FF: My Fair Boy (1/3)

My Fair Boy

Author         : dummy

Title            : My Fair Boy

Cast             : you as Lee Chan Yeon

Xiumin EXO as Kim Min Seok

Other EXO members

Jessica SNSD as Park Hae Ri

Genre          : drama, romance(mungkin???hehehehehe)

Length         : trilogy

Note            : Maaf kalo di ff ini ada banyak kata-kata kasarnya. Ini ff kedua dari

author, mohon kasih komen supaya bisa lebih baik lagi di ff

selanjutnya. Terimakasih sudah mau baca😀

 

Flashback

 

Di sebuah rumah, sepasang suami istri terlihat sedang terlibat pertengkaran. Seorang anak perempuankecil  memperhatikan pertengkaran mereka.

“Dasar kau kambing tua tidak tau diri! Kemana saja kau, ha?! Sudah 2 minggu kau tidak pulang tanpa kabar, untuk apa kau pulang ha?!” maki sang istri

“Ahhh, hentikan mulutmu itu brengsek! Aku lelah, jadi tidak usah banyak tanya!” balas si suami membentak istrinya

“oh, tuhan, sekarang kau bahkan mencaciku dan menyuruhku diam?! Apa kau sadar hah?! Kau pria tak berguna! Kau pikir aku tidak tau apa yang kau lakukan kemarin malam ha?! Siapa perempuan jalang yang bersamamu itu ha?! Ohh, tunggu aku tahu, pasti dia sekretaris barumu kan? Ohh tunggu-tunggu atau dia malah sundal murahan yang kau bayar untuk sema…”

PLAK!!!

Si suami menampar sang istri. Anak perempuan itu sangat terkejut melihat ibunya ditampar.Dia langsung berlari tertatih-tatih menghampiri ibunya.

“Eomma… pipimu merah… huaa, apa kau kesakitaneomma? Aku akan mengobatimu…” tangis si anak

“kau setan kecil! Tutup mulutmu itu! Tinggal bersama wanita iblis ini rupanya membuatmu menjadi anak yang suka ikut campur he?!” bentak si ayah

“ya!! Jaga mulutmu, brengsek! Siapa yang kau bilang wanita iblis ha?! Kau anak kecil! Diam dan masuk ke kamarmu! Jangan sok menjadi anak baik! Pergi! Sebelum aku menghajarmu!” hardik si ibu pada anak itu

“tapieomma… appa… kalian berteriak terus, aku takut mendengarnya… huaa…” isak si anak

“ahhh, diam kau! Jika kau takut maka pergi dan jangan lihat kami! Cepat! Dan hentikan tangismu itu! Membuatku muak!” caci si ayah

Anak itu masih terisak-isak.Dipandanginya ayah dan ibunya yang masih terus bertengkar.Ia sangat sedih dan takut karena ayah ibunya bertengkar. Akhirnya ia berlari dan masuk kekamarnya, dia meringkuk di bawah meja dan menutup telinganya dengan kedua tangannya sambil memejamkan matanya. Begitu lama ia melakukan hal itu, sampai akhirnya ia tertidur.

***

Di SMA Ilchul, suasana di salah satu kelas sangat ramai. Terlihat tidak ada guru didalam kelas.Terdengar tawa dan canda para siswa.Tapi jika kau perhatikan lebih jelas, kau bisa melihat seorang yeoja duduk berdiam seorang diri.Ia duduk dibangku paling belakang, disebelah jendela. Matanya bergerak-gerak memperhatikan teman-temannya.Namun tak lama, di memalingkan wajahnya dan menerawang jauh keluar jendela.

Tiba-tiba seorang yeoja berambut panjang menghampiri gadis itu.

“Lee Chan Yeon-sshi, apa yang kau lakukan berdiam seorang diri disini? Tidakkah kau ingin bergabung bersama kami?” tanya yeoja berambut panjang itu padanya dengan nada yang sangat manis

“Ehh… ehm… aku…” yeoja yang bernama Lee Chan Yeon itu bicara terbata-bata dan kebingungan, seakan-akan dia takut bicara

“Wae?Apakami terlalu rendah untukmu, Chan Yeon-sshi? Kau bahkan tidak mau bicara pada kami?Tega sekali kau” kata yeojaberambut panjang tiba-tiba, dengan setengah berteriak.

Segera saja perhatian seluruh kelas tertuju pada dua yeoja itu.

“Uh… tidak… tunggu…” Chan Yeon mulai panik, ia sama sekali tidak bermaksud begitu

“Aissshh, kau benar-benar tidak tau diri. Gadis secantik Park Hae Ri mau mengajak orang sepertimu berkumpul bersama dan kau malah bersikap begitu. Betapa sombongnya kau?” ujar Min Ra, salah seorang teman yeoja berambut panjang itu

“Sshh, sudahlah… Teman-teman, kalian jangan marah pada Chan Yeon-sshi. Ini semua salahku, aku menggangu ketenangannya” kata Park Hae Ri, dengan wajah polos dan mata berkaca-kaca

“Ahh, kau terlalu polos Hae Ri-sshi, jangan terlalu baik pada orang” sahut Jong Dae.

Segera saja murid-murid yang lain ikut membela Park Hae Ri.Lee Chan Yeon yang kebingungan dengan situasi ini, hanya bisa diam dan menunduk.Ia tidak sedikit pun pernah berpikiran seperti yang dituduhkan padanya, tapi ia juga takut untuk bicara.Tidak ada seorang pun yang mau mendengarkannya, rasanya Chan Yeon ingin lari saja keluar dari kelas ini.

“Ahh, berisik sekali.Kalian mengganggu tidur siangku, wae?” erang seorang namja tampan.Wajahnya begitu imut dan menggemaskan.Tapi kalau diperhatikan lagi, terlihat kedewasaan pada dirinya itu.

“Ahh, Min Seok-sshi, mianhae. Kelas jadi ramai karena semuanya ribut membelaku. Mianhae, aku jadi mengganggu tidurmu” jawab Park Hae Ri, masih dengan wajah polosnya

Namja tampan itu mengeryit, masih bingung apa yang terjadi. Akhirnya salah seorang temannya menjelaskan padanya apa yang terjadi.

“Oh? Benarkah begitu? Apa kau memang berkata begitu Lee Chan Yeon-sshi?” tanya Min Seok pada Chan Yeon.

“Ehh… aku… aku…” kata yeoja itu makin terbata-bata.Ia terkejut ada seseorang yang mau mendengarkannya.

“Ahh! Hentikan cara bicaramu itu. Selalu tergagap-gagap, membuatku sangat kesal mendengarmu bicara” bentak seorang pria berkulit gelap

“Jong In-sshi, kumohon jangan membentak Chan Yeon-sshi. Dia mungkin tidak ingin menyakiti hatiku dengan mengatakan ia membenciku…” Park Hae Ri berkata dengan mata berkaca-kaca

Kelas semakin ramai, sebagian besar menyalahkan Lee Chan Yeon. Sementara yang dituduh tidak bisa berkata-kata sama sekali.

“Sshhh, aduh kalian ini.Tenanglah dulu. Kita bahkan belum mendengar jawaban Chan Yeon-sshi” kata Min Seok menenangkan teman-temannya

Di tatap banyak mata, Lee Chan Yeon berusaha keras menahan rasa takutnya. Dengan terbata-bata, ia mengatakan maksudnya, “aku tidak… aku tidak..benci… aku… ingin…ingin berteman”

“Nah, kalian sudah dengarkan… tidak mungkin orang seperti Chan Yeon-sshi ini membenci orang lain tanpa alasan. Apa lagi teman sekelasnya. Kalau begitu masalahnya bereskan Hae Ri-sshi?” kata Min Seok

“Ah, tentu saja… aku memang tidak mempermasalahkannya kok” jawab Hae Ri dengan senyum manisnya, sambil menyeka air matanya

Lee Chan Yeon sangat lega karena masalah ini selesai. Dipandanginya Kim Min Seok, pria imut yang tadi membelanya. Chan Yeon terkejut saat Min Seok tiba-tiba menoleh dan tersenyum padanya. Dia sangat malu, jadi segera saja ia menundukkan kepalanya.

***

Di taman sekolah, terlihat sekumpulan namja tampan sedang duduk berkumpul. Rupanya itu Kim Min Seok dan teman-temannya.12 siswa yang jadi idola di sekolah.Tak berapa lama, lewatlah Hae Ri dan teman-temannya.

“Hae Ri-sshi, mau kemana? Kau sudah mau pulang?” teriak salah seorang diantara mereka

“Ah, Chan Yeol-sshi, selamat siang. Iya aku mau pulang sekarang” jawab Hae Ri tersenyum manis

“Baiklah, hati-hati di jalan Hae Ri-sshi. Kalian juga… Pulanglah dengan selamat” kata Chan Yeol ceria sambil melambai-lambaikan tangannya pada Hae Ri dan teman-temannya

Hae Ri memberikan senyum pada Min Seok dan menganggukkan kepalanya, kemudian berjalan pulang bersama gerombolannya.

“Hei, tidakkah kalian merasa Park Hae Ri menyukai Min Seok?” tanya salah seorang pria yang bertubuh mungil dan bermata lebar

“Haissh, kau ini Kyung Soo.Apa yang kau katakan, Park Hae Ri jelas-jelas adalah fansku. Tidak ada seorang yeoja pun yang mampu menolak ketampananku” jawab Chan Yeol. Mereka tertawa mendengar kenarsisan Chan Yeol

“Tapi, benar juga. Bukankah Park Hae Ri selalu ramah padamu Min Seok?” tanya Jong In

“Benarkah? Bukankah dia bersikap begitu karena dia gadis manis seperti kata kalian?” jawab Min Seok sedikit sinis

“Kenapa berkata begitu Min Seoki oppa??Aku begitu manis karena ingin menarik hatimu…” kata Baek Hyun sambil bertingkah manis meniru Hae Ri. Semua tertawa melihatnya.

“Nah, kau seharusnya membelanya tadi Min Seok. Kau justru membela gadis suram itu” kata Lay

“Aku tidak membela siapa-siapa.Aku hanya ingin meluruskan yang sebenarnya. Tidakkah kalian berpikir Nona Park kalian yang manis itu sedang membully Lee Chan Yeon?” ujar Min Seok

Semua terdiam mendengar perkataan Min Seok.Mereka mengingat kembali kejadian di kelas tadi. Kalau dipikir-pikir, Lee Chan Yeon memang tidak mengatakan satu kata pun yang maksudnya dia membenci Park Hae Ri.

“Ehmm, setelah dipikir-pikir benar juga. Tapi untuk apa seorang Park Hae Ri melakukan hal seperti itu?” kata seorang namja bertubuh tinggi

“Mana aku tahu Sehunie… tapi aku juga tidak menyukai gadis bernama Lee Chan Yeon itu.Selalu bicara tergagap-gagap seperti orang bodoh. Membuatku kesal tiap kali mendengar dia bicara” jawab Jong In

“Jangan begitu, mungkin dia punya alasan sendiri kenapa dia bicara seperti itu. Setiap orang pasti punya alasan masing-masing untuk tindakannya” kata salah seorang diantara mereka menasehati Jong In

“Oohh, Suho oppa, kau begitu bijaksana dan tampan.Kau membuatku terpesona. Nikahi aku Suho oppa” jawab Chan Yeol sambil bertingkah genit layaknya seorang yeoja

“Ya! Kau membuatku geli, aku masih menyukai wanita kau tau?!” kata Suho dengan wajah jijik

Semua tertawa melihat ekspresi Suho.

***

Dari balkon sekolah, seorang yeoja memperhatikan mereka…

6 thoughts on “FF: My Fair Boy (1/3)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s