FF: Cherish Your Life (2/2)

Author : dummy

Title : Cherish Your Life

Cast :          Tao

Shin Yong Woo (you)

Other members of EXO

Lee Soo-man

Genre : romance, drama, friendship

Rating : all ages

Length : Two-Shot

Note : maafin ya kalau rada susah dimengerti. Maklum, pertama kali nulis ff. Hehehehehehehe. Terimakasih sudah mau membaca

 

 

 

Tao sedang berjalan ke arah dorm EXO. Ia sudah memantapkan hatinya setelah memikirkan nasehat gadis itu. Diperjalanan pulang, tao menyempatkan diri mampir membeli makanan untuk teman-temannya. Tao sadar, dia selama ini telah mengabaikan perasaan member lainnya.

 

Tao masuk ke dorm. Terasa sepi. Tao memanggil-manggil member lainnya, tapi tidak ada jawaban. Dia baru ingat, bahwa hari ini management akan mengumumkan vakum EXO untuk sementara waktu. Tao menghela napas. Harusnya hari ini dia ikut hadir di press conference bersama member lainnya. Tao merasa bersalah membayangkan betapa kecewanya para fans mereka. Para fans baru saja kehilangan kris, dan sekarang tao juga tidak hadir di press conference.

 

Waktu menunjukkan pukul 12 siang, berarti press conference akan segera dimulai. Tao tidak akan sempat sampai ke perusahaan tepat waktu. Ia berpikir keras, bagaimana caranya supaya ia bisa mengobati kesedihan fans EXO. Tao mendapat ide. Ia pun segera menghubungi hyung managernya. Membicarakan ide yang telah ia pikirkan. Hyung manager sangat terkejut tapi juga senang karena tao memikirkan fansnya, ia pun menyanggupi permintaan tao.

 

***

Di kantor S.M. Entertaiment, tempat diadakannya press conference.

Ke sepuluh member sudah duduk di meja konferensi, didampingi presdir lee, dan juga hyung manager. Hyung manager berbisik pada presdir lee, meminta persetujuannya atas permintaan tao. Presdir lee tersenyum dan mengangguk setuju. Press conference pun dimulai.

 

“Sebelumnya, saya berterimakasih atas kehadiran rekan-rekan media disini. Memang press conference ini sangat mendadak, karena perusahaan merasa perlu mengambil langkah cepat untuk mengatasi kekacauan yang terjadi.” Presdir lee berbicara mengawali press conference.

 

“Seperti yang telah kalian semua tahu, grup EXO memang sedang dilanda masalah. Kami berterimakasih atas simpati dan dukungan yang selama ini terlah kalian berikan. Namun, masalah seberat ini tidak mungkin selesai begitu saja. Saya juga harus memikirkan kestabilan kesehatan dan mental para member. Untuk itu, lewat press conference ini, saya mengumumkan masa vakum grup EXO” ujar presdir memberi keterangan.

 

Sontak awak media langsung ramai, belum lagi teriakan kecewa para fans di luar gedung yang menyaksikan tayangan langsung press conference.

“apakah vakum ini berkaitan dengan peristiwa penembakan terhadapa para member? Apakah grup EXO akan bubar? Atau ada pertikaian antar member?” tanya salah seorang wartawan.

Mendengar hal ini, para fans makin histeris. Banyak yang menangis, banyak juga yang berusaha menerobos masuk ke dalam perusahaan.

 

Presdir lee tersenyum, lalu memberi jawaban,”Seperti yang saya sampaikan tadi. EXO hanya akan vakum selama beberapa waktu. EXO vakum bukan karena adanya perpecahan apalagi keinginan untuk bubar. Mereka akan vakum, untuk kembali dengan kualitas yang lebih baik bagi para fansnya dan juga industry music.”

 

Semakin banyak wartawan yang berspekulasi dan ingin bertanya lebih lanjut, tapi presdir menyela. “Saya rasa, keterangan yang diberikan tadi sudah lebih dari cukup. Sekarang berilah waktu bagi grup kita ini, untuk menyampaikan pesan mereka bagi para penggemarnya.”

 

Presdir lee lalu menepuk punggung Suho yang ada disebelahnya. Meminta Suho menyampaikan pesan.

 

Mata Suho berkaca-kaca, suaranya serak saat ia bicara. “Dua tahun, kita telah berjuang bersama-sama. Kami berduabelas selalu berharap dapat memberi yang terbaik bagi para fans. Namun saat ini kami perlu waktu. Aku tahu kalian kecewa… tapi…” suho tidak dapat menahan tangisnya. Ia berusaha melanjutkan apa yang ingin disampaikannya. Lay yang ada di dekatnya, mengusap punggung Suho, berusaha menenangkannya.

 

“…saat ini kami benar-benar butuh waktu. Kami minta maaf atas berbagai kekacauan yang terjadi. Dan kami berjanji, akan kembali untuk kalian. Jadi kami mohon, bersabarlah dan tunggulah kami. Kami akan kembali untuk kalian.” Suho berkata sambil menahan tangisnya.

 

Para penggemar sedih sekaligus terharu mendengar perkataan suho. Mereka berteriak berusaha memberi dukungan moral bagi para member.

 

“Hari ini, salah seorang member EXO tidak dapat hadir. Namun dia telah mengirimkan sebuah video secara pribadi lewat management untuk diperlihatkan bagi kalian.” Presdir mengambil alih pembicaraan

 

Para member yang lain  terkejut, karena mereka bahkan sudah 2 hari tidak bertemu Tao. Mereka tidak menyangka Tao akan mengirimkan sebuah video. Video pun segera diputar. Terlihat tao sedang duduk di ruang tamu dorm EXO.

 

Selamat siang semuanya. Terimakasih karena kalian mau menyempatkan diri melihat video ini. Sebelumnya, aku minta maaf karena tidak dapat hadir di press conference hari ini.

Hari ini sungguh hari sedih bagi kita semua. EXO harus vakum, untuk kembali dengan kualiatas yang lebih baik. Sebelum kami vakum aku ingin minta maaf atas segala keributan yang aku buat selama beberapa hari ini. Maafkan aku karena telah membuat semuanya kecewa dan khawatir, juga karena tidak menyadari betapa semua orang ternyata menyayangiku.

Kemarin seseorang menasehatiku dan berkat dia aku sadar, bahwa hidup harus terus berjalan. Untuk para fans, aku sangat menyanyangi kalian semua. Kalian adalah harta berhargaku, terimakasih untuk semuanya. Aku sesungguhnya malu untuk meminta, tapi tolong terus dukung dan bersabarlah menunggu kami. Sekali lagi maafkan aku karena telah mengecewakan kalian.

Juga untuk rekan pers, management, dan juga para member yang lain. Aku sangat meminta maaf atas keributan yang aku sebabkan. Terimakasih atas perhatian yang telah kalian berikan padaku.

Selain itu, aku rasa janganlah lagi kalian bersedih atas kepergian kris hyung. Aku sendiri sungguh merasa bersalah atas kepergiannya, tapi lalu aku sadar bahwa aku harus menghargai hidup yang telah ia berikan padaku. Aku sekarang dapat bersyukur dan berterimakasih karena ia telah menyelamatkanku. Aku minta maaf pada para fans yang kecewa dan merasa akulah penyebab kepergiannya. Aku janji akan memberikan yang terbaik untuk hyung dan juga kalian, jadi kumohon janganlah lagi bersedih. Aku sendiri juga akan berusaha bangkit dari kesedihanku

Aku sungguh menyesal tidak dapat hadir hari ini. Tapi percayalah, dimanapun kami berada EXO akan selalu menyanyangi dan menghargai kalian semua. Sekali lagi aku berterimakasih atas segala dukungan yang kalian berikan bagi EXO. Aku berjanji, EXO akan kembali untuk kalian semua. Aku sayang kalian.

 

Para penggemar menjerit histeris. Mereka menangis sedih karena EXO akan vakum tao juga sekaligus lega, karena Tao sudah mau bangkit dari kesedihannya. Mereka menangis mengingat Kris tapi juga terharu karena para member ternyata tidak ingin mereka terus bersedih. Mereka terharu karena merasa dihargai dan disayangi oleh para member EXO.

 

Para member sangat terharu melihat video tao, banyak diantara mereka ikut mengangis. Suho kembali menangis melihat video dari Tao. Ia senang anaknya sudah bangkit dari keterpurukannya. Sehun menangis sesenggukan sambil memegangi tangan Luhan. Bahkan Kai yang jarang sekali memperlihatkan emosinya di depan umum, terlihat berkaca-kaca.

 

Presdir Lee kemudian menutup press conference dan mengucapkan terimakasih. Sebelum press conference ditutup, EXO meneriakkan kalimat yang selalu diingat dan ditunggu-tunggu oleh semua penggemarnya, “We are ONE! We are EXO!”

 

***

Para member kembali ke dorm. Saat mereka masuk, mereka mencium bau masakan. Tiba-tiba tao muncul dari dapur. Lingkaran matanya semakin lebar karena habis menangis, tapi tao tersenyum saat menyapa teman-temannya.

 

“Kalian sudah pulang? Aku menyiapkan makanan untuk kalian. Ya, memang aku beli sih, tapi yang penting ada makanan kan?” kata tao

 

Para member terkejut melihat senyum di wajah tao. “Hyung… aku rindu padamu…” teriak Sehun sambil setengah berlari memeluk tao.

Para member yang lain ikut bergabung berpelukan bersama mereka. Lay yang sejak tadi terlihat tegar langsung menangis keras-keras. Mereka menangis menumpahkan rasa sedih dan juga rasa haru.

 

“Semuanya, maafkan aku. Aku benar-benar egois, tidak memikirkan perasaan kalian sama sekali. Maafkan aku…” kata tao

“Sudahlah, kau sudah kembali saja kami sudah senang” jawab Chanyeol

“Aku bangga padamu, kau lebih dewasa sekarang. Aku tidak menyangka kau akan kembali pagi ini, bahkan membuat video seperti itu” puji Xiumin

“Hyung… aku mengira kau tak akan kembali bersama kami lagi. Aku sungguh senang hyung, kita berkumpul kembali” kata Kai

“Terimakasih semuanya, kalian memang saudaraku. Nah, ayo sekarang kita makan. Anggap saja makanan ini sebagai tanda permintaan maafku” kata Tao

“ooh, apa sekarang kau sudah tidak suka lagi masakanku, jadi kau membeli makanan-makanan ini. Hahh, betapa kecewa hatiku…” ujar D.O berusaha membangkitkan suasana

“hyung, tidak usah melucu hyung. Kau sama sekali tidak lucu.” Chanyeol menanggapi

D.O memelototkan matanya, merasa malu. Akhirnya para member tertawa karena melihat ekspresi D.O

 

***

Malam harinya, suasana dorm exo masih ramai. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 12 malam. Chanyeol dan Baekhyun sedang asik bermain video game. Sementara Suho dan D.O sibuk merapikan dan membersihkan dapur. Di kamar terlihat Xiumin dan Chen sedang bermain-main, mereka beradu suara siapa yang lebih tinggi dan Lay yang menjadi jurinya. Di ruang duduk, Luhan sedang sibuk memainkan rubik ditemani oleh Sehun, Kai dan Tao yang sedang bercakap-cakap.

 

“Hyung, besok ayo kita membeli bubble tea. Aku ingin membeli bubble tea bersama kalian bertiga” ujar Sehun merajuk

“Hahahaha, kau tidak bosan juga minum bubble tea? Kemarin di rumah sakit, para hyung tiap hari membeli bubble tea untukmu. Sungguh anak aneh” canda Kai.

“Apa salahnya suka bubble tea? Bubble tea enak dan juga murah, aku tidak akan pernah bosan minum bubble tea walaupun tiga kali sehari” jawab Sehun

Kai, Luhan dan Tao tertawa melihat ekspresi sehun saat menjawab.

 

“Ngomong-ngomong, siapa orang yang kau maksud di videomu itu?” tanya Luhan setelah ia selesai memainkan rubiknya

“Aku tak tahu nama. Dia seorang gadis yang tangguh dan berani. Aku sangat mengaguminya. Yang kutahu hanya marga keluarganya, Shin.” jawab Tao

“Wuahh, seorang gadis? Cantikkah dia hyung? Pasti dia sangat cantik, sampai bisa meluluhkan hatimu” kata Kai menggoda Tao

“Tidak. Dia bukan gadis paling cantik yang pernah kutemui. Yang kutahu, hatinya pasti sangat cantik” ujar Tao menanggapi

“Bagaimana kau ini? Kau bilang kau bahkan tidak tau lengkap si Nona Shin ini. Lalu bagaimana kau bisa tau dia berhati baik?” tanya Luhan heran

Tao pun menceritakan kisah pertemuaanya dengan Nona Shin. Tanpa sadar, semua member berkumpul mendengarkan cerita Tao.

“Jadi, kau pasti ingin menemui dia kan?” tanya D.O

“Ya, aku harap aku dapat bertemu dia lagi.” jawab Tao dengan senyum penuh harapan diwajahnya

 

***

Sudah sebulan sejak pengumuman vakumnya EXO. Para member sudah mulai mempersiapkan diri untuk comeback mereka 5 bulan lagi. Hari menjelang petang saat Tao mengunjungi makam kris sepulang latihan mereka.

 

Saat ia berjalan menuju makam kris, melihat seseorang berdiri di makam yang ada disebelah makam kris. Tao memicingkan matanya, mencoba melihat lebih jelas. Tidak salah lagi, itu seorang gadis dan ia berdiri di depan makam Shin Sook Gi. Tao segera berlari ke arah gadis itu.

 

Tao berhenti sejenak, memandangi gadis itu dari belakang. Ia yakin dia tidak salah  orang. Ditepuknya pundak gadis itu dan saat ia memperlihatkan wajahnya, betapa bahagianya Tao. Akhirnya dia bertemu lagi dengan malaikatnya.

 

“Kau, apa kau masih ingat aku?” tanya Tao

“huh, memangnya aku mengenalmu?” jawab si gadis dengan nada heran yang sama saat Tao pertamakali bertemu dengannya

“ya, aku orang yang waktu itu menangis dikuburan ayahmu, walaupun ternyata aku salah mendatangi makam…” tao menjawab pelan, kecewa karena Nona Shin tidak mengingatnya

“ahh, sekarang aku ingat. Aku memarahimu waktu itu bukan?” tanya Nona Shin sambil tertawa geli

Tao gembira, si gadis ternyata tidak melupakannya,”Ya, dan aku sungguh berterimakasih atas hal itu. Kaulah yang membuat aku menyadari betapa aku hanya memikirkan diriku sendiri… Dan satu lagi, kau gadis yang sangat tangguh. Aku sunggguh kagum padamu”

“hahahaha, benarkah? Berarti aku memang berbakat menjadi seorang guru. Kau yang bukan muridku saja bisa mematuhi nasehatku” jawab Nona Shin

“eh, ngomong-ngomong aku bahkan tidak tau namamu. Bolehkah aku tahu namamu?” tanya Tao malu-malu

“Namaku Yong Woo. Shin Yong Woo.” kata si gadis menjabat tangan Tao

“Nama yang tangguh, seperti dirimu. Aku Huang Zhi Tao. Kau bisa memanggilku Tao” jawab Tao

Si gadis tertawa. Tao bingung apa yang dianggap lucu oleh Yong Woo. Lama-lama ia kesal karena ditertawakan.

“Kau! Apa yang lucu? Kenapa tertawa seperti itu?” bentak Tao

“Ya ampun! Kau baru berterimakasih padaku dan sekarang kau sudah membentakku lagi? Oh, betapa tidak bisa dipercaya…” Yong Woo menjawab sambil masih tertawa

“Bagaimana aku tidak tertawa. Untuk apa kau memperkenalkan dirimu. Kurasa seluruh Korea sudah tau siapa kau. Kalau aku tidak salah, kau anggota dari grup EXO itu kan?” Yong Woo menjelaskan

“Oh, kau sudah tau aku seorang penyanyi sejak awal kita bertemu?” tanya Tao

“Tentu… Grup kalian sangat meledak waktu itu bukan. Lagu kalian ada diman-mana di negeri ini” kata Yong Woo

“Kalau begitu, kenapa tadi kau bilang kau tidak ingat aku? Kau bahkan berani memarahi saat itu, kau tidak takut kutuntut?” cela Tao pada Yong Woo, merasa kesal karena ternyata Yong Woo sudah tau siapa dia

“Hahahahaha, aku hanya ingin menjahilimu. Wajahmu ternyata sangat lucu saat sedang kecewa. Bwahahahaha… kau seorang artis lalu apa urusannya? Jika seseorang bertindak salah, bahkan jika ia perdana menteri sekalipun, maka aku akan memarahinya” jawab Yong Woo enteng

 

Tao memandangi Yong Woo dengan lembut. Dalam hatinya, ia mengagumi tiap kata dan gerakan Yong Woo. Didekatinya Yong Woo, dan Tao berbisik padanya, “Kau sangat cantik dan bersinar seperti matahari. Kau tahu itu kan?”

Wajah Yong Woo langsung memerah, dia malu dan terkejut dipuji seperti itu. Tao tertawa melihat ekspresinya.

 

“Ah… kau ini… Jangan menggangguku begitu. Bagaimana jika aku jatuh cinta padamu karena itu?” kata Yong Woo ketus

“Maka aku akan menangkap cintamu dan menyimpannya dalam hatiku” jawab Tao jahil

“ooh, anak ini. Sudah lebih baik aku pulang. Jaga dirimu anak tengil” pamit Yong Woo sambil berjalan menjauh

 

Tao memandangi gadisnya yang berjalan menjauh. Ia lalu berteriak, “Nona Shin, kita pasti bertemu lagi…”

Yong Woo menoleh dan mengacungkan jempolnya pada Tao sambil tersenyum, kemudian berbalik dan berjalan pergi.

 

Tao masih terus memandangi Yong Woo, hingga dia hilang dari pandangan matanya. Tao berjalan ke arah makam kris. Ia berdoa dan duduk sejenak disamping makam gegenya itu. Dalam hatinya, Tao berkata:

Gege, aku sama sekali tidak mengerti tentang cinta. Aku bahkan tidak tau, darimana dan bagaimana aku harus mengejar dan mendapatkan benda yang bernama cinta itu. Tapi gege, kurasa jika bersama Yong Woo, aku bisa memahami semua itu pada akhirnya. Aku rasa aku akan dapat belajar dan belajar tentang hidup ini gege, jika kulakukan bersama gadis itu.

 

END

15 thoughts on “FF: Cherish Your Life (2/2)

  1. rani berkata:

    heemmzzz agak gantung yaw??
    tapi masih keren og

    keep writing yaw thor
    trus berkarya dan ciptaka ff yg lebih baik lagi
    semangat!!!

  2. EXOka berkata:

    Terharu sama kata” Tao di video =’)

    Ey, si Tao udah bisa ngerayu cewek nih ceritanya ? Wkwk~

    ditunggu karya” lainnya~ n_n

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s