Inquam Inquis

inquam inquis prolog

Author : momento

Cast : Oh Sehun, Luhan, Ai Enma, and others

Genre : Psycho and many more

Length : Twoshot

Rating : R

A/N

inquam inquis

   : Emang cuma fanfic pendek. Tapi setidaknya gak salah kan kalau aku kasih ringkasan ceritanya dulu. Alasannya gampang sih, ini cerita pertama yang aku buat, jadi bahasanya what the (!!!), dan gaya tulisannya bener-bener (asjdgadatdsaxhvd!). Malu juga sebenernya mau ngirim cerita ini. Tapi apa daya, namanya juga udah terlanjur masuk dunia author, kalau gak nulis atau ngepost cerita itu rasanya bener-bener gak enak. Dan jujur, rasanya mau ketawa pas aku baca ulang ini cerita. Aku udah berusaha buat ngerombak cerita ini walaupun yang kerombak dikit. Oh ya, cerita ini udah pernah dipublish di WP lain, Cuma beda judul. Judul awalnya D.I.D, setelah dirombak jadi inquam inquis.

.

>>>>>::..:..::<<<<<

Part 1

“Kau… Gadis Neraka itu? Ai Enma?”

“… Jika kau menarik benang merah itu, kita akan terikat suatu perjanjian. Setelah benang itu kau tarik, orang yang kau benci akan masuk ke dalam neraka.” jelas Enma.

 

“Itu.. kotak itu ada di loker sekolahku sore ini.”

“Ya. Aku pikir itu hadiah. Saat ku buka, isinya hanya kertas-kertas hasil pemeriksaan yang membungkus pecahan kaca. Sama seperti yang sebelumnya.”

 

“Kau tetap disini!  Sehun bisa saja pulang ke rumah dalam keadaan yang tidak kita inginkan. Akan gawat kalau tidak ada orang di rumah. Kau mengerti?”

23 Maret 2025 ― Aku sudah bertemu dengan dokter itu tadi pagi. Dan dia bilang, Sehun menderita suatu penyakit yang langka, dan penyakit itu sangat sulit, atau mungkin tidak bisa disembuhkan sama sekali. Sehun, kau adalah adik yang baik, aku akan menjagamu, apapun yang terjadi. Aku tidak akan pernah membiarkanmu sendiri. Aku tidak akan pernah marah padamu, karena aku tahu, bukan kau yang melakukannya. Aku menyayangimu.

 

“Hei, kenapa kau bertanya seperti itu? Yang ada dihadapanmu saat ini adalah Sehun. Oh Sehun. Adik yang kau sayangi, Luhan-hyung.” dia tersenyum lagi, dengan penekanan di kata -hyung.

 

“Kau… aku bersumpah akan membunuhmu jika kau menyentuhnya!!”

“Kalau kau tahu,” dia melanjutkan tanpa mempedulikan ucapanku tadi, “akan kupastikan kau menarik kembali kata-katamu dan berlutut dihadapanku meminta pengampunan. Seperti seorang hamba hina yang meminta pengampunan dari tuannya.” dengan sangat perlahan dia menyanyat telapak tangan Sehun, dan itu akan lebih menyakitkan jika dibandingkan dengan proses melukai yang normal.

“Hentikan!! AKU BILANG HENTIKAN!!! KAU MELUKAI SEHUN.”

 

“Aku dengar, jika kita ingin tahu bagaimana rasanya berciuman itu, kita hanya perlu melumat bibir kita sendiri. Bersamaan dengan melumat bibir, kita harus menjulurkan lidah kita keluar. Seperti ini.” dia melakukan apa yang dia katakan tepat didepanku. Dia melumat bibir Sehun didepanku.

 

Satu pukulan yang tidak terlalu kuat itu kulayangkan ditengkuknya, dan itu membuatnya jatuh pingsan. Kubuang tongkat pemukul baseball itu ke sudut ruangan, lalu dengan tertatih berjalan menghampiri tubuhnya yang tidak bergerak, “Maaf kan aku. Aku tidak bermaksud memukulmu, Sehun.”

 

 

Part 2

“Hyung, ini sudah malam. Apa yang― uhk” mulut Sehun menutup detik itu juga, saat melihat kamar Luhan penuh dengan bercak darah.

“Kau..” kedua tangan Sehun semakin erat memegang kedua lengan Luhan, “Apa yang kau lakukan? Kenapa bahumu bisa terluka seperti itu?”

 

“Aku?” Sehun menunjuk dirinya sendiri, “Tentu saja aku Sehun, Oh Sehun. Ada apa denganmu, dokter?”

 

Disso― apa?”

 

“Kau yang melukai Luhan sampai seperti itu. Dan, kalau dia tidak berhasil melumpuhkanmu, dia sudah tidak ada sekarang.”

“Siapa?”

“Apa?”

 

“Sebenarnya ada.”

 

“Aku? Aku menulis nama Luhan disitus Hell Communication.”

“APA?” teriak Wu Fan kemudian , dia langsung memalingkan wajahnya ke arah Luhan, “Kau… namamu Luhan kan?”

 

“Bukankah kakak-adik tidak akan jauh berbeda? Sehun menulis nama Park Rae Na ―itu sama saja dengan menulis namanya sendiri―, begitu juga Luhan.”

“Mereka sepasang saudara gila.”

.

.

>>>>>::.:.::<<<<<

 

 

 

7 thoughts on “Inquam Inquis

  1. cicil berkata:

    Aku kayak pernah baca thor ‘-‘ eumm di exofanfiction. Waktu itu ceritanya dalam bebtuk oneshoot. Tapi aku lupa nama authornya siapa ‘-‘ so, let it go(?) Tetep ditunggu yaaa yang chap 1 nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s