FF : The House Tree (Part 6)

the house tree 6

Tittle                : The Tree House

Author             : Oh Mi Ja

Cast                 : All member EXO

Genre              : Frienship, Brothership, a little Comedy

Summary         : Aku memilih universitas yang sama dengan Kris hyung. Universitas yang berada ditengah kota Seoul. Aaah..Udara ini yang aku rindukan selama bertahun-tahun.Dan tentunya seseorang yang sangat berarti untukku.Sehun.

 

“aku…”seru kim hyura akhirnya “aku.. masih menyukaimu”lanjutnya dengan nada pelan. Luhan kembali terkejut.Waktu sudah berlalu hampir 1 tahun, dan perasaannya belum juga hilang.

 

“Aku tau kau tidak akan pernah menyukaiku. Tapi aku tidak bisa menahan perasaanku padamu. Walaupun hanya bertepuk sebelah tangan, aku rasa aku sudah lega setelah memberitahumu bahwa aku masih menyukaimu”

Luhan terdiam, mulutnya tidak bisa mengeluarkan kata-kata apapun. Ia menggigit bibir bawahnya kelu. Rasa bersalah itu muncul lagi.

“Mianhae” hanya kata itu yang bisa keluar dari mulut Luhan. Yeoja yang berdiri didepannya itu memaksa dirinya untuk tersenyum.

“Arra..gwenchana”

Luhan tersenyum lalu menepuk pundak yeoja itu pelan kemudian berbalik pergi.Ia menghampiri xiumin yang sedang menunggunya.

“Otthe?”Tanya xiumin seakan tau yang terjadi. Luhan menggeleng pelan

“Kau pulanglah dulu, aku ada janji dengan Baekgu”

Xiumin mengangguk setuju. Tubuhnya terlalu lelah untuk ikut dengan luhan

***___***

“Setelah itu kalikan bilangan ini dengan yang ini.Arra?”ujar Suho sambil menunjuk bilangan yang ada dibuku pelajaran Sehun. Sehun mengangguk mengerti.

Dari 1 jam yang lalu mereka berdua duduk dikedai bubble tea. Sehun meminta Suho untuk mengajarinya matematika. Pelajaran yang sangat tidak ia mengerti. Bagi Sehun meminta Suho untuk mengajarinya adalah pilihan terbaik. Suho adalah orang yang sangat sabar untuk menjelaskan berulang-ulang.

“Hyung, hentikan sampai disini.Kepalaku sudah mulai sakit”seru Sehun sambil memijat-mijat kepalanya.

“Mwo?Andwae. Kau harus berusaha lebih giat”

“hyung, jebaal.. Sudah satu jam kita disini dan aku hanya belajar tentang ini. Aku juga sudah menghabiskan 3 gelas bubble tea”jelas Sehun menunjuk gelas-gelas bubble teanya yang kosong.

“baiklah. Kita lanjutkan lain kali”seru Suho menutup buku pelajaran Sehun dan menumpuknya diatas buku lain.

“Hyung, aku dengar kau mempunyai banyak penggemar disekolah.Jinjja?”

Suho menggeleng, “aniyo. Aku tidak punya penggemar”

“Gojitmal.Kau pasti punya banyak penggemar. Aku dengar kau cukup popular disekolah”

“Aniyo.Luhan hyung yang lebih popular. Xiumin hyung dan Lay juga, mereka punya banyak penggemar”

“Huaah, jinjja? Suatu saat nanti aku juga akan menjadi namja keren seperti kalian”

“Geurae? Kau sudah sangat tampan Baekgu-yah”

“kenapa kau disini?”Tanya luhan tiba-tiba datang.Suho dan Sehun menoleh bersamaan.

“Hyung, kau datang. Aku mengajarinya pelajaran yang ia tidak mengerti”

“Geurae? Apa kau sudah menunggu lama?” kali ini ia beralih pada Sehun.

“Sejak satu jam yang lalu”

“Mianhae, aku ada sedikit urusan tadi”

***___***

Sehun duduk sendiri dihalaman belakang rumahnya.Ia menatap sekeliling. Sesekali ia meminum coklat panasnya. ‘Ternyata tempat ini sangat indah’batinnya. Rumah keluarga Jung memang terkesan aneh. Dibagian depan terdapat restoran setelah itu ruang keluarga dan ada ruang kamar nyonya dan tuan Jung. Lalu terdapat sebuah halaman kecil, tempat biasanya mereka menghabiskan waktu untuk sekedar duduk menatap langit.Dibagian paling belakang barulah ruang kamar anak-anak keluarga Jung.

“apa yang kau lakukan?”tanya Luhan menghampiri Sehun.

“Ani”

“apa ada masalah?”

“ani. aku hanya sedang berpikir”

“Mwo?”

“Hyung, aku ingin seperti kalian”jawab Sehun sambil tetap memandang kedepan.Kening Luhan berkerut. Bingung

“Aku ingin menjadi namja yang keren.Kau adalah kapten sepak bola, Xiumin hyung juga begitu, Lay hyung adalah dancing machine dan Suho hyung sangat pintar.Kalian punya kelebihan masing-masing.Suatu saat nanti jika aku dewasa, aku ingin seperti itu”jelas Sehun membuat Baekhyun yang kebetulan berada tidak jauh dari situ tertawa terbahak-bahak.Sehun terkejut, lalu menoleh.

“Wae?”cetusnya kesal.

“BHAHAHAHAAAAA….” Baekhyun masih tertawa bahkan semakin geli membuat Sehun semakin mengerucutkan bibirnya kesal.

“YAAA!!!”

“Kyeopta”seru Baekhyun mencubit pipi Sehun gemas.Sehun mendelik.

“Paboya” sahut Jongin yang juga datang bersama Tao.Sehun semakin melotot.

“Kau bahkan tidak punya sisi tampan, kau manis” Tao menambahi disusul tawa keras Baekhyun dan Luhan.

“Jangan sebut aku manis”protes Sehun

“Tapi kau memang sangat manis Baekgu-yah”seru Baekhyun merangkul pundak Sehun. Sehun menatap Baekhyun kesal yang dibalas senyuman mengejek dari Baekhyun.Ia memalingkan wajahnya pada Luhan bermaksud meminta bantuan.

“Kau memang manis”

“Hyuuung!!!”

Sehun benar-benar kesal. Dalam hatinya ia sangat iri, walaupun seumuran tapi Jongin jauh lebih keren. Ia sangat manly dan berkharisma. Tao juga begitu, walaupun ia sedikit sensitive tapi ia memiliki wajah yang seram dan juga tinggi. Dari luar ia terlihat seperti menakutkan.Dari dalam ruangan, nyonya dan tuan Jung memandang namja-namja itu bahagia. Mereka sangat akrab.

“Yeobo, apa aku egois jika mengharapkan ingatannya tidak pernah kembali?”tanya nyonya Jung pada suaminya. Tuan Jung merangkul pundak nyonya Jung lalu mengangguk

“nado”

***___***

Satu tahun berlalu begitu cepat. Akhirnya Luhan dan Xiumin lulus dan melanjutkan pendidikannya diuniversitas yang berada di Seoul. Mereka mengontrak sebuah rumah kecil disana. Sedangkan Kyungsoo dan Tao sudah resmi menjadi murid smu.

Hari ini adalah hari dimana Luhan dan Xiumin harus meninggalkan Busan. Lusa adalah hari pertama mereka kuliah. Mereka semua berkumpul distasiun untuk mengantar luhan dan Xiumin. Tak terkecuali nyonya dan tuan Jung. Mereka juga ada disana untuk mengantar Luhan.

“aku pergi”seru Luhan berpamitan pada semuanya. Tapi ia kembali menoleh saat Sehun menarik ujung bajunya.

“kajima”ujarnya tanpa menatap Luhan

“Baekgu-yah, aku harus pergi”

“andwae”

“Baekgu-yah..”

Semua orang juga tau jika Sehun sangat dekat dengan Luhan. Saat mendengar keputusan Luhan untuk pindah ke Seoul, Sehun terus bersedih.Ia tidak mau bicara dengan siapapun kecuali Luhan.

“Siapa yang akan memboncengku kesekolah? Siapa yang akan menemaniku duduk dikedai bubble tea? Siapa yang akan mendengarkan ceritaku?”cecarnya menahan tangis. Ia sengaja menunduk untuk menyembunyikan wajahnya yang mulai memerah.

“Aku berjanji akan kembali. Sabtu dan minggu aku mendapatkan hari libur dan aku akan kembali. Uljima”

“Bagaimana kau tau aku sedang menangis?”

“aku sangat mengerti dirimu”

Sehun melepaskan pegangannya lalu berbalik membelakangi Luhan. Tao menghusap pundak Sehun lembut berusaha menghiburnya. Wajahnya juga sudah basah karna ikut menangis.

“Yaa bukankah kau mau menjadi namja keren? Kau harus membuktikannya”ujar Luhan.

“Tentu saja. Pergilah. Aku tidak mau melihatmu”jawab Sehun melanjutkan langkahnya dan pergi.

“Hyung, beri kabar secepatnya jika kau sampai. Aku harus mengejarnya”ujar Jongin pada Luhan. Luhan mengangguk.Ia menatap punggung Sehun yang mulai menjauh itu lirih. Sangat berat meninggalkannya.

“Adeul, kau harus hati-hati. Jaga kesehatanmu dan cepat kembali”seru nyonya Jung menghusap pipi luhan. “Kau juga begitu Xiumin-ah”

“Arraseoyo omonim”

Xiumin menepuk pundak Luhan pelan. “Kajja”

***___***

Kanada

“Shireo!! Aku akan ikut denganmu hyung”protes Chanyeol saat mengetahui Kris akan pindah ke Korea.

“Kau harus menyelesaikan pendidikanmu dulu. Bukankah sebentar lagi?”

“Shireo!!!”

“Yaa, dengarkan aku. Aku hanya ingin kau menyelesaikan pendidikanmu”

“Kau benar-benar egois hyung”seru Chanyeol lalu masuk kekamar. Ia membanting pintu kamarnya keras. Kris hanya menghela napas panjang menatap tingkah laku dongsaengnya itu.

Kris terdiam cukup lama diruang tamunya.Ia memikirkan solusi yang tepat. Sekarang ini ia sudah mempunyai cukup uang untuk kembali ke Korea. Kerja kerasnya sewaktu smu membuahkan hasil. Perusahaannya juga memutuskan ia untuk pindah ke Seoul, selain itu ia juga bisa melanjutkan pendidikan keuniversitas di Seoul.

Kris beranjak dari tempat duduknya dan menuju kamar Chanyeol. Ia mengetuknya pelan tapi tetap tidak ada sahutan dari dalam.

“Kau sudah tidur?”

Chanyeol tidak menjawab.

“Mianhae, aku tau kau juga sangat ingin kembali dan mencari Sehun. Tapi sebagai seorang kakak, aku ingin kau melanjutkan sekolahmu. Bukankah kau ingin membantuku bekerja? Sekolahmu adalah sekolah terbaik di Kanada. Jika sampai Korea nanti, pasti akan lebih mudah.  Aku hanya memikirkan masa depanmu”jelas Kris “Tapi jika kau berkeras ingin ikut. Aku akan tetap menyetujuinya asal kau jangan seperti ini. Mianhae..Jebal…”lanjut Kris lagi.Tetap tidak ada jawaban.

Dari dalam kamar, Chanyeol menggigit bibirnya kelu.Semua yang dikatakan hyungnya itu benar.

***___***

SEHUN POV

Huaaah, aku sudah menjadi murid smu sekarang. Aku dan Jongin bersekolah di Smu Busan. Sekolah yang sama dengan Baekhyun hyung, Kyungsoo hyung dan Tao. Bahkan aku sekelas dengan Jongin.Semenjak smp kita memang tidak terpisahkan.

Aku dan Jongin benar-benar sangat tampan sekarang.Bahkan tubuh kami lebih tinggi dari hyung kami.Ini adalah janjiku untuk menjadi namja keren.

Walaupun aku sedikit sedih, karena Suho hyung dan Lay hyung juga sudah pergi meninggalkan Busan. Mereka masuk kedalam universitas yang sama dengan Luhan hyung. Aku ingin cepat-cepat lulus dan menyusul mereka.

***___***

AUTHOR POV

Sehun, Jongin, Kyungsoo, Tao dan Baekhyun. 5 namja yang kini dikenal sebagai flower boy smu Busan menggantikan 4 flower boy sebelumnya. Mereka termasuk dalam siswa paling popular disekolah.

Sehun benar-benar dikenal sebagai namja paling tampan di Smu Busan. Kulitnya benar-benar putih dan bersih. Pembawaannya juga sangat cool dan cenderung tak banyak bicara. Berbeda jika sedang bersama hyungnya.

Jongin, ia mempunyai kulit gelap yang seksi. Sangat berbeda dengan Sehun.Saat pertama kali masuk sekolah. Mereka berdua sudah menjadi pusat perhatian.Jongin juga menggantikan posisi Lay sebagai dancing machine di Smu Busan.

Baekhyun dan Kyungsoo mempunyai suara yang sangat luar biasa. Mereka cenderung ramah pada siapapun. Terutama Baekhyun yang sangat berisik dan menjadi mood maker dimanapun ia berada.

Sedangkan Tao. Tingginya benar-benar tidak diragukan.Ia juga dikenal sebagai master wushu. Ia juga sedikit pendiam dan hanya bicara seperlunya. Sangat berbeda jika berada dirumah.

5 namja itu, yang kini sudah menjadi namja keren.mereka punya banyak penggemar dan terkadang mendapatkan surat cinta. 5 namja yang sekarang tetap menjalin persahabatan erat dengan 4 namja lain yang sedang berada di Seoul.

Sehun dan Jongin menatap tumpukan surat yang berasal dari loker mereka dikantin . Tidak punya niat sedikitpun untuk membukanya. Tak lama Kyungsoo dan Tao datang. Mereka tidak kaget dengan pemandangan ini.

“aku juga mendapatkannya”seru Tao mengeluarkan beberapa surat yang bergumpal dari saku celananya.

“Nado”sahut Kyungsoo juga mengeluarkan beberapa surat.

Jongin menghela napas panjang.  “sudahlah, aku tidak peduli”ujarya malas.

“jongin-ah, hajima”seru Kyungsoo.

“Hyung, jika setiap hari menerimanya aku bisa sakit kepala.Bahkan tidak ada tempat untuk meletakkan barangku diloker. Dan setiap harinya aku harus membalas semua surat ini satu-persatu. Aku benar-benar lelah”cetus Jongin. Dia benar-benar yang paling temperamental diantara lainnya.

“Nado. Aku bahkan tidak peduli jika dikatakan sombong”sahut Sehun menghela napas panjang “ternyata menjadi namja keren itu tidak semenarik yang aku pikirkan”

“mwo? Lagi? “seru Baekhyun tiba-tiba saat melihat tumpukan surat yang bergeletakkan diatas meja.Ia berdecak dan geleng-geleng kepala, “aigooo”

***___***

2011

CHANYEOL POV

Korea. Aku sangat bahagia bisa berada disini. Aku baru sampai beberapa jam yang lalu dan langsung menuju apartement Kris hyung. Yah, dia memang sudah berada disini sejak 2 tahun yang lalu. Setelah lulus, ia langsung terbang ke Korea untuk mencari universitas dan pekerjaan part time. Sedangkan aku tetap di Kanada sampai sekolahku selesai.Walaupun awalnya aku tidak setuju tapi setelah mendengar penjelasannya aku bisa mengerti.

Jika diingat-ingat kesusahan dulu, aku sedikit sedih dan salut pada Kris hyung. Dulu selama sekolah, ia bekerja didua tempat sekaligus. Terkadang ia hanya bisa tidur 2jam atau 1 jam setiap harinya. Setiap kali aku ingin membantu, dia selalu menolak dan memilih untuk mengerjakannya sendiri karena saat itu aku masih Smp. Tapi sekarang kami bisa sedikit berbangga diri, kami bisa pulang ke Korea, membeli apartemen dan melanjutkan kuliah tentunya.

Aku memilih universitas yang sama dengan Kris hyung. Universitas yang berada ditengah kota Seoul. Aaah..Udara ini yang aku rindukan selama bertahun-tahun. Dan tentunya seseorang yang sangat berarti untukku. Sehun.

***___***

LUHAN POV

“aaah.. Lelah sekali”seruku sambil mengambil botol air minum dari dalam tasku. Aku sangat menyukai sepak bola, jika dulu aku akan bermain bersama teman-temanku di Busan. Tapi sekarang, aku bermain dengan teman-teman kampusku dan Xiumin.Salah satu partner terbaikku dalam urusan sepak bola.

“Hyung, kau lihat Suho?”tanya Lay menghampiriku. Aku hanya menggeleng, karena mulutku masih sibuk meminum air dari botol minumanku.

“Kau hyung ?”kali ini ia bertanya pada Xiumin

“Ani. Wae ?”

“Buku tugasku terbawa olehnya”

“Kau cari saja diperpustakaan. Bukankah dia biasanya ada disana?”seruku memberi saran. Perpustakaan adalah tempat bersarang Suho biasanya.

“Mwo? Jarak lapangan ini dan perpustakaan sangat jauh hyung”balas Lay menyerah walaupun masih membayangkannya. Jarak lapangan bola dan perpustakaan memang sangat jauh. Cuaca juga sedang sangat terik. Hanya membayangkannya saja rasanya malas.

“Kau hubungi saja dia”

Lay mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celananya. Ia mencari kontak suho dan mencoba menghubunginya.

“Aku berada dilapangan sekarang”

“….”

“Palli..!!”

Klik. Lay mengakhiri sambungan teleponnnya. Ia memasukkan kembali ponselnya kedalam saku celananya lalu menyelonjorkan kedua kakinya.

“Luhan-ah..”panggil seseorang. Aku dan yang lainnya menoleh, walaupun hanya namaku yang dipanggil oleh seseorang.  Ternyata Kris, dia adalah teman baruku yang aku kenal saat hari pertama masuk. Tubuhnya sangat tinggi dan kurus, wajahnya juga sangat dingin, seperti tiada satu orangpun yang berani mendekatinya. Awalnya aku juga begitu, tapi pandanganku berubah saat aku dan dia bermain sepak bola bersama. Walaupun sepak bolanya sangat payah tapi dalam urusan basket dia sangat hebat. Yah, karena dia pernah menjadi kapten basket saat di Kanada dulu.

Aku pernah merasa pernah melihat wajahnya tapi entah dimana. Atau mungkin wajahnya sangat pasaran sehingga aku sangat sering melihatnya.keke

“wae ?”tanyaku

“Apa kau sudah mengerjakan tugas seni ?”

Aku menggeleng

“Kau ?”kali ini ia bertanya pada Xiumin. Xiumin juga menggeleng. Kami bertiga memang berada difakultas yang sama, kami menyukai seni. Tidak hanya kami, Lay dan Suho juga. Baekhyun juga akan ikut bergabung nantinya.

“Bisakah kita mengerjakannya bersama ? Ada yang tidak ku pahami”

“Keundae..Akhir pekan nanti aku harus ke Busan. Otte ?”

“Busan ? Apa yang kau lakukan disana?”

“Busan adalah kampung kami. Setiap minggu aku memang harus pulang untuk mengunjungi orang tua dan adikku”

“Jeongmall ? Bisakah aku ikut ?”

“Tentu saja.. Ikutlah.. Kami akan naik kereta pada hari sabtu”

“Aah, sayang sekali. Hari itu aku harus menemani adikku membeli keperluannya. Adikku juga baru datang dari Kanada, dia akan melanjutkan sekolahnya diuniversitas ini”

“Huuah, keluargamu pasti sangat kaya. Seru sekali bisa sekolah diluar negeri”seru Xiumin kagum. Aku mengangguk menyetujui. Kris hanya tersenyum tipis

“Bagaimana kalau aku menyusul kalian pada hari minggu ?”tanya Kris lagi

“Baiklah, aku akan menjemputmu distasiun nanti”

Tiba-tiba Suho datang lalu merebut botol minum yang ku pegang. Ia meneguknya habis dalam sekali minum. Ia mengatur nafasnya yang terengah-engah.

“Ada apa denganmu ?”tanyaku heran

“Apa kau tau jarak antara perpustakaan dan lapangan ini hyung ? sangat jauh. Jika ada bus, mungkin aku memilih naik bus daripada berjalan kaki”

Aku terkekeh. Dia memang sedikit aneh. Bagaimana bisa dikampus ada bus untuk mengantar kelapangan bola? Kepintarannya memang membuatnya aneh.

TBC……

 

17 thoughts on “FF : The House Tree (Part 6)

  1. hunhanlilyiu berkata:

    Thor lanjutnya cepet ya, aku baru baca ini ff ternyata keren bgt, next chap yg panjang ya thor
    Keep writing thor !!

  2. raphykabiank berkata:

    Oh Mija Author, temenku ngfans banget sama FF ini.
    katanya pengen cpet” baca chap selanjutnya hahaha 😀

    #Author, salam kenal 😀

  3. phiwzz berkata:

    Kyaaaaaa~~
    aku seneng, aku bahagia, ga berhenti aku triak2, kyaaaaaaaaaa

    Akhir nya Chanyeol balik ke Korea juga nyusul hyung nya -Kris-
    Dari cara ngomong nya Kris, Kedengeran nya KrisYeol bener2 Pangeran ya,, daebak lahh!!!
    Tp sayang, mereka kehilangan 1 pangeran lagi -Sehun-
    Tp tenang, sebentar lagi kan Kris bakal ketemu The Missing Prince,, ga sabar pengen ketemu momen berharga itu ^^

  4. chyshinji berkata:

    Kyaaaaaaaa,, komenku ilang,, Uwaaaaaaaaaaaaaa,, beneran itu Kris mo ke Busan? Kira kira gimana nanti reaksinya kalo ketemu Sehunnie ya?kenal gak ya? Kan namanya perubahan dari anak sd jadi anak smu lumayan banyak pastinya. gak sabar bacanyaaaaaaaa Author >.<

  5. amelia berkata:

    penasaran gimna reaksi kris waktu ketemu sehun..
    terus gimna reaksi luhan dkk kalok tau ternyata kris ternyata kakaknya sehun..
    wa sumpah penasaran..
    next yah thor..

  6. rizqajuga berkata:

    Wuahahaha cita-cita jd namja keren udh tercapay kok pda malah… hahaha

    Kaya nya bkln mkin seru nih… hahaha

    Ternyata Kris satu kampus breng Luhan,Xiumin,Lay sama Suho !

    Klw n’nti Krisyeol nyusul mreka k Busan brarti…

    AAAAAAAAAA….
    PENASARAN ! LANJUT BACA PART 7 !
    Hohoho ~^O^~

  7. Eminent Lu'luin berkata:

    nyahahahaha dasar suholangkaya, suruh saja appamu untuk membeli busnya . . weh weh weh sesuatu yg baru keknya akan di mulai kalo kris pergi ke busan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s