FF : The One That Got Away (1 of 3 )

Title : The One That Got Away (1 of  3 )

Author : Nara Wu

Cast :

  • Kris / Wu Yi Fan
  • Luhan/ Xi Luhan
  • Kwan Nara

Other Cast :

  • Han Chaeran
  • Lay / Zhang Yixing
  • Kim Suho
  • Gyu Na Mi

Genre : Romance , Hurt/Comfort , Comedy

Rating : R

Length : 4525 words *maybe*

 

Kamu masih ingat ?? tiap jengkal kebodohan kita dulu ??

Apa kamu masih ingat tentang khayalan kita tentang rumah masa depan ??

Rumah berdesain minimalis , halaman luas yang berhiaskan berbagai macam bunga , atap yang berisikan gazebo kecil dengan lampion berwarna-warni , dan lampu-lampu yang hangat.

Apa semudah itu kau melupakanku Wu Yi Fan ??

Semudah itu menjadikanku serpihan yang bahkan tak kau kenang ??

Lalu bagaimana denganku disini ? Aku yang masih mencintaimu seperti tahun-tahun yang lalu .

 

Kwan Nara POV

Aku terbangun lagi dengan mata sembap yang tak pernah absen dengan hanya sekedar memutar memori yang sama seperti malam tadi . Ya , kuakui aku begitu mengagumi Wu Yi Fan , ah ani.. Mencintainya mungkin kata yang lebih tepat . Namja yang kutemukan dalam kerapuhannya pada malam itu , dan membuatku tergugah untuk membantunya bangkit . Namun apa yang terjadi saat ia bangkit ? Ia berubah menjadi sosok bengis yang sangat kubenci , sosok rapuh yang tak pernah suka kulihat sejak dulu . Dan perubahan sikapnya seperti sebuah misteri yang menyakitiku , yang membuatku mati perlahan .

 

*flashback*

“Sejak kapan kau suka balap liar seperti ini Wu Yi Fan ?? Aigoo , aku tak percaya teman kecilku sekarang adalah seorang pembalap liar eoh ??”

Pria itu hanya mengacak rambutnya salah tingkah sambil memamerkan sederet gigi putihnya . Aku hanya menatapnya heran . Apa yang ada difikirannya ? ketika ribuan orang diluar sana mengharapkan umur panjang , pria jangkung ini justru menggadaikan hidupnya di arena balap .

“Kau tahu ? Desiran angin yang bertambah kencang tiap aku menarik tuas gasnya seakan mengisi rongga-rongga kosong dalam hidupku . Aku cukup berpacu dengan kecepatan dan waktu untuk menyalurkan rasa sepiku ,mengusir rasa kecewaku dengan keadaan sekitarku . Aku sudah muak dikekang dan aku hanya ingin bebas”

Lagi-lagi pria disampingku ini tersenyum , namun entah mengapa rasanya berbeda . Seperti ada luka yang tersirat melalui sorot matanya . Dia menghela nafasnya kasar dan menatapku dalam .

“Wae? Jangan menatapku seperti itu . Perlu kau tahu Kwan Nara , aku bukanlah Wu Yi Fan yang dulu”

Dia membelai puncak kepalaku lembut dan meninggalkanku sendiri . Entah , tapi rasanya sangat menyakitkan melihat da berubah sedrastis itu , Wu Yi Fan yang optimis dan ceria berubah menjadi sangat kelam dan rapuh . Sulit rasanya untuk menyelaminya dan mengerti apa yang dirasakannya .

………………….

Aku masih mengaduk-aduk kopi didepanku bosan . Tak ada yang menarik di liburanku kali ini .

You’ve got a new message ! Kkrong!!!

Aku tersentak mendengar handphoneku berdering menandankan pesan masuk . Aku segera membukanya . Ah .. Han Chae Ran

Frm: Han Chae Ran

Nara-ya , bogoshipoooooo >.< ikutlah denganku bermain di sungai Han ? eotte ? anggap saja ini reuni setelah sekian lama kita tak bertemu chingu-ya L

Reply  to: Han Chae Ran

AAAA nadooo ! neomu bogoshipoooo T.T nde ?? ah ara . Kita bertemu satu jam lagi di sungai Han  , Chae Ran-ah❤

Aku segera keluar dari kafe dan menyetop taksi agar bisa segera menemui teman lamaku itu , ah rindu sekali rasanya ketika harus mengingat saat-saat sekolah dulu .

Aku mengedarkan pandanganku ke segala arah . Aku tak dapat menemukan sosok Chae Ran dimanapun . Aish , banyak sekali orang-orang berpacaran disini ,membuat iri saja . Tiba-tiba aku teringat dengan Kris , ya .. namja bernama asli Wu Yi Fan yang tak sengaja kutemui di kafe beberapa waktu lalu . Sepertinya aku mulai gila , aku bahkan benar-benar merindukannya sekarang .

“Kwan Nara !!”

Aku menoleh kebelakang dan ternyata disana sudah ada Han Chae Ran dan … ah tunggu ! Kris ?? Aku menghampiri Chae Ran yang ternyata tak datang sendiri , melainkan bersama Kris dan yeoja tak kukenal.

“Ah , Nara-ya kau masih ingat dia ?? dia Kris .. Wu Yi fan . Kau masih ingat eoh ??”

“Ah nde , aku sudah bertemu dengannya beberapa waktu lalu”

“Jinjjayo ?? wah daebak ! dan satu lagi ini chinguku di kampus , Gyu Na Mi . Dia juga yeojachingunya Kris”

Aku mematung sesaat ketika Chaeran menyinggung tentang yeojachingu Kris , Gyu Na Mi .  Aku menyadari kebodohanku sesaat yang termakan kata-kata menyedihkan Kris . Mana mungkin dia kesepian jika dia punya yeojachingu yang erggg … cantik seperti Gyu Na Mi .

“Annyeong , Kwan Nara imnida” Ujarku seceria mungkin .

“Annyeong , Gyu Na Mi imnida” Balasnya ramah .

Gadis itu benar-benar tanpa cela , anggun , ramah dan lembut . Tak sepertiku yang tomboy dan ceroboh .

Dan tiba-tiba aku melihat kembali 2 namja berdatangan kearah kami . Namja yang satu tidak lebih tinggi dari Kris , namun kulitnya seputih susu dan berwajah imut , satunya lagi juga bahkan tak lebih tinggi dari namja imut itu .

“Nara , namja imut yang sedang kau lihat itu bernama Xi Luhan , dan namja yang satunya lagi adalah nae namjachingueyo .. Kim Suho”

Aku mendelik sebal mendengar penjelasan Chaeran,jadi dia membawaku kesini untuk menjadi obat nyamuk diantara merek-mereka yang berpacaran ?? aigooo

“Ya kau bermaksud menjadikanku obat nyamuk eoh ?? neo ! Aish jinjja chaeran-ah!” Aku berteriak kesal ,yeoja didepanku hanya menyengir lebar diikuti tawa yang lainnya .

“Kenapa kau setakut itu menjadi obat nyamuk Nara-ah ?? lagipula aku heran padamu . Kau cantik , pintar , tanpa cela .. ya kecuali sifat ceroboh dan keras kepalamu yang tak pernah hilang kkk ~apa aku tak lihat ada Luhan disini ??dia juga tak punya pasangan ,keep calm honey”

Chaeran mencolek daguku dan mengerlingkan sebelah matanya , sungguh cara yang menjijikkan untuk menjodoh-jodohkanku !

“Nikmati saja , kajja !” Ujar namja imut bernama Luhan itu dengan senyum tulusnya . Hmm baiklah , setidaknya Chaerin tak mungkin menyerahkanku pada namja jahat bukan ?

Kami memutuskan untuk pergi ke lotte world dan bersenang-senang disana . Rasa kesalku memudar seketika setelah mengetahui Luhan sangat sangat baik dan menyenangkan . Mudah sekali membuatku nyaman berada di sekitarnya .

“Nara-ya , palli ! Aku menemukan sesuatu yang sangat lucu “

Namja imut itu berteriak histeris sekali dan menarikku ke stand aksesoris .

“Woah oppa , daebak !”

Aku terus mengedarkan pandanganku ke tiap aksesoris yang dijajakan . Hingga akhirnya ..

TAP!

“Ige mwoya ?!”

Aku sedikit kaget ketika ada sesuatu yang terpasang dikepalaku secara tiba-tiba . Luhan menarikku ke sebuah kaca besar didekat stand . Lagi-lagi aku dibuat terkesan . Dia memakaikanku topi koala yang sepasang dengan miliknya *inspired by topi koala luhan di exo showtime 3 kkk~*

“Woaaah , kyeowo !”

Dia mencubitku gemas , dapat kurasakan pipiku merona seketika . Senyumnya benar-benar membuatku gila . Oh Tuhan , tampar aku sekarang . Baru beberapa jam sebelumnya aku merindukan Kris , dan sekarang aku menyukai namja imut didepanku ini ? Kau akan dapat hukuman karna terlalu serakah Kwan Nara.

Aku sedikit melupakan Kris dan yeojachingunya itu karna namja disampingku ini tak henti-hentinya membuatku terkejut sekaligus gembira . Yah , setidaknya aku bersenang-senang daripada harus  sedih seharian karna Kris . Hari ini benar-benar mengasyikkan , Han Chaeran Saranghae ^^

 

…………………………………………….

Aku menggeliat di atas kasurku yang sangat nyaman ini , rasanya tak ingin beranjak sedikitpun . It’s holiday u know ?? . Hari ini harus kemanakah akuuu ?? Chaeran akan pergi kencan dengan Suho oppa . Lalu aku ?  ah ! Luhanie Oppa ! Sejak  Chaeran mengenalkanku dengannya , aku dan Luhan oppa memang menjadi sangat dekat . Aku segera menggapai ponselku dan mengetik sebuah pesan singkat untuknya .

To: Hannie Oppa

Oppa ! Bagaimana kalau kita pergi kesuatu tempat hari ini ? Jebaaaal , kau tidak mau melihatku yang cantik ini mati karna bosan eoh ?? Jebal oppa , aku berjanji akan beraegyo didepanmu nanti :3 *bbuing~bbuing~*

Setelah mengirimkannya pesan , aku segera bergegas mandi . Huaa semoga saja dia mempunyai waktu luang untukku hari ini T.T

Belum sampai kakiku melangkah ke kamar mandi ponselku berdering .

You’ve got a new message ! Kkrong!!!

Aigoo aku baru menyadari betapa kekanak-kanakannya aku setelah mendengar ringtone suara naga kecil bernama kkrong di film kartun pororo favoritku .

From: Hannie Oppa

YA ! Bisakah kau tidak mengirimiku pesan jika hanya ada maunya saja eoh? Aish jinjja gadis busuk ini ! -_-  Mati saja kau ! Aku tak peduli :p

Demi Luhan , sepertinya namja ini benar-benar mau mati ditanganku , kau membangunkan naga cantik yang bersemayam diragaku oppa .

To: Hannie Oppa

Chugollae ??? Dwasseo !

Aku menggembungkan pipiku kesal , tiba-tiba moodku untuk mandipun menghilang . HUAAAAA menyebalkan ! dasar kau Xi Luhan !

Lagi-lagi ponselku berdering . Namja sialan itu lagi errgggg

From: Hannie Oppa

Benarkah kau akan beraegyo didepanku? Yakso ? Aku tak yakin kau akan melakukannya . Yeoja aneh sepertimu tak akan pantas bertingkah imut

Aku menggeram kesal , namja ini benar-benar menguji kesabaranku , Aku segera memencat tombol call di ponselku dan saat sudah terhubung olehnya aku pun ………

“YA XI LUHAN  BISAKAH KAU BERHENTI BERTELE-TELE EOH??? APA SETELAH KAU PUAS MENGEJEKKU KAU AKAN MENGAJAKKU PERGI ?? AAAH GEUREKUNA , EJEK AKU SEPUASMU XIAO LU !”

Di ujung sana aku hanya mendengarnya tertawa renyah . Dia benar-benar menyebalkan !

“YA!!! CHUGOLLAE ??? KAU BENAR-BENAR AKAN MATI DITANGANKU OPPA !”

Aku mengancanmya lebih sadis lagi , namun yang kudengar hanyalah suara tawanya yang lebih keras lagi .Aku menunggunya dengan sangat bodoh hingga ia berhenti tertawa .

“Aigoo , uri Nara sedang PMS eoh ? ini bahkan masih pagi Kwan Nara dan kau nyaris membuatku mati karna lelah tertawa . Suaramu begitu nyaring ditelingaku kkk~”

“Dwesseo ! Aku tutup telfonnya!”

“Chankkaman !”

“Wae” Sahutku malas .

“Aku akan menjemputmu satu jam lagi di apartemenmu nona Kwan”

“Nde?”

Belum sempat aku mendengar jawabannya dia sudahmemutus telfonnya terlebih dahulu . Aigoo ,menyebalkan sekali dia . Aku segera beranjak kemar mandi dan sarapan sesukaku saja . Dan namja itu menepati janjinya , dia menjemputku ! YEAAAAAH ! SELAMAT TINGGAL  APARTEMEN MEMBOSANKAN !

…………………….

“Oppa , kita mau kemana ?”

“Diam saja tuan putri”

“Mana ada seseorang yang berkata seperti itu pada tuan putri” Cibirku kesal. Dia menghela nafasnya dan lagi-lagi mengeluarkan tawanya yang menyebalkan itu .

“Baik kalau begitu aku ralat , diam saja gadis menyebalkan”

Aku mempoutkan bibirku kesal . Namja ini benar-benar membuatku gemas . Hari ini dia sangat tampan dengan hanya mengenakan kemaja santai berwarna cerah . Wajahnya mengingatkanku pada marshmellow , terlihat sangat lembut , putih , dan lucu . Aku segera memalingkan pandanganku dan berusaha memfokuskan diri pada jalanan diluar jendela mobil . Aish semoga saja dia tidak melihat wajahku yang pastinya sudah memerah ini , kau memalukan Kwan Nara !

Semakin lama , pemandangan jalan diluar jendela mobil seperti hutan .  Cantik sekali , ada banyak pohon di setiap sisi jalan dan tak lupa bunga-bunga yang bermekaran. Ini benar-benar menyegarkan setelah sekian lama berkutat di kota yang dipadati oleh banyak orang ,kendaraan dan tentu saja gedung-gedung tinggi .

“Tutup mulutmu Kwan Nara , bisa-bisa ada lalat yang masuk kemulutmu jika terus seperti itu”

Aku melemparkan death glare andalanku , aneh sekali namja ini senang sekali membuatku kesal sepertinya .

“Wae? Aku tampan eoh ? Ah Arasseo , aku memang tampan , kau tak perlu memandangku seperti itu kkk~”

Aku mencubit lengannya gemas sembari menertawakan kekonyolannya . Aish , namja ini narsis sekali . Tak terasa Luhan oppa sudah memakirkan mobilnya disisi jalan yang dikelilingi bunga-bunga yang bermekaran , warnanya cocok sekali dengan kemeja yang kupakai saat ini .

“Woah yeoppoda”

Aku lagi-lagi tak dapat menutupi kekagumanku pada pemandangan yang disuguhkan di depanku kini .

“Kwan Nara!”

Namja imut itu memanggilku disaat aku masih asik memandangi bunga-bunga itu dan tiba-tiba saat aku menoleh

JPRET!

dg

“Cantik , mereka cantik sepertimu “

Ujar namja imut masih asik memandangi kameranya .

Darah dipipiku berdesir hebat , aku segera memalingkan wajahku dan mencoba berfikir lebih waras .

“Oppa , kajja ! Aku sudah tak sabar berjalan-jalan”

Ucapku senormal mungkin , menutupi rasa aneh yang seperti mau meledak-ledak karna perkataan namja itu .

Dia menggaet tanganku cepat dan menarikku untuk berada dekat dengannya , lagi-lagi jantungku ini tak tahu malu karna terus berdegup sangat kencang hingga mungkin saja terdengar olehnya.

“Woah aku tak menyesal mengajakmu kesini , neomu yeoppo”

“Kau sudah pernah kemari sebelumnya oppa ?”

“Opseo, aku hanya sering mendengarnya dari teman-temanku “

“Jeongmal ? eiyy jangan berbohong padaku Oppa”

“Jeongmalyo , aku baru saja mengecek rutenya sebelum kita kemari melalui GPS , seharusnya kau sudah cukup bersyukur kita tidak tersesat saat kemari kkk~”

Dia mengacak rambutku pelan dan tertawa ,lagi-lagi membuat jantungku berdegup tak karuan .

“Oppa , lihat ada permen kapas” Ujarku menarik-narik tangannya histeris , aku sungguh menyukai segala hal yang manis.

“Tunggu disini , aku akan membelikannya untukmu”

“Jinjja ? Gomawo”

Aku terseyum riang melihatnya kembali membawa 1 permen kapas berwarna pink yang lumayan  besar . Kami kembali menikmati pemandangan indah disekitar kami. Tak lupa kami berselca ria untuk kenang-kenangan . Sungguh menyenangkan !

“Ah chankkaman , bukankah itu Kris ?”

Aku melihat kearah yang ditunjuk olehnya , dan memang benar ada Kris disana bersama Na Mi tentu saja . Tiba-tiba rasa sesak yang kurasakan saat pertama kali mengenal Na Mi waktu itu , kembali lagi .

“Kris!”

Namja imut itu memanggil Kris yang berada tak jauh dari kami .

“Ah annyeong hyung”

Kris menghampiri kami tentu saja bersama kekasihnya , kami saling memberi salam satu sama lain .

“Apa yang kau lakukan disini ?”

“Na Mi memintaku untuk menemaninya untuk mengambil foto-foto pemandangan disini Hyung , kau sendiri ?”

“Aku ? Tentu saja berkencan” Ujar namja imut itu spontan membuatku terkejut . Dapat kulihat ekspresi Kris tak kalah terkejutnya denganku .

“Ah geurekuna”

Aku memutuskan menarik tangan Luhan Oppa , aku tak ingin berlama-lama melihat mereka yang hanya merusak moodku .

“Oppa kajja kita pergi melihat-lihat lagi  , kita tidak boleh mengganggu kencan mereka”

Namja itu mengangguk tanda mengerti dan kami pun segera pamit kepada mereka berdua untuk melihat-lihat pemandangan yang lainnya .Setelah sekian lama berjalan , kami menemukan sebuah bangku panjang untuk melepas lelah kami .

“Na-ya , kau tahu aku tak pernah merasa senyaman ini dengan seseorang”

Aku termenung sebentar berusaha mencerna apa yang ia katakan .

“Semua yeoja yang mendekatiku tidak pernah menjadi dirinya sendiri , mereka semua hanya berpura-pura . Ah ya , satu lagi .. mereka terlalu banyak berdandan kkk~”

Dia tertawa sekilas namun kembali menunjukkan wajah seriusnya yang kalau dilihat dari segimanapun tetap saja imut .

“Ah , kau harus melihat ini”

Aku tertegun mendengarnya , dia merogoh saku celananya danmengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna pink yang berhiaskan pita berwarna senada . Dia menyodorkan kotak itu padaku dan wajahnya seakan menyuruhku untuk membukanya . Aku membukanya hati-hati dan ketika aku melihat isi didalamnya , ada sebuah cincin bermatakan berlian berwarna pink yang sangaaaaaaat indah.

Untitled

Dia mengambil kotak itu kembali dan mengeluarkan cincin itu dari tempatnya . Dia menarik tangan kiriku dan memakaikan cincin indah itu di jari manisku . Dia menatapku lekat dan menunjukkan senyum terbaiknya yang selalu aku suka .

“Nara-ya , apa kau mau menjadi yeojachinguku ? kau berbeda , kau membuatku merasa sempurna , kau satu-satunya gadis yang membuatku nyaman”

Sungguh , rasanya benar-benar seperti hanyut dalam drama-drama yang sering kutonton di tv . Dan … GYAAAAA ! aku tak menyangka akan merasakan hal yang tak jauh berbeda ,ini sangat membahagiakan . Semoga saja dengan Luhan oppa aku tak akan pernah merasa kesepian lagi , tak perlu merasa sedih lagi melihat Kris bersama yeojachingunya dan yang pasti melupakan namja jangkung itu . Aku menganggukkan kepalaku perlahan dan ikut memperlihatkannya senyum terbaikku , tanda aku benar-benar bahagia .

“Of course oppa”

“Gomawo , jeongmal jeongmal gomawo”

Dia tersenyum sangat lebar dan memelukku erat . Tuhan ,kuharap kehangatan ini takkan pernah pudar . Setelah adegan yang sangat membahagiakan ini , kami bersenang-senang kembali dan memutuskan untuk makan malam bersama sebelum akhirnya ia mengantarku pulang .

Apa ini langkah yang tepat Tuhan ?

Mengapa aku merasa seperti membohongi sisi hatiku yang lainnya ?

Aku memainkan cincin yang bersinggah manis di jariku kini , mengapa hatiku ragu ?

Apa ini bisa dibilang suatu kebohongan ? namun aku tak dapat memungkiri betapaku memuja Luhan oppa. Siapa yang dapat menolak namja berwajah imut itu ? Namja itu sangat baik , menyenangkan ,tampan , lembut , lucu , dan imut tentu saja hahaha .

………………………………………….

Setelah 1 tahun berhubungan dengan Luhan Oppa tak banyak yang berubah , hanya hubungan kami yang semakin dekat dan penuh dengankebahagiaan . Hari inipun sama , aku dan Luhan oppa menghabiskan waktu berdua di halaman belakang rumahnya yang sangat nyaman . Kami menggelar selimut tipis untuk menjadi alas kami merebahkan tubuh di atas rerumputan .

“Oppa , apa kau bahagia ?”

Namja itu tersenyum , masih senyum yang sama seperti tahun lalu saat ia memintaku menjadi yeojachingunya .

“Neomu haengbokhae , hanya saling bergenggaman tangan seperti ini pun aku merasa sangat bahagia”

“Oppa , kau tahu aku sempat ragu pada diriku sendiri.. aku takut akan mengecewakanmu nantinya . Apa aku pernah membuatmu kecewa Oppa ?”

Dia menatapku lekat ,mencari arti perkataan yang kulontarkan padanya melalui kedua bola mataku.

“Kurasa tidak , kau nyaris membuatku kesal setiap hari dengan tingkahmu . Apa itu termasuk dalam kategori membuatku “kecewa” ?”

Aku melemparkan death glare padanya ,oh Tuhan bahkan disaat-saat serius seperti ini dia masih bisa menanggapiku dengan candaannya.

“Aku tahu aku memang gadis menyebalkan , dan tentu saja kau tahu itu dari dulu sebelum kita pacaran bukan ? jadi bisa kukatakan itu tidak termasuk kategori membuatmu “kecewa” ”.

Dia tertawa , dia mengelus pipiku lembut dan perlahan menempelkan bibir mungilnya pada bibirku . Ini bukan pertama kalinya dia menciumku , namun sensasinya tak pernah berubah , selalu mengejutkan dan hangat .

“Gomawo untuk satu tahun ini Kwan Nara , kau tahu betapa beruntungnya aku memilikimu .. Saranghae”

“Nado Oppa , nado saranghae”

Aku membelai pipi namja yang ada dihadapanku kini , aku tertegun sejenak . Menyadari perbedaan yang tersirat jelas diwajahnya . Wajahnya menjadi lebih tirus , kulit putih susunya lebih pucat dari biasanya dan binar matanya tak secerah dulu .

“Oppa , kau sakit ? ku perhatikan kau semakin kurus dan pucat belakangan ini ? gwenchana ? apa kau sering telat makan oppa ?”

Namja itu terkesiap mendengar pertanyaanku , dan segera memalingkan wajahnya cepat .

“Ah nde ? Jinjjayo ? Aku merasa baik-baik saja . Mungkin karna kelelahan saja Na-ya”

“Geotjimal”

Kekhawatiranku berada pada puncaknya . Mataku terasa mulai memanas dan siap menjatuhkan airmata kapan saja .Sikapnya benar-benar menggambarkan bahwa dia tak baik-baik saja . Entah mengapa , firasat buruk menghampiriku .

“Aku tidak berbohong dear ..”

Sorot matanya melembut , dia membelai puncak kepalaku sayang . Aku menatap kedua bola matanya dalam , mencari kebohongan di dalamnya yang membuatku semakin takut . Dia merengkuhku dalam pelukannya , meyakinkanku bahwa dia memang baik-baik saja . Ah,mungkin memang hanya aku saja yang terlalu sensitif . Aku mencoba percaya padanya kali ini , hanya kali ini. Karna jika esok aku menemukannya lebih mengkhawatirkan dari ini , aku akan benar-benar mencari tahu sendiri .

……………………..

Aku melangkahkan kakiku ke arah sebuah kafe tempat biasa Luhan Oppa bekerja part time menyalurkan hobi bernyanyinya . Aku mengedarkan pandanganku ke dalam kafe sesampainya aku disana . Aku melihat namjaku berada di panggung kecil kebanggaannya sedang bernyanyi dengan begitu merdu . Lagi-lagi yang kulihat wajah yang semakin tirus itu , aku benci melihatnya semenyedihkan itu . Ada apa sebenarnya ? . Aku menunggunya selesai bernyanyi dan melambaikan tangan padanya .

“Oppa !”

“Nara-ya , wae geurae ?”

“Aku mengantarkanmu makan siang , kau semakin kurus Oppa”

“Mianhae membuatmu khawatir dear ..”

“Kau terlihat sangat lelah Oppa , berhentilah part time di kafe ini dan fokuslah dengan perusahaan keluargamu saja”

“Kau akan tahu alasanku melakukan ini nanti dear ..Aku hanya ingin menghasilkan sesuatu yang benar-benar dari hasil keringatku sendiri . Gaji dari perusahaan itu masih dengan campur tangan keluargaku pastinya”

“Oppa , kau tahu aku tak suka melihatmu seperti ini. Aku tak pernah melarangmu untuk melakukan apapun yang kau lakukan bukan ? Tapi mengertilah , sesibuk apapun kau harus tetap memperhatikan kesehatanmu Xiao Lu”

Aku mulai menyerah berargumen dengannya , aku selalu memanggilnya Xiao Lu disaat aku benar-benar menyerah untuk membujuknya ya bisa dibilang sangat sangat pasrah .

Dia sepertinya menyadari aku yang kecewa dengan sikapnya yang seperti ini . Dia menatapku sendu , meminta pengertianku . Namun kurasa ini sudahmencapai batasku . Aku benar-benar tak ingin melihatnya seperti mayat hidup .

Aku menyodorkan kantong plastik berisikan vitamin dan minuman herbal yang bisa menjaga stamina dan kesehatannya pada namja itu . Dia bergeming melihat isi-isi dari kantong itu dan menatap ku kembali . Aku menghela nafasku kasar , dan memutuskan untuk segera pulang sebelum bulir-bulir airmata ku jatuh didepannya , aku ingin menunjukkan bahwa aku benar-benar tak suka melihatnya seperti ini .

“Aku pulang”

Aku mengambil tasku dari atas meja dan berlari keluar kafe meninggalkan dia yang sama sekali tak bergerak dari tempatnya atau mengeluarkan kata apapun dari bibirnya . Aku kecewa padamu Xiao Lu  , ah tidak lebih tepatnya khawatir .

Aku menjatuhkan diriku di sebuah bangku di taman kecil dekat apartemenku , airmataku tak dapat kutahan lebih lama lagi . Ini benar-benar menyesakkan. Dulu mungkin aku tak sepenuhnya mencintai namja imut yang sekarang adalah namja chinguku itu . Namun sekarang tak dapat kupungkiri lagi , aku benar-benar mencintainya . Namja itu mampu membuatku gila hanya dengan melihat perubahan kesehatannya yang sangat drastis . Aku benar-benar nyaris gila dengannya yang begitu keras kepala menyibukkan tubuh dan fikirannya membagi waktu kerja ini dan itu . Dia tak pernah menolak permintaanku atau membiarkanku merasa seperti ini .

“Dasar rusa sialan ! rusa babo ! kau tak sadar tubuhmu itu sudah kecil eoh ?? Apa kau mau seperti mayat rusa hidup eoh ??? aish kenapa susah sekali bicara denganmu PABOYAAAAAA !!!”

Teriakku kesal mengeluarkan segala amarah yang ada di diriku . Untung saja tidak ada siapapun disini , atau dapat kupastikan orang itu akan tuli seketika mendengar teriakanku .

Sesampainya dirumah aku terus menatap ponselku . DEMI LUHAN ! Dia bahkan tak mengirimiku pesan sekalipun .

Baby don’t cry tonight eodumi geochigo namyeon
Baby don’t cry tonight eobseotdeon iri doel geoya
Mulgeopumi doeneun geoseun nega aniya kkeutnae mollaya haetdeon
So baby don’t cry cry nae sarangi neol jikil teni~

Ringtone suara Luhan Oppa yang menyanyikan lagu Baby Don’t Cry berdering , menandakan namja itu menelfonku . Cih , kita lihat saja apa yang akan rusa sialan itu katakan .

“Yeobseo”

“Na-ya , aku ingin mengajakmu ke suatu tempat besok . Temui aku di kafe tempatku bekerja eotte ??”

“Aku tak mau berjanji aku akan datang Xiao Lu”

“Berhenti memanggilku seperti itu , kau masih marah eoh ? kau harus datang arasseo ?”

“Nde ara , jam berapa ?”

“Jam 4 sore oke ?  dear .. mianhae jika aku mengecewakanmu jeongmal mianhae ..  You know you’re the only one ,right ? i love you dear , it’s so nice to be by your side”

“I know , berhentilah membuatku khawatir oppa”

“Ara dear , jinjja ara”

“Oppa semenyebal apapun aku , kau tidak akan meninggalkanku sendiri bukan ?”

“kkk~ apa yang kau bicarakan dear ? aku tak akan pernah pergi . Aku takkan pernah meninggalkanmu sendiri dear , dimanapun kau berada dapat kupastikan aku bersamamu disana”

“Eiyyy , kau sudah jago menggombal eoh ? Aish arra oppa arraaaa”

Kami sama-sama tertawa dan akhirnya aku memutuskan untuk mematikan sambungan telfonnya terlebih dahulu . Tuhan , berikan kami kebahagiaan seperti ini selalu , aku mencintainnya .. ya Xi Luhan namja imut yang selalu membuatku gila .

………………………………………………….

Aku segera mempersiapkan diriku secantik mungkin untuk kencan hari ini . Aku memakai dress berwarna soft pink selutut , dan tak lupa menata rambutku cantik . Dapat kupastikan Luhan Oppa akan senang melihatku hari ini kkk~.

agg

Aku sampai di depan kafe jam 4 sore tepat , namun setelah kulihat kembali kafe tempat Luhan Oppa biasa bekerja sangat gelap . Aku menghampiri salah satu pegawai kafe yang berdiri di depan pintu  dan pria itu pun menyambutku ramah.

“Ah , apa kau Kwan Nara-ssi ?”

Aku mengernyitkan keningku , siapa namja ini ?

“Sepertinya iya , perkenalkan aku Zhang Yixing teman dekat Luhan aku ditugaskan untuk menunggumu disini , kau bisa panggil aku Lay”

“Jinjja ? Luhan Oppa eodiga ?”

“Dia pergi sebentar , silahkan masuk dulu . Kita tunggu dia didalam saja Nara-ssi”

“Gamsahamnida Lay-ssi”

Aku mengedarkan pandanganku ke sekitar kafe , kafe ini sangat gelap hanya bercahayakan lampu-lampu kecil yang menyala menghiasi seluruh sisi ruangan . Tak ada orang lain di kafe ini selain aku dan beberapa karyawan kafe ini , membuat atmosfer sedikit canggung . Lagu-lagu klasik yang dimainkan oleh pegawai kafe sangat indah . Aku terus menelusuri segala sisi kafe , hingga akhirnya aku sampai di sebuah panggung kecil tempat rusa bodoh itu biasa bernyanyi dengan suara emasnya . Panggung itu berhiaskan mawar merah berbentuk hati dengan lilin yang menambah keindahannya . Kulihat ada layar putih yang terpasang disana , dan tiba-tiba ada video yang terputar .

Hana .. Dul .. Set

Hai Kwan Nara ku yang sangat menyebalkan ! Dapat kupastikan saat kau datang kesini kau pasti berdandan sangaaaaat cantik . Ah ani , bahkan tanpa berdandan pun kau sangat cantik dear kkk~

Aku mempoutkan bibirku , baru saja video ini diputar dia sudah berani mengejekku .

Dear , pasti kau bertanya –tanya mengapa aku bekerja sangat keras belakangan ini bukan ? Aku ingin memberimu surprise ! YA ! Kau harus terkejut !

Aku memutar mataku kesal , harusnya kau malu dengan umurmu Xiao Lu !

 Aku yakin kau pasti kesal hahaha , kau memang pemarah Kwan Nara . Aku akan menghadiahimu satu lagu dengan suaraku yang merdu ini ! Jangan menangis eoh !

 

Gyeoure taeeonan areumdaun dangsineun

Nun cheoreom kkaekkeutan namanui dangsin

 

Gyeoure taeeonan sarangseureon dangsineun

 

Nun cheoreom malgeun namanui dangsin

 

Hajiman bom yeoreumgwa gaeul gyeoul

 

Eonjena markgo kkaekkeutae

 

Gyeoure taeeonan areumdaun dangsineun

 

Nun cheoreom kkaekkeutan namanui dangsin

 

Saengil chukhahamnida saengil chukhahamnida

 

Saengil chukhahamnida dangsinui saengireul

 

Happy birthday to you. (Happy birthday to you.)

 

Happy birthday to you. (Happy birthday to you)

 

Happy birthday to you. (Happy birthday to you.)

 

 

Mataku tak dapat menahan airmata haru ini , Xi Luhan memang namja yang benar-benar sempurna dimataku . Saranghae Xiao Lu , jeongmal ..

 

Kemudian setelah namja rusa itu selesai bernyanyi , terlihat ada foto-foto paparazzi yang objeknya hanya aku disitu . Perlu ku ulangi ? hanya A-K-U . Nampak disemua foto , namja sialan itu mengambil gambarku diam-diam .

 

Aku mencintaimu dari sisi manapun

Aku bahkan mencintai sifat ceroboh dan menyebalkan mu itu

Aku mulai gila karna mencintaimu  Kwan Nara..

Kau oksigenku , aku bahkan tak bisa bernafas dengan baik tanpa melihatmu setiap hari .

Will you marry me ??

 

Dan saat selesainya namja itu menggetarkan seluruh tubuhku dengan kata-katanya, semua lampu diruangan ini menyala . Namun ada yang aneh , kemana Luhan oppa ? aku menunggunya .. 5 menit .. 10 menit .. 30 menit .. 1 jam . Tiba-tiba ada yang memanggilku

“Kwan Nara !”

Aku menolehkan kepalaku cepat , dan …

“Xiao Lu neo—“

 

 

TBC

 

 

 

 

 

 

4 thoughts on “FF : The One That Got Away (1 of 3 )

  1. wunara berkata:

    annyeong ^^ Gomawo buat commentnya chingu *bow*
    Luhan ? gaktau tuh , nyebelin banget kan ya bikin orang nunggu lama-lama >.< *diplototin Lu*

    chapter 2nya masih diproses , sabar yaaa hehe😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s