Shadow

IMG_10244132987450

Cast       :

– Kai EXO

– Kang Hyo Mun

– D.O EXO

Author : krisbeibe (@krisbeibe)

One Shoot / Ficklet ?

 

Yey akhirnya sempat ngepost nih ff wkwkwkwk tapi agak gaje nih ff nya ya udah deh

Happy Reading chingudeul… 🙂

 

“Bagiku kau adalah Cahaya  dan aku hanya bayanganmu  saja, jika kau berjalan aku akan mengikutimu. Bayangan sepertiku hanya mengikuti Cahaya…

Bukan memiliki Cahaya.”

 

 

Author POV

 

“annyeong Kai-a” panggil seorang yeoja, lalu yeoja itu pun memasuki sebuah kamar yang didominasikan warna Putih bersih itu.

“eo hyo mun, Kenapa kau kesini?” tanya kai yang masih asik dengan PSPnya

“Ya! Kita sudah berteman dari kecil apa aku tidak boleh mengunjungimu?” tanya hyomun pura-pura kesal, mendengar hyomun berkata seperti itu kai pun meletakan PSPnya disebelah meja ranjangnya,

“ya ya bukan begitu hyomun-a, mianhae yo..” ucap kai menyesali ucapannya tadi

“hahahaha… sudahlah aku hanya bercanda”

“kau sepertinya terlihat lebih bahagia dari pada biasanya? Apa yang terjadi?” tanya kai, karena sedari tadi kai melihat hyomun tersenyum-senyum sendiri

“ah! Iya… begini aku… sudah punya namja chingu” ucap hyomun sambil tersipu-sipu malu

“mwo? Lagi??” tanya kai tak percaya, karena belum lama ini hyomun baru putus dari pacarnya, Lay.

“hehe.. iya, dia sunbae ku dikampus. Namanya D.O oppa” jawab hyomun semangat

 

Kai POV

 

Kenapa kau tidak menyadari perasaanku?

Kenapa kau tidak memandangku sebagai seorang namja yang pantas melindungimu?

Kenapa kau tidak mengerti keadaaan ini?

Kau tau hatiku sangat sakit, ketika kau datang hanya untuk bercerita tentang namja chingumu, lalu datang lagi sambil menangis jika kau sudah putus dari namja chingumu itu.

Hatiku seperti tersayat-sayat dengan pisau yang tajam. Aku merasa kalau aku akan mati.

Tolong jangan seperti ini hyomun-a…

 

Author POV

 

Kai masih sibuk dengan pikirannya, sedangkan hyomun masih saja menceritakan namja chingunya.

—^^—

 

Keesokan harinya, dikampus kai sedang duduk santai dibawah pohon sambil main game.

“kai..” panggil hyomun dari kejauhan, kai yang menyadari ada yang memanggilnya pun menoleh, mencari arah asal suara tersebut.

“Hyomun..”  balas kai, wajahnya kini berubah setelah melihat hyomun bukan sendirian melaiinkan dengan seorang pria.

“apa dia d.o?” batik kai

“kai, perkenalkan ini d.o oppa. Oppa kenalkan ini kai dia sahabatku“ ucap hyomun sambil memperkenalkan 2 orang namja itu

“annyeong..” sapa d.o

“annyeong” balas kai sedikit menundukan kepalanya

“kami akan ke lotte world apa kau mau ikut bersama kami?” tanya hyomun pada kai

“kau harus ikut dengan kami, kai-ssi” sambung d.o

 

Kai POV

 

Mwo? Kenapa aku harus ikut dengan kalian?

Apa tidak cukup rasa sakit yang kau berikan hyomun-a ?

Apa kau ingin membuatku mati perlahan-lahan?

Aku tidak mau hyomun-a….

“ayolah… kau harus ikut dengan kami kai-a” ajak hyomun lagi

“tapi…” ucap kai belum selesai lalu dipotong oleh hyomun

“ayo, kau harus ikut dengan kami” paksa hyomun

 

 

Author POV

 

Kai pun akhirnya terpaksa ikut dengan mereka, sepanjang perjalanan menuju lotte world kai hanya diam duduk dibelakang.

Ketika mereka sampai, hyomun & d.o hanya asik berdua tanpa memperdulikan kai sendirian yang sedari tadi mengikuti mereka dari belakang.

hyomun-a hatiku sangat sakit’ batin kai, ia pun berhenti mengikuti hyomun & d.o

‘hyomun-a aku sudah tidak tahan lagi’ gumam kai, lalu berjalan pergi. Sesampainya kai dirumahnya ia pun berbaring dikasurnya.

Kai pun melirik hpnya yang sedari tadi berdering. Ternyata hyomun sudah 15x menelepon kai.

“yeoboseyo?”

“ya! Kau dimana? Aku dan d.o oppa mencarimu dari tadi.. lagian kenapa kau dari  tidak menjawab teleponku?” cecar hyomun terdengar khawatir

“aku tidak enak badan, jadi aku pulang duluan. Mianhae yo tidak memberitahu kalian” ucap kai

“kau sakit? Apa aku perlu kerumahmu? apa Bibi dan paman masih di luar kota?” tanya hyomun

“kau mau aku masakan apa? Aku akan beli bahan-bahannya” tambah hyomun

 

‘jika kau kesini hatiku akan lebih sakit dari pada sekarang ini’ batin kai

 

“kai..? kau mendengarku? Hei..” panggil hyomun dari sebrang

 

“ah ne… kau tidak perlu kesini.. aku hanya perlu istirahat saja.. mungkin tadi aku hanya terlalu capek.. Hooaam (nguap) aku sudah ngantuk aku tidur dulu ya, jaljayo” ucap kai bohong ia lalu menutup telepon setelah mendengar jawaban dari hyomun.

 

‘aku sakit… hatiku sangat sakit melihatmu dengan namja lain. Apa mungkin aku hanya dapt menjadi bayanganmu?’ batin kai

Air mata yang ia bendung dipelupuk matanya kini mengalir.

 

—-^^—-

 

Setahun pun berlalu, kai dan hoymun kini telah menyelesaikan study mereka.

Setahun itu juga kai tetap menjadi bayangan hyomun tanpa memberitahukan perasaannya.

Disebuah ruangan yang dipenuhi oleh kaca, terlihat kai sedang asik menari dengan  alunan lagu baby don’t cry dari EXO-K. Ia pun teringat dengan hyomun dan d.o yang setiap minggu kerumahnya hanya untuk menyapa atau berbicara santai. Rasa sakit itu pun menyeruak kepermukaan hatinya, ia ingin sekali menangis tetapi ia tidak bisa karena, rasa sakitnya tak akan sembuh hanya karena  air matanya mengalir. Ia pun berhenti menari lalu terduduk sambil memegang dadanya.

“appo..” gumamnya

 

—^^—-

 

Keesokan harinya….

“annyeong kai-a” sapa hyomun yang berada didepan pintu rumah kai tanpa didampingi d.o

“annyeong, mana d.o hyung tumben dia tidak terlihat biasanya dia selalu bersamamu.. masuk lah”

“emm.. dia nanti akan menjemputku” jawab hyomun lalu memasuki rumah kai

Kai pun berjalan menuju dapur dan keluar membawa 2 gelas jus ditangannya

Mereka terdiam sejenak sambil menatap TV yang sedang menyala didepan mereka.

“emm… aku punya kabar gembira” ucap hyomun membuka pembicaraan duluan

“apa?”

“aku akan menikah dengan d.o oppa” ucap hyomun lalu tersenyum ke arah kai

Kai terdiam, sangat terlihat jika ia sedang shock.

menikah? Secepat itu kha?’ batin kai

“kai..” panggil hyomun

‘apa kita tidak ditakdirkan untuk bersama? Apa aku hanya pantas menjadi bayanganmu saja?’

“kai-a..” panggil hyomun lagi sambil memegang bahu kai

“eo! Iya..” jawab kai ketika ia sadar hyomun memanggilnya

“ini…” ucap hyomun sambil memberikan sebuah undangan pernikahanya dengan d.o

 

Kai terdiam saat melihat undangan tersebut,tiba-tiba hp hyomun pun berdering

“oppa…” panggil hyomun dengan nada yang terdengar bahagia

 

“kau sudah sampai?” tanyanya

 

“em.. iya aku akan segera keluar” ucap hyomun

 

“kai, aku harus pulang, kau harus datang ya di acara pernikahanku, jangan lupa ajak taemin oppa.. aku pergi dulu annyeong” ucap hyomun

“iya, aku pasti akan datang. Annyeong”  balas kai

“ oh iya hyomun-a” panggil kai ketika hyomun masih berada diteras rumahnya

“wae?” tanya hyomun

“chukae yo..”

“gomawo” balas hyomun sambil tersenyum kepada kai, lalu berjalan kearah mobil d.o yang sudah berada  didepan rumah kai, d.o pun keluar ketika ia melihat hyomun mendekati mobilnya, sambil membuka pintu untuk hyomun, hyomun terlihat sangat bahagia dengan d.o.

D.o pun tersenyum ke arah kai, kai hanya membalas dengan senyum tipis.

Mereka pun meninggalkan rumah kai.

Kai lalu masuk kerumahnya kembali, lalu terduduk diruang tamu dimana ia tadi duduk dengan hyomun. Ia lalu melirik sebuah undangan berwarna biru tenang yang ada di meja.

‘Aku tau bagimu aku hanya bayanganmu, tapi tidak bisakah aku berhenti menjadi bayanganmu dan berubah menjadi cahaya yang terang untukmu?’ batin kai, ia pun menangis dalam diam.

 

—^^—-

Hari-H pernikahan Hyomun & D.O

-hari dimana bayagan itu mulai kehilangan cahayanya, dan memilih untuk hidup tanpa cahayanya itu-

 

Kai datang rapi dengan balutan Jas dan dasi kupu-kupu dengan kombinasi warna yang cocok untuk kulitnya. Ia lalu memasuki ruangan dimana khusus Pengantin Wanita menunggu.

“Chukae yo Hyomun-a” ucap kai lalu berjalan kearah hyomun yang sedang duduk.

“gomawo yo” balas hyomun hampir menangis, ia pun memeluk sahabatnya itu.

“Chukae” ucap kai lagi, meskipun hatinya telah menentukan jalan yang terbaik untuknya, tetapi didalam lubuk hatinya yang terdalam ia masih menyimpan perasaannya untuk hyomun.

“jangan mengucap seperti itu lagi, kau akan membuat aku menangis, kau juga harus cepat menikah” ucap hyomun lalu melepaskan pelukannya.

“oh iya, kenalin aku dengan yeoja chingumu nanti ya. Jangan lupa” sambung hyomun, lalu tersenyum.

“aku masih muda kenapa aku harus menikah muda? Hahahaha” ucap kai ditambah dengan tawanya

“ya! Kau mau menyindirku yang menikah muda ini?”

“ani, tapi itu kenyataannya… hahahha” canda kai

“isshhh! Pokoknya kau harus perkenalkan yeoja itu pada ku ya?”

“pasti” ucap kai singkat, lalu tersenyum tipis.

 

Upacara pernikahan pun berlangsung, terlihat hyomun berjalan anggun menuju altar, dan didepan altar d.o telah berdiri dengan gagah sedang tersenyum kearah calon istrinya.

Senyum diwajah sepasang pengantin itu menunjukan bahwa mereka sangat bahagia.

Kai yang menyaksikan itu hanya tersenyum, meskipun hatinya masih terasa sakit.

“gwaenchana?” tanya hyungnya, taemin yang sedang berdiri disamping kai kini.

Hanya hyung nya yang tau kalau kai menyukai hyomun.

“gwaechana hyung” ucap kai lalu tersenyum kearah hyung nya, agar hyung nya tidak khawatir.

 

‘Kebahagiaan orang yang aku cintai lebih penting dari pada kebahagiaanku sendiri’ batin kai

 

Tanpa Cahaya, bayangan tidak mungkin ada. Selamat tinggal Cahayaku.

 END

 

Gimana? Suka ngak?

Mian agak gaje trus alurnya kecepatannya hehehehe emang sengaja :3

Mian juga kalo typo bertebaran

Iklan

3 thoughts on “Shadow

  1. sehun,luhan,& me berkata:

    Eonni.. ini kecepetan!!pelan – pelan dong!*eh?! Maksudnya alurnya yg kecepetan kata2nya bagus gk terbelit-belit suka B.G.T!! Aku juga suka karna ada D.o oppa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s