FF: Ghost Rider (Part 11)

Ghost Rider

Author : Oh Mi Ja

Genre : Horror. Mystery, Comedy, Friendship

cast : Byun Baekhyun, Park Chanyeol

Support Cast : Kim Myungsoo (Infinite), Kim Jongdae

Jongdae membuka pintu kamar Baekhyun pelan. Sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya sehingga ia memutuskan untuk pergi menjenguknya di rumah. Dan kekhawatirannya semakin memuncak lagi saat ia mendapati pintu rumah Baekhyun yang tidak terkunci.

Jongdae menghambur kearah Baekhyun yang sedang berbaring dibalik selimutnya.

“Baekhyun!”seru Jongdae membuka selimut yang menutupi tubuh Baekhyun. “Baekhyun, kau tidak apa-apa?!”

“Aku… tidak apa-apa, Chanyeol” Baekhyun bergumam tidak jelas, masih dengan matanya yang tertutup dan tubuhnya meringkuk memeluk guling. “Hanya kepalaku yang terasa sangat sakit”

Jongdae tertegun sesaat. Kemudian memandang ke segala penjuru kamar Baekhyun. Ia berharap, ia bisa bertemu Chanyeol. Ia ingin melihat sosok itu dan berbicara dengannya. Bahkan, Baekhyun mengira dirinya adalah Chanyeol.

“Kepalaku… sakit…” suara berat Baekhyun terdengar mengerang membuat Jongdae menatapnya khawatir. Ia mengulurkan tangannya, memeriksa suhu tubuh Baekhyun dikeningnya dan langsung terlonjak saat itu juga. Tubuhnya sangat panas!

“Astaga Baekhyun!”

Jongdae segera mencari ponselnya, mencari nama Lay dan menghubungi dirinya. Menunggu nada tunggu dengan perasaan was-was, saat panggilannya dijawab, Jongdae langsung berseru bahkan sebelum sempat memberikan waktu untuk Lay mengatakan kata ‘halo’.

“Cepat ke rumah Baekhyun! Tubuhnya sangat panas!”

“Apa?”

“Aku mohon!”

***___***

Lay tidak datang sendiri. Ia datang bersama seseorang yang duduk di kursi roda. Saat Jongdae membuka pintu, ia sempat tertegun saat melihat pria itu.

Wajahnya tampan. Bahkan sangat tampan. Tubuhnya juga terlihat cukup tinggi. Tapi sayangnya, salah satu kakinya sudah tidak terlihat. Walaupun tertutupi dengan celana panjang, tapi Jongdae tetap bisa mengetahui jika salah satu kakinya sudah tidak ada.

“Dimana Baekhyun?!”seru Lay tak kalah khawatir membuat Jongdae mengerjap dan mengalihkan pandangannya.

“Diatas…”

“Kris, kau tunggu disini. Aku akan memeriksa keadaan Baekhyun”

Pria yang ternyata bernama Kris itu mengangguk pelan dan memberikan senyuman singkat. Saat ia tersenyum, wajah dinginnya tidak terlihat menyeramkan.

“Aku akan menemaninya disini”ujar Jongdae merasa tidak enak jika meninggalkan Kris seorang diri.

Saat Lay menghilang dibalik anak-anak tangga, keadaan memang dirasakan sangat canggung bagi dua pria yang baru saja bertemu itu. Sebelumnya, Jongdae memang pernah mendengar cerita tentang Kris. Tapi, ia tidak menyangka jika ia akan begitu terkejut saat bertemu dengannya.

Cerita Lay memang benar. Dia kehilangan kakinya.

“Hai…”sapa Jongdae kaku. “Aku Jongdae. Aku adalah sahabat Baekhyun. Dan Baekhyun adalah—“

“Aku tau” Kris mengangguk, memotong ucapan Jongdae. “Dia adalah seseorang yang hidup bersama roh Chanyeol”

“Jadi kau sudah tau?” Jongdae menjatuhkjan diri di sofa, berhadapan dengan Kris.

“Yeaah” Kris tersenyum tipis. “Dan aku yakin kau juga mengenalku”

“Hanya sedikit”

“Lalu, apa kau pernah bertemu dengan Chanyeol?”

“Tidak. Aku hanya melihat tubuhnya yang dijaga oleh Kyungsoo”

“Jadi Kyungsoo benar-benar menyembunyikan Chanyeol selama ini?” Kris memandang Jongdae lurus. Tatapannya terlihat sedih. “Selama ini aku dan  Lay mencarinya dan saat menemukannya, Kyungsoo justru tidak mengijinkan kami untuk menemui Chanyeol”

Jongdae tau jika pria yang ada didepannya ini sedang membuka lukanya sendiri. Sedang memasuki sisi sensitifnya. Jongdae mengerti dan dia hanya membiarkan Kris berbicara tanpa mencela ucapannya.

“Aku ingin bertemu dengan Chanyeol. Walaupun dia tidak bisa mendengarku. Tapi, aku ingin meminta maaf padanya. Aku ingin mengatakan jika aku benar-benar menyesal atas semuanya. Aku minta maaf”

Persahabatan mereka rumit. Si pintar Jongdae bahkan nyaris tidak mengerti dengan hubungan mereka. Mereka membuat persahabatan  yang seharusnya menjadi sederhana itu menjadi berliku.

Bagi Jonhdae dan Baekhyun, pertengkaran adalah sebuah media yang akan membuat mereka menyadari jika mereka saling membutuhkan. Bukan media yang justru membuat mereka terpecah belah dan terpisah.

Selalu ada pengertian dan selalu ada kata maaf. Sesulit apapun kata sederhana itu diucapkan dan diterima. Walaupun masih kesal, setidaknya kata ‘maaf’ mampu meredam amarah. Dan tidak membuat jarak bagi rasa pengertian untuk mendekat.

Persahabatan itu sederhana.

“Jongdae-ssi”tegur Kris setelah beberapa saat mereka diam.

“Ya?”

“Bisakah kau mengantarku keluar? Aku ingin melihat mobil biru berlambang 13 itu”

***___***

Lay mengulurkan tangannya untuk memeriksa suhu tubuh Baekhyun. Ternyata benar. Tubuhnya panas. Baekhyun memang belum sepenuhnya pulih dari luka-lukanya tapi kemarin dia malah pergi meninggalkan rumah sakit.

Dalam hati, sebenarnya ada rasa terima kasih yang teramat besar untuk Baekhyun. Sudah banyak pengorbanan yang dilakukannya. Yaaah, walaupun terkadang ia sendiri tidak percaya jika dia benar-benar hidup bersama Chanyeol selama ini.

Sedikit mustahil memang. Tapi, bagi seseorang yang hanya mengarang cerita bohong, ia tidak mungkin sampai rela dipukuli dan pergi meninggalkan rumah sakit disaat keadaannya belum sembuh benar. Kecuali jika Baekhyun memiliki kelainan psikologis atau bisa dibilang gila.

“Hey, apa dia tidak apa-apa? Kenapa sejak semalam dia terus menggigil?” Chanyeol berdiri disamping tubuh Baekhyun dan memandang Lay lurus. “Hey! Baekhyun tidak apa-apa, kan?” Kini ia mengibaskan kedua tangannya didepan wajah Lay.

Lay tetap tidak bereaksi. Tentu saja, karena dia tidak bisa melihat Chanyeol.

Karena kesal pertanyaannya terus diabaikan, Chanyeol menghentakkan kakinya ke lantai. Membuat gelas air putih yang ada dimeja kecil disamping ranjang Baekhyun tanpa sengaja terdorong oleh tubuhnya dan akhirnya jatuh ke lantai.

Hal itu membuat Lay seketika mendongak dengan mata terbelalak. Ia benar-benar terperangah. Tidak ada angin. Dan Baekhyun tidak bergerak. Bagaimana gelas itu bisa pecah?

“Astaga, bodoh!” Chanyeol memaki dirinya sendiri sambil memukul kepalanya

Dia tidak tau pemikiran itu datang dari mana. Tapi Lay mempunyai keyakinan jika Chanyeol sedang berada disekitarnya sekarang. Kemarin, bukankah Baekhyun pergi karena ingin menyusul Chanyeol?

Chanyeol sudah ingin bergerak pergi saat suara Lay tiba-tiba menghentikannya, pria itu memanggil namanya membuatnya seketika menoleh.

“Chanyeol!”panggilnya menatap ke segala penjuru arah kamar Baekhyun. “Park Chanyeol!”

Chanyeol menatap Lay dengan mata melebar. Dia sudah mengetahui semuanya. Tentang kenyataan jika mereka adalah sahabat baik. Tapi tetap saja rasanya sangat aneh. Fakta dan ingatannya berbeda. Bertolak belakang.

Fakta memang mengatakan jika Lay adalah sahabatnya, tapi ingatannya tidak.

“Park Chanyeol, jika kau memang mendengar suaraku. Aku mohon jangan pergi” Lay melanjutkan, masih dengan sepasang matanya yang mencari-cari Chanyeol. Ia menelan ludah pahit. “Aku minta maaf. Aku mohon maafkan aku”

Ditempatnya, Chanyeol sama sekali tidak bergerak. Ia membeku.

“Kris dan aku benar-benar menyesal. Hidup kami sanagt tidak tenang setelah kejadian itu. Kami ingin minta maaf, Kami ingin membantumu membalaskan dendam. Walaupun aku tidak melakukannya, tapi kakakku terus berlatih agar ia bisa menjadi pembalap yang hebat sepertimu, agar bisa mengalahkan Myungsoo. Tapi, dia justru kehilangan kakinya karena kecelakaan. Dia benar-benar frustasi. Bahkan dia seperti hampir gila waktu itu” Ia menghentikan ucapannya sejenak saat dirasakannya suaranya mulai bergetar.

“Tolong berikan kami kesempatan satu kali lagi. Tolong jangan benci kami. Kau adalah sahabat kami”

Saat kata ‘sahabat’ itu terucap, bulu kuduk Chanyeol terasa meremang. Ia terharu. Setidaknya, dibalik semua ingatan-ingatan buruk itu, terselip rasa kasih sayang seseorang.

“Kris… dia memaksaku untuk ikut kesini. Agar dia bisa bertemu denganmu. Dia ingin minta maaf”

***___***

Jongdae hanya mengantarnya hingga sampai ke garasi mobil. Hanya mengantar dan tidak menemani. Kris memintanya untuk meninggalkannya sendiri.

Ia duduk di kursi rodanya dengan pandangan yang lurus pada angka 13 di badan mobil itu. Sama sekali tidak berubah, mobil itu tetap sama. Hanya terdapat sedikit modifikasi dibeberapa bagian yang dulunya hancur.

Untuk sesaat ia tertegun, tiba-tiba saja teringat dengan eksoresi Chanyeol saat ia berhasil membeli mobil impiannya. Saat itu, ia benar-benar sangat senang dan membuat Kris, Kyungsoo dan Lay merasa iri.

Sepanjang hari, ia terus membicarakan tentang mobil birunya. Sebuah mobil yang memang berjenis mobil balap sejak awal.

Ingatan itu membuat Kris tertawa dalam lukanya, ia juga ingat bagaimana Chanyeol tertawa geli saat mereka bertiga melemparkan pandangan sinis karena sudah bosan mendengar ocehannya itu.

Sekarang, ia justru merindukannya…

“Park Chanyeol….”desah Kris hampir menangis. “Aku tidak menyesal karena sekarang aku sudah tidak memiliki kaki lagi. Yang aku sesalkan adalah aku yang tidak bisa mengalahkan Myungsoo untukmu”

Ia mengangkat wajahnya, mengulurkan tangannya dan memajukan tubuhnya hingga telapak tangannya menyentuh badan mobil.

“Aku ingin duduk di kursi itu lagi, dan kau yang akan mengendarainya. Kau pasti selalu menyetel musik dan bernyanyi keras hingga aku, Lay dan Kyungsoo akan lebih memilih berjalan kaki daripada mendengar suara bass-mu itu” ia memaksakan dirinya untuk tertawa sambil menghusap air matanya.

“Jika kau kembali dan memaafkanku, aku berjanji akan menebus semuanya. Aku akan mengatakan yang sebenarnya dan mengungkapkan kejahatan Myungsoo. Aku akan melakukannya”

Mengatakan hal-hal yang tulus, Kris tidak menyadari jika sejak tadi ada orang lain yang berdiri dibelakangnya. Terus menatap punggungnya dengan sorot mata teduh. Ia juga hampir menangis.

Ucapannya seperti magnet yang menarik ingatannya untuk kembali. Seolah membawanya dan menenggelamkannya di dalam kenangan-kenangan yang pernah terjadi sebelumnya.

Perlahan dan secara samar, ia mulai mengingat potongan-potongan kejadian. Kejadian yang ia rasa paling kuat yang mampu menembus dinding pembatas ingatannya.

Saat mereka bersekolah, saat mereka dihukum bersama, saat mereka marah karena salah seseorang mengganggu salah satunya, dan saat mereka saling merangkul dan tertawa.

Ia mengingat wajah-wajah itu. Dan ia benar-benar bisa melihat jelas jika ia menjadi salah satunya. Kris, Kyungsoo, Lay dan… Chanyeol.

Chanyeol menelan ludahnya bersamaan dengan kepalan tangannya yang semakin mengeras. Kemudian, ia mengadahkan wajahnya menatap langit.

“Tuhan, bisakah Kau berikan aku satu kesempatan lagi?”

***___***

Baekhyun kembali ke kampusnya setelah sekian lama mengambil cuti. Ia tidak membawa mpbilnya hari itu melainkan menumpang di mobil Jongdae.

Saat berjalan di koridor, tanpa sengaja ia berpapasan dengan Kyungsoo. Untuk sesaat Baekhyun merasa masih ada rasa canggung diantara dirinya dan namja mungil itu. Tapi, saat melihat senyuman yang terlukis di wajah Kyungsoo, perlahan Baekhyun juga tersenyum.

“Kau sudah tidak apa-apa?”tanya Kyungsoo menunjuk kepala Baekhyun dengan buku yang dibawanya. “Maafkan aku…”

“Ah, ini hanya luka kecil. Sudah tidak sakit lagi”elak Baekhyun. “Lalu bagaimana Chanyeol? Bukankah seharusnya kau menjaganya?”

Kyungsoo tertawa kecil, “untuk apa menjaganya? Bukankah dia selalu bersamamu?” Candaannya membuat Baekhyun terdiam. “Jangan khawatir, Lay dan Kris menjaganya”

Mata Baekhyun seketika melebar, “Lay dan Kris?! Tapi bukankah kalian…”

“Terima kasih” Kyungsoo menepuk pundak Baekhyun sambil tersenyum. “Terima kasih karena kau sudah mengembalikan empat sahabat seperti dulu”

***___***

“Tidak perlu. Aku bisa pulang sendiri. Sungguh”

Berkali-kali Baekhyun terus saja meyakinkan Jongdae yang terus-menerus khawatir dengan kondisi dirinya.

“Kau pergi saja. Bagaimana jika kau terlambat bekerja? Aku tidak apa-apa. Sungguh”ucapnya sekali lagi

Jongdae masih memandang Baekhyun ragu, “aku akan mengantarmu”

“aku masih ingin mengerjakan tugas disini. Aku butuh beberapa buku. Kau pergi saja”

“Baekhyun—“

“Kim Jongdae, ayolah. Jangan memperlakukanku seperti anak kecil”potong Baekhyun memandang Jongdae sambil tersenyum

Jongdae menghela napas panjang, ia menyerah. “Jika terjadi sesuatu kau harus menghubungiku, oke?”

“Iya.. aku mengerti”

Jongdae meraih tas ranselnya lalu memandang Baekhyun sesaat. Setelah dirasakannya hatinya sedikit tenang, barulah ia berjalan keluar meninggalkan kelas yang sudah tidak berpenghuni itu lagi.

Jika dulu, Baekhyun tidak akan pernah mau ditinggal seorang diri didalam ruangan sepi. Dia akan selalu menjerit dan memegangi tangan Jongdae erat-erat. Tapi, kini semuanya berbeda. Tidak ada lagi rasa takutnya saat ia ditinggal seorang diri. Karena… hantu adalah temannya.

“apa yang kau kerjakan?”

Baru saja dipikirkan, dia sudah muncul.

“Banyak tugas yang harus ku kerjakan”jawab Baekhyun tanpa menoleh

Chanyeol duduk dikursi yang ada didepan Baekhyun sambil memperhatikan apa yang sedang dikerjakannya.

“Baekhyun” ia memanggil Baekhyun hati-hati.

“Kenapa?”

Chanyeol terdiam sesaat. Ia menggigit bibir bawahnya kelu. Ragu dengan kata yang ingin ia ucapkan.

Tidak juga mendengar ucapan Cahneyol, akhirnya Baekhyun mendongak. Ia menatap Chanyeol dengan kening berkerut.

“Ada apa?”tanyanya lagi

“Maafkan aku”

“Ha?”

“Karena aku, kau jadi terluka seperti ini”

“Tsk, sudah ku bilang luka ini hanyalah luka kecil. Seharusnya kau justru berterima kasih pada Kyungsoo. Dia melakukannya karena ingin melindungimu”

“Tapi kau juga melindungiku”balas Chanyeol cepat.

Baekhyun tertawa kecil, kemudian ia menggeleng pelan. “Aku tidak pernah melindungimu, Chanyeol”

“Kau memang tidak melindungi tubuhku. Tapi kau melindungi impianku. Terima kasih”

Baekhyun tidak mampu mengeluarkan kata-kata lagi. Ia tergugu. Sekarang ia merasakan perubahan dalam diri hantu itu. Ia tidak lagi dingin. Ia tidak lagi menatapnya dengan sorot mata tajam.

Sekarang, ia banyak tersenyum. Bahkan tidak segan mengatakan permintaan maaf dan rasa terima kasih.

Dia sudah berubah.

“Jadi kau sudah keluar dari rumah sakit?” Tiba-tiba suara seseorang terdengar.

Baekhyun dan Chanyeol –yang tidak terlihat- sama-sama menoleh kearah pintu dan langsung tersentak tak karuan.

Itu Myungsoo!

Pria itu berjalan pelan kedalam kelas menghampiri Baekhyun. Wajahnya tetap terlihat dingin dan tanpa senyuman. Ia memandang Baekhyun seperti penuh rasa kebencian.

“Jangan coba bermain-main denganku jika kau tidak ingin hidupmu berakhir seperti Park Chanyeol”

Hanya dalam hitungan detik, Baekhyun bisa merasakan aura berbeda yang dibawa oleh Myungsoo. Perlahan-lahan menyelimuti ruangan itu dan semakin mendominasi. Jantungnya berdebar-debar tak karuan. Apa itu sebuah ancaman? Seperti Chanyeol? Apa dia ingin membunuhnya?

Baekhyun menelan ludah. Berusaha sekeras mungkin untuk mengumpulkan kekuatannya. Ia harus berani. Ia tidak boleh menjadi seorang pengecut.

“Kau mengancamku?” Perlahan Baekhyun mengangkat wajahnya dan membalas tatapan dingin Myungsoo.

“Hanya memperingatkanmu”

Baekhyun tertawa mendengus, “apa kau pikir aku akan takut dengan seorang pengecut sepertimu? Kau bahkan memperalat Kris untuk menutupi kesalahanmu”

Detik itu juga, Baekhyun bisa melihat bagaimana perubahan yang terjadi di wajah Myungsoo. Ia memucat. Benar-benar memucat dan membeku ditempatnya. Matanya melebar menatap Baekhyun.

Baekhyun tersenyum penuh kemenangan, “kau terkejut karena aku mengetahui semuanya?”

“Baekhyun hentikan! Dia bisa membunuhmu!” Dari sisi kiri Cahnyeol mencoba untuk meraih lengan Baekhyun untuk menahannya namun tangannya justru menembus.

“Bulan depan, saat latihan uji coba F1, aku menunggumu di arena balap”seru Baekhyun yakin membuat Cahnyeol menelan ludah. Ia sanagt gugup. “Aku pasti akan mengalahkanmu, Kim Myungsoo”

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

42 thoughts on “FF: Ghost Rider (Part 11)

  1. Exoka_ berkata:

    Yeay!!! 4 sekawan/? Sudah kembali seperti dulu!! ^.^/\

    cuma bisa kicep baca baekhyun nantang myungsoo kayak gitu..’-‘
    yaudahlah, fighting ya buat baekhyun dan authornya juga!! xD

  2. Tiikaa berkata:

    yuhuuuu,, eon update…
    Hehehe
    mksih ya eon, udh nyempetin wktu buat nulis ff dn update disela2 kerjaan eon yg padet itu…
    Eonie daebakkkkk

    ceritanya mkin seru ,,, itu myungsoo knpa gk ada rsa menyesalnya sma skli ya??
    Yeeeee ,, akhirnya kyungsoo mau izinin lay dn kris nemuin chanyeol…
    Kira2 baekhyun brhasil gak ya ngalahin myungsoo..???
    Oke deh eon , klanjutannya aku tunggu yaa….
    Sma kelanjutan ff eon lainnyaa🙂 .)

  3. phiwzz berkata:

    Aaaaaaaaaa…. part nya Kris bikin terharu😥
    Bener2 sayang banget kayanya Kyungsoo, Kris, n Lay ke Chanyeol (yaiyalah, scara mrk sahabat -___-)
    Jadi penasaran gimana flashback nya mrk ber4 waktu dulu sampe Yeol kecelakaan, but plisss thor, Yeol nya dibikin idup boleh?
    Next chap buruan update ya😀

  4. inhan99 berkata:

    wahh….. lanjutannya udah keluar…..

    크리스 , 레이 , 경수 과 찬열의는…… 친구 다시…..
    // abaikan

    ditunggu nextnya ya thor….
    jangan lama-lama…..

    pelase ^^

    keep writing😀

    jangan lama-lama

    제발….제발….

  5. cicil berkata:

    Wooooo aku gatau harus komen apa ‘-‘ lagi gapunya feel nih eon :”( eummm myungsoo antagonis yaaa -_- dasar, lagian mukanya emang mendukung(?)

    Lanjuttt

  6. indahtentiana berkata:

    Adududuh eonn . Jangan buat baekhyun meninggal dong . Gilak aja tu myungsoo kenapa nyebelin abis sih -_- . Next jgn lama eonni ^^ . Keep writing !!! ^^

  7. kim sangri berkata:

    Daebakk..daebak..daebakk..
    Keren ini!! Baekhyun oppa nantinya gimana? Apakah dia bernasib sama dengan chanyeol oppa? Oh tidak tidak jangan sampai ..
    Kak MiJa emang jjang

    lanjut lanjut lanjut/ala2upin ipin*ditabok kak ros*abaikan/
    harus lanjut..pokoknya lanjut.. Kak MiJa jgn coba2 PHP in yaa*apaan sih

    nggak sabar nunggu end nya ky gmn..

  8. kim young ra berkata:

    daebak (pake banget malah) thor~
    aku suka banget ff author, posting selanjutnya jangan lama ya thor
    keep fighting lah thor

  9. Ddangkoplak berkata:

    Weeew semakin menegangkan dan juga mengharukan. Perlahan tapi pasti setiap misteri bakal terkuak. Kkk, aku kira kyungsoo itu temen atau adiknya myungsoo krna namanya mirip…eeeh nyatanya enggak, hahahaha😄

  10. beagle line berkata:

    waahh smpe deg-deg’an bacanyaa
    di tunggu klanjutannya yaa authorr
    aku sllu bersabr mnunggu klanjutan ff author🙂
    oh mija fighthing😀

  11. jingyumk berkata:

    Yatuhaaann
    Baekhyun berani banget sii
    Chanyeol aja sampe kaget gitu ck,
    Thorr kenapa ga buat salah satu ff author jadi novel aja??
    yg protect you bagus tuh kalo dijadiin novel
    Soalnya setauku fanfic exo yg dijadiin novel itu romance semuaa..dan konflik nya ga sekuat
    Protect you atau half demon…dan ff mereka itu bukan ff friendship!
    Jujur ya aku sama teman sekelasku (kita ber3) ngefans bgt sama Ohmija
    Setiap nontin film ada pesawat tempurnya tbtb “adduuh keingetan protect you”
    Dan selalu begitu haha
    Eh kok ini malah curhat-.- btw ff ini jgn lama2 ya update nyaa
    Ohmija ganbatte’-‘9

  12. Icaa berkata:

    hiaaaa kenapa myungsoo antagonis T.T emang sih muka dan gayanya mendukung tapi sumpah jangan sampe dia dibikin kecelakaan trus meninggal -__- Myungsoo bias akuuu selain sehun dan donghaee T.T

  13. jp berkata:

    chanyeol kapan sadarnya ya? trus gimana caranya biar dia sadar? -entahlah, kita tunggu saja- biar gimanapun emang rasa persahabatan itu susah buat dilupain. syukurlah kyungsoo udah mulai maafin lay sama kris. ayo ditunggu part selanjutnya thor

  14. GD berkata:

    chanyeol cepetan sadar nak buat myungsoo kalah lomba buat baekhyun hidup bahagia ayolah nak baek kamu harus menang ngelawan si myungsoo ok? ditunggu next chap

  15. wulanaprian berkata:

    Baekhyun nantang myung soo? :O

    Oke buat kata2 persahabatan itu sederhana, ini saya suka bgt.

    Kalo dibawa ribet ya jdlah seperti mreka br4, tidak saling mengerti dan akhirnya pecah krn selisih paham. Yah walaupun memang kris salah tp dia ga punya pilihan.

    Oh mi ja, I love ur story as well😉 good luck for you

  16. Songhyebin52 berkata:

    Lanjut thor. Ini sedih seru banget, aku harap baekhyun bisa menang. Maaf karena baru coment di part 11

  17. s wanda putri berkata:

    baekhyun hwaiting!! kau hrs menang..
    sahabat tlh berkumpul nanti klo yeollie udah bangun persahabatannya jd 6 ditambah chenbaek

  18. tia08 berkata:

    speechless tiap baca ff ini & ff karya oh mija lain’a,..
    persahabatan mreka bener2 kerasa bgttttt, neomu joa :*

  19. ShinNitaO berkata:

    AAAA Baekhyun disini keren banget, dulu saja dia sangat penakut. Tapi sekarang bahkan dia sangat pemberani. Dah oh… apa itu?? Baekhyun mau menantang Myungsoo. Apa mungkin Baekhyun bisa, jika Baekhyun masuk ke arena balap dengan Mungsoo bukankan Myungsoo njuka akan berusaha untuk membunuhnya. Argh bagaimana kalau Baekhun mati T.T

    Chanyeol, kenapa dia tidak sadar-sadar, bisakanh dia hidup lagi, tinggak masuk ke tubuhnya dan…. bingo Chanyeol hiduuuup , yeah *apalah ini

    Keren lahhhhh

  20. amelia berkata:

    baekhyun parah.. nantangin myungsoo coba.. /.\
    aa.. baek ati” ~
    chanyeol cepetan sadar dong, biar kris buru” ngelaporin myungsoo.. ><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s