FF EXO : 12 Forces 12 Knights (Chapter 1)

12 forces 12 knights

Lagi-lagi saya kembali dengan FF gaje bergenre Brothership.Aaah, saya bener-bener ngga jago buat FF romance.Otak saya bener-bener ngga bisa mikirin adegan romantisnya.Mianhae.

Satu lagi FF saya dengan cast EXO. Semoga suka bacanya.Dan maaf kalo ada typo.

Happy reading ^^

Tittle      : 12 Forces 12 Knights

Author  : Oh Mi Ja

Genre   : Fantasy, Brothership, Friendship, Comedy

Cast       : All member EXO

“Appa..Aku benar-benar tidak mau melakukan tugas itu. Itu sangat berat untukku”rutuk Luhan sedikit sebal

“Andwae. Kau adalah satu-satunya yang tersisa dari Planet  ini. Kau harus mencari kawan-kawanmu yang lain”balas Raja Jeoa

“Tapi, bagaimana aku bisa menemukan mereka? Mereka sudah menjadi manusia seutuhnya dan aku bukan manusia”ujar luhan tetap bersikeras

“Aku akan menurunkanmu kebumi. Kau pasti bisa menemukan mereka, para ksatria mempunyai tanda sepertimu”

“Appa..”

“Yaa!! Kau adalah pangeran, kelak kau akan menggantikanku sebagai Raja. Apa kau tidak iba dengan rakyatmu?!!”

**

LUHAN POV

Aku benar-benar kesal. Appa akan mengirimku besok kebumi. Aku bahkan tidak mengetahui bagaimana bentuknya. Aakh..jinjjaa.. Ini sangat menyebalkan.

Aku adalah anak dari Raja dan Ratu Planet EXO. Sebuah planet lain yang berada dilangit. Dulu, tempat ini sangat indah. Dulunya appa adalah seorang ksatria bersama 11 temannya yang lain. Mereka bertugas untuk menjaga sebuah pohon kehidupan.Pohon itu sangat penting bagi planet kami karena pohon itu adalah sumber kehidupan bagi negeri kami.

Tapi tiba-tiba negeri Api Merah menyerang. Dan mereka membuat hati dari Pohon kehidupan itu mengering.Akibat peperangan itu, para ksatria membagi pohon kehidupan menjadi dua dan menyembunyikannya disuatu tempat. Dan saat peperangan ,ksatria andalan itu terkena sihir dan diturunkan dibumi menjadi manusia.  Appaku selamat dan akhirnya ia menikah dengan oemaku, Ratu Mama. Ia diangkat menjadi Raja setelah itu.

Aku diangkat menjadi ksatria oleh appa dan bertugas mencari ksatria lain dibumi. Kami bertugas untuk menemukan kembali pohon kehidupan agar negeri kami kembali menjadi seperti dulu.Tapi itu semua sangat tidak mudah. Mencari 11 ksatria lain yang bahkan aku tidak mengetahui mereka sebelumnya.

“Adeul…”Tiba-tiba oemaku sudah berdiri disampingku. Aku hanya menoleh sedikit lalu membuang pandangan kembali

“Oema tau kau pasti marah.Tapi kaulah satu-satunya harapan negeri ini”ujarnya lembut.Ia menghusap rambutku pelan

“Tapi bumi sangat luas. Aku tidak mungkin bisa menemukan mereka”

“Aniyo.Kau pasti bisa, semua ksatria berkumpul disatu tempat. Hanya saja mereka terpisah dan tidak menyadari keberadaan satu sama lain. Mungkin sekarang, semua ksatria itu sudah mati tapi mereka masih mempunyai keturunan yang akan membantumu menemukan pohon kehidupan itu”jelas oema.

Aku sedikit terenyuh, diplanet ini satu-satunya ksatria yang tersisa adalah aku.Aku mempunyai tanggung jawab yang sangat besar demi kedamaian rakyat dan planet EXO.Tapi tetap saja ini semua tidak mudah bagiku.

“Berikan ini saat kau menemukan mereka”seru oema lagi memberikan beberapa mutiara hitam padaku. Aku mengangkat alis bingung.Aku juga memiliki mutiara hitam itu ditubuhku.

“Akibat sihir itu, mereka lupa bahwa mereka mempunyai kekuatan. Mutiara ini berfungsi sebagai pembangkit kekuatan mereka”

Aku menerima kantung mutiara itu dan tetap memandangnya dengan pandangan bingung.Lalu oema memberiku sebuah foto, foto seorang namja yang mungkin umurnya lebih muda dariku.

“Cari dia, dengan begitu jalan akan terbuka lebar untukmu”

**

AUTHOR POV

Seorang namja bertubuh tinggi itu berjalan santai menuju kantin.Semua murid yang bergerombol serempak membuka jalan untuk namja yang paling berkuasa disekolah itu.Ia duduk ditempat andalannya, sebuah tempat yang terlindung dari sinar matahari karena berada dibawah sebuah pohon besar. Tidak akan ada murid lain yang berani menempati tempat keramat itu.

Ia adalah Oh Sehoon dan ia adalah murid junior diSMU Seoul. Tapi walaupun begitu, senior disekolahnya tetap segan untuk berurusan dengan namja yang satu ini. Berawal dari perkelahiannya dengan beberapa namja kelas 3 saat ia baru seminggu menjadi murid junior di SMU Seoul disusul dengan beberapa keonaran yang membuatnya terlibat didalamnya.

Saat hari pertama masuk sekolahpun, ia sudah membuat semua mata tertuju hanya padanya. Ia menerobos gerbang SMU Seoul dengan mobil mewah yang akan berganti setiap minggunya. Ketampanannya yang benar-benar tidak diragukan, membuat semua yeoja akan menyukainya dan semua namja akan merasa iri.

Tak hanya itu, ia kembali membuat kegemparan karena berani melawan murid kelas 3 yang melabraknya saat hari pertama. Pembawaannya yang tenang dan terkesan tidak banyak bicara membuat semua senior akan merasa semakin kesal karena ia selalu memandang seseorang dengan pandangan meremehkan. Namun, itulah daya tariknya untuk semua yeoja.Mereka berargumen bahwa Sehun adalah murid yang keren dan juga imut.

Seminggu setelahnya, sehun mematahkan semua argument itu dengan perkelahian sengitnya dengan senior.1 lawan 5.Merupakan jumlah yang tidak imbang namun dapat dimenangkan dengan mudah olehnya. Saat berkelahi, ia akan berubah menjadi seperti monster yang benar-benar haus darah. Tatapan dinginnya itu selalu terpancar diwajahnya, seperti mengancam semua orang dalam diam agar tidak berurusan ataupun mengganggunya.

Itulah alasan yang membuat semua orang menarik diri.Semua orang yang menjadi temannyapun tidak akan berani menembus tembok transparan yang dibuat oleh Sehun. Seakan terdapat lingkaran yang tidak boleh dimasuki oleh orang lain.

Dari luar, akan terlihat sosok namja imut yang sangat menggemaskan namun didalamnya terdapat seekor macan yang sedang tidur yang akan menghancurkan apapun jika mengganggunya. Kehidupan pribadinya selalu menjadi misteri. Yang orang lain tau hanya dia adalah anak pemegang yayasan sekolah itu.Dia sangat bergelimang harta.Dia juga termasuk murid pintar.Hanya itu.

Sosoknya yang dingin dan selalu menyendiri membuat orang sekitar penasaran namun tetap tidak punya niat untuk mencari tahu.Percuma.Karena berurusan dengannya adalah resiko besar.Berhenti sekolah atau babak belur.

Jam pulang sekolah tiba, Sehun mengurungkan niat awalnya untuk pulang. Ia menuju gedung olahraga terlebih dahulu. Semua mata langsung tertuju pada seseorang yang membuka pintu.Beberapa murid kelas 2 yang sedang bermain basket saling pandang bingung.Atmosfer hening yang dibawa oleh Sehun secepat kilat mendominasi seluruh ruangan.Suara pantulan bola dan gesekan sepatu seketika hilang.

“Sebaiknya, kita hentikan permainan kita”bisik salah satu murid bernama Tao.

“Mwo? Andwae! Bukankah kita yang lebih dulu bermain disini?”balas temannya, Jongin.

“Apa kau tidak melihat siapa yang datang?”seru Tao lagi menarik-narik lengan Jongin

“Shireo. Dia juga murid seperti kita” jongin tetap bersikeras

“Dia benar. Sebaiknya kita pergi”sahut murid lain

“aku benar-benar tidak mau mencari masalah”

“Kajja”

Jongin menatap teman-temannya kesal.Iamembuang bola basket yang dipegangnya dengan kasar. Dilepaskannya tangan Tao yang memegangnya lalu pergi. Sebelum pergi, sejenak ia memandang Sehun tajam lalu meneruskan langkahnya kembali.Sehun memandang kumpulan murid kelas 2 yang sudah bubar itu dengan tatapan bingung.

“Pabo.Aku hanya ingin mengambil barangku diloker”gumam Sehun lalu geleng-geleng kepala.

Setelah mengambil barang dengan cara membubarkan seluruh murid digedung olahraga, Sehun berjalan menuju parkiran dan menuju sebuah Ferrari merah miliknya. Dari jauh, ia melihat seorang yeoja sudah berdiri manis disamping mobilnya tersebut. Seorang yeoja yang ia beri julukan ‘penunggu mobil’ karena setiap harinya yeoja itu akan berdiri disamping mobil Sehun dengan senyum manis yang juga akan selalu terpampang diwajahnya. Sehun membuang nafas pelan lalu dengan cuek melenggang santai menuju pintu kemudi.Ia bersikap seakan-akan tidak melihat seseorang yang sedang tersenyum padanya itu. Yeoja itu segera menahan lengan Sehun saat Sehun mencoba melewatinya lagi.Sehun menghembuskan nafas panjang.

“Sudah berulang kali aku katakan, tidak ada yang boleh masuk mobilku.Mobilku akan cemburu jika ada seorang wanita didalamnya”seru Sehun langsung. Tentu saja, karena setiap harinya yeoja itu selalu meluncurkan permintaan yang sama.

“wae? aku hanya ingin pulang bersamamu”rengek yeoja itu manja

“Kau bisa menyuruh sopirmu untuk menjemputmu”

“Shireo.Aku hanya ingin bersamamu. Sehun-ah jebaaal..”

“Andwae!”

“Jebaal..”

“Andwae!!”

“Wae?kenapa kau selalu menolakku? Hampir satu tahun ini aku terus mengejarmu, kenapa kau tidak pernah memperdulikanku? Ya, aku menyukaimu”

Sehun kembali menghembuskan nafas panjang.Ditatapnya yeoja itu lekat-lekat.

“Bukankah sudah berulang kali aku katakan?Aku tidak menyukaimu.Bisakah berhenti menggangguku? Ya, jika setiap hari kau begini, jangan salahkan aku jika nantinya aku menyakitimu”

Sehun melepaskan cekalan yeoja itu halus lalu membuka pintu kemudinya. Sesaat, ia berbalik. Kembali Sehun menatap wajah yeoja itu dan berbicara dengan nada selembut mungkin.

“Aku bukanlah tipe namja yang tega menyakiti wanita.Jadi, sebelum aku tega menyakitimu sebaiknya kau yang mundur. Karena apapun usahamu akan sia-sia untukku”

Yeoja itu berdiri mematung menatap mobil Sehun sampai hilang.Entah sudah keberapa kalinya penolakan ini terjadi.

Dia adalah Kim Yuri, seorang yeoja yang juga langsung menjadi pusat perhatian saat hari pertama masuk sekolah.Ia sangat cantik dan juga kaya. Semua namja akan langsung jatuh hati padanya kecuali satu orang, Sehun. Dia bahkan tidak pernah memandangnya sedikitpun.

Bagi Sehun, tipe wanita cantik dan centil seperti yuri bukanlah tipenya. Dia memang cantik namun kepribadiannya tidak sama dengan wajah cantiknya. Dia hanya sebuah hiasan yang membuat lingkungan sekolah menjadi indah.

Sehun mengarahkan mobilnya menjauhi sekolah menuju suatu tempat. Setelah 15 menit akhirnya ia sampai disebuah kedai kopi yang berada ditaman sungai Han. Kedai ini adalah tempat yang ia selalu kunjungi setiap harinya.

Sehun menepikan mobilnya lalu berjalan pelan menuju kedai kopi itu.Paman pemilik kedai itu menyambutnya dengan senyum lebar.Ia sudah sangat mengenal sehun.

“Ahjussi, aku ingin…~”

“Arra.Choco Bubble tea”potong paman itu menebak tepat kesukaan sehun.Sehun tersenyum lalu mengangguk mantap.

“Kau tidak ingin makan?”

“Ani.aku hanya ingin minum dan berjalan-jalan sebentar”balas sehun ramah. Tak lama ia menerima choco bubble tea kesukaannya lalu membungkukkan tubuhnya sedikit dan berbalik pergi.

Sehun melebarkan pandangannya, banyak orang-orang yang berlalu lalang ditaman ini. Akhirnya ia memutuskan untuk duduk disalah satu kursi yang berhadapan dengan beberapa air mancur yang ada disana.

Sehun menatap semua orang yang sedang asyik dengan aktivitas mereka masing-masing.Bongkahan es itu kini semakin membeku membentuk suatu es abadi yang tidak bisa dihancurkan oleh apapun.Hangatnya sinar matahari yang sedang bersinar diatasnya pun tidak bisa mencairkan apapun.Kesendirian ini bersifat abadi. Kekosongan ini tidak akan bisa diisi oleh siapapun.

“Seharusnya ada appa dan oema”gumamnya lirih

**

Jongin berjalan dengan kesal menuju halte bis.Ditendangnya sebuah batu kecil yang sebenarnya tidak bersalah dengan keras. Berkali-kali ia menghentakkan kakinya ketanah karena saat ini hatinya benar-benar sangat dongkol.

“Ya!!”seru seseorang tiba-tiba menghampiri Jongin. Jongin berbalik

“kau yang menendang batu ini? Batu ini mengenai kepalaku.Ya, pabo!!!”cerca namja yang menghampiri Jongin itu sambil memegangi kepalanya

“Mianhae hyung”balas Jongin nyengir

“Kau cari mati huh?”

“Baekhyunie, sudahlah”seru teman Baekhyun, Chanyeol. “Wae geurrae?” kali ini ia bertanya pada Jongin

“Aniyo.Hari ini aku hanya sedang kesal. Mianhae hyung”

“Ayo pulang bersama kami”ajak Chanyeol

“Keundae, mana hyungku?Kenapa tidak bersama kalian?”seru Jongin mencari-cari sosok kakaknya yang tidak terlihat.

“Jongdae sudah ada janji dengan temannya. Jadi kami hanya berdua”

Jongin mengangguk-angguk “Baiklah. Kajja”

“Ya, Jongin-ah!!!Ya!!”

Dari jauh Tao terlihat sedang berlari menghampiri Jongin. Sesampainya, ia langsung menarik lengan jongin.

“Jongin-ah..hh..hhh..hhh” Tao mencoba mengatur nafasnya yang terengah-engah. “kau..kenapa..hhh…hh..”

“Tao-yah, atur nafasmu dulu”seru Baekhyun

“sudahlah. aku tidak mau mendengar penjelasanmu”sahut Jongin melepas cekalan Tao. Tao kembali menahan lengan Jongin

“Ya, kau marah?Bukankah kau tau siapa yang datang tadi?”

“Wae?memangnya kenapa jika dia adalah anak pemegang yayasan sekolah? Kau takut? Kau bahkan sangat pintar bekelahi”cibir Jongin

“Aku hanya tidak mau mencari masalah.Ya, hajima.Kau marah dan meninggalkanku seorang diri. Mianhae”

“aku tidak perduli”

“Jongin-ah, jebaal. Mianhae”

“Sebenarnya, apa hebatnya dia?Kita bahkan tidak mengenalnya, kenapa kita mesti takut?”

“Bukankah sudah ku bilang? Aku hanya tidak mau mencari masalah”

Baekhyun dan Chanyeol menatap kedua namja yang sedang bertengkar itu bingung.Mereka bergantian menatap Jongin dan Tao mengikuti asal suara datang.Benar-benar seperti sedang menonton sebuah drama secara langsung.

“aku tetap tidak perduli”ujar Jongin masih sangat kesal. Lagi-lagi Tao menahan lengan Jongin dan membuat tubuh jongin tetap berhadapan dengannya.

“Kenapa kau marah hanya karena masalah seperti ini ?”

“Ya, sebenarnya apa yang terjadi pada kalian?”tanya Chanyeol dan Baekhyun yang daritadi bingung menatap pertengkaran Jongin dan Tao yang lebih mirip dengan pertengkaran suami istri itu.

“Kalian benar-benar menjijikan. Seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar”sahut Baekhyun

Jongin dan Tao menatap Baekhyun dengan pandangan kesal, keduanya melotot lebar.

“W-wae?kenapa kalian melotot kearahku seperti itu?”seru Baekhyun mundur satu langkah dan bersembunyi dibalik punggung Chanyeol

Jongin hanya mencibir, seperti sangat ingin memakan hyungnya itu hidup-hidup.

“Apa yang terjadi?” chanyeol kembali mengulang pertanyaannya

“Dia benar-benar tidak setia kawan hyung. Aku kesal”ujar Jongin membuang muka

“Aniyo.Aku hanya tidak mau mencari masalah. Lagipula, bukankah aku sudah minta maaf ?”balas Tao buru-buru menggeleng

“Dia benar. Ya! kenapa kau tidak mau memaafkannya? Kau benar-benar menyebalkan jongin-ah” seru Baekhyun menjitak pelan kepala Jongin

“Appo”jerit Jongin “hyung, yang menyebalkan adalah Tao bukan aku.Kenapa kau selalu membelanya? Kau benar-benar pilih kasih”

“Kaulah yang salah!! Aku akan melaporkan ini pada Jongdae!”

“Mwo?Aku?”Jongin menunjuk dirinya sendiri

“Bukankah sewaktu sekolah dasar kau sudah diajari untuk memaafkan semua orang yang meminta maaf padamu?Apa selama pelajaran kau tertidur sehingga tidak mendengarkan penjelasan gurumu dan bersikap seperti ini?”

“Hyuung, jadi kau benar-benar membelanya?”tanya Jongin memastikan. Dia benar-benar tidak menyangka . “Kau keterlaluan hyung”

“karena kau memang bersalah!!”

“YA!!Baekhyun-ah”seru Chanyeol menarik lengan Baekhyun mundur kebelakang.”kau tidak menyelesaikan masalah. Kau semakin membuatnya rumit”

“Mwo?Aku?Kenapa jadi aku?” ujar Baekhyun bingung karena kini dialah yang menjadi tersangka.

“Yang kau lakukan bukanlah melerai namun masuk kedalam pertengkaran itu.Apa sewaktu sekolah dasar kau tidak pernah diajari untuk melerai teman yang sedang berkelahi, huh?”

Mata Baekhyun melebar heboh “Mwo?YA!! Park chanyeol!! Kau benar-benar…”

Belum sempat menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba sebuah buku mendarat mulus dikepala Chanyeol, Baekhyun, Jongin dan Tao secara berurutan.Mereka semua mengaduh bersamaan sambil memegangi kepala mereka lalu menoleh.

“Xiumin hyung”ujar mereka kaget saat melihat sosok yang sudah mereka kenal dengan baik itu berdiri dibelakang mereka.Xiumin berkacak pinggang sambil melotot lebar-lebar pada dongsaeng-dongsaengnya itu.

“Apa kalian tidak sadar sudah membuat keributan disini? Bahkan kalian tidak menyadari jika ada 3 bis yang sudah pergi”cecar Xiumin. “Park Chanyeol, Byun Baekhyun..bukankah kalian sudah kelas 3? Kenapa masih bertengkar dengan dongsaeng kalian, huh? Kalian benar-benar cari mati”

“Ini semua karena Tao”seru Jongin menunjuk Tao

“Aku?Kenapa aku?”tanya Tao bingung

“Ini karenamu”kali ini Baekhyun menunjuk Jongin

“YAA!!Hentikan. Cepat naik bis dan pulang sekarang!!!”

***

Disisi lain, Luhan berjalan tanpa arah menyusuri Taman sungai han. Tanpa sadar mulutnya ternganga karena melihat keindahan taman itu. Air mancur yang indah, sungai yang indah, dan jembatan besar yang membelah sungai juga benar-benar sangat indah.

“Omo.Tempat ini sangat jauh berbeda dengan planetku”ujarnya kagum. “Wanitanya juga sangat cantik”

Luhan menatapi setiap detail yang ditangkap oleh matanya. Setiap detail ciptaan Tuhan sangatlah indah.

Setelah puas mengagumi seluruh penjuru Taman sungai Han, akhirnya ia memutuskan untuk istirahat disalah satu kursi. Ia menyeka keringatnya yang terus bercucuran karena matahari sedang terik saat ini.Tiba-tiba ia merasakan sebuah bunyi keluar dari perutnya. Luhan tercengang

“Apa yang terjadi dengan perutku?”serunya bingung sambil memegangi perutnya. Semuanya akan berbeda, diplanetnya ia tidak akan merasakan lapar dan haus namun dibumi, tubuhnya merasakan semua itu.

Luhan mencoba tidak perduli.Ia lalu meraih selembar foto dari dalam saku bajunya. Ia menatap foto itu lekat..

“Kenapa aku harus mencarimu?”gumamnya pada foto itu.

“Aiisshh, bagaimana bisa aku menemukan ksatria yang lain? Bagaimana caranya melihat tanda ditubuh mereka?”rutuknya lagi. Ia mengacak rambutnya frustasi. Tentu saja sangat sulit mencari seseorang yang tidak pernah ia kenal ditempat seluas ini.Tiba-tiba matanya menangkap sesuatu.Seseorang yang sangat familiar.Luhan meraih foto tadi kemudian menatap sesorang yang duduk tak jauh darinya.Ia menatap foto dan orang itu bergantian sampai akhirnya yakin, orang itu adalah yang ia cari.

“Aku menemukanmu”serunya pelan lalu tersenyum.Ia bangkit dari kursinya dan mengikuti langkah orang itu yang juga menjauh. Luhan mengikuti namja itu sampai kerumahnya.Ia sedikit ternganga karena memasuki sebuah rumah yang sangat megah namun terlihat misterius.

Yang membuatnya semakin tercengang, terdapat dua buah patung dibagian gerbang rumahnya. Patung itu mempunyai bentuk yang sangat aneh, namun ia sangat mengetahui symbol itu. Simbol ksatria Angin…..

About these ads

54 thoughts on “FF EXO : 12 Forces 12 Knights (Chapter 1)

  1. Oh… Jd gni awl’a, ku prtma bc part 13/14 lp pknya yg ps sehun’a mti dh nysk bngt….. Author eonni(?) ku sk crta’a slm knl ku reader bru…

  2. Annyeong……!!
    Thaya reader baru thornim, salken :3

    Aaaiiih rusa jadi pangeraaaaan~

    sehun cool, nyampe semua.a ngejauhin, kesepian
    itu jongin ga takut ya ama sehun O.o
    baekyeol udah bedua XD
    lanjuut baca

    jjang thornim (Y)

  3. hayy thor ..
    salam kenal ..

    aku reader baru !! seneng deh bisa nemuin ff ini .. soalnya aku paling suka ff dngan genre fantasy .. :-)

  4. Anyyeong^^
    Author tau aku pembaca baru ?
    dan sukaaaa bgt sm FF Fantasy ><
    Ok Author harus lebih sering bikin FF FANTASY ! #ngapainnyuruh ?

  5. waaaahhhh
    ceritanya kereeen bgt
    apalagi genrynya fantasy
    salam kenal joneun aufa
    udah sempet komen sih tadi tapi belom ngenalin diri hehehe

  6. Haii slam kenal aku reader baru di sini…!!!
    Ff ini udah lma bgt ternyata tapi sayang aku baru nemu sekarang…ff nya bguss thorr aku suka ^^

  7. Annyeong Author-nim.. salam kenall ^^
    jinjaa.. ff’y kerenn.. aku suka bgtt ff fantasy kek begini.. seriuss.. wah.. pasti kerenn nih lanjutan’y *brb baca part selanjut’y*

  8. Annyeong author…!
    jeoneun Inetta imnida
    reader baru di blog author
    aku sudah baca cerita ini sampai habis, tapi aku baca lagi karena ff ini seru, tidak bikin bosan.
    author aku mau nanya, tpyo itu apa?
    sama, kapan ff EXO: 12 FORCES 12 KNIGHTS || (2) dilanjutin?
    mianhae, kalau kebanyakan. jebal dibalas
    Annyeong ….^_^

  9. baru baca FF ini. udah di tungguin lama. soalnya nunggu sampai tamat dulu. dan gak sia2, ternyata FF nya emg seru. apalagi dengan pertengkaran jongin, tao, baekhyun dan chanyeol/ kocak bgt deh mereka. tapi kenapa jongin sama sehun gak d satu tingkat-in. kan mereka seumuran. kenpa jongin sama tao???? ya sudahlah. yg penting FF nya seru. lanjut next part

  10. Salam kenal author ini pertama kalinya aku baca ff disini. Ceritanya sepertinya seru, ini jg pertama kali baca ff yg bergenre brothership.kekeke

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s