Falling In Love Chap. 2

Falling In Love2

“Falling In Love”

Author : gladiol

Length : Ficlet

Genre : Romance

Rating : General

Cast : EXO Member | Girl (You)

Author’s note :

Hai Hai Hai…!! Hallo Hallo..!! Salam kenal. Panggil aja gladiol…haha. Aku 91 liner, #tuaaa. Ini ff member yang selanjutnya setelah kemarin aku bikin versinya BaekHyun sama D.O., sekarang aku bawain versi Mama dan Anak yaitu tak lain dan tak bukan adalah Suho dan Tao…haha. Terinspirasi dari VCR Greeting Party “Hello” di Jepang beberapa waktu lalu, dan aku nambahin beberapa adegan dan cerita buat memperpanjang setiap ceritanya.

Terima kasih buat teman-teman reader yang udah nyempetin waktunya buat baca dan komentar. Terima kasih juga buat admin yang udah bersedia posting ff-ku ini…terima kasih…

Selamat membaca…

 

***

 

Kau harus bertanggung jawab atas penyiksaan yang kau lakukan padaku setiap malam

 

Tao POV

Saat ini aku baru saja datang ke kafe milikku. Aku diberi kepercayaan oleh kakakku untuk membuka usaha coffe-shop di Korea. Jujur saja aku malas mendatangi kafe hari ini karena mengantuk. Aku begadang semalaman karena ada sedikit masalah pada pengelolaan keuangan di kafeku ini sehingga aku harus segera membereskannya kemarin.

Aku hanya melamun didepan mesin pembuat kopi sampai kusadari dentingan lonceng di pintu masuk menandakan ada pelanggan yang datang.

Aku segera berdiri bersiap menerima pesanan karena aku sedang iseng menjadi barista untuk sekedar mengurangi kantukku. Namun aku hanya tersenyum saat menyadari siapa yang datang hari ini.

Rambut yang tidak terlalu panjang, kulit putih, badan mungil yang tidak terlalu tinggi, lalu senyum jenaka namun manis yang dimiliki pelangganku yang baru saja datang ini. Atau bisa kukatakan kalau dia ini pelanggan hatiku? Pelanggan yang selalu membuatku tersenyum sejak satu tahun yang lalu, saat aku mengenalnya di taman kampus tempatku menimba ilmu.

Segera kubuatkan kopi kesukaannya dan kuhidangkan kopi buatanku itu dengan senyum diwajahku. Tak lupa aku menghiasi kopi itu dengan krim yang kubentuk menjadi hati berharap ia mengerti maksudku yang membuatnya dengan penuh cinta untuk gadis itu.

Setelah pertemuan di taman satu tahun yang lalu, kami menjadi sahabat dan dia selalu menyemangatiku saat aku merasa terpuruk. Dia juga yang memberiku gelar “pria berwajah garang berhati Hello Kitty” karena kebiasaanku yang suka berjalan sendirian di pantai dan ikut menangis haru saat menonton drama bersamanya.

Itu sangat menurunkan harga diriku sebagai pria namun aku kembali percaya diri saat menyelamatkannya dari gangguan preman dengan kemampuan bela diri yang kupelajari sejak kecil. Dan sejak itu pula dia selalu memujiku dengan kalimat “Tao-ya, walau hatimu selembut Hello Kitty namun kau bisa mengalahkan preman itu layaknya Jacky Chan” sehingga aku selalu tersenyum saat mengingat perkataannya waktu itu.

Dia berceloteh panjang lebar saat ini, menceritakan tingkah keponakannya yang baru berusia satu tahun. Rasa kantukku telah hilang berganti rasa antusias mendengar suaranya memenuhi gendang telingaku, melihat senyumnya memenuhi ingatanku yang selalu terbayang saat aku akan pergi tidur, merasakan ketulusannya sehingga tanpa sadar namanya telah terukir dalam dihatiku.

Hei cantik, tidakkah kau sadar pandangan mataku yang penuh cinta ini selalu tertuju padamu?

Tidakkah kau sadar kalau hati lembutku ini hanya aku tampakkan untuk orang yang aku cintai?

Tidakkah kau sadar kalau dari tadi aku menahan diri untuk tidak menciummu agar kau bungkam tidak bersuara?

Karena jujur saja aku merasa tersiksa setiap malam karena mengingatmu, suaramu , dan senyumanmu, maka bisakah kau tidak menyiksaku lagi dengan menjadikan aku sebagai pemilik hatimu satu-satunya?

 

***

 

Aku ingin melihat senyumanmu yang bisa mengurangi lelahku

 

Suho POV

Kukayuh sepedaku mengelilingi perumahan yang menjadi tempat tinggal baruku selama tiga bulan ini. Suasana sore yang cerah menambah keceriaan hatiku. Bagaimana tidak? Satu bulan yang lalu saat aku menikmati suasana sore di taman, aku melihat seorang gadis dengan penampilan sederhana namun mampu membuat jantungku berdetak dengan cepat.

Sejak saat itu aku menjadi rajin berkunjung ke taman setiap pulang kerja, sekedar untuk melepas penatku dengan menikmati angin sore dan melihat anak-anak kecil yang bermain di taman.

Ah…tidak. Kuakui aku tidak sepenuhnya menikmati angin sore dan melihat anak-anak bermain. Tetapi aku juga ingin melihatnya. Melihat gadis itu yang selalu tersenyum melihat anak kecil yang berlarian.

Membuatku selalu ingin melihat senyumnya setiap hari sehingga bisa mengurangi lelahku. Setelah sering bertemu di taman akhirnya kuberanikan untuk berkenalan dengannya. Tidak hanya parasnya saja yang manis, ternyata dia juga sangat ramah.

Dia menjawab semua pertanyaanku dengan senyumnya itu. Hingga kuketahui bahwa dia juga warga baru diperumahan ini. Kami sering berkeliling perumahan menggunakan sepedaku ini. Dia selalu tertawa dengan ceria seolah tidak ada beban dalam hidupnya.

Hari ini aku kembali akan menemuinya di taman itu. Keadaan taman hari ini sedikit sepi. Kulihat dia berdiri di sudut taman yang jarang dikunjungi orang. Aku melambaikan tanganku dan dia melemparkan senyum manisnya itu. Kuputari dia menggunakan sepedaku, dia berada ditengah seolah dia menjadi porosnya. Kami saling melempar candaan tanda bahwa kami semakin akrab setiap harinya.

Aku melihat senyum itu lagi…

Senyum yang membuatku kecanduan setiap waktu…

Senyum yang bisa mengurangi lelahku…

Tolong … Tolong jangan tampilkan senyum itu dihadapan pria lain…

Karena aku akan menjadikanmu milikku, saat ini…

Hingga seterusnya…

 

***

TBC

 

Hahahahahaha #ketawanista. Maafkan author atas feelnya yang kurang ya reader…

Sekali lagi terima kasih udah nyempetin buat baca dan komentarnya ditunggu. Oiya, jangan lupa follow twitter author : @gladiol__24

Member selanjutnya segera menyusul…

One thought on “Falling In Love Chap. 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s