My Lovely Hyung (Chapter 4)

Tittle : My lovely hyung

Author : Oh mi ja

Genre : Brothership, Friendship

Cast : All member super Junior

– Seohyun (SNSD)

Happy Reading ^^

Kibum hanya diam dan menuruti kemauan siwon.Ia kembali kekelas dan memikirkan ucapan donghae tadi. Ucapannya tidak salah.Seakan-akan donghae bisa membaca watak siwon yang dingin.

“Apa kau sudah gila?Bagaimana jika dia melaporkanmu pada guru?Kau akan mendapat masalah”seru leeteuk marah. Donghae hanya tunduk, menyesali perbuatannya

“donghae, ada apa denganmu? Tak biasanya kau tidak bisa menahan emosi seperti ini”kata hankyung heran

“Mianhae hyung, aku benar-benar menyesal. Jeongmall mianhae”

“Sudahlah hyung, donghae sudah minta maaf” Kang in menghusap pundak leeteuk lembut.

“Jika kau mengulanginya lagi, aku akan menghukummu”kata leeteuk

“Tapi aku tidak sepenuhnya salah hyung, perkataannya sangat kasar”balas donghae membela diri

“Ne hyung. Dia sangat sombong dan menghina kami”tambah eunhyuk. Donghae mengangguk, mengiyakan ucapan eunhyuk.

“Appa menyuruhku untuk menjagamu, kyuhyun dan oema.Aku hanya tidak mau terjadi apa-apa denganmu.Aku harus melindungimu dan mengajarkanmu hal baik. Bisakah kau membantuku ?Kau cukup bersikap baik agar appa tidak marah padaku”jelas leeteuk, kali ini suaranya melembut.

“araseo hyung. Mianhae”

**

““Seohyun-sshi, ayo ku antar pulang”ajak kyuhyun menarik halus lengan seohyun

“apa kau mau kerumah hankyung oppa lagi?”.

Kyuhyun nyengir lalu menggaruk kepalanya“Ani. Ini rasa terima kasih karna kau telah menjagaku tadi hehehe”

“Dasar. Baiklah”

“Tapi aku tidak bisa mengantarmu dengan mobil. Aku hanya punya sepeda”

“Gwenchana, kau bisa memboncengku”.

Kyuhyun sangat gembira.Bukankah seohyun dari keluarga yang kaya?Tapi dia mau naik sepeda bersama.Aaah, benar-benar sempurna.

“Wookie, aku ingin mengantar seohyun.Apa kau mau ikut?”

“Mwo? Bukankah kita tidak searah dengannya?”.

Kyuhyun buru-buru menarik wookie agar sedikit menjauh

“Wookie ayolah, bantu aku”bisiknya

“Hhh.. baiklah. Aku akan menemanimu”.

Kyuhyun tersenyum puas “Seohyun-sshi kajja”

“Kibumie, aku tidak bisa pulang bersamamu. Aku akan pulang dengan kyuhyun”ucap seohyun

“Yee. Hati-hati”seru kibum masih  duduk dibangkunya.

Kyuhyun, ryeowook dan seohyun akhirnya pulang bersama.Kibum masih menatap punggung mereka bertiga.Pikirannya benar-benar kusut.

Beberapa menit kemudian, ia berlari meninggalkan kursinya. Tindakan itu ia lakukan tanpa kesadaran. Hatinya yang memintanya untuk mengejar ketiga orang itu.

“Tunggu!!”seru kibum. Kyuhyun, ryeowook dan seohyun menoleh bersamaan.

“Kibumie, waeyo?”Tanya seohyun heran

“Bisakah aku ikut pulang bersama kalian?”tanyanya kikuk

“Mwo?”Tanya wookie kaget

“Siwon hyung pulang duluan, jadi aku tidak punya teman untuk pulang”tambah kibum.

Seohyun, kyuhyun dan wookie saling pandang.“Tentu. Tapi kami hanya punya sepeda”kata kyuhyun tersenyum lebar

“Gwenchana. Aku bisa memboncengmu wookie”

Ryeowook mengangguk “Kajja..”.

Kibum mengambil alih sepeda wookie lalu memboncengnya.Mereka bersisian dengan kyuhyun dan seohyun menuju rumah seohyun.

“Kyuhyun-sshi, gomawo.Kau sudah mengantarku lagi”ujar seohyun setelah sampai didepan rumahnya.Kyuhyun tersenyum.

“Cheonmanayo.Aku pulang dulu seohyun-sshi. Annyeong”

Seperti biasa, Kyuhyun menatap punggung seohyun terlebih dahulu sampai akhirnya ia benar-benar masuk kedalam rumahnya. Setelah memastikan seohyun sudah berada didalam, kyuhyun memutar sepedanya.

“Kibum-sshi, dimana rumahmu?Bukankah kau bertetangga dengan seohyun?”Tanyanya pada kibum

“Itu rumahku”kata kibum menunjuk rumah megah bercat putih yang berada tepat berhadapan dengan rumah seohyun.Rumahnya nampak sepi, hanya ada pengawal yang terlihat.

“Waah rumahmu besar sekali. Pasti menyenangkan tinggal didalamnya”kata kyuhyun kagum

“Iyaa, rumahmu seperti istana”tambah wookie

“Tapi, bolehkah aku berkunjung kerumahmu?”

Kyuhyun tersentak.“Rumahku?Haha rumahku kecil sekali, mungkin hanya sebesar dapurmu. Kau pasti tidak nyaman”ujarnya

“Jebaaaal.Dirumahku sepertinya tidak ada orang. Aku ingin pulang terlambat”pinta kibum memohon

“baiklah baiklah. Kajja”

***

“aiiissshh, soal ini susah sekali. Apa sonsengnim tidak salah memberi kita soal?”rutuk sungmin sebal

“tapi bukankah kita harus mengerjakannya dengan choi siwon?”seru shindong

“Ya!Sudahlah hyung, aku kesal sekali mendengar namanya.Kita kerjakan saja berempat. Aku tidak peduli dia akan mendapat nilai atau tidak”kata donghae kesal jika mengingat siwon

“Adeul, kenapa kau marah-marah?”seru oema sambil memberikan minuman dingin untuk donghae dan teman-temannya

“Aku sangat kesal oema, disekolahku ada murid bernama choi siwon.Dia Aneh sekali.Dia tidak mau berbaur dengan kami, disekolah dia juga tidak punya teman. Dia hanya berbicara dengan adiknya”

“Lalu kenapa kau marah-marah?” kali ini oema menghusap rambut donghae

“dia sangat menyebalkan. Dia bilang aku hanya bisa menari dan bernyanyi.Dia sangat meremehkanku, Dan sialnya lagi kami harus satu kelompok dengannya”.

Oema tersenyum“Adeul, kau harus bersikap sabar.Jangan dengarkan perkataannya, kau adalah anak oema yang paling hebat.Bersikaplah baik disekolah, jangan terpancing emosi. Kau tidak mau membuat oema khawatir kan?”

“Araseo.Teuki hyung sudah menasehatiku tadi. Aku akan menjaga sikapku oema”

“Ahjumma, mana teuki hyung?”Tanya eunhyuk tidak melihat leeteuk

“Dia belajar dirumah  heechul, kalian belajarlah dengan rajin dan bersikap baik disekolah. Araacchi?”

“NDE ..!!”seru sungmin, donghae, eunhuyk dan shindong kompak

“Oemaa, aku pulaaang”seru kyuhyun sembari melepas sepatunya.

“Annyeong ahjumma”sapa ryeowook

“Oema, aku membawa teman baru. Dia adalah teman sekelasku”

“Nuguya?”

“Annyeong. Aku kibum, teman sekolah kyuhyun”

Kibum?? Donghae dan yang lain menoleh bersamaan memastikan suara yang mereka dengar tadi. Benar saja namja yang ternyata adik choi siwon itu sudah berdiri disamping kyuhyun

“Ya!!Kenapa kau bawa dia?”seru donghae langsung berdiri

“Mwo?Waeyo? Dia adalah temanku hyung”

“Apa yang kau lakukan dirumahku?Apa kau mau meremehkanku seperti kakakmu tadi? Apa kau mau balas dendam?”cetus donghae berapi-api

“Hyung, kenapa kau marah pada temanku? Bahkan kau tidak mengenalnya”seru kyuhyun membela kibum

“Hentikan! Donghae-yah, kau tidak boleh bersikap seperti itu”seru oema melerai

“Ada apa oema?”Tanya leeteuk tiba-tiba datang“Kau?Bukankah kau adik choi siwon?”Tanya leeteuk lagi

Kibum mengangguk “Yee. Aku adiknya”

“Donghae-yah, ada apa denganmu?Bukankah sudah ku bilang kau harus bersikap baik?”seru leeteuk memarahi donghae

“Mianhamnida.Aku tau kau pasti kesal dengan tingkah hyungku.Aku minta maaf, tapi aku kesini untuk mencari teman.Aku juga merasa kesepian disekolah.Aku tidak punya maksud untuk balas dendam.Tolong maafkan hyungku”seru kibum membungkukkan tubuhnya.

“Donghae-yah, sudahlah.Bukankah masalahmu dengan kakaknya? Jangan libatkan dia”seru eunhyuk menepuk pundak donghae

“Mwo?Ada apa denganmu dan choi siwon?”Tanya kyuhyun bingung

“Araseo araseo.Aku juga minta maaf sudah memarahimu”balas donghae tanpa memperdulikan pertanyaan kyuhyun.Oema tersenyum lalu menghusap ramut donghae.

“Kau memang anak baik”seru oema lembut

“Kyu, ajak kibum keatas”suruh leeteuk

“Ne hyung. Kajja “

“Ghamsahamnida.Bolehkah aku memanggil kalian ‘hyung’?”pinta kibum sambil menunjukkan senyum mautnya

“Tentu.Kau adalah dongsaeng kami”kata leeteuk tulus.

**

“Ayo masuk”ajak kyuhyun.Kibum melebarkan pandangannya memperhatikan kamar kyuhyun, didalamnya terdapat tiga tempat tidur.

“Kenapa ada 3 tempat tidur?”Tanya kibum heran

“Oema membuatkan kami satu kamar saja. Jadi kami tidur bertiga disini”

“Wae?”

“Appaku sudah meninggal sejak kami kecil. Jadi oema tidak ingin kami kesepian, ia sengaja menyuruh kami berada dalam satu ruangan agar kami dekat satu sama lain”. Kibum mengangguk-angguk mengerti

“Bukankah lebih menyenangkan tinggal dirumahmu?Kau pasti punya ruangan luas untukmu sendiri.Sedangkan aku?Aku harus berbagi ruangan dengan para hyungku. Bahkan terkadang kami bertengkar karna berebut channel tv. Tapi akhirnya pemenangnya adalah donghae hyung”

“Donghae hyung?”.

Kyuhyun mengangguk“Yee..Teuki hyung selalu bersikap dewasa dan mengalah untuk dongsaengnya.Dan aku? Aku akan mengalah karna rengekan donghae hyung. Jadi aku memilih untuk main game dikomputerku. Jadi tolong maafkan donghae hyung jika dia tadi memarahimu, karna dia memang yang paling manja dirumah ini”

“Gwenchana.Sebenarnya yang salah adalah hyungku. Tadi siang dia membuat donghae hyung marah dan donghae hyung memukulnya karna kesal”

“MWOO???!!!!”Seru kyuhyun dan ryeowook bersamaan

“Donghae hyung memukul siwon?”Tanya ryeowook meyakinkan sekali lagi. Kibum mengangguk

“Yee, tapi sebenarnya aku tau donghae hyung adalah orang yang hangat dan gampang terharu”

“Bagaimana kau tau kibum-sshi?”Tanya wookie heran

“Terlihat dari matanya.Pandangannya tadi terhadapku tidak seperti orang yang sedang marah.Walaupun tadi dia memarahiku tapi matanya terlihat kalau dia tidak tega.Aku selalu berharap hyungku menatapku dengan tatapan seperti donghae hyung. Tapi ia tidak pernah melakukannya, walaupun kami satu rumah, kami jarang bertemu dan bicara satu sama lain. Berbeda dengan kalian yang bebas mengungkapkan pendapat kalian.Sebenarnya aku iri”seru kibum lirih.Ia sedikit menunduk lalu menghusap airmatanya dengan salah satu lengan baju. Berusaha menyembunyikan rasa sakitnya.

Kyuhyun dan wookie saling pandang.Seorang kibum yang kaya raya iri dengan kehidupan sederhana kami?

“Kibum-ah”seru donghae yang sudah berada dipintu kamar.Dibelakangnya juga ada leeteuk, sungmin, eunhyuk dan shindong.

Kibum menoleh kaget

“Apapun masalahmu kelak kau harus cerita pada kami”

“Jeongmall?”

Mereka mengangguk mantap “Tentu. Aku tidak tau apa yang terjadi denganmu tapi aku rasa kau dan siwon perlu bantuan. Bicaralah pada kami, kami pasti akan mendengarkanmu”kata leeteuk sembari duduk disamping kibum.Kibum tersenyum haru.

“Gomawo hyung”

***

Donghae duduk disudut ruangan dance.Ia memejamkan matanya sambil mendengarkan music dari i-phonenya. Pikirannya tertuju pada choi siwon. Banyak yang ingin ia ketahui tentangnya. Terutama karna kibum menangis kemarin.Apa ia benar-benar punya masalah?

Sebenarnya sangat menyebalkan untuk mengingat namja itu.Namun, dia sangat tidak tega.

“Donghae oppa”.

Donghae membuka matanya“Seohyun-sshi”

“Bukankah hari ini kita latihan?”

“Yee. Aku masih menunggu yang lain. Mana adikku?”

“Dia mencari sungmin oppa.Oppa gwenchanayo? Kau terlihat lelah”

“Nan gwenchana.Seohyun-sshi, apa kau pernah bicara dengan siwon?”

“Umm..Jarang.Siwon oppa terlihat sangat dingin.Aku bicara dengannya jika ada yg ingin aku tanyakan saja.Waeyo?”

Donghae menggeleng pelan “Ani. Sepertinya kau mengubah gaya rambutmu”serunya mengalihkan topik

“Ne. Aku hanya iseng”

“Kau sangat cantik”.

Mata seohyun melebar. ‘aku cantik?’pikirnya.

“ghamsahamnida”balas seohyun sedikit menunduk

Dari balik jendela kaca, Kyuhyun menatap seohyun dan donghae lirih.Ia menarik nafas panjang lalu menghembuskannya lemah.

“Semua akan baik-baik saja kyu”seru sungmin tiba-tiba menepuk pundak kyuhyun.

Kyuhyun menoleh kaget, raut wajahnya seperti maling yang sedang tertangkap basah mencuri,

“Apa donghae tau?”tanya sungmin

Kyuhyun menggeleng lalu tersenyum tipis“Aku percaya donghae hyung akan membahagiakannya, bagiku melihatnya tersenyum seperti itu sudah sangat cukup hyung”

“Dan aku percaya donghae tidak akan sekejam itu padamu kyu, dia juga akan melindungi perasaanmu seperti yang kau lakukan sekarang”

“araseo hyung. Gomawo”

“Sudahlah, ayo masuk”ujar sungmin menarik tangan kyuhyun.Donghae dan seohyun terlihat kaget.

“Darimana saja kalian?Aku sudah lama menunggu”seru donghae kesal. Beberapa saat setelah sungmin dan kyuhyun datang, eunhyuk dan shindong juga datang disusul dengan murid lain.Seperti biasa sungmin memimpin latihan, sedangkan donghae, shindong, hankyung dan eunhyuk berlatih untuk pertandingan mereka.

“Kibumie”seru seohyun tiba-tiba ketika melihat kibum sudah berdiri diambang pintu.Semua orang menoleh, begitu juga donghae.

“Bolehkah aku juga ikut menari?”Tanya kibum kikuk.Sungmin memandang donghae dengan pandangan bertanya. ‘bagaimana?’. Donghae tersenyum dan mengangguk mantab.

“Tentu”

**

Donghae, leeteuk, eunhyuk dan kyuhyun pulang bersama.Kali ini mereka tidak membawa sepeda sehingga harus berjalan kaki.

“Kyu, bagaimana kelas dance mu?”Tanya leeteuk.Kyuhyun sudah membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan leeteuk namun didahului eunhyuk.

“hyung, seharusnya kau melihatnya menari. Gerakannya seperti gurita”seru eunhyuk tertawa

“YA!!!”

“Jeongmall? Aku akan datang keruangan kalian nanti”kata leeteuk sembari ikut tertawa

“Hyuuung!!!!”panggil seseorang.Mereka menoleh. Ternyata kibum

“Siapa yang kau panggil ?“tanya eunhyuk bingung

“Kalian semua. Aku ingin mampir kerumah kalian”

“Omo. Ada apa denganmu? Kenapa kau jadi menyukai rumah kami?”Tanya kyuhyun kaget. Kibum nyengir

“Jebaaaal.Bukankah kalian bilang akan menjadi temanku?”

“Araseo.Ayo kita pulang kerumah”.

Mereka berjalan beriringan sambil sesekali bercanda. Kibum tampak senang dan tidak menjadi pendiam lagi seperti biasanya.

“Oema kami pulaaang”teriak donghae langsung memeluk oemanya

“Ganti baju kalian lalu makan bersama”suruh oema

“Ahjumma, aku juga datang”kata eunhyuk.

“oe?Sejak kapan kau ada disini? Bukankah kau tadi pulang kerumahmu?”Tanya leeteuk kaget melihat eunhyuk muncul kembali

“Aku hanya menaruh tasku lalu kembali kesini. Aku ingin makan bersama kalian”

Oema tersenyum kecil lalu geleng-geleng kepala. Kemudian, ia beralih menatap namja yang berdiri disamping kyuhyun.

“Bukankah kau kibum?”Tanya oema begitu melihat kibum

“Annyeong, aku ingin mampir lagi”kata kibum ramah

“Ayo, ikutlah makan bersama”

“Jeongmall? apa aku boleh ikut?”

“Tentu saja. Masakan oemaku sangat enak”

Selesai mengganti baju. Dongahe, kyuhyun , dan leeteuk duduk dimeja makan bersama begitu juga kibum dan eunhyuk. Oema meletakkan sebaskom besar bibimbap kesukaan anak-anaknya. Mata eunhyuk, dongahe, kyuhyun dan leeteuk membulat. Bibimbap buatan oema sangat menggoda, baunya harum sekali.

“Ahjumma hanya memasak bibimbap hari ini. Bukan jenis makanan yang ada dirumahmu, jikatidak enak ahjumma akan membuatkanmu yang lain”jelas oema

“Gwenchana. Sepertinya enak, aku pasti menghabiskannya”ujar kibum tersenyum

“Ayo kibum kita makan bersama”seru donghae bersemangat

“Apa tidak ada mangkuk nasi?”Tanya kibum bingung

“Jika makan bibimbap kami tidak pernah memakai mangkuk nasi, kami akan berebut dibaskom ini. Jadi jika kau kalah cepat, kau tidak akan kebagian’

“Benar. Ayo cepat pegang sendokmu. Jangan sampai kalah”kata kyuhyun

“Aku tidak akan kalah”balas kibum yakin

“Baiklah, ayo kita mulai. Hana dull shet”.

Setelah hitungan ketiga mereka saling berebut bibimbap. Kyuhyun seperti orang yang sedang kelaparan. Ia memasukkan bibimbap sangat banyakhingga mulutnya penuh. Kibum juga begitu, ini pertama kalinya ia sangat bersemangat memakan sesuatu.

‘siwon hyung, seharusnya kau berada disini. Masakan seorang ibu benar-benar sangat enak, Masakan ini benar-benar sangat biasa,hanya nasi yang dicampur dengan berbagai sayur dan bumbu tapi rasanya benar-benar enak’seru kibum dalam hati

Donghae, leeteuk, eunhyuk, dan kyuhyun saling pandang. Mereka sampai terbengong-bengong menatap kibum yang begitu bersemangat menyantap bibimbap.

“Wae? Kenapa kalian berhenti? Aku akan menghabiskannya jika kalian tidak memakannya”kata kibum masih melahap bibimbapnya

“Makanlah, kau memang harus makan yang banyak. Kami sudah kenyang”ujar leeteuk mendorong baskom bibimbap kearah kibum

“Jeongmall? Aaah, gomawo”kata kibum sangat senang. Donghae, eunhyuk, leeteuk dan kyuhyun menatap kibum haru. Bukankah dia anak orang kaya? Apa ibunya tidak pernah memasak bibimbap untuknya?

**

“Ayo kita main bola”ajak eunhyuk setelah selesai makan

“Ayo. AKu sudah lama tidak main bola”

“Kibum-ah, ayo ikut”ajak leeteuk

“Tapi aku masih memakai seragam sekolah”

“gwenchana. Aku juga masih memakai seragam, ayolah. Bukankah besok hari libur?”

“Arata, kajja”kata kibum menyetujui

Mereka berlima menuju lapangan yang ada didekat rumah donghae. Mereka begitu bersemangat walaupun hari masih sangat panas.

“CHOI KIBUM!!!”.Terdengar seseorang memanggil kibum. Ia tahu benar suara ini, wajahnya mulai pucat. Lidahnya kelu. Ia sedikit menunduk.

“Jadi ini yang kau lakukan jika pulang terlambat? Bukankah aku sudah menyiapkan lapangan futsal untukmu dirumah?”seru seseorang yang ternyata choi siwon itu dingin.

“Hyung, aku…”kibum tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Lidahnya benar-benar kelu. Ia tahu, hyungnya pasti akan sangat marah.

“Apa salahnya dia bermain dilapangan terbuka?”sahut donghae

“Kau.. Apa kau sengaja mempengaruhi dongsaengku agar sepertimu? Apa kau ingin dia menjadi orang bodoh yang hanya bisa menari dan bernyanyi seperti kalian? Kau sudah membuatnya mengitu kelas dance, dan sekarang kau mengajarinya selalu pulang terlambat. Kau benar-benar menyebalkan”

Donghae membalas tatapan tajam siwon dimanik mata.“Kau berbicara begitu banyak seakan kau sangat mengenalnya. Apa kau tau jika dongsaengmu sangat pintar menari? Dan apa kau tau dia sangat menyukai bibimbap? Kau hanya hyungnya bukan orang yang mengetahui semua isi hatinya. Bahkan kau tidak pernah memberinya kesempatan untuk bicara”balas donghae yang membuat siwon terdiam. Kibum masih menunduk takut.

“Ayo kita pulang”kata siwon dingin. Kibum memandang kearah donghae

“Pulanglah, kau bisa menghubungi kami jika terjadi sesuatu”ujar donghae. Kibum menurut.

“Mianhae”ujarnya pelan lalu mengikuti langkah siwon.

“Aku benar-benar kasihan melihat kibum”kata leeteuk. Eunhyuk mengangguk

“Dia benar-benar sangat kesepian”tambahnya.

“Sudahlah,ayo pulang”

***

8 thoughts on “My Lovely Hyung (Chapter 4)

  1. little evil berkata:

    Man baru komen di part ini😉

    Lanjut dong.. masih penasaran nih sm klajutan kisah uri seokyu *masang puppy eyes🙂

  2. chocolatedeer286 berkata:

    aaaaaaaa….. Bumppa mau diapain tuh sama Siwon oppa?
    serem amat sih Siwon oppa.. aigoo~ /lirik Siwon oppa/
    tapi tadi ada yang lucunya.. Kyuppa dibilang nari kayak gurita hadeuh -.- nih Hyukppa emang paling bisa bikin ketawa..
    bagus chingu ^^

  3. entik berkata:

    Ehm seprtinya org tua kibum keduanya workholic semua jadi gk perdli sama ank2nya.
    Kibum smpe rmh mau d apain ya sama siwon.
    Ehm kaya nya hae sama swon gkan akur deh.
    Oke next ya sist.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s