FF : GROWL Chap. 1

Growl

Tittle              : Growl

Author            : Ohmija

Cast                : EXO and Park Yoora

Genre              : Action, Friendship, Family, Romance

 Note : Author usahain publish secepetnya semua FF. Yang nunggu Sixth Sense sama Autumn juga udah mau kelar. Sabar yaa^^

 

 

“Bisakah kalian mengeluarkanku?! Aku benar-benar tidak bersalah!!”teriak Sehun untuk yang kesekian kalinya. “Hey, aku sungguh-sungguh!!”

“Bisakah kau diam? Dan panggil aku dengan sapaan sopan karena aku lebih tua darimu!”

“Ya! Kau sudah membuatku terlambat dan kini kau menahanku seenaknya. Cepat lepaskan aku!!”

“Aiiish…anak ini benar-benar”rutuk polisi itu kesal dengan teriakan Sehun

“Xiumin-sshi” Tiba-tiba seorang polisi lain dengan postur tubuh tinggi, kurus juga sangat dikenal oleh Sehun muncul diambang pintu. Sehun mendengus dalam hati. Sangat membenci prilaku polisi itu yang selalu terlihat dingin dan angkuh. Bahkan wajahnya saja menyebalkan. “Bawa dia ke ruang interogasi”perintahnya singkat lalu pergi.

Mata Sehun melebar, “hey! Aku benar-benar tidak bersalah! Kenapa aku harus dibawa ke ruangan itu?!”seru Sehun tidak terima.

Sebenarnya, dia mempunyai pengalaman yang buruk dengan ruangan itu. Sehun adalah mantan pembalap liar juga seorang siswa yang sangat sering memimpin teman-temannya untuk berkelahi dengan sekolah lain. Dia sangat bermasalah juga selalu bertindak seenaknya. Sudah menjadi ‘langganan’ baginya untuk keluar dan masuk sel.

Bahkan, akibat ulahnya yang tidak pernah jera. Polisi setempat menyerahkan masalahnya pada kepolisian pusat untuk mengurus trouble maker itu. Dan pertama kalinya berurusan dengan kepolisian pusat, dia sudah harus dimasukkan ke dalam ruang interogasi, bukan untuk ditanyai namun dia lebih sering mendapat pukulan dari ketua kepolisian agar ia berhenti melakukan keonaran.

Xiumin mendorong tubuh Sehun kasar ke dalam ruangan yang sangat minim cahaya juga terasa pengap.

“Baozi! Jika aku bertemu denganmu lagi, kau pasti mati!!”teriak Sehun dari dalam ruangan kesal

“Baiklah. Jika kau masih mempunyai tangan saat keluar nanti”balas Xiumin santai sambil mengunci pintu

Sehun mendesah keras. Benar-benar kesal hingga ia menendang meja kayu yang ada didepannya hingga patah. Tak lama, seseorang yang sangat dikenal Sehun itu muncul. Sehun menoleh dan langsung menangkap wajah dingin yang sudah sangat bosan untuk dilihatnya.

BUGG

“Akh!” Sehun terpelanting ke samping setelah mendapat pukulan keras di wajahnya. “Tunggu, aku bisa…” Lagi-lagi sebuah pukulan kembali diterimanya. Mengacaukan tempat yang awalnya rapi menjadi kacau-balau. Meja patah akibat tendangan Sehun tadi, juga kursi kayu yang hancur karena tertabrak oleh punggung Sehun.

“Aku bilang dengarkan aku!”bentak Sehun akhirnya menangkis pukulan yang akan diterimanya lagi. Sehun menyingkirkan tangan kepala polisi itu kasar lalu menyapu darah yang merembes di sudut bibirnya dengan lengan blazer.

“Sial. Aku berdarah lagi”gumamnya setengah kesal

Tangan itu kembali terulur, kini mencengkram kerah kemeja Sehun dan membantingnya ke dinding. “Dengar Oh Sehun. Aku berkali-kali memperingatkanmu untuk menjauhi adikku. Kau sudah memberikan pengaruh buruk padanya. Kau mengerti?!”

“Hey, apa kau pikir aku seburuk itu?”seru Sehun mendorong tubuhnya paksa. “Tadi pagi aku pergi ke sekolah terburu-buru dan memotong jalan melewati jalan itu. Aku tidak tau jika disana ada perkelahian. Aku bahkan tidak ikut campur sekalipun. Aku hanya lewat!!!”jelas Sehun memberikan penekanan di kalimat akhirnya. “Tanya saja pada si Baozi itu. Bajuku masih sangat rapi saat dia menangkapku! Jika sekarang menjadi kusut, semua itu karena kau!”

Sehun merapikan blazer dan seragamnya. Juga dasinya yang tidak terpasang dengan rapi lagi. Kemudian, ia menghela napas panjang menatapnya.

“Kris-ssi, aku minta maaf jika aku memang memberikan pengaruh buruk bagi Tao. Tapi, aku tidak pernah memaksakan sesuatu hal padanya. Dia melakukan semua itu atas kemauannya sendiri. Jadi, jangan coba-coba menuduhku macam-macam lagi!”desis Sehun tajam lalu berjalan keluar, meninggalkan Kris seorang diri.

“Jika kau bukan kakak Tao, aku pasti sudah menghajarmu”gumamnya

***___***

“Mana Sehun?” Chanyeol melompat ke atas meja Luhan saat bel istirahat berbunyi. Sedangkan Tao menjatuhkan diri di kursi Sehun, disamping Luhan.

Luhan menghela napas panjang, menghentikan aktivitas merapikan bukunya lalu mendongak menatap Chanyeol.

“Dia tadi mengirimiku pesan mengatakan bahwa dia sedang berada di kepolisian pusat”

Chanyeol dan Tao seketika terbelalak, “APA?!!”

“dia dituduh terlibat perkelahian dalam perjalanan ke sekolah tadi pagi”desah Luhan lagi

“Jadi sekarang–?” Tao kehilangan kata-katanya

“Ini pasti karena si bulat itu lagi!”desis Chanyeol kesal sambil meninju udara. “Dan sekarang Sehun pasti sedang dipukuli oleh kakakmu!” Kali ini Chanyeol berpindah posisi, bersandar pada dinding pilar dengan posisinya yang tetap duduk diatas meja Luhan.

Tao mengacak rambutnya frustasi. Tidak menyalahkan Chanyeol sepenuhnya atas kekesalannya akibat perlakuan kakaknya selama ini. Nyatanya, dia sendiri bahkan tidak pernah akur dan terus berbeda pendapat tentang impian dan keinginan.

Tao juga menghela napas panjang. Tidak bicara sedikitpun untuk membalas ucapan Chanyeol. Justru bersandar pada sandaran kursi dan meluruskan kedua kakinya keatas meja, juga melipat kedua tangannya di depan dada. Ia juga frustasi dan rasa bersalahnya pada Sehun semakin tepupuk tinggi.

Walaupun bukan bersahabat sejak kecil dengan namja yang paling populer di sekolah itu, dia tetap merasa mempunyai hutang budi padanya. Perkenalan mereka di mulai saat Tao yang memang mempunyai sifat keras kepala juga tidak mau diatur, terlibat perkelahian di hari pertamanya masuk sekolah dengan murid sekolah lain.

Sehun yang kebetulan lewat, membantu Tao yang terlihat sedikit terpojok dan baru menyadari bahwa musuh yang dihadapinya adalah Yixing. Yixing adalah sahabat Kai yang menjadi musuh bebuyutannya sejak SMP.

Mengakhiri perkelahian itu dengan kemenangan, tiba-tiba polisi datang dan menangkap mereka. Dengan tanpa mendengar penjelasan dari keduanya terlebih dahulu, akhirnya Xiumin memasukkan mereka ke dalam sel. Terpaksa menunggu beberapa saat hingga seseorang itu datang.

Dalam hati, Tao benar-benar sangat menyesal dengan kehidupannya. Menjadi yatim piatu sejak kecil dan akhirnya di titipkan bersama paman dan bibinya yang mempunyai anak laki-laki yang lebih tua 6 tahun darinya.

Kris Wu, kakak sepupunya yang ia anggap sebagai orang yang sangat menyebalkan di dunia. Saat menduduki Sekolah Menengah Atas tingkat pertama, bibi dan pamannya harus meninggalkan mereka berdua untuk kembali ke China. Hanya menyisakan Kris dan Tao yang sejak dulu selalu saja berselisih pendapat.

Kris selalu menyuruh Tao untuk menjadi polisi dan berbuat baik sedangkan Tao sangat membenci hal itu. Ia ingin seperti anak-anak yang lain, bebas dan mencari kesenangan.

Saat tubuh menjulang itu muncul di depan sel, Tao sudah tau dia akan mendapat masalah besar akibat perkelahian yang ia timbulkan itu. Tapi, siapa sangka Sehun yang melihat kepanikan Tao – dan bahkan belum pernah mengenalnya – akhirnya mengakui bahwa semua itu adalah ulahnya dan Tao hanya membantunya.

Yah sejak itu…sejak adanya pengakuan sederhana itulah akhirnya Tao bersahabat dengan Sehun dan sebaliknya, bermusuhan dengan Kris hingga sekarang.

***___***

Jam istirahat pertama hampir saja selesai saat Sehun akhirnya muncul di pintu kelas dengan penampilan yang sangat berantakan, juga bekas luka kebiruan di sudut bibirnya. Pemandangan itu adalah hal yang sudah sangat sering dilihat oleh seluruh murid kelas, bahkan oleh seluruh murid sekolah.

Sehun menjatuhkan diri dengan tenang, bersikap seperti tidak ada yang terjadi pada dirinya. Memasukkan tas ransel ke dalam laci dan melemparkan dasinya pada Luhan. Luhan langsung mengerti, yaah karena Sehun tidak pernah bisa merangkai dasinya sendiri.

“Dipukul lagi?”tanya Luhan tanpa menoleh

Sehun hanya menghela napas panjang sambil menyandarkan punggungnya pada kursi, “akh!”jeritnya pelan dan menarik punggungnya kembali. “Sial. Punggungku juga terluka”

“Kenapa?”

“Aku rasa karena terbentur kursi kayu”

Sehun membuka blazernya, bermaksud untuk memeriksa bagaimana luka di punggungnya namun suara Chanyeol lebih cepat terdengar dari belakang.

“Sehun-ah, kemeja dan blazermu robek”

“Oe? Benarkah?” Sehun menoleh kebelakang sambil mendorong pundaknya ke depan. Ternyata benar, ada robekan cukup panjang di kemeja putihnya.

“jika sonsengnim mengetahuinya, kau pasti akan dijemur dilapangan lagi”seru Chanyeol

“Aku membawa kaus. Pakai saja kausku sebagai dalaman, aku rasa robekan di blazermu tidak terlalu terlihat karena warnanya gelap. Sepulang sekolah nanti, aku akan meminta ibuku untuk menjahitkannya” Luhan membuka resleting tasnya dan melemparkan sebuah kaus hitam yang selalu dibawanya. Yaah, jam pelajaran 14 jam setiap hari membuat sebagian murid membawa baju ganti.

Sehun mengangguk, membuka kancing kemejanya secepat mungkin lalu memakai kausnya.

“Ya! Oh Sehoon! Bisakah kau mengganti bajumu di kamar mandi? Ini adalah kelas!”seru Taehyun, teman sekelas Sehun

“Benar. Apa kau tidak tau jika disini juga ada murid perempuan, huh?”sahut Baro juga kesal

Sehun meringis lebar, “kalian iri dengan tubuhku?”

“Mwo? Bahkan tubuhku jauh lebih baik darimu”

“Aku tidak keberatan. Aku bahkan rela jika harus melihat dada telanjang Sehun setiap hari” celetukkan salah seorang murid perempuan seketika mendapat sorakan dari seluruh murid laki-laki, membuat Sehun tertawa geli.

“Lihat kan? Mereka justru menyukainya”ujar Sehun santai sambil memakai blazernya kembali. Kemudian ia menoleh pada Luhan, “simpan saja dasiku. Sepertinya aku tidak membutuhkannya”

“Ya! Kalian benar-benar menyebalkan! Dan kau juga Oh Sehoon!”

“Baro-yaa, mulai hari ini kelas ada ruang ganti baju bagiku. Jadi jangan protes lagi, oke?” Sehun tersenyum menyeringai karena dia akan selalu menang jika beradu mulut dengan teman laki-lakinya. Banyak pembelaan  yang akan datang padanya. Tentunya dari murid-murid perempuan.

Suara berisik dan tawa terdengar keras di dalam ruang kelas mereka. Namun, sepertinya bagi Tao, hal itu tidak memberikan pengaruh apapun. Dia tetap diam dengan matanay yang terus memandang punggung Sehun dan sisi sebelah wajahnya yang sedang tertawa.

Tiba-tiba ia berdiri, membuat tawa Chanyeol menghilang dan memandangnya dengan kening berkerut.

“Kau mau kemana?”

“Istirahat”

“Mwo?!

Tao tidak memberikan jawaban apapun lagi, melanjutkan langkahnya dan berhenti di samping meja Sehun. Tangannya merogoh saku sebelah kirinya dan memberikan sebuah plaster pada Sehun.

Sehun terkejut dan mendongak, “apa?”

“Tutupi lukamu dengan ini atau kau akan bermasalah lagi”

Sehun menerima plaster itu, “kau mau kemana?”

“Aku bosan. Aku ingin tidur di teras atap gudang”

“Mau ku temani?”tanya Sehun lagi merasakan ada yang tidak beres dari diri sahabatnya itu

“Kau bahkan baru masuk”jawab Tao tersenyum sekilas. “Jangan ganggu aku karena aku mau tidur. Dan sepulang sekolah nanti, temani aku membeli baju seragam untukmu”

“Aku tau kau pasti merasa bersalah karena pukulan ini” Sehun menunjuk luka disudut bibirnya. “Sudah ku bilang, aku tidak akan pernah memukul kakak sepupumu itu. Dan kau tidak perlu mengganti seragamku. Aku akan membelinya sendiri nanti”

“Apa kau punya uang? Liburan musim panas masih sangat lama dan kau tidak bisa kerja paruh waktu. Bukankah sudah dua hari ini, kau selalu makan bersama Luhan dan Chanyeol karena tidak punya uang untuk makan siang?”

Sehun melompat keatas mejanya, duduk disana dan menatap Tao sambil tertawa kecil. “Ya Huang Zi Tao, kau meremehkanku? Aku bisa mendapatkan uang dengan mudah”

“Dengan balapan liar lagi?”sahut Luhan

“Lihat? Tidak hanya dia, tapi aku akan membunuhmu jika kau ikut balapan liar lagi”

“Ehh? Wae? Sebenarnya balapan bukan hal yang buruk” Sehun berkilah namun Tao dan Luhan sama-sama tidak tertawa karena hal itu, bahkan melayangkan tatapan tajam yang menyudutkan Sehun.

“Oke..oke..baiklah. Tapi, kau tetap tidak perlu mengganti seragamku. Aku akan meminta oema untuk menjahitnya”

“Kita akan pulang larut malam dan kau mau menyusahkan omoni hanya untuk menjahitkan seragammu?”

“Tao, oemaku tidak akan merasa susah. Hanya menjahit” Luhan kembali menyahuti ucapan Tao

Tao tidak memperdulikan itu, ia justru memandang Sehun. “Bukankah lebih baik kita mendobrak toko seragam daripada menyusahkan omoni? Iya kan?”

“Hey, apa yang mau kalian lakukan? Mendobrak toko? Toko apa?” suara Chanyeol ikut terdengar ingin tahu.

“Tsk, jika kau ikut melakukannya, Yura noona akan membunuhmu, Chanyeol”

“Kalau begitu jangan beritahu dia”

“Sudahlah. Aku sangat mengantuk. Bilang pada seonsengnimjika aku sedang diare dan tidak bisa meninggalkan kamar mandi”putus Tao malas melanjutkan obrolan lebih lama lagi. Ia menepuk pundak Sehun satu kali lalu melanjutkan langkahnya kembali.

“Ya! Kau benar-benar tidak mau ku temani?”

“Kau hanya akan menggangguku tidur. Tidak perlu”

***___***

Tao terbangun dan menepis blazer yang menutupi wajahnya dari sinar matahari. Menarik tubuhnya untuk duduk lalu menoleh kekiri dan kekanan karena mendengar suara reributan.

Setelah kesadarannya kembali, ia baru sadar jika ada suara berisik dari bawah. Karena bangunan gudang tidak begitu tinggi, ia jadi bisa mendengar jika ada suara yang mendekat. Dengan malas, Tao berjalan ke  sisi pinggir, melongokkan kepalanya dan langsung menghela napas panjang saat melihat satu orang murid sedang mendesak satu murid yang lain.

“Ya! Apa yang kalian lakukan? Kalian mengganggu tidurku”seru Tao setengah berteriak membuat dua orang itu mendongak keatas. Tao menghembuskan napas panjang kembali, dengan satu lompatan tinggi turun ke bawah, ke bagian belakang sekolah.

“Ada apa?”tanyanya lagi menatap dua orang itu dengan ekspresi malas

“Dia mendesakku. Memaksaku untuk menjawab hal yang tidak aku mengerti. Dia sangat aneh!”ujar murid yang terpojok itu mendorong tubuh murid yang ada didepannya.

“Jangan ikut campur. Ini masalahku dengannya”

“Ya! Kalian yang mencampuri tidurku!”balas Tao tak kalah kesal. Lalu, ia membaca nametag murid itu, “Kim Suho? Jadi namamu adalah Kim Suho?”

“Kenapa? Kau mau mengadukanku pada sonsengnim?!”

“Cih, apa aku seremeh itu?”balas Tao. “Baiklah. Karena kau sudah mengganggu tidur nyenyakku, kau harus menerima balasannya”serunya enteng menatap murid yang bernama Suho itu sambil tersenyum penuh arti

Alis Suho terangkat satu, “Apa maksudmu?”

Tao tertawa mendengus, menoleh kebelakang dan berseru pada seorang murid yang ternyata bernama Do Kyungsoo itu.

“Aku tidak tau apa masalah kalian tapi sepertinya hal itu penting” Tao berpaling pada Suho kembali. “Jadi aku akan mempersulit jalanmu untuk mendapatkan jawaban itu”

“Mwo?”

Tao tersenyum menyeringai lalu menolehkan kepalanya kekiri, “Kyungsoo-yah, pergilah. Jika dia memaksamu lagi, kau harus mencariku. Karena saat itu….”Tao menggantung ucapannya sejenak untuk menatap Suho lurus-lurus. “Aku yang akan menghajarnya….”

TBC

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

41 thoughts on “FF : GROWL Chap. 1

  1. Tiikaa berkata:

    Huaaaaaaa….

    Baru chapter 1 nya aja udah menegangkan begini….
    Pasti chapter2 selanjutnya bakalan lebih seru dan menengangkan lagi eon….

    Itu kris kok gak ada baik2 nya sih sma sehun…

    Sebegitu bencinya kah sma sehun???
    Lagian sehun kan gk sepenuhnya salah….
    Asikkk,, berarti bntar lagi eon bkalan publish sixty sense sma autumn donk… Wah gak sbar nunggunya..
    Oke deh klanjutannya aku tunggu ya 🙂 dan kelanjutan ff eon lainnya juga aku tunggu 🙂

  2. nina berkata:

    yiiippiiieeeeee
    akhir na keluar juga 😀

    sehun biang onar 😦
    tp ttep suka sifat yg baik 🙂
    kenapa xiumin disini menyebalkan sih eon
    kris juga
    hiiyaahhh tao
    blm apa udh bikin masalah
    ahh itu kyungmyeon

  3. Tiikaa berkata:

    Huaaaaaaa…
    Baru chapter 1 nya aja udah menegangkan begini….
    Pasti chapter2 selanjutnya bakalan lebih seru dan menengangkan lagi eon….

    Itu kris kok gak ada baik2 nya sih sma sehun…

    Sebegitu bencinya kah sma sehun???
    Lagian sehun kan gk sepenuhnya salah….
    Asikkk,, berarti bntar lagi eon bkalan publish sixty sense sma autumn donk… Wah gak sbar nunggunya..
    Oke deh klanjutannya aku tunggu ya 🙂 dan kelanjutan ff eon lainnya juga aku tunggu 🙂

  4. Sulkyustrihyun berkata:

    Hehe akhirnya keluar Juga ni FF..DAN TERNYATA KEREN … Eoni…d tunggu lanjutannya yakh…Yakh ni eon SIX sensenya lama ngetd gak publish…pokoknya semua FF eoni aku tunggu yakh!!faighting eon keep writing always’?’

  5. Ina Nurlaeni berkata:

    belum apa- apa udah bikin onar *geleng-gelengkepala
    tapi udah jadi kebiasaanny Hunnie sihh -_-
    next chap.ny cepet publish y eon!!

  6. yoon shi berkata:

    hehe… seru thor…
    tapi mungkin ada bbrapa ff yg akn lupa gara2 kapasitas memori tdk cukup… haha…
    waeyo? kyungsoo jdi anak yg trbully atau trsudut? ah… emang mukanya cocok dpt peran kya gitu… haha… #dijitakkyungsoo
    wah thor… sekrang ffnya post 2/lbh dlm waktu yg cepat… semangat! keep writing thor!!!

  7. YooXi kiszLUck berkata:

    wah wah wah 🙂 Daebak sangat.. jempol Sehun kuberikan utk’mu Mija eon 😀
    FF bikin’an eon itu ggk prnah bikin bosan dn akhir’y sllu bikin WoOw!!!
    ku tunggu lanjutan’y dn karya eon lain’y.. 🙂
    FIGHTING .)g

  8. @baltacheakiriwe berkata:

    Kak, Memangnya Polisi sejahat itukah? Masa sampe digebukin, Kasian ._.v

    #plak
    #dahgituaja
    #bingungmaucommentapa-_-

  9. rani berkata:

    akhirnya akhirnya akhirnya ni ff yg dinanti-nantikan publish juga

    emang bener2 yaw ff oh mi ja gak ada yg ngecewain semuanya daebak daebak
    Cuma satu yg gak asyik munculnya 3 huruf pengganggu TBC
    lanjutka thor baru chap 1 udah seru dan pasti bikin penasaran bgt
    sehunie disini gak jadi orang kaya
    haduh susah bayanginnya soalnya tampang si sehun kaya anak2 konglomerat yg manja n keren hehehehe
    ahh abaikan koment terakhir

    keep writing thor

  10. cicil berkata:

    Ecieeee tao keren deh jadi pahlawan kesiangan (?)
    sempet bingung juga itu awal” udah disugukan dengan kemarahan sehun dan kris
    aku pikir semuanya anak sekolah, ternyata salah -__-

    lanjutt, nungguin juga ff kembar(?) Itu, autumn sama sixth sense

  11. amel berkata:

    *baru sempat koment sekarang._.*
    uyeeee mysteri baru xD suka sama FF genre begini
    sehun brandalan? sehun musuhan sama kai? sehun ikutan balapan liar? kyungsoo targetnya suho? PERFECT >,<
    gak sabar liat perkelahian sehun-kai sama chanyeol-baekhyun 😀
    suho katanya agen FBI, pasti bakaln terjadi sesuatu yang WOW XD

    ditunggu kelanjutannya thor 😀

  12. Lee Hana berkata:

    keren thor. ini anak exo lain belum muncul ya semoga di part selanjutnya bisa muncul semua ya. tu Suho kenapa gitu? Biasanya kan dia polos.

  13. ohyoungri berkata:

    Omona kris~ kayaknya sehun gk sejahat yg kamu bayangkan deh~
    Sehun kasian-_-
    Ngebayangin sehun disini bikin senyam senyum sendiri xD
    Tao juga keren *-*

    Next chap ditunggu author~^^

  14. amelia berkata:

    ini baru baca chapter satu tapi udah bikin overdosis ya wkk.. ketagihan bacanya.. ini keren banget masa.. next yah thor..

  15. laychen berkata:

    Walahhh bisa gini kirain exo itu 1 grub bad boy tp rupnya malah berpecah” gini hahaha
    suhoo kau mendesakk apa ke d.o ??
    Dan tao kol kau peduli gtu ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s