FF: Who I Miss?

 

who i miss

Author: @IzzaHanni

Tittle: Who I miss?

Main Cast: Oh Sehun (EXO-K), Song Han Ni (OC)

Genre: Romance, Hurt, Sad

Rating: G

Length: Oneshot

Claime: FF ini udah pernah aku post juga di wordpressku www.anizzahanni.wordpress.com. Kalo ada kesamaan maupun apa, aku ngga tanggung soalnya ini murni dari imajinasiku sendiri dan hanya fiktif belaka. Juga terinspirasi dari lagu yang dinyanyikan Ryeowook dan DO, saat itu Sehun terlihat menangis.

o0o~Who I Miss?~o0o

Dipagi yang cerah, matahari menampakkan sinarnya yang begitu terang. Dua orang anak pun turut bermain-main didepan rumah mereka. Permainan air memang sangat pas untuk mengisi pagi yang cerah ini.

“Han Ni-ya!”, panggil namja kecil itu sambil membidikkan watergun’nya pada yeoja kecil yang ada disebelah rumahnya.

“Aaaaa…. Awas kau Oh Sehuunn!”, teriak yeoja kecil tak mau kalah membidikkan watergun miliknya juga kearah namja kecil itu.

Oh Sehun seorang namja yang imut sekaligus tampan sekompleksnya, jadi tak usah heran jika yeoja-yeoja dikompleksnya tertarik padanya. Sedangkan Song Han Ni seorang yeoja yang sederhana namun punya hati mulia dan pntar dalam segala hal.

Mereka sangatlah menikmati permainan air dimusim panas ini. ketika mereka sudah mulai lelah dan basah kuyup, barulah mereka menghentikannya. Bukannya segera masuk kerumah untuk mandi, tapi mereka malah duduk-duduk diteras.

“Han Ni-ya.”, Sehun mengawali perbincangannya dengan memanggil Han Ni manja.

“Mmm?”, Han Ni hanya berdeham tanya.

“Kalau kita berpitsah, akankah kau melupakanku? Dan mempunyai teman laki-laki tselain aku?”, tanya Sehun serius tapi cadelnya malah membuat ia terlihat sangat lucu.

“Wae? Apakah kau akan pindah rumah? Yang jauh dari sini?”, Han Ni balik bertanya.

“Aniyo. Aku hanya ingin memastikan tsaja. Jadi bagaimana?”, kini Sehun memandang wajah Han Ni yang basah akibat ulah water gun’nya.

“Kalau begitu, aku tak akan lupa padamu dan……..”, Han Ni menoleh kewajah Sehun. “Jika aku mempunyai teman laki-laki, ia tak kan mungkin bisa sepertimu.”, lanjut Han Ni dengan diiringi senyuman.

*Sehun POV*

“Kalau begitu, aku tak akan lupa padamu dan jika aku mempunyai teman laki-laki, ia tak kan mungkin bisa sepertimu.”

Mendengar jawaban itu membuat hatiku cukup tenang. Apalagi senyuman yang ia sunggingkan padaku. Walaupun terkadang ia menyebalkan, untuk saat ini ia sangat menyenangkan.

“Sehunie!”, dia memanggilku hingga membuat lamunanku memudar.

“Wae? kau mengapa senyum-senyum sendiri?”, lanjutnya seraya melihat wajahku dalam.

“A-aniyo.”, aku menjawabnya gugup dan segera menetralkan ekspresi wajahku agar ia tak curiga bahwa aku melamunkan dirinya.

o0o~Who I Miss?~o0o

Sudah terlalu lama kami duduk dengan keadaan basah. Setelah merasa dingin, kami langsung masuk kedalam rumah masing-masing untuk membersihkan badan.

“Sehun-ah…”, sambil mengelap tengkukku yang basah, kudengar ibu memanggilku.

“Kau harus berkemas-kemas mulai dari sekarang!”, kata-kata ibu berhasil membuatku melongo tak mengerti.

“Kita akan pindah ke kota besok.”, lanjut ibu.

“MWO?”, sahutku terkejut.

Sontak aku langsung keluar rumah dan berlari kerumah Han Ni, menemuinya. Tak tahu bagaimana caranya aku harus bertemu Han Ni sekarang.

“Hah Hah, ahjumma Han Ni ada dimana?”, tanyaku ngos-ngosan kepada ibu Han Ni.

“Waeyo? Apa ada kepentingan yang mendesak?”, tanya ahjumma balik.

“Ada apa Sehun-na?”, suara Han Ni membuatku tenang. Kulihat dia sedang mengeringkan rambutnya yang basah. Tanpa basa-basi, tangan Han Ni segera kutarik keluar seraya berpamitan pada Ibu Han Ni.

Dibawah bunga sakura yang bermekaran kubawa gadis yang seumuran denganku. Gadis yang entah mengapa ketika aku melihatnya akan merasa tenang.

“Sehun-na! Apakah ada yang perlu kau katakan?”, tanyanya heran.

“Ah Han Ni-ya!”

“Emm?”

“A-aku a-akan pindah ke kota.”

“Ye?”

Kulihat muka Han Ni mendadak muram, “Kumohon, mengertilah Han Ni-ya. Aku tak mengerti kita akan berpitsah tseperti ini.”, batinku.

*Han Ni POV*

“A-aku a-akan pindah ke kota besok.”

Apa? Sehun akan pindah ke kota? Benar-benar apa yang aku takutkan kini telah terjadi. Aaarrrgghhh mengapa jadi seperti ini? -___-

“Geure, baiklah jika itu yang terbaik untukmu.”, kataku sembari mengeluarkan senyumku walaupun ingin rasanya aku memeluknya, menangis, dan memintanya agar tetap disini. Itu konyol, sungguh!

“Kalau begitu, kutemani kau kemana saja hari ini. aku janji!”, katanya mantap.

“Jeongmalyo?”

“Ne!”

Baiklah, karena Sehunie akan pergi besok akan kumanfaatkan hari ini sebaik mungkin dan seindah mungkin. Kutarik lengannya yang besar mengikuti arah kemana aku berjalan. Pasar! Disini aku akan membelikan suatu barang untuknya.

“Kau ingin warna apa?”, tawarku pada Sehun dengan menyodorkan bermacam-macam gelang bertali.

“Aku memilih yang ini saja!”, kata Sehun sambil mengambil gelang tali berwarna putih.

“Baiklah, aku akan memilih yang warna hitam. Anggap saja ini couple.”

Waktu demi waktu kujalani bersama dengannya, membeli kenang-kenangan di pasar, bermain di tempat hiburan, sampai berjalan-jalan romantis pun kami lalui sampai akhirnya hari yang kubenci datang. Hari dimana aku dan sehun akan berpisah.

“Sehunnie. Jaga dirimu baik-baik ne? Jangan lupakan aku!”, teriakku waktu mobil keluarga Sehun sudah melaju menjauhi rumahnya.

“Ndeeee.. Arraseoyooo!! Annyeoooong.”, dia mengeluarkan kepalanya dari jendela dengan berteriak demikian sambil mengulas senyum khasnya.

o0o~Who I Miss?~o0o

4 tahun kemudian. . . .

Seorang yeoja muda ditempat apartemen sedang memindah-mindah channel TVnya. Ia terdiam saat melihat salah satu acara variety show yang mengundang bintang tamu EXO. Ia tertarik untuk melihatnya.

MC: Park Chanyeol, kudengar kau mempunyai kakak perempuan yang cantik, apakah itu benar?

Park Chanyeol: Ndee. Bahkan para fans juga berkata jika rambutku panjang, aku akan seperti noona.

MC: Tolong comblangkan aku dengannya kalau begitu.

All member EXO: Ahahahahahaha

MC: Oh Sehun, kudengar kau sedang dekat dengan salah satu member f(x), apakah itu benar?

Sehun: Ah aniyo!

MC: Jawablah dengan jujur Sehun-na!

Tiba-tiba Krystal muncul dari balik layar hingga mengejutkan orang-orang. Tak cuma EXO dan penonton di studio, tapi juga penonton dirumahpun sangat terkejut akan kehadiran Krystal. Saat itu, tatapan mata antara Sehun dengan Krystal selalu mencuri-curi satu sama lain. Seakan mata mereka sedang berkomunikasi.

 “Sehun-na, kau semakin tampan dan lucu ya. Aku sungguh merindukanmu Oh Sehun.”, batin yeoja muda itu tanpa sadar ia mengeluarkan butiran-butiran bening dari pelupuk matanya. “Tapi, melihatmu seperti itu membuat mataku berair. Tidak! Mata tak mungkin bisa merasakan, hatilah yang merasakan. Ketika kau melihat seseorang yang kau sayangi dekat dengan orang lain, maka hatilah yang merasakan sakit kemudian matalah yang mengungkapkan rasa sakit itu.”

Dengan sigap Han Ni mengenakan jaketnya, diambilnya gitar yang ada disamping TV. Kemudian ia beranjak pergi.

Dibawah pohon sakura yang bermekaran, ia duduk. Dengan petikan demi petikan ia bunyikan. Ia pun bernyanyi dengan perasaan yang sedih. Beginilah caranya menghibur diri yang paling efektif.

#Missing You song

Nanbeonman nae mameul deuleojwo

Tolong dengar hatiku, meskipun hanya sekali saja

Every day every night I am missing you

Setiap hari setiap malam, aku kehilanganmu

Nae yeote eobseodo, ijen bol su eobseodo

Meskipun kau tak disampingku, meskipun aku tak mampu melihatmu sekarang

Eonjena nae mamen ttokgateun neoingeol

Dihatiku kau selalu sama

Hanbeonman nae mameul deuleojwo (Neol bolus eobsneun nan)

Tolong dengarkan hatiku, meskipun hanya sekali saja
(Untukku yang tak bisa memiliki mu lagi)

Every day every night I am missing you

Setiap hari setiap malam, aku kehilanganmu

Nae gyeote eobseodo, dashin bol su eobseodo

Meskipun kau tak disampingku, meskipun aku tak mampu melihatmu sekarang

Lagu yang ia nyanyikan benar-benar mengundang perhatian orang-orang. Dari kalangan tua, muda, dan anak-anak pun menyaksikan kesedihan lantunan Han Ni. Ia begitu sangat terpukul lagi saat melihat seorang namja dan yeoja yang berdiri tepat didepannya dengan memakai jaket maupun topi yang bernuansa hitam-hitam.

*Han Ni POV*

Ketika aku melantunkan lagu sedih ini, kumelihat namja dan yeoja yang tak ingin aku temui berdiri tepat didepanku menyaksikan aku bernyanyi. Oh Sehun dan Krystal sedang menyamar untuk kencan mereka. Perlahan air mata ini tak dapat kubendung lagi, akhirnya pun jatuh setetes demi setetes.

#My Love song

Uri hamkke useum jieotdeon sungan
Saat-saat kita tertawa bersama-sama

uri hamkke nunmul heulryeotdeon sungan
Saat-saat kita menangispun bersama-sama

ije geuman bonaejiman-
Sekarang aku membiarkannya pergi tapi-

Nae sarangah sarangah geuriun naeui sarangah

Cintaku, cintaku, cintaku yang aku rindukan

moknoha bulleobojiman deutjido mothaneun sarang
Cintaku, kupanggil kau sekeras yang kubisa, tapi tak bisa mendengarku

Nae sarangah sarangah bogopeun naeui sarangah
Cintaku, cintaku, cintaku siapa yang kurindukan

Geudae ireumaneurodo bein deut apeun sarangah nae sarangah
Hanya namamu sendiri yang membunuhku, cinta yang menyakitkanku, sayang
.

#Flashback

-Di pasar 4 tahun yang lalu-

Han Ni: “Sehun-na, kau ingin warna apa?”

Sehun: “Aku pilih yang ini saja!”

Han Ni: “Baiklah, jika kau memilih gelang yang berwarna putih, aku akan beli yang berwarna hitam. Anggap saja ini simbol bahwa kita adalah pasangan!”

-Di taman hiburan 4 tahun yang lalu-

Han Ni: “Sehun-na, kau ingin bubble tea?”

Sehun: “Emm”

Han Ni: “Baiklah, kali ini akan kutraktir. Beberapa tahun yang akan datang, kau harus mentraktirku, ne?”

Sehun: “Nde.”

-Menikmati sunset di pantai 4 tahun yang lalu-

Han Ni: “Sehun-na! Rasakanlah, pasirnya sungguh halus. Lihatlah mataharinya sungguh cantik. Dan, nikmatilah hembusan angin yang damai merasuk ke ragamu juga hatimu.”

Sehun: “Han Ni-ya!”

Han Ni: “Ne?”

Sehun: “Mengapa kau menangis?”

Han Ni: “Aniyo, mataku hanya kemasukan debu pantai.”

Sehun: “Beberapa tahun kedepan, aku pasti akan melihatmu lagi. Dan aku akan membuatmu melihatku lagi.”

Han Ni: “Itu artinya beberapa tahun kedepan kita akan bertemu.”

Sehun: “Nde! Yakso!”

#Flashback end

Sehun-na, kau janji akan mentraktirku kembali saat kita bertemu. Dan kau juga janji kita akan bertemu. Benar, kita sudah bertemu sekarang. Tapi, kini kau memilih untuk tak disampingku. Aku masih ingat, kita saling mengaitkan kelingking, tertanda kau dan aku terikat oleh janji. Aku merindukanmu Sehun-na, sangat sangat merindukanmu. Tidak! Sebenarnya siapa yang aku rindukan? Dahulu kaulah orang yang aku rindukan, kini ku tak berhak merindukanmu lagi. Lalu siapakah yang pantas untukku rindukan? Who I Miss Sehun-na?

o0o~End Who I Miss~o0o

Akhirnya, selesai juga. Mianhae kalo typo betebaran disana-sini.

Aku suka sama FF Oneshot, jadi FF ini kubuat Oneshot.

Terimakasih buat admin disini yang udah mau ngeposting FF jelekku.

Terimakasih juga buat yang udah nyempetin baca FF abal-abalku ini.

Gimana FFnya? Sok comment ne.

Karena, semua comment mu adalah salah satu jalan keberhasilan menulisku.

Annyeong 😀

Iklan

10 thoughts on “FF: Who I Miss?

    • An Izza hanni berkata:

      makasiii udah nyempetin RCL yah 😉
      iyaahhh aku yg buat aja sebelnya minta dijitak, apa lagi itu sama si itu.
      wuaahh esmosi sendiri dah wkwk 😀
      kalo mau sequel boleehhh, bisa dibuatkan xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s