FF: Before Now and Then Chapter 1

 

Author : LianaSan (@lianasan21)

Cast : Luhan

Park Minra

Sehun

Kim Yari

Chen

Choi Sujin and Other

Genre : Romance,Friendship,Sad (maybe)

Rating : PG-13+

Leght   : Chaptered

No Bash,No Plagiator

Happy reading ^^

««·»»

2007

Author POV

Hujan turun membasahi kota Seoul.Samar-samar terdengar suara tawa di antara derasnya suara hujan,suara tawa sekelompok remaja- dengan seragam sekolah menengah pertamanya- di sebuah kedai ramyun.

“Ya!! Geumanhae,aku sangat malu di lihat banyak pengunjung seperti ini.Kalian membuatku tampak seperti orang gila”protes seorang namja yang bernama Sehun.

“Hahahaha biarkan saja,itu salah mu sendiri Sehun-ah.Kita main Truth or Dare kalau kau memilih Dare,ya seperti itu lah,kau yang menanggung malu”sahut seorang yeoja bernama Minra dan di sambut tawa oleh keempat temannya yang lain.

“Sudahlah tak apa Sehun-ah,ini salahmu jadi jangan menyalahkan kami.Lagi pula kami hanya menyuruhmu untuk berteriak seperti orang gila ke seluruh pengunjung kan?”sahut Luhan

“Aiisshh… Terserahmu,sudah sore ayo Yari kita pulang”ajak Sehun sambil mengerucutkan bibirnya kesal

“Aigoo uri Sehun sedang kesal.Geurrae chingudeul kami pulang dulu,annyeong”pamit Yari sambil melambaikan tangannya,sedangkan Sehun menyiapkan payung untuk pulang.

“Sekarang tinggal kita berempat,apa kalian akan menunggu hujan reda atau akan pulang juga?”tanya Chen

“Sebaiknya kita pulang sekarang,kalau hujannya tidak reda sampai hari sudah gelap pasti kita pulang kemalaman”jawab Minra

“Ya sudah ayo kita pulang,aku harus mengerjakan makalah yang harus dikumpul besok.Kalau tidak aku bisa dimarahi Lee Songsaengnim”kata Sujin.Setelah itu keempat anak manusia itu berjalan menembus hujan dengan payung di tangan masing-masing.

 

««·»»

 

“Aigoo,Sujin-ah tadi Luhan keren sekali ya”puji Minra,sambil membayangkan wajah Luhan

“Ne ne,kalau kau suka bilang saja padanya.Aku yakin dia juga menyukaimu,karna dia juga sudah tau kau suka padanya,jadi nyatakan lagsung saja”ujar Sujin sambil membolak-balikkan makalahnya yang telah selesai.Saat ini Minra sedang berkunjung ke rumah Sujin,karena mereka bertetangga.

“tapi bagaimana,jika ia malah menjadi jijik padaku dan malah menjauhiku? Aku tak ingin persahabatan kita rusak hanya karna perasaanku yang bertepuk sebelah tangan”jawab Minra sambil menunduk sedih.Sujin yang melihat itu mengelus pelan puncak kepala Minra.

“sebaiknya perasaan ini ku pendam saja.Dengan menjadi sahabatnya saja aku sudah senang”kata Minra lagi dengan senyuman miris.

 

««·»»

 

“Ya,chingudeul sebulan lagi kita ujian kelulusan,Kita harus rajin belajar.Bagaimana kita mengadakan belajar bersama?”seru Luhan kepada kelima sahabatnya yang sedang sibuk mengobrol di teras rumah Minra.

~Hening~

“Kenapa diam saja?”tanya Luhan

“Ah,ne aku setuju tapi kenapa kau tiba-tiba jadi rajin begini?”bingung Sehun

“Aku hanya ingin belajar bersama dan menghabiskan tahun terakhirku di sekolah menengah pertama dengan baik dan tentu saja bersama kalian semua”jawab Luhan

“Ah kau benar Luhan-ah,setelah lulus kita semua akan berpisah.Sehun akan sekolah dibusan bersama Yari,Sujin akan menetap di Seoul,Minra akan sekolah di Australia,kau akan sekolah di Vancouver,sedangkan aku harus menetap di Beijing”seru Chen sedih.Semua yang mendengar kata Chen menjadi sedih,mereka akan berpisah dan tak tahu kapan bisa bertemu lagi.

“Geurae,mari kita belajar bersama dan menghabiskan tahun terakhir kita bersama dengan baik”seru Minra tiba-tiba.Semua menatapnya lalu tersenyum dan dengan bersamaan berseru “Ne” mereka lalu melanjutkan acara mengobrol dan setuju setiap hari rabu dan jumat mereka akan belajar bersama di rumah Luhan ataupun Yari.

“Hey,Minra apa kau yakin tidak mau menyatakan perasaanmu padanya?”bisik Chen pada Minra.Seketika tawa Minra berhenti lalu memperhatikan Luhan dengan senyuman miris.

“Ne,aku yakin.Ini tahun terakhir kita,aku tak ingin merusaknya lagipula belum tentu yang aku rasakan ini sungguh-sungguh kan? Bisa saja ini hanya cinta monyet”jawab Minra berbisik pada Chen dengan senyuman palsu,Chen balas tersenyum lalu menepuk bahu Minra pelan.

 

One Month later…

 

Ujian kelulusan telah berakhir.Luhan dan kawan-kawan lulus dengan nilai yang baik.Tetapi disaat semua murid senang akan kelulusan,Luhan dan kawan-kawannya malah sedih karena harus berpisah.Mereka mengadakan acara piknik untuk menjadi kenangan terakhir mereka sebelum berpisah,mereka saling memberi surat perpisahan dan membuat scrapbook untuk di tempeli foto para sahabat.Minra dia menuliskan sebuah surat untuk setiap anggota yang berisi kesannya,dan ia menuliskan untuk Luhan sebuah surat yang berisi pernyataan cintanya,karena menurutnya besok mereka akan berpisah dan tak ada gunanya memendam perasaan ini lagi toh dia juga tak akan pernah tahu bagaimana respon yang akan diberikan Luhan terhadapanya.Jadi Minra merasa tenang-tenang saja meski ia sangat gelisah dan sedih untuk berpisah dari sahabat-sabatnya.

“Chingudeul,surat yang tadi kita tulis jangan dibaca hari ini ne? Besok saja setelah kita sampai di tempat tujuan masing-masing.Aku hanya merasa lebih berkesan jika kita membacanya saat telah berpisah jadi kita akan selalu mengingat isi suratnya dengan baik.Surat kesan dari sahabat baik”Seru Chen.Semuanya mengangguk tak ada yang membalas ucapan Chen karena sibuk menahan tangis yang akhirnya meledak juga.Mereka semua saling berpelukkan lalu berfoto bersama dan pulang karna tanpa disadari hari sudah larut.Walaupun mereka pergi dengan sedih tapi mereka percaya mereka pasti akan bertemu kembali,Ya suatu hari nanti.

 

««·»»

 

Luhan POV

Hari yang melelahkan.Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang sekarang aku sudah sampai di rumahku di Vancouver.Aku sudah sangat lelah rasanya aku ingin cepat-cepat tidur tapi setelah membuka koper dan melihat surat-surat dari para sahabatku aku langsung menjadi semangat

“Wah ternyata tak ada Vitamin yang lebih hebat dari para sahabatku”gumamku

Aku mencari surat yang di tulis Minra,aku penasaran apa yang ia tulis karena aku tahu bahwa ia menyukaiku

“Ah,ini dia”seruku senang setelah menemukan surat Minra,aku membuka surat Minra dengan perasaan yang senang,gugup dan juga penasaran.

 

Luhan❤

 

Annyeong Lulu,apa kau baik?

Pasti kau baik karena kau itu kuat kekeke.Lulu setelah kita semua berpisah kau harus tetap rajin belajar ya.Jangan terlalu sering bermain bola,kau juga harus memikirkan nilaimu.

Lulu aku menyukaimu,sangat menyukaimu dan aku tahu kau mengetahuinya.Tapi aku ingin menyatakannya sendiri.Mianhae jika aku telah membuatmu merasa jijik denganku.Tapi aku mohon jangan pernah lupakan aku,jangan pernah lupa bahwa aku pernah menjadi sahabatmu.Perasaanku ini.Aku tahu bahwa perasaan ini tak akan pernah terbalas,tapi aku mohon jika kita bertemu lagi jangan pernah mengingatku sebagi Yeoja yang menjijikkan,tapi ingatlah aku sebagai sahabatmu,Saranghae.

Park Minra

Aku tercengang,kaget pada apa yang Minra tulis.Aku tak menyangka dia berfikir bahwa aku menganggapnya menjijikkan,itu tidak benar dia adalah sahabatku dan dia tidak menjijikkan.Pastinya aku tak akan pernah melupakan sahabatku,sahabat yang sangat menyukaiku.

 

2014

Author POV

Hiruk pikuk Bandara Incheon,membuat bingung seorang yeoja dengan tubuh mungil.Mencari sahabat lama diantara sekian banyaknya manusia di bandara itu sangatlah susah.Berkali-kalia ia menengok ke kanan dan ke kiri berharap dapat melihat papan nama yang bertuliskan namanya.

‘Aigoo,mereka dimana? Kenapa mereka tak terlihat juga?’ gerutu yeoja itu dalam hati.Yeoja itu mengeluarkan ponselnya hendak menelepon sahabatnya itu,tapi baru saja ia mengeluarkan ponselnya,ponsel itu sudah bordering.

“Yeoboseyo?”

 

“Yeoboseyo Minra-ya,ini aku sujin.Aku,sehun dan yari minta maaf karna tak bisa menjemputmu.Yari mengalami kontraksi melahirkan saat kami hendak menjemputmu.”

 

“Ne? Jinjjayo Yari melahirkan? Sehun bersama Yari kan? beritahu aku dimana rumah sakitnya,aku akan langsung kesana”jawab Minra shock dan panik

 

“Kami di Seoul hospital,Ne Sehun sedang di dalam bersama Yari.Sebaiknya kau cepat kemari aku sangat ketakutan mendengar suara teriakan Yari.”

 

“Ne aku akan segera kesana”jawab Minra lalu memutuskan sambungan teleponnya.Minra langsung berlari keluar bandara menembus lautan manusia -dengan membawa sebuah koper besar- yang berlalu lalang,Minra tak peduli dengan orang-orang yang menatapnya aneh.Dia hanya peduli pada Yari dan anaknya (Yari).Seperti orang gila Minra menyetop taksi lalu masuk dan berteriak ‘Seoul Hospital’ tanpa tahu bahwa di dalam taksi itu sudah ada seorang namja.

“Yak! Ige mwoya? Aku menempati taksi ini duluan!”seru namja itu Minra pun menoleh pada namja itu kaget.

“Mianhae,tapi bisakah taksi ini mengantarku dulu? Temanku sedang diantara hidup dan mati di rumah sakit”Minra menjawab namja itu takut-takut.Tapi namja itu masih terdiam,namja itu kaget tapi ia diam saja lalu mengangguk.

“Baiklah lagi pula tujuan kita sama”jawab namja itu lalu menyuruh supir taksi itu untuk melanjutkan perjalanan,sementara di sampingnya Minra benafas lega.

 

««·»»

 

Taksi itu sampai di Seoul Hospital

“Ahjussi,berapa yang harus kubayar?”tanya Minra sambil mengeluarkan dompetnya tapi namja di sampingnya menahan tangan Minra.

“Biar aku yang bayar”kata namja itu datar.Minra lalu membungkuk berterima kasih lalu keluar dari taksi dan mengambil kopernya di bagasi dengan buru-buru.

‘Huh dia masih sama seperti dulu,selalu mudah panik dan mudah percaya pada orang lain kalau namja ini bukan aku entah apalah yang akan terjadi padanya.Tapi dia masih terlihat manis dan menggemaskan,dasar anak itu’ kata namja itu dalam hati sambil tersenyum lalu membayar taksi.

 

Author POV

‘Huh untung saja ada namja itu kalau tidak aku harus berkutat dengan dompet dan membuang waktuku’ seru minra dalam hati.

“Ya!! Minra-ya!!”seru Sujin yang sedang duduk cemas di depan pintu UGD

“Hiyyaa,Sujin-ah bogoshipo.Bagaimana apa Yari baik-baik saja?”kata Minra dengan panik lalu memeluk sujin dan beberapa detik setelah itu mereka mendengar suara tangisan bayi.

“Hiyyaa,,,bayinya sudah lahir”teriak Sujin tertahan.Sehun keluar dari ruang UGD -dengan wajah pucat tapi bahagia- lalu berkata “Sujin dan Bayinya sehat.Bayinya adalah seorang namja”kata Sehun sambil tersenyum bahagia.Sujin dan Minra pun tersenyum lalu menangis bahagia.

“Yak! Sehun mianhae saat kau dan Yari menikah aku tak bisa datang tapi seperti janjiku aku telah datang saat Malaikat Kecilmu lahir”seru Minra terbata-bata karna menangis saking senangnya lalu menghampiri Sehun dan menepuk bahu namja itu pelan.Sehun lalu tersenyum senang “Ne gwencanha Minra-ya,setidaknya kamu datang”jawab Sehun dan tepat setelah Sehun selesai berbicara 2 orang namja tampan datang menghampiri mereka.

“Yak sehun-ah chukkae,maaf aku telat.Tadi sangatlah susah mencari taksi di banda….Yak!Neo?Minra? Yaakk bogoshiposeo”teriak salah satu namja itu dan berlari ke arah Minra lalu memeluknya.

“Aigoo Chen,nado bogoshipo”jawab Minra dan memeluk Chen kembali,mereka berdua tak menyadari tatapan membunuh salah seorang namja.

“Sujin-ah kenapa kau tak bilang kalau Chen juga datang?”tanya Minra pada sujin

“Mianhae tadi aku terlalu panik sampai lupa bilang kalau Luhan dan Chen juga datang”jawab Sujin dengan seringai kecil di bibirnya.

“Mwo?Luhan?”tanya Minra kaget lalu menolahe ke belakang Chen dan menganga tidak percaya.

“Minra-ya,apa kau lupa dengan wajahku huh? Padahal tadi kita satu taksi tapi kau tetap tak mengenaliku”seru -namja itu yang ternyata- Luhan sambil memasang wajah cemberut sedangkan yang lainnya tertawa mendengar kebodohan Minra.

“Mianhae,kau terlihat lebih tampan Lulu”kata Minra tanpa disadarinya.

“Hahahaha aku memang tampan Minra-ya”jawab Luhan yang membuat mereka semakin tertawa tapi malah menyadarkan Sehun untuk menemani Istrinya yang telah di pindahkan ke ruang rawat inap.

“Aku pergi dulu untuk melihat Yari”seru Sehun lalu berlari pergi meninggalkan semua sahabatnya yang sedang tertawa senang terkecuali Minra yang masih memandang Luhan shock.

“Hey mari kita lihat aegy-nya”seru Chen yang membuat Minra tersadar lalu berjalan mengikuti yang lainnya.

TBC

 

6 thoughts on “FF: Before Now and Then Chapter 1

  1. lusyelf berkata:

    isshh~ minra pabbo banget sih…masak namja ciutee kyak luhan gk dikenalinya¿¿ aneh–”

    keep writing thor n jngan lama2 chapt berikutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s