FF : Story (Chap 6)

Untitled-1 copy

Tittle                          : Story

Author                        : Ohmija

Main Cast                   : – Lee Donghae

–      Im Yoona

–      Lee Hyukjae

–      Choi Minho

–      Park Yoochun

–      Seo Joohyun

–      Kwon Yuri

Support Cast             : – Lee Taemin

–      Jung Jessica

–      Kim Jaejoong

–      Choi Siwon

–      Kim Junsu

–      Hwang Tiffany

–      Choi Sooyoung

–      Lee Sunny

–      Jung Yonghwa

Genre                          : Romance, Friendship, a bit Action Comedy

Summary                    : “Apapun yang terjadi. Walaupun oema sudah menjodohkanku. Aku tidak perduli. Aku sudah memilihmu dan aku akan memperjuangkannya. Aku harap kau melakukan hal yang sama denganku”

“Mwo? Tunangan?”

Yeoja asing itu mengeluarkan sebuah foto dari dalam tasnya, memperlihatkannya pada Donghae dan yang lain membuat mereka membulatkan mata lebar-lebar. Itu foto Donghae!

“Lee Donghae, orangtua kita menjodohkan kita berdua dan kau kabur tepat dihari pertunangan kita, kau lupa?”gumamnya lirih

Donghae terkejut, “ha?”

“Kau meninggalkanku bahkan sebelum sempat kau menatap wajahku. Selama ini, aku sudah mencarimu di kota ini bahkan mendaftarkan diri dikampus yang sama agar bisa menemukanmu. Sekarang, aku menemukanmu…bisakah kau kembali? Aku adalah tunanganmu…”

Keadaan seketika menjadi hening. Tidak ada yang mengeluarkan suara apapun dan langsung menoleh kearah Donghae yang terlihat begitu terperangah hebat.

“Cih, aku pikir kau setia pada yeoja aneh itu. Ternyata kau justru sudah mempunyai tunangan, Lee Donghae”cibir Sooyoung yang langsung mendapat pelototan dari Minho.

“Aku…aku benar-benar mencintaimu saat mommy pertama kali memperlihatkan fotomu padaku. Aku sangat bahagia karena tunanganku adalah kau. Aku menyukaimu. Tanpa alasan. Sebelum melihatmu secara nyata. Aku sangat menyukaimu, Lee Donghae…”jelas yeoja itu lalu menunduk.

Ia menangis, merasakan bagaimana perjuangan beratnya untuk menemukan tunangannya.

Donghae kehilangan kata-katanya, tidak menyangka jika yeoja yang ia lihat beberapa hari lalu ternyata adalah wanita yang akan dijodohkan dengannya,calon tunangannya.

“Aku sudah sampai hingga sejauh ini, aku mohon jangan tolak aku…”

Donghae mengigit bibir bawahnya kelu, “aku…”

Hingga tiba-tiba pelukan itu datang padanya, melingkarkan kedua tangan di pinggangnya dan menangis dipundaknya. Tidak hanya Donghae, tapi semuanya ikut tersentak. Yeoja itu memeluk Donghae erat seperti tidak bisa lagi menahan semuanya.

Ia terisak, “Aku sangat menyukaimu…”

***___***

“MWO?! KALIAN BILANG APA?!” Eunhyuk menggebrak meja kantin dengan geram membuat Junsu langsung menarik tangannya agar ia duduk kembali ke tempatnya. Teriakan juga gebrakannya membuat seluruh pasang mata seketika terarah pada mereka.

“Ini hanya salah paham, Eunhyuk-ah. Tenanglah”seru Yoochun mencoba menenangkan Eunhyuk

“Kau bilang salah paham?! Tunangannya datang dan bahkan sekarang Donghae mengantarnya pulang! Donghae adalah namjachingu Yoona dan Yoona adalah adikku! Bagaimana aku bisa tenang jika dia akan menyakiti adikku!”

“Tapi Donghae sangat mencintai Yoona dan kau tau itu”

Sooyoung tertawa mendengus, “mwo? Mencintai? Jika dia berpelukan didepan banyak orang dan mengantarnya pulang ke rumah. Kau bilang dia mencintai Yoona? Yeoja itu bahkan jauh lebih cantik daripada adikmu itu”

“Aku akan mengantarmu pulang!” Minho tiba-tiba berdiri dan menarik lengan Sooyoung, memaksa yeoja itu untuk berdiri dengan sedikit penekanan.

“Ya! Sakit! Lepaskan aku! Lenganku sakit!”

“Kita bertemu nanti, aku akan mengantar yeoja ini pulang terlebih dahulu”seru Minho menyeret Sooyoung paksa untuk pergi dari sana

“Ya! Choi Minho! Lenganku sakit!”

Siwon menghela napas panjang, “aku rasa ini memang salah paham”ujarnya buka suara. “Saat aku menyuruhnya untuk kembali ke Amerika, Donghae menolaknya habis-habisan dan mengatakan jika dia susah mempunyai seseorang yang berarti dan tetap menolak perjodohan itu. Jangan khawatir, walaupun tidak begitu mengenal bagaimana watak saudaraku itu, tapi aku rasa dia mengantar Fany pulang hanya karena alasan dia harus bertanggung jawab sebagai laki-laki. Tidak lebih”

Eunhyuk menatap Siwon lurus-lurus lalu berdesis tajam, “aku harap kau tidak menjadi pengacau antara adikku dan Donghae. Jika itu terjadi, aku tidak segan akan menghajarmu”ancamnya

Siwon tertawa mendengus, “Cih, apa kau pikir aku takut?”balasnya. “Jika aku boleh jujur, pada awalnya aku menyukai Tiffany”

Mata Eunhyuk, Junsu dan Yoochun seketika melebar, “apa?!”

“Aku bertemu dengannya kemarin dan langsung jatuh cinta padanya. Tapi, aku benar-benar bernasip sial karena Sooyoung mabuk dan mengatakan hal-hal aneh sehingga ia pikir aku adalah pria brengsek yang telah menghamili pacarnya padahal aku tidak mengetahui apapun. Tapi ternyata, hari ini aku menemukan kenyataan bahwa dia adalah tunangan dari saudaraku sendiri. Bodoh”

“Kau menyukai Tiffany?”ulang Yoochun lagi

“Kenapa? Apa terlihat aneh?”

“hey, kita bisa menggunakan ini sebagai cara untuk memisahkan Fany dan Donghae”

“Apa maksudmu?”tanya Junsu bingung

“Dia menyukai Fany, Fany menyukai Donghae dan Donghae menyukai Yoona. Ayolaah, kalian pasti mengerti apa maksudku” Yoochun memperjelas ucapannya, berharap agar teman-temannya mengerti dengan maksudnya.

“Maksudmu aku harus menjadi orang ketiga agar pertunangan mereka batal begitu?” Siwon menebak. “Tidak. Aku tidak mau!”tolaknya langsung

“Kenapa? Bukankah kau menyukainya?”tanya Junsu tidak mengerti

“Aku memang menyukai Tiffany tapi aku tidak mau mengacaukan pertunangan itu. Aku mungkin tidak akan memaksa Donghae untuk pulang tapi aku juga tidak mau menggagalkan usaha Tiffany. Perusahaan ayahku akan mendekati kebangkrutan dan jalan satu-satunya agar ibu Donghae mau membantu perusahaan itu, aku harus memaksa Donghae untuk bertunangan. Jika ibunya tau ternyata aku menyukai tunangan anaknya, perusahaan ayahku benar-benar akan bangkrut!”jelasnya bertubi-tubi bercampur dengan emosi kekesalannya

“Aku tidak menyuruhmu untuk menggagalkan pertunangan itu” Yoochun angkat bicara. “Aku hanya ingin kau juga berusaha untuk mendapatkan cintamu”

“Hal itu sama saja dengan kau menyuruhku untuk menjadi orang ketiga!”

“Berbeda”balas Yoochun cepat. “Donghae dan Yoona saling mencintai dan aku tau hal itu. Tapi ternyata ada gadis lain yang juga menyukai Donghae, dan kau menyukai gadis itu. Aku hanya ingin kau tidak menjadi pengecut untuk mendapatkan cintamu”

Siwon sudah akan membuka mulutnya, ingin mengatakan sesuatu namun suara Yoochun lebih dulu terdengar.

“Aku pernah memendam perasaan pada seseorang dan hanya memperhatikannya dari jauh tapi perasaan itu benar-benar menyiksaku. Sebelum kau menyesal, sebaiknya kau berusaha”

***___***

“Jadi kau tinggal disini?”tanya Donghae begitu mereka sampai di depan pintu apartement Tiffany

Fany mengangguk, “aku tinggal disini sejak tiba di Seoul”

“Baiklah. Kalau begitu aku pulang dulu” Donghae tersenyum singkat lalu bergegas pergi tapi ternyata ada sebuah tangan yang menahan lengannya.

“Jangan pergi…”lirihnya menatap Donghae penuh harap. “Selama ini aku sudah mencarimu jadi jangan pergi…”

Donghae menggeleng sambil perlahan-lahan melepaskan cekalan Tiffany, “tolong hentikan semua ini. Aku sudah mempunyai yeoja lain di hidupku dan aku sangat mencintainya. Aku tidak ingin membuatmu bersedih lebih lama jadi aku memberitahumu sekarang” Donghae mengulurkan tangannya, menghusap lembut pipi Fany lalu berseru pelan. “Maafkan aku…”

***___***

Keadaan seketika menjadi hening saat Eunhyuk datang dan tanpa menoleh melewati Yoona dan Jessica yang sedang memandangnya bingung.  Ia menuju kamarnya di lantai dua tanpa mengeluarkan suara apapun, bahkan mengucapkan salam jika dia sudah pulang.

“Ada apa dengannya?”tanya Yoona sambil mengikuti langkah Eunhyuk hingga menghilang

Jessica menggeleng, “aku tidak tau. Tapi sepertinya dia sedang tidak bahagia hari ini”

“Kalau begitu eonnie bicara dengannya” Yoona mendorong tubuh Jessica membuat Jessica tersentak kaget.

“A-aku?”

“tentu saja. Palli…” dorongnya lagi

Berpikir sesaat, akhirnya Jessica menuruti kemauan Yoona dan bergegas menaiki tangga menuju kamar Eunhyuk. Memang dibutuhkan seseorang untuk bicara dengannya.

Yoona tersenyum, dirinya sendiri juga harus bergegas untuk menyiram tanaman. Walaupun masih sedikit demam, ia tidak boleh mudah menyerah dengan penyakitnya dan ingin melakukan sesuatu karena bosan.

Menuju halaman belakang dan menyalakan keran, Yoona mulai menyirami tanamannya. Ia harus merawatnya dengan baik karena ibunya sangat menyukai tanaman dan sudah bekerja keras membuat taman rumah mereka agar lebih indah. Saat ia harus keluar negeri karena pekerjaan suaminya, tentunya ia sudah mewanti-wanti Yoona untuk selalu menjaganya dengan baik.

Hingga tiba-tiba sebuah suara mobil terdengar dari kejauhan dan berhenti di depan pintu pagar rumah Yoona. Seketika senyumannya mengembang begitu pengendaranya keluar dari tempat pengemudi.

“Oppa, kau sudah pulang kuliah?”

Ada pelukan yang datang padanya tiba-tiba setelah ia selesai bertanya. Ada tangan yang mendekapnya erat-erat hingga ia tersentak dan mengerjap beberapa kali. Selang air yang dipegangnya terjatuh tanpa sengaja karena namja itu menarik lengannya tiba-tiba.

“Oppa, wae geurrae?”tanya Yoona bingung

“Berjanjilah padaku jika kau tidak akan pernah meninggalkanku”

“Ha?”

“Aku mohon…”

Walaupun masih tidak mengerti tapi Yoona menurut untuk mengatakan sesuatu yang diminta oleh Donghae, ia mengangguk. “Oppa, aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Tidak akan pernah”

Rasa takut itu ada. Terlebih lagi sudah mengenal bagaimana sifat pengalah Yoona yang tidak akan melawan jika ada seseorang yang menyakitinya. Ia sangat takut, saat dia mengetahui jika tunangannya hadir, dia akan menyerahkannya begitu saja pada Tiffany. Sangat takut jika dia akan menyerah pada hubungannya.

Didepan halaman rumahnya, orang-orang yang berlalu lalang disana tanpa sengaja menoleh kearah mereka berdua. Ekspresi mereka berbeda-beda, ada yang menatap iri, ada juga yang menatap mereka dengan geleng-geleng kepala.

Yoona tidak memperdulikan semua itu, ia justru tersenyum dan semakin mempererat pelukannya pada Donghae.

***___***

Jessica mengetuk pintu kamar Eunhyuk beberapa kali dan baru membukanya setelah sang pemilik kamar mengeluarkan perijinan. Sedikit ragu, Jessica memberanikan masuk ke dalam kamar namja yang sudah lama ia kenal itu. Terlihat ia sedang duduk diam di kursi belajarnya dengan memandang kosong kearah luar balkon kamar.

“sedang apa?”tanya Jessica pelan kemudian duduk di pinggir ranjang tidur Eunhyuk dan duduk menghadapnya

“Berpikir”jawab Eunhyuk singkat

“Aku mengganggumu?”

“Tidak. Justru kau membuat semuanya lebih baik”

“Apa ada yang sedang terjadi? Dengan Donghae?”

Eunhyuk memutar kursinya, mengganti posisinya yang juga berhadapan dengan Jessica. Keduanya saling tatap dengan tatapan yang berbeda. Jessica menatapnya khawatir, sedangkan Eunhyuk menatapnya lebih dalam dari itu. Jarak antara keduanya tidak lebih dari satu meter hingga rasanya mereka sangat dekat satu sama lain.

“Kenapa kau bisa mengetahui semua yang sedang terjadi padaku?”

Mata Jessica melebar, “mwo?”

“Kau seperti bisa membaca pikiranku selama ini. Tidak perlu menjelaskan panjang lebar padamu karena kau akan mengerti dengan sendirinya”

“Mungkin karena aku adalah seseorang yang peka jadi aku mudah mengerti bagaimana pikiran orang lain” Jessica menggaruk kepalanya kikuk. “Apa itu tidak membuatmu senang? Mianhae jika aku selalu ikut campur ke dalam semua masalahmu. Tapi tadi Yoona menyuruhku untuk mengajakmu bicara. Dia sangat khawatir denganmu yang tiba-tiba menjadi pendiam”

“Jadi hanya Yoona yang mengkhawatirkanku?”tanya Eunhyuk membuat Jessica lagi-lagi harus mengerutkan kening. “Bukan kau?”

“A-apa maksudmu? Tentu saja aku juga…” Yeoja cantik itu jadi bergerak-gerak karena salah tingkah

Eunhyuk menarik napas panjang, kemudian tiba-tiba berlutut di depan Jessica membuatnya seketika terlonjak hebat.

“E-eunhyuk-ah…”

Eunhyuk masih diam. Tidak mengeluarkan suara apapun tapi justru tangannya yang bergerak cepat. Ia meraih sebelah tangan Jessica dan menggenggamnya erat, mendongakkan wajah dan kembali menatap Jessica.

“Aku tidak tau apakah kau memang tidak mengetahui atau berpura-pura tidak mengetahui”seru Eunhyuk pelan. “Tapi selama ini, aku sedang berada di dalam usahaku untuk memberitahumu bagaimana perasaanku”

Tubuh Jessica menegang. Pita suaranya sama sekali tidak bisa bekerja dengan baik saat ini. Ia tidak bisa bersuara dan tidak bisa berpaling. Tatapan Eunhyuk seperti mengunci tatapannya dan tetap memandang kearahnya.

“Aku tau jika dulu kau sangat menyukai Lee Donghae dan aku tau bagaiamana perlakuanmu terhadap Yoona dulu. Tapi sekarang, yang ada dipikiranku kau adalah wanita yang berbeda. Kau adalah wanita lugu yang selalu mengekspresikan perasaanmu dengan bebas walaupun terkadang itu menyakitkan orang lain”jelas Eunhyuk. “Aku menyukaimu. Aku menyukai masa lalumu dan semua tentangmu. Bahkan wajahmu yang tidak pernah tersenyum itu. Aku menyukainya. Jadi bisakah kau mengijinkanku untuk menjadi seseorang yang lebih? Seperti Donghae untuk Yoona dan Minho untuk Yuri. Bisakah?”

Ada sesuatu yang tidak bisa diartikan di hati Jessica. Ucapan itu dengan mudah membuat jantungnya berdegup tak karuan.

Dia sendiri tidak mengetahui bagaimana perasaannya. Tapi dia baru menyadari jika selama ini tanpa sadar dirinya memang memberikan perhatian yang lebih pada kakak kandung Yoona itu.

“Eunhyuk-ah…aku…”

“Tidak apa-apa jika kau menolakku. Kita tetap bisa menjadi seperti dulu”

“Tidak” Jessica menggeleng cepat. “Aku justru ingin mengatakan jika aku juga menyukaimu”

Dan detik berikutnya, tanpa sempat melihat seulah senyuman lebar di wajah namja itu. Jessica merasakan ada tangan yang menarik tubuhnya ke dalam sebuah dekapan hangat. Namja itu memeluknya erat. Benar-benar erat hingga ia tidak lagi merasakan adanya jarak pembatas diantara mereka. Cinta itu terungkap. Dan cinta itu terbalas. Dan semua usaha kini tidak berakhir dengan sia-sia. Akhirnya, mereka bersama.

***___***

“Hyung, jelaskan padaku! Apa yang sebenarnya kau lakukan dengan yeoja berkaki panjang itu!” Taemin terus-menerus mendesak Jaejoong agar mau buka mulut tentang masalah yang terjadi tadi siang di kampusnya. Ia sudah mendengar semuanya dari Minho dan itu cukup membuatnya shock setelah mendengar ada desas-desus yang mengatakan bahwa Sooyoung sedang hamil anak Jaejoong.

Jika kembali ke masa lalu, dia benar-benar tidak menyukai sosok yeoja yang menjadi salah satu penguasa sekolah itu. Bersama Jessica dan Sunny, mereka selalu menindas semua orang. Termasuk Yoona dan Seohyun. Dan dia sangat tidak menyangka begitu mengetahui ternyata Jaejoong juga mengenalnya dan bahkan menjalin ikatan persahabatan.

“Hyung!” Taemin menggebrak meja bar gemas karena tetap tidak diperdulikan

“Jangan membuat keributan, Taemin. Kau mau jadi tontonan semua pengunjung?”balas Jaejoong cuek

“Jaejoong hyung!”

Tiba-tiba Minho dan Yuri muncul. Keduanya terlihat kompak memakai jaket pasangan berwarna abu-abu.

Melihat keduanya, Jaejoong hanya bisa menghela napas panjang karena mengetahui ia pasti akan diinterogasi lagi.

“Kau berhutang sebuah penjelasan padaku!”

Benar kan dugaannya.

“Ya! Kenapa kalian sangat ingin mencampuri urusanku, huh?!”ketus Jaejoong kesal

“Hyung, kau tidak tau bagaimana sifat wanita itu!”sahut Taemin

“Bahkan tadi siang aku terpaksa menyeretnya pulang karena dia mencoba menghasut Eunhyuk. Dia membuat keadaan semakin buruk”tambah Minho

“Jae-yaa, apa kau benar-benar menjalin hubungan dengan yeoja itu?”

Jaejoong mendengus kesal, “kau juga jangan ikut campur, Yuri”

“Aku tidak ikut campur. Hanya ingin meluruskan masalahnya”

“Aku tidak ada hubungan apapun dengannya. Sungguh. Aku memang menyukainya tapi aku sama sekali tidak berniat untuk menerima cintanya bahkan menghamilinya. Aku tidak seburuk itu”

“Lalu? Kenapa dia bisa mabuk?”

“Karena kemarin aku memang bertemu dengannya sebentar. Dia menyatakan cintanya padaku lagi tapi aku menolaknya..”

“Hyung, benarkah?” Taemin mencekal kedua lengan Jaejoong dan memutar tubuhnya agar menghadapnya.

“Benar. Karena sekarang aku mengetahui jika kau juga tidak menyukainya maka aku tidak akan menerimanya”

Taemin tersenyum lebar, “hyung, berjanjilah kau tidak akan menjalin hubungan dengan yeoja itu. Kau harus mendapat yang lebih baik!”serunya bersemangat

“Hentikan” Jaejoong melepaskan diri. “Layani para tamu sekarang”

“Siap bos!”

“Oe? Itu Seohyun dan Yoochun. Mwo? Dengan siapa mereka?”

Yuri berbalik setelah mendengar bagian akhir kalimat Minho yang menyatakan jika ada seseorang yang bersama mereka. Keningnya seketika berkerut melihat seorang yeoja yang digandeng Seohyun. Penampilannya terlihat acak dan berantakan.

“Seohyunie, nuguya?”tanya Yuri bingung

“Dia adalah adik kelasku. Tadi aku dan Yoochun oppa bertemu dengannya didepan. Dia sehabis dikejar oleh pencopet lalu terjatuh”

“Aiiish, kenapa kau keluar sendirian saat malam hari, huh? Daerah disekitar sini memang sangat berbahaya. Apa kau terluka?”

Yeoja itu menggeleng kemudian tersenyum tipis, “hanya sedikit tapi tidak apa-apa”

“Sebaiknya kau ganti baju, bajumu sangat kotor”

“Tapi, aku tidak membawa baju. Aku tidak apa-apa. Sungguh. Aku akan pulang dan mengganti bajuku di rumah”

“Ya! Bukankah Yuri eonnie sudah mengatakan jika daerah ini sangat berbahaya? Kau mau dikejar oleh pencopet lagi?”omel Seohyun karena kekeraskepalaannya

“Sunbaenim, tapi—“

“Dan berhenti memanggilku sunbaenim. Arasseo?”

“Kau?!” Langkah Taemin tiba-tiba terhenti. Matanya terbelalak lebar melihat yeoja yang baru muncul itu. Bahkan nyaris tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. “Sedang apa kau disini?!”

Yeoja itu tak kalah tersentak. Matanya juga membulat lebar melihat Taemin berdiri didepannya dengan membawa nampan dan memakai celemek hitam.

“Kau bekerja di club?!”jeritnya tertahan

“Bekerja? Ini adalah rumahku!”

Lagi-lagi yeoja itu tersentak, “Rumah?!”

“Taeminie, bukankah dia adalah teman sekelasmu? Dia sehabis mendapat musibah tadi. Pinjamkan dia baju dan kamar mandi untuk membersihkan dirinya”

“APA?!” Tidak hanya Taemin, tapi yeoja itu juga sama terkejut dan menjerit nyaring setelah mendengar ucapan Seohyun tadi

Seohyun tersenyum tanpa dosa, “kalian bahkan sangat kompak”

“Sunbae….maksudku…eonnie…aku bisa mengganti bajuku dirumah. Sungguh. Aku tidak apa-apa”

“Seohyunie, bagaimana bisa kau menyuruh seorang yeoja masuk ke kamarku, huh? Jaejoong hyung pasti akan marah besar” Taemin ikut menolak

“Siapa bilang?”sahut Jaejoong dari balik meja bar. “aku baik-baik saja. Kau boleh membawa perempuan masuk ke kamarmu bahkan menginap selama aku sudah mengenalnya”

“Tapi kau belum mengenalnya, hyung!”

Jaejoong tersenyum menyeringai menatap yeoja itu, “Agasshi, siapa namamu?”

“A-aku…aku…Son Naeun”

“Sekarang aku mengenalnya”serunya menatap Taemin lagi

“Hyuuung!”

Minho bisa membaca jelas apa maksud Jaejoong, untuk memasukkan seorang perempuan di kehidupan Taemin agar ia bisa melupakan sosok Seohyun di hatinya. Walaupun sedikit kelewatan, tapi sebenarnya tidak buruk juga.

Ia melompat dari kursinya lalu mendorong punggung Taemin, “Ya! Kim Taemin! Apa kau tidak kasihan melihat dia kedinginan seperti itu, huh? Biarkan dia mandi air hangat dan pinjamkan jaket tebal. Lagipula kalian adalah teman sekelas”

“Tidak…tidak usah. Aku baik-baik saja” Naeun tetap bersikeras menolak

“Aiiishhh!”

Mengacak rambutnya frustasi, setelah itu Taemin meraih salah satu tangan Naeun kemudian menyeretnya masuk, meninggalkan tawa geli dari semua teman-temannya. Sedangkan Naeun, usahanya untuk menghentikan tarikan Taemin sama sekali tidak membuahkan hasil.

Telinagnya seperti tuli dengan teriakannya dan cekalannya terlalu kuat untuk dilepaskan.

Memasuki sebuah ruangan yang sangat berantakan, Naeun sudah bisa mengetahui jika tempat itu adalah kamar Taemin karena ada fotonya bersama Jaejoong yang terpampang jelas disana.

“Dengar!”desis Taemin menatap Naeun tajam. “Aku melakukan ini karena Seohyun yang menyuruhku” ia memperingatkan walaupun Naeun tidak mempertanyakan apapun. “Bersihkan dirimu, aku akan menyiapkan baju untukmu”

Naeun mengigit bibir bawahnya ragu, “tapi—“

“Bisakah kau tidak memperlambat keadaan? Cepat lakukan agar kau juga bisa pulang ke rumahmu!”perintah Taemin yang akhirnya tidak bisa dibantah lagi oleh Naeun. Yeoja itu mengangguk, lalu masuk ke dalam kamar mandi Taemin.

***___***

Donghae dan Yoona tidak mengetahui apapun tentang kemajuan hubungan Eunhyuk dan Jessica yang sudah terjalin. Karena tadi, keduanya tetap bersikap biasa dan Eunhyuk juga melakukan rutinitasnya untuk mengantar Jessica kembali ke rumah.

Menjelang waktu jam makan malam, Yoona menyibukkan dirinya di dapur untuk menyiapkan makan malam. Sedangkan Donghae dengan acuhnya, duduk santai sambil menonton televisi. Sesekali tertawa keras saat Jerry berhasil menjebak Tom.

Di dapur, Yoona mencibir kesal. “Siapa yang percaya jika dulunya dia adalah penguasa sekolah? Dia justru terlihat seperti anak umur 5 tahun”

“Oppa!”panggil Yoona dari arah dapur

Donghae menoleh, memperlihatkan kepalanya dari balik sandaran sofa. “Apa?”

“Cepat bantu aku memotong daging!”

“Aku? Kenapa tidak kau saja? Memasak adalah pekerjaan wanita”

Yoona mendelik, “Ya!”

“Arasseo” Tanpa bantahan lagi, Donghae seketika berdiri dari duduknya karena pelototan itu.

Ia berjalan menuju dapur, berdiri memandang semua alat dan bahan sambil menggaruk tengkuk belakangnya bingung.

“Bagaimana?”

“Potong saja sesukamu”seru Yoona menunjuk tumpukan daging yang ada disampingnya. Kemudian ia bergeser untuk memotong wortel dan kentang.

Donghae menyeringai, “oke” lalu berjalan pelan dan memeluk Yoona dari belakang. “Aku akan membantumu memotong sayurannya”

“Ya! Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku. Ya!”

“Wae? Aku hanya ingin membantumu”balas Donghae memasang wajah polos

Yoona mendengus, lalu mengambil sebuah wortel dan menunjuk-nunjuk pipi Donghae dengan ujungnya, “Aku menyuruhmu untuk memotong daging tuan Lee”

Donghae terkekeh, berdiri disamping Yoona dan mulai memotong daging. “Oke nyonya Lee”

Yoona seketika menoleh, “mwo?!”

Donghae tersenyum geli, merampas wortel yang dipegang oleh Yoona dan balas menunjuk-nunjuk pipinya.

“Kenapa kau terkejut, huh? Aku tidak hanya ingin diberi keponakan oleh Minho dan Yuri noona. Tapi, aku juga ingin memberi mereka keponakan”

“Oppa!” wajah Yoona benar-benar bersemu merah. Ia memalingkan wajahnya dan melanjutkan memotong sayurannya tanpa memberikan perlawanan lagi membuat Donghae semakin tertawa geli. Ia sudah kalah telak.

“Pwahaha…lihat. Wajahmu memerah”goda Donghae menyenggol bahu Yoona dengan bahunya. “Chagi-yaa, dengar. Aku tidak berpikir ada gadis lain yang akan menemani masa depanku nanti selain kau”

Yoona menoleh, menatap Donghae lekat lalu tersenyum tipis. Merasa terharu dengan perkataannya. Donghae juga tersenyum, mengulurkan tangannya lalu mengacak rambut Yoona gemas.

“Apapun yang terjadi. Walaupun oema sudah menjodohkanku. Aku tidak perduli. Aku sudah memilihmu dan aku akan memperjuangkannya. Aku harap kau melakukan hal yang sama denganku”

Donghae memajukan wajahnya perlahan sambil sebelah tangannya menghusap pipi Yoona lembut. Biasanya, Yoona akan menolak kondisi seperti ini tapi kali ini dia membiarkannya dan justru menutup kedua matanya. Dan akhirnya…

Tok Tok Tok

Yoona membuka matanya dan langsung menoleh kearah pintu.

“Oppa, aku rasa Eunhyuk oppa sudah pulang”

“Mwo? Tunggu…kita harus menyelesaikannya”

“Oppa, buka pintunya” Yoona mendorong tubuh Donghae yang kembali mendekat padanya

“Aisssssh, siapa yang berani merusak perjalananku! Brengsek!”

Donghae memaki kesal sambil berjalan menuju pintu.

‘Ternyata dia yang merusak ciumanku’rutuk Donghae dalam hati

“Mau apa kau, Choi Siwon?”dengus Donghae kesal karena ternyata Siwon yang berdiri disana, bukan Eunhyuk

“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu”

“Oppa, siapa yang…oe? Bukankah kau…?” Yoona muncul dibelakang Donghae dan seketika terkejut melihat Siwon.

Siwon hanya tersenyum tipis lalu mengembalikan pandangannya kembali pada Donghae.

“Ada apa?” Donghae sudah tau apa yang akan dikatakan oleh sepupunya itu. Pasti tentang Tiffany.

Siwon menarik napas panjang, “Lee Donghae…”serunya pelan. “Aku menyukai tunanganmu…”

TBC

38 thoughts on “FF : Story (Chap 6)

  1. AmelymFishy berkata:

    siwon kau memang superheronya hubungan yoonhae..
    gak yakin nih kalau yoona gak ngelepasin donghae buat tiffany.
    dia kan udah janji buat ngebantu tiffany. dan sialnya tunangan tiffany itu donghae..
    aduhh yoona kau harus lebih tegas. tapi, yoona pasti nepatin janjinya..
    jadi kemungkinan dia akan menyerahkan donghae buat tiffany.. semoga aja enggak ya -_-
    ditunggu kelanjutannya eonni ^^

  2. rani berkata:

    siwon kau penyelamat hihihihihi
    walopun pasti halangan dan rintangan masih menunggu yon-hae
    lanjutkan thor penasaran sama hubungan taemin n naeun

    ditunggu selalu karya2 mu!!!!!!!!!!!!!!
    keep writing!!!!!!!!!

  3. pyrotechnicsloveyh berkata:

    oh noooo pokoknya siwon harus ngebuat fany jatuh cinta pdnya bgmnpun caranya dan YoonHae makin so sweet aja aku harap bisa terus seperti itu dan akhirnya Jessica sama eunhyuk jadian tinggl gimana nih kisah cinta jaejoong dan taemin terus sebenarnya hub sooyoung sm jaejoong gimana??? next cepet danjut ya jangan lama”

  4. cicil berkata:

    Sooyoung kok provokator gitu sih -__- ahahaha siwon akhirnya memperjuangkan cintanya juga yaaa hwaiting oppa !!!! Aku ngocok perut baca chapter yang satu ini, ketawa mulu bisanya😄

  5. Icaa berkata:

    Siwon oppa penyelamat yeaahh yeyeyey!! ^^
    Gmna pun caranya Siwon harus bikin Fany eonnie jatuh cinta sm diaa aku gk mau tau !!
    wkwkwk supaya YoonHae bersama selamanyaa ♡

  6. ida maryani berkata:

    tambah seru tapi tambah bikin dag dig dug juga..huhu
    gimana nasib hubungn yoonhae nantinya???

    happy ending ya thor..

  7. im pizza berkata:

    SEMANGAT SIWON OPPAAAA!!!
    dapatkan perhatian fany agar ia mau mlihatmu kkk..
    tp,q hrap yoona gx nerima permintaan fany kelak jika fany meminta donghae dr yoona..
    dan aq gx rela taem sama naeun huhu T.T next

  8. Bunga SonElf berkata:

    ayoo siwon oppa bikin fany jatuh inta padamu biar yoonhae ttap bersatu…
    jgan biarkn yoonhae berpisah…
    ditunggu next chapnya n jgn lma” thor…
    Fighting!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  9. eilistha berkata:

    ternyata tunangan donghae fany dan siwon.suka.fany..
    semoga aja siwon brhasil buat fany suka ma dia..
    di tnggu lnjutan nya..

  10. LoveLy_pyRos berkata:

    smga siwon bner2 bza mndptkan cinta’y tiffany….!? n ga da pngganggu Lg dLm hub yoonhae..!? dtnggu part sLnjut’y

  11. CalysthAiden Lee berkata:

    Weh,kayaknya aq ketinggalan satu part nich😦
    siwon meyukai tiffany??bagus,aq dukung supaya tiffany tidak jadi penghalang antara yoonhae😀

    omo…!!!sica sama hyuk akhirnya jadian…😀
    berarti tinggal taemin dan jaejoong nich yang belum dapet pasangan…
    Semoga taemin dan Na eun cepet jadian…

    NEXT PARTNYA DITUNGGU….

  12. Ariesta berkata:

    Deabak,,,, makin keren aja ceritax! Smga yoona gak ngelepasin hae dan dia juga mw berjuang sama haeppa…hyuk ma sica dh jadian tp blm da yg tw, gmna ya reaksi gengx…. Siwon suka ma fany,,,, ambil ja biar dia gak ganggu YH!!
    Siwon fighting tuk mendapatkan cinta fany^ smga fany sadar lw hae cuma cinta ma yoona, dan nggak nagih janjix ma yoong….. Next part lebih cepat lagi ya Thor!! ”FIGHTING”

  13. wulandariiyang berkata:

    Bagus! Buat Fany suka sama kamu Siwon..biar dia ga merusak hub YoonHae oke..hohoho..*ketawa jahat
    Moment YoonHae ny unyu,aku suka^^.. Padahal dikit lgi tuh c i u m a n..haha..yah nasib buat Donghae di ganggu..😛
    Next di tunggu part 7 ny..FIGHTING!!

  14. kezia/inez berkata:

    ayo thor lanjutkan. hahaha
    gpp siwon suka sama tiffany😀 trus tiffany juga suka sama siwon. hehehe
    ditunggu kelanjutannya🙂

  15. vhya elfishyoonaddict pyrotechnic berkata:

    Bagus tuh kalau siwon suka ma fany.
    Tinggal tunggu perjuangan siwon untuk mengambil hati fany, dan semuanya beres.
    Hahaha #ketawa_evil_bareng_kyu

    penasaran ma nextnya.
    Ditunggu ya.
    Fighting.

  16. wiTaeteuk_siFany berkata:

    ff.a bgus th0r. .aq ska c0uple” dsini. .terutama sifany ^^ , d tnggu klanjutan’a. .sem0ga siw0n brhasil bkin fany jatuh cinta ama dy. . ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s