu aku gila hah?! “

“ Kau membawa teman-temanmu yang berisik itu dan suaranya membuatku terbangun! Apa itu tidak gila?! Oema dan Appa akan memarahimu! “

“ Lalu apa masalahnya denganmu? Tapi Oema dan Appa sedang lembur dan akan pulang besok lagian mereka sudah mengijinkaku membawa temanku menginap “ astaga wajahnya benar-benar tanpa dosa.

“ APA MASALAHNYA DENGANKU,KATAMU?! TENTU SAJA BANYAK SEKALI MASALAHNYA! “

“ Kecilkan suaramu,pabo!! “

“ Apa katamu?! Kau dan temanmu sendiri berisik! Itu membuatku terbangun,GILA! “

“ Oke,kami minta maaf “

“ MWO?! Hanya itu? Apa…- Ahh sudahlah sana pergi! Aku ingin tidur! Jangan berisik!!!!!!!! “

     Aku mendorong tubuh Kris untuk segera keluar dari kamarku dan saat aku membuka pintu,

BRUKKKK

     Astagaaa ini benar benar tidak bisa dipercaya,semua teman-teman Kris menguping dipintu kamarku dan saat aku membuka pintu mereka terjatuh dan aku berteriak,mereka benar benar menyebalkan! Akupun benar-benar malu karena saat aku memarahi Kris aku berteriak dan saat mereka terjatuh bersamapun aku berteriak,sial!

“ O-Oppadeul,A-apa yang kalian.. ? KALIAN MENGUPING?! Astagaa… “ aku tidak bisa mengontrol emosiku,namja-namja didepanku mulai berdiri dan menatapku dan Kris menahan tawa,mereka benar-benar menguping.

“ Suaramu dan Kris benar-benar keras sehingga kami penasaran,hehe “ ucap salah seorang namja yang kutau namanya adalah Chanyeol.

“ A-a-a-aaapaa? Sudahlah,aku ingin tidur! Awas! “ aku mendorong tubuh Kris lagi semakin keras dan alhasil Kris menabrak teman-temannya,aku tidak peduli,aku kesal sekarang. Kupikir sikapku benar-benar tidak sopan pada senior.

     Aku menutup pintuku lumayan keras dan segera melompat kekasurku dan kembali menyelimuti tubuh dengan selimut dan mencoba kembali untuk tertidur.

TONENG

     Gila,baru saja aku ingin menutup mataku,ponselku berbunyi tanda ada pesan,ahh siapa lagi ituuu benar benar menganggu tidurku!

     Aku mengambil ponselku lalu membuka isi pesan itu yang entah dari siapa,aku memang sangat malas untuk memberi nama kontak di ponselku. Yaampun.. Aku benar benar terkejut sekaligus malu melihat isi dari pesan itu,aku tidak tau siapa yang mengirim tapi ini benar-benar memalukan,aku yakin pesan itu dari salah satu teman Kris!

     Isi pesannya adalah,” Yoojong-ssi,suaramu sangat lucu ketika marah,aku membayangkan wajahmu yang pastinya juga lucu saat marah,hahaha. Selamat malam,mimpi indah:) Ohiya,kulihat boneka dikasurmu keduanya sangat lucu dan cocok “

     Keyakinanku pasti benar,pesan itu pasti dari Baekhyun Oppa,siapa lagi yang selalu memanggilku Yoojong-ssi setiap waktu,pasti dia,aku yakin.

-……-

     Pagi-pagi sekali aku terbangun masih karena suara berisik dari lantai bawah,bukan dari kamar sebelah lagi,aku yakin mereka pasti sedang memainkan playstation si Kris gila itu. Aihh aku benar-benar masih mengantuk!!

     Akhirnya aku memilih untuk bangun,ini pukul 7 pagi ternyata,yasudahlah aku bangun saja dan berniat ingin kelantai bawah,tapi yang membuatku kesal,sandal rumahku ilang,entah kemana,aku tidak akan bisa keluar kamar tanpa menggunakan sandal rumah,Kris bisa memarahiku karena ini adalah kewajiban dari Appa dan Kris lah yang diberi tanggung jawab untuk mengecheck apa aku menggunakannya apa tidak.

     Aku mencari sendal kamarku disetiap sudut kamar,susah sekali mencari barang dikamarku,dan memang aku tidak pernah mencari barang sendirian pasti dibantu oema atau bibi pembantu. Dan sekarang aku akan memanggil bibi pembantu untuk membantuku haha.

“ AHJUMMAAAAA!!!!!! AKU TIDAK BISA MENEMUKAN SENDAL RUMAHKU!!!! “

     Memang sangat gesit,bibi Hyera langsung mengetok pintu kamarku dan aku segera membuka pintu lalu bilang padanya jika aku tidak menemukan sendal rumahku,walau aku ingat,aku selalu menyimpan di rak sepatu dan jika tidur pasti ada di pinggir kasurku,bibi Hyera langsung tersenyum dan melihat isi kolong kasurku,tidak ada disana. Bibi Hyera terus menyari sendal rumahku dan aku ikut mencari.

“ Ahjumma,bibi So kemana? Biasanya yang membantuku mencari sesuatu selalu bibi So “

“ bibi So sedang disuruh oleh kakakmu melayani temannya “

“ OH JINJJAYO?! Keterlalulan sekali dia! “

“ Ahhh,ini dia.. “

     Bibi Hyera menemukan sendal rumahku dan aku segera memakainya dan berlari kelantai bawah,aku ingin memarahi Kris karena ia sudah menyuruh Bibi So untuk melayani temannya,memang mereka siapa?

     Ooppss,aku lupa,muka bantalku sangat tercetak asli diwajahku,untung saja aku baru memutar kenop pintu,aku langsung berlari kekamar mandi dan mencuci muka juga sikatgigi dan segera mengelap wajahku dengan handuk lembut yang berwarna pink milikku,setelah itu aku segera turun kebawah dengan berjalan santai,awalnya aku pergi kedapur terlebih dahulu untuk mengambil minum dan mencari bibi So,dan dia sedang memasak,aku segera mendekatinya dan membisikkan satu hal kepadanya,

“ Ahjumma.. Ahjumma jangan melayani namja-namja itu.. “

“ Ahahaha,Nyonya Mu- eh maksudku Yoojong,ahjumma tidak akan melayani mereka,kan ahjumma sudah berjanji pada oemamu jika ahjumma akan melayanimu lebih,arra? “

“ Ahhh,baiklah,kalau begitu,aku ingin ddukbokkie,aku lapar.. “

“ Geureu.. Chamkamanyo.. “

     Setelah keluar dari dapur,aku beralih ke ruang tamu untuk membuka pintu karena tadi ada yang memencet bel,dan saat aku membuka pintu ternyata itu adalah Krystal dan Naeun,aku tersenyum lebar melihat mereka dan langsung mengajak mereka untuk masuk kerumah. Dan pas saat Naeun melihat ada namjachingunya dirumahku sedang duduk disofa tepatnya disamping Kris menatap teman-temannya yang sedang bermain playstation,dia terkejut dan langsung menarik tanganku keras sekali,dibelakang langkah Krystal malah menabrak kami karena tidak melihat dan ikut terkejut mendapati namja-namja itu.

     Aku menyuruh Naeun untuk diam saja dan mengikuti langkahku untuk naik ke atas menuju kamarku,karena apabila naik tangga,pasti namja-namja itu melihat kita naik ketangga karena posisi tangga tepat ada dihadapan ruang tengah dan di atas tv. Aku pun menyuruh mereka berdua untuk berpura-pura tidak mengetahui keberadaan mereka.

Bingo! Sehun terperangkap terkejut melihat Naeun naik bersamaku dan Krystal,yang seawalnya ia sedang tertawa-tawa langsung terdiam dan menatap lurus kami bertiga hingga akhirnya ia mengunci Naeun dalam penglihatannya dan memanggil Naeun dengan keberaniannya ~

“ Oe.. Naeun-ah! “ panggil Sehun yang langsung mendapat respon dari Naeun,kami sebenarnya sudah ada lantai atas tepatnya ada didepan pintu kamar Kris.

“ Emh? “ jawab Naeun,dan wownya,Sehun langsung berdiri dari duduknya dan naik kelantai atas,aaaa dia benar-benar memiliki keberanian. Andai saja D.O Oppa seperti Sehun,uuuuuuhhh.

“ Kau kesini untuk apa? “ tanya Sehun yang sudah berada di depan Naeun sekarang.

“ Aku akan pergi kesekolah bersama mereka “ dan entah mengapa,Sehun langsung memukul jidatnya seperti orang yang lupa akan sesuatu,ia langsung berlari turun tangga dan mendekati namja-namja dibawah tadi, “ Ahh,Hyung! Bukankah kita hari ini dibagikan hasil ujian?! “ dan tanpa aba-aba,namja-namja dibawah itu langsung terkejut dan mulai berlari kekamar Kris,kami sontak benar-benar kaget dan langsung lari kekamarku.

-……-

 

Author POV

 

     Pukul 9 pagi,Kris dan teman-temannya baru saja keluar dari kamar Kris dan menuju lantai bawah untuk segera pergi kesekolah mereka,sedangkan Yoojong,Krystal dan Naeun sudah dalam perjalanan.

     Yoojong dan kedua sahabat akhirnya sudah sampai di sekolah,keadaan sekolah masih sedikit sepi karena ini masih jam 9 lebih,mereka pun segera memilih untuk pergi ke aula sebelum pintu masuk menuju aula akan penuh. Dan untung saja di Aula masih kosong,hanya beberapa murid saja yang sudah sampai dengan baju kelulusan berwarna hitam merah.

-……-

   Aula sudah dipenuhi oleh murid murid angkatan Yoojong,angkatan seniornya sedang menunggu diluar secara bergantian masuk dan pengumuman kelulusan pun akan diumumkan karena Kim Sonsengnim sudah membawa setumpuk berkas dan segera naik panggung untuk mengumumkan.

“ Selamat pagi,anak-anak. Dipagi yang cerah dengan kondisi yang sehat saya berdiri disini untuk menggantikan kehadiran kepala sekolah kalian dikarenakan beliau sedang ada keperluan yang mewajibkan beliau untuk pergi ke Daejun. Baiklah tidak perlu panjang lebar saya akan memberitahu ranking kalian tapi hanya mulai dari ranking 1 hinggan 20 seterusnya,kalian cari tau di mading dan ambil rapor kalian di pinggir aula “

     Murid-murid di Aula sudah mulai merasakan ketegangan termasuk Yoojong,ia harus membanggakan kedua orangtuanya dengan prestasinya,ia berharap akan mendapatkan ranking pertama itu.

“ Emm,mulai dari ranking pertama,siswa yang namanya saya panggil harap segera maju kedepan.. Baiklah ranking pertama diraih oleh….. Kim…. Yoojong… “

     Ditempatnya,Yoojong benar-benar terkejut dan kedua sahabatnya di sebelahnya langsung memeluknya membuatnya ingin mengeluarkan air mata dan tak lebih lagi tepuk tangan dari para murid meriringinya menuju panggung,ia tersenyum lebar diatas panggung sana,ia langsung mendapatkan rapornya dan bersalaman dengan Kim Songsenim lalu memberikan pidatonya.

“ Emh… Test… Annyeongasseo,chingudeul… Aku disini benar-benar senang,hasil kerja keras ku selama ini membuahkan hasil,pertama aku berterimakasih kepada tuhan dan juga Appa dan Oema,mereka selalu mendukungku untuk terus belajar dan sukses kelaknya,dan aku berterimakasih pada sahabatku,Krystal dan Naeun. Mereka pun selalu ada disampingku untuk membantuku belajar,Gomapseumnida,annyeong “

     Yoojong pun menepi kepinggir panggung dan menerima piagam ranking satu dari sunbaenimnya,ia tersenyum lalu kembali turun kekursinya.

“ Ahh.. Geureu.. Ranking kedua didapatkan oleh… Jung… Krystal “

     Kini,keadaan yang didapatkan oleh Yoojong,didapatkan juga oleh Krystal,ia benar-benar senang walaupun ia tidak berada di peringkat 1 karena sebelumnya ia berada di peringkat 3 tidak bisa menaklukan kepintaran ketua kelasnya,Taemin. Dan akhirnya ia bisa menyingkirkan posisi Taemin.

“ Untuk ranking ketiga… Didapatkan oleh… Son… Naeun… “

     Yoojong,Krystal,dan Naeun benar-benar senang,akhirnya mereka masuk 3 besar,mereka bangga pada diri mereka dan berjanji akan meningkatkan prestasi mereka,karena mereka bersaing secara sehat,tak ada dari mereka yang merasa iri atau yang lainnya,ini kerja keras mereka.

-……-

     Setelah pengumuman kelulusan sudah dibagikan pada semua angkatan,mereka semua resmi diliburkan. Yoojong pergi ketaman sekolah karena mempunyai janji dengan Baekhyun yang entah apa itu janjinya,ia menunggu Baekhyun di taman belakang sekolah sendirian,Naeun pergi dengan Sehun sedangkan Krystal dijemput oleh kakaknya akan pergi menuju rumah neneknya.

“ Yoojong.. “

     Yoojong terkejut melihat kedatangan D.O dengan senyuman yang akan membuatnya terbang setinggi mungkin karena dia benar-benar tampan saat tersenyum. Yoojong hanya membalas dengan senyum cantiknya saat D.O menghampirinya dan duduk disamping Yoojong.

“ Apa yang kau lakukan disini? “ Tanya D.O menatap yang ada didepannya

“ Aku menunggu Baekhyun Oppa… Aku ada janji dengannya “ jawab Yoojong masih terus memperhatikan D.O menerawang senyumnya.

“ Kau tau tidak? Aku ini benar-benar orang yang sangat pengecut.. “ omongan D.O langsung mendapat respon aneh dari Yoojong,ia tidak mengerti apa yang dimaksud oleh D.O. anehnya lagi,D.O masih tersenyum beralih melihat yg didepannya.

“ Ma-Maksud oppa? “

“ Aku ini pengecut,aku selalu tidak pernah berani untuk berdekatan dengan seorang yeoja semenjak kematian oema dan appa yang pergi tidak ingin mengurusku … Aku benar-benar pengecut “

     Keadaan benar-benar seketika hening,dan Yoojong menutup mulutnya dengan telapak tangannya terpaku,ia pernah liat di berita bahwa pengusaha sukses bernama Kim Taeyeon meninggal dunia karena sebuah penyakit dan meninggalkan seorang anak yang ditinggalkan oleh suaminya yang bernama Choi Siwon,ia tidak ingin mengurus D.O. Dan kini Yoojong mengetahui apa maksud dari omongon D.O,sikap dinginnya pada seorang yeoja dan yang lainnya.

“ Jadi,oppa adalah anak pengusaha itu? Namamu berarti… “

“ Iya,namaku Choi Kyungsoo,aku meminta teman-temanku untuk memanggilku D.O supaya tidak ada yang tau aku anak pengusaha yang meninggal karena penyakit jantung dan ditinggalkan oleh appaku karena tidak ingin mengurusku,aku menjadi pengecut karena kematian oema,aku tidak pernah berani berdekatan dengan yeoja,dan sekarang aku ingin- “

“ Yoojong-ssi! “ tepat dimana suasana sedih melanda D.O dan juga Yoojong,Baekhyun tiba tanpa diinginkan,Yoojong terkejut dan langsung berdiri dari tempatnya karena Baekhyun sudah melambai-lambaikan tangannya menyuruh Yoojong untuk segera menghampirinya dan pergi dan setitik kemudian ia melihat D.O yang tersenyum padanya,ia tersenyum kembali,” D.O-ah,aku duluan..”

     D.O hanya mengangguk dan tersenyum melihat Baekhyun yang langsung menggandeng Yoojong untuk pergi keluar dari taman dan segera menuju mobil Baekhyun,sebelumnya,mobil Yoojong sudah dibawa oleh supirnya pulang.

-……-

     Hari sudah malam dan Yoojong masih dalam perjalan pulang dari Lotte World dengan Baekhyun,ia senang tapi alangkah lebih senangnya lagi jika ia pergi ke Lotte World dengan D.O tadi,tapi bagaimanapun juga,ia sudah berjanji pada Baekhyun dan ia termakan janji sendiri.

     Akhirnya,Baekhyun menghentikan mobilnya tepat dipagar tinggi rumah Yoojong,Yoojong pun segera keluar diikuti Baekhyun,entah untuk apa ia keluar.

“ Yoojong-ssi .. “ Panggil Baekhyun menghentikan langkah Yoojong.

“ Emh? “

“ Bagaimana jika besok kita ke Namsan? “

“ Baekhyun Oppa… Aku mohon berhentilah mendekatiku… “

“ Ma-Maksudmu? Aku tidak mengerti “

Kini tubuh Yoojong berbalik menghadap Baekhyun,” Berhentilah mendekatiku,menghubungiku…dan yang lainnya,aku mohon… “

“ Tapi Yoojong,kau kekasihku.. “

“ Oppa! Aku bahkan belum menjawab,apa maksudmu aku ini kekasihmu? “

“ Tapi semua ini? Kau sudah seperti kekasihku,Yoojong-ssi “

“ Maafkan aku,oppa. Tapi mulai sekarang kau harus menjauhiku “

“ Aku tidak bisa,Yoojong. Aku menyukaimu.. Aku menyayangimu.. “ nada bicara Baekhyun sudah semakin rendah mengisyaratkan dia sedang menahan tangisnya.

“ Tapi aku menyukai orang lain! Aku menyayangi orang lain! “

“ A-Apa?! K-Kau.. “

“ Maafkan aku… “

“ Siapa dia,Yoojong… Siapa… “

     Yoojong seakan-akan tuli,ia menangis tidak mendengar dan tidak menjawab pertanyaan dari Baekhyun,ia tidak mau lagi berhubungan dengan Baekhyun.

     Sedangkan disisi lain,Baekhyun geram dan menendang ban mobil lalu masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya cepat seakan ingin meluapkan emosinya,ia kesal tapi disisi lain ia masih menyayangi Yoojong sepenuh hatinya.

     Ia berlari sekencang mungkin menuju kamarnya,ia menangis sekencang mungkin,ia tau kalau sikapnya benar-benar jahat,tapi ini seolah-olah hanya karena ia masih ingin mempertahankan D.O dan menjadi kekasih D.O karena minggu depan di hari perpisahan,ia akan mengungkapkan perasaannya dari D.O.

 

Kris POV

 

     Aku melihatnya di balkon rumah,Yoojong menangis lagi,dan Baekhyun meluapkan amarahnya dengan melajukan mobilnya kencang,sudah berapa kali aku memperingatkan padanya untuk tidak melajukan mobilnya kencang setiap ia mengendarai mobilnya tapi ia keras kepala dengan keadaannya yang sekarang ini.

     Saat aku masuk kedalam rumah,Yoojong menangis dengan kedua telapak tangan ia gunakan untuk menutup wajahnya,tapi itu bukan berarti menutupi kebenaran kalau dia memang menangis,suaranya tidak pernah bisa membohongi jika ia menangis. Ia langsung masuk kedalam kamarnya dengan menutup pintunya kasar,aku akan mencoba menenangkannya.

Aku mengetuk pintu kamarnya tapi ia masih tidak merespon,”Yoojong,bukalah… “

     Masih tidak ada respon aku mencoba untuk memutar kenop pintu kamarnya dan sial ternyata itu tidak dikunci,dan itu alasan mengapa ia tidak berminat membukakan pintunya.

“ Gwenchana?? Oppa menghawatirkanmu… “

“ Aku jahat… “

“ Ani.. Kau tidak jahat,kau mengambil keputusan yang benar.. Hanya saja melukai satu hati.. “

“ Tapi Oppa- “

“ Sstt ssttt… Sudahlah,percayailah kalau semua keputusanmu itu keputusan yang benar “

     Yoojong yang daritadi hanya menatap kasurnya kosong sekarang menatapku lekat dan langsung memelukku erat,ia selalu seperti ini,jika sedang menangis selalu membutuhkan sebuah pelukan hangat.

 

D.O POV

 

     Malam ini benar-benar dingin dari hari-hari sebelumnya,entah apa yang aku fikirkan tapi aku terus terfikirkan oleh Yoojong,sesungguhnya aku menyukainya,aku menyayanginya,tapi ia benar-benar semakin dekat dengan Baekhyun,saat aku mengetahui bahwa Baekhyun menembaknya ditaman sekolah tempo lalu,hatiku benar benar teriris mati,aku sakit hati mengetahui Baekhyun menembaknya,tapi mengapa aku harus pergi saat itu? Aku benar-benar pengecut,harusnya saat aku melihat Yoojong aku harus memanfaatkan waktuku dengannya,setiap saat berada di dekat Yoojong aku sangat nyaman,dia merubahku menjadi orang yang berusaha untuk tidak menjadi pengecut..

     Aku masih diam dikursi ayunan kesukaanku di depan kolam renang rumahku,memperhatikan air kolam renang yang mengalir dengan nyaman dan memperhatikan bintang-bintang yang sangat cantik diatas langit,secantik senyuman Yoojong…

     Lamunan ku terpecahkan saat bibi pembantu tibatiba datang dan membungkukkan badannya,

“ Tuan muda,ada yang ingin bertemu. Dia sudah menunggu didepan… “

     Aku penasaran dengan siapa yang datang selarut ini dan dengan cuaca sedingin ini,aku segera menuju ruang tamu dan disana ternyata sudah ada Baekhyun,ada apa dengannya? Wajahnya tidak seceria biasanya,biasanya ia datang ingin menginap atau sekedar ingin meminta makanan karena malas untuk pulang kerumahnya dan biasanya juga ia ingin bermain playstation denganku,tapi kali ini benar-benar berbeda.

“ D.O-ah “ panggilnya sambil menatapku benarbenar dalam.

“ Ada apa? “

“ Yoojong menolakku dan ia memintaku untuk tidak mendekatinya lagi “ ungkapannya santai namun mengapa membuatku benarbenar mendapat pukulan keras,aku berusaha sebagaimana mungkin untuk tidak merubah mimic wajahku,berusaha untuk tetap dingin.

“ Lalu? Kau mengebut lagi tadi? Harus berapa kali kau diperingatkan jika kau- “

“D.O-ah! Dari semua yeoja yang bersamaku,kali ini aku susah untuk melepaskannya,aku merasa kalau dia yang paling cocok denganku tapi kenapa takdir berkata lain? “ Aku tidak bisa menjawab semua apa yang ia bicarakan padaku,aku hanya menatapnya serius dan menjadi pendengar yang buruk,” Tolong janji padaku jangan dekati Yoojong,D.O “ dan kali ini hantaman keras benar-benar terpusat kepadaku,kenapa harus seperti ini? Aku tidak yakin aku harus menjawab ia,aku benar-benar menyayangi Yoojong.

“ Maksudmu? Kau pikir ia menolakmu karenaku? “

“ Ani,aku hanya mengingatkan janji persahabatan kita. Kita tidak akan menyukai yeoja yang sama dan aku tidak bisa membayangkan bila sahabatku bersamanya “

“ Ahh yee,kalau kau mau aku melakukannya,aku akan melakukannya “ dan terpaksa aku mengatakan ini,aku yakin jika aku ada diposisinya pasti aku melakukan ini,karena semua berawal dari janji kami sendiri dan aku termakan janji.

“ Apa kau yakin? “ ia melihatku dengan tampang serius dan aku hanya menganggguk padanya,akhirnya ia tersenyum,cukup lega memang tapi hatiku benar-benar tertekan, “ Ahh,kau harus ingat aku ini sahabatmu “

   Masih dengan senyumannya ia berdiri dan aku pun berdiri,saling pandang satu sama lain hingga akhirnya Baekhyun menunjukan lengannya untuk berjabat tangan denganku dan aku membalasnya,ia menepuk punggung ku dan berlalu pergi kerumahnya,semoga ini jalan yang terbaik.

-……-

 

Author POV

 

     Satu minggu sudah berlalu,tepat sekali hari ini hari perpisahan para murid yang melanjutkan sekolahnya di sekolah lain diantaranya murid kelas 3 yang akan keluar dari sekolah dan murid murid seperti Yoojong yang akan melanjutkan sekolah di sekolah lain namun semua murid semua angkatan hari ini harus datang untuk berpisah dengan senior maupun temannya.

Yoojong pergi sendiri dari rumahnya menuju sekolah pukul 7 pagi tapi terlebih dahulu ia menjemput Krystal karena Krystal tidak ada yang mengantar dan untung saja rumah Krystal ada didekat gerbang keluar dari komplek perumahan Yoojong,satu komplek.

“ Kau benar akan mengungkapkan perasaanmu? “ tanya Krystal yang baru saja masuk mobil Yoojong.

“ Yak! Kau yg blg jika aku hrs mengungkapkan perasaanku kenapa masih bertanya? “

“ Ye ye ye,kau ini hanya aku tanya seperti itu! “

-……-

     Sesampainya disekolah,Krystal dan Yoojong segera mencari Naeun yang ternyata sedang bersama dengan Sehun didepan aula sekolah,begitu melihat kedatanganYoojong dan Krystal ia langsung berdiri pamit pada Sehun dan menghampiri sahabatnya,mereka memiliki janji untuk menolong Yoojong.

     Setelah bersama,mereka mencari keberadaan D.O dan mengikuti kemana D.O pergi,D.O ternyata sedang berfoto dengan teman-temannya dengan kamera kesayanganya,dan tak lama ia berjalan sendirian ke taman belakang sekolah dan ini adalah waktu yang tepat untuk Yoojong dan D.O.

Krystal dan Naeun mendorong-dorong tubuh Yoojong untuk segera masuk kedalam taman dan berbicara pada D.O akhirnya Yoojong pun masuk ke taman dengan membawa sebucket bunga yang tadi ia beli untuk D.O.

     Rasa canggung mendominasikan Yoojong,ia berjalan pelan kearah D.O yang menatap bunga-bunga ditaman dan mengambil beberapa foto.

“ Ahh,Yoojong.. Kau harus berfoto denganku “

“ Oppa… Ada yang ingin aku bicarakan denganmu…

Sebenarnya saat pertama kali aku melihatmu,aku merasa aku akan menyukaimu dan semakin lama aku memperhatikanmu,aku pun akhirnya menyukaimu,saat aku dekat denganmu,aku benar-benar senang..

Aku menyukaimu,Oppa “ air mata Yoojong tidak bisa ditahan,ia menangis dan memberikan bunga pada D.O,D.O hanya bisa menerima bunga itu dan menatap Yoojong dengan rasa bersalah,Yoojong masih mengahapus air matanya dengan lengannya dan tersenyum. D.O masih belum menjawab,ia benar-benar merasa bersalah.

“ Aku sudah mempunyai yeojachingu,Yoojong.. Mianhae “

     Yoojong terkejut dan wajah berubah menjadi wajah orang yang benar-benar terkejut,ia menatap D.O yg masih menatapnya penuh rasa bersalah,Yoojong tidak menyangka,air matanya bertambah banyak,dan saat itu juga,jari D.O berusaha untuk menghapus air mata Yoojong namun tangan Yoojong segera menepisnya dan menatap D.O serius.

“ Nugu?! “ tanyanya dengan nada yang mulai meninggi.

“ Namjoo… “

     Detik itu juga,kakinya lemas,matanya terbelalak lebar menatap D.O benar-benar tidak percaya,bagaimana bisa? Ia bahkan tidak pernah berfikir jika Namjoo adalah yeojachingunya D.O,benar-benar tidak menyangka.

“ S-Se-Sejak kapan? “ nadanya melemas,kakinya melemas,semua tubuh Yoojong benar-benar lemas sekarang.

“ 1 minggu yang lalu “

     Air mata yang keluar dari mata Yoojong terus keluar hingga akhirnya ia tersenyum,menatap D.O sedaritadi wajahnya masih wajah merasa bersalah,takut menyakiti hati Yoojong lebih dalam lagi.

“ Ahh,haha.. D.O Oppa dengan Namjoo Eonni.. Haha kalian sangat cocok… Selamat! “ Yoojong masih bisa tersenyum dan sekarang ia mulai berbalik untuk segera pergi namun benar-benar tidak diduga,kakinya sudah benar-benar lemas hingga akhirnya ia terjatuh lemas di atas dedaunan,menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya,berusaha tersenyum pun untuk apa,senyumnya tidak berguna sekarang jika itu hanya senyuman dibalik kesedihan.

Pas saat Yoojong terjatuh,D.O terkejut dan segera mengubah posisinya berjongkok dan menghadap Yoojong mencoba untuk mengangkat wajah Yoojong dan menatapnya,” Yoojong,gwencahana? “ tanyanya dengan nada selemah mungkin.

     Senyum lebar ditunjukan oleh Yoojong pada D.O,ia langsung berdiri dan pergi meninggalkan taman dengan tangis yang masih membasahi pipi lucunya,setelah keluar dari taman,tidak ada lagi senyuman dari sosok Yoojong,kini hanya tersisa sisi dari kesedihan sosok Yoojong.

     Krystal dan Naeun yang menunggu Yoojong didepan pagar taman terkejut melihat Yoojong langsung berlari dan menangis setelah keluar dari pagar taman dan terlihat di dalam D.O hanya melihat pungung Yoojong yang sudah hilang sedaritadi,Krystal dan Naeun pun segera mengejar Yoojong seraya masih meneriaki namanya.

BUKK

BUKKK

BUKKKK

     Yoojong terus berlari dan menabrak banyak orang yang ia lewati,ia tidak perduli dengan mereka yang mengomel karena tubuhnya ia tabrak,larinya semakin kencang dengan air mata yang tak kunjung surut dari matanya.

“ Yoojong? YOOJONG!!! “

     Saat itu juga,Yoojong menghentikan langkahnya,didepannya berdiri sosok yang ia ingin benci tapi sama sekali tidak bisa,ia benar benar merasa nyaman saat bersamanya tapi kenapa harus dia? Namjoo berada tepat 10 langkah dari keberadaan Yoojong dan terkejut melihat keadaan Yoojong dan langsung memanggil Yoojong serta membuat Yoojong menghentikan langkahnya dan melihat lurus kearah Namjoo yang melangkah kearahnya sekarang.

“ Yoojong kau kenapa? “ tanya Namjoo saat dirinya sudah benar-benar berada di depan Yoojong. Yoojong masih dengan air mata yang mengalir menatap wajah Namjoo lekat hingga pada akhirnya ia menunjukkan wajah sedihnya dan memeluk Namjoo seerat mungkin dan ia kembali berjalan melewati Namjoo yang masih kebingungan ada apa dengan Yoojong.

     Setelah berlari cukup lama,Yoojong sampai di parkiran dan berlari menuju mobilnya lalu masuk kedalam mobil dan menangis sekeras mungkin didalam mobil,disusulnya Krystal dan Naeun yang segera membuka pintu mobil Yoojong dan menyeret Yoojong keluar lalu memeluknya seerat mungkin.

“ Sudah cukup sekarang,dan sudah pasti sekarang…

Aku memutuskan untuk pergi ke Australia besok…

Aku ingin menghilangkan sejenak tentang yang aku alami disini dan berkuliah disana dan sukses disana…

Aku akan merindukan kalian… dan segalanya “

     Keputusan bulat Yoojong tidak bisa diganggu gugat,Krystal dan Naeun mengerti itu,ia akan merindukan semua hal di Korea mulai dari pertama kalinya ia melihat D.O dikantin dan saat ia menerima sebuah boneka besar dari D.O ditaman saat White Day,mengingat saat ia pergi ke Sungai Han dengan D.O,pertama kalinya D.O menyebutnya cantik,saat pergi ke pulau Jeju dan mendapatkan waktu berdua walaupun setelah itu Baekhyun menganggu mereka,saat D.O menempatkannya tempat pertama kalinya ia memberitahu bahwa D.O adalah anak dari pengusaha yang meninggal dunia dan ditinggal oleh ayahnya,saat dimana Yoojong memalukan dengan wajah innocent bangun tidurnya didepan D.O,didengar suara marahnya,dan hal hal lainnya yang mengingatkan Yoojong pada D.O.

“ Kau harus berjanji sesuatu pada aku dan Naeun,Yoojong… “

“ Apa? “

“ Kau harus menjadi yeoja yang kuat…

Menjadi orang yang pintar dari segala hal…

Jangan pernah melupakanku dengan Naeun yang disini pasti akan selalu mengingatmu dan merindukanmu…

Dan jangan lewatkan satu hal dalam hidupmu… Jangan terus meratapi kesedihanmu…

Jadilah orang yang tersukses disana…

Kelak… Kau akan menjadi orang yang kuat tanpa orang-orang sadari…

Aku benar benar menyayangimu dan akan merindukanmu… “

“ Krystal… Naeun… Kalian orang yang tidak akan kulupakan sama sekali…

Aku akan kembali kelak saat aku sudah sukses nanti … “

     Air mata semakin mengguyur wajah Yoojong dan kedua sahabatnya,semua kenangan tidak akan hilang sepenuhnya,segala kenangan kecil di Korea akan terus membekas hingga Yoojong tua nanti. Ia akan merindukan segalanya di Korea.

-……-

     Yoojong sudah memutuskan akan pergi ke Australia besok pagi,menikmati hari libur terlebih dahulu di Australia lalu setelah itu ia kuliah disana setelah hari liburnya berakhir,sekarang ia sedang mengemasi semua barang-barangnya untuk pergi ke Australia dengan jangka waktu yang akan bertahun-tahun.

     Awalnya Kris tidak setuju dengan keputusan sepihak Yoojong namun ia juga menyayangi adiknya itu,ia akan membiarkan Yoojong berlibur dengannya di Australia hingga akhirnya ia setuju,ia akhirnya mengemas semua barang-barang dengan oema sedangkan Yoojong dengan bibi pembantu So.

   Beberapa koper sudah siap dibawa pergi besok oleh Yoojong dan Kris,untuk di Australia,Tuan Kim sudah menyiapkan semuanya untuk Yoojong dan Kris mulai dari tempat tinggal,biaya sekolah dan yang lainnya,Yoojong dan kakaknya itu hanya siap tinggal.

 

D.O POV

 

Yoojong…

Pertama kali aku melihatmu didepan kelas memperkenalkan diri dengan sikap polosmu… Aku merasa kau adalah yeoja yang berbeda dari yang lain… Kau seakan menarik hatiku untuk berusaha mendekatimu… Tapi aku tidak bisa… Kau bahkan tidak mengenalku,kau bahkan belum tentu menyukaiku seperti aku menyukaimu dipandangan pertamaku…

Aku tetap tidak bisa berkenalan denganmu,aku tetap tidak bisa berdekatan denganmu… Beberapa kali aku selalu berfikir jika aku ingin dekat denganmu seakan aku ingin memeluk ibuku yang sudah tiada disana… Seperti hal yang tidak terjadi…

Aku terus berusaha untuk dekat denganmu hingga akhirnya White Day tiba,aku memberanikan diri untuk membelikan boneka untukmu… Aku melihat wajah cantikmu saat aku melewati taman dan saat itu aku sudah membulatkan niat memberikanmu boneka ini untukmu…

Aku tidak tau harus mengatakan apa tapi yang kukatakan aku hanya ingin pergi bersamamu ke Sugai Han nanti sore,jujur saja aku sangat gugup untuk mendekatimu… Tapi akupun berfikir… Seorang namjalah yang harus memulai bukan seorang yeoja…

Kau membuatku memberanikan diri untuk mendekati yeoja… Terimakasih,Yoojong…

Saat aku melihatmu keluar dari pagar rumahmu,sungguh… Aku tidak bisa berbohong… Kau benar-benar cantik dengan senyuman yang tercetak diwajahmu… Disaat itulah titik puncak aku benar-benar menyukaimu…

Senyummu mengingatkanku pada oema… Senyum tulus menunjukkan sebuah kebahagiaan kecil yang terselubung… Kau pun sebuah alasan disetiap aku merindukan oema…

Berusaha untuk mendekatimu,namun gagal… Aku terlalu pengecut untuk mengungkapkan perasaanku padamu… Aku ini hanya seorang yang bersikap dingin yang memiliki trauma pada seorang yeoja… Tapi mengapa saat aku melihatmu semua sungguh berbeda? Aku seakan dituntut untuk terus mendekatimu dan menyayangimu sepenuh hatiku…

Aku mencoba untuk terus bisa berdekat denganmu hingga akhirnya aku memberanikan diri mengatakan bahwa kau benar benar cantik… Kau terlihat sangat senang dengan senyuman yang benar-benar tercetak dan membuatku sama-sama senang… Betapa beruntungnya aku bisa melihat senyuman itu…

Yang sangat membuatku sakit,Baekhyun mengatakan bahwa ia pun menyukaimu… Hatiku tersayat habis tidak bersisa… Bagaimana aku bisa menyukaimu sedang sahabatku sendiri menyukaimu… Kami sudah berjanji untuk tidak akan menyukai satu orang yeoja yang sama…

Benar benar lebih menyakitkan lagi saat aku melihat Baekhyun akan mengungkapkan perasaannya padamu… Mengapa? Mengapa itu terjadi dihadapanku… Hatiku benar-benar sakit…

Semakin lama,kau menjadi dekat dengan Baekhyun…Harapan untukku seakan benar benar hilang untuk mendekatimu… Apa aku tidak bisa mendapatimu? Itu selalu menghantui fikiranku,Yoojong… Kau selalu berada difikiranku…

Saat mengetahui kau ternyata menolak Baekhyun,aku senang… Tapi aku sudah berjanji pada Baekhyun untuk tidak mendekatimu… Membuatku semakin kehilangan harapan akan mendapatimu…

Aku terpaksa untuk menjadikan Namjoo sebagai yeojachinguku… Aku hanya ingin dirimu yang menjadi yeojachinguku… Namun semua itu hanya semata-mata untuk aku melupakanmu… Aku melupakanmu supaya Baekhyun tidak merasa bahwa aku adalah penyebab kau menolaknya… Hidupku selalu serba salah…

Aku semakin bersalah melihat kau menangis didepanku saat kau mengungkapkan perasaanmu padaku… Ingin sekali aku menarikmu dalam dekapanku dan mengusap air matamu namun kesalahanku membuatmu marah padaku… Aku tidak bisa berbuat apa-apa sekarang… Aku seorang pengecut…

Aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu sebelum kau pergi…

Rasa sayang,rasa suka,rasa peduli dari diriku… Tidak akan pernah hilang… Ingat itu…

Aku benar benar menyayangimu dan akan terus seperti itu…

 

Author POV

 

     Pagi-pagi sekali,Yoojong sudah terbangun dan mendapati sebuah kertas didepan rumah yang ditemukan oleh bibi pembantu So,ia membacanya dengan seksama dan semakin lama Yoojong membaca isi surat tersebut,ia menangis mengeluarkan air matanya sebanyak mungkin,itu surat dari D.O yang kemarin malam tergeletak di depan pintu.

“ Kemarin D.O kemari malam malam dan Yoojong sudah tertidur,ia hanya menitip pesan ini kepadaku “ kata bibi pembantu So tadi saat memberi Yoojong surat itu.

     Yoojong duduk dipinggir kasurnya dan pergi kebalkon rumah menatapi jalanan dan menangis disana dengan tubuh yang terjatuh dilantai dan lengan yang ia gunakan untuk menutupi wajahnya,ia benar-benar berada dititik puncak kesedihannya setelah membaca surat dari D.O.

Kenapa oppa?! Kenapa?! Aku pun sangat menyayangimu,tapi kenapa?! Kenapa semua ini terjadi tidak sesuai dengan harapanku dan harapanmu?! Aku benar-benar tidak kuat!

-……-

     Yoojong,Kris,Oema dan Appa sudah berada di dibandara pukul 10 pagi,mereka akan pergi ke Australia untuk berlibur,Oema dan Appanya akan kembali ke Korea setelah Yoojong dan Kris memulai kuliahnya,mereka berlibur selama 5 hari.

     Yoojong belum sepenuhnya masuk bandara,saat ia baru saja akan masuk bandara,dari belakangnya ada segerombolan orang yang memanggilnya dan memanggil Kris,sontak mereka berdua melihat kebelakang dan disana ternyata terdapat Krystal,Naeun,dan teman-teman Kris. Yoojong dan Kris langsung berlari kearah mereka dan memeluk mereka untuk yang terakhir kalinya sebelum mereka akan pergi ke Australia.

“ Yak! Jika kalian akan kembali,kalian harus menghubungi salah satu dari kami! “ ucap Chanyeol.

“ Kami akan merindukan kalian.. “ sahut Tao yang mulai menangis saat gegenya akan pergi untuk jangka waktu yang cukup lama.

“ Kami tidak akan melupakan kalian “ balas Kris yang membuat orang-orang didepannya langsung tersenyum.

“ AH!! YAA!! CHAMKAMANYO!! “ dari kejauhan terlilhat D.O dan Baekhyun yang berlari-lari menuju kearah mereka.

Yoojong menatap keduanya serius dengan wajah yang benar-benar polos seakan tidak perduli lagi dengan mereka berdua. Dan tepat saat D.O dan Baekhyun sudah berada dihadapan mereka bergabung dengan teman Kris yang lain,mereka menarik nafas kasar karena capek. Detik itu juga,masih dengan wajah yang benar-benar polos,dari ujung mata Yoojong keluarlah beberapa tetes air mata yang langsung dihapus oleh Yoojong sebelum ada orang yang melihatnya menangis melihat D.O untuk yang terakhir kalinya.

“ Aihhh,untung saja kalian belum pergi,kami masih sempat untuk melihat kalian… hah.. “ sahut Baekhyun.

“ Tidak. Kami akan pergi sekarang “ dengan sikap dinginnya Yoojong langsung membalikkan tubuhnya dan menarik kopernya lalu pergi secepat mungkin kearah oema dan appanya disana,sedangkan Kris mengikutinya dengan berlari kecil dan melambai-lambaikan tangannya kearah sahabat-sahabatnya itu.

Apa kau masih membenciku,Yoojong? “ batin D.O.

 

10 tahun kemudian

 

 

“ Oppaaa!!! Cepatlah bangun!! “ seru seorang yeoja seraya mengetuk pintu kamar oppanya cukup keras.

“ Ah ye ye ye!!! Kau bawel sekali!! Aku baru saja bangun!!! “ jawab namja itu dengan jari yg menggosok-gosok matanya,” Wae? “

“ Pesawat akan terbang dalam 20 menit dan kau baru saja bangun?! Oh my god!!!!!!! “

“ Yaampun kenapa kau tidak membangunkanku?! Tunggu aku dalam 5 menit! “

“ Tidak membangunkanmu katamu?! Yang gila saja! Aku sudah 20 menit mengetuk pintu kamarmu! “

     Tidak mengulur waktu lagi,Kris kembali masuk kekamarnya dan menuju kamar mandi,Yoojong terpaksa harus membereskan barang-barang Kris karena jika tidak mereka akan tertinggal pesawat dan harus menunggu keberangkatan dalam satu minggu.

     Ternyata pas dalam 5 menit,Yoojong dan Kris sudah menuju taksi dan pergi ke bandara,sayangnya saat mereka menuju taksi fans fans mereka langsung menyerbu 2 artis terkenal ini,sudah bertahun-tahun Yoojong dan Kris menjadi artis terkenal,berawal dari tawaran pemain sebuah film besar,keduanya menjadi artis besar yang sudah merajai beberapa film besar dan terkenal,mereka benar-benar sukses sekarang,setelah keluar dari kuliahnya,mereka menjadi artis besar.

“ YOOJONG!!!!! KRIISSSS!!!!!! “ panggil fans-fans mereka dari luar taksi dan memukul-mukul badan taksi.

“ You guys are great artist.. “ sahut supir taksi yang melihat mereka,” Where you want to go? “ tanyanya.

“ To the airport now! Fast! “ kata Kris dengan nada tergesah-gesah dan mendapat balasan anggukan dari sang supir yang segera melajukan mobilnya kencang.

-……-

Sesampainya di bandara,Yoojong dan Kris tidak tinggal diam,setelah memberikan uang pada supir taksi mereka langsung berlari masuk,tidak lagi mereka sudah hampir terlambat jadi mereka berlari sekencang mungkin hingga akhirnya mereka masuk pesawat tepat saat hampir saja pesawat itu akan terbang. Awalnya mereka sudah tidak mungkin akan ikut pesawat yang sekarang namun karena factor mereka artis terkenal,pihak dari bandara akhirnya membiarkan mereka masuk kedalam pesawat karena tiketnya pun sudah terbeli.

     Yoojong dan Kris menarik nafas berat mereka,mereka sedikit berkeringat karena pagi-pagi mereka harus berlari-lari. Kris berkeringat sedikit sedangkan Yoojong untungnya tidak berkeringat. Yoojong sekilas melihat kakaknya itu,lalu ia memberikan sapu tangan berwarna pink miliknya dan Kris langsung menyambar.

“ Terima kasih.. “ katanya sambil menarik nafas yang benar benar panjang.

“ Oppa sudah bilang pada manager kita akan pergi? “ kini tangan Yoojong beralih pada minuman.

“ Sudah,ia bilang kita akan menerima jadwal di Korea. Ia akan menyusul kesana setelah kita sampai “

“ Mengapa tidak pergi bersama kita? “

“ Manager Hyung sedang mengurusi kontrak kita disana dan diganti dengan kontrak kita di Korea “

“ Emmm.. Aku sudah merindukan oema.. Kemarin aku bilang pada oema kalau kita akan pulang. Oema malah menangis.. “

“ HAH?! Kau bilang pada oema kalau kita akan pulang?! “

“ Wae? “

“ Kan sudah ku bilang jangan katakan pada oema kalau kita akan pulang! Kita akan memberi kejutan padanya! Kau memang benar-benar! “

Yoojong menepuk dahinya dan menatap Kris merasa bersalah,” Mian.. Aku lupa “

-……-

     Akhirnya dengan lama perjalanan 1 jam,Yoojong dan Kris sampai di Korea dengan selamat. Tercetak jelas diwajah mereka tanda masih mengantuk. Dengan kacamata hitam yang mereka gunakan,membuat wajah kantuk mereka sedikit tidak terlihat.

     Setelah mengambil koper mereka,mereka langsung menutup wajah mereka dengan kacamata hitam dan masker,setelah itu mereka memanggil asisten mereka untuk menjemput mereka di bandara. Dan dengan jangka waktu 5 menit,asisten mereka tiba dibandara dan membawa mereka pulang kerumah mereka yang sudah lama sekali tidak mereka datangi,rumah orangtua mereka.

“ Ahh,kalian cepat sekali sampai. Bagaimana perjalanan kalian? “ tanya sang asisten.

“ Melelahkan “ jawab Yoojong seraya masuk kedalam mobil dan kembali menutup matanya berniat untuk tidur kembali,sama seperti Kris yang sudah lebih awal menutup matanya,” Jika sudah sampai bangunkan aku dan… Dia “ tunjuk Yoojong pada Kris. Asistennya pun mengangguk dan menyuruh supirnya untuk segera melajukan mobilnya.

     Karena memang jarak dari bandara kerumah mereka cukup jauh,dua adik-kakak ini terlelap hingga akhirnya asisten mereka membangunkan mereka,namun mereka sama sekali tidak merespon,mereka masih dalam dunia mimpi masing-masing.

“ Yak! Yoojong! Kris! Irona!! Sudah sampai! Aihhh!! Irona palli!!!!! “

“ What?! Aku masih mengantuk!!! “ jawab Kris kasar.

“ Kau bisa lanjut tidurmu di kamarmu! Yaakkk!!! Ironaaaa!!!!!!! “

   Pada akhirnya,suara cempreng asisten mereka membangunkan mereka juga. Mereka langsung berjalan masuk kedalam rumah mereka dan langsung disambut hangat oleh kedua orang tua mereka yang segera memeluk mereka erat sangat rindu. Sudah hampir 10 tahun lebih mereka meninggalkan kedua orang tuanya. Dan kedua orangtuanya hanya bisa melihat mereka dilayar tv.

“ Yatuhan… Kalian benarbenar sudah sangat dewasa.. Kalian bertambah tampan dan cantik!! Oema dan appa menonton film terakhir kalian,oema menangis karena merindukan kalian “

“ Yeobo,mereka masih kelelahan,biarkan mereka kekamar mereka dan tidur “

“ Ahhyeye,kajja Yoojong kita kekamarmu. Ahjumma,tolong bawa koper Yoojong dan Kris ke kamar mereka “

     Yoojong pun diantar oleh oema ke kamarnya,asisten dan bibi pembantu So membawa koper-koper mereka ke kamar mereka masing-masing. Saat Yoojong membuka kenop pintu kamarnya dan beranjak masuk ke kamarnya,ia seketika tersenyum dan berteriak senang karena merindukan kamarnya,hanya 1 tahun ia menempati kamar ini tapi rasanya sudah sejak dulu ia menempati kamar itu dan sangat merindukan kamarnya,Yoojong berlari dan melompat menuju kamarrnya,menyalakan ac,menyalakan tv,dan detik dimana ia kehilangan senyumannya,ia menatap diujung kasurnya. Ada sebuah boneka besar yang duduk disana,di perut sang boneka ada tulisan “ I Love You “. Yoojong benar-benar kehilangan senyumannya saat melihat boneka itu,oemanya yang aneh langsung mendekatinya dan mengusap-usap rambut Yoojong lembut.

“ Waeyo,Yoojong? “

“ Bukankah aku sudah menyimpan boneka ini di gudang? Kenapa ini ada disini lagi? “

“ Entah,waktu itu ada teman Kris yang datang kesini dan katanya ingin boneka ini dipindahkan kesini,yasudah bibi So memindahkannya,dia terlihat sedih “

“ Y-Ya-Yang benar? Nugu?“

“ Namanya D- “

“ Ahyaya!! Sudah,oema turun saja kebawah dan bawakan aku makan plisss,aku sangat laparr.. “ potong Yoojong tidak ingin mendengar nama”nya”.

     Oemanya hanya mengganguk dan keluar dari kamar Yoojong lalu turun kelantai bawah berniat untuk mengambil makanan untuk Yoojong yang sebenarnya hanya berpura-pura supaya oemanya turun dan ia ingin diam diri dikamarnya.

     Yoojong berjalan pelan dari pintu kamarnya menuju kasurnya,jalan pelannya seaakan-akan ada hantu dikasurnya,tapi benar saja,Yoojong takut untuk melihat boneka itu,ingin sekali dirinya membuang boneka itu sejauh mungkin tapi entah mengapa ia tidak bisa,akhirnya ia membawa boneka itu dengan dirinya menuju balkon kamarnya,bukan balkon rumahnya. Ia menyimpan boneka itu dipelukannya lalu memperhatikan suasana kolam renang di lantai bawah.

“ Kenapa kau kembali? Aku membenci mu kau tau? Ahh tidak tidak… Aku membenci orang yang memberikanmu padaku… Aku membencinya… “

“ YOOJONG!!! “

     Dari lantai bawah,terdengar suara asistennya memanggil namanya,ia berbalik lalu berjalan menuju kasur menyimpan boneka lalu turun kelantai bawah dan mendekati asistennya yang sedang berada didapur dengan oema dan appanya,seperti sedang merapatkan sesuatu.

“ Ada apa? “

“ Nanti malam ada jadwal “

“ Aihhh. Sudah kubilang aku tidak mau mendapat jadwal dulu selama seminggu ini!! “

“ Tapi hanya sekali saja,satu tempat. Hanya sebuah talkshow “

“ Tetap saja aku masih lelah “

“ Tidak,ini hanya berlangsung 1 jam “

“ Kenapa aku? Kris tidak? “

“ Tidak “

“ Jika Kris tidak maka aku tidak “

“ Sejak kapan kau memiliki prinsip seperti itu?! “

“ Ahhhh oke oke aku akan melaksanakannya!!!!!!! Jangan ganggu aku!!! “

-……-

     Sekarang pukul 12 siang,Yoojong mengundang kedua sahabatnya untuk datang kerumahnya,Yoojong merindukan keduanya dan untung saja keduanya tidak sedang dalam keadaan sibuk,mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah Yoojong.

     Menunggu kedua sahabatnya tiba,Yoojong duduk di ruang tengah yang dekat ruang tamu,jadi ia bisa sesegera mungkin membuka pintu jika kedua sahabatnya tiba.

TingTong

     Dan tak lama,bel dari pintu rumah Yoojong berbunyi,Yoojong segera berdiri dari duduknya dan segera beranjak menuju pintu rumahnya,dia tersenyum lebar mengingat kedua sahabatnya,ia pun membuka pintu rumahnya penuh semangat dan saat pintu itu terbuka dan menampakan 2 yeoja cantik yang tersenyum lembut dan keduanya segera dipeluk oleh Yoojong benar-benar erat,ia sangat merindukan keduanya.

“ Yaampun Krystal,Naeun,aku sangat merindukan kalian… Kajja kekamarku “

     Mereka bertiga pun segera menuju kamar Yoojong dan mengobrol bersama disana,rasa rindu mereka benar-benar mereka luapkan dengan saling melemparkan berjuta-juta pertanyaan mengenai karir mereka.

“ Bagaimana keadaan di Australia sana? Apa kau senang? “ tanya Krystal.

“ Tentu saja,sebenarnya aku kuliah di Australia selama 5 tahun dan setelah aku menyelesaikan tugas ku aku langsung pergi ke Amerika untuk liburan dengan oppaku namun siapa sangka ada orang yang menawariku casting,aku dan oppaku langsung menerimanya dan kami memainkan beberapa film disana hingga akhirnya kita kembali ke Australia dan syuting disana,nanti malam akupun harus mendatangi talkshow,bagaimana dengan kalian? “ Jelas Yoojong panjang lebar.

“ Setelah aku lulus kuliah,aku sudang pergi dengan Sehun,tiba-tiba ada seseorang yang mendekatiku dan menyuruhku untuk casting di salah satu agensi,awalnya Sehun marah padaku,namun sekarang dia bahkan mendukungku,syukurlah kita sukses “ ucap Naeun.

“ Aku tidak tertarik dengan apa yang dilakukan oleh Naeun,ia memaksaku untuk ikut dengannya,namun aku sudah beratus-ratus kali menolak,akhirnya aku diantar oleh Naeun untuk mengikuti casting,jujur saja aku mencoba sebagaimana mungkin untuk membuat suara ku buruk dan akhirnya aku ditolak,aku sedikit lega namun saat aku selesai casting,ada orang dari agensi lain yang menyuruhku casting,dan Naeun kembali memaksaku dan akhirnya aku mengikuti yang ini untuk keterakhirnya,dan sialnya aku diterima. Naeun terus memaksa akhirnya aku menerimanya,walau kita di berbeda agensi “ jelas Krystal.

“ Kalian memang penyanyi berbekat,aku tau itu. Suara kalian bagus sekali,aku iri “

“ Tidak Yoojong,kau lebih sukses dari kami,kau sudah membintangi banyak film besar dan sudah memainkan peran yang menurutmu itu bukan dirimu,kau benar-benar keren dalam berakting “ kata Naeun.

“ Ahh sudahlah,kita bertiga sudah benar-benar sukses,aku bangga pada kalian “ potong Krystal.

-……-

     Jam menunjukkan pukul 4 sore sekarang,Krystal dan Naeun masih berada di rumah Yoojong,sekedar bermalas-malasan dengan 2 sahabatnya,bagaimana pun,dengan kedua sahabatnya ini benar-benar sangat nyaman dibandingkan dengan siapapun. Kita bisa menceritakan segala kekeluhan kita pada mereka,tertawa bersama dan yang lainnya,inilah yang membuat Krystal dan Naeun sangat betah untuk tetap bersama dengan Yoojong dirumah Yoojong selama mungkin.

“ Yoojong-ahh,Krystal-ahh!! Lihat ini!! “ panggil Naeun yang ada didepan tv kamar Yoojong pada kedua temannya yang sedang membaca novel di belakangnya,Yoojong dan Krystal pun mendekat dan ikut melihat layar tv,mereka terkejut namun akhirnya mereka tersenyum dan saling memandangi satu sama lain.

     Berita menyiarkan,para wartawan mengerubuni rumah Yoojong dan melihat 2 penyanyi cantik yaitu Krystal dan Naeun yang mengunjungi rumah Yoojong,wartawan memotret dimana mereka berpelukan bersama didepan pintu,pembawa acara pun mengatakan bahwa dulu mereka bertiga adalah sahabat sejati saat di sekolah menengah hingga akhirnya Yoojong harus pergi ke Australia dan sekarang kembali ke Korea,acara berita itupun membeberkan foto-foto dimana ketiganya dulu saat masih di sekolah menengah membuat Yoojong,Krystal,dan Naeun tertawa selepas mungkin.

“ Bagaimana bisa mereka mendapat foto itu? “

“ Bahkan itu banyak sekali “

     Yoojong,Krystal,dan Naeun tidak mengetahui apa penyebab siaran berita yang sekarang mereka tonton membeberkan semua tentang mereka bertiga,lalu setelah sekian lama akhirnya mereka mengetahui bahwa acara siaran berita saat itu membahas ketiganya dari awal acara hingga akhir acara. Mereka pun menonton acara itu dari awal hingga akhir. Tertawa saat foto masa kecil mereka ditunjukkan,saat menonton itu mereka tidak lengkang dari tawa. Mereka terus tertawa hingga akhirnya pintu kamar Yoojong diketuk oleh asistennya,Yoojong langsung membuka pintunya.

“ Wae? “

“ Kajja,kau harus pergi “

“ Aigoo,tunggu sebentar aku belum siap-siap. Tunggu aku dibawah 10menit lagi “

     Setelah menutup pintunya kembali Yoojong berlari menuju lemarinya mengambil 1 gaun santai dan ia simpan di atas kasurnya lalu pergi kekamar mandi untuk membasuh mukanya lalu mencuci kaki dan yang lainnya setelah keluar dari kamar mandi ia berlari untuk menggunakan make up,kali ini konsepnya natural. Ia tidak menggunakan begitu tebal make up,karena memang dia sudah cantik secara natural,cukup dengan make up senatural mungkin wajah cantiknya sudah tercetak jelas.

     Sesudah selesai dengan persiapannya ia membawa kedua sahabatnya turun kebawah,ternyata dilantai bawah semua orang sudah siap untuk pergi,Kris ternyata terpaksa harus ikut dalam acara ini,dia sudah siap dengan pakaian santainya dan dengan sopannya manager Yoojong memberikan surat pada kedua sahabat Yoojong yang isinya penawaran untuk ikut kedalam acara talkshow yg sama dengan Yoojong. Krystal dan Naeun seketika terkejut dan sama dengan Yoojong yang terkejut.

“ Tapi aku belum meminta izin pada managerku “ kata Krystal yang disusul oleh anggukan dari Naeun.

“ Kami sudah meminta izin dan mereka mengizinkannya. Ini buktinya “ kata sang manager seraya menunjukan bukti pesan yang benar saja mereka mengizinkan.

     Akhirnya karena sudah tau bahwa managernya mengizinkan,Naeun dan Krystal ikut untuk mendatangi acara itu dengan persiapan yang bisa dibilang pas-pasan,untung saja mereka sedang dalam keadaan yang lumayan dapat mereka gunakan untuk pergi dalam acara formal.

-……-

     Sebelum acara dimulai,Naeun dan Krystal menggunakan make up yang mereka bawa kemanapun mereka pergi dan sedikit merubah tata rambut mereka.

     Berbeda dengan sahabatnya,Yoojong sudah ada di stage untuk memulai acara,awalnya Yoojong bersalaman dan menundukan badannya pada MC acara itu. MC acara itu seorang yeoja cantik dan selalu tersenyum namanya HyoYeon. 5 menit acara akan dimulai,semuanya sudah siap. Diawali dengan Yoojong yang akan diwawancarai lebih awal.

“ Oke,kita akan memulai acara. Mulai dari hitungan ketiga. 1… 2… 3!! “ ucap cameramen yang disusul HyoYeon yang memulai acara.

“ Annyeongasseo.. Hyoyeon imnida,hari ini kami akan memulai acara dengan konsep yang berbeda karena besok adalah White Day! Kami sudah mengundang artis besar yang sudah terkenal diseluruh belahan dunia atas bakat aktingnya. Langsung saja kami sambut.. Kim Yoojong!!! “

Yoojong pun masuk dengan anggundan senyuman yang manis,” Nde,Annyeongasseo.Yoojong imnida “

“ Ahh,silahkan duduk Yoojong. Malam ini kau terlihat sangat cantik… “

“ Aih,gamsahamnida “

“ Baiklah. Dikertas yang saya genggam ini sudah terdapat beberapa pertanyaan yang dikirim fansmu melalui social media. Jawab pertanyaannya dengan tenang arra? Oke,pertanyaan pertama.. Apa benar nama aslimu bukan Kim Yoojong? Dan apakah nama aslimu? “

“ Nde,nama asliku sebenarnya Wu Yoo Fan. Karena aku dilahirkan di Beijing,appa dan oema menamaiku Wu Yoo Fan seperti oppaku Wu Yi Fan. Namun aku memiliki 2 nama,jika di Korea namaku Kim Yoojong. Sebelumnya aku tinggal di Amerika dan aku menggunakan nama Wu Yoo Fan,karena setelah itu aku tinggal di Korea namaku menjadi Kim Yoojong dan saat aku tinggal di Australia dan pergi ke London namaku menjadi Kim Yoojong. Itu namestageku “

“ Ahhh,para artis disini sudah pasti mempunyai namestagenya. Sama seperti oppamu yang memiliki namestage Kris,bukan? Ah ye ye. Pertanyaan selanjutnya berhubungan dengan oppamu. Maka dari itu aku akan memanggil oppamu. Baiklah,sekarang kami panggilkan saja actor besar kita,Kris! “

“ Annyeongasseo,Kris imnida “

“ Nde,silahkan duduk Kris. Pertanyaannya berhubungan denganmu,jadi kami memanggilmu,benar? Pertanyaannya,benar tidak jika Yoojong merasa sedih dan benar-benar ingin menangis ia akan berlari padamu untuk bercerita dan memelukmu seerat mungkin dan menangis? Ahhh,Kris adalah oppa yang baik bukan? “

Yoojong seketika terkejut dan tertawa dan diikuti oleh Kris yang tertawa bersamaan dengan Hyoyeong,” na ige mwoyah? Bagaimana dia bisa mengetahuinya? “ katanya.

“ Hahaha,memang benar,sejak dulu,Yoojong akan mengeluh padaku mulai dari hal-hal kecil,contohnya jika ia kehilangan barang kesayangannya ia akan menangis dan menyalahkanku lalu menangis padaku. Namun semenjak ia sudah menjadi yeoja yang dewasa,ia menangis mengenai seorang namja padaku “

“ Oh? Jinjja? Yoojong-ah,benar kau akan menyalahkan oppamu terlebih dahulu lalu menangis padanya? Kau adik yang lucu sekali,Yoojong “

“ Ahh,itu benar hahaha. Hanya saja jika aku menyalahkannya,ia akan mencari barangku yang hilang itu dan jika tidak ia temukan aku akan menangis sekeras mungkin. Namun itu dulu! Sekarang jika aku kehilangan barangku,aku akan meminta bibi pembantu untuk membantuku “

“ Waaa,kau semakin beranjak dewasa ternyata. Dan mungkin pertanyaan yang satu ini kau akan sangat terkejut. Dulu,sepulang Yoojong kencan dengan seorang namja,Kris mendorongmu ke kolam renang dirumahmu? Ahhh Kris ternyata oppa yang sangat jahil “

“ Sepulang kencan?! Aih haha aku tidak kencan dengannya,aku hanya pergi dengannya untuk makan dan saat aku pulang kerumah Kris melihatku dengannya,dan ditaman dia mendorongku hingga aku masuk ke kolam renang. Aku sangat marah padanya saat itu “

“ Dia memang aku dorong hingga masuk kolam renang karena dia pergi dengan sahabatku,sahabatku yang tidak pernah dekat dengan seorang yeoja,karena aku tidak percaya maka aku menjahilinya haha “

“ Woa? Dengan namja yang tidak pernah dekat dengan seorang yeoja? Berarti Yoojong adalah yeoja yang pertama bisa menaklukannya… Ahhiya,kulihat tadi diacara salah satu siara tv membicarakan kau dengan kedua sahabatmu yang menjadi salah satu member girlband besar,benar bukan? Ahhh,baiklah kali ini aku akan menguncang acara ini dengan mengudang artis-artis besar. Kali ini adalah sahabat Yoojong yang menjadi salah satu member dari girlband terkenal. Ini dia Krystal dan Naeun! “

“ Annyeongasseo,Krystal imnida “

“ Annyeongasseo,Naeun imnida “

“ Woaaa,kalian memang benar-benar sahabat sejati yang ketiganya memiliki wajah yang sangat cantik!! Tak lebih lagi kalian adalah artis-artis besar!! Sejak kapan kalian bersahabat hingga sekarang ini? Kalian terlihat sangat dekat karena kalian ini bersahabat kan “

“ Nde,awal aku bertemu dengan Yoojong adalah saat Yoojong masuk ke kelas yang sama denganku dan Naeun. Ia duduk dibangku yang sama denganku hingga akhirnya kita menjadi sepasang sahabat yang sangat dekat,dan Naeun awalnya tidak terlalu dekat denganku namun aku tidak menyangka Yoojong dekat dengan Naeun hingga pada akhirnya kami menjadi sahabat “ jawab Krystal.

“ Lalu bagaimana perasaan kalian saat Yoojong akan pergi ke Australia secara tiba-tiba? “

“ Awalnya kami benar-benar terkejut,sepulang sekolah saat itu Yoojong menangis dan ia mengatakan bahwa ia akan pergi ke Australia besok secara mendadak,kami seketika tidak percaya dan meminta Yoojong untuk tidak pergi secepat itu,namun ia semakin menangis hingga akhirnya kami terpaksa membiarkannya pergi. Sebelum ia pergi pun kami menangis di bandara hahaha “

“ Ahh jinjja? Mianhae,apa benar Yoojong menangis karena seorang namja yang ia sukai sudah mempunyai seorang yeojachingu? Dan kau mempercepat kepergianmu supaya kau dapat melupakan namja itu dengan cepat karena kau membencinya? “

“ Aaa- Aa- Ahaha,aku memang menangis karena seorang namja dan aku pergi ke Australia untuk melupakannya dan jujur saja aku tidak sepenuhnya membencinya,aku hanya tidak ingin larut dalam kesedihan terlalu lama. Aku tidak membenci orang yang aku sayangi “

“ Ahhh,kau mempunyai hati yang tulus.. Dan apa kau ingat namja itu memberimu sebuah surat penyesalannya sebelum kau pergi dan kau menangis saat membaca isinya yang sangaaaat menyentuh itu,dan sebelum kau benar-benar pergi dia datang terlambat untuk melihatmu namun kau memilik untuk segera pergi,betulkah? Apa kau ingat surat ini dan pengirimnya? “

Seketika Yoojong terkejut melihat Hyoyeon memberikan sebuah pertanyaan yang menuntutnya untuk mengingat kembali semua memori yang ingin ia lupakan dan lebih membuatnya terkejut lagi Hyoyeon menunjukan surat yang ia dapatkan saat itu dan ia buang di tempat sampah dikamarnya yang sudah entah kemana sekarang,Yoojong ingin menangis melihat kertas itu,” Oh?! K-Kau dapat itu darimana? A-Aku ingat haha.. Tapi kertas ini sudah aku buang “ katanya dengan senyum palsunya.

“ Kau mengingatnya? Baiklah,kalau begitu maka kami akan memanggil namja yang mengirim surat itu padamu,ini diaaa!! “

Yoojong kehabisan kata-kata,ia tidak percaya apakah benar sosok yang ingin ia lupakan itu akan datang? Sosok yang ingin ia benci namun tidak bisa,sosok yang ingin ia lupakan namun tidak bisa,dan terlebih lagi sosok yang membuat hatinya selalu merasa tidak tenang. Dan disana keluarlah sosok namja yang mengirimi surat itu,dan itu benar-benar dia. Yoojong terkejut dan ingin menangis saat itu juga,ia menutupi mulutnya dengan telapak tangannya melihatnya datang. Saat ia datang ia membungkukkan tubuhnya lalu memeluk Kris untuk kerinduannya pada Kris lalu berjabat tangan dengan Naeun,Krystal dan Hyoyeon lalu saat ia akan berjabat tangan dengan Yoojong,ia memberi Yoojong sebuah bunga terlebih dahulu membuat Yoojong ingin meledak saat itu juga.

“ Annyeongasseo,D.O imnida “ D.O pun duduk disebelah Yoojong dan membuatnya sedikit canggung.

“ Ohh,kau namja yang membuatnya menangis itu? Kau tak kalah tampan dengan Kris bagaimana bisa kau tidak menyukai seoarang yeoja? “

“ Aih jinjjayo? Aku tidak tau jika ia pernah menangis karenaku,aku bukan tidak suka pada seorang yeoja,aku hanya tidak terlalu dekat dengan seorang yeoja “

“ Aniyaa,aku tidak menangis karenanya “ kata Yoojong mengelak sekeras mungkin.

“ Hahayaya geureu,apa benar kau sudah memiliki seorang yeojachingu saat Yoojong menyukaimu saat itu? “

“ Aku memang sudah memiliki yeoja chingu saat itu namun aku tidak tau Yoojong menyukaiku “

“ Apa sekarang kau sudah memiliki seorang pasangan? “

“ Aku tidak memiliki seorang pasangan karena aku menunggu seseorang untuk pulang dari Australia “

DEGG

     Yoojong terkejut,matanya membelalak lebar tidak percaya,saat itu juga air mata yang ia tahan pecah seketika terjatuh,ia benar-benar tidak percaya namun disini hanya Yoojong lah yang terkejut,entah mengapa yang lainnya sama sekali tidak terkejut,kedua sahabatnya bahkan tidak terkejut dan Kris pun tidak,Yoojong pun merasa terkejut dan merasa aneh.

“ Aku menunggumu pulang,Yoojong. Aku menunggumu karena aku mencintaimu “ katanya sekali lagi yang benar-benar membuat Yoojong geram,ia ingin marah namun ia tidak bisa maka dari itu ia kembali mengeluarkan tangisannya.

“ Stop!! Kenapa semuanya menjadi seperti ini?! Aku benci padamu!!! “ Yoojong berdiri dari duduknya dan segera pergi,kali ini semuanya terkejut benar-benar melihat Yoojong yang langsung pergi dengan tangisannya,D.O yang samasama terkejut langsung mengejar Yoojong dan mencegahnya pergi dengan menarik lengan Yoojong,” APA LAGI?! SUDAH KUBILANG AKU MEMBENCIMU! AKU TIDAK INGIN MELIHATMU LAGI! “ kini nada Yoojong semakin meninggi sama seperti tangisannya yang semakin mangalir.

“ Tapi ini semua kulakukan untukmu “

“ Apa?! Apa yang kau lakukan? Yang kau lakukan hanya menyakiti hatiku! Lalu itu untukku?! “

“ Aku merindukanmu Yoojong,namun aku tidak berani untuk mendatangimu langsung maka dari itu semua acara ini aku lakukan untuk bertemu denganmu mereka semua tau itu maka dari itu mereka semua tidak terkejut,semuanya ini hanya rekayasa,percayalah semuanya aku lakukan karena aku mencintaimu “

“ Jadi semua ini hanya rekayasa?! HAH?! Kenapa kau memojokiku untuk terus mengingatmu?! Aku mencoba untuk melupakan semua kenangan pahit denganmu! Aku tidak ingin mengingatmu! Aku membencimu!!!! Dan bagaimana bisa semua orang berbohong padaku?!! “

     Kali ini Yoojong benar-benar tidak bisa percaya dan ia pergi tanpa ingin dicegah,ia pergi sendirian dengan taksi yang melewati gedung tadi,managernya terkejut dan langsung menyusul Yoojong namun gagal karena Yoojong telanjur masuk kedalam taksi dan pergi. Yoojong tidak percaya bagaimana bisa ternyata acara itu hanya rekayasa dan semuanya bisa-bisanya berbohong dibelakangnya.

Yoojong POV

     Aku benar-benar marah,aku tidak suka dibuat seperti ini,aku pergi dengan mata yang sembab karena aku terus saja menangis,aku tidak percaya semuanya ini hanya rekayasa yang dibuat oleh D.O Oppa. Mengapa semua terasa asli? Bahkan ada penonton disana,dan cameramen yang banyak. Serta oema dan appa yang ikut berbohong bahwa ini acara yang tidak rekayasa. Aku tidak percaya semuanya..

     Aku pergi dengan taksi karena aku ingin sendirian sekarang,tujuanku bukan rumah,tujuanku sekarang adalah Taman Sungai Han. Aku tau itu akan semakin membuatku ingat pada kenanganku namun tujuanku kesana bukan untuk kembali mengingat kenangan itu,hanya saja disana sangat nyaman untuk menyendiri saat malam.

     Masih dengan keadaan menangis aku duduk dikursis yang ada disana,memperhatikan air mancur yang mengalir deras seperti air mataku ini,didalam tas ponselku terus berbunyi namun aku tidak memperdulikannya lagi,aku yakin mereka mencariku.

“ Seorang yeoja tidak boleh keluar malam hari dan sendirian “ aku terkejut saat ada seorang namja mendekatiku dan berbicara padaku,awalnya aku pikir ia akan menculikku maka aku sedikit menghindar darinya namun aku tau siapa dia,dia sahabat Kris Oppa,namun aku lupa namanya karena sudah lama kami tidak bertemu tapi aku tau dia siapa,” Aku tau kau lupa namaku,namaku Luhan “ katanya seperti membaca pikiranku

     Ahhh,aku mengingatnya! Dia Kim Luhan! Sahabat Kris Oppa sekaligus kakak dari Kim Sehun,aku ingat dan aku tersenyum padanya menutup tangisanku dan ia pun tersenyum padaku,aku sedikit terkejut kedatangannya namun aku sedikit nyaman ia datang.

“ Mengapa kau menangis? Karena D.O? Aku tau rencananya.. Mengapa kau membencinya? “

“ Aniyoo,oppa. Aku tidak membencinya,aku hanya marah padanya “

“ Tidak,kau membencinya.. Aku tau.. “

“ Ahh oppa,kenapa kau ada disini? “ tanyaku mengalihkan pembicaraan.

“ Kau mengalihkan pembicaraanku,Yoojong? Ahhh baiklah.. Aku kesini untuk membeli bubble tea untuk Sehun dan aku melihatmu menangis jadi aku menghampirimu “

“ Oppa!! Jangan bilang-bilang jika aku menangis,apalagi pada Sehunnie,dia akan mengejekku “

“ Semua orang pasti tau kau menangis,Yoojong “

“ Oe? Maksud oppa? “

“ Semuanya melihat kau bilang bahwa kau benci pada D.O “

“ Aih jinjjayo?! Itukan tidak ditayangkan! “

“ Memang,kau lihat cameramen? Semua yang di shoot oleh cameramen tersambung pada ponsel kami karena ini rencana D.O “

“ What?! Mengapa dia berusaha untuk membuatku malu?! “

“ Tidak,Yoojong. Ia berusaha membuat banyak orang mengetahui jika ia benar-benar mencintaimu. Ahh Yoojong-ahh,aku harus pulang sekarang,Sehun akan marah padaku jika aku lama. Annyeong! Ohiya! Kau harus cepat pulang sebelum fansmu melihatmu menangis! Gwenchana? “

“ Nde,gwenchana. Ahh keundeu,oppa… “

“ Wae? “

“ Kita satu komplek bukan? “

Luhan Oppa tertawa kecil setelah aku menanyakan pertanyaanku,aku sedikit malu,sepertinya dia mengetahui apa maksud dari perkataanku,semakin membuatku malu karena sudah mengatakan hal itu,namun apa salahnya?,” Ahhh geureu,kau aku antar pulang “

Bingo!

     Ternyata Luhan Oppa memang mengerti maksud dari perkataanku,aku pun berlari kearahnya dan mensejajari langkahku dengan langkahnya,ia tersenyum menatapku yang pendek ini darinya. Ditangan kanannya ia menggenggam 2 cup bubble yang dibungkus di sebuah keresek putih.

     Memang jarak dari taman yang tadi menuju tempat dimana Luhan Oppa menyimpan mobilnya lumayan jauh. Ditanganku,ponselku terus saja berdering keras tanda ada yang menelfon,namun jujur saja aku malas untuk mengangkatnya,toh akupun diperjalanan pulang.

“ Kau harus mengangkatnya “ ucap Luhan Oppa seraya masuk kedalam mobil disusul aku yang baru ikut masuk.

“ Abaikan,tidak penting “ kataku.

“ Kau nakal sekali “

“ Aku tidak peduli “

-……-

Akhirnya aku sampai dirumah sedangkan Luhan Oppa langsung pulang kerumahnya karena sedaritadi Sehunnie terus menelfonnya untuk segera pulang.

     Ahjussi penjaga rumah membuka pagar rumah saat melihat aku keluar dari mobil Luhan Oppa,aku berterimakasih padanya dan segera berjalan masuk kerumah,di ambang pintu oema dan appa sedang diam disana dengan telfon genggam ditangannya,mereka pasti habis menelfonku terus.

     Oema melihatku dan langsung berlari kearahku dan memelukku,aku awalnya terkejut namun berusaha sebagaimana pun untuk tidak terlalu berlebihan,aku memasang wajah dinginku dan melepas pelukan oema lalu berjalan masuk kerumah,managerku ada diruang tamu,ia langsung berdiri saat melihatku di ambang pintu,wajahnya panic namun terkesan dingin,sama seperti”nya”.

“ Darimana saja kau?! “ tanyanya dengan nada emosinya. Selalu pakai emosi.

“ Yak! Bagaimana bisa kau memarahiku sedangkan seharusnya aku marah pada kalian semua,hah?! “ jawabku tak kalah emosi,kini wajah semua orang yang ada dirumah menjadi wajah penuh dengan dosa,” Sudahlah,aku lelah. Aku ingin masuk kekamarku dan jangan ganggu aku! “

     Mereka membiarkanku untuk berjalan naik ke kamarku,wajahku memang sudah kusut setelah aku menangis,dan mereka luluh setelah aku marah tadi. Saat aku mau membuka pintuku,Kris keluar dari kamarnya dan menahanku untuk masuk kekamarku.

“ Apa lagi?! Sudah kukatakan jangan ganggu aku!! “

“ Loh mana kutahu kau tidak mau diganggu. Aku baru saja keluar dari kamarku! “

“ Yayaya,apa yang ingin kau katakan hah? “

“ Besok White Day! Kau ingin apa? Aku bingung “

“ Tidak ingin apa-apa “ kataku seraya masuk kekamarku dan menutup pintu kamarku membiarkan Kris membeku bingung diluar. Sungguh,aku benar-benar lelah.

     Sebelum aku benar-benar terlelap,aku membersihkan badanku terlebih dahulu dan berganti baju lalu melakukan perawatan malam sebelum tidurku. Dan setelah itu aku menuju kasurku dan menarik selimutku,memeluk pinky dan berusaha untuk segera tidur.

 

D.O POV

 

     Besok adalah White Day dan aku benar benar ingin memberi suatu kejutan untuk yeoja yang aku sukai,Yoojong. Aku sudah bersiap-siap untuk pergi membeli sesuatu untuk Yoojong. Meski aku yakin ia masih membenciku aku tidak akan menyerah,sampai kapanpun Yoojong adalah yeoja yang aku sukai dan aku sangat sayang padanya.

     Setelah aku mengambil kunci mobilku,aku mulai berjalan menuju mobilku namun bibi pembantu memanggilku dan menghampiriku,aku sedikit aneh apa yang ingin ia sampaikan.

“ Tuan Muda,besok tuan muda harus pergi ke Busan untuk dan pindah kesana atas kemauan Tuan Siwon,tadi beliau datang kemari namun tuan muda tidak ada dan ia menitipkan salam bahwa tuan muda harus kesana dan menatap disana jadi tuan muda harus bersiap-siap “

     Aku terpaku,apa benar dia menyuruhku untuk kesana? Tapi mengapa aku harus menemuinya sedangkan dia meninggalkanku dulu? Perasaanku rumit sekarang,aku ingin pergi untuk meminta kepastiannya namun aku besok adalah White Day dan aku ingin menyatakan cintaku pada Yoojong meski aku tidak yakin Yoojong sudah memaafkanku namun seketika aku berfikir bahwa seharusnya aku pergi,toh siapa yang peduli lagi untuk aku tidak pergi? Bahkan sekarang Yoojong membenciku.

“ Apa itu benar? “

“ Iya,Tuan Muda. Besok pukul 8 pagi,Tuan Muda diminta pergi ke Busan menggunakan kereta bawah tanah di Yongsan “

“ Kereta tanah bawah Yongsan?

Ahhh.. Baiklah,siapkan semuanya,aku akan keluar sebentar lalu kembali “

“ Tuan Muda akan pergi kemana? “

“ Myeongdong “

     Tak ambil waktu lebih lama lagi,aku segera pergi menuju mobilku dan keluar untuk pergi,sebelum aku benar-benar pergi ke Myeongdong,aku memberitahu teman-temanku bahwa aku akan pergi besok melewati ponselkku.

-……-

     Tepat pukul 7 malam sekarang dan aku sampai di Myeongdong. Malam ini terasa sepi bagiku diantara banyak orang sekarang,biasanya aku pergi ke Myeongdong tidak sendirian,Kai akan menemaniku namun ia tidak bisa,jadi aku terpaksa pergi seorang diri dikeramaian malam.

     Aku mengunjungi satu toko yang menjual berbagai macam hadiah untuk White Day,beruntung sekali aku melihat toko itu. Pas saat aku memasuki toko itu,cukup ramai didalam,banyak sekali namja-namja yang ingin membeli hadiah White Day,dan saat aku memperluas pandanganku,disana ada Baekhyun yang sedang memilih hadiah. Aku langsung mendekat menghampirinya dan saat Baekhyun melihatku ia langsung tersenyum yang biasa ia lakukan.

“ Kau akan membeli hadiah untuk Yoojong? “ tanyanya dan kembali mencari hadiah.

“ Tadinya “

“ Maksudmu tadinya? “

“ Ia membenciku dan aku akan pergi besok,dia pasti tidak peduli jadi buat apa aku membelikannya hadiah “

“ Kau harus tetap membelikannya hadiah “ dengan nada dingindari perkataan Baekhyun,aku sedikit terkejut entah kenapa,” Besok adalah White Day dan bagaimana bisa kau tidak memberi hadiah pada yeoja yang kau sukai,hah? Jangan pikirkan jika besok kau akan pergi dan dia tidak peduli,jika memang begitu maka kau yang harus peduli “

“ Begitukah? Lalu bagaimana cara aku memberinya sebuah hadiah sedangkan pagi-pagi aku akan pergi “

“ Kau antarkan saja hadiahnya kerumahnya lebih pagi lagi sebelum kau pergi “

-……-

 

Author POV

 

   Pagi yang sangat indah di Seoul hari ini disambut senang oleh Yoojong,entahlah mengapa hari ini ia sedang dalam mood yang sangat bagus,ia bangun pagi seperti biasanya,pukul 7 kurang 20 menit dan segera membersihkan badannya lalu berganti pakaian dengan pakaian santai lalu setelah itu ia turun kelantai bawah,baru dia yang bangun,rumahnya masih sangat sepi dan hanya terdengar suara langkah kaki Yoojong menuju dapur.

     Perut Yoojong kelaparan sehingga Yoojong harus membangunkan Bibi Hyera untuk membuatkannya makanan dan dengan jangka waktu singkat,Bibi Hyera memberikannya ramyun yang terlihat sangat enak.

     Disela waktu Yoojong menyantap makanannya,bel rumahnya berbunyi,Yoojong menghentikan kegiatan makannya dan segera berjalan menuju pintu rumahnya dengan malas karena masih ingin menyantap makanannya.

“ Ini masih pukul 7 pagi dan bagaimana bisa ada tamu sepagi ini “ katanya seraya membuka kunci pintu.

     Dan saat pintu terbuka,disana memperlihatkan satu namja yang membalikkan tubuhnya dan mulai memutar badannya saat mendengar suara pintu terbuka,ia D.O. Yoojong tidak habis pikir lagi apa lagi yang ingin ia lakukan datang sepagi ini.

“ Ada apa? “ tanya Yoojong santai namun terkesan tidak suka.

“ Hanya ingin memberimu ini “

     D.O memberikan Yoojong sebucket bunga yang benar-benar indah,dan tak lagi bunga itu sangat harum,Yoojong sangat suka bunga seperti ini,dan tanpa sengaja senyum yang sebenarnya sama sekali tidak ingin Yoojong keluarkan,tercipta tanpa izin.

     Dibelakang Yoojong terlihat Kris yang baru saja turun dari tangga dan melihat ada D.O disana,ia terkejut dan segera menghampiri D.O dan Yoojong di depan pintu rumahnya.

“ Oe? D.O? “ Tanya Kris yang baru saja sampai didepan D.O.

“ Ah Kris,kau baru bangun? “

“ Ya.. Mwo?! Kau benar-benar akan pergi? Kapan kau akan kembali? “

     Kata-kata yang dikeluarkan oleh Kris mendapat tatapan tajam dari Yoojong,ia tidak tau bahwa D.O akan pergi dan ia terkejut mendengarkan perkataan Kris bahwa D.O akan pergi.

“ Iya,aku akan benar-benar pergi dan mungkin tidak akan kembali,aku akan tinggal disana seterusnya “

“ MWO?! Tidak akan kembali? Ahh geureu,kau harus menjaga kesehatanmu disana,jika kau memang tidak betah disana,kau harus kembali dan kabari aku,aku sahabatmu “

     Kris memeluk D.O terlebih dahulu untuk perpisahan dengannya sebelum ia tidakakan bertemu lagi dengan D.O,tidak lagi karena mungkin jadwalnya akan mulai padat dan D.O yang enggan kembali dan memilih untuk tinggal dengan appanya.

     Kris kembali kedalam rumah setelah berpisahan dengan D.O sedangkan Yoojong masih diam ditempatnya dan D.O perlahan kembali memutar badannya dan perlahan pun beranjak pergi.

“ O-Op-Oppa… “ Yoojong memanggil D.O tepat saat D.O baru ingin menuruni tangga teras rumahnya dan berhenti saat Yoojong memanggi namanya,” Kau akan pergi kemana? “ tanyanya dengan nada melunak.

“ Busan “

“ Busan?! A-Apa oppa benar-benar akan tinggal disana? “

“ Siapa peduli.. “

     Kini D.O tak lagi menggubris,ia mulai kembali melangkah dan melaju pergi,dengan kedua tangan yang ia masukkan kedalam saku celanannya dan berlalu pergi dengan tubuh yang sedikit lemas. Yoojong tidak menahannya lagi,kata yang dikeluarkan oleh D.O seakan-akan perkataan bahwa ia mulai tidak akan mendekati Yoojong lagi.

“ Keun-… Ahh gomawo bunganya,oppa.. “ katanya dengan nada yang benar-benar lemas hingga mungkin hanya dia yang bisa mendengar dan D.O pun sekarang sudah diperjalannya menuju kereta bawah tanah Yongsan.

     Yoojong kembali masuk kedalam rumahnya dengan langkah yang benar-benar lemas,hatinya seakan-akan menyuruh D.O untuk tetap tinggal dan jangan pergi,namun diwajah D.O tadi,ia menunjukkan bahwa memang benar-benar tidak ada yang memperdulikannya,tapi Yoojong peduli padanya,sangat peduli.

     Sekarang Yoojong tiba-tiba berhenti dan diam dimeja makan,moodnya hilang,meskipun ia lapar,moodnya hilang dan membuatnya seketika malas untuk melakukan apapun. Dan tepat dititik saat ia memperhatikan bunga didepannya,ia seketika melamun dengan lekat memandangi bunga itu. Dalam hitungan detik,Yoojong mengambil bunga itu dan berlari menuju kamarnya.

     Mengunci pintunya rapat-rapat,menyimpan bunganya di kasur,membuka lemarinya dan mengambil pakaian simple,mengganti pakaiannya,menggunakan kacamata hitam dan sneakers,kini Yoojong tampil simple,ia berlari dari kamarnya menuju mobilnya dan pergi entah kemana,ia hanya memberitahu ahjussi penjaga rumahnya bahwa ia akan pergi sebentar mengurus sesuatu dan segera melaju kencang dengan mobilnya entah kemana.

-……-

     Dan disinilah Yoojong tiba,tempat dimana ia akan kehilangannya,namun ia tidak perduli,sekarang ia terus berlari mencari sosok yang ingin ia tahan untuk pergi meski semua fansnya melihatnya dan mengejarnya dan meneriaki namanya,ia tuli sekarang,ia sedang mengunci satu tujuan sekarang,menahannya pergi karena satu hal,ia mencintainya.

     Yoojong masih berlari mencari sosok itu,ia kesulitan mencari sosok itu karena sasaeng fans yang mengerubuninya dan banyak orang yang menghalangi jalannya,dan tepat disana ia melihat sosok itu yang berjalan membawa tas dan koper,sosok itu akan menghilang dalam hitungan detik sekarang. Namun dengan niat yang besar dan tepat sekali Yoojong menarik lengan D.O yang menarik kopernya yang berjalan masuk kedalam area kereta bawah tanah.

“ Oppa.. “ katanya membuat D.O terkejut dan memperhatikan Yoojong lekat,” Don’t go,please “ katanya lagi,sekarang ia sudah hampir menumpahkan air matanya.

“ Kenapa? Kau bahkan membenciku dan tidak ingin melihatku lagi,bukan? “

“ Oppa,aku tidak membencimu dan aku tidak ingin kau hilang dari penglihatanmu,aku menyesal telah mengatakan hal itu,aku benar-benar tidak ingin kehilanganmu untuk kedua kalinya,aku tidak ingin menyesal lagi. Aku akan lebih membencimu lagi jika kau pergi,kau bilangrasa sayang,rasa suka,rasa peduli dari dirimu akan terus ada,kau menyayangiku dan akan terus begitu. Namun sekarang apa? Kau tidak membuktikannya,aku akan terus menangis karenamu jika kau pergi,aku menyayangimu,oppa. Please don’t go “

     Yoojong sudah sangat dipuncak tangisannya sekarang,ia menjatuhkan air matanya sekarang membuat D.O tak tahan lagi melihatnya,D.O memeluk Yoojong erat seperti tidak ingin kehilangannya,Yoojong pun memeluk D.O dengan erat benar-benar berharap supaya D.O tidak pergi.

Rasa sayang,rasa suka,rasa peduli dari diriku memang akan terus ada,Yoojong. Dan percayalah aku akan terus menyayangimu,akan terus seperti itu “ batin D.O.

“ Oppa… Jangan pergi… “

“ Aku menyayangimu,Yoojong. Ingat itu,hingga kapanpun,aku akan terus menyayangimu dan kau boleh membenciku jika aku meninggalkanku… Aku berjanji “

“ Maka dariitu jangan pergi… Aku tidak ingin menyesal untuk kedua kalinya… “

“ Kau tidak akan menyesal untuk kedua kalinya,Yoojong… Percayalah… “

“ Aku percaya… “

“ Kalau begitu,kau harus menjadi yeojachinguku “

“ Aku yeojachingumu… “

     D.O tersenyum melihat wajah Yoojong saat mengatakan hal yang ditunggu-tunggu olehnya,setelah sekian lama menunggu,akhirnya kalimat itu keluar dari mulut Yoojong. Ia adalah yeojachingunya. Dengan tawa yang pecah disela tangisannya,keduanya kembali memeluk satu sama lain dengan erat.

     Mulai sekarang,tidak akan ada lagi yang menghalangi kedua orang ini untuk menjalin hubungan yang keduanya saling menyayangi,saling peduli hingga tidak ingin kehilangan.

D.O menyayangi Yoojong dan begitupun sebaliknya. Cinta pertama pada White Day yang tidak akan pernah terlupakan. Semuanya memang sulit,namun Tuhan sudah mengaturnya,walau rumit,2 hati yang saling menyayangi tidak akan pernah terpisah selama keduanya saling berusaha untuk bersama.

THE END..

 

Bagaimana readers?:) Makasih udh sempetin baca yaaa. Dan yg udh sepetin comment pun terimakasi<3 aku bakal lanjut bikin ff lainnya^^

10 thoughts on “White Day (3/3)

  1. ReginaS berkata:

    Aku pikir ini bakalan jadi FF yang castnya ada yang meninggal,eh taunya engga:)
    Seru FFnya,thor… Bener-bener dehh serunyaa..
    Lanjut karnyanya ya thor:)
    Kutungguuu

  2. Baekhyun Fangirl ^^ berkata:

    Wihhhh akhirnya di post jugaa..
    Sudah lama aku tungguin ff ini dan aku memang gakecewa bacanya🙂
    Semangat lanjut karyamu,thor😉
    Hwaiting!!😉

  3. Metha Putri K berkata:

    Finnally,thorr!!😉
    FF ini nemenin aku nunggu buka puasa bangett❤
    Aku tunggu ffmu selanjutnya thor🙂
    Daebakkk

  4. Bianca Refina Pu Kha berkata:

    Yatuhaaaaan😦
    Kenapa D.O harus jadiin Namjoo yeojachingunya sih😦
    Udah tau,Namjoo eonnienya si Yoojong dan mereka like a twins😦
    Seru deh konflik yaaa❤
    Sedih banget lagi pas baca isi surat dari si D.O😦
    Author jjang❤

  5. Bianca Refina Pu Kha berkata:

    Thor,aku sempet cek twittermu tadi ^^
    Biasmu Jongin kah?^^
    Aaaaaa sama donk🙂
    Toss thor😉

  6. park reisa berkata:

    Ini mirip banget sama cerita nya Little thing called love ya??..
    tapi, ni FF keren banget lho thor!! Keep writting ya thoor!! Hwaiting Love youu ~~_💛💙💜💚 oa s

  7. Lollia49 berkata:

    Aaaahhh bete knp setiap d.o lg barengan sm Yoojong dan d.o mau ngungkapin perasaannya malah ada si Baekk😦
    Padahal kan si d.o udh mau ngungkapin perasaannyaa😦
    But,it’s okay. Ff ini masih sangat Daebak,thor🙂
    Hwaiting next ff nya ya thorr❤

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s