FF : Unexpectable Meeting

Judul : Unexpectable Meeting

Author : SICAchenbaek

Cast : EXO Chen, Jessica(OC), You (OC)

Genre : Romance, Fluff

Rating : PG-13

Disclaimer :

From SICAchenbaek = FF INI SEBENERNYA PUNYA TEMENKU, YANG BUAT NAMANYA ELLAlutao (Marshella Halim), jadi bisa dibilang ini FF titipan. FF ini murni dari otak, pikiran, dan imajinasi sang penulis yaitu ELLAlutao. Jika alur cerita kurang nyambung atau banyak typo bertebaran, mohon dimaklumi.

FF ini pernah di post di imagineaboutexo.blogspot.com dengan judul yang berbeda

-_______________________-

Kejadian ini bermula ketika kamu lagi bermain petak umpet bersama teman – teman kamu disebuah taman yang indah di sore hari . Dan yang pertama kali jaga adalah kamu , lalu kamu mulai menghitung dari 1 samai 10 . Setelah selasai menghitung kamu mulai mencari teman kamu  , dan dari 6 teman kamu , kamu telah berhasil menemukkan 4 orang teman kamu yaitu 2 cowok dan 2 cewek . Lalu setelah berusaha kembali , kamu berhasil menemukan teman kamu 1 lagi yaitu seorang anak perempuan . Dan ketika permainan sudah berjalan sekitar 15 menit , dan ternyata ada teman kamu yang belum ditemukan . Akhirnya kalian smeua memutuskan untuk mencarinya dengan cara berpencar . Ketika di ujung jalan kamu melihat sesosok laki – laki yang mirip sekali dengan teman kamu . Lalu kamu menghampirinya . Dengan tidak basa basi lagi kamu langsung menarik tangannya samil berkata : ” YAH !! WHAT ARE YOU DOING IN HERE ?”. Orang yang kamu tarik itu ternyata hanya diam saja , menyadari tingkah laku teman kamu yang tidak seperti biasanya lalu kamu menoleh kebelakang dan ternyata itu bukan teman kamu melainkan itu adalah CHEN , anggota group band EXO dari Korea Selatan yang sekarang ni sangat terkenal dan sangat digemari terutama oleh kaum hawa . Dan ternyata Chen adalah bias kamu yang selama ini kam pikirkan kapan yah  aku bisa bertemu dan bertatap muka secara langsung .

Setelah menyadari akan kejadian itu , kamu langsung melepaskan tangan kau dari lengannya dan kamu meminta maaf kepada dia . Dengan senyuman yang manis lalu Chen berkata kepada kamu : ” iya gak papa . Jamkkanmanyo , kamu mau kemana kok sepertinya kamu seperti orang kebingungan?”

Kamu : ” hehm ? oh , itu . aku lagi cari teman aku , tadi aku lagi maen sama teman aku tapi pas lagi maen tiba – tiba saja teman aku tidak tahu kemana”.

Chen : ” oh , boleh aku ikut bantu ?”

kamu : “Mwo ? Yakin kamu mau bantu aku ?”

Chen : ” iya , sangat yaking . Memangnya kenapa ? tidak boleh ?”

Kamu : ” boleh saja , tapikan kita baru kenal sekarang”.

Chen : ” sudahlah tak apa , aku hanya ingin membantu kamu saja”

Kamu : ” oh ya sudahlah ayo”

Kamu pun pergi dengan Chen mencari teman kamu yang hilang itu  dengan perasaan yang sangat senang karna bisa pergi dengan Chen . Lalu ditengah pencarian , kamu terjatuh di jalan karna kamu jalannya tidak hati – hati . Chen pun melihat kamu , dengan sigap ia segera membantu  kamu untuk berdiri . Lalu Chen bertanya kepada kamu

Chen : ” gwaenchana?”

Kamu : ” oh , ne ”

Chen  : ” kamu yakin ?

Kamu : ” iya , aku gak papa kok”

Chen : ” ya sudah kalau begitu ayok lanjut cari teman kamu lagi”

Lalu kamu mencoba berdiri , dimana Chen juga membantu kamu berdiri dengan memegang tangan kamu . Lalu setelah dicoba kamu malah terjatuh kembali karna kaki kamu itu benar – benar skait dan tidak bisa jalan  Akhirnya CHEN memutuskan untuk menggendong kamu dengan cara “piggy bag” . Yang awalnya kamu tidak mau , lalu Chen memaksa kamu untuk mau digendongnya karna Chen tdak suka melihat ada perempuan yang kesakitan . Akhirnya kamu pun digendong sama dia dan di bawa pulang ke rumah kamu . Ketika di perjalan pulang  …

Chen :  ” betul rumah kamu lewat jalan sini ?”

Kamu : ” iya “.

Ketika itu ada teman kamu yang bernama Jesiica lewat dan ia melihat kamu digendong oleh sesosok cowok yang tidak dikenalnya lalu teman kamu ini menghampiri kamu ..

Jessica : ” CHINGGU YAH !!! IGEOMWOYEYO ? Ini siapa ? Apa yang terjadi sama kamu ? Kenapa kamu bisa digendong sama dia ?

Chen : “jeo ? oh , Jeoneun Chenimnida”

Kamu : ” iya ,kenalin jes ini chen . Chen ini jessica”.

Chen : ” maaf jess , aku harus mengantar teman kamu ini kerumahnya soalnya ia tidak bisa jalan gara – gara tadi jatuh di jalan”.

Jessica : ” MWO ?!!!! Kamu jatuh ? Ya udah cepet bawa dia pulang”.

Kamu : ” maaf yah jess , aku tidak bisa bantu lagi . Mianhae”.

Jessica : ” ya sudah tidak apa – apa . Tapi kamu cepat sembuh yah , nanti aku bilangin sama anak – anak yang lain deh”.

Kamu : ” gomawo jessica .. Annyeong:

Jessica : ” annyeong”🙂

Setelah selesai pembicaraan kamu dan Chen akhirnya pergi dan setelah itu tibalah kamu di rumah kamu . Lalu kamu bilang kepada Chen kalau kamu turun , lalu Chen menurunan kamu lalu ia meminta kunc rumah kamu agar ia saja yang membukanya karna ia tahu kalau kamu yang membuka pintu akan sangat kesulitan . Kamu memberikan kunci rumah dan ketika pintunya sudah terbuka kamu dibopong kembali oleh Chen lalu kalian berdua masuk kerumah dan duduk di ruang tamu . Setelah itu Chen menanyakan kotak obat ada dimana , dan kamu memberitahukan tempat dimana kotak obat itu berada  . Lalu Chen megambil kotak obat itu dan mulai mengobati kaki kamu yang sakit itu , dengan perlahan Chen mulai mengobati kaki kamu . Dengan perasaan yang campur aduk kamu tidak tahu harus mengatakan apa dan berbuat bagaimana karna melihat kelembutan Chen langsung di depan mata kamu . Setelah Chen selesai mengobati kaki kamu , ia pamit untuk pulang .

Chen : ” hmm . aku pamit pulang dulu yah”.

kamu : *bengong dan hanya terdiam*

Chen : ” Hei , kok malah bengong gitu sih?” * sambil menyenggol tangan kamu*

Kamu : ” Hah ? kamu tadi bilang apa ?

CHEN : ” aku pulang dulu”

Kamu : ” oh , oke . Btw , makasih yah udah obatin kaki aku ini”.

Chen : ” sama – sama”

Lalu kamu mengantarkan Chen keluar dari rumah kamu dengan kaki yang mash sakit itu . Lalu sebelum keluar gerbang rumah kamu lalu Chen berbalik arah , yaitu ke arah kamu . Lalu Chen mendekat ke kamu dan CUP :* sebuah ciuman terlempar ke pipi kamu . Kamu sangat terkejut akan perlakuan dari Chen lalu kamu hanya bisa tersenyum malu dan muka kamu mulai memerah karna malu . Setelah itu Chen pun pulang . Kamu mengunci pintu gerbang dan pintu kayu lalu kamu masuk ke kamar dan mencubit diri kamu sendiri karna kamu merasa bahwa semua kejadian hari ini adalah mimpi tapi ternyata tidak karna cubitan itu terasa sangat sakit . Lalu kamu tersenyum bahagia yang tidak bisa diumpatkan lagi dan kamu memegang pipi yang tadi dicium oleh CHEN .

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s