FF : Do Kyungsoo

tumblr_md8mpcOOmT1r1dcbso1_500-2-1_resized
Author : IndyAS
Cast : Park Jiyeon
Lenght : Ficlet
Rating: TSummary: Diam adalah sebuah pilihan. Hanya bisa bersuara dalam bungkam dan mencoba untuk bertahan dalam sebuah harapan.  Sampai akhirnya waktu menunjukan suaranya yang tersimpan.

 

Seandainya saja menyatakan perasaan itu semudah menuangkan air kedalam gelas-mengalir begitu saja. Seandainya saja menyatakan perasaan itu semudah mekarnya bunga di musim semi. Terlihat indah bukan? Tapi nyatanya itu bukan hal mudah. Setidaknya itu terkesan sulit saat kau tidak mempunyai sebuah keberanian.

Park Jiyeon mengalaminya. Gadis cantik dengan mata indah itu sudah merasakannya selama ini. Dia selalu menunggu orang itu. Tapi tidak pernah ada kata yang terucap. Jiyeon tidak mengenal pria itu. Bahkan namanya pun gadis itu tidak tau.

Semua berawal saat musim semi 4 bulan lalu. Dia selalu memperhatikan sosok itu dari balkon atas rumahnya. Jiyeon tidak pernah melihat pria itu sebelumnya. Mungkin karena pria itu penghuni baru di komplek atau karena dia yang tidak pernah tau dunia luar. Entahlah. Dan terlepas dari semua rasa penasaran itu, Jiyeon merasa ada yang berbeda. Pria dengan seragam sekolah dan tas yang bertengger dipunggungnya itu terlihat manis bagi Jiyeon. Dan pria yang selalu melewati depan rumahnya dengan berjalan kaki itu sukses membuat fokus jiyeon selalu terkunci padanya. Sadar ataupun tidak itu sedikit membuat harinya lebih berwarna.

Hal itu terus berlanjut. Setiap pukul 3 sore, gadis itu akan duduk di balkon rumahnya menunggu sang pria datang. Memperhatikan sudah menjadi kebiasaan bagi Jiyeon. Ia sadar tindakan ini mungkin konyol? Tapi memang tidak ada pilihan lain selain ‘bersembunyi’. Keadaannya saat ini seolah mengurungnya dari dunia luar. Semua gerakannya dibatasi. Bahkan untuk sekolah pun, ia lakukan dirumah, homeschooling. Jiyeon lelah, ia jenuh tapi sekalipun ia tidak pernah mempermasalahkan penyakitnya. Baginya itu sudah takdir. Lama kelamaan semua juga akan berakhir. Berakhir sembuh atau berakhir untuk istirahat selamanya.Saat ini pria itu sudah membuat diri Jiyeon berubah. Gadis itu terlihat lebih ceria dan bersemangat. Melihat pria itu memberikan banyak kesan baginya. Tapi semua mendadak berubah. Pria itu seolah menghilang. Sudah sekitar 2 minggu Jiyeon tidak melihatnya lagi. Dan hal itu membuat hari seorang Park Jiyeon kembali datar.

Berkali-kali Jiyeon berdoa agar semua kembali seperti dulu. Kembali menampakkan sosok pria itu. Tapi nyatanya tidak ada yang berubah. Dan hari itu hari dimana ia memberanikan diri untuk menapaki kaki pada dunia luar, ketika gerbang besar itu terbuka, Jiyeon melihatnya. Jiyeon melihat pria itu. Masih seperti dia yang biasanya.

Detik jam seolah berlalu dengan lambat. Masih dengan keterkejutan itu Jiyeon mematung. Memperhatikan dia yang berjalan melewatinya begitu saja. Entah keberanian darimana saat tiba-tiba sebuah kata terucap begitu saja

“Tunggu”

Jiyeon menahan nafasnya saat melihat langkah sang pria berhenti dan membalikan badannya. Raut wajah pria itu datar dan ia menatap jiyeon aneh.”A-a i…tu boleh ku tau namamu?” Jiyeon merasa ini sangat konyol dan memalukan. Apalagi saat detik berlalu dengan keheningan. Pria itu tidak menjawab. Membuat Jiyeon menundukan kepalanya.

“Do Kyungsoo”

Suara itu membuat Jiyeon kembali mengangkat kepalanya. Hatinya berdesir. Suara itu begitu datar dan tenang.

“Kenapa kau tidak pernah lewat jalan ini lagi?” Jiyeon menatap lekat iris mata pria dihadapannya. Dan lagi-lagi hanya tatapan aneh yang pria itu berikan.

“Aku sudah pindah. Aku kemari hanya untuk mengambil barang yang tertinggal” suaranya kembali terdengar.

Jiyeon bungkam. Ada perasaan kecewa dan juga…sedih. Hal pertama yang terlintas dibenaknya adalah ‘berakhirkah?’

“Kau tidak akan kemari lagi?” Suara Jiyeon semakin pelan.

“Hmm”

Gumaman terakhir dari seorang Do Kyungsoo sebelum akhirnya ia berlalu begitu saja. Meninggalkan Jiyeon yang masih terdiam. Memperhatikan pria pendek itu menghilang di persimpangan.

Semua selesai. Tidak ada awal ataupun akhir karena semua tidak pernah dimulai. Mungkin Jiyeon harus menganggap pria itu sebagai tamu yang kebetulan hadir. Seseorang yang hanya sebagai penghias harinya. Ya, tidak ada yang tau takdir Tuhan, termasuk pertemuan dan perpisahan. Saat ini  Jiyeon hanya harus menikmati harinya. Tidak ada yag tau tentang hari esok.

“Aku tau namanya, Do Kyungsoo”


FIN
Sequel? Liat yg komen dluu =)) kenalan yuuukk.. follow twitter akuu @Lu_llama…😀. Gomawo~

23 thoughts on “FF : Do Kyungsoo

  1. adezenianggraeni berkata:

    aaaaaa~ ff Jiyeon EXO aku suka aku suka😀
    bikin sequel dong thor ini kependekan. ff nya daebbak.
    aku mohoon author bikin kelanjutannya, berchapter2 juga gak apa2. jangan lama-lama ya author pokoknya aku tungg #maksabanget😀

  2. bela berkata:

    baru nemu ff ini, soalnya jarang bgt ada yg ngopelin jiyeon sama dio._. hehe
    btw kak ini butuh sequel;-; critanya ngegantung bangetttt

  3. Herna Dwi Agustina berkata:

    oh jdi ini yah cerita yg sblm’y… pantas aja aku agak sedikit bingung gmn jiyeon & kyungsoo bsa mengenal sblm’y, ternyata sblm’y ada cerita sprti ini yah. skrng aku jdi semakin mengerti dgn cerita’y. pkk’y satu kta buat author DAEBAK aku suka ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s