White Day (2/3)

didiyo

Author  : @narayaaaaa

Title  : White Day (2/3)

Length : Trilogy

Main Cast  :

Do Kyungsoo EXO as D.O

Kim Yoo Jong as Wu Yoo Fan ( Yoojong)

Wu Yi Fan as Wu Yi Fan ( Kris )

Kim Jonghyun as Kim Kris Jong (tuan kim/ayah)

Choi Soo Young as Wu Young Fan (ny.wu/ibu)

Jung Krystal as Krystal

Byun Baekhyun as Baekhyun

Oh Sehun as Kim Sehun

Other,

Genre  : Sad, Romance, Friendship, Comedy

Kalau ff yang sebelumnya pendek,kali ini mungkin bakalan lebih panjang dari yang sebelumnya:) Ohiya makasih ada yang sempetin buat comment:)!! Daaannn,maaf buat typo:(

Hatinya masih sangat berantakan,sepulang mengantarkan Baekhyun,hatinya tidak bisa bohong,hatinya terbagi dua,Baekhyun telah mencuri hatinya namun lain dikata,cinta pertamanya di Seoul adalah D.o dan kini,ia bingung. Sebenarnya mengapa ia harus bingung? Belum tentu keduanya suka padanya,hanya saja mengapa terasa sangat sakit untuk mengakui kalau dia menyukai 2 namja yang keduanya ada sepasang sahabat.

“ Oppa…? “

Kris yang sedang belajar di kamarnya sedikit terkejut melihat sosok adiknya yang membuka pintu kamarnya perlahan dengan wajah yang sangat sembap,dan Kris sudah memastikan adiknya dalam masalah,dan masalah itu dapat dipastikan bukan masalah warna pink,mengidam ddukbokkie,kehilangan pinky,hiasan kamarnya rusak dan kali ini raut wajah sudah menganehkan,masalahnya pasti berbeda dan masalah itu akan ditumpahkan padanya,selalu begitu.

“ Ada apa? Ceritakan padaku “

Setelah Kris mempersilahkan Yoojong masuk,Yoojong berjalan mendekati Kris dengan tangisan yang masih tersedu-sedu,Kris semakin khawatir,ia berdiri dari kursi meja belajarnya,Yoojong sudah tidak memiliki energy lagi untuk menahan badannya berdiri,ia hampir terjatuh dan untung saja tubuh menjulang tinggi segera menangkapnya.

Dalam dekapan Kris,Yoojong menangis,masih belum berani menceritakan semua isi hatinya,semuanya sangat rumit,ia tidak pernah jatuh dalam masalah hati,ia tidak pernah terlalu mementingkan masalah seperti ini,namun entah mengapa kali ini ia harus benar-benar peduli.

“ Uljima… “

“ A-Aku… Tidak Ta…Han lagi… “

“ Yoojong-ahh,uljima… Kau harus kuat… “

“ Aku menyukai D.O Oppa… “

“ MWO?! “

“ Aku tau… Aku tidak tahan lagi,dan kini,hatiku pun dicuri oleh Baekhyun Oppa… “

“ Kau harus kuat. Jika semua ini dibilang rumit,ini sangat rumit,kau jatuh di dua hati. Dan aku harus menyarankan padamu,jangan pikirkan seorang namja sekarang,ingat kata appa,dahului pelajaran. Kau akan mendapatkan seorang namja dikemudian hari,Tuhan sudah menetapkan untukmu “

“ Oppaaaaaaa…. Apa tuhan sudah mengaturnya? Tapi mengapa berantakan?Apa tuhan tidak memiliki rencana lain untukku? Mengapa rencananya sangat membuatku sakit?“

“ Tidak baik kau membawa tuhan,tapi ini semua jalan tuhan,kau bertemu dengan d.o dan kau suka pada d.o juga saat kau bertemu Baekhyun juga kau suka pada Baekhyun. Itu semua sudah di atur oleh tuhan,dan jika kau melawan berarti kau tidak menganggap tuhan itu ada. Kau menolak rencana tuhan,jika kau menyadari,rencana tuhan tidak pernah lebih dari batas kemampuan umatnya,dan jika kau tidak mampu menjalani rencana tuhan,kau bukan umat tuhan,kau setan “

“ YAK! Aku sedang sedih mengapa kau begini?! “

“ Kau lebih baik sedang kesal daripada sedang menangis “

Yoojong masih tidak kuat untuk melepaskan pelukannya dari Kris,ia masih membutuhkan kehangatannya,ia masih belum kuat untuk menghadapi semua ini,dan benar kata Kris,tuhan sudah mengatur semuanya sesuai kemampuan umatnya,dan ia harus mampu untuk mengalun disetiap butir butir rencana tuhan meskipun terkadang menyakiti hatinya.

Sesudah berada dikamarnya,Yoojong duduk sejenak di kasurnya,ia belum mengganti bajunya dengan piyama dan kali ini ia membuka lemari besarnya mencari piyamanya yang nyaman,setelah mendapatkannya,ia mandi terlebih dahulu.

Sesudah mandi juga ganti baju,ia menyalakan tvnya,mencoba mencari topic yang menarik namun sama sekali tidak ada yang menarik,membuatnya mengedarkan pandangannya,disana,tepat di meja belajar,masih ada buku yang belum ia sentuh hari ini,ia pun berjalan menuju kursi meja belajar,masih belum menyentuh bukunya.

“ Ada 5 buku dan aku belum menyentuhnya hanya karena seorang namja? Oh ayolah Wu Yoo Fan,kau memang bodoh! Sangat bodoh! Mari kita lupakan namja-namja dan menjadi orang yang pintar supaya Kris si tiang listrik tidak menyebutku bodoh…. Dan kini… Aku semakin bodoh berbicara pada diriku sendiri “

Perlahan,tanganya meraih buku yang ada didepannya dan membukanya,ia sangat teliti,mulai dari menghapal dan mengingat,memecahkan rumus dan segalanya,ia sudah sangat terlatih untuk belajar,karena memang kedua orang tuanya sangat pintar,dan itu menurun pada kedua anaknya pula,dan kekayaan mereka saat ini adalah bukti dari kepintaran kedua orang tua mereka,dan kini Yoojong dan Kris harus melanjutkan kepintaran itu dan melakukan semua apa yang telah dilakukan kedua orang tua mereka.

Hari semakin malam,tak ada rasa kantuk sama sekali yang terlintas di diri Yoojong,membuatnya semakin anteng dengan pelajarannya,karena terlalu lama belajar,kini ia kelaparan dan kehausan,Yoojong keluar dari kamarnya dan turun kelantai bawah,rumahnya masih terang,sama sekali tidak gelap,karena memang disengaja. Ayahnya selalu menyalakan lampu jika malam hari,karena pasti kedua anaknya masih berkutik dengan pelajaran dan pasti akan merasa kelaparan,jadi selain menyalakan lampu,makanan pasti akan tersedia di meja makan.

Benar sekali,makanan enak sudah tertata rapih di meja makan,Yoojong hanya tinggal mengambilnya dan memakannya,pada saat Yoojong sedang memindahkan makanan kepiringnya,seorang namja tinggi mengagetkannya,itu Kris,ia juga pasti kelaparan,tanpa membuka pembicaraan,Kris mengambil piringnya dan mengambil bagiannya lalu memakan makananya didepan tv sedangkan Yoojong di meja makan.

Sudah kebiasaan Kris makan di depan tv,namun kebiasaan itu berbalik pada Yoojong,ia sama sekali tidak bisa makan didepan tv,itu akan mengganggu selara makannya.

Selesai makan,Yoojong menyimpan piring bekasnya di tempat cuci piring,terlalu malas untuknya mencuci piring. Dan sesudah itu ia membawa 2 gelas air putih,satu untuknya dan satu lagi untuk Kris,saat Yoojong baru saja akan memberikan minumannya pada Kris,ia mendapati Kris tergeletak tidur di sofa depan tv,namja ini mempunyai kebiasaan yang buruk,setelah makan langsung tidur.

“ Oppa.. Irona.. Kau tidak boleh tidur disini,kau harus tidur dikamarmu. Irona.. “

“ Oe? Apa ini sudah pagi? Mengapa aku ada disini? “

“ Kau ketiduran,sana pergi ke kamarmu,kau tidak boleh tidur disini,ohiya,ini.. minum dulu,tidak baik sesudah makan tidak minum dan memilih tidur,aku duluan,bye.. Good Night “

Pintu kamarnya sudah tertutup dan kini ia kembali berkutit dengan buku-buku yang harus ia selesaikan. Buku terakhir,dan semakin lama ia semakin lelah,mata Yoojong sudah tidak berenergi dan akhirnya tertutup tanpa izin,ia tertidur dengan kepala yang tertunduk dengan menempel pada halaman buku.

Tuan Kim yang terbangun tengah malam karena sengaja untuk mengecek keadaan kedua anaknya yang selalu kecanduan buku setiap malamnya. Saat ia melihat kamar Kris,Kris sudah tertdur nyenyak. Berbeda saat ia memasuki kamar Yoojong selalu seperti ini,Tuan Kim pun membenarkan posisi Yoojong dengan menggendongnya dan menempatkan Yoojong dikasur nyamannya,mematikan tv dikamar Yoojong dan setelah itu ia kembali ke kamarnya dan kembali tidur.

-……-

Matanya masih sangat sembap,saat belajar kemarin malam,ia sama sekali tidak focus,walaupun ia mengambil jangka waktu yang lama untuk belajar namun ilmu yang ia dapat hanya lah sedikit karena ia masih berusaha keluar dari masalah nya sendiri.

Yoojong menarik tubuhnya untuk segera memasuki kamar mandi dan bergegas mandi. Dan kini tubuhnya ada didepan pintu kamar mandi,matanya menyipit saat melihat sebuah kertas putih tertempel di pintu,ia mencabut kasar kertas itu dan membacanya namun matanya masih sedikit samar,dan kini ia mengusap-usap matanya berusaha mengembalikan penglihatannya,

“ Selamat hari menunggu.. ? Ige mwoyaa?Oe?Ha-ppy white day?Dari siapa ini? Mengapa harus ditempel di depan pintu kamar mandi? Pabo “ Kertas yg tadi baru saja ia perhatikan lekat kini sudah ia remas-remas dan ia buang dengan kasar ketempat sampah,namun tidak masuk.

Setelah selesai mandi dan sudah memasang handuk,kini ia tinggal keluar,namun ada yang aneh disini,kenop pintu kamar mandinya tidak berjalan dengan baik,kenop itu terkunci dari luar,ia semakin panic dan akhirnya berteriak ia sangat panic,Yoojong berteriak seraya menggebrak-gebrak pintu kamar mandinya.

“ Hey!!! Pleasee!! Let me out!!! “

DEG!

Pintu kamar mandi terbuka sendiri,wajah yang awalnya panic dan akan menangis berubah menjadi wajah cantik dan kedua sudut bibirnya terangkat bebas,ia tertawa menatap seluruh ruangan kamarnya penuh selidik,ia senang. Seakaan semua masalahnya hilang,ia menatap namja yang berdiri didepannya masih dengan senyuman.

Kamarnya kini menjadi semakin indah,memang sudah dari awal kamarnya serba pink namun sekarang hiasan kamarnya bertambah dan dikasurnya sudah ada banyak boneka ditambah banyak coklat serta permen disana. Lampu-lampu hiasan serta gantungan-gantungan pun kini tertata rapih di kamarnya,dan membuatnya semakin senang. Tidak lupa,ada ddokbukkie dengan dibungkus oleh bungkusan berwarna pink,membuat kamarnya menjadi semakin lucu. Sudah dari sananya Yoojong sangat menyukai hiasan,makannya dikamarnya hanya terdapat hiasan yang lekat akan warna pink.

Di sela senyumannnya,ada satu hal yang ia lupakan,ia masih menggunakan handuk pinknya.

“ Kau lucu sekali,koala bodoh!! Cepat ganti bajumu dan kutunggu dimeja makan! HAHAHAHAHAHA “

“ Aahhh oppaa… Jeongmal gomawo!! Saranghamnida!! “

Setelah selesai mengganti pakaiannya dengan pakaian kaos hitam dengan lambang sekolah disebelah kiri dan almamater merah juga rok pendek berwarna merah dan semakin memberi kesan anak yang lembut dengan kaos kaki hitam dibawah lutut dan flatshoes merah.Semuanya terlihat matching.

“ Kau suka? “

“ Suka sekaliiii,emm. Mianhae oema,aku tidak suka kimchi,aku akan memakan ddokbukkie pembelian oppa,gwenchana? “

“ Yee,gwenchana. Jika memang kau lebih suka itu,ayo habiskan “

“ Aku sudah menghabiskannya,aku pergi. Bye!! Emmm?Ahjumma mana kunci mobilku?Nah.. Annyeong!!! “

“ Suara cemprengnya tidak berubah “

Lagi-lagi ada sebuah catatan kecil didepan kaca jendela mobilnya dan membuatnya harus keluar untuk mellihat isi kertas tersebut. Sedikit kesal,ia menutup pintu mobilnya kasar,bagaimana tidak? Sebentar lagi ia akan terlambat. Yoojong belum sama sekali membaca isi pesan tadi,ia memasukkan pesan itu kedalam tasnya dan segera melajukan mobilnya ke sekolahnya dengan kecepatan sedang.

Sesampainya di tempat parkir sekolah,ia mengambil tasnya di sebelah kursi lalu keluar,teriakan namja mengiringinya,dan semakin membuatnya kesal,ia tidak suka seperti ini,ia sangatlah kampungan baginya.

Yoojong semakin mempercepat langkahnya menuju kelasnya,dan saat ia diambang pintu,Krystal terkejut saat mendapati sosok Yoojong menggenggam banyak coklat dan perman serta ada beberapa kotak cincin,dengan wajah yang innocent namun masih memberikan kesan cantik.

“ Kau terlihat bodoh,darimana kau dapatkan ini? “

“ Tadi diperjalanan menuju kelas para namja mendekatiku dan memberikan ku ini semua,itu menjijikan. Aku belum pergi ke lokerku,kau harus mengantarkanku ke lokerku dan menyimpan ini “

“ Geureu,kajja “

Masih dengan tawa yang semakin menjadi,dengan ikhlas Krystal membantu Yoojong membawakan coklat dan yg lainnya menuju loker Yoojong. Setelah sesampainya di loker Yoojong,Yoojong menggerutu kesal saat lokernya yang semula masih sangat bersih tanpa noda dan tentu saja berwarna pink,kini menjadi mading baru,banyak sekali catatan tertara disana membuat loker itu menjadi serba pesan.

Yoojong mencabut kertas-kertas itu kasar dan memasukkan semuanya kedalam tas lalu membuka lokernya dan tentu dengan kasar pula

BRUURRR

Saat pintu loker terbuka,Krystal lebih dulu terkejut dan setelah itu Yoojong lah yang terkejut,coklat,permen,boneka dan kotak-kotak lain berhamburan keluar membuatnya sedikit kesal namun ada selaan senang dihatinya. Ditatanya rapih semua hamburan-hamburan barang tadi,tentu dengan senyuman namun setelah itu ia mendengus sedikit kesal.

“ Mengapa semua orang memberiku semua ini? “

“ Apa kau tidak tau ini hari apa? “

“ Memangnya hari apa,Krystal-ah? “

“ Hari ini White Day “

“ Apa White Day se-NORAK ini? “

“ Heyyy,orang asing,ini budaya korea “

“ Oh! Ayee… Akhirnya selesai… “

“ Kau harus membawa semua ini nanti saat kau pulang “

“ Dan kau harus membantuku,kajja kita kembali kekelas “

Yoojong dan Krystal sudah ada didepan pintu,dan saat mereka masuk,mereka kembali mendapatkan pemandangan yang membuat mereka terkejut lagi,di meja mereka banyak sekali coklat,permen,boneka dan kotak-kotak lainnya,itu semua sudah memenuhi meja mereka,benar-benar tidak ada ruang di meja mereka.

Karena memang Yoojong dan Krystal adalah murid yang sangat cantik,jadi barang2 yang ada dimeja mereka bukan hanya untuk salah satu dari mereka,jadi mereka harus memilah mana milik mereka masing-masing.

“ Ini milikmu.. Dan ini miliku.. Ini milikmuu,juga milikmu.. “

“ Punyaku,punyamu,punyaku,punyaku,punyaku,punyamu,namamu,namamu,aihh banyak sekali “

Disela mereka merapihkan meja,Guru sudah datang dan mereka berdua tersentak dan segera memasukan barang2 yang menggangu ke kolong meja. Untung mereka sudah memisahkan mana milik Yoojong dan mana milik Krystal,dan semua ini sedikit menguras tenaga mereka.

“ Anak-anak… Hari ini ada pengumuman,saya masuk kesini bukan untuk mengajar,saya akan memberi tahu bahwa hari ini,sekolah di free class kan karena semua guru akan mengadakan rapat dan dimohon dengan sangat jangan membuat keributan,terima kasih. Annyeong “

Murid-murid dikelas 1A langsung bersorak senang,sedangkan 2 insan pintar ini biasa saja,karena memang mereka membutuhkan pelajaran,mereka tidak terlalu senang akan free class. Sedangkan anak-anak lain memilih untuk pergi kekantin,olahraga dan lainnya,Yoojong dan Krystal memilih untuk pergi ke taman sekolah dengan membawa beberapa buku,pastinya.

“ Kau harus membaca catatan milikmu,Yoojong-ah “

“ Aku akan membacanya nanti dirumah. Bagaimana denganmu,Krystal-ssi? “

“ Aku akan menyimpannya,lebih baik aku membaca buku pelajaran “

“ Ini untukmu… “

Kaget,super kaget,Yoojong yang sedang berbicara ringan dengan Krystal,terkejut akan sebuah boneka yang ada menyambar dihadapannya,boneka yang hampir mirip dengan Pinky namun ukurannya lebih besar dan berwarna putih,Yoojong dengan penasaran melihat kearah tangan yang terulur memberikan boneka lucu itu,

“ Untukmu “ ulang namja itu lagi

“ U-untukku? Jinjja..? “

“ Kau tidak mau? “

“ Aihh,gomawo oppa… Jeongmal gomawo “

“ Ohiya,kutunggu kau di taman sungai han pukul 5 sore “

“ MWO?! D.o oppa..! “

“ Apa? “

“ Aniya.. Sampai ke-ketemu? “

“ Yoojong.. Kau ?“

“ Krystal!!!! Kau lihat?! Omoo,apa aku mimpi? Bangunkan aku!!!!

“ Kau tidak bermimpi,Yoojong…. “

Yoojong benar-benar masih belum mengerti akan keadaan yang baru saja ia alami,sosok namja cinta pertamanya yang selalu ia pikirkan,yang membuatnya menangis dan kini membuatnya terkagum sekaligus terkejut,mulai sekarang,namja yang ia harapkan adalah nappeun namja seperti D.o. Ia tidak perduli akan bagaimana hasil akhirnya yang ia tau saat ini adalah Yoojong mencintai D.O.

Hari ini memang benar-benar free class,selama pelajaran kosong,Yoojong dan Krystal masih anteng berada di taman,karena memang selain sejuk,suasananya tidak terlalu berisik karena berada di belakang sekolah. Krystal yang mungkin sudah merasa bosan menutup bukunya dan meminum segelas ice latte yang ia punya pemberian namja yang menghampirinya. Berbeda dengan Yoojong,earphone di telingannya masih menempel dan jari-jarinya masih menulis rumus-rumus.

“ Yoojong-si!!! “

Dari kejauhan,ada namja tampan melambai-lambaikan tangannya pada Yoojong dan meneriaki namanya,namun karena earphone di telinganya masih menempel dan alhasil Yoojong tidak mendenggar sumber suara. Krystal yang ada disitu meneloh kebelakang melihat namja yang memanggil nama sahabatnya itu.

Krystal memasang wajah bingung dan mengerutkan keningnya,itu Baekhyun. Apa yang ia butuhkan pada Yoojong?

“ Hey,Yoojong lihat itu “

“ Emm? Nde?Apaa? “

“ Ituuu.. “

“ B-Baek-Baekhyun Oppaa..? “

“ Hallo Yoojong-ssi “

“ Ha-Halloo.. Apa yang oppa lakukan disini? Aku sedang belajar “

“ Apa aku mengganggumu? Aku hanya ingin memberikanmu ini “

“ Oe? Bukankah ini? Ini kan..Apa kau? Ini boneka yang kau beli kemarin.. Apa maksudmu.. “

“ Yaa… Kau yeoja yang kusukai,Yoojong-ssi “

DEG!!!!!

Lagi,lagi,dan lagi. Hatinya teriris mati,Baekhyun kembali membuat hatinya rumit,Yoojong benar-benar menyukai D.o namun disisi lain,Baekhyun datang di kehidupannya,membuatnya semakin bingung,apa maksud dari semua ini? Apa cinta serumit ini? Apa seorang yeoja yang tidak pernah mempunyai namjachingu mengalami cinta pertamanya seperti ini? Atau mungkin kebahagian belum dapat dirasakan oleh Yoojong?Hatinya semakin sakit dan bertambah sakit.

Baekhyun yang masih mengulurkan boneka yang menggenggam coklat di tangannya dan kali ini kembali dibuat bingung oleh Yoojong yang melamun,akhirnya Baekhyun menggerak-gerakkan bonekanya didepan wajah Yoojong masih dengan menunjukkan senyumannnya membuat Yoojong tidak berani melihatnya.

“ Yoojong-ssi,ini.. Terimalah.. Kau tidak perlu menjawab apa kau suka padaku atau tidak,aku akan menunggumu. Inii… aku harus kembali dulu kekelas “

“ Emm,jeongmal gomawo oppa…Ehh?Baekhyun oppa!! “

“ Nde? “

“ Bisakah kau memanggil Kris oppa untuk menemuiku disini? “

“ Yaa.. “

“ Go-gomawo.. “

Setelah melihat punggung Baekhyun yang semakin lama semakin menghilang dari pagar taman,Yoojong menatap kosong boneka di depannya,sedangkan Krystal meminum habis minumannya dan melihat Yoojong,seketika matanya terbuka lebar saat melihat mata Yoojong mengeluarkan butiran butiran air,Yoojong menangis.

Krystal tidak habis pikir mengapa Yoojong menangis,bukannya seharusnya dia senang?

“ Yoojong kau menangis.. “

“ Aih tidak Krystal-ah,aku hanya kelilipan “

“ Cihh,kau.. Jangan berbohong padaku,kau tidak pandai berbohong. Ayo ceritaa “

Yoojong tidak dapat menahan tangisannya lagi,ia menangis dalam diamnya,ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Krystal tau bahwa Yoojong sedang menangis,yang bisa ia lakukan adalah menatap Yoojong penuh cemas,ia tidak mau mengusik Yoojong,ia tau hati Yoojong pasti sangat sakit sekarang.

Krystal masih mempertahankan posisinya,menatap Yoojong. Dan sama seperti Yoojong,ia masih mempertahankan posisinya namun kini tangannya ia lipat di meja dan menutup mukanya dan suara tangisannya semakin lama semakin terdengar,Krystal semakin khawatir.

Tak lama,Kris datang,Krystal langsung berdiri dan mendekati Kris dengan wajah panic,Kris tentu terkejut ia tidak tahu apa yang terjadi pada Yoojong sehingga membuat Krystal panic

“ Oppa.. Yoojong,menangis.. “

“ MWO?! “ Kris benar-benar terkejut,ia langsung berlari menuju Yoojong dan benar saja,suara isakan Yoojong sudah terdengar di kupingnya.

“ Yoojong.. “

“ Oppaa? “

Melihat Kris udah berdiri manis disampingnya,Yoojong langsung berdiri dan memeluk Kris,lagi dan lagi. Jujur saja,menurut Yoojong,setiap kali ia memeluk Kris,ia merasa sangat tenang,benar-benar tenang. Kris membiarkan Yoojong tenang,sekarang ia hanya bisa mengusap-usap rambut Yoojong lembut membuat adik kesayangannya nyaman dalam dekapannya dan masalahnya sudah tidak ia pedulikan lagi.

Untung saja suasana di taman belakang sekolah ini menyejukkan,sedikit membuat Yoojong tenang,Krystal yang sedaritadi melihat kedua adik kakak didepannya ini,menyuruh Kris untuk duduk dan bawa Yoojong duduk pula dan perlahan tangisannya reda,dan ia mulai angkat bicara.

“ Pada akhirnya,yang kuatlah yang akan menang,bukan? Dan kini,aku kalah,dan perasaanku lah yang menang. Betapa bodohnya aku dikalahkan oleh sebuah perasaan. Cihh,pantas kau selalu memanggilku bodoh,aku memang benar-benar… Bodoh “

“ Tidak seperti itu Yoojong,kau masih belum menemui puncak kemenanganmu,kau harusnya lebih menjadi kuat! Lawan semua perasaanmu,kendalikan dirimu,sadarilah bahwa seorang namja akan mengubah semua kehidupanmu dan jangan biarkan itu terjadi “

Kris benar,haruskah namja mengubah hidup sosok yeoja itu sendiri? Itu tidak boleh terjadi,biarkan namja masuk kedalam kehidupanmu tapi bukan berarti namja itu mengubah hidupnya.

Yoojong kembali pada kelamunannya,ia benar-benar memikirkan semua yang dikatakan oleh Kris,mencerna semua perkataan Kris per suku kata,dan yang harus ia lakukan adalah menemui puncak kemenangannya dan menjadi orang yang lebih kuat serta mengendalikan dirinya lalu mengalahkan perasaannya yang terus saja merajainya.

“ Kau sudah lelah belajar,sekarang ayo kita ke kantin,kau belum mengisi perutmu “

“ Yoojong,benar kata Krystal. Kajja,kita ke kantin,aku akan meneraktirmu “

“ Geureu,kajja “

-…….-

Sesampai di kantin,Kris tidak berbohong,ia meneraktir Yoojong dan juga Krystal,meski Krystal sudah menolak,Kris tetap memaksa dan lagi lagi Krystal kalah untuk menolak teraktiran dari Yoojong maupun Kris.

“ Berikan kami 3 bulgogi dan emm… Kalian ingin minum apa? “

“ Berikan jus strawberry untuk Yoojong “

“ Aku ingin jus alpukat “

“ Yoojong strawberry,Krystal alpukat.. Aku.. Aku ingin jus sirsak saja “

Tidak terlalu lama,makanan dan minuman sudah ada didepan wajah mereka masing-masing. Kris mendahuli mereka makan,dan disusul oleh Yoojong lalu Krystal. Mungkin dengan melihat jus strawberrynya berwarna merah kemudaan,menambah moodnya sedikit naik.

“ Woaahh,Kris.. Jahat sekali kau makan dan..Kau sedang meneraktir? Kalau begitu kau harus meneraktir kami! “

Kedatangan namja tinggi yang ternyata namanya adalah Chanyeol itu membuat ketiga orang yang sedang makan ini terkejut,Kris yang menyadari semua temannya mendatanginya,ia tersenyum dan mempersilahkan mereka untuk memesan dan dialah yang akan membayarnya.

Tiba–tiba saja Yoojong menggebrak meja kantin dan pergi meninggalkan kantin,entah apa yang membawanya emosi melihat kedatangan teman-teman Kris,yang pasti saat Kris mempersilahkan teman2nya duduk ia langsung berdiri dan menggebrak meja lalu berlari menuju kelasnya dan disusul oleh Krystal. Ada apalagi dengannya?

“ Apa dia tidak suka kehadiran kami? “

“ Entahlah,Suho. Sedang ada yang menjanggal dihatinya,tadi ia menangis dan aku ajak kemari eh sekarang ia marah lagi,aku akan bicara dengannya nanti,sekarang kalian pesan saja apa yang kalian inginkan “

“ Wooaahhh Kris kau tidak ragu meneraktir kami,sedangkan Suho,kami harus memenuhi syarat agar ia meneraktir kami! “

“ Hey Byun Baekhyun! Kami bicara itu lagi,aku tinju “

“ Kau tidak pandai meninju! Jika kau meninju Baekhyun hyung,maka aku akan bergerak. Hahaha “

“ YAK!!! Zitao,Byunbaekk!!! Liat saja! “

Sementara Krystal yang masih berusaha mengejar Yoojong dengan terus meneriaki nama Yoojong tetapi masih belum ada respon,hati Yoojong pasti hancur lagi saat ini dan Krystal tau itu tapi ia harus tau apa yang terjadi.

Yoojong sudah duduk manis di kursinya dengan earphone yang kembali menempel di telinganya dan buku bacaan yang ada di tangannya saat Krystal masuk ke kelas. Krystal sedikit tenang ternyata Yoojong tidak akan menangis lagi dan memilih tenang.

“ Gwenchana Yoojong-ah? “

“ I’m okay,it just got a little angry when he come “

“ bisa kah kau tidak berbicara dengan bahasa asing? “

“ Aku tidak apa apa,Krystal “

Tapi tidak,Krystal. Hatiku sakit lagi..Bagaimana bisa Baekhyun Oppa berada didekat D.o Oppa tadi?Itu terjadi didepan mataku dan mana bisa hatiku tidak apa-apa? Aku sakit sekali,Krystal. Hatiku benar-benar sakit dan sebentar lagi mungkin… Hancur

-……-

Sekarang adalah pukul 2 siang dan pihak sekolah memerintahkan seluruh murid untuk pulang lebih awal,Yoojong yang sudah muak dengan keadaan di sekolah memilih untuk segera pulang sebelum ia mengatakan sesuatu pada Krystal dan Krystal mencoba untuk menerima itu.

Baru saja Yoojong akan membuka pintu mobilnya ada tangan yang menyambar tangan Yoojong yang akan membuka pintu mobil dan yang sangat membuat Yoojong terkejut,tangan yang menyambar tangannya tadi adalah tangan D.o!

“ A-ada apa oppa.. ? “

“ Kau tidak akan melupakan janji mu kan? “

“ Yang mana? “

“ Sungai Han “

“ Aaa,iyaa.. Aku ingat,aku akan ke- “

Belum menyelesaikan kalimatnya,D.o sudah meninggalkan Yoojong. Benar-benar nappeun namja~

Diperjalanan pulang,ponsel Yoojong terus saja bordering tanda ada telfon,dan telfon itu dari Kris yang khawatir akan keadaanya,setelah kejadian penggebrakan meja,Kris sudah tidak melihat sosok adiknya jadi kali ini ia benar-benar mengkhawatirkannya,dan dengan sikap tidak peduli,semua telfon kris ia abaikan.

Yoojong tidak pulang langsung kerumahnya,melainkan ia pergi ke kios ddokbukkie yang kemarin ia datangi dgn Baekhyun. Dengan seragam yang masih ia gunakan dan tas sekolah yang masih menyangkut di punggungnya mengundang banyak pasang mata terarah padanya namun ia tidak terlalu peduli.

“ Berikan aku 2 ddokbukkie,yang satu dibungkus dan yang satu akan aku makan disini,juga 1 coffe latte “

Karena menunggu sedikit lama,Yoojong memilih untuk membuka ponselnya dan benar saja,15 panggilan tidak terangkat dan itu semua dari Kris,Yoojong sedikit bosan dengan isi di ponselnya jadi ia memilih untuk memasukkan kembali ponselnya kedalam tas,dan saat ia akan memasukkan ponsel ada satu hal yang ia lupakan,banyak sekali catatan pesan yang belum ia baca dan itu benar-benar memenuhi isi tasnya.

Selang waktu,pesanannya datang,dan sejujurnya,ia benar-benar belum kenyang akan makanan yang ditraktir oleh Kris tidak sepenuhnya masuk ke mulutnya karena moodnya hilang saat melilhat kedua sosok yang ia sukai sedang bersebelahan didepan matanya.

Disaat Yoojong sudah menghabiskan setengah ddokbukkienya,ia melihat sosok yang ia kenal bahkan sudah asing berada di ambang pintu kios,senyumnya mengembang membuat mata Yoojong tidak berhenti terus-menerus menatap sosok itu tidak beralih,itu Baekhyun.

Baekhyun berjalan masuk kedalam kios,Yoojong berusaha untuk berpura-pura tidak melihat Baekhyun,namun itu terlanjut,Baekhyun sudah mengunci keberadaan Yoojong dan kini ia berjalan menuju meja Yoojong.

“ Yoojong-ssi ? “

“ What? “

“ Oe? Boleh aku duduk disini? “

“ Emm oppa sepertinya aku harus pulang,Kris oppa sudah menelfonku,bye “

“ Ohiya. B-Bye.. “

Lagi-lagi Yoojong lari dari Baekhyun,ia tidak bisa lebih lama lagi bersama Baekhyun,ia tidak kuat jika harus melihat sosok wajah Baekhyun didepan wajahnya lagi,ia tau Baekhyun sangat tampan,selalu ceria,tidak pernah berbuat dingin padanya,tapi satu hal yang selalu terlintas di pikiran Yoojong,ia benar-benar mencintai d.o lebih dari ia mencintai Baekhyun,namun tetap saja,setiap ia melihat Baekhyun,hatinya luluh dan cara yang selalu ia lakukan untuk membuang jauh-jauh perasaanya adalah menjauh dari Baekhyun,tapi itu benar-benar cara yang salah.

Ditempatnya,Baekhyun menatap terus punggung Yoojong yang semakin lama menghilang,Baekhyun menatapnya sedih,apa salahnya? Apa karena tadi ia menyatakan perasaannya? Itu semua menjanggal dipikirannya.

Berdiam di mobilnya sejenak,Yoojong belum mau untuk pulang,ia masih memikirkan sikapnya pada Baekhyun,ia tau sikapnya terlalu jahat,ia tau Baekhyun mencintainya tulus tapi entah mengapa Yoojong tidak bisa membalas cinta Baekhyun meskipun ia benar-benar mencintai Baekhyun juga.

“ Maafkan aku oppa.. Aku sangar mencintaimu,benar-benar mencintaimu. Hanya.. Semua ini rumit,aku bahkan tidak bisa menjauh darimu,hatiku ingin terus berada denganmu… “

-……-

Sesudah memarkirkan mobilnya di garasi,Yoojong diam sejenak di mobilnya,sekian lama diam,ia melihat sebuah benda yang melingkar di lengan kirinya,jam tangannya sudah menunjukan pukul setengah 4 sore dan itu artinya ia harus segera bersiap bertemu dengan D.o.

“ Oh my god! I forgot! “

Sedikit berlari,ia masuk kerumahnya cepat,namun sial,Kris sudah melipat kedua tanganya didepan dada dan memandang Yoojong penuh kesal,Yoojong sudah mendapati niat Kris untuk memarahinya,yang harus ia lakukan adalah segera kekamarnya,bersiap dan pergi namun keadaan Kris berada di depannya benar-benar menganggunya. Dan sekarang yg dilakukan Yoojong adalah tersenyum dan berjalan perlahan.

“ Mianhae,Oppa.. Aku ada janji dengan seseorang,kau tidak boleh menghalangiku.. Ann- “

“ Nugu?! Kau harusnya mengangkat telfon dariku,pabo! Kau membuatku cemas! “

“ Tadi aku mempir ke kios ddokbukkie! Ini untukmu! I must go now! Awas! “

Yoojong mendorong tubuh Kris paksa karena telah menghalangi jalannya,entah mengapa saat Yoojong mengatakan bahwa ia harus pergi,Kris senyum menyeringai,entah mengapa.

“ Oppaaa…. Bantu aku!!! “

Rengekan Yoojong dikamarnya tepatnya di lantai atas,terdengar hingga lantai bawah,Kris yang sedang meminum minumannya tenang langsung terkejut dan menyemburkan semua air yang hampir ia telan dan ia kini menggeram kesal atas tingkah adiknya itu seenaknya.

Kris yang namanya terus dipanggil oleh Yoojong akhirnya dengan malas menarik tubuhnya naik ke lantai atas dan menghampiri adiknya itu.

“ Oh My God Yoojong… Kenapa kamarmu menjadi berantakan seperti ini… Aigoo,kau… “

“ Aku bingung,pakaian apa yang harus aku pakai sekarang untuk bertemu D.o Oppa “

“ MWO?! “

“ Aku tidak punya waktu untuk menjelaskannya,help me please “

Tanpa banyak bicara,karena sang adik sudah sangaat memaksa,Kris akhirnya membantu Yoojong,sebenarnya apa yang Kris bantu sama sekali tidak ada untungnya,Yoojong meminta bantuan Kris untuk menilai penampilannya namun pada akhirnya semua usulan dari Kris selalu di tolak mentah-mentah oleh Yoojong.

Sekarang kamar Yoojong benar-benar berantakan,yang awalnya benar-benar rapih dan lucu kini menjadi kapal titanic kedua,tak ada lagi yang bisa menandingi keberantakan kamarnya. Kris yang kerjaannya masih ditolak mentah-mentah hanya bisa menggelengkan kepalanya,buat apa ia masih berada dikamar Yoojong sedangkan Yoojong masih menolak sarannya? Alasan dari Kris masih dikamar Yoojong adalah untuk membereskan semua baju yang berceceran,juga hiasan yang jatuh dari tempatnya.

Akhirnya Yoojong menemukan pakaian yang ia yakini pantas untuk ia pakai bertemu dengan D.o. Pakaian yang sangat simple sebenarnya,namun butuh waktu yang lama untuk menyetujui dirinya sendiri menggunakan pakaian yang ia kenakan sekarang. Sebenarnya pakaiannya memang simple,ia menggunakan kaos pink dengan gambar unicorn putih kesukaannya dengan rok hitam diatas lutut,juga blazer hitam yang sengaja ia pakai karena paksaan dari Kris,dan kini yang ia bingungkan,ia harus menggunakan heels apa.

Tas pink dan kunci mobilnya sudah ada ditangannya,hanya saja kakinya masih belum ada yang membungkus,kakinya masih belum dilekatkan oleh heels,dan kini Yoojong sedang berdiri di depan lemari tumpukan-tumpukan sepatu yang sedang menunggu ia gunakan.

“ Ahdaa… Apa aku gunakan ini saja? Ah aku tidak peduli “

Sekarang tampilannya sudah sempurna dengan heels berwarna hitam-pink yang pas sekali ia lihat,sepatu yang menutup kakinya hingga atas mata kaki itu menyelesaikan urusan Yoojong dengan gaya fashionnya,kini ia sudah berjalan menuju mobilnya,dan tebak siapa yang ada didalam mobil hitam sport menunggu didepan pagar rumah Yoojong? D.o! D.o menunggu Yoojong dengan penampilan dinginnya,Yoojong masih terpaku atas apa yang ia lihat,ia benar-benar terkejut.

“ Bukan kah sebenarnya kita ini berjanjian di- “

“ Kau lama sekali,cepat masuk “

D.o kembali membuat Yoojong tercengang,sikap dinginnya membuat Yoojong semakin menyukainya,sebenarnya dikalangan yeoja lainnya,sikap d.o yang dingin membuat banyak yeoja menyerah untuk mendapatkannya,dan pernyataan itu berbalik bagi Yoojong,ia malah semakin menyukai d.o,tidak ada rasa sakit hati bila d.o bersikap dingin padanya,ia malah semakin suka.

-……-

D.o dan Yoojong akhirnya sampai di Sungai Han,senyuman Yoojong mengembang saat keluar dari mobil d.o,ia berusaha keras agar hal bodoh yang harus tidak ia lakukan tidak akan ia lakukan,ia hanya berjalan santai namun senyumannya mengembang semakin besar,wajah cantiknya semakin cantik.

Berbeda dengan d.o,namja ini hanya memasukkan kedua tangannya pada saku celanannya dan berjalan bersisian dengan Yoojong dengan wajah yang selalu sama,dingin tapi tetap tampan. Hal itu lah yang membuat hati Yoojong jatuh padanya.

“ Kau ingin makan,Yoojong-ah? “

“ Boleh “

“ Kajja,kita kesana,disana ada kios ddokbukkie “

“ Ohh? Oppa tau darimana aku menyukai ddokbukkie? “

“ Hanya mengira “

Mengapa semua namja mengetahui aku menyukai ddokbukkie?! Cih..

Kios ddokbukkie yang d.o maksud adalah kios yang tadi baru saja dikunjungi oleh Yoojong dan Baekhyun,karena memang makanan di kios itu sangat enak,tempatnya pun strategis,untungnya kios itu berada di dekat taman sungai han,jadi mereka tidak perlu menaiki mobil mereka lagi untuk mencari tempat makan.

Yoojong sama sekali tidak menyangka,ia benar-benar terkejut,Baekhyun masih berada disana. Berbeda dengan d.o,saat Yoojong dan d.o masuk ke kios tersebut,saat d.o melihat keberadaan Baekhyun yg sedang melahap ddokbukkie miliknya,ia langsung menghampiri Baekhyun sedangkan Yoojong terdiam kaget,ia sama sekali tidak berharap bertemu dengan Baekhyun lagi disaat keadaan seperti ini.

Apa yang terjadi didepan mata Yoojong benar-benar mengiris habis hatinya,lagi-lagi dua namja itu bertemu dan lagi-lagi mereka bersama,didepan matanya. Semuanya tidak sesuai harapan Yoojong,ia benar-benar tidak menginginkan semua ini terjadi. Dengan terpaksa,Yoojong mengembang senyum palsunya untuk menyembunyikan keterpurukan hatinya,Yoojong pun memaksakan kakinya untuk berjalan ketempat dimana d.o dan Baekhyun sedang bersisian,sangat tidak diharapkan mereka harus duduk bersama.

“ Yoojong-ssi? Kau bersama d.o?Bagaimana bisa?Bukannya tadi kau baru saja dari sini? “

“ A-Aku mempunyai janji de-dengannya “

“ Ohh begitu,aku kira kalian bertemu dijalan,beruntung sekali aku bertemu kalian disini,walau tadi kau meninggalkanku,Yoojong-ssi. Hahaha “

“ Kalau begitu kau harus meneraktir kami,Baekhyun-ah “

“ Ahh tidak usah,oppa tidak usah meneraktirku,aku akan bayar sendiri,lagian aku sudah kenyang “

“ D.o-ah,kau kalah oleh yeoja,kau bahkan tidak ingin mengeluarkan uangmu “

“ Tidak usah banyak bicara,pesankan aku makanan dan bayarkan “

“ Ish,kau ini! “

Semuanya terasa canggung bagi Yoojong,ia tidak bisa banyak bicara,sedangkan d.o dan Baekhyun,mereka terus saja mengobrol dan hanya mendapatkan anggukan dari Yoojong bila dirinya merasa ikut dalam perbincangan mereka,yang Yoojong harapkan saat ini adalah pesanannya cepat datang dan ia ingin segera pulang,hanya itu untuk sekarang.

Pesanan sudah datang,mereka memakan ddokbukkie mereka dengan lahap kecuali Yoojong,nafsu makannya seketika menghilang,sebenarnya sekarang ia ingin menangis dan berteriak,namun sangat tidak mungkin semua itu ia lakukan sekarang,ia bingung,jika ia tidak cepat menghabiskan makanannya,akan semakin lama pula ia berada diantara 2 namja tampan ini,namun dikeadaan seperti ini,moodnya benar-benar hilang,alhasil,Yoojong memakan ddokbukkie sedikit demi sedikit.

Baekhyun dan d.o sudah menyelesaikan kegiatan memakan mereka,dan Yoojong pun menyerah,ia memilih untuk tidak menghabiskan makanannya.

“ D.o oppa,bisakah kau antarkan aku pulang? “

“ Mwo? Kenapa sudah ingin pulang lagi,Yoojong-ssi? “

“ Aku .. A-Aku harus belajar,appaku akan memarahiku jika aku tidak belajar “

“ Aigoo,begitukah? Mengapa kau dan Kris sangat diharuskan rajin belajar?Apa kalian tidak bosan hah? “

“ Haha,aku dan kris oppa sudah disuruh rajin belajar oleh appa dari kecil supaya menjadi sukses nantinya “

“ Makannya Baekhyun,kau harus rajin belajar supaya kau pintar “

“ D.O-ahh kau kata aku ini bodoh hah? Kau lebih bodoh daripada aku “

“ Ahh kau banyak bicara,kajja Yoojong ”

“ Nde,annyeong oppa,aku duluan “

“ Yee,annyeong,hati-hati dijalan “

Berhasil,akhirnya ia bisa keluar dari kios itu dan keluar diantara 2 namja yang sempat berdebat tadi,jujur saja,ia sebenarnya masih ingin berada dengan Baekhyun sekarang,namun kecanggungan mendominasikan dirinya,dan lagi,melihat d.o dan Baekhyun didepan matanya membuat hatinya semakin sakit.

-……-

“ Yoojong “

“ Nde? “

“ Kau hari ini cantik sekali “

DEG!

Kalimat dingin yang dikeluarkan oleh d.o benar-benar membuat tubuhnya tidak bisa bergerak lagi. Ia baru saja akan membuka pagar rumahnya,panggilan namanya yang membuatnya tenang ditambah lagi kalimat lanjutan yang benar-benar membekukan semua tubuhnya. Senyumnya terus mengembang tidak berhenti.

“ A-Apa aku tidak salah dengar,oppa? “

“ Kau cantik sekali “

“ Aa-a-a i-iya,go-gomawo hehe “

“ Aku pulang dulu,Yoojong. Selamat malam “

Semuanya masih belum tercerna sepenuhnya oleh Yoojong,ia masih tidak percaya bagaimana bisa d.o mengatakan itu semua,didepan matanya. Dan d.o mengulang kata itu lagi,membuat semua fikiran Yoojong hanya terpaku oleh perkataan yang di katakan d.o,ia masih tidak bisa mempercayainya.

Yoojong tidak langsung pergi ke kamarnya,ia baru menyimpan tasnya di sofa ruang tamu dan pergi ke taman belakang rumahnya,berdiam diri di ayunan dan melihat air-air kolam renang yang mengalir tenang,setenang hatinya saat ini,senyumnya tidak menghilang hingga sekarang,bahkan semakin mengembang.

Kris melihat sikap adiknya yang seperti orang gila,ia hanya menggelengkan kepalanya,dan akhirnya lampu cerah berdiri indah diatas kepalanya,ia memiliki rencana buruk untuk menjahili adiknya itu.

“ Kau cantik sekali “

“ Aih gomawo “

Yoojong benar-benar kehilangan kesadarannya,fikirannya masih dipenuhi oleh sosok d.o,ia bahkan tidak bisa membedakan lagi mana suara Kris dan mana suara d.o,tatapannya tepat didepan dan itu ia anggap d.o,semuanya serba d.o

“ YOOJONG! “

“ OW?! KRIS! YOU MAKE ME SCREAM IDIOT! “

“ WHAT?! Kau bilang apa?! Berani sekali kau bilang aku idiot,sini kau!! “

“ Kau memang benar-benar i- AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA ”

BYURRRR

Rencana Kris berjalan sempurna,sebenarnya ini rencana yang sangat jahat,Yoojong benar-benar langsung kesal,moodnya jatuh sekali,wajah cantiknya berubah menjadi wajah imut,saat ia sedang kesal Yoojong benar-benar lucu sekali.

“ Aigoo,nyonya muda,bagaimana bisa nyonya muda berenang menggunakan pakaian seperti ini? Kemari,ini handuknya “

“ KRIS IDIOOOOTTT!!!!!!!! “

“ Ohh,ternyata tuan muda menjahili “

“ Buatkan aku susu hangat!!! Palli!!! “

“ Nde,chamkamanyo!! “

Yoojong memasuki kamarnya penuh dendam akan kakaknya. Sejujurnya ia benar-benar kedinginanan,tapi kali ini ia sama sekali tidak ingin beradu mulut dengan Kris,toh akhirnya bibi pembantu akan memberikan keduanya coklat dan masalah selesai.

Sesudah mengganti bajunnya,Yoojong tidak ada niatan sama sekali untuk keluar kamarnya,ia merasakan tubuhnya benar-benar kedinginan,ia menutupi sekujur tubuhnya dengan selimutnya,ia bahkan tidak mengambil ponselnya untuk sekedar mengecheck,karena ponselnya berada di tasnya dan tasnya berada di lantai bawah.

“ Nyonya muda.. Ini susu hangatnya.. “

“ Simpansaja,ohiya tolong ambilkan aku tasku di sofa “

Seusai bibi pembantu pergi untuk mengambil tas,Yoojong meminum susu hangatnya perlahan,tubuhnya kembali berenergi dan kini ia kembali membayangkan wajah standar d.o yang mengucapkan beberapa kata yang masih sangat susah untuk ia cerna sampai sekarang,ia sangat senang dan tidak percaya.

“ Uhuk.. Uhukk.. Uhuukkkk “

“ Don’t talk! I don’t wanna talk to you! I hate you! “

“ Tapi kau sangat cantik sekali hari ini hahahahaha “

“ Can you quite?! I say,I don’t wanna talk to you!!! Go away! “

“ Lagian akupun tidak ingin bicara denganmu nona muda bodoh! “

Kris benar-benar menggoda Yoojong abis-abis,meski sedaraitadi Yoojong merasa kesal dengan godaan Kris tapi dia juga tersenyum-senyum saat Kris mengucapkan ulang apa yang diucap oleh d.o dan semakin membuatnya tidak menyangka.

-……-

Pagi pun tiba dan Yoojong sangat rajin dari sebelumnya,bila sebelumnya ia rajin karena jam 7 sudah siap pergi,kini ia sangat rajin,baru saja pukul 6 pagi ia sudah siap pergi,bahkan Kris pun baru bangun dari tidurnya.

“ Mwo?! Apa yang membuat anak appa rajin begini? Bahkan oppa mu baru saja mau mandi “

“ Karena pujian cantik dari hffthfhfthhftt “

“ Jika oppa melanjutkannya,aku tidak akan segan-segan bilang bahwa kau suka hffhttthhffthhh “

“ Hey hey hey,mengapa kalian menutup mulut satu sama lain begini? “

“ Ahaha tidak appa,mulut Kris oppa sangat bau,jika tidak ditutup akan merusak hiasan kesayangan appa “

“ Hah?! Apa katamu! “

“ Sudah sudah,sana mandi,kau ingin sarapan apa Yoojong? “

“ Aku sudah sarapan “

“ HAH?! Kau sangat sangat rajin Yoojong… “

Meskipun datang terlalu pagi,Yoojong tetap pergi kesekolahnya pukul 6 lebih 5 menit,ia tau bahwa ia terlalu pagi,maka dari itu ia pergi kesebuah toko bunga di dekat sekolahnya hanya sekedar ingin membeli sebucket bunga,ntah lah untuk siapa tapi rasanya ia benar-benar ingin membeli bunga.

Setelah ada di depan toko bunga yang buka di pagi hari ia mau keluar dari mobilnya tetapi sesosok namja yang tidak asing dimatanya ada disana sedang membeli sebucket bunga,Yoojong kenal namja itu tapi ia tidak tau itu siapa,bukan d.o ataupun Baekhyun,Yoojong pun keluar membawa tasnya dan mendekati namja itu,berpura-pura tidak mengenal namja itu meskipun memakai seragam sekolah yang sama.

Namja itu sudah mendapatkan bunganya,dan mencium bunganya,Yoojong baru saja memesan dan namja itu pas melihat Yoojong,ia senyum menyeringai melihat Yoojong yang berpura-pura sedemikian untuk tidak melihat sosok namja itu,ia ingat namja itu temannya Kris.

“ Oe? Yoojong? “

“ Ha? Mian,nuguya? “

“ Aku Sehun,apa kau ingat? “

“ Ah ya ya,aku ingat oppa “

“ Hahaha,sebenarnya kau tidak perlu memanggilku oppa,aku seumuran denganmu “

“ Mwo? Oppa kan sekelasl dengan Kris oppa,Kris oppa beda 2 tahun denganku “

“ Aniya,sebenarnya aku seumuran denganmu,seharusnya aku ada di kelas 1 namun hyungku ada dikelas 3A dan aku tidak mudah bergaul,jadi eoma memasukkanku ke kelas 3A dengan hyungku “

“ Loh? Memangnya bisa?Siapa oppamu? “

“ Bisa,hanya harus dengan test,jika pintar dengan nilai test tinggi maka kau bisa naik kekelas 3,hyungku adalah Kim Luhan “

“ Orrhh,ya ya aku tau,kau pintar ya “

“ Kau pun pintar,senang bisa bertemu denganmu dan bicara denganmu disini hehe,aku duluan “

“ Eh Sehunnie,tungguu.. Kau naik apa kesekolah? “

“ Jika dari rumah aku akan naik bus tp skrng aku akan jalan kaki “

“ Bukannya kau punya mobil? Mengapa tidak bersama dengan oppamu? “

“ Mobilku dibengkel,hyung sedang ada kompetisi sepakbola jd aku naik bus “

“ Kalau begitu kau naik mobil saja denganku “

Akhirnya dengan paksaan Sehun pun ikut dengan Yoojong,Sehun yang menyetir dan Yoojong ada disebelahnya,hanya itu alasan mengapa Yoojong mengajak Sehun pergi bersamanya kesekolah,dan Yoojong berfikir sejenak,jarak dari toko bunga tadi masih lumayan untuk pergi kesekolah,mengapa Sehun sangat berani akan berjalan kaki ke sekolah? Sungguh hebat menurutnya.

Dan karena penasaran,Yoojong memberanikan diri untuk bertanya pada Sehun dan mendapat jawaban bahwa jika ia menaiki bus lagi,itu tidak akan bisa,ia harus ke halte lagi dan sama saja ia harus berjalan dan sama saja karena halte ada tepat didepan sekolah.

“ Lalu,untuk siapa bunga itu? “

“ Untuk Naeun,dia sekelas denganmu,bukan? “

“ MWO?! Naeun yang pendiam itu? Ya ya aku tau,dia memang sekelas denganku,dia yeojachingumu? “

“ Iya,haha “

“ Ahhh,kalian cocok sekali,maaf bertanya,memangnya hari ini hari specialmu dengannya? “

“ Tidak,aku hanya ingin membelikannya bunga “

“ Waaaaaa,kau namjachingu yang baik “

Sekolah masih sepi,hanya beberapa anak yang sudah datang,dan jumlah anak yang sudah datang pun masih bisa dihitung oleh jari,hanya beberapa. Dan dilorong sekolah,mereka berpisah,kelas Yoojong jauh dari kelas Sehun ataupun Kris,maka dari itu dipertengahan mereka terpisah.

Dikelas Yoojong ternyata sudah ada Krystal,dia sedang memainkan i-podnya dengan earphone yang menempel di telinganya. Yoojong tersenyum dan duduk disebelahnya,Krystal uang menyadari kedatangan Yoojong terkejut dan membuka earphonenya lalu tersenyum. Ia sedikit aneh dengan kedatangan Yoojong yang membawa bunga dan senyum menyeringai yang super langka.

“ K-Kau kenapa? “

“ Antarkan aku cepat! “

Tidak basa basi,setelah menyimpan tas,Yoojong menarik lengan Krystal paksa dan berlari keluar kelas,untung keadaaan sekolah masih sepi,Yoojong masih leluasa untuk pergi kedaerah senior,ia berlari ke loker jajaran anak kelas 3A,Krystal kaget dan takut,mengapa ia memambawanya kesini?

“ Yoojong! Kau gila! “

Sementara Yoojong mencari-cari loker dengan tujuannya,Krystal yang masih panic dan mengecek keadaan,dan ternyata Yoojong menyimpan bunga yang tadi ia beli di loker d.o…

Krystal terkejut saat menyadari Yoojong menyimpan bunga itu di loker d.o,dan dia melihat sesosok senior yang akan belok dari lorong,Krystal langsung menarik lengan Yoojong cepat dan berlari cepat ke kelas mereka,untung saja mereka tidak ketahuan dan selamat sampai di kelas.

“ Kau memang gila,Yoojong “

“ Haha,capek sekali,antar aku beli minum ayo “

“ Huufffttttt…. Ehh..!! Yoojongg…!!! Ituu!!! “

“ D.o oppa? Lalu? “

“ TIDAAAAAKK…YOOJONG TIDAK….. KAJJA AKU HAUS “

“ Yeeee,kau ini “

-……-

Bel istirahat berbunyi,Krystal dan Yoojong sudah lebih pertama ada di kantin karena pelajaran sebelum istirahat tidak ada guru,dan mereka memilih untuk ke kantin untuk makan bukan ke taman untuk belajar.

Karena berbeda dengan kelas lain yaitu jam istirahat yang lebih lama,sedaritadi ayam bulgogi didepan mereka sudah habis,hanya ada satu hal yang masih membuat mereka diam di kantin bertiga-ditambah naeun yang baru saja datang-

“ Mengapa dia tidak datang-datang? Huftt,lama sekali “ seru Yoojong memecah lamunan 2 orang didepannya

“ Memangnya kalian sedang menunggu siapa? “ Tanya Naeun penasaran karena baru datang dan sudah disuruh ikut join dengan mereka

“ Kau akan lihat nanti “

Setelah menunggu dengan lumayan lama,akhirnya orang itu muncul juga di ambang pintu kanti dengan segerombolan namja-namja tampan lainnya,dan ini waktu yang tepat untuk Yoojong memulai aksinya,

“ Kajjaaaa “

Sesuai dengan rencana,Yoojong menarik Krystal dan Naeun keluar kantin. Mereka bertiga berpura-pura tidak melihat namja-namja tampan yang berpapasan dengannya,kecuali Naeun,ia melirik sekilas namjachingunya yang baru saja memberinya bunga.

Yoojong dan 2 temannya itu tidak benar-benar pergi dari kantin,mereka duduk dibelokan kantin dan memperhatikan namja-namja itu secara bersembunyi,namja yang ia harapkan untuk peka sama sekali tidak melihatnya saat berpapasan.

“ Ishhh,dia menyebalkan “

“ Rencanamu bodoh,Yoojong! “

“ Lalu?! Aku seperti itu saja ia tidak memperdulikan! Apa lagi jika aku memanggil namanya dan tersenyum padanya! Membuatku menjadi yeoja bodoh dihadapan banyak orang! “

“ Aku peduli padamu.. “

“ Eh? “

Yoojong yang sedaritadi sedang berbual mengeluarkan kekesalannya terkejut karena dibelakang ada suara yang benar-benar tidak asing ditelinganya,tapi suara itu tidak benar-benar seperti biasa,tidak datar melainkan nyaring. Ahhh pokoknya sangat berbeda.

Malu,sangat malu.. Kedua teman didepannya yang melihat sosok dibelakang Yoojong langsung bisu seribu bahasa,namja itu menyadari bahwa Yoojong sedang gagal menjalankan rencanya,karena sejak tadi ia tiba di sekolah,ia sudah tau rencana yang akan dilakukan Yoojong karena curiga dengan kerajinannya.

“ Aku akan peduli padamu,Yoojong.. “ Ulangi namja itu lagi

“ Hah? Apa? Kau bicara apa,Krystal? Mengapa suaramu berubah? “

“ Kau harus lihat aku “

WUPPP..

Yoojong yang sedaritadi berpura-pura untuk tidak mendengar dan berpura-pura untuk hanya berbicara dengan 2 teman didepannya kini sudah kalah,namja dibelakangnya memputar balikkan posisinya,kini Yoojong benar-benar lekat berhadapan dengan namja itu sekarang.

“ KRIS!!!!! “

“ Aigooo.. Sakitt!!! STOPP!! “

“ KAU INI!! “

“ Apa hah?! Ishh,sakit sekalii.. Kau memukulku keras sekali!! “

“ Aku tidak peduli! Kau yang membuatku kesal padamu!! “

“ Yeee!!! Aku tau apa yang ada dipikiranmu! Kau sedang berharap di- hfffttttfhftt “ lagi lagi Yoojong harus menutup bibir Kris rapat-rapat sebelum bibirnya mengeluarkan kata “d.o”

“ Kajja,Naeun-ah,Krystal-ah!! Kita kekelas!! “

Benar-benar malu,ia marah pada kakaknya sendiri didepan banyak orang,memang sudah biasa mereka bertengkar didepan banyak orang,namun kali ini berbeda,”namja itu” ada dibelakang Kris tadi,dan yang harus dilakukan Yoojong sekarang menanggung malunya,pasalnya sedaritadi “namja itu” melihat Yoojong yang sedang marah dengan wajah imutnya tadi.

“ Ahhh,ottokhe? Aku benar-benar malu “

“ Sudah kukatakan rencanamu bodoh sekali “

“ Yappp,kau harusnya menyukai namja seperti Sehun.. Dia baik,peduli,tampan,tidak dingin dan- “

“ Naeun-ahh!! Berhenti membanggakan namjachingumu itu menerus! Sekarang bagaimana ini aahh? “

“ Sudah jangan diperdulikan,sekarang lebih baik kita belajar biologi,sehabis ini kita ada ulangan “

3 yeoja cantik ini akhirnya bersama-sama mempelajari biologi untuk ulangan. Berusaha tenang,Yoojong menarik nafas panjang saat mengeluarkan buku biologi dari tasnya,

SLUP..

Pas saat buku biologi dikeluarkan dari tas Yoojong,seuntai kertas kecil keluar dari buku tersebut,Yoojong mengerutkan keningnya,tidak tau kertas ini dari siapa,dan ia berusaha untuk membaca isinya dengan seksama.

Kata perkata dicerna baik oleh Yoojong,dan tepat sudah dititik akhir kalimat,Yoojong berdiri dari duduknya dan berlari,entah kemana.

Krystal dan Naeun yang focus pada buku,terkejut melihat Yoojong keluar kelas,Krystal ikut berdiri namun tubuh Yoojong yang masih diambang pintu mengetahui Krystal akan mengikutinya dan Yoojong memberikan isyarat pada Krystal untuk tidak ikut,entah ada apa dan mengapa.

Yoojong berjalan cukup santai,memperhatikan sekitar dengan kertas putih kecil ditanganya. Dan sekarang tepat sekali ia berada di taman sekolah,ada beberapa siswa-siswi yang berada di taman sekedar untuk mengobrol dengan teman dan membaca buku,dan kini Yoojong berdiri di dekat pohon besar ditaman.

Senyumnya mengembang saat melihat d.o berada di ambang pagar taman dengan sikap datarnya,entahlah sekarang jantung Yoojong berdegup sangat kencang,ia terus tersenyum melihat kehadiran d.o yang berjalan kearahnya.

“ Yoojong-ssi “

“ Eh? Baekhyun oppa? “

Yoojong super kaget mendapati Baekhyun tiba dari sebelah kanan,entah apa yang dilakukan Baekhyun disini,tapi Yoojong masih mencari sosok d.o yang terhalang oleh Baekhyun.

“ Kau menerima surat dariku? “

“ Oe? I-ini.. Surat darimu.. ?? Bu-bukannya.. Lalu apa yang d.o oppa lakukan? “

“ D.o? “

“ Hey,haha aku hanya ingin masuk ketaman saja,lalu aku melihatmu.. dan juga.. Baekhyun.. Aku duluan “

Yoojong benar-benar tidak bisa bergerak,ia berfikir bahwa yang mengirimiya surat adalah d.o dan itulah alasan mengapa ia benar-benar bersemangat,tapi semuanya benar-benar membuatnya terkejut tidak menyangka,dia hanya bisa menatap 2 namja didepannya saja sekarang. Hingga akhirnya setelah d.o menepuk salah satu pundak Baekhyun,ia pergi membekaskan senyum seraya menatap Yoojong dan Yoojong hanya dapat melihat punggung d.o yang hilang semakin lama.

Indah.. Senyumnya indah sekali..“ batin Yoojong.

“ Yoojong-ssi “

“ Ah.. Yaa.. Ada apa? “

“ Kau taukan aku suka padamu? Aku suka padamu saat pertama kali aku melihatmu memperkenalkan diri didepan kelasku,entah apa yang membuatku suka padamu,tapi hatiku tidak bisa berbohong,aku suka padamu,aku sayang padamu.. Apa kau mau menjadi kekasihku? “

Pukulan keras datang pada Yoojong tanpa izin,ia hanya bisa menatap Baekhyun lekat sekarang,jantungnya memang berdegup sangat kencang,bukan karena deg-degan,hanya karena ia takut. Ia tidak tau harus bicara apa,Baekhyun yang masih menggenggam bunga dan tersenyum menatap Yoojong masih menunggu jawaban.

Senyuman Baekhyun membuatnya semakin takut,semakin tidak tau harus melakukan apa,dia bingung.

-……-

“ APA?! BAEKHYUN OPPA MENEMBAKMU?! “

“ Ayyyyy ya ya ya.. Naeun-ah,suaramu cempreng sekali.. “

“ Apa kau tidak berbohong Yoojong? “

“ Apa wajahku menunjukan aku berbohong Krystal-ah? “

“ Iya,aku tau kau pasti tidak berbohong.. “

“ Lalu kau jawab apa? “

“ Aku hanya bilang padanya aku akan menjawabnya nanti “

“ Yaaa.. Kau akan menjawabb apa? “

“ Aku tidak tau,Naeun-ah,tolong jangan membuatku tertekan.. “

“ Ahh, oke okee.. mianhae,kalau begitu,aku akan pulang,Sehun sudah menjemput “

“ Bukankah mobilnya dibengkel? “

“ Tadi dia baru saja mengambil mobilnya di bengkel dan katanya bengkelnya dekat dari sini yasudah dia mau menjemput,bye “

“ Yee,bye,Krystal,kau tidak akan pulang? “

“ Ahjussi sudah menjemput juga,aku pulang dulu,bye “

“ Ahh yaa.. Bye.. “

Yoojong sekarang sendirian dikamarnya,kedua temannya sudah pulang,entah mengapa ia sekarang merasa benar-benar kesepian,padahal sebelum selalu begitu,entah hatinya yang kesepian atau memang suasananya.

Ia ingin menceritakan semuanya pada Kris,tapi niatnya ia gagalkan karena ia mengingat kembali bahwa ia sekarang sedang membenci Kris,tapi ia butuhkan pelukan hangat dari kakaknya,saran yang membuatnya tenang,tapi kembali dia harus menjaga imagenya,jika ia membenci Kris ia harus tetap membencinya karena jika tidak,Kris akan mengolok-olokannya.

TRIIINGGTRRIIINGGG

Suara dari ponsel Yoojong terdengar ditelanganya,dari lantai bawah,Yoojong segera naik kelantai atas dan mengambil ponselnya lalu mengangkat telfon itu.

Tidak ada nama dari siapa yang menelfon dan Yoojong langsung mengangkat telfonnya tanpa rasa penasaran sama sekali

“ Yeoboseyo? Nuguseyo? Ada apa malam-malam? “ dengus Yoojong malas

Yoojong-ssi? Ini Baekhyun

“ Yee? Ada..APA?! “

Aigoo.. Kenapa kau berteriak,Yoojong?

“ Ahhh,no no no.. Ada apa? “

Aniyaa,hanya saja.. Aku merindukanmu

Yoojong sudah tidak bisa berfikir lagi,hatinya semakin kusut,ia langsung menatap kosong layar ponselnya,terdengar suara Baekhyun disebrang yang memanggil nama Yoojong terus menerus,dan semakin membuatnya sakit hati,ini akan menjadi cinta pertamanya antar Baekhyun/d.o. Tapia pa cinta pertama harus serumit ini?

Tuhan.. Aku tau aku memang bodoh.. Hanya saja aku merasa rencana ini sungguh rumit,aku tidak bisa memilih,aku… aku… aku benci hidupku… Apa orang bodoh sepertiku harus mendapatkan masalah seberat ini? Aku yakin rencanamu tidak akan melebihi batas kemampuan umatnya.. Aku tau.. Dan aku sadar,akutidak mampu,Tuhan.. Aku mungkin.. Bukan manusia..? Aku tidak pantas hidup,bukan? “

TBC

9 thoughts on “White Day (2/3)

  1. Ateara EXOtics berkata:

    Kisah cinta yg sungguh rumit >_<
    Kris walaupun suka mnjahili Yoojong, dia tetap sayang bnget dan peduli sana Yoojong, jadi iri sama keakraban mreka😀
    Terus masalah Yoojong ini bner-bener rumit… aku aja yg baca jadi bingung pilih Yoojong sama Baekhyun atau D.O
    Jadi penasaran sama cerita selanjutnya…
    Next chapter ditunggu lhooo….
    FIGHTING!!!

  2. Aurelia Putri B berkata:

    Akhirnya di publish jg niii:)
    Bikin greget banget ceritanya eon!!!
    Figthing buat selanjutnya!!
    Ditunggu yaaa:)

  3. Kai's fan berkata:

    aku reader bru thor.ceritanya bikin greget>.<.Yoojong bingung milih Kyungsoo atau Baekhyun.next cepetan thor#maksabanget

  4. Lauraaa berkata:

    Huaaaaaahhhhh kasian banget Yoojongnya:(
    Yoojongnya nerima Baekhyun gak thor? Aaaa penasaran bangeeett
    Percepat last chapternya thor!! Hwaiting:)

  5. D.OFanpageclub berkata:

    Woooahhhhh!! FF D.O kali ini keren nih:)
    Amazing hahayy,lanjut thorrr
    meski last chapter ya:(
    bikin ff baru thor hihi:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s