FF : Daddy’s best Friend Chapter 13

daddy's best friend

Tittle      : Daddy’s best friend

Author  : Oh Mi Ja

Cast       : – Member EXO

–          Zhoumi Super Junior M

–          Sooyoung SNSD

–          Jo Kwon 2AM

–          Son Ga In BEG

–          Kim Eun So

–          Kim Bum

–          Member Super Junior

Genre   : Family, Comedy

Pada akhirnya Luhan hanya bisa merasa kesal melihat tingkah laku Jongin. Dia membeli sekotak sereal, padahal awalnya dia bilang dia hanya ingin melihat-lihat. Dan untuk menepati janjinya pada Sehun, terpaksa Luhan harus menguras uangnya sendiri untuk membelikan susu strawberry yang hanya cukup untuk pembelian satu buah.

Sepanjang jalan Luhan terus cemberut, sedangkan Jongin bersikap seolah-olah tidak melihatnya. Ia tersenyum lebar sambil mengangkat kotak serealnya tinggi-tinggi dan memandanginya. Seperti kotak serelanya adalah gadis paling cantik yang pernah ia lihat di dunia.

“Jongin! Kan tadi janjinya ngga mau beli sereal!” Luhan tidak bisa menahan kekesalannya lagi.

“Abisnya aku mau ngedapetin Krongg jadi harus beli”jawab Jongin enteng

“Gimana kalo ternyata isinya bukan Krongg?”

Jongin langsung menurunkan kotak serealnya dan berpaling kearah Luhan dengan tatapan sinis, “jangan bilang gitu dooong! Ini pasti Krongg. Aku yakin”

Luhan menghela napas panjang, “terserah kau saja”

Beberapa saat kemudian, Luhan dan Jongin sampai di depan gedung rumah sakit, tempat dimana Sehun dirawat kemarin. Dengan cepat, Luhan langsung menyambar lengan Jongin dan menariknya ke tepi sebelum satpam penjaga melihat mereka.

“Aduuuh, Luhan kok narik-narik sih?”rutuk Jongin kesal memperbaiki tali tas ranselnya.

“Sssst, kita harus bersembunyi. Anak-anak tidak diperbolehkan masuk tanpa orang tua. Kau mau satpam itu menangkapmu, huh?”

“Ah, benar juga. Lalu bagaimana caranya kita masuk?”

Luhan dan Jongin menempelkan punggung mereka rapat-rapat dibalik dinding sambil berpikir jalan keluarnya. Mereka harus cepat karena tidak ada waktu lagi. Mereka harus kembali sebelum jam pulang sekolah.

“Ah, aku ada ide!”

Jongin tersenyum penuh arti menatap Luhan yang sedang memandangnya dengan ekspresi bingung.

“Apa?”

BUGG

“Aww! Huaaaa… sakiiiit! Kakiku sakiiit!” Seketika Luhan menjerit nyaring saat Jongin dengan sengaja menendang kakinya.

Sedangkan sang pelaku, tanpa memperdulikan korbannya yang sudah menjerit nyaring, ia justru menarik lengan Luhan dan menyeretnya ke depan. Keduanya menghampiri seorang ibu yang hendak masuk ke dalam rumah sakit.

“Omoni… omoni…”panggil Jongin membuat ibu itu terkejut.

“Apa yang terjadi? Kenapa temanmu menangis, huh?”

“Omoni, tolong kami. Adikku menangis karena dia ingin bertemu dengan adik bungsu kami. Dia sedang dirawat didalam rumah sakit ini”seru Jongin memasang wajah memelas, sedangkan Luhan masih terus menangis disebelahnya.

“Lalu kenapa kalian tidak masuk? Mana orang tua kalian?”

“Kami tidak diperbolehkan oleh satpam itu. Orang tua kami sedang ada di luar negeri, adik bungsu kami dijaga oleh bibi pembantu. Tolong bantu kami masuk, aku takut dia merasa kesepian karena tidak punya teman. Aku juga tidak mau adikku menangis terus. Aku mohon”

Dan senjata andalannya akhirnya ia keluarkan. Aegyo. Jongin mengatupkan kedua telapak tangannya dan bersikap semanis mungkin untuk meluluhkan hati ibu itu. Bahkan dengan gerakan samar, ia memasukkan kotak serealnya ke dalam tas ransel dan tidak diketahui oleh siapapun.

“Aigooo.. kasihan sekali kalian”

Berhasil!

“Baiklah. Ayo masuk bersama-sama”

“Jinjjayo? Whoa! Omoni, gomapseumnida…” Jongin tersenyum lebar lalu membungkukkan tubuhnya membuat ibu itu terkesan dengan sopan santunnya.

“Aigoo, kau benar-benar anak yang pintar”ujar ibu itu menghusap kepala Jongin lembut. Lalu ia beralih pada Luhan, “jangan menangis lagi anak manis. Omoni akan membantumu masuk. Ayo”

Ibu itu menggandeng kedua tangan Luhan dan Jongin kemudian masuk bersama ke dalam rumah sakit. Dengan mudah melewati satpam penjaga dan menuju lobby.

“Dimana ruangan adik kalian?”

“Ah, kami akan pergi kesana sendiri. Omoni tidak perlu mengantar kami”ucap Jongin

“Wae? Aku takut kalian tersesat”

Jongin menggeleng, “tidak. Kami tau dimana ruangannya. Sekali lagi terima kasih, aku doakan omoni agar cepat sembuh”

“Geurrae? Gomawo. Jaga adik-adikmu dengan baik, arra?”

Jongin mengangguk mantap dan menunjukkan ibu jarinya, “aku pasti menjaga mereka”

Setelah itu, ibu itu beralih pada Luhan. Ia menepuk-nepuk pipi Luhan yang sudah tidak menangis lagi.

“Kau pasti sangat bangga punya kakak yang pintar sepertinya”

Apa? Dia sudah menendang kakiku!

“Sekarang kau sudah bisa bertemu dengan adikmu. Jangan menangis lagi, arra?”

Luhan menghusap air matanya lalu mengangguk.

“Terima kasih, omoni”

***___***

“Luhaan, maafin dong. Aku kan sudah minta maaf. Lagian aku ngga sengaja. Aku seperti itu agar kita bisa masuk”

Sejak tadi Jongin terus berusaha membujuk Luhan yang sama sekali tidak menegurnya setelah kejadian itu. Ia mengabaikan Jongin.

“Luhan, jangan marah lagi. Aku benar-benar tidak sengaja”

“Jangan bicara padaku!”

Luhan benar-benar tidak perduli. Sesampainya di depan pintu ruangan Sehun, ia mengetuk tiga kali baru mendorong pintunya pelan.

Detik itu juga, Sooyoung, Zhoumi dan Kris yang berada di dalam ruangan seketika terkejut melihat dua teman Sehun itu datang disaat jam sekolah.

“Kalian? Bagaimana kalian bisa kemari?”

“Kami ingin menjenguk Sehunie”jawab Jongin takut-takut.

“Oe? Luhan? Jongin? Kalian datang?”

Sehun langsung bersemangat saat melihat Jongin dan Luhan muncul. Ia tersenyum lebar. Akhirnya dia tidak kesepian.

“Aku tidak suka disini. Aku juga ingin ke sekolah”

“Kami membelikan susu strawberry untukmu”seru Jongin saat Luhan memberikan botol susu pada Sehun. Luhan langsung mendelik.

“Kami? Hanya aku yang membelinya!”protesnya tidak terima

“Tapi aku juga menemanimu. Artinya aku juga membelinya”

“Enak saja. Kau hanya membeli sereal itu!”

“Hey, anak-anak hentikan” Kris melerai adu mulut yang terjadi antara Luhan dan Jongin itu. Dia tidak habis pikir dengan keduanya. Bukankah mereka bersama-sama kemari? Tapi kenapa keduanya justru tidak terlihat akrab?

Kris menarik lengan Jongin dan Luhan agar mendekat kearahnya, “sekarang katakan, bagaimana kalian bisa kemari? Kalian tidak pergi ke sekolah?” Kris mulai menginterohasi Luhan dan Jongin.

Seketika keduanya saling pandang bingung. Kemudian menunduk dalam-dalam merasa begitu bersalah.

“Kami ingin menjenguk Sehunie”ucap Luhan pelan.

“Kalian sudah meminta ijin pada sonsengnim?”

Keduanya menggeleng, “kami membolos”

“Mwo?!”

“Ahjussi kaki bambu, maafkan kami. Kami hanya ingin menjenguk Sehun dan menepati janji untuk membelikannya susu strawberry. Maafkan kami. Aku mohon jangan adukan pada oema dan appa. Appa bisa memukulku. Aku mohon maafkan kami”

Luhan langsung mengatupkan kedua telapak tangannya dan berseru tak karuan. Matanya terpejam dan dia kembali menangis karena merasa takut. Appanya memang sedikit kejam.

“Kalian boleh menjenguk Sehun tapi kalian tidak seharusnya meninggalkan sekolah. Bagaimana jika kalian tersesat dalam perjalanan kemari? Bagaimana jika kalian diculik? Orang tua kalian akan marah padaku”omel Kris

“Daddy, kenapa daddy memarahi Luhan dan Jongin? Mereka ingin menjenguk Sehun! Apa tidak boleh? Daddy membuat Luhan menangis” Sehun justru balik mengomeli Kris yang langsung membungkam mulutnya.

“Benar. Kenapa kau memarahi mereka? Mereka melakukannya karena mereka menyayangi Sehunie”tambah Sooyoung lalu menarik lengan kedua anak kecil itu dan memeluknya.

“Aku tidak memarahi mereka, oema. Aku justru khawatir jika sesuatu buruk terjadi pada mereka”

“Ahjussi, yang seharusnya dimarahi adalah aku”seru Jongin pelan sambil menunduk dalam. “Aku yang mengajak Luhan untuk membolos karena orang tuaku tidak mengijinkanku menjenguk Sehun sepulang sekolah karena aku gagal menghapal perkalian sederhana. Aku memaksanya untuk menemaniku kesini. Aku ingin menjenguk Sehun. Maafkan aku”

“Aigooo… uljima.. uljima.. tidak apa-apa. Ahjussi itu tidak akan memberitahu orang tua kalian. Jangan menangis lagi”hibur Sooyoung menepuk-nepuk punggung Luhan dan Jongin.

“Daddy, don’t dare to tell their parents!”suara kecil Sehun terdengar tegas dan tidak terbantahkan.

“Aiiish, kenapa sekarang justru aku yang terlihat bersalah? Aku tidak melakukan apapun!”

Namun Sooyoung, Zhoumi dan Sehun mengabaikan rutukan Kris itu. Mereka lebih kasihan dengan Luhan dan Jongin yang terlihat begitu tulus.

Menghusap air matanya, Jongin menghampiri Sehun dan mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Ia memberikan kotak serealnya untuk Sehun. Sehun memandangnya dengan kening berkerut.

“Ini untukmu saja”

“Ehh?”

“Tadi aku membelinya dan berharap aku bisa mendapatkan Krongg. Tapi,sekarang aku ingin memberikannya untukmu”

“Kenapa? Bagaimana jika isinya adalah Krongg?”

“Tidak apa-apa. Aku membelikannya untukmu. Aku akan mengumpulkan uang banyak untuk membelinya lagi”

“Jinjjayo?”

Jongin mengangguk mantap, “Luhan membelikan susu strawberry untukmu, aku juga ingin membelikanmu sesuatu jadi aku berikan ini untukmu. Aku harap kau cepat sembuh dan kembali bersama kami lagi”

“Whooa, Jongin-ah gomawo”seru Sehun tersenyum hingga matanya membentuk eyesmile.

“Jadi siapa yang mau ice cream? Haraboji akan membelikan untuk kalian”

“Aku mau ice cream!” Luhan mengangkat tangannya sambil melompat-lompat.

“Haraboji, aku juga mau!”sahut Jongin

“Camkanmanyo.. haraboji akan keluar dan membelinya untuk kalian”

Walaupun masih ada jejak-jejak air mata, tapi kini Luhan dan Jongin sudah tidak bersedih lagi seperti tadi. Mereka kembali menjadi anak-anak yang tidak bisa diam.

“Whoa! Krongg!”

Hingga tiba-tiba suara Sehun membuat Jongin langsung berbalik dengan mata melebar. Reflek, ia berlari menghampiri Sehun dan naik ke atas ranjangnya.

“Krongg!” Ia juga berseru dengan mata berbinar-binar saat melihat sesuatu berwarna hijau yang dipegang oleh Sehun.

“Jongin, gomawo. Jongin memberikan Sehun Krongg”

Sebenarnya ada sedikit rasa penyesalan dalam hati Jongin saat ternyata mainan yang sangat ia inginkan justru menjadi milik Sehun. Tapi, ia juga tidak bisa memintanya kembali. Dia sudah memberikannya.

“Kronggnya sangat bagus”ucap Jongin tersenyum pahit

“Emp. Sehun akan menyimpannya di rumah”

Ekspresi wajah Jongin seketika berubah masam. Ia melorotkan tubuhnya dan turun dari ranjang Sehun. Tidak seperti tadi, kali ini ia hanya diam dan tidak bicara. Bahkan ia duduk dengan tenang di sofa.

“Sehun, bagaimana susu strawberry-nya? Enak?”

“Sangaaaat enak. Gomawo Luhan”

“Jika kau sudah sembuh. Kita akan membelinya bersama-sama lagi”

“Kyeowo” Sooyoung mencubit pipi Luhan gemas. Kemudian, ia berpaling pada Jongin yang daritadi hanya diam. “Chagiya, wae geurrae?

“Gwenchana”balas Jongin pelan. Ia menyandarkan punggungnya ke sandaran, masih tetap dengan wajah terlipat.

“Kau lapar, hm? Mau harmoni belikan sesuatu?

“Tidak harmoni”

Melihat itu, mata Sehun langsung terarah pada mainan Krongg yang masih ia genggam. Detik berikutnya, ia menatap kearah Jongin.

“Daddy”panggil Sehun membuat Kris menghampirinya

“Why? Need something?”

Sehun mengangguk lalu melambaikan tangannya, mengisyaratkan Kris untuk mendekat. Ia membisikkan sesuatu pada Kris.

“Sehunie, why so sudden? Daddy really tired. Too lazy to move”tolak Kris menggelengkan kepalanya setelah mendengar permintaan Sehun.

“Daddy please… I won’t seeing Jongin sad. Please..”rengek Sehun

“Just give yours, okay?”

“No, I want give him both. Please”

“Hey, ada apa?”tanya Sooyoung menghampiri keduanya. Kris hanya bisa menghela napas panjang. Jika ibunya yang cerewet itu sudah turun tangan, semuanya tidak akan bisa terbantahkan.

“Oema, aku pergi dulu”

“Ehh? Eodikayo?”

Kris tidak menjawab, “Aku segera kembali”

TBC

 

39 thoughts on “FF : Daddy’s best Friend Chapter 13

  1. nina berkata:

    jongin nakal tp cerdik juga haha
    kasihan luhan korban na😀
    hahaha lihat jongin pengen krongg kasihan bgt
    tp untung sehun mau ngelakuin sesuatu yg berhubungan sm krongg nihh haha

  2. Shin Seul Gi_99HunHan shipper berkata:

    Ciah jongin kcil iklas ga th ngsh’y??Hoho mkn lucu&ngegemesin jha dh..Hun junior ngrt xo ap yg d’mauin j0ngn junior.tmbh kren nni ,zlalu d’tnggu next.cayoo fighting^^

  3. Tiikaa berkata:

    Hahahahaha….. jongin masih kecil tpi kemampuan actingnya udh luar biasa ya eon..
    ckckckc kasian luhan yg kena gak enaknya… jongin nendangnya gak pake perasaan amat sih..
    hahaha begitu nyampe kmar sehun, mlah kasian sma jonginnya.. mainan yg dia inginkan mlah didapat sma sehun… hahahah

    ehhh,, tpi itu ngomong2 sehun minta kris buat ngapain yaa??
    penasaran sma kelanjutannya eon… next aku tunggu ya eon😀

  4. Anis Andriani berkata:

    Aigooo…….lucu sekali, Jongin ternyata baik ya memberikan kotak sereal nya ke jongin……:))))))) Next chapter.a jng lama2 Thor di tunggu lohhh……

  5. cicil berkata:

    Merekaa lucu bangeettt, jongin bandel yaaaa, masa buat lulu nangis biar bisa masuk ‘-‘ sehun juga baik but jongin berhati besar(?) Cieilah, nyesel tuh pasti udah kasi ke sehun taunya dapet krong😄
    Kris jadi bahan bully ‘-‘)9 kasian tu bapak(?)
    Keep writing yaa ‘-‘)9 ditunggu kelanjutan ff lainnya jugaaa apalagi sixth sense

  6. rani berkata:

    awhh kangen sama sehun kecil
    jongin instingnya hebat cerdiknya minta ampun
    jongin kamu keren bgt hehehe walopun ngasih serealnya dngan tidak ikhlas
    kenapa ini pendek bgt yaw??
    lanjutkan thor!!!!
    semangat!!!

  7. Anis andriani berkata:

    lucuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu………………………………….
    lanjutttt thor ceritanya amazzzzinggggggggggggggggggggg🙂
    jangan lama2 neeee aku tunggu :))))))))))))))))))))))))

  8. Nisrina Kyuhyun Yoona berkata:

    Ngakak oen….
    pas bagian ahjussi kaki bambu….
    Semangat thor !!!
    autumnnya juga lanjutin yaaa…..
    please….

  9. GD berkata:

    lucunya jongin and luhan buat masuk bela belain buat akkting ex luhan dia bukannya akting tapi beneran kkkk ~ sehun pasti mau nhasih sesuatu ke jobgin ihh lucunya ditunggu next chaptrr

  10. phiwzz berkata:

    Hahahaha.. always lucu dan menggemaskan😀
    Rada nyesek juga sih klo jadi Jongin, krong yg dinanti2 malah jd milik org lain *pukpuk Jongin*
    Kira2 Sehun minta apa ya ke daddy nya? Mainan krong yg sama kah buat KaiHan?
    Next chap buruan muncul ya thor!!
    Pengen KrisHo moment lagiiiii *puppy eyes*

  11. diarracha berkata:

    salute buat ide dd jongin
    tph gk nendang kaki orng juga donk dd –”
    kn ksihan😦
    kris korban bully bocah” xD
    mnta dbeliin lgi cereal isi krong kh ???
    jgn mles bang jadi orng !!!
    heheheh

  12. sarah permata berkata:

    min jangan lama-lama post ff-nya. duhhh penasaran banget sama kelanjutannya sampe tiap hari ngecek udah di post apa belum. untungnya sekarang bisa liat juga. lanjut min semakin penasaran sama ff-nya. ahhh jessica-kris gimana?? sehun pengen beliin jongin sereal juga?? ahh pokoknya penasaran deh. eh suho appanya di playgroup kan?

  13. Novie_chanbaek berkata:

    Uu~h…
    Sumpeh eon ane udh bca dri part 1-13.. Cmn ane bru bsa tinggal pesan di part 13…
    Alsan pertma ane kga tinggal pesan adalah bate hp abis eon, ke dua sinyal lelet, ketiga ane mw komen dri awal gk bsa ngetik sangking gk bsa nahan ketawa sumpeh eon lucu bner…… Tpi ad sedh a eon.. Next part eon… Eon ya ane liner 2000

  14. Shizu Zhou berkata:

    Lanjutin dong…😀 saya cari2 dchapter slnjutx blm ad.
    wuaaah sehun lucu bgt klo ngomong pke bhsa inggris hehehe

  15. byunbaekhyun4 berkata:

    Lanjutannya cepetan di post yaaa:(
    Udh lama nunggu ini cepet2 di post:)
    Semangatt authorr!!<3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s